Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Martabe Journal -Jurnal Pengabdian Masyarakat, published by Institute of Research and Community Service Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan. This journal contains the results of publication lecturers to the community of agrokompleks, Teacher Training and Science of teknosains, and sosbudkum and published twice a year ie in April and October.
Articles
5,030 Documents
STATUS KESEHATAN KUCING PELIHARAAN DI MASYARAKAT MELALUI PEMERIKSAAN CALICIVIRUS DAN UJI HEMATOLOGI PADA KUCING DI SURABAYA
Kurnia Desiandura;
Indra Rahmawati;
Rondius Solfaine
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6, No 10 (2023): Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31604/jpm.v6i10.3620-3628
Tujuan dari program Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) ini yaitu untuk mengetahui status kesehatan kucing-kucing yang dipelihara di tengah masyarakat Surabaya melalui pemeriksaan virus calici dan uji hematologi pada kucing. Melalui hasil pemeriksaan ini diharapkan dapat diketahui secara dini penyakit virus calici serta kemungkinan penyakit yang berdampak pada perubahan abnormalitas dari hasil darah yang didapatkan dari sampel darah kucing. Secara khusus, program ini membantu para dokter hewan untuk dapat mengedukasi para pet owner untuk dapat lebih aware terhadap penyakit-penyakit yang menyerang pada kucing, serta teknik pencegahannya sehingga penyakit tersebut dapat terdeteksi lebih dini dan dapat meningkatkan kualitas hidup serta status kesehatan kucing yang dipeliharanya. Kegiatan PkM ini bermitra dengan Rumah Sakit Hewan Pendidikan WEKA (RSHP-WEKA) dan juga dilaksanakan di RSHP-WEKA. Program ini difokuskan pada kucing peliharaan dengan gejala klinis tertentu, kemudian dilakukan pemeriksaan calici virus dengan tes kit serta uji hematologi dari sampel darah, dari proses tersebut di dapatkan hasil yang kemudian diskusikan dan dilakukan edukasi terhadap client/pet owner. Sebanyak 14 sampel yang didapatkan dengan bergejala klinis. 14 sampel tersebut mempunyai hasil negatif pada uji tes kit Feline Calicivirus, namun terdapat perbedaan hasil pada uji hematologi, yaitu ada beberapa item pemeriksaan yang normal dan abnormal.
PERANAN MAHASISWA KKN DALAM PENINGKATAN AKTIFITAS KEPEMUDAAN DI DESA LAMU KABUPATEN GORONTALO
Herinda Mardin;
Nur Mustaqimah;
Hapsawati Taan
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6, No 7 (2023): Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31604/jpm.v6i7.2473-2483
Setiap aktifitas mahasiswa di lokasi KKN merupakan wujud bakti dan pengabdian kepada masyarakat sehingga melalui program KKN mahasiswa memiliki peranan dalam bidang apapun yang dibutuhkan dan dapat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat desa sasaran. Untuk itu, pelaksanaan kegiatan KKN yang kami lakukan bertujuan untuk meningkatkan aktifitas kepemudaan di desa sasaran yang berlokasi di desa Lamu kecamatan Batudaa Pantai kabupaten Gorontalo, Provinsi Gorontalo. Ada 4 (Empat) program kegiatan tambahan yang merupakan aktifitas kepemudaan yang dilakukan oleh mahasiswa KKN yaitu kegiatan olahraga, kegiatan keagamaan, kegiatan bakti sosial dan pembangunan tugu batas dusun dan batas desa Lamu Kabupaten Gorontalo. Langkah-langkah dalam pelaksanaan aktifitas kepemudaan ini adalah 1) Observasi dan wawancara; 2) Analisis kebutuhan kegiatan kepemudaan; 3) Kerjasama dengan aparat desa dan Karang taruna; 4) Pembentukan panitia; 5) Pembuatan instrument pelaksanaan kegiatan kepemudaan; 6) Pelaksanaan kegiatan kepemudaan; 7) Penutupan kegiatan kepemudaan. Peranan mahasiswa KKN dalam hal peningkatan aktifitas kepemudaan berjalan dengan baik dan lancar serta mendapat respon yang sangat positif. Hal ini terlihat dan dapat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat desa Lamu karena semua program kegiatan tambahan yang merupakan aktifitas kepemudaan berhasil terlaksana dengan baik. Hal ini tidak terlepas dari peran aktif pemerintah desa, stakeholder, karang taruna, masyarakat khususnya generasi muda desa Lamu yang ikut perpartisipasi dalam menyukseskan terselenggaranya kegiatan kepemudaan di desa Lamu.
