cover
Contact Name
Andes Fuady
Contact Email
andes@um-tapsel.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
muharram.fajrin@um-tapsel.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota padangsidimpuan,
Sumatera utara
INDONESIA
Jurnal Peternakan (Jurnal of Animal Science)
ISSN : 25483129     EISSN : 25991736     DOI : -
Core Subject : Health,
Jurnal Peternakan (Jurnal of Animal Science) menginformasikan hasil penelitian asli dan telaah pustaka dalam bidang peternakan meliputi : produksi, nutrisi, pengolahan hasil, pengolahan limbah, kesehatan ternak dan hijauan pakan ternak yang belum dan tidak akan dipublikasikan di tempat lain. Terbit dua kali setahun januari dan juli
Arjuna Subject : -
Articles 328 Documents
EVALUASI SUHU AIR PADA VAGINA BUATAN YANG BERBEDA TERHADAP VOLUME SEMEN DAN KONSENTRASI PERMATOZOA SAPI SIMENTAL DI BIB UNGARAN JAWA TENGAH Tanjung, Aria Dipa; Prasetiyo, Heru; Wahyuni, Sri
Jurnal Peternakan (Jurnal of Animal Science) Vol 8, No 1 (2023): JURNAL PETERNAKAN (JURNAL OF ANIMAL SCIENCE)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jac.v8i1.14602

Abstract

Inseminasi Buatan (IB) merupakan salah satu teknologi reproduksi yang menggunakan alat khusus dengan memasukkan semen ke dalam vagina tanpa mempertemukan ternak jantan dan betina. Kegiatan IB dimulai dari penampungan semen pejantan ke dalam vagina buatan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui suhu vagina buatan terbaik dalam penampungan semen sapi Simental terhadap kualitas semen. Penelitian ini dilaksanakan di Balai Inseminasi Buatan (BIB) Ungaran, Jawa Tengah. Materi yang digunakan dalam penelitian yaitu Sapi Simental sebanyak 18 ekor. Penelitian dilaksanakan menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 3 perlakuan dan 6 ulangan. Perlakuan yang diterapkan yaitu P1 = 38℃, P2 = 40℃ dan P3 = 42℃. Data dianalisis menggunakan analisis ragam yaitu dengan membandingkan nilai F hitung dengan F tabel. Parameter yang diamati dalam penelitian yaitu volume semen dan konsentrasi spermatozoa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan suhu vagina buatan yang berbeda tidak berpengaruh nyata terhadap kualitas semen (volume dan konsentrasi). Rata-rata volume semen berturut turut 5,9 ml, 7,1 ml dan 6,3 ml. Rata-rata konsentrasi spermatozoa berturut turut 1585,3 x 106, 1524,4 x 106 dan1410,2 x 106. Simpulan dari penelitian ini adalah tidak ada perlakuan suhu air pada vagina buatan yang mempengaruhi volume semen dan konsentrasi spermatozoa. Kata Kunci :   Suhu, Vagina buatan, Sapi Simental, Volume Semen, KonsentrasiSpermatozoa,
DAMPAK PENCEMARAN LINGKUNGAN DARI PETERNAKAN KAMBING DI DESA P2 PURWODADI KABUPATEN MUSI RAWAS Bimasri, john
Jurnal Peternakan (Jurnal of Animal Science) Vol 8, No 1 (2023): JURNAL PETERNAKAN (JURNAL OF ANIMAL SCIENCE)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jac.v8i1.13738

