cover
Contact Name
Andes Fuady
Contact Email
andes@um-tapsel.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
muharram.fajrin@um-tapsel.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota padangsidimpuan,
Sumatera utara
INDONESIA
Jurnal Peternakan (Jurnal of Animal Science)
ISSN : 25483129     EISSN : 25991736     DOI : -
Core Subject : Health,
Jurnal Peternakan (Jurnal of Animal Science) menginformasikan hasil penelitian asli dan telaah pustaka dalam bidang peternakan meliputi : produksi, nutrisi, pengolahan hasil, pengolahan limbah, kesehatan ternak dan hijauan pakan ternak yang belum dan tidak akan dipublikasikan di tempat lain. Terbit dua kali setahun januari dan juli
Arjuna Subject : -
Articles 328 Documents
Potensi Limbah Ternak Sapi Sebagai Pupuk Organik Untuk Mengurangi Penggunaan Pupuk Kimia Husein, Firdaus
Jurnal Peternakan (Jurnal of Animal Science) Vol 8, No 1 (2023): JURNAL PETERNAKAN (JURNAL OF ANIMAL SCIENCE)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jac.v8i1.11247

Abstract

Usaha pertanian yang dijalani kadang mengalami kendala karena pupuk yang digunakan terbilang langka dan mahal di Desa Sumber Mulya sehingga perlu penyuluhan dan pelatihan tentang pemanfaatan limbah ternak sapi terutama feses sapi untuk dijadikan pupuk organik padat yang dapat dimanfaatkan sebagai pupuk untuk tanaman perkebunan para petani di Desa Sumber Mulya. Kegiatan ini diawali dengan proses identifikasi area sasaran yakni Desa Sumber Mulya kemudian dilanjutkan dengan observasi dan wawancara langsung dengan warga. Hasil kegiatan pelatihan pembuatan pupuk organik untuk mewujudkan pertanian ramah lingkungan di Desa Sumber Mulya didasarkan pada respons peserta sebagai pelaku pertanian sangat tertarik terhadap materi pelatihan sesuai dengan sasaran dan metode pelatihan. Keberadaan kelompok tani yang menggunakan pupuk organik yang mampu memberikan stimulus kepada masyakat setempat untuk melakukan pembuatan pupuk organik dari limbah ternak. Adanya kelompok tersebut menambah tingkat pendapatan masyarakat meskipun bukan menjadi pekerjaan tetap melainkan pekerjaan sampingan tetapi memiliki asas manfaat yang sangat besar yaitu peningkatan pengetahuan masyarakat yang ada di Desa Sumber Mulya Kecamatan Bulik. Program pengabdian kepada masyarakat dimulai dari survei lokasi, penyuluhan dan pelatihan pembuatan pupuk organik dari bahan dasar feses sapi. Peserta pelatihan juga memiliki antusiasme yang tinggi untuk memperoleh pengetahuan tentang teknologi pengolahan feses sapi menjadi pupuk organik yang ramah lingkungan.  
PRODUKTIVITAS TANAMAN LEGUMINOSA POHON Indigofera zollingeriana PADA LAHAN KERING DITINJAU MELALUI TINGGI BATANG, JUMLAH RANTING DAN JUMLAH DAUN Putra, Teguh Dwi; Jati, Putri Zulia; Novita, Maulina; Zaki, Muhammad; Mahlil, Yusuf
Jurnal Peternakan (Jurnal of Animal Science) Vol 8, No 2 (2024): JURNAL PETERNAKAN (JURNAL OF ANIMAL SCIENCE)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jas.v8i2.18045

