cover
Contact Name
Andes Fuady
Contact Email
andes@um-tapsel.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
jurnal.nusantara@um-tapsel.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota padangsidimpuan,
Sumatera utara
INDONESIA
NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial
ISSN : 2541657X     EISSN : 25500813     DOI : -
Core Subject : Economy, Education,
NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial adalah suatu jurnal multidisiplin yang mencakup berbagai pokok persoalan dalam kajian ilmu-ilmu sosial dan humaniora. Secara khusus jurnal menaruh perhatian, namun tidak hanya terbatas, pada pokok-pokok persoalan tentang perkembangan ilmu pengetahuan sosial dan humaniora termasuk politik, hukum dan ekonomi; pembangungan ekonomi dan perubahan sosial termasuk di dalamnya antara lain pokok-pokok persoalan tentang gender, pemberdayaan masyarakat, kelembagaan sosial dan pemerintahan dan sistem pengetahuan lokal
Arjuna Subject : -
Articles 3,897 Documents
MODAL SOSIAL KEBUN DESA DALAM PEMBANGUNAN DI DESA SUNGAI PAKU KECAMATAN KAMPAR KIRI KABUPATEN KAMPAR Alif, Alif; Asriwandari, Hesti
NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 12, No 12 (2025): NUSANTARA : JURNAL ILMU PENGETAHUAN SOSIAL
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jips.v12i12.2025.4523-4528

Abstract

Penelitian ini berfokus pada kajian modal sosial dalam kegiatan kebun desa dan bagaimana perannya dalam mendukung pembangunan di Desa Sungai Paku. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bentuk modal sosial dalam kegiatan kebun desa, serta menganalisis kekuatan dan kelemahan modal sosial tersebut dalam mendukung pembangunan desa. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif dengan teknik pengumpulan data dalam bentuk observasi, wawancara, dan dokumentasi. Subjek dalam penelitian ini berjumlah 6 orang yang terlibat dalam kegiatan kebun desa dengan menggunakan teknik purposive. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa modal sosial di kebun desa Sungai Paku terwujud dalam bentuk kepercayaan masyarakat terhadap pengelola, adanya jaringan sosial yang terbentuk melalui hubungan kerja dan gotong royong, serta norma yang mengatur pengelolaan hasil kebun. Kekuatan modal sosial terletak pada tingginya tingkat kepercayaan dan norma yang dipatuhi masyarakat, sementara kelemahannya terdapat pada jaringan sosial yang mulai melemah akibat pergeseran dari sistem gotong royong ke sistem upah.
TANAH ULAYAT SEBAGAI SUMBER PENGHIDUPAN : PEMETAAN PARTISIPATIF TANAH ULAYAT MASYARAKAT BATUI, KABUPATEN BANGGAI, SULAWESI TENGAH Syah Latuconsina, Mudzafar
NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 13, No 1 (2026): NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jips.v13i1.2026.177-194

Abstract

Penelitian ini mengkaji tanah ulayat sebagai sumber penghidupan masyarakat adat Batui di Kabupaten Banggai melalui pendekatan pemetaan partisipatif. Intervensi negara dan ekspansi korporasi terutama kehutanan, perkebunan, serta migas menyebabkan penyusutan wilayah ulayat dan memunculkan berbagai konflik tenurial. Dengan memadukan metode Participatory Rural Appraisal dan etnografi, penelitian ini menghimpun pengetahuan lokal mengenai sejarah penguasaan lahan, batas-batas kusali, serta dinamika sosial-politik yang mempengaruhi klaim ruang. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam, observasi, serta survei koordinat menggunakan GPS yang kemudian divalidasi langsung oleh informan. Temuan menunjukkan bahwa tanah ulayat berfungsi tidak hanya sebagai sumber ekonomi, tetapi juga sebagai pusat identitas, spiritualitas, dan solidaritas komunal. Konflik internal antarkusali, sentimen politik, serta klaim sepihak dari pihak luar memperlihatkan kerentanan penguasaan tanah, terutama pada kusali Matindok yang menjadi lokasi studi utama. Pemetaan partisipatif sebagai output dari penelitian ini terbukti menjadi instrumen penting untuk memperkuat posisi masyarakat adat dalam advokasi ruang, menegaskan keberadaan wilayah ulayat, serta meminimalkan potensi konflik. Penelitian ini merekomendasikan pemetaan lanjutan pada tiga kusali lainnya guna memperkuat dokumentasi dan perlindungan tanah ulayat Batui.
PERSEPSI RISIKO DAN STRATEGI ADAPTASI RUMAH TANGGA MENGHADAPI BENCANA BANJIR DI DESA SAHILAN DARUSSALAM Tri Yuniarti, Yessi; Susanti, Rina
NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 13, No 1 (2026): NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jips.v13i1.2026.354-363