Abstract

ABSTRAKTernak kambing merupakan ternak yang sangat potensial untuk di budidayakan di wilayah pedesaan. Jumlah ternak yang mengalami peningkatan dan tanpa pengolahan limbah yang baik akan menimbulkan dampak pencemaran lingkungan. Penelitin ini  bertujuan untuk menganalisis sebaran ternak kambing dan bentuk pencemaran yang terjadi di Desa Purwodadi.  Penelitian dilakukan di Desa P2 Purwodadi Kecamatan Purwodadi Kabupaten Musi Rawas yang dilaksanakan dari bulan September sampai November 2023.  Penelitian dilakukan dengan menggunakan metode survei. Data yang dikumpulkan pada penelitian ini adalah: 1) jumlah peternak, 2) jumlah ternak kambing, 3) Perbandingan kambing jantan dan betina, 4) bentuk kandang, 5) interval waktu pembersihan kandang, dan 6) persepsi masyarakat terhadap pencemaran dari ternak kambing.  Data hasil penelitian dianalisis secara tabulasi, lalu dijelaskan secara deskriptif.  Hasil  penelitian menunjukkan bahwa jumlah peternak yang beternak kambing di desa Purwodadi sebanyak 19 orang, yang memelihara kambing sebanyak 118 ekor yang terdiri kambing jantan sebanyak 57 ekor atau 48,31%,  dan kambing betina betina sebanyak 61 ekor atau sebesar 51,69%.  Tipe kandang  yang dimiliki peternak berupa kandang semi permanen 16 peternak atau 84,21% dan sederhana sebanyak 3 atau 15,79%.  Interval waktu pembersihan kandang yang dilakukan oleh peternak paling banyak adalah 2 bulan sekali atau 32%.  Sedangkan pencemaran yang ditimbulkan berupa pencemaran suara, bau, dan pencemaran air.  Kesimpulan dari pelaksanaan penelitian ini adalah bahwa ternak kambing yang dilakukan petani di Desa Purwodadi masih dilakukan secara tradisional, sehingga banyak menimbulkan dampak pencemaran lingkungan yang dirasakan oleh masyarakat. Kata Kunci :  Kambing; Kotoran;  Limbah;  Pencemaran; Peternakan.
KUALITAS FISIK TELUR ITIK HIBRIDA YANG DIBERI PAKAN TAMBAHAN DEDAK SELAMA MASA PRODUKSI PADA LAMA PENYIMPANAN YANG BERBEDA Putri, Naila; Sipahutar, Luky Wahyu; Ridhana, Fita; Haryadi, Haryadi
Jurnal Peternakan (Jurnal of Animal Science) Vol 8, No 2 (2024): JURNAL PETERNAKAN (JURNAL OF ANIMAL SCIENCE)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jas.v8i2.16957

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengkaji kualitas fisik telur itik hibrida yang diberi pakan tambahan dedak selama masa produksi pada lama penyimpanan yang berbeda. Penelitian ini bersifat eksperimental dengan rancangan penelitian Acak Lengkap (RAL) dengan 5 perlakuan dan 3 ulangan. Perlakuan meliputi masa simpan telur itik 0 hari (P1), 5 hari (P2), 10 hari (P3), 15 hari (P4), dan 20 hari (P5). Itik petelur hibrida dipelihara dimasa produktif (8 bulan) dan diberi pakan komersil HI-PRO-VIT 144 CP ditambah dedak dengan perbandingan 1:4 sebanyak 10 persen dari Berat Badan. Pengambilan sampel telur menggunakan metode random sampling sebanyak 30 butir lalu dipilih sesuai umur simpan untuk diukur kualitasnya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa lama penyimpanan yang berbeda tidak memberikan pengaruh yang nyata (P>0.05) terhadap bobot telur itik  (63,00-70,66 gram), indeks kuning telur (0,103-0,492), ketebalan kerabang (0,061-0,283 mm), dan nilai HU telur itik (62.9-120,10). Sedangkan lama penyimpanan yang berbeda memberikan pengaruh yang nyata (P<0.05) terhadap indeks putih telur (0,073-4.053). Namun, secara deskriptif dapat digambarkan bahwa adanya penurunan kualitas telur seiring dengan lama penyimpanannya. Berdasarkan hasil penelitian ini, dapat disimpulkan bahwa kualitas telur itik hibrida yang diberi pakan komersil dan campuran dedak 1:4 secara umum menunjukkan penurunan kualitas dengan lama periode simpan 0 sampai 20 hari.
PENGARUH JARAK TANAM DAN JUMLAH RUAS STEK TERHADAP PRODUKSI RUMPUT GAJAH (Pennisetum Purpureum) Widnyana, I Gusti Ngurah Putu
Jurnal Peternakan (Jurnal of Animal Science) Vol 8, No 2 (2024): JURNAL PETERNAKAN (JURNAL OF ANIMAL SCIENCE)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jas.v8i2.15806