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh frekuensi penyiraman terhadap pertumbuhan tinggi tanaman, jumlah tangkai dan jumlah daun Tanaman Leguminosa Pohon Indigofera zollingeriana. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAL) dengan perlakuan Rancangan Acak Lengkap dengan frekuensi perlakuan P0 : Disiram setiap hari 1 Kali, P1 : Disiram Seminggu 1 Kali, P2 : Disiram Seminggu 2 Kali, P3 : Disiram Seminggu 3 Kali. Hasil penelitian menunjukkan bahwa frekuensi perlakuan penyiraman berpengaruh terhadap Produktivitas Indigofera zollingeriana tertinggi yaitu pada umur pemotongan 13 minggu dengan menghasilkan rasio tinggi batang, jumlah ranti g dan jumlah daun yang tertinggi pada perlakuan P3 yaitu frekuensi penyiraman P3 : Disiram Seminggu 3 kali dengan rata-rata tinggi batang : 119,5 cm, jumlah ranting: 8,50 cm dan jumlah daun : 45 helai.
PEMANFAATAN BAHAN PAKAN LOKAL SEBAGAI ALTERNATIF UNTUK MENUNJANG PRODUKTIVITAS AYAM KAMPUNG Ramadani, Alan
Jurnal Peternakan (Jurnal of Animal Science) Vol 8, No 1 (2023): JURNAL PETERNAKAN (JURNAL OF ANIMAL SCIENCE)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jac.v8i1.13957

Abstract

Salah satu upaya praktis untuk beberapa permasalahan unggas terutama terkait masalah pakan yang berkualitas adalah melalui penggunaan bahan pakan lokal yang memiliki potensi, prospek dan peluang untuk dimanfaatkan sebagai bahan pakan pengganti atau penambah. Masalah utama di dalam pengembangan ayam kampung adalah masih rendahnya produktivitas. Tujuan penelitian ini untuk memberikan informasi mengenai hasil penelitian terkait penggunaan bahan pakan lokal untuk meningkatkan produktifitas ayam kampung. Metode yang digunakan adalah deskriptif dengan melakukan studi review literatur pada berbagai jurnal peternakan, google schoolar dan Garba Rujukan Digital. Bahan lokal yang digunakan dalam beberapa hasil penelitian yang telah direview adalah tepung ela sagu, daun singkong, tepung cacing tanah, tepung daun kelor, daun jarak, daun pepaya, jahe merah dan minyak kelapa. Penggunaan bahan lokal sebagai alternatif bahan pakan ayam kampung memberikan pengaruh yang baik pada pertambahan bobot badan maupun produksi telur ayam kampung. Dosis penambahan memainkan peran penting dalam memberikan pengaruh pada produktivitas ayam kampung baik untuk pertambahan bobot badan maupun produksi telur.
ANALISIS KEUNGGULAN KOMPARATIF PENGEMBANGAN TERNAK KERBAU DI KABUPATEN PADANG LAWAS Harahap, Salsabila; Hutasuhut, Ulina; Hafni, Syafrida
Jurnal Peternakan (Jurnal of Animal Science) Vol 8, No 2 (2024): JURNAL PETERNAKAN (JURNAL OF ANIMAL SCIENCE)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jas.v8i2.16917

Abstract

The development of buffalo livestock in Padang Lawas Regency has significant potential for regional economic growth. This study aims to analyze the comparative advantage of buffalo livestock development using the Location Quotient (LQ) method and identify supporting and inhibiting factors. The research was conducted in Padang Lawas Regency, North Sumatra Province, from February to March 2024. The study utilized secondary data from 2019 to 2023, analyzed using the Location Quotient (LQ) method and Growth Ratio Model (MRP). Results show that 11 out of 17 sub-districts in Padang Lawas Regency are classified as base areas for buffalo livestock (LQ > 1), with Huristak sub-district having the highest LQ value (3.5867). The MRP analysis indicates positive growth in several sub-districts, particularly Barumun (RPs 5.237) and Ulu Barumun (RPs 0.907), despite a declining trend at the provincial level (RPr -0.440). Supporting factors include proactive government policies, availability of high-quality feed, and the use of modern technology. Inhibiting factors encompass inadequate infrastructure, limited financial resources for small-scale farmers, and animal health issues. This research provides valuable insights for policymakers and stakeholders in developing targeted strategies to enhance buffalo livestock production in Padang Lawas Regency.Keywords: Buffalo, Location Quotient, Growth Ratio Model, Comparative Advantage, Padang Lawas
TEKNIK PENGAWETAN TELUR DENGAN MENGGUNAKAN LARUTAN PANDAN (Pandanus amaryllifolius), SEREH (Cymbopogon citratus) DAN JERUK PURUT (Cytrus Hystrix) Wisnu, Febryan Kusuma; Sinuraya, Eden Ericson; Saputri, Kade Wahyu; Nur'aini, Nur'aini
Jurnal Peternakan (Jurnal of Animal Science) Vol 8, No 1 (2023): JURNAL PETERNAKAN (JURNAL OF ANIMAL SCIENCE)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jas.v8i1.16727

