LINGUISTIK : Jurnal Bahasa dan Sastra
LINGUISTIK : Jurnal Bahasa dan Sastra berisi artikel-artikel ilmiah tentang bahasa, sastra, linguistik, dan hubungannya dengan pengajaran, baik yang ditulis dalam bahasa Indonesia maupun bahasa asing. Artikel yang dimuat berupa kajian dan aplikasi teori, hasil penelitian, dan pembahasan kepustakaan.
Articles
725 Documents
FRASA ADJEKTIVA DALAM KLAUSA BAHASA INDONESIA DAN PADANANNYA DALAM BAHASA MANDARIN
Kunmei, Li;
Sari Sujatna, Eva Tuckyta;
Ratnasari, Dewi
Linguistik : Jurnal Bahasa dan Sastra Vol 7, No 2 (2022): LINGUISTIK: Jurnal Bahasa dan Sastra
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31604/linguistik.v7i2.158-168
Kesulitan yang dialami mahasiswa asing, utamanya Tiongkok dalam mempelajari bahasa Indonesia adalah kelas kata adjektiva. Hal ini menggagas penulis untuk meneliti frasa adjektiva dalam klausa bahasa Indonesia dan padanannya dalam Bahasa Mandarin. Data diambil dari berita daring secara acak tanpa melihat topik tertentu dari CNNIndonesia. Dalam penelitian ini bersifat deskriptif kualitatif. Hasil analisis memperlihatkan bahwa frasa adjektiva dalam klausa bahasa Indonesia dapat menyandang fungsi sintaksis predikatif, dan keterangan. Sementara dalam klausa bahasa Mandarin fungsi sintaksis frasa adjektiva sebagai predikat, keterangan, subjek dan objek.
EKSPLORASI KESALAHAN GRAMATIKA PADA PERFORMA BERBICARA BAHASA INGGRIS MAHASISWA SEMESTER IV STIBA-CNK
Seno, Dominikus;
Sudipa, I Nengah;
Suparwa, I Nyoman
Linguistik : Jurnal Bahasa dan Sastra Vol 7, No 2 (2022): LINGUISTIK: Jurnal Bahasa dan Sastra
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31604/linguistik.v7i2.68-80
Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk menganalisis kesalahan tata bahasa pada penampilan berbicara dan untuk mengetahui faktor penyebab kesalahan yang dilakukan oleh mahasiswa semester empat di STIBA-CNK. Pendekatan penelitian dalam penelitian ini adalah kuantitatif dan kualitatif-deskriptif. Prosedur pengumpulan data; teknik observasi digunakan untuk mengamati kesiapan mahasiswa, teknik dialog untuk memperoleh data kuantitatif dan angket untuk memperoleh data kualitatif. Untuk menganalisis data, peneliti mengurutkan data yang telah dikumpulkan dari rekaman. Dalam hal ini peneliti menerapkan beberapa langkah untuk menganalisis data seperti mendengarkan setiap video, menyalin data dari setiap video, mengidentifikasi kesalahan ucapan, membentuk data ucapan, dan mengklasifikasikan data kesalahan berdasarkan lima kategori kesalahan dalam berbicara bahasa Inggris oleh T. J Fitikides (2002). Temuan menunjukkan kesalahan berbicara dengan lima kategori: 41% dari bentuk yang salah digunakan, 37% dari penghilangan yang salah, 2% dari kata-kata yang tidak perlu, 11% dari kata-kata yang salah ditempatkan, dan 8% dari kata-kata yang membingungkan. Selanjutnya, temuan lain yang menjadi penyebab kesalahan dan mempengaruhi mahasiswa dalam berbicara yaitu transfer interlingual, transfer intralingual, dan strategi komunikasi.