Abstract

Penelitian bertujuan untuk mengetahui tingkat pertumbuhan (tinggi tanaman, panjang daun dan lebar daun) rumput Gajah yang ditanam dengan jarak dan jumlah ruas stek yang berbeda. Penelitian dilakukan di Kelurahan Tendeadongi Kecamatan Pamona Utara Kabupaten Poso. Metode penelitian yang digunakan adalah metode eksperimental dengan mengggunakan Faktorial 2 x 2. Masing-masing perlakuan terdiri dari 6 ulangan. Perlakuan penelitian ini adalah sebagai berikut : P₁ = 60 cm x 60 cm + 2 ruas stek; P₂ = 60 cm x 60 cm,  + 3 ruas stek; P₃ = 80 cm x 80 cm, + 2 ruas stek;  P₄ = 80 cm x 80 cm + 3 ruas stek. Peubah respon yang diukur adalah pertumbuhan rumput Gajah yang meliputi tinggi tanaman, panjang daun dan lebar daun yang diukur mulai umur 1 - 8 minggu. Data pertumbuhan rumput Gajah dari umur 1 – 8 minggu disajikan secara deskriptif, sedangkan data akhir pertumbuhan rumput Gajah umur 8 minggu dianalisis dengan analisis ragam dengan program MS EXCEL dan apabila terdapat perbedaan nyata dilanjutkan dengan uji lanjut menggunakan uji Beda Nyata terkecil (BNT) sesuai petunjuk Steel dan Torrie (1993).Berdasarkan hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahawa produksi rumput Gadjah dengan jarak 80 cm x 80 cm dengan jumlah ruas 3 lebih baik dibandingkan dengan jarak tanam 60 cm x 60 dengan jumlah ruas 2.  
PENGARUH PEMBERIAN TEPUNG BEKICOT DAN ENZIM BROMELIN DI DALAM PAKAN FERMENTASI TERHADAP PERFORMAN AYAM BROILER Nikmah, Askura
Jurnal Peternakan (Jurnal of Animal Science) Vol 8, No 1 (2023): JURNAL PETERNAKAN (JURNAL OF ANIMAL SCIENCE)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jac.v8i1.15233

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh pemberian pakan fermentasi berbahan dasar tepung bekicot (Achatina fulicia)  dan enzim bromelin terhadap performan ayam broiler. Materi penelitian yang digunakan adalah ayam broiler sebanyak 100 ekor ayam berumur 1 hari (DOC). Penelitian dilakukan secara eksperimental menggunakan rancangan acak lengkap (RAL) terdiri dari 4 perlakuan dan 4 ulangan. Perlakuan antara lain P0 (0%)  tanpa penambahan pakan fermentasi, P1: Pakan Fermentasi 10%, P2: Pakan Fermentasi 20%, P3: Pakan Fermentasi 30%. Data yang diperoleh di analisis dengan analysis of variance . Variabel yang di amati meliputi, berat badan akhir, pertambahan berat badan, FCR,dan  efesiensi pakan. Hasil menunjukkan bahwa pemberian tepung bekicot dengan level pemberian 0%, 10%, 20%, 30% tidak memberikan pengaruh yang nyata terhadap Berat Badan Akhir, FCR, dan Efesien Pakan.
ASAM LEMAK DAGING BROILER DENGAN DIET PAKAN MENGANDUNG TEPUNG DAUN MANIHOT ESCULANTA SEBAGAI ANTIOKSIDAN ALAMI Bilyaro, Woki; Lestari, Dian; Handayani, Ulvi Fitri
Jurnal Peternakan (Jurnal of Animal Science) Vol 8, No 1 (2023): JURNAL PETERNAKAN (JURNAL OF ANIMAL SCIENCE)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jac.v8i1.13138