Abstract

Kualitas telur ayam ras akan mengalami penurunan selama penyimpanan. Teknik pengawetan telur diperlukan untuk mempertahankan kualitas dan memperpanjang daya simpan. Pelapisan kerabang telur menggunakan bahan alami dengan kandungan antibakteri dan antioksidan menjadi salah satu solusi pengawetan telur secara sederhana. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pengaruh pelapisan kerabang telur menggunakan larutan bahan alami selama penyimpanan dingin terhadap nilai Haugh Unit, pH putih telur, dan pH kuning telur. Metode penelitian menggunakan Rancangan Acak Lengkap dengan 3 kali ulangan. Perlakuan pelapisan kerabang telur terdiri dari 4 taraf yaitu kontrol, larutan sereh, larutan daun jeruk purut dan larutan daun pandan. Telur ayam ras akan disimpan selama 30 hari. Data pengamatan diambil setiap 10 hari sekali. Data dianalisis menggunakan ANOVA satu arah dengan uji lanjut Tukey pada taraf signifikansi 0,05. Hasil penelitian menunjukkan bahwa teknik pelapisan kerabang telur menggunakan bahan alami selama penyimpanan dingin mampu mempertahankan kualitas telur ayam ras selama 30 hari dibandingkan perlakuan kontrol pada suhu ruang. Larutan sereh menjadi bahan herbal terbaik dengan menghasilkan nilai Haugh Unit 83,66 (grade AA), nilai pH putih 8,72 dan nilai pH kuning telur 6,67. Simpulan dari penelitian ini adalah pelapisan kerabang telur dengan larutan sereh dapat mempertahankan kualitas telur paling baik selama penyimpanan dingin 30 hari.
EVALUASI PRODUKSI SUSU DAN PEMELIHARAAN SAPI PERAH KELOMPOK TANI TERNAK DI KECAMATAN PAKEM KABUPATEN SLEMAN Sudrajat, Ajat; Luthfitriyani, Cintya Ayu; Christi, Raden Febrianto
Jurnal Peternakan (Jurnal of Animal Science) Vol 8, No 1 (2023): JURNAL PETERNAKAN (JURNAL OF ANIMAL SCIENCE)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jac.v8i1.15240

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan mengevaluasi produksi susu dan manajemen pemeliharaan sapi perah Peranakan Friesian Holstein (PFH). Penelitian dilaksanakan pada bulan Juli sampai Agustus 2023 di Kelompok Tani Ternak, Kecamatan Pakem, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta. Metode penelitian menggunakan metode survei, pengambilan data dilakukan secara purposive sampling dengan kriteria peternak mempunyai minimal 1 induk laktasi dan minimal 1 tahun beternak. Sampling dilakukan pada 50 responden. Variabel yang diukur adalah profil peternak, produksi susu dan manajemen pemeliharaan. Analisis data dilakukan secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan profil peternak sapi perah mayoritas berjenis kelamin laki-laki (76%), dengan rentang umur 25-56 tahun (56%) dan >50 tahun (44%), mayoritas berpendidikan SMP (58%), mayoritas memiliki pekerjaan pokok sebagai peternak (86%) dan paling banyak memiliki pengalaman berkisar 31-40 tahun. Produksi susu rata-rata 12,3 liter/ekor/hari, dan manajemen pemeliharaan cukup baik. Dapat disimpulkan bahwa produksi susu dan manajemen pemeliharaan sapi perah rakyat di kelompok tani ternak Kecamatan Pakem, Kabupaten Sleman cukup baik.
Analisis Penataan Ruang Ternak Sapi Potong di Kabupaten Lampung Utara sebagai Upaya Menunjang Ketahanan Pangan Putra, Boby Arya
Jurnal Peternakan (Jurnal of Animal Science) Vol 8, No 1 (2023): JURNAL PETERNAKAN (JURNAL OF ANIMAL SCIENCE)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jac.v8i1.13089

