cover
Contact Name
Andes Fuady
Contact Email
andes@um-tapsel.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
muharram.fajrin@um-tapsel.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota padangsidimpuan,
Sumatera utara
INDONESIA
Jurnal Peternakan (Jurnal of Animal Science)
ISSN : 25483129     EISSN : 25991736     DOI : -
Core Subject : Health,
Jurnal Peternakan (Jurnal of Animal Science) menginformasikan hasil penelitian asli dan telaah pustaka dalam bidang peternakan meliputi : produksi, nutrisi, pengolahan hasil, pengolahan limbah, kesehatan ternak dan hijauan pakan ternak yang belum dan tidak akan dipublikasikan di tempat lain. Terbit dua kali setahun januari dan juli
Arjuna Subject : -
Articles 328 Documents
Kualitas Fisik Daging Sapi di Pasar Tradisional Kota Lhokseumawe syakir, ahmad
Jurnal Peternakan (Jurnal of Animal Science) Vol 8, No 1 (2023): JURNAL PETERNAKAN (JURNAL OF ANIMAL SCIENCE)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jac.v8i1.13337

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk melihat dan membandingkan kualitas sifat fisik daging sapi yang dijual di pasar  Kota lhokseumawe. Materi yang digunakan dalam penelitian ini yaitu daging sapi segar yang dijual di pasar Kota Lhokseumawe yang terdiri dari Pasar Batuphat, Pasar Inpres dan Pasar Pajak Kota. Sebanyak 200 gr daging yang diambil dari 9 penjual daging sapi dengan 5 kali ulangan.  Metode penelitian yang digunakan adalah percobaan dengan Rancangan Acak Lengkap (RAL). Variable yang diukur adalah: pH, kadar air, daya mengikat air, dan susut masak. Hasil penelitian yang diperoleh menunjukan bahwa semua variable daging yang diukur terdiri dari pH berkisar antara 5,59 sampai 5,78, kadar air berkisara antara 76,23 sampai 76,49,  daya ikat air berkisar 35,96 sampai 36,35%, dan susut masak berkisar 28,87 sampai 30,12%. Kesimpulan dari penelitian ini menunjukan bahwa daging sapi segar yang dijual di tiga pasar tradisional di Kota lhokseumawe mempunyai kualitas yang sama dan layak untuk dikonsumsi.
EVALUASI POTENSI TERNAK KAMBING DI KABUPATEN PADANG LAWAS UTARA PROVINSI SUMATERA UTARA Siregar, Arman Efendi; Sari, Ricca; Hutasuhut, Ulina
Jurnal Peternakan (Jurnal of Animal Science) Vol 8, No 2 (2024): JURNAL PETERNAKAN (JURNAL OF ANIMAL SCIENCE)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jas.v8i2.16955

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi kondisi wilayah Kabupaten Padang Lawas Utara terkait ketersediaan pakan di lahan padang penggembalaan dan menganalisis kelayakan wilayah untuk pengembangan usaha peternakan kambing kacang. Analisis kepadatan ternak menunjukkan variasi yang menarik antar kecamatan dan antar jenis kepadatan. Kepadatan ekonomi ternak kambing tergolong jarang (<50 ekor/1000 penduduk) di seluruh kecamatan, dengan nilai tertinggi di Kecamatan Hulu Sihapas (23,71) dan terendah di Kecamatan Halongonan Timur (5,47). Kepadatan usaha tani ternak kambing juga bervariasi, dengan beberapa kecamatan memiliki kepadatan sangat padat hingga jarang. Kecamatan Ujung Batu dan Halongonan Timur memiliki kepadatan usaha tani yang sangat tinggi (> 2 ekor/ha), menunjukkan pemanfaatan lahan yang intensif untuk ternak kambing. Analisis Indeks Daya Dukung (IDD) hijauan menunjukkan bahwa kecamatan dengan LQ rendah memerlukan insentif dan dukungan lebih besar untuk meningkatkan populasi ternak kambing, sementara kecamatan dengan LQ tinggi dapat difokuskan pada peningkatan produktivitas dan nilai tambah. Hasil analisis KPPTR menunjukkan bahwa Portibi dan Padang Bolak memiliki kapasitas peningkatan populasi tertinggi. Berdasarkan perbandingan nilai KPPTR (KK) dan KPPTR (SL), dapat disimpulkan bahwa KPPTR Efektif dalam kasus ini adalah KPPTR (KK). Hal ini berarti bahwa populasi ternak harus dibatasi berdasarkan jumlah tenaga kerja yang tersedia untuk mengelolanya dengan baik. Integrasi sistem pertanian-peternakan direkomendasikan untuk mengidentifikasi wilayah potensial untuk pengembangan komoditas ternak tertentu. Hasil penelitian ini diharapkan dapat memberikan manfaat sebagai referensi ilmiah bagi penelitian serupa di masa mendatang dan memberikan masukan bagi pemerintah daerah dalam merumuskan kebijakan pengembangan peternakan yang lebih tepat sasaran. Kata Kunci: PotensI, Peternakan Kambing, LQ, IDD, KPPTR
Evaluasi Keberhasilan Inseminasi Buatan Sapi Bali Di Kecamatan Mori Utara Kabupaten Morowali Utara Tanari, Mobius
Jurnal Peternakan (Jurnal of Animal Science) Vol 8, No 2 (2024): JURNAL PETERNAKAN (JURNAL OF ANIMAL SCIENCE)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jas.v8i2.15955

