cover
Contact Name
Abdul Mubarak
Contact Email
amuba029@unkhair.ac.id
Phone
+6281355587567
Journal Mail Official
pengamasunkhair@gmail.com
Editorial Address
Jl. Pertamina Kampus II Unkhair Gambesi Kota Ternate
Location
Kota ternate,
Maluku utara
INDONESIA
JURNAL PengaMAS
Published by Universitas Khairun
ISSN : 26148897     EISSN : 2622383X     DOI : 10.33387
Core Subject : Social,
PengaMAS (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat) berisi hasil-hasil kegiatan pengabdian kepada masyarakat berupa penerapan berbagai bidang ilmu diantaranya pendidikan, teknik, pertanian, Kehutanan, Perikanan dan Kelautan, sosial humaniora, komputer, kedokteran dan kesehatan.
Arjuna Subject : -
Articles 10 Documents
Search results for , issue "Vol 2, No 2 (2019)" : 10 Documents clear
BIMBINGAN TEKNIS BETERNAK KAMBING INTENSIF UNTUK MENINGKATKAN PRODUKTIVITAS KELOMPOK PETERNAK DI KECAMATAN KONDA Harapin Hafid; Nuraini Nuraini; La Ode Ba’a; La Malesi; Siti Hadrayanti Ananda
JURNAL PengaMAS Vol 2, No 2 (2019)
Publisher : UNIVERSITAS KHAIRUN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33387/pengamas.v2i2.1359

Abstract

Usaha peternakan di Sulawesi Tenggara secara umum masih dikelola secara tradisional sehingga belum memberikan hasil yang memuaskan. Kendala-kendala yang dihadapi para kelompok terkait dengan rendahnya rendahnya kuantitas, kualitas dan kuantitas  pakan pertambahan bobot badan yang rendah, kelahiran tunggal dan banyak kejadian penyakit kudis. Solusi dari permasalahan dengan memberikan bimbingan teknis beternak kambing secara intensif berupa pemberian pengetahuan kepada kelompok peternak di kecamatan Konda. Metode yang digunakan berupa metode learning by doing dengan melakukan penyuluhan, bimbingan teknis dan pendampingan. Materi yang diajarkan berupa manajemen perbibitan, pemeliharaan, produksi, manajemen pengembangbiakan dan kawin buatan, sistem perkandangan biosekuriti dan kesehatan ternak, serta pengenalan hijauan makanan ternak unggul, penyusunan konsentrat dan pembuatan kompos Luaran program pengabdian masyarakat ini 1) Masyarakat mendapat pengetahuan dan keterampilan yang lebih baik tentang cara beternak kambing yang intensif, 2) Berkembangnya konsep usaha agribisnis terpadu antara bidang peternakan dengan pertanian dan perkebuanan. 3) Dengan meningkatnya pemahaman dan pengetahuan peternak maka kesejahteraan kelompok akan peningkatan, 4) Dengan menggalakkan usaha peternakan kambing akan mencegah dampak sosial berupa pengangguran, bahkan menciptakan peluang atau lapangan kerja, 5). Terjadi penguatan kelompok sehingga akan berdampak pada terciptanya kawasan agribisnis peternakan kambing. Hasil yang telah dicapat berdasarkan pada pengamatan indikator yaitu meningkatnya keternampilan dan pengetahuan peternak terkait cara beternak kambing yang intensif dan diharapkan akan memberi kegairahan beternak sehingga dapat meningkatkan produktivitas kelompok peternakan.
PENTINGNYA MENINGKATKAN HOTS DAN AQ SISWA GUNA MEMPERSIAPKAN SISWA MENGHADAPI ERA REVOLUSI INDUSTRI 4.0 BAGI GURU SMKs AL-AKHYAR WONOKUSUMO BONDOWOSO Fitriana Eka Chandra; Fury Styo Siskawati; Hikmatul Lutfiah
JURNAL PengaMAS Vol 2, No 2 (2019)
Publisher : UNIVERSITAS KHAIRUN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33387/pengamas.v2i2.1440