ANALISIS KESALAHAN BERBAHASA INDONESIA PADA KEMASAN PRODUK
Noviyani1, Ni Made Emi;
Iswatiningsih, Daroe;
Ema Noviyanti, Luh Putu;
Permata Putri, Adinda Febryan
Linguistik : Jurnal Bahasa dan Sastra Vol 7, No 2 (2022): LINGUISTIK: Jurnal Bahasa dan Sastra
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31604/linguistik.v7i2.189-200
Pelanggaran bertutur atau biasa disebut dengan kesalahan berbahasa merupakan perihal yang sudah menyatu dengan penggunaan bahasa baik secara verbal maupun non-verbal. Kesalahan bertutur atau berbahasa merupakan bagian dari interlokusi atau morfologi yang menyalahi aturan baku pelaksanaan bahasa orang dewasa. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kesalahan berbahasa Indonesia pada kemasan produk. Penelitian ini menerapkan jenis kualitatif dengan metode deskriptif. Data penelitian ini berupa kata-kata maupun frasa yang mengandung kesalahan penggunaan bahasa Indonesia. Sumber data penelitian ini diambil dari gambar kemasan produk yang diakses secara acak mulai 13–14 Desember 2021. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini diterapkan dengan cara simak dokumentasi. Teknik ini dilakukan dengan menggunakan korpus data, yaitu mengklasifikasikan data yang sudah dipilih dan memberi kode pada kartu data. Hasil dari penelitian ini adalah ditemukan tataran fonologi kemasan produk makanan terdapat penyimpangan, yakni a) penghilangan fonem pada kata kripik, b) perubahan fonem pada kata pisank, qrupuk, kare dan asem, c) penambahan fonem terdapat pada kata enaak, sedaap, ahh, siip, dan boom. Pemberian nama produk yang menyimpang dalam tataran fonologi pada kemasan produk makanan bertujuan untuk menambah kesan unik dan menarik bagi konsumen. Penyimpangan tataran fonologi pada kemasan produk makanan merupakan penyimpangan bahasa yang ditemukan pada penelitian ini.
PENGAPLIKASIAN MODEL CIPRO DALAM PEMBELAJARAN MENULIS PADA MAHASISWA SEMESTER IV
Pertiwi, Tri
Linguistik : Jurnal Bahasa dan Sastra Vol 7, No 2 (2022): LINGUISTIK: Jurnal Bahasa dan Sastra
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31604/linguistik.v7i2.118-130
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan hasil penelitian tentang Pengaplikasian Model CIPRO dalam Pembelajaran Menulis pada mahasiswa Semester IV Program Studi pendidikan Bahasa Indonesia STKIP Usman Safri Kutacane”. Adapun sampel penelitian berjumlah 27 Mahasiswa semester IV. Jenis penelitian deskripsi dengan teknik analisis deskripsi dan statistik produk moment. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa penelitian ini dapat memberikan dampak positif bagi mahasiswa. Dapat dilihat dari hasil kemampuan menulis Mahasiswa Khususnya menulis teks prosedur menjadi meningkat. Hasil perhitungan yang dilakukan dengan menggunakan rumus product moment diperoleh rhitung sebesar 0,455, sehingga dibandingkan dengan nilai yang ada pada rtabel taraf signifikan 5% yakni (0,455 > 0,381). Berdasarkan hasil konsultasi nilai tersebut, hipotesis yang diajukan dalam penelitian ini diterima. Artinya Pengaplikasian Model CIPRO dalam Pembelajaran Menulis pada mahasiswa Semester IV Program Studi pendidikan Bahasa Indonesia STKIP Usman Safri Kutacane sangat signifikan.
KESANTUNAN TUTURAN DALAM KOLOM KOMENTAR AKUN TWITTER ANIES BASWEDAN
Fitri, Widya;
Fatmawati, Fatmawati
Linguistik : Jurnal Bahasa dan Sastra Vol 7, No 2 (2022): LINGUISTIK: Jurnal Bahasa dan Sastra
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31604/linguistik.v7i2.92-101
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh berita IDX Channel yang menyebutkan bahwa tingkat kesantunan netizen Indonesia dalam menggunakan media sosial terutama dalam memberikan komentar paling rendah se-Asia tenggara karena berdasarkan survey Indonesia berada pada peringkat ke-29 dari 32 Negara. Tujuan penelitian ini adalah mengeksplorasi dan mengelaborasi skala kesantunan dalam tuturan netizen pada kolom komentar akun twitter Anies Baswedan. Teori untuk menentukan permasalahan ini menggunakan teori Leech (2005). Metode yang digunakancontent analysis. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu teknik dokumentasi dan simak bebas libat cakap. Teknik analisis data yang digunakancontent analysis menurut Burhan Bugin. Teknik pemeriksaan keabsahan data yang penulis gunakan adalah teknik checking the realibility dan checking the validity. Sesuai dengan sebaran data di atas dapat disimpulkan bahwa tuturan warganet dalam akun twitterAnies Baswedan tergolong kategori tuturan yang santun. Dengan demikian, hasil data penelitian dengan sebaran berita IDX Channel tidak sejalan. Perlu diketahui bahwasanya kesantunan dalam bertutur terkadang dipengaruhi oleh beberapa faktor salah satunya postingan pemilik akun yang membuat netizen berargumen santun serta tidak santun. Selain itu ada pun penyebab mengapa warganet bisa memberikan komentar-komentar yang kurang santun itu karena kurangnya rasa hormat-menghormati satu sama lain.