Abstract

Evaluasi keberhasilan inseminasi buatan pada sapi Bali (Bos Sondaicus) merupakanpenilaian dalam pelaksanaan inseminasi buatan yang merupakan salah satu teknologiyang tepat guna dapat dimanfaatkan untuk meningkatkan produktivitas sapi bali danmampu meningkatkan mutu genetik dari ternak sapi Bali. Penelitian ini di laksanakandi Kecamatan Mori Utara kabupaten Morowali Utara tahun 2022. Materi yangdigunakan dalam penelitian ini yaitu sapi Bali sebanyak 130 ekor. Penentuan lokasipenelitian secara sengaja (purposive) dengan pertimbangan ternak yang sudah pernahdilakukan IB danyang terdapat di daerah tersebut. Hasil penelitian menunjukkanbahwa nilai service per conception(S/C) rata-rata 1,38 ± 0,13, Conception Rate 66,89± 9,77% dan angka kematian anak 6,20% Hasil penelitian menunjukan bahwapelaksanaan inseminasi buatan di Kecamatan Mori Utara Utara Kabupaten MorowaliUtara masuk dalam kategori baik.
PENGEMBANGAN LEXICON DALAM MENENTUKAN BAHASA SENSORI PADA PRODUK GREEK YOGHURT LIDAH BUAYA (Aloe vera) Khirzin, Muhammad Habbib
Jurnal Peternakan (Jurnal of Animal Science) Vol 8, No 1 (2023): JURNAL PETERNAKAN (JURNAL OF ANIMAL SCIENCE)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jac.v8i1.14987

Abstract

Greek yoghurt merupakan yoghurt yang telah disaring untuk menghilangkan whey sehingga menghasilkan yoghurt bertekstur semi padat. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui penerapan metode Quatitative Descriptive Analysis (QDA) dengan mengidentifikasi dan Focus Group Discussion (FGD) lexicon pada greek yoghurt lidah buaya (Aloe vera) dengan kosentrasi 0%, 5%, 10% dan 15% sari lidah buaya. Penambahan lidah buaya dapat dapat memberikan pengaruh terhadap greek yoghurt. Penerapan metode Quatitative Descriptive Analysis (QDA) dimulai dengan mendeskripsikan hingga pengujian produk. Data hasil pengujian dianalisis menggunakan RAK non faktorial dan Principal Component Analysis (PCA). Data hasil uji deskriptif menunjukan produk sampel greek yoghurt lidah buaya konsentrasi 0% memiliki rasa manis, asam, aftertaste sepet, aroma strawberry yogurt, lactid acid, cottage cheese, milky orange, strawberry candy, strawberry milky, warna broken white, tekstur smooth dan thick. Sampel greek yoghurt lidah buaya konsentrasi 5% memiliki rasa manis, asam, aftertaste sepet, aloe vera, aroma strawberry yogurt, cheesy, cottage cheese, lactid acid, aloe vera broken white, tekstur thick dan grainy. Sampel greek yoghurt lidah buaya konsentrasi 10% memiliki rasa asam, aftertaste sepet, rasa aloe vera, aroma cheesy, lactid acid, cottage cheese, aloe vera, warna broken white, tekstur thick dan grainy. Sampel greek yoghurt lidah buaya konsentrasi 15% memiliki rasa asam, asin, aftertaste sepet, aloe vera, cheesy, lactid acid, cottage cheese, aloe vera, warna broken white, tekstur thick dan grainy.
PENGARUH PERENDAMAN EKSTRAK DAUN PALLIASA (Kleinhovia hospita L) TERHADAP KUALITAS FISIK TELUR AYAM KONSUMSI Imran, Al; Qurniawan, Anas; Ananda, Suci; Irmawaty, Irmawaty
Jurnal Peternakan (Jurnal of Animal Science) Vol 9, No 1 (2025): JURNAL PETERNAKAN (JURNAL OF ANIMAL SCIENCE)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jas.v9i1.18345