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui persepsi risiko dan mengidentifikasi strategi adaptasi rumah tangga menghadapi bencana banjir di Desa Sahilan Darussalam. Analisis ini dilakukan berpedoman pada teori risk society oleh Ulrich Beck dan dipadukan dengan teori adaptasi oleh John Twigg. Populasi penelitian adalah seluruh rumah tangga di Dusun 3 Pulau Baru yang tinggal di wilayah aliran Sungai Kampar dan terdampak banjir paling parah dengan total 134 kepala keluarga. Sampel penelitian berjumlah 57 responden yang ditentukan menggunakan rumus Taro Yamane dengan teknik simple random sampling. Data dikumpulkan melalui observasi, kuesioner dan dokumentasi, kemudian dianalisis secara kuantitatif deskriptif menggunakan perhitungan tendensi sentral (minimum, mean, median) disajikan dalam bentuk tabulasi silang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat persepsi risiko rumah tangga yang mencakup indikator persepsi risiko dampak ekonomi, sosial budaya dan infrastruktur tergolong tinggi yaitu sebesar 93,0%. Sedangkan strategi adaptasi rumah tangga yang mencakup indikator strategi adaptasi ekonomi, infrastruktur dan sosial budaya tergolong pada kategori kurang optimal yaitu sebesar 87,7%. Kesimpulannya persepsi risiko bencana banjir rumah tangga berkaitan dengan strategi adaptasi yang dilakukan oleh rumah tangga.
HUBUNGAN ANTARA JOB SATISFACTION DENGAN WORK ENGAGEMENT PADA KARYAWAN PT. X DI KUDUS, JAWA TENGAH Widyaningsih, Zuni; Budi Pramono, Ridwan
NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 12, No 12 (2025): NUSANTARA : JURNAL ILMU PENGETAHUAN SOSIAL
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jips.v12i12.2025.4707-4720

Abstract

Ketatnya persaingan di sektor industri menuntut perusahaan untuk mengimplementasikan strategi yang efektif demi mempertahankan dan meningkatkan kinerja sumber daya manusia. Salah satu faktor kunci yang memengaruhi kinerja ini adalah kepuasan kerja (job satisfaction), yang berperan dalam memperkuat keterikatan kerja (work engagement). Penelitian ini bertujuan untuk meneliti hubungan antara kepuasan kerja dan keterikatan kerja pada karyawan kantor pusat PT. X, yang berjumlah 17 orang. Data dikumpulkan melalui dua instrumen, yaitu Skala Kepuasan Kerja yang diadaptasi dari Satisfaction with Work Scale (SWWS) dan Skala Work Engagement yang mencakup tiga dimensi utama: vigor, dedication, dan absorption. Analisis data dilakukan menggunakan korelasi Pearson Product Moment dengan bantuan SPSS versi 22.0. Hasil analisis menunjukkan nilai koefisien korelasi r = 0,728 dengan signifikansi p = 0,001 (p 0,05), yang menegaskan adanya hubungan positif dan signifikan antara kepuasan kerja dan keterikatan kerja. Dengan kata lain, peningkatan kepuasan kerja diikuti oleh peningkatan keterikatan kerja karyawan, sehingga hipotesis penelitian terbukti benar.
PERLINDUNGAN HUKUM TERHADAP MEREK MASTERMINT YANG MEMILIKI PERSAMAAN PADA POKOKNYA BERDASARKAN STUDI PUTUSAN: NOMOR 1082 K/PDT.SUS-HKI/2022 Hermawan, Hermawan; Maman, Ade; Setiadi, Try
NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 13, No 1 (2026): NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jips.v13i1.2026.131-140