PEMANFAATAN AIR HUJAN UNTUK URBAN FARMING KELOMPOK TANI CODE HIJAU ASRI KELURAHAN WIROGUNAN
B. Hari Saptaning Tyas;
Fadjarini Sulistyowati;
Widati Widati;
Condrodewi Puspitasari
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6, No 8 (2023): Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31604/jpm.v6i8.2911-2918
Terpasangnya alat pemanen air hujan dari hasil kegiatan pengabidan tahun lalu maka dilakukan kegiatan lanjutan untuk mendorong masyarakat memanfaatkan air hujan bagi urban farming. Salah satu komunitas yang tertarik untuk memanfaatkannya adalah Kelompok Tani (KT) Code Hijau Asri yang beranggotakan sekitar 30 warga di wilayah RT 13 dan 14 Kelurahan Wirogunan. Code Hijau Asri telah memiliki kebun asri di dua tempat, yakni di bantaran Sungai Code dan di wilayah lorong pemukiman. Bahkan, lokasi ini juga telah dipersiapkan menjadi public space antara lain dengan dibangun 8 unit gazebo dan kegiatan kuliner yang diharapkan mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat di sekitar area bantaran Sungai Code. Permasalahannya, KT Code Hijau Asri selama beberapa bulan semenjak pandemi Covid-19 telah vakum sehingga perlu ada upaya untuk menggiatkan kembali. Sementara saat ini ketersediaan air hasil dari pemanenan air hujan telah mencukupi dan dapat dimanfaatkan untuk menghidupkan kembali kegiatan kelompok tani salah satunya melalui urban farming. Solusi yang akan dilakukan untuk mengatasi permasalahan ini yakni melalui sarasehan KT Code Hijau Asri, pelatihan urban farming untuk pemotivasian kegiatan KT Code Hijau Asri, peningkatan kapasitas anggota KT Code Hijau Asri melalui studi banding/studi tiru, dan menginisiasi gerakan sosial kampung hijau dengan mengoptimalkan pemanfaatan air hujan.
SOSIALISASI PENGETAHUAN WAJIB PAJAK UMKM TERHADAP KEWAJIBAN PERPAJAKAN TENTANG TARIF UMKM DI DESA HINAI KANAN
Yunita Sari Rioni;
Dwi Saraswati;
Fadhilah H. Afsari
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6, No 5 (2023): martabe : jurnal pengabdian kepada masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31604/jpm.v6i5.1881-1888
Pengabdian Kepada Masyarakat ini merupakan bentuk perwujudan dari Tri Darma Perguruan Tinggi, yang sudah dijalankan beberapa bulan yang lalu. Pengabdian ini dilakukan memberikan materi tentang sosialisasi pengetahuan wajib pajak UMKM terhadap kewajiban perpajakan tentang tarif UMKM di Desa Hinai Kanan, sosialisasi ini diikuti oleh mahasiswa yang sedang melakukan program KKNT di Desa tersebut.