Abstract

Mitra dalam kegiatan PKM ini adalah SMKs Al-Akhyar Wonokusumo Bondowoso. Permasalahan mitra diantaranya adalah 1) pembelajaran mata pelajaran teoristik yang kurang bermakna, 2) pembelajaran mata pelajaran teoristik yang hanya menekankan pada penyampaian kemampuan procedural, seperti penyampaian informasi, definisi, dan contoh soal beserta penyelesaiannya, 3) banyaknya siswa yang kurang perhatian dalam pembelajaran di kelas, 4)minimnya pengetahuan guru tentang pentingnya meningkatkan HOTS dan AQ siswa dalam menghadapi era REVOLUSI INDUSTRI 4.0, 5) rendahnya HOTS dan AQ siswa 6) kurangkan kemampuan guru dalam membuat soal kontekstual berbasis HOTS yan g menantang siswa. Solusi yang ditawarkan dalam kegiatan PKM ini adalah pelatihan pentingnya meningkatkan HOTS dan AQ siswa dalam menghadapi REVOLUSI INDUSTRI 4.0 bagi guru-guru SMKs Al-Akhyar Wonokusumo.Pelaksanaan kegiatan           pelatihan ini berjalan lancar dan tampak bahwa para peserta sangat antusias untuk mengikuti kegiatan ini. Semua guru SMKs Al-Akhyar yang berjumlah 25 orang hadir dalam acara ini, dan banyak melakukan tanya jawab selama kegiatan berlangsung. Hasil yang diperoleh adalah tambahan wawasan dan motivasi bagi para guru untuk dapat menaruh perhatian lebih pada HOTS dan AQ siswa dalam melaksanaan pembelajaran di kelas serta meningkatnya keterampilan guru dalam membuat soal kontekstual berbasis HOTS yang menantang siswa.
PEMANFAATAN PUPUK ORGANIK BERBASIS KOTORAN TERNAK SAPI UNTUK PENINGKATAN PRODUKSI SAYUR ORGANIK DI DESA BARATAKU KECAMATAN GALELA KABUPATEN HALMAHERA UTARA Fauziah Nurhamidin; Rahmania Sadek; Yusri Sapsuha
JURNAL PengaMAS Vol 2, No 2 (2019)
Publisher : UNIVERSITAS KHAIRUN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33387/pengamas.v2i2.1441

Abstract

Desa Barataku Kecamatan Galela secara geografis terletak dibagian Utara Ibu Kota Kabupaten Halmahera Utara dan merupakan wilayah potensial sentra pengembangan komoditas pertanian dan peternakan. Jarak tempuh Desa Barataku Kecamatan Galela dengan Ibu Kota Kabupaten ±15 km, dan berjarak sekitar 130 km dari Kampus Universitas Muhamadiayah Maluku Utara di Kota Ternate. Mata pencaharian masyarakatnya selain beternak sapi bali adalah bertani palawija dan hortikultura yang mempunyai beberapa kelompok tani-ternak. Masing-masing kelompok tani-ternak ini beranggotakan 10-15 orang yang bergerak di bidang usaha pertanian dan peternakan. Selain kondisi topografi, keadaan iklim juga sangat mendukung daerah ini untuk pengembangan berbagai komoditi pertanian dan peternakan sapi potong. Kegiatan PKM ini merupakan kegiatan kolaborasi tim PKM Universitas Muhammadiyah Maluku Utara dan Universitas Khairun dengan mitra yaitu kelompok tani ternak Mamuya di Desa Barataku Kecamatan Galela Kabupaten Halmahera Utara. Salah satu masalah yang disepakati untuk diselesaikan melalui program PKM ini adalah dibidang peternakan yaitu memberikan penyuluhan dan pengetahuan tentang pembuatan pupuk organik dari limbah pertanian dan peternakan. Target dan luaran dari kegiatan penyuluhan dan pelatihan pembuatan pupuk organik adalah kelompok mitra memahami cara pembuatan pupuk organic serta mengaplikasikannya pada tamanan sayur. Untuk mengetahui peningkatan pemahaman kelompok peternak mitra, dirancang suatu evaluasi yang dilakukan di awal (pre test) dan akhir  kegiatan (post test). Hasil kegiatan PKM berupa penyuluhan dan pelatihan dapat meningkatkan secara nyata pengetahuan anggota mitra terhadap pengetahuan tentang  pembuatan pupuk organik dan penggunaannya pada tanaman sayur.
PEMBERDAYAAN MASYARAKAT PESISIR DESA LAMBAGI MELALUI KOMBINASI USAHA TERNAK KAMBING DAN TANAMAN JAGUNG DI KECAMATAN KOLONO TIMUR KABUPATEN KONAWE SELATAN natsir sandiah; Harapin Hafid; Rusli Badaruddin; Musram Abadi
JURNAL PengaMAS Vol 2, No 2 (2019)
Publisher : UNIVERSITAS KHAIRUN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33387/pengamas.v2i2.1442