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaturan hukum mengenai perlindungan merek yang memiliki persamaan pada pokoknya serta penerapannya dalam Putusan Mahkamah Agung Nomor 1082 K/Pdt.Sus-HKI/2022 dengan menggunakan teori perlindungan hukum. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian hukum normatif dengan pendekatan yuridis normatif melalui kajian peraturan perundang-undangan, doktrin, dan putusan pengadilan yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2016 tentang Merek dan Indikasi Geografis memberikan perlindungan hukum melalui mekanisme preventif dan represif bagi pemilik merek terdaftar, termasuk terhadap merek yang memiliki persamaan pada pokoknya. Konsep persamaan pada pokoknya dinilai berdasarkan adanya unsur dominan yang menimbulkan kesan serupa dan berpotensi membingungkan konsumen. Putusan Mahkamah Agung Nomor 1082 K/Pdt.Sus-HKI/2022 menegaskan penerapan prinsip tersebut, di mana pengadilan menyatakan adanya itikad tidak baik dalam pendaftaran merek “MasterTint” yang menyerupai merek terkenal MASTERTINT. Putusan ini memberikan kontribusi penting dalam penguatan perlindungan hukum terhadap merek terkenal dan menegaskan bahwa sistem first to file tidak dapat digunakan untuk melegitimasi pendaftaran merek yang berpotensi menyesatkan maupun merugikan pemilik merek yang sah.
SINERGI DINAS PERDAGANGAN DALAM MENJAGA STABILITAS STOK DAN HARGA BARANG POKOK DI KOTA BALIKPAPAN MENJELANG HBKN Astuti, Ranti; Wediawati, Tuti; Permanasari, Devi
NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 12, No 12 (2025): NUSANTARA : JURNAL ILMU PENGETAHUAN SOSIAL
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jips.v12i12.2025.4632-4639

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan sinergi lintas sektor yang dibangun melalui rapat koordinasi antarinstansi dalam menjaga stabilitas stok dan harga barang kebutuhan pokok di Kota Balikpapan menjelang Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) Natal 2025 dan Tahun Baru 2026. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan pendekatan studi dokumentasi dan analisis hasil rapat koordinasi yang dipimpin oleh Dinas Perdagangan Kota Balikpapan. Kegiatan ini melibatkan Perum BULOG Kaltimtara, Pertamina Patra Niaga, Bank Indonesia, Badan Pusat Statistik (BPS), Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG), Satgas Pangan Polresta Balikpapan, serta Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian, dan Perikanan Kota Balikpapan. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa sinergi antarinstansi telah membentuk kesiapan yang kuat dalam menjamin ketersediaan bahan pokok dan menekan potensi gejolak harga menjelang HBKN. Koordinasi lintas sektor ini berfungsi sebagai sistem peringatan dini dan memperkuat ketahanan ekonomi daerah melalui pembagian peran yang jelas antar lembaga. Pengabdian ini memberikan kontribusi terhadap pengembangan ilmu kebijakan publik dan pendidikan ekonomi melalui praktik kolaboratif yang konkret dalam pengendalian inflasi di tingkat daerah.
ANALISIS YURIDIS PERAN KURATOR DALAM PENGURUSAN DAN PEMBERESAN HARTA PAILIT BERDASARKAN UNDANG - UNDANG NOMOR 37 TAHUN 2004 TENTANG KEPAILITAN DAN PKPU Umaternate, Arifin; Lie, Gunardi
NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 13, No 1 (2026): NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jips.v13i1.2026.69-78

