cover
Contact Name
Andes Fuady
Contact Email
andes@um-tapsel.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
jurnal.linguistik@um-tapsel.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota padangsidimpuan,
Sumatera utara
INDONESIA
LINGUISTIK : Jurnal Bahasa dan Sastra
ISSN : 25413775     EISSN : 25489402     DOI : -
Core Subject : Education,
LINGUISTIK : Jurnal Bahasa dan Sastra berisi artikel-artikel ilmiah tentang bahasa, sastra, linguistik, dan hubungannya dengan pengajaran, baik yang ditulis dalam bahasa Indonesia maupun bahasa asing. Artikel yang dimuat berupa kajian dan aplikasi teori, hasil penelitian, dan pembahasan kepustakaan.
Arjuna Subject : -
Articles 725 Documents
PEMANFAATAN TEKNOLOGI SEBAGAI MEDIA PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA KELAS VII SMP NEGERI 3 KISARAN Gusti Yanda; Rina Hayati Maulidiah; Isnaini -
Linguistik : Jurnal Bahasa dan Sastra Vol 9, No 1 (2024): LINGUISTIK: Jurnal Bahasa dan Sastra
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/linguistik.v9i1.11-19

Abstract

Pemanfaatan teknologi dalam bidang pendidikan merupakan pengaruh dari perkembangan zaman saat ini. Era digital mengharuskan pendidik untuk dapat memanfaatkan teknologi sebagai media pembelajaran di kelas untuk menciptakan pembelajaran yang dekat, menarik dan menyenangkan bagi peserta didik. Pemanfaatan aplikasi digital dalam proses pembelajaran adalah bentuk penggunaan media pembelajaran berbasis teknologi. Penelitian ini bertujuan untuk mendeksripsikan pemanfaatan teknologi apa saja yang digunakan sebagai media pembelajaran Bahasa Indonesia kelas VII SMP Negeri 3 Kisaran. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif yang bersifat studi literatur dengan metode wawancara dan observasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendidik dapat mengaplikasikan beberapa media pembelajaran berbasis teknologi dari awal hingga akhir pembelajaran Bahasa Indonesia. Adapun aplikasi-aplikasi yang dapat dimanfaatkan sebagai media pembelajaran yaitu: (a) Canva dapat digunakan untuk membuat materi pembelajaran secara menarik, (b) Wordwall dapat digunakan untuk membuat games edukatif atau kuis sesuai dengan materi pembelajaran, (c) Random Name Picker dapat digunakan untuk menentukan urutan presentasi diskusi kelompok, (d) Mentimeter dapat digunakan untuk melakukan refleksi pembelajaran. Dengan memanfaatkan aplikasi-aplikasi tersebut membuat kegiatan pembelajaran menjadi lebih efisien dan efektif serta menciptakan lingkungan belajar yang menyenangkan dan berpihak pada peserta didik sehingga dapat menumbuhkan semangat dan keaktifan peserta didik dalam mengikuti proses pembelajaran.
KESALAHAN PENGGUNAAN KATA SIFAT“JIU”DAN “LAO” PADA MAHASISWA STBA-PIA SEMESTER IV T.A. 2017/2018 Andriani, Finna
Linguistik : Jurnal Bahasa dan Sastra Vol 9, No 2 (2024): LINGUISTIK: Jurnal Bahasa dan Sastra
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/linguistik.v9i2.291-302