Abstract

Kecamatan Kolono Timur secara geografis terletak di bagian timur Kabupaten Konawe Selatan dan merupakan wilayah potensial sebagai pengembangan komoditas pertanian palawija dan peternakan. Jarak tempuh Desa Lambangi Kecamatan Kolono Timur dengan Ibu Kota Kabupaten ± 7 km, dan berjarak sekitar 75 km dari Kampus Universitas Halu Oleo di Kota Kendari. Mata pencaharian masyarakatnya selain beternak kambing adalah bertani palawija, hortikultura, dan perkebunan kakao serta kelapa dalam yang mempunyai beberapa kelompok tani-ternak. Selain kondisi topografi, keadaan iklim juga sangat mendukung daerah ini untuk pengembangan berbagai komoditi pertanian dan peternakan kambing. Selama tahun 2016 di Kecamatan Kolono Timur menunjukkan bahwa komoditas kelapa dari sub sektor perkebunan menempati produksi tertinggi, yaitu mencapai 1318 ton. Sedangkan tanaman pangan untuk komoditas jagung menempati posisi pertama dalam produksi 96 kwintal dan produktivitas mencapai 2 kwintal/ha dengan luas panen mencapai 48 ha. Jenis ternak yang dipelihara masyarakat di Kecamatan Kolono Timur meliputi ternak besar (sapi), ternak kecil (kambing), serta unggas. Populasi ternak kambing pada tahun 2016 berdasarkan data yang ada di kantor kecamatan hanya sekitar 288 ekor.Hasil yang telah dicapai pada kegiatan ini, yaitu adanya peningkatan pengetahuan dan pemahaman kelompok tani-ternak dalam pengembangan keberlanjutan usahanya dengan pemanfaatan hijauan pakan ternak berupa rumput odot dan pakan limbah pertanian (jerami jagung), peningkatan pengetahuan peternak tentang cara pembuatan kandang kambing yang ideal dan mengetahui manfaat pembuatan kandang serta cara pemenfaatan limbah kotoran ternak menjadi pupuk kompos dan introduksi pupuk kompos pada tanaman holtikultura yang diusahakan secara bersama-sama dengan ternak kambing yang dilakukan dengan pembuatan kebun demplot sistem pertanian terpadu. Selain itu, terjadi peningkatan pengetahuan peternak tentang pembuatan pakan fermentasi hijauan dan pembuatan pakan pellet unggas (ayam kampung).
PELATIHAN MENDESAIN BAHAN AJAR BERBASIS LITERASI MATEMATIKA DALAM UPAYA MENINGKATKAN KEMAMPUAN PEDAGOGIC CONTENT KNOWLEDGE (PCK) PADA GURU DI MUSYAWAH GURU MATA PELAJARAN (MGMP) MATEMATIKA SMP KABUPATEN CIREBON Neneng Aminah; Ika Wahyuni; Tri Pujiatna
JURNAL PengaMAS Vol 2, No 2 (2019)
Publisher : UNIVERSITAS KHAIRUN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33387/pengamas.v2i2.1443

Abstract

Kompetensi inti yang wajib dimiliki seorang guru berdasarkan UU Guru dan Dosen No.14 Tahun 2015 salah satunya adalah mengembangkan materi pembelajaran yang diampu secara kreatif, namun maih banyak para guru yang belum membuat bahan ajar sesuai kebutuhan siswanya, Tujuan kegiatan PKM ini adalah memberikan pelatihan mendesain bahan ajar berbasis literasi matematis untuk meningkatkan Pedagogic Content Knowledge (PCK) guru SMP di Kabupaten Cirebon. Metode pendekatan yang digunakan untuk mengatasi permasalahan yang dihadapi mitra adalah dengan cara mengadakan pelatihan, dan pendampingan, terkait mendesain bahan ajar berbasis literasi matematis.Target khusus dari kegiatan PKM ini adalah meningkatnya Pedagogic Content Knowledge (PCK) guru matematika SMP Kabupaten Cirebon dalam mendesain bahan ajar berbasis literasi matematis. Hasil kegiatan yang telah dilaksanakan  semua guru mampu mendesain bahan ajar dengan baik sesuai kebutuhan siswa, kegiatan menghasilkan draf bahan ajar matematika kelas tujuh semester satu.
PENGAWETAN HIJAUAN MAKANAN TERNAK DAN PENGOLAHAN SISA HASIL PERTANIAN SEBAGAI BAHAN PAKAN TERNAK DI KABUPATEN KONAWE SELATAN MELALUI PROGRAM PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT TERINTEGRASI KULIAH KERJA NYATA- TEMATIK (KKN-TEMATIK) Ali Bain; La Ode Nafiu; Nur Santi Asminaya; Achmad Selamet Aku; Widhi Kurniawan; Firman Nasiu; Musram Abadi; Hamdan Has
JURNAL PengaMAS Vol 2, No 2 (2019)
Publisher : UNIVERSITAS KHAIRUN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33387/pengamas.v2i2.1439