Abstract

Penelitian ini mengkaji posisi dan peran kurator dalam proses kepailitan serta berbagai hambatan normatif yang mengganggu efektivitas pelaksanaan tugasnya. Meskipun Undang-Undang Nomor 37 Tahun 2004 telah memberikan kerangka kerja yang relatif lengkap, implementasinya di lapangan memperlihatkan ketidaksinkronan antara kewenangan luas yang diberikan kepada kurator dan minimnya dukungan hukum yang menjamin independensi serta keamanan tindakan mereka. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian normatif. Kurator dituntut mengelola harta pailit secara profesional, transparan, dan bebas konflik kepentingan, namun seringkali menghadapi persoalan mendasar, seperti keterlambatan pemberitahuan putusan, ketidakjelasan awal masa kewenangan, serta tidak kooperatifnya debitur maupun kreditor. Selain itu, celah hukum terkait keberadaan kreditor fiktif, lemahnya pengawasan, serta kurangnya fasilitas operasional pada tahap awal proses turut memperburuk situasi dan meningkatkan risiko tanggung jawab pribadi bagi kurator. Melalui pendekatan yuridis normatif, penelitian ini menilai bahwa problem-problem tersebut bukan semata soal teknis, melainkan mencerminkan kebutuhan mendesak akan pembaruan regulatif yang lebih responsif. Penataan kembali standar perlindungan hukum, mekanisme pengawasan, serta dukungan administratif menjadi keharusan agar kurator dapat menjalankan fungsi strategisnya secara optimal dan sistem kepailitan mampu memenuhi tujuan kolektif perlindungan kreditor secara adil.
PENDEKATAN KOMUNIKATIF GURU SOSIOLOGI SEBAGAI STRATEGI PENCEGAHAN KENAKALAN REMAJA DI MAN 2 KOTA SERANG Fikri Rachmadi, Maulana; Afrizal, Stevany; Tesniyadi, Dema
NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 13, No 1 (2026): NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jips.v13i1.2026.293-300

Abstract

Penelitian ini berfokus pada Pendekatan Komunikatif Guru Sebagai Strategi Pencegahan Kenakalan Remaja di MAN 2 Kota Serang. Adapun tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui efektivitas pendekatan komunikatif guru serta strategi sekolah untuk pencegahan kenakalan remaja di MAN 2 Kota Serang.Jenis penelitian ini merupakan studi kasus yang bersifat kualitatif. Data-data diperoleh lewat serangkaian kegiatan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Keabsahan data tersebut kemudian diuji menggunakan triangulasi sumber dan teknik. Adapun teknik analisisnya mengadopsi model Miles Huberman, dimulai dari pengumpulan, pereduksian, dan penyajian data, yang diakhiri dengan penarikan kesimpulan. Teori yang digunakan adalah teori pendekatan komunikatif yang dicetuskan Jurgen Habermas. Informan penelitian ini yaitu Guru yang mengajar di MAN 2 serta siswa yang melakukan kenakalan dan tidak melakukan kenakalan.berdasarkan temuan lapangan yang didapatkan peneliti menunjukkan bahwa pendekatan komunikatif guru jika dilakukan dengan benar memiliki dampak yang cukup besar sebagai strategi pencegahan kenakalan remaja yang bisa terjadi di lingkungan pendidikan. Dengan pendekatan komunikasi guru dapat tau faktor penyebab siswa tersebut melakukan kenakalan remaja, dan dapat memberikan nasihat supaya pelanggar menjadi pribadi lebih baik. Hal tersebut terlihat pada proses pencatatan dan pemberian sanksi sebagai bentuk kepedulian Karna dilakukan dengan pendekatan komunikasi sehingga pernyataan yang ingin disampaikan terlaksana dengan baik. Dengan adanya pendekatan komunikasi guru dapat membantu untuk memahami dan menjelaskan dampak kenakalan remaja. Hal ini menurut Jurgen Habermas disebut pendekatan komunikasi
EFEKTIVITAS PENERAPAN RESTORATIVE JUSTICE DALAM PENEGAKAN HUKUM TERHADAP TINDAK PIDANA LINGKUNGAN YANG MENIMBULKAN KERUGIAN KEUANGAN NEGARA DI INDONESIA Pardomuan Jawak, Moranda; Ilham Hermawan, Muhammad
NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 12, No 12 (2025): NUSANTARA : JURNAL ILMU PENGETAHUAN SOSIAL
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jips.v12i12.2025.4562-4571