Abstract

Livestock development is a series of continuous activities to develop the capabilities of farming communities, especially livestock communities, so that they are able to carry out productive businesses in the livestock sector independently. The livestock sub-sector has a strategic role in the development of the agricultural sector, namely in efforts to strengthen food security to meet animal protein needs, empower the community's economy, and can spur regional development. The development of the livestock sub-sector as an integral part of the agricultural sector needs special attention while still paying attention to the preservation of existing resources and the environment. This development effort cannot be separated from the availability of existing resources in the development area. However, it is still not optimal, because the causal factor is that the available land is not yet optimally utilized because it is only used for one type of farming business even though it can actually be used for integrated livestock farming. Meanwhile, the beef cattle development program is faced with the problem of increasingly narrow business land due to increasing competition in land use. However, the reality shows that with increasing population density, the land available for forage for livestock is increasingly narrowing, while feed is a component and key to the success of livestock production (Putra, 2021). It is not uncommon for livestock areas to be sacrificed because of the demand for this land for the development of certain sectors such as industry and residential areas, which have greater opportunities for short-term profits (Arfa'i, 2009). Continuous land conversion occurs due to the increasing need for land such as residential areas, industry, offices, tourist attractions, roads and other infrastructure to support community development. North Lampung Regency is one of the regencies in Lampung Province which has quite large potential in developing beef cattle farming. North Lampung Regency has quite an area of land, namely 2,726 km2. According to BPS North Lampung, in 2019, the recorded area of rice fields was 19,383 ha, the area of raw rice fields was eroded to 14,973 ha by 2021 (Central Statistics Agency, 2022). North Lampung Regency is also an area with quite a large livestock population, namely 32,490 heads (Central Bureau of Statistics, 2022). To develop the Beef Cattle business in a region, various information about the potential of the region, programs and activities that have been carried out, needs to be studied and analyzed so that the existing condition of the livestock can be accurately identified, and a better strategy for developing Beef Cattle can be formulated. in the future.
JENIS INFESTASI TELUR CACING PADA INDUKAN SAPI POTONG DI PASAR HEWAN AEK NAULI KABUPATEN PADANGLAWAS UTARA DAN HUBUNGANNYA DENGAN BODY CONDITION SCORE (BCS) Sipahutar, Luky Wahyu; Nurmi, Aisyah; Harahap, Muharram Fajrin; Harahap, Ari Ashari; Nurhalimah, Masayu; Siregar, Abir Juhdi
Jurnal Peternakan (Jurnal of Animal Science) Vol 8, No 2 (2024): JURNAL PETERNAKAN (JURNAL OF ANIMAL SCIENCE)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jas.v8i2.17799