Abstract

Kecamatan Mowila dan Wolasi menjadi dua kecamatan di Kabupaten Konawe Selatan yang memiliki posisi strategis, sebagai penyangga kebutuhan Kota Kendari, karena memiliki potensi peternakan dan pertanian yang dapat diandalkan. Kedua kecamatan ini memiliki keunikan dalam hal produktivitas sebagai lumbung pangan yang baik di Kabupaten Konawe Selatan.  Sistem pemeliharaan ternak di Kecamatan Mowila dan Wolasi masih intensif terbatas, sudah banyak peternak yang menggunakan kandang tetapi masih ada yang hanya menggunakan sistem ditambatkan. Dalam hal pemberian pakan, peternak umumnya mengandalkan bahan pakan berupa rumput alam yang melimpah pada musim hujan dan sedikit pada musim kemarau yang mengakibatkan ternak mengalami kekurangan pakan pada musim kemarau.  Penerapan teknologi pengawetan pakan merupakan salah satu solusi yang dapat dilakukan untuk menyediakan pakan ternak pada musim kering.  Selain itu, para petani umumnya hanya memanfaatkan produk utama pertanian tetapi belum memanfaatkan sisa hasil pertanian seperti jerami (batang dan daun) dari sisa  pertanian mereka, umumnya jerami dibiarkan menumpuk kemudian dibakar. Padahal, limbah pertanian dapat digunakan sebagai pakan ternak tetapi hanya sedikit dari petani yang memanfaakan limbah pertaniaannya sebagai pakan ternak dengan alasan kurang disukai oleh ternak.  Pelaksanaan kegiatan Kuliah Kerja Nyata-Tematik (KKN-TEMATIK) di dua kecamatan ini dilaksanakan sebagai implementasi pengabdian kepada masyarakat oleh dosen dan civitas akademika Fakultas Peternakan Universitas Halu Oleo yang bertujuan untuk memberikan wawasan dan pengetahuan baru bagi masyarakat dalam hal mengembangkan kegiatan pertanian dan peternakan yang sedang dijalankan.  Pengenalan beberapa teknologi sederhana seperti metode pengawetan pakan hijauan dan pengolahan limbah pertanian menjadi fokus kegiatan pengabdian ini dalam rangka meningkatkan pemahaman dan keterampilan peternak dalam memanfaatkan sumber-sumber bahan pakan local yang potensial untuk pertumbuhan dan perkembangan ternak yang optimal.
PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MELALUI PENDEKATAN BIMBINGAN TEKNIS BUDIDAYA AYAM BANGKOK DALAM MENINGKATKAN PENDAPATAN PETERNAK Musram Abadi; La Ode Saidi; Rahim Aka; La Ode Nafiu; Rusli Badaruddin; Hamdan Has; Hairil A Hadini; Amiluddin Indi; Putu Nara Kusuma Prasanjaya
JURNAL PengaMAS Vol 2, No 2 (2019)
Publisher : UNIVERSITAS KHAIRUN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33387/pengamas.v2i2.1452