KOMPETENSI PENGGUNAAN MAJAS SINDIRAN DALAM ARTI PERUMPAMAAN PADA PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA
Syaripah Nelly Yohanna
Linguistik : Jurnal Bahasa dan Sastra Vol 6, No 2 (2021): Linguistik : Jurnal Bahasa dan Sastra
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31604/linguistik.v6i2.376-383
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penggunaan bahasa majas sindiran dan memahami cara menggunakan majas sindiran pada anak remaja milenial khususnya di MTs Uswatun Hasanah. Penelitian ini merupakan jenis penelitian deskriptif yang berfokus pada penggunaan majas sindiran dalam pembelajaran bahasa Indonesia kelas VIII di MTs Uswatun Hasanah. Teknik pengumpulan data yang digunakan untuk memperoleh data mengenai penggunaan majas  guru  dalam  proses  belajar mengajar yakni dengan teknik pengamatan. Teknik analisis data menggunakan analisis deskriptif kualitatif. Hasil penelitian ini menyatakan bahwa kompetensi siswa dalam penggunaan majas sindiran dalam arti perumpamaan pada siswa kelas VIII MTs Uswatun Hasanah Sei Pasir Tahun Pelajaran 2020/2021 berada pada taraf cukup  dengan perolehan nilai yang cukup memuaskan.
REPRESENTASI TANDA DALAM UNGKAPAN PEMMALI PADA MASYARAKAT BUGIS DI KABUPATEN BARRU
Sukmal, Andi Fadlan;
-, Lukman;
Iswary, Ery
Linguistik : Jurnal Bahasa dan Sastra Vol 7, No 2 (2022): LINGUISTIK: Jurnal Bahasa dan Sastra
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31604/linguistik.v7i2.216-225
Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan representasi tanda dalam ungkapan pemmali bagi masyarakat Bugis di Kabupaten Barru. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif. Temuannya yaitu dalam masyarakat ditemukan beberapa pemmali berupa larangan yang sebenarnya dimaksudkan untuk mendidik, namun dalam penyampaiannya justru diungkapkan dengan menyampaikan konsekuensi yang berbeda. Pemali merupakan bagian dari tabu yang masih banyak dipercaya oleh sebagian orang. Bagi orang yang percaya pemali, hal buruk yang terjadi sering kali dikaitkan dengan perilaku atau ucapan orang yang mengalaminya. Dalam pemmali terdapat tanda-tanda yang merepresentasikan kesepakatan sosial masyarakat Desa Pancana, yaitu: 1) kepala sebagai simbol kehormatan seseorang, sementara kaki bagian tubuh yang menyentuh tanah sehingga harus dijaga agar tetap sopan, 2) pintu dipercaya sebagai tempat masuknya hal baik seperti rejeki dan hal buruk seperti setan, 3) orang yang sedang hamil dianggap sebagai representasi dari dirinya dan anaknya, sehingga diharuskan menjaga tingkah laku danbersikap, termasuk yang dikenakan dan dimakan selama kehamilan, 4) menyerupai orang meninggal dilarang karena dianggap sebagai doa, 5) makanan dan minuman adalah rejeki yang harus dihargai dengan cara diperlakukan dengan baik, termasuk alas yang digunakan, 6) dipercaya manusia hidup berdampingan dengan makhluk halus sehingga harus selalu menjaga diri agar tidak mendapat gangguan dari mereka.