Abstract

Penelitian ini dilakukan bertujuan untuk mengetahui jenis infestasi telur cacing pada indukan sapi potong yang dijual di Pasar Hewan Aek Nauli Kabupaten Padanglawas Utara dan hubungannya dengan Body Condition Score (BCS). Penelitian ini dilaksanakan di Pasar Hewan Aek Nauli, Kabupaten Padang Lawas Utara, Provinsi Sumatera Utara, Indonesia. Penelitian berlangsung pada bulan Desember tahun 2023 selama 4 minggu. Pengumpulan data dilakukan berdasarkan 2 variable meliputi pengamatan Body Condition Score (BCS) atau sebagai variabel bebas (variabel X) dan infestasi jenis cacing atau sebagai variabel tak bebas (variabel Y). Materi sampel yang digunakan sebanyak 30 ekor dengan kriteria yang ditentukan. Pengambilan data BCS dilakukan dengan cara melakukan pengamatan dan perabaan (insfeksi dan palpasi). Indukan sapi potong yang telah diperoleh data BCS kemudian diambil sampel kotorannya (feses) untuk diidentifikasi di laboratorium menggunakan metode Natif. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan analisis korelasi dan regresi linier sederhana. Berdasarkan hasil penelitian, diketahui bahwa skor BCS dari 30 sampel yang diambil pada indukan sapi potong rata rata sebesar 2.673. Keeratan korelasi antara skor BCS dan jenis infestasi telur cacing sangat kuat dengan korelasi sebasar 0,7888 dengan persamaan regresinya yaitu y= -0.7905x + 4.7798. Dapat disimpulkan bahwa adanya keeratan hubungan antara jenis infestasi telur cacing memiliki hubungan keeratan yang kuat terhadap skor BCS
PERAN RESIN ANIONIK SEBAGAI PENGGANTI AMONIA PADA PROSES PEWARNAAN ARTIKEL SUEDE KULIT SAPI Rosiati, Nur Mutia
Jurnal Peternakan (Jurnal of Animal Science) Vol 8, No 2 (2024): JURNAL PETERNAKAN (JURNAL OF ANIMAL SCIENCE)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jas.v8i2.16412

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui potensi resin anionik sebagai bahan pembantu pengganti amonia pada proses pewarnaan artikel suede kulit sapi. Proses pewarnaan dilakukan dengan menggunakan bahan resin anionik sebanyak 6% kemudian hasilnya dibandingkan dengan proses pewarnaan dengan amonia 3%. Kulit hasil pewarnaan dikarakterisasi secara organoleptis yang meliputi uji kerataan warna, ketembusan warna, dan writing effect dengan skala penilaian 1-5. Hasil uji kerataan warna menunjukkan resin anionik dan amonia menghasilkan tingkat kerataan yang sama (3,5). Uji tingkat ketembusan warna dan writing effect menunjukkan bahwa resin anionik menghasilkan tingkat yang lebih tinggi jika dibandingkan dengan amonia, yakni hasil tiap uji 3,5 untuk resin anionik dan 3,25 untuk amonia. Hal ini membuktikan bahwa resin anionik dapat digunakan sebagai pengganti amonia pada proses pewarnaan artikel suede kulit sapi.
PENAMBAHAN EKSTAK BAYAM HIJAU (Amaranthus Hybridus L.) TERHADAP SIFAT ORGANOLEPTIK SOSIS DAGING AYAM Supranoto, Supranoto; Alfiyan, Riski; Sulistyaningtyas, Sulistyaningtyas; Sukmaningsih, Tri; Viastika, Yanita Mutiaraning
Jurnal Peternakan (Jurnal of Animal Science) Vol 8, No 1 (2023): JURNAL PETERNAKAN (JURNAL OF ANIMAL SCIENCE)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jac.v8i1.15342

Abstract

The research aims to evaluate the effect of adding green spinach extract to broiler chicken sausages in terms of organoleptic properties, namely color and taste. The research used an experimental method with a completely randomized design (CRD) with a 4 x 5 unidirectional pattern. The treatments given bijau spinach extract were: P0: 750 g meat without green spinach extract + 200 g flour; P1: 750 grams of meat + 35 ml green spinach extract + 200 g flour; P2: 750 grams of meat + 45 ml green spinach extract + 200 g flour; and P3: 750 grams of meat + 55 ml green spinach extract + 200 g flour. The results showed that the addition of green spinach extract significantly affected the color and taste of broiler meat sausages. The more green spinach extract was added, the more intense the green color of the sausage, and the panelists preferred the color and taste of the sausage with the addition of green spinach extract. The color and taste of broiler meat sausage were highest at P3. The addition of green spinach extract can improve the organoleptic quality of broiler chicken sausage and is preferred.