Abstract

Sindangkasih merupakan salah satu desa penempatan transmigrasi pertama di Sulawesi Tenggara sejak tahun 1968 asal Jawa Barat  yang berada di wilayah Kecamatan Ranomeeto Barat Kabupaten Konawe Selatan Provinsi Sulawesi Tenggara. Mata pencaharian masyarakatnya selain beternak sapi Bali dan ayam buras (bukan ras) adalah bertani palawija dan hortikultura yang mempunyai beberapa kelompok tani-ternak diantaranya Kelompok Ternak Parahiyangan. Namun seiring dengan berkembangnya teknologi informasi, maka sejak  tahun  2015  peternak  setempat  mulai  membudidayakan  ayam  buras  dari keturunan Ayam Bangkok yang pertumbuhannya dirasakan relatif  lebih baik, dibandingkan ayam kampung biasa, sehingga ayam Bangkok dibudidayakan untuk tujuan wirausaha yang berorientasi bisnis.Namun demikian,  beberapa  kendala  yang  menjadi  keluhan  peternak  mitra untuk pengembangan dan keberlanjutan usaha adalah organisasi kelompok yang belum berjalan dengan baik serta pemahaman teknik budidaya ayam Bangkok juga belum optimal, hanya mengandalkan cara pengeraman alami, kondisi fasilitas kandang relatif sederhana dan dibuat seadanya. Kebersihan dan sanitasi kandang tidak diperhatikan dengan baik, karena feses ayam berserakan dalam kandang dan tidak ada upaya pengolahan lanjut menjadi pupuk organik. Kelompok mitra belum memahami cara memformulasi ransum sebagai upaya diversifikasi beragam jenis pakan yang memenuhi standar baku mutu seperti penyediaan pakan secara mandiri  (pellet).  Pemasaran  ayam  hanya  dijual  di  pasar-pasar  tradisional  dengan jumlah yang relatif terbatas.Berdasarkan hasil diskusi dengan kelompok mitra maka target yang ingin dicapai setelah pelaksanaan program PKM adalah meningkatkan pengetahuan dan keterampilan peternak tentang: (1) manajemen kelompok; (2) teknik budidaya ayam Bangkok; (3) pembuatan kandang yang memenuhi syarat teknis dan kesehatan; (4) penggunaan mesin tetas; (5) penggunaan probiotik, vaksin dan pengobatan ayam yang sakit; (6) pembuatan pellet secara mandiri menggunakan mesin tepat guna; (7) pembuatan pupuk organik; (8) promosi produk melalui media cetak seperti poster, dan leaflet; (9) perluasan pasar melalui pasar moderen (swalayan) dan warung makan sebagai konsumen potensial.Berdasarkan hasil kegiatan pelaksanaan Program Kemitraan Masyarakat (PKM) pada Kelompok Ternak Ayam Bangkok Parahiyangan di Desa Sindangkasih Kecamatan Ranomeeto Barat Kabupaten Konawe Selatan melalui penyuluhan dan bimbingan teknis, diharapkan memberikan manfaat terhadap peningkatan pengetahuan dan keterampilan peternak ayam Bangkok dengan memanfaatkan teknologi tepat guna serta perbaikan sistem pemeliharaan secara intensif  guna meningkatkan pendapatan keluarga peternak ayam Bangkok.
APLIKASI TEKNOLOGI PENGOLAHAN PAKAN UNTUK MENDUKUNG PETANI JAGUNG MELALUI PRODUKSI PELET KOMPLIT Widhi Kurniawan; Wa Laili Salido; Syamsuddin Syamsuddin; Purnaning Dhian Isnaeni
JURNAL PengaMAS Vol 2, No 2 (2019)
Publisher : UNIVERSITAS KHAIRUN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33387/pengamas.v2i2.1444

Abstract

Program swasembada Pajale adalah program pemerintah melalui Kementerian Pertanian untuk meningkatkan swasembada pangan, salah satunya adalah jagung. Hasil panen jagung yang melimpah kurang memberikan kontribusi secara ekonomi pada petani karena rendahnya harga jagung. Petani tidak memiliki keterampilan untuk mengolah jagung menjadi komoditas lain yang bernilai jual lebih tinggi. Kelebihan jagung yang tersedia di Desa Alebo Kecamatan Konda dapat dimanfaatkan sebagai pakan komplit ayam kampung dan diharapkan dapat menjadi sumber pakan utama bagi peternak ayam kampung di Sulawei Tenggara. Target dan luaran yang ingin dicapai dari kegiatan PKM ini adalah peningkatan pendapatan petani melalui diversifikasi produk (pakan ayam kampung pellet), peningkatan nilai jual jagung, peningkatan motivasi, pengetahuan, dan keterampilan petani tentang teknologi pengolahan pakan, manajemen pemeliharaan ayam kampung, dan kesehatan ternak, serta luaran fisik berupa rumah produksi pakan, dan pakan pelet komplit pakan ayam kampong berbahan dasar jagung.
PENGANEKARAGAMAN PRODUK OLAHAN USUS SEBAGAI PENANGGULANGAN LIMBAH PRODUKSI BAKSO PADA KELOMPOK BAKSO INDONESIA DI KECAMATAN BARUGA KOTA KENDARI Andi Marlina Tasse; Fitrianingsih Fitrianingsih; Dedem Sutopo
JURNAL PengaMAS Vol 2, No 2 (2019)
Publisher : UNIVERSITAS KHAIRUN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33387/pengamas.v2i2.1458