EDUKASI PERILAKU CUCI TANGAN ENAM LANGKAH PADA ANAK USIA SEKOLAH DALAM UPAYA MENURUNKAN RESIKO DIARE DI SDIT HARUNIYAH KOTA PONTIANAK
Nuruniyah Nuruniyah;
Yuyun Nisaul Khairillah;
Ayu Riski;
Irse Desy Yana
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6, No 8 (2023): Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31604/jpm.v6i8.2711-2716
Penyebab utama mortalitas dan morbilitas anak yang harus mendapat perhatian khusus adalah penyakit diare karena masuk ke dalam Kejadian Luar Biasa (KLB). Tujuan pengabdian kepada masyarakat ini adalah untuk mengetahui tingkat pengetahuan anak usia sekolah di lingkungan SDIT Haruniyah sebagai upaya menurunkan resiko diare. Kegiatan program pengabdian masyarakat ini dengan menggunakan metode edukasi simulasi cuci tangan kepada anak sekolah yang dimulai dari tahapan perencanaan, pelaksanaan dan evaluasi hasil kegiatan pengabdian menggunakan kuesioner. Perubahan signifikan terjadi dalam hal ini. Dari hasil jawaban kuisioner 60 siswa – siswi dikategorikan baik sebesar 55% pada sebelum di edukasi dan dinyatakan kurang sebanyak 55%, sedangkan untuk pengetahuan sesudah edukasi dikategorikan baik sebesar 83,33%. Kesimpulan kebiasaan mencuci tangan siswa Sebagian besar sudah. Perlu adanya optimalisasi peran guru sehingga kebiasaan mencuci tangan dapat diterapkan dilingkungan sekolah.
PELATIHAN TARI PERSEMBAHAN MENGGUNAKAN MEDIA VIDEO UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN GERAK TARI SISWA BERKEBUTUHAN KHUSUS
Dwi Anggraini;
Hasnawati Hasnawati;
Yusnia Yusnia
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6, No 9 (2023): Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31604/jpm.v6i9.3145-3153
Training and Assistance Activities of Persembahan Dance Using Video Media to Improve the Dance Movement Skills of Special School Students (SLB) "Amal Mulia" Bengkulu aims to improve students' dance movement skills using video learning media for Persembahan Dance and Silat Pedang. The implementation method is in the form of training which consists of planning, implementing training and mentoring and evaluating activities. The instrument used to measure students' movement skills is a questionnaire given during the activity. Training and mentoring was carried out for 2 days and independent training was carried out 3 times accompanied by a companion teacher from SLM Amal Mulia. The training was carried out by showing video tutorials on the Persembahan Dance and Silat Pedang. During independent practice at school, the teacher sends an exercise video to get an evaluation from the PPM team. Based on the results of the activity, the students' movement skills increased at each practice time. The average student movement skills per aspect are 95% wiraga, 95% wirasa, 89% wirama and 83% harmonization. Based on the data collected, it can be concluded that training and mentoring of offering dances using video media can improve the movement skills of "Amal Mulia" SLB students.
PELATIHAN PEMBUATAN MINYAK KELAPA UNTUK MENDUKUNG KESEHATAN PENDERITA KOLESTEROL
Wachidah Yuniartika;
Wita Oktaviana;
Sulastri Sulastri;
Luluk Ria Rahma;
Nieldya Nofandrilla;
Fatimah Nur Janah Amini;
Zuan Nun Alea Syavinka;
Dyaz Surya Ananta;
Aisyah Dani Hanifah
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6, No 9 (2023): Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31604/jpm.v6i9.3409-3416