Abstract

Telur merupakan salah satu produk peternakan yang mudah rusak. Telur memiliki masa simpan yang relatif singkat sehingga perlu dilakukan pengawetan. Metode pengawetan yang dilakukan yaitu melakukan perendaman menggunakan bahan penyamak nabati seperti tanin. Tanin yang terkandung pada daun palliasa memungkinkan dapat digunakan pada pengawetan telur ayam konsumsi. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui pengaruh perendaman pada ekstrak daun palliasa (Kleinhovia Hospita L.) terhadap kualitas fisik telur serta memperpanjang masa simpan telur ayam konsumsi. Rancangan penelitian menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan pola faktorial yang terdiri dari 2 faktor. Faktor A yaitu konsentrasi ekstrak daun palliasa (15, 25, 35%) dan faktor B adalah lama perendaman (8, 12, 24) dengan 4 ulangan. Analisis data menggunakan Analisis of Variances (ANOVA) dan Uji Duncan’s Range Test (DMRT). Parameter yang diuji pada penelitian ini yaitu eksternal (kebersihan telur, penyusutan berat telur, berat kerabang, tebal kerabang, indeks telur, kedalaman rongga udara) dan internal (berat albumin, pH albumin, indeks albumin, berat yolk, pH yolk, indeks yolk, Yolk Score, Haugh Unit). Hasil penelitian menunjukkan pemberian ekstrak daun palliasa terhadap kualitas fisik telur ayam konsumsi tidak memberikan pengaruh dan tidak terdapat interaksi antara perlakuan konsentrasi ekstrak daun palliasa dengan lama perendaman. 
EVALUASI PENYEMBELIHAN AYAM DI PASAR PANTON LABU KECAMATAN TANAH JAMBO AYE KABUPATEN ACEH UTARA Muhajjir, Muhajjir; Risna, Yayuk Kurnia; Fadli, Chairul; Al Adam, Koji; Fatmala, Nanda
Jurnal Peternakan (Jurnal of Animal Science) Vol 9, No 1 (2025): JURNAL PETERNAKAN (JURNAL OF ANIMAL SCIENCE)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jas.v9i1.17449

Abstract

Terjaminnya kesehatan dan kehalalan dari daging ayam dipengaruhi salah satunya oleh proses penyembelihan. Penelitian bertujuan mengevaluasi penyembelihan ternak ayam pada tempat pemotongan unggas (TPU) di pasar Panton Labu Kecamatan Tanah Jambo Aye Kabupaten Aceh Utara. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskripsi kualitatif. Parameter yang diamati adalah penyembelihan (melafazkan bismillahiallahuakbar atau bismillahir rahmanirahiim, memutuskan trakhea, esophagus dan arteri carotid), penyembelih (islam, baligh, berakal sehat), hewan yang di sembelih (unggas hidup, unggas sehat, menghadap kiblat), dan Alat penyembelihan (Pisau tajam, Pisau tidak berasal dari tulang, kuku dan gigi). Hasil pengamatan dapat disimpulkan bahwa penyembelihan unggas pada tempat pemotongan unggas (TPU) di Kecamatan Tanah Jambo Aye Kabupaten Aceh Utara secara keseluruhan TPU telah menghasilkan unggas aman, sehat, utuh, dan halal (ASUH) berdasarkan 4 variabel yaitu: pada saat hendak penyembelihan melafazkan basmallah dan memutuskan esophagus, trakhea, arteri carotid, penyembelih beragama islam, baligh dan berakal sehat, hewan yang disembelih adalah unggas hidup, dalam keadaan sehat serta menghadap kiblat, dan alat penyembelihan menggunakan pisau yang tajam dan tidak berasal dari tulang, kuku, dan gigi.
PENGARUH PENAMBAHAN AIR TEBU KEDALAM PENGENCER TRIS KUNING TELUR AYAM TERHADAP KUALITAS SEMEN CAIR BABI PERSILANGAN LANDRACE DAN DUROC Vernino, Yohanes Nggadik; Riwu, Agustinus Ridlof; Setyani, Ni Made Paramita; Marawali, Aloysius
Jurnal Peternakan (Jurnal of Animal Science) Vol 9, No 1 (2025): JURNAL PETERNAKAN (JURNAL OF ANIMAL SCIENCE)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jas.v9i1.19878