Abstract

Kelompok Bakso Indonesia merupakan kelompok usaha yang dibentuk pada tahun 2014 di kecamatan Baruga Kota Kendari yang saat ini beranggotakan 15 orang. Jenis usaha yang dijalankan adalah usaha produksi bakso ayam yang terintegrasi dengan warung bakso. Dalam proses produksinya, bahan baku yang digunakan  adalah ayam hidup guna menjamin ketersediaan dan kesegaran daging ayam yang digunakan. Akan tetapi dalam proses ini menghasilkan limbah padat terutama jeroan yang tidak biasa dimanfaatkan diantaranya usus ayam yang berpotensi menimbulkan pencemaran lingkungan. Dengan adanya kegiatan Program Kemitraan Masyarakat (PKM) ini, tim pelaksana kegiatan akan berperan serta aktif dalam membantu meningkatkan pemahanan dan keterampilan masyarakat mengenai pemanfaatan limbah limbah usus ayam menjadi beraneka macam jenis olahan melalui penyuluhan, bimbingan teknis, serta demonstrasi plot (demplot).  Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat dapat diterima dengan baik oleh para peserta. Melalui kegiatan PKM, para peserta merasa terbantu dalam menangani permasalahan limbah yang ditimbulkan dari proses produksi bakso yang selama ini dapat menjadi sumber pencemaran di lingkungan tempat produksi bakso. Dengan teknologi sederhana yang mudah diaplikasikan, para peserta mampu mengolah usus ayam menjadi bakso, nugget, dan usus ayam sehingga diharapkan dapat membantu meningkatkan kesejahteraan hidup para peserta.
PELATIHAN PENGELOLAAN KONTEN GAME HAFALAN AYAT-AYAT AL QURAN BERBASIS TEKNOLOGI INFORMASI UNTUK GURU SD IT AL MANSYUR BALUNIJUK KABUPATEN BANGKA Maxrizal Maxrizal; Syafrul Irawadi; Sujono Sujono
JURNAL PengaMAS Vol 2, No 2 (2019)
Publisher : UNIVERSITAS KHAIRUN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33387/pengamas.v2i2.1358

Abstract

Tim dosen STMIK Atma Luhur melalui Program Kemitraan Masyarakat RistekDikti Tahun Anggaran 2019 mengadakan suatu pelatihan Pengelolaan Konten Game Hafalan Ayat-Ayat Al Quran Berbasis Teknologi Informasi Untuk Guru SD IT Al Mansyur Balunijuk Kabupaten Bangka. Pelatihan ini terdiri atas dua tahap yang direncanakan sebanyak 18 kali kunjungan setiap pertemuan. Tahap 1 direncanakan selama 4 bulan dengan  rincian pengenalan dasar penggunaan komputer dan media interaktif, menyiapkan konten pada game hafalan ayat-ayat Al Quran dan pengadaan 3 komputer untuk spot-spot interaktif. Selanjutnya, pada tahap 2 (4 bulan berikutnya), Tim melakukan beberapa pelatihan yang merupakan lanjutan dari tahap 1 dengan fokus lebih pada kemandirian guru (operator) dan lounching media interaktif kepada siswa. Hasil dari pelatihan ini adalah aplikasi game hafalan ayat-ayat Al Quran dan para guru (operator) telah terlatih cara menginput ayat-ayat Al Quran sebagai database. Selain itu, game hafalan ayat-ayat Al Quran juga telah diterapkan sebagai pojok IT untuk media belajar para siswa. Game hafalan Al Quran juga telah diuji coba di kelas dalam proses mempermudah hafalan ayat-ayat Al Quran para siswa. Hasil menunjukkan bahwa para siswa begitu antusias dan termotivasi dalam menghafal ayat-ayat Al Quran. Kata Kunci : game hafalan ayat-ayat Al Quran, pelatihan pengelolaan kontens, kontens game hafalan Al Quran.

Page 1 of 1 | Total Record : 10