Abstract

ABSTRAKDalam bahasa Mandarin, terdapat banyak kata yang memiliki arti yang hampir sama, tetapi memiliki penggunaan  yang berbeda, sehingga sering terjadi kesalahan ketika penggunnaan. “jiu” dan “lao” adalah kata sifat yang memiliki arti yang hampir sama. Berdasarkan latar belakang tersebut penelitian ini bertujuan untuk memaparkan jenis kesalahan dan faktor penyebab kesalahan yang dibuat oleh mahasiswa STBA-PIA semester IV dalam menggunakan kata keterangan waktu “jiu” dan “lao”.Untuk mencapai tujuan tersebut, peneliti menggunakan metode penelitian deskriptif kualitatif. Penelitian ini memiliki sampel 30 orang yang diambil dengan metode snowball sampling. Penelitian ini menggunakan teknik elisitasi dan wawancara untuk menemukan jenis kesalahan dan faktor penyebab kesalahan.Dari hasil analisis data, ditemukan bahwa kesalahan pemilihan dilakukan oleh 18 responden sebanyak 42 kalimat. Faktor penyebab munculnya kesalahan penggunaan kata sifat “jiu” dan “lao” dikarenakan faktor antarbahasa (interlingual) sebanyak 12 orang dan faktor intrabahasa (intralingual) sebanyak 6 orang.  ABSTRACTIn Mandarin, there are many words that have almost the same meaning, but have different uses, so mistakes often occur when using them. “jiu” and “lao” are adjectives that have almost the same meaning. Based on this background, this research aims to explain the types of errors and factors that cause errors made by IV semester STBA-PIA students in using the adverbs of time "jiu" and "lao".To achieve this goal, researchers used descriptive qualitative research methods. This study had a sample of 30 people taken using the snowball sampling method. This research uses elicitation and interview techniques to find types of errors and factors that cause errors.From the results of data analysis, it was found that 18 respondents made selection errors in 42 sentences. The factors causing errors in the use of the adjectives "jiu" and "lao" were due to interlingual factors as many as 12 people and intralingual factors as many as 6 people.
WUJUD DAN UNSUR BUDAYA JAWA PADA NOVEL LANGGAM NYI BAGELEN KARYA YUSUF MAHESSA DEWO PASIRO Laely Yogi Listiani
Linguistik : Jurnal Bahasa dan Sastra Vol 9, No 3 (2024): LINGUISTIK: Jurnal Bahasa dan Sastra
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/linguistik.v9i3.604-613

Abstract

Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan wujud dan unsur kebudayaan Jawa pada novel Langgam Nyi Bagelen Karya Yusuf Mahessa Dewo Pasiro. Penelitian ini menggunakan pendekatan antropologi sastra dan metode penelitian deskriptif kualitatif. Data yang ditemukan berupa kata, frasa, dan kalimat yang berkaitan dengan wujud dan unsur kebudayaan Jawa berlatar Jawa Tengah yang dikumpulkan dengan teknik simak dan catat, kemudian dianalisis melalui teknik model interaktif. Representasi wujud kebudayaan yang ditemukan terdiri dari: 1) wujud budaya sebagai ide; 2) wujud budaya sebagai aktivitas; dan 3) wujud budaya sebagai hasil karya manusia. Sementara itu, representasi unsur kebudayaan yang ditemukan terdiri dari: 1) bahasa; 2) pengetahuan; 3) organisasi sosial; 4) peralatan; 5) mata pencaharian; 6) kesenian; dan 7) religi. Implikasi penting dari penelitian ini adalah berkonstribusi untuk menjaga kelestarian budaya lokal Jawa Tengah melalui penelitian terhadap karya sastra, sehingga warisan budaya lokal Jawa dapat terus dikenal eksistensinya oleh generasi yang akan mendatang.
MENELUSURI WARISAN BUDAYA KEARIFAN LOKAL MELALUI SEJARAH PERKEMBANGAN BUSANA PAKAIAN TARI MELAYU JAMBI Fatonah, Mahdi Bahar, Hartati M
Linguistik : Jurnal Bahasa dan Sastra Vol 8, No 2 (2023): LINGUISTIK: jurnal Bahasa & Sastra
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/linguistik.v8i2.385-394

Abstract

Metode yang digunakan dalam tulisan ini adalah metode kualitatif deskriftip melalui pendekatan sejarah dan studi pustaka. Tulisan ini bertujuan untuk mengetahuin bagaimana asal usul sejarah pakaian dan sejauh sejarah perkembangan pakaian busana tari melayu Jambi. Dengan latar belakang keanekaragaman suku dan etnis yang mendiami wilayah Jambi sedikit banyaknya memiliki mempengaruhi terhadap busana keseharian maupun busana tari yang digunakan masyarakat Jambi. Secara historis, pada awalnya busana pakaian yang gunakan masyarakat tradisi sesuai dengan pengaruh adat dan budaya yang melatar belakangi. Kemudian seiring dengan perkembangan zaman dan masuknya pengaruh Islam maka gaya berbusana pun mengalami perubahan menyesuaikan dengan syariat dan adat sebagaimana yang ditekankan dalam makna simbolik seloko “adat bersendikan syarak, syarak bersendikan kitabullah, syarak mengato adat memakai”. Meskipun busana tari terus bekembang dengan berbagai kreasi namun konsep syarak dan adat tetap melekat sebagai acuan dari busana tari tersebut.
THE USE OF BEELINGUAPP TO ENHANCE STUDENTS’ RECOUNT TEXT READING COMPREHENSION Karimah, Inayatul
Linguistik : Jurnal Bahasa dan Sastra Vol 9, No 2 (2024): LINGUISTIK: Jurnal Bahasa dan Sastra
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/linguistik.v9i2.225-233