REFRESENTASI MAKNA LIRIK LAGU TULUS YANG BERJUDUL“BUNGA TIDUR”
Assegaf, Muhammad Hafiz;
,, Kusrin;
Yusup, Eka
Linguistik : Jurnal Bahasa dan Sastra Vol 7, No 2 (2022): LINGUISTIK: Jurnal Bahasa dan Sastra
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31604/linguistik.v7i2.23-28
Pembahasan yang akan diangkat dalam penelitian ini merupakan sebuah refresentasi fase kedewasaan seseorang yang terdapat dalam pada lagu “Bunga Tidur” hasil karya dari seorang musisi terkenal yaitu Tulus, semua sumber data-data yang akan diteliti terdapat dalam lirik-lirik dari lagu”Bunga Tidur” ini. Penelitian ini menggunakan sebuah metode penelitian kualitatif deskritif, Teknik yang ada juga diambil dari pengamatan mendalam dalam penggalan lirik dari lagu tersebut dan beberapa kali observasi untuk hasil yang lebih sempurna, analisis data menggunakan sebuah studi semiotika dari Roland Barthes, Secara garis besar nantinya pada penelitian ini menggunakan makna denotasi,konotasi dan mitos didalamnya.Hasil penelitian makna denotasi dalam lirik lagu “Bunga Tidur” adalah sebuah fase kedewasaan yang terjadi dalam kehidupan untuk diri sendiri maupun para penggemar dari Tulus yang mensupport sampai saat ini, serta makna konotasi dalam lagu “Bunga Tidur” menghasilkan makna yang bisa diterapkan dalam kehidupan seperti, lebih bisa mengontrol diri dimanapun dan apapun keadaannya, mendekatkan diri kepada Tuhan jika mendapatkan masalah dan terakhir bahwa setiap masalah pasti terdapat solusi. Dan makna mitos Bunga Tidur / Mimpi ini menjadi peranan penting dalam lagu ini karena dengan tidur dan bermimpi setidaknya bisa melupakan masalah yang sedang terjadi. Penelitian ini diharapkan menyadarkan orang khusunya pendengar tulus akan makna yang terdapat didalamnya.
NILAI-NILAI BUDAYA PADA CERITA RAKYAT PUTRI BERDARAH PUTIH
Handayani, Dila
Linguistik : Jurnal Bahasa dan Sastra Vol 7, No 2 (2022): LINGUISTIK: Jurnal Bahasa dan Sastra
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31604/linguistik.v7i2.201-207
Penelitian ini berusaha menganalisis nilai-nilai budaya yang terdapat pada cerita rakyat Putri Berdarah Putih. Cerita rakyat ini berasal dari masyarakat Batak di Bakkara, Kecamatan Bakti Raja, Kabupaten Humbang Hasudutan Sumatera Utara. Adapun teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah teori yang dikemukakan oleh Djamaris Dkk (1996:3) tentang nilai-nilai budaya yang mana dalam teori tersebut Djamaris membagi nilai budaya menjadi 5 bentuk yaitu 1. Nilai budaya dalam hubungan manusia dengan Tuhan. 2. Nilai budaya dalam hubungan manusia dengan alam. 3. Nilai budaya dalam hubungan manusia dengan masyarakat. 4. Nilai budaya dalam hubungan manusia dengan manusia lain. 5. Nilai budaya dalam hubungan manusia dengan diri sendiri. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif. Dalam observasi awal ditemukan bahwa cerita rakyat Putri Berdarah Putih memiliki nilai-nilai Budaya dengan berbagai macam bentuk.
PENGARUH KEAKTIFAN BERORGANISASI TERHADAP KEMAMPUAN BERPIDATO SISWA KELAS XI MADRASAH ALIYAH NEGERI KUTACANE ACEH TENGGARA
Johari, Irfan
Linguistik : Jurnal Bahasa dan Sastra Vol 7, No 2 (2022): LINGUISTIK: Jurnal Bahasa dan Sastra
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31604/linguistik.v7i2.131-137
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh keaktifan berorganisasi terhadap kemampuan berpidato siswa kelas XI Madrasah Aliyah Negeri Kuta Cane Aceh Tenggara Tahun Pembelajaran 2010/2011. Secara umum, penelitian ini ditujukan kepada siswa-siswa kelas XI Madrasah Aliyah Negeri Kutacane 2010/2011 yang berjumlah 35 orang. Menggunakan instrumen angket yang berbentuk pilihan berganda. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif. Berdasarkan analisis data penelitian, diperoleh hasil penelitin yaitu ; keaktifan berorganisasi secara persial mempunyai pengaruh yang signifikan dengan kemampuan berpidato siswa. Selain itu, besarnya pengaruh Keaktifan Berorganisasi terhadap Kemampuan Berpidato adalah sebesar 50.41 %. Sedangkan sisanya yaitu 49.59 %, ditentukan oleh faktor ( variabel ) lain yang mungkin akan diteliti oleh peneliti lain.