Abstract

Ayam broiler memiliki prospek bagus untuk dikembangkan, namun, manajemen pemeliharaan yang masih belum baik, termasuk manajemen pengendalian heat stress nya. Daging ayam memiliki kandugan asam lemak tak jenuh yang baik untuk kesehatan manusia, tetapi kandungan ini mudah sekali mengalami oksidasi dan kemudian menjadi radikal bebas akibat heat stress. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan tepung daun manihot esculanta sebagai antioksidan alami terhadap asam lemak tak jenuh pada daging ayam broiler. Total 100 ekor DOC (Day Old Chick) dipelihara hingga umur 4 minggu. Perlakuan dimulai setelah ayam berumur 2 minggu, dengan 4 perlakuan yaitu P0 (0%) (kontrol), P1 (1%), P2 (2%), dan P3 (3%), 5 ulangan, dan setiap ulangan 3 ekor dengan menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dan diuji lanjut DMRT. Hasil Penelitian menunjukkan Kadar lemak total daging paha ayam broiler daging paha (%) dari perlakuan P0 ke P3 mengalami peningkatan, namun tidak menunjukkan perbedaan nyata. Kadar SFA perlakuan P1 dan P2 mengalami kenaikan dan berbeda nyata dibanding perlakuan kontrol (P0), namun mengalami penurunan pada perlakuan P3. Demikian juga pada MUFA terjadi kenaikan dan berbada nyata pada perlakuan P1 dan P2 terhadap kontrol, namun juga mengalami penurunan pada perlakuan P3. Sementara pada PUFA justru hanya perlakuan P3 yang memiliki perbedaan nyata terhadap kontrol. Perlakuan penambahan daun manihot esculanta sebagai antioksidan alami kedalam pakan ayam broiler berpengaruh nyata terhadap profil asam lemaknya. Perlakuan P3 dengan penambahan tepung daun manihot esculanta sebanyak 3%, dapat mempertahankan jumlah PUFA daging selama ayam mengalami heat stress.
PENGARUH PENAMBAHAN TEPUNG BEKICOT (Achatina Sp) DAN ENZIM BROMELIN DALAM PAKAN FERMENTASI TERHADAP KADAR KOLESTEROL DAN GLUKOSA DARAH AYAM BROILER Ridhana, Fita; Nikmah, Askura; Makmur, Ali
Jurnal Peternakan (Jurnal of Animal Science) Vol 8, No 2 (2024): JURNAL PETERNAKAN (JURNAL OF ANIMAL SCIENCE)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jas.v8i2.17827

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh penambahan tepung bekicot dan enzim bromelin dalam pakan fermentasi terhadap kadar kolesterol dan glukosa darah ayam broiler. Penelitian ini menggunakan rancangan acak lengkap (RAL) terdiri dari 4 perlakuan dan 4 ulangan yaitu P0: Pakan  tanpa penambahan enzim bromelin+ pakan fermentasi, P1: Pemberian 10% pakan fermentasi+ enzim bromelin, P2: Pemberian 20% pakan fermentasi+ enzim bromelin, P3: Pemberian  30% pakan fermentasi+ enzim bromelin. Variabel yang diamati adalah kadar glukosa dan kolestrol dalam darah broiler. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian tepung bekicot (Achathina sp) dan enzim bromelin dalam pakan fermetasi tidak berpengaruh nyata terhadap kadar kolestrol dan glukosa darah ayam broiler. Perlakuan terbaik yang memiliki kadar glukosa darah dan kolesterol ayam  broiler terendah  terdapat pada perlakuan (P1) yakni kadar glukosa darah sebesar 262 gr/dL dan kolesterol sebesar 155 mg/dL.
PENINGKATAN DAYA SIMPAN TELUR MELALUI PELAPISAN EGGSHELL MENGGUNAKAN BAHAN ALAMI Saputri, Kade Wahyu; Nur’aini, Nur’aini; Hamka, Muhammad Subhan
Jurnal Peternakan (Jurnal of Animal Science) Vol 8, No 2 (2024): JURNAL PETERNAKAN (JURNAL OF ANIMAL SCIENCE)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jas.v8i2.16771