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pengaruh penambahan air tebu ke dalam pengencer tris kuning telur terhadap kualitas spermatozoa pada babi persilangan Landrace dan Duroc. Materi yang digunakan dalam penelitian ini adalah semen segar dari babi persilangan Landrace dan Duroc berusia 1,5 tahun, yang dalam kondisi sehat dan terlatih dalam penampungan semen. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen dengan rancangan acak lengkap yang terdiri dari 6 perlakuan dan 5 ulangan, yaitu: P0 = Tris kuning telur + 0% air tebu, P1 = Tris kuning telur + 5% air tebu, P2 = Tris kuning telur + 10% air tebu, P3 = Tris kuning telur + 15% air tebu, P4 = Tris kuning telur + 20% air tebu, dan P5 = Tris kuning telur + 25% air tebu. Variabel yang diamati meliputi motilitas, viabilitas, abnormalitas, dan daya tahan hidup spermatozoa. Semen yang telah diencerkan disimpan dalam coolbox pada suhu 18-20℃. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan P4 dengan penambahan 20% air tebu menghasilkan motilitas sebesar 57,00±2,74%, viabilitas 67,80±4,97%, abnormalitas 5,50±0,79%, dan daya tahan hidup spermatozoa mencapai 68,52 jam. Kesimpulannya, penambahan 20% air tebu dalam pengencer tris kuning telur memberikan pengaruh positif terhadap motilitas, viabilitas, abnormalitas, dan daya tahan hidup spermatozoa hingga 68,52 jam.
PENGARUH BENTUK TERHADAP KUALITAS FISIK DEDAK PADI (KERAPATAN TUMPUKAN, KERAPATAN PEMADATAN TUMPUKAN DAN BERAT JENIS) Hayati, Dian; Amran, Muhammad; Suryani, Suryani; Trisna, Ade
Jurnal Peternakan (Jurnal of Animal Science) Vol 9, No 1 (2025): JURNAL PETERNAKAN (JURNAL OF ANIMAL SCIENCE)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jas.v9i1.19187

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh bentuk dedak padi terhadap kualitas fisiknya yakni kerapatan tumpukan, kerapatan pemadatan tumpukan dan berat jenis. Penelitian ini menggunakan dedak padi dengan dua bentuk yaitu dedak padi kasar dan halus yang diambil di kilang padi usaha baru, Juli Keude Dua, Bireuen. Metode penelitian yang digunakan adalah metode eksperimen dengan Rancangan Acak Lengkap (RAL), Perlakuan A: Dedak Padi Kasar (ada campuran sekam) dan Perlakuan B: Dedak Padi Halus (Tanpa campuran sekam). Setiap perlakuan diulang sebanyak 10 kali. Peubah yang diamati adalah kerapatan tumpukan (g/ml), kerapatan pemadatan tumpukan (g/ml) dan  berat jenis (g/ml). Hasil dari penelitian ini menunjukan bahwa perlakuan tidak memberikan pengaruh nyata (P>0,05) terhadap kerapatan tumpukan, kerapatan pemadatan tumpukan dan berat jenis. Kesimpulan dari penelitian ini adalah kualitas fisik dedak padi kasar ataupun dedak padi halus secara statistika memiliki kualitas fisik yang sama namun secara angka perlakuan B (dedak halus) memiliki kualitas fisik yang lebih tinggi dibandingkan dengan perlakuan A (dedak kasar). Dedak padi halus (perlakuan A) memiliki nilai kerapatan tumpukan 0,34 g/ml, kerapatan pemadatan tumpukan 0,50 g/ml dan berat jenis 1,70 g/ml.
MANAJEMEN PEMELIHARAAN DAN PEMBERIAN PAKAN TERNAK SAPI ACEH DI KECAMATAN PANTAN CUACA, KABUPATEN GAYO LUES Makmur, Ali; Ridhana, Fita; AlKautsar, AlKautsar; Azhari, Azhari; Riandi, Lian Varis
Jurnal Peternakan (Jurnal of Animal Science) Vol 9, No 1 (2025): JURNAL PETERNAKAN (JURNAL OF ANIMAL SCIENCE)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jas.v9i1.18097