Kolesterol termasuk pada golongan lipid yang memiliki sifat aterogenik yaitu sifat yang mudah menempel dan dapat menimbulkan penimbunan yang dapat menyumbat pembuluh darah. Akibat adanya penumpukan kolesterol pada pembuluh darah biasanya sering disebut dengan aterosklerosis. Masalah yang dihadapi adalah kurangnya pengetahuan lansia dan kader tentang penyakit kolesterol serta bahaya kadar kolesterol yang tinggi pada lansia. Tujuan pengabdian masyarakat ini melatih kader dan lansia pembuatan minyak kelapa bebas kolesterol. Kegiatan ini dilaksanakan di posyandu dukuh karangijo, Desa Blimbing, Kecamatan Gatak, Sukoharjo, Jawa tengah. Sasaran dalam kegiatan ini adalah lansia yang memiliki kadar kolesterol total ≥ 200 mg/dl. Lansia yang mengikuti kegiatan ini mayoritas berjenis kelamin perempuan. Kegiatan ini dilaksanakan selama bulan Juli 2023. Kegiatan di awali dengan screening pemeriksaan kolesterol total pada lansia, selanjutnya pembuatan minyak rendah kolesterol, lalu aktivitas fisik dengan senam aerobic low impact, dan setelah 2 minggu penggunaan minyak dilakukan post test. Hasil evaluasi yang dilakukan menunjukkan terjadinya penurunan kolesterol total pada lansia. Pada awalnya, hasil 18 responden memiliki kadar kolesterol agak tinggi dan 15 responden memiliki kadar kolesterol yang tinggi. Sedangkan hasil posttest pemeriksaan kadar kolesterol pada lansia menunjukkan 11 responden memiliki kadar kolesterol yang baik, 15 responden memiliki kadar kolesterol agak tinggi dan 7 responden lain memiliki kadar kolesterol tinggi. Saran dari pengabdian masyarakat ini sebaiknya kegiatan ini dilanjutkan oleh kader dalam membantu lansia ataupun penderita kolesterol lainnya supaya dapat melakukan hidup tanpa kolesterol.
PKM PENGOLAHAN KERUPUK BERBASIS LIMBAH PERIKANAN DI DESA SIMATOHIR, KECAMATAN ANGKOLA JULU, PADANGSIDIMPUAN
Muharram Fajrin Harahap;
Paisal Hamid Marpaung;
Irmalia Fitri Siregar;
Emi Erayati;
Saud Martua Tsari;
Frety Gita;
Afrilia Sella Marito
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6, No 8 (2023): Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31604/jpm.v6i8.3036-3046
Kegiatan Pemberdayaan Kemitraan Masyarakat Pemula (PKM P) ini telah dilaksanakan pada bulan September 2023 dengan tujuan untuk pemberdayaan masyarakat ekonomi mengarah produktif. dimana mitra KWT Al-Ikhsan Desa Simatohir memiliki kolam ikan yang dijadikan sebagai usaha bersama seluas 0,25 Ha. Target yang ingin dicapai adalah terbentuknya kelompok produsen kerupuk tulang ikan nila, perluasan jaringan pemasaran, dan peningkatan pendapatan.Metode dalam penyelesaian permasalahan mitra PKM terdiridari tahap-tahapan sebagai berikut: (a) Menjalin kerjasama dengan pemerintah dan masyarakat, (b) Sosialisasi program pendampingan pembuatan kerupuk tulang ikan, (c) Pelaksanaan program pendampingan pembuatan kerupuk tulang ikan yang didukung oleh Mitra KWT Al-Ikhsan dan PPL serta Tim Pengabdi untuk memastikan transfer pengetahuan berjalan baik dan, (d) Pemantauan, evaluasi dan pelaporan.Pelaksanaan program/kegiatan bersama mitra sasaran berlangsung dengan antusias dan respon proaktif saat diskusi berlangsung. Keterlibatan langsung anggota KWT secara bersama-sama dalam proses pembuatan kerupuk tulang ikan juga sangat baik dan sampai saat dilakukan pengujian/penilaian hasil produk yang dibuat dengan uji panelis mendapatkan hasil yang baik.