Abstract

This research aimed to measure the effectiveness of Beelinguapp in enhancing students’ reading comprehension of recount text. This study employed quantitative method with pre-experimental research design. A total number of 38 students of grade VIII SMP Islamiyah Ciputat, South Tangerang, participated as the sample of this research. In collecting the data, both pre-test and post-test of recount text reading comprehension were administered. The results of students’ achievement in these two tests were used as the primary data of this research work. In analyzing the data, statistical analysis of paired sample t-test was used. The results of the analysis revealed that the average pre-test score reached by the students was 55.44, while in the post-test was 79.81. Besides, statistical computation indicated that t-cal > t-table (t-count = 2.204 > t-table = 2.026) in the significance level of 0.05 (5%). These findings confirmed that Beelinguapp was said to be effective in enhancing students’ reading comprehension of recount text. Thus, this research work rejected H0 and accepted Ha. 
AN ANALYSIS OF STUDENTS’ WRITING RECOUNT TEXT BY USING GOOGLE CLASSROOM BASED BLENDED LEARNING MODEL AT GRADE XI MADRASAH ALIYAH MUHAMMADIYAH 6 KOTANOPAN Shoufi Nisma Dewi, Khairunnisah, Happy Sri Rezeki Purba, Rizka Mahroja
Linguistik : Jurnal Bahasa dan Sastra Vol 8, No 3 (2023): LINGUISTIK: JURNAL BAHASA & SASTRA
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/linguistik.v8i3.569-878

Abstract

The aims of this research are to find out what are the types of errors of students, and the dominant errors made by students in writing recount text. The researcher used qualitative methods, the researcher used random sampling were takes XI class as the sample of this research. The total of the students in this class was 11 students. The type of research used is case study. The source of data collection was based on research conducted on students regarding Error Analysis on The Students’ Writing Recount Text by Using Google Classroom Based Blended Learning model at grade XI Madrasah Aliyah Muhammadiyah 6 Kotanopan, and data collection techniques were seen through pre-test and post-test. The result showed that types of errors made by students in writing recount text were, spelling, style, punctuation, grammar, capitalization, redundant phrase, and miscellaneous. The dominant errors were spelling in the highest percentage that is 24,48%. Then miscellaneous in 15,51% error, next is style with percentage of error in 13,79% followed by punctuation in 11%, grammar in 10%, capitalization in 7,93%, and the last redundant phrase in 6,20%. It was concluded that types of errors made by students in writing recount text were, spelling, style, punctuation, grammar, capitalization, redundant phrase, and miscellaneous. The dominant errors were spelling in the highest percentage that is 24,48%.
NUMERALS' SCOPE FOR THE NON EFL LEARNERS Harahap, Rosni; Adawiyah, Robiyatul; Pasari, Nurul Khoiron
Linguistik : Jurnal Bahasa dan Sastra Vol 8, No 4 (2023): LINGUISTIK: JURNAL BAHASA & SASTRA
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/linguistik.v8i4.690-694

Abstract

Penelitian ini memiliki tujuan untuk memberikan informasi kepada pembaca, bagaimana numeral diajarkan pada mahasiswa PKN semester II di Universitas Graha Nusantara yang berjumlah 15 mahasiswa.  Metode yang digunakan adalah metode deskriptif. Jenis numeral yang diajarkan kepada mahasiswa ada dua yaitu bilangan cardinal dan ordinal. Setelah dua jenis bilangan ini diajarkan selama satu semester, mereka sangat bahagia setelah belajar numeral. Hasil nya dapat dilihat dari kondisi mereka melakukan praktek conversation dikelas dan terlihat juga dari hasil tulisan mereka. Sekarang mereka bisa menulis tanggal dengan benar, menulis jumlah uang dalam Bahasa Inggris dengan benar dan menghitung uang dengan tepat. Realita hasil yang didapat dilapangan, masih ada beberapa siswa masih kesusahan membedakan bilangan cardinal dan bilangan ordinal. Para siswa juga memiliki kesusahan didalam mengucapkan bilangan ordinal. Bilangan cardinal jauh lebih mudah diucapkan.
PENGARUH METODE PEMBELAJARAN MIND MAP TERHADAP KEMAMPUAN MENULIS TEKS EKPLANASI SISWA KELAS XI SMA NEGERI 6 PADANGSIDIMPUAN Anisa Sihotang; Ismail Rahmad Daulay; Devinna Riskiana Aritonang
Linguistik : Jurnal Bahasa dan Sastra Vol 9, No 1 (2024): LINGUISTIK: Jurnal Bahasa dan Sastra
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/linguistik.v9i1.137-145