Abstract

Perkembangan peternakan di Indonesia secara umum masih memprihatinkan. Sebagian besar produksi daging sapi di Indonesia  hampir seluruhnya diperoleh dari peternakan rakyat (78%), sisanya dari impor. Penelitian bertujuan untuk mengetahui manajemen pemeliharaan dan pakan ternak sapi Aceh di Kecamatan Pantan Cuaca Kabupaten Gayo Lues. Metode penelitian yang digunakan adalah metode survei yang terdiri dari data primer dan data sekunder, peenentuan responden berdasarkan purposive sampling yaitu memilih lokasi yeng memiliki petrnak sapi Aceh terbanyak. Data primer diperoleh langsung di ambil dari lapangan melalui wawancara dengan setiap peternak sapi Aceh, sedangkan data sekunder didapat dari instansi-instansi yang terkait. Data yang diperoleh kemudian diolah dan disajikan dalam bentuk tabel dan deskripsi . Hasil penelitian yang telah dilaksanakan yaitu jumlah ternak sapi yang dipelihara adalah sapi Aceh. Manajemen pemeliharaan dan pemberian pakan yang diterapkan peternak masih belum tepat dan belum memenuhi standar dalam pemeliharaan yang benar sedangkan untuk memenuhi kebutuhan pakan. Rataan (68%) peternak pemielihara ternaknya secara semi intensif sehingga jumlah pakan yang diberikan belum memenuhi kebutuhan, untuk intensif ternak diberi pakan berupa konsentrat, serta frekuensi dan cara pemberian pakan yang sudah tepat. Hasil penelitian menunjukkan masyarakat peternak sapi Aceh belum menerapkan manajemen pemeliharaan dan pemberian pakan yang baik terhadap ternak sapi Aceh.
ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PERMINTAAN DAGING AYAM PETELUR AFKIR DI KECAMATAN SELUPU REJANG KABUPATEN REJANG LEBONG Hakim, Muhammad; Nur’aini, Nur’aini; Suningsih, Nining; Saputri, Kade Wahyu
Jurnal Peternakan (Jurnal of Animal Science) Vol 9, No 1 (2025): JURNAL PETERNAKAN (JURNAL OF ANIMAL SCIENCE)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jas.v9i1.19847

Abstract

Penelitian bertujuan menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi permintaan daging ayam petelur afkir di Kecamatan Selupu Rejang Kabupaten Rejang Lebong.Penelitian dilaksanakan pada bulan Juni 2024.Lokasi penelitian di Kecamatan Selupu Rejang Kabupaten Rejang Lebong.Sampel penelitian berjumlah 60 orang yang dipilih dengan metode Simple Random Sampling.Data yang dikumpulkan terdiri dari data primer dandata sekunder.Data primer diperoleh dari observasi, wawancara kepala keluarga atau ibu rumah tangga menggunakan kuisioner yang telah disusun secara sistematis.Data sekunder diperoleh dari instansi-instansi terkait dengan penelitian ini sepertiBadan Pusat Statistik Kabupaten Rejang Lebong dan Badan Pusat Statistik Provinsi Bengkulu.Hasil analisis regresi berganda menunjukkan nilaiR Square sebesar 0.721samadengan 72.1 %. Angka tersebut mengandung makna bahwa variabel independen berpengaruh terhadap jumlah permintaan daging ayam petelur afkir sebesar 72,1%, sementara sisanya yaitu  27,9% dipengaruhi oleh faktor lain. Berdasarkan hasil regresi linier berganda secara simultan variabel independenberpengaruh signifikanterhadap permintaan daging ayam petelur afkir.Nilai F hitung sebesar 27,889 jauh lebih besar dibandingkan dengan nilai F tabel sebesar 2,39.Nilai Sig. sebesar 0,000< 0.05. Sedangkan secara persial terdapat tiga variabel independen yang berpengaruh signifikan yaituharga daging ayam petelur afkir (X1) sebesar 0.015 < 0,05.  harga daging ayam broiler (X2) sebesar 0,042 < 0,05, pendapatan rumah tangga (X3) sebesar 0.000, < 0,05.Sedangakan untuk variabel jumlah anggota rumah tangga (X4) memiliki nilai sebesar 0.600 dan budaya lokal (X5) adalah sebesar 0.237 tidak berpengaruh  signifikan secara persial terhadap permintaan daging ayam petelur afkir.