Abstract

Metode pengawetan telur diperlukan untuk meningkatkam daya simpan dan menjaga mutu telur. Mutu (kualitas) telur akan menurun selama disimpan. Salah satu metode pengawetan telur yang sederhana adalah pelapisan eggshell atau sering disebut kerabang atau cangkang telur, menggunakan extrak tumbuhan dengan kandungan antibakteri dan antioksidan. Penelitian bertujuan mengevaluasi pengaruh pelapisan eggshell menggunakan extrak tumbuhan selama disimpan pada temperatur rendah terhadap indeks albumen, indeks yolk dan kedalaman kantung udara. Metode penelitian yaitu Rancangan Acak Lengkap (RAL) yang diulang sebanyak 3 kali. Pelapisan eggshell terdiri dari kontrol, sereh daun jeruk dan daun pandan. Telur ayam disimpan selama 35 hari dalam refrigerator. Data pengamatan dianalisis dengan ANOVA satu arah kemudian uji lanjut Duncan pada taraf signifikansi 0,05. Hasil penelitian yaitu metode pelapisan eggshell dengan extrak tumbuhan berpengaruh nyata terhadap mutu telur. Pelapisan eggshell menghasilkan nilai indeks albumen mutu III, indeks yolk mutu III dan kedalaman kantung udara mutu I setelah disimpan 35 hari. Kesimpulan penelitian adalah pelapisan eggshell dengan sereh dapat menjaga mutu telur paling baik dengan nilai indeks albumen, indeks yolk dan kedalaman kantung udara lebih rendah selama disimpan pada temperatur rendah 35 hari.
Pengaruh Kualitas Nutrisi Kulit Buah Kakao (Theobroma cacao) melalui Fermentasi dengan Jamur Pelapuk Putih (Pleurotus ostreatus) jati, putri zulia
Jurnal Peternakan (Jurnal of Animal Science) Vol 8, No 1 (2023): JURNAL PETERNAKAN (JURNAL OF ANIMAL SCIENCE)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jac.v8i1.15570

Abstract

This research was conducted to determine the substrate composition, inoculum dose and fermentation time that are suitable for the growth of Pleurotus ostreatus on a substrate mixed with cocoa pod skin (KBK) with tofu dregs, soy milk dregs and bran on crude fiber content and crude fiber digestibility. This research used an experimental method with a 3x3x3 Factorial Completely Randomized Design (CRD) with 2 replications. Factor A is a substrate composition with a ratio of 80% cocoa pod skin and 20% each for tofu dregs, soy milk dregs and bran. Factor B is the inoculum dose, namely 6%, 8% and 10%, and factor C is the fermentation time, namely 7, 9 and 11 days. The results of the analysis showed that there was an interaction between substrate composition and fermentation time with Pleurotus ostreatus which had a significantly different effect (P<0.05) on crude fiber content and crude fiber digestibility. The conclusion of this study was that the selected treatment was in the A1B3C2 treatment (80% cocoa pod skin and 20% tofu dregs at a dose of 10% with a fermentation time of 9 days) reducing crude fiber by 48.14% and crude fiber digestibility by 57.86%. .
PERFORMANS AYAM BROILER YANG DIBERI RANSUM BERBAHAN PAKAN LOKAL BERPROBIOTIK SEBAGAI PENGGANTI PAKAN KOMERSIAL Desridar, Randa Twin; Noferdiman, Noferdiman -; Anas Sumadja, Wiwaha -
Jurnal Peternakan (Jurnal of Animal Science) Vol 8, No 1 (2023): JURNAL PETERNAKAN (JURNAL OF ANIMAL SCIENCE)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jac.v8i1.7761

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan formulasi ransum berbasis bahan pakan lokal berprobiotik untuk menggantikan pakan komersial berdasarkan parameter pertumbuhan bobot badan (PBB), konsumsi ransum dan konversi ransum. Materi yang digunakan pada penelitian ini adalah DOC ayam broiler 200 ekor,probiotik Probio_FM, ikan rucah, bulu ayam, bungkil inti sawit, bungkil kelapa, jagung, bungkil kedelai, mineral mix, premix, minyak sawit, NaCl, metionin, lisin, ransum komersial BR 1 dan BR 2. Rancangan yang digunakan dalam penelitian ini adalah rancangan acak lengkap (RAL) yang terdiri atas 5 perlakuan dan 4 ulangan. Perlakuan yang diberikan yaitu P0 (P-Kom 100%), P1 (P-Kom 75% + P-Pro 25%), P2 (P-Kom 50% + P-Pro 50%), P3 (P-Kom 25% + P-Pro 75%), dan P4 (P-Pro 100%). Data dianalisis menggunakan sidik ragam (ANNOVA) dengan uji lanjut Duncan Multiple Range Test (DMRT). Hasil penelitian menunjukan bahwa formulasi ransum berbahan pakan lokal berprobiotik berpengaruh nyata (P<0,05) terhadap pertumbuhan bobot badan dan konsumsi ransum pada fase starter, tetapi tidak berpengaruh nyata (P>0.05) pada fase finisher. Dari hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa ransum berbahan pakan lokal berprobiotik pada pemberian 75% dapat mengimbangi atau dapat dijadikan alternatif untuk menggantikan ransum komersial.