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana kemampuan siswa dalam menguasai Metode Pembelajaran Mind Map terhadap kemampuan menulis teks eksplanasi siswa kelas XI SMA Negeri 6 Padangsidimpuan. Pendekatan yang dipilih untuk penelitian ini yaitu deskriptif kuantitatif. Populasi penelitian sebanyak 7 kelas berjumlah siswa  230 orang dan sampel dari kelas XI MIA-2 sebanyak 34 siswa. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini menggunakan tes dengan variabel X sebanyak 10 soal dan variabel Y sebanyak 5 soal melalui rumus korelasi “r” product moment pearson. Menurut analisis tersebut, skor untuk variabel X nilai tertinggi 90 dan terendah 60, dengan nilai rata-rata 79,70. Sedangkan skor tertinggi 90 dan terendah 70 dengan nilai rata-rata 82,05 untuk variabel Y. Nilai yang terdapat pada tabel hubungan “r” product moment pearson  diperoleh > 0.567 sehingga bila dibandingkan dengan  yaitu (0,567 > 0,349) maka hipotesis dalam penelitian diterima. Hasil tersebut membuktikan adanya pengaruh yang signifikan dari pemilihan metode pembelajaran Mind Map terhadap kemampuan menulis teks eksplanasi sehingga Ha diterima dan Ho ditolak.
PENINGKATAN KEMAMPUAN MENYUSUN PERANGKAT PEMBELAJARAN DENGAN MENGGUNAKAN KURIKULUM MERDEKA BELAJAR PADA MAHASISWA PPG DALAM JABATAN PADA ANGKATAN KE III DI LPTK UMTS Siregar, Rini Kesuma; Meidipa, Lisa Fitri; Nasution, Khairunnisah; S.Pd, Karmilasari
Linguistik : Jurnal Bahasa dan Sastra Vol 9, No 4 (2024): LINGUISTIK: Jurnal Bahasa & Sastra
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/linguistik.v9i4.741-749

Abstract

Perangkat pembelajaran lahir dari kurikulum yang telah ditetapkan oleh kementrian pendidikan sebagai kurikulum nasional yang artinya seluruh sekolah menggunakan kurikulum tersebut dan kurikum terbaru adalah kurikulum merdeka. Metode yang dilakukan untuk mendapatkan hasil penelitian adalah Penelitian Tindakan Kelas ( PTK). Sedangkan pada penelitian ini guru yang menjadi subjek penelitian karena mengikuti Program PPG Dalam Jabatan. Hasil penelitian tindakan kelas pada peserta PPG dalam jabatan menunjukkan peningkatan kemampuan dalam menyusun perangkat pembelajaran. Hal ini terjadi karena peneliti melakukan tindakan untuk menyelesaikan atau menuntaskan masalah peserta didik dalam menyusun perangkat pembelajaran.
SENIOR ENGLISH TEACHERS’ IMPLEMENTATION OF DIGITAL LEARNING IN ENGLISH CLASSES: PRACTICES AND CHALLENGES Sa'diyah, Retni Hanifatus; Kusrini, Endang
Linguistik : Jurnal Bahasa dan Sastra Vol 9, No 4 (2024): LINGUISTIK: Jurnal Bahasa & Sastra
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/linguistik.v9i4.841-848

Abstract

This study aimed to examine teachers’ practices and challenges in implementing digital learning in English classrooms, including the types of digital learning platforms they use, the challenges they face, and the strategies they use to address them. This study used a qualitative method. The researcher used semi-structured interviews with open-ended questions and observations to collect the data. This study was conducted at MAN 1 Purbalingga with four English teachers as the participants. This study used thematic analysis to analyze the data from interviews and observation, the steps were: familiarization with the data,  generating initial codes, searching for themes, reviewing the themes, defining and naming themes, and producing the report. This study showed that teachers use various digital learning platforms, including Kahoot!, Canva, Google Classroom, and Google Docs. Teachers face several challenges in implementing digital learning, those are technical issues and connectivity problems, limited access to technology, equitable access to technology, and resistance to change. Teachers have implemented several strategies to address these challenges, including collaboration with colleagues and the IT department, attending professional development, alternative offline activities, and troubleshooting. In addition, digital learning offers advantages such as enhanced student engagement, personalized instruction, and interactive learning opportunities. Teachers believe that digital learning has made learning more competitive and enjoyable, allowing students to take control of their learning.  The study highlights the importance of ongoing professional development and technical support for teachers to effectively integrate digital learning into their teaching practices.