PEMBERDAYAAN KADER POSYANDU DALAM UPAYA PENCEGAHAN STUNTING DI DESA PABEAN, KABUPATEN PROBOLINGGO
Diana Hertati;
Aisyah Vira Ratnaningsih;
Afifah Rania Asmaradani;
Winda Putri Setiawan;
Putri Nur Azizah
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6, No 7 (2023): Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31604/jpm.v6i7.2406-2422
Stunting adalah kondisi kekurangan gizi kronis pada anak yang disertai dengan adanya infeksi berulang akibat praktik pemberian pola makan, pola asuh, dan sanitasi yang buruk selama 1000 hari pertama kehidupan anak (sejak lahir hingga usia 2 tahun), yang mengakibatkan perawakan anak lebih pendek dibandingkan dengan anak seusianya. Salah satu faktor penyebab stunting yaitu praktik pengasuhan yang tidak baik, seperti kurangnya pengetahuan kesehatan dan gizi calon ibu sebelum dan pada masa kehamilan hingga kurangnya akses ke makanan bergizi, hal ini dikarenakan masyarakat berasumsi bahwa makanan bergizi di Indonesia itu mahal. Tujuan dari kegiatan pengabdian ini adalah mengoptimalkan fungsi dan tugas kader posyandu sebagai penggerak dan penyuluh kesehatan masyarakat tentang pencegahan stunting serta menciptakan inovasi Pemberian Makanan Tambahan (PMT) berbahan pangan lokal berupa ikan, guna menggiatkan gerakan gemar makan ikan pada balita sebagai salah satu upaya pencegahan stunting di Desa Pabean, Kabupaten Probolinggo. Metode pelaksanaan pengabdian ini dilakukan dengan penyuluhan secara ceramah dan praktik langsung pembuatan inovasi PMT berbahan pangan lokal terhadap Kader Posyandu. Kegiatan dilakukan pada akhir bulan Mei 2023, yang terbagi menjadi 2 (dua) alur kegiatan, yaitu: 1) Penyuluhan Edukasi Stunting dan Pemenuhan Kebutuhan Gizi Balita, dan 2) Praktek Pembuatan Inovasi Makanan Tambahan Berbahan Pangan Lokal. Adapun hasil yang diperoleh dari kegiatan ini yaitu memberdayakan kader posyandu melalui pengembangan pengetahuan mengenai pencegahan stunting dan edukasi pemberian makan balita. Sekaligus memberikan keterampilan bagi kader posyandu dalam memanfaatkan sumber pangan lokal menjadi inovasi baru dalam Pemberian Makanan Tambahan (PMT) berupa Nugget Ikan Kurisi guna mendorong gerakan gemar makan ikan pada balita.
EDUKASI PENGELOLAAN SAMPAH SEBAGAI IMPLEMENTASI PROFIL PELAJAR PANCASILA PADA SISWA KELAS X SMAI ASSYAFIAH LOCERET NGANJUK
Ahmad Al Karim;
Guntur Arie Wibowo;
Ika Mindarti Suryo Utomo;
Angga Aulia Aswagata
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6, No 8 (2023): Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31604/jpm.v6i8.2841-2848
Dalam menghadapi masalah lingkungan yang semakin kompleks, edukasi pengelolaan sampah menjadi esensial untuk mencetak generasi muda yang memiliki kesadaran lingkungan dan nilai-nilai Pancasila yang terimplementasi dalam perilaku sehari-hari. Kegiatan ini menggunakan metode Community-Based Participatory Research (CBPR) yakni pendekatan yang melibatkan kerja sama aktif antara peneliti dan masyarakat selama proses penelitian dan pengambilan keputusan. Hasil kegiatan ini menunjukkan bahwa edukasi pengelolaan sampah meningkatkan pengetahuan tentang pengelolaan sampah, termasuk pemahaman tentang daur ulang, pemilahan sampah, dan pengurangan limbah. Selain itu, siswa juga menunjukkan peningkatan dalam penerapan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari, seperti gotong royong, tanggung jawab, dan rasa peduli terhadap lingkungan. Kegiatan ini menegaskan bahwa edukasi pengelolaan sampah dapat menjadi sarana yang efektif untuk mengimplementasikan profil pelajar Pancasila pada siswa. Melalui edukasi ini, siswa dapat meningkatkan pemahaman mereka tentang pentingnya pengelolaan sampah yang berkelanjutan dan bertanggung jawab, serta menerapkan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari. Diharapkan hasil penelitian ini dapat menjadi pijakan untuk pengembangan kurikulum yang lebih holistik dan terintegrasi, yang memasukkan pendekatan lingkungan dan nilai-nilai kebangsaan sebagai bagian dari proses pendidikan