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas penerapan restorative justice dalam penegakan hukum terhadap tindak pidana lingkungan yang menimbulkan kerugian keuangan negara di Indonesia. Penegakan hukum lingkungan selama ini masih berfokus pada pendekatan retributif yang menekankan penghukuman pelaku, sementara pemulihan kerugian negara dan rehabilitasi lingkungan sering terabaikan. Penelitian ini menggunakan metode hukum yuridis normatif dengan pendekatan konseptual dan perundang-undangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan restorative justice memiliki relevansi kuat dengan prinsip keadilan ekologis, karena menempatkan pemulihan kerusakan lingkungan dan pengembalian kerugian negara sebagai inti penyelesaian perkara. Namun, efektivitas penerapannya masih rendah akibat ketiadaan dasar hukum eksplisit, lemahnya koordinasi antarlembaga, dan budaya hukum aparat yang masih berorientasi pada penghukuman. Diperlukan reformulasi kebijakan hukum yang secara tegas mengatur penerapan restorative justice terhadap tindak pidana lingkungan, disertai pembentukan satuan tugas terpadu dan pelatihan aparat penegak hukum untuk mendorong perubahan paradigma dari keadilan retributif menuju keadilan restoratif. Dengan demikian, hukum tidak hanya menjadi sarana represif, tetapi juga instrumen pemulihan ekologis dan perlindungan terhadap keuangan negara.
IMPLIKASI PUTUSAN MAHKAMAH KONSTITUSI NOMOR 114/PUU-XXIII/2025 TERHADAP KINERJA DAN PROFESIONALITAS LEMBAGA PENEGAK HUKUM DI LUAR LEMBAGA KEPOLISIAN REPUBLIK INDONESIA Kurnia Gunarudin, Dasep; Hamid, Hayatun
NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 12, No 12 (2025): NUSANTARA : JURNAL ILMU PENGETAHUAN SOSIAL
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jips.v12i12.2025.4821-4827

Abstract

Negara republik Indonesia merupakan negara yang sangat menjunjung tinggi nilai-nilai hak asasi manusia, hal itu terbukti dari keberadaan pasal-pasal dalam batang tubuh Undang-Undang Dasar negara republik Indonesia tahun 1945 tepatnya pada batang tubuh, dimana salah satu jaminan terhadap perlindungan terhadap hak asasi manusia adalah adanya jaminan keamanan terhadap seluruh masyarakat. Untuk mewujudkan jaminan keamanan tersebut maka negara membentuk suatu lembaga yang memiliki tugas dan wewenang memberikan perlindungan dan jaminan rasa aman di tengah-tengah masyarakat.Pada realitasnya anggota kepolisian tidak hanya bertugas di instansi kepolisian saja, melainkan adapula anggota kepolisian yang betugas di luar instansi kepolisian seperti Badan Narkotika Nasional, Komisi Pemberantasan Korupsi, Kementerian kelautan, dan sebagainya.  Berdasarkan putusan Mahkamah Konsititusi, anggota kepolisian yang bertugas diluar instansi organisasinya maka yang bersangkutan harus mengundurkan diri atau pension dari anggota kepolisian. Hal tersebut tentu memberikan implikasi terhadap kinerja dan profesionalitas lembaga-lembaga penegak hukum seperti Komisi Pemberantsan Korupsi yang kini harus netral atau bersih dari unsur anggota kepolisian Metode yang penulis gunakan adalah metode deskriptif  analisis dan metode pendekatan yang penulis giunakan adalah yuridis normatif. Hasil penelitian ini menyatakan bahwa akan ada pengaruh khususnya dari segi kinerja dan profesionalitas dari lembaga penegak hukum yang bersih dari anggota kepolisian, hal itu dikarenakan bahwa dalam hal-hal tertentu anggota kepolisian masih sangat dibutuhkan dalam lembaga penegak hukum seperti Badan Narkotika Nasional, atau Komisi Pemberantasan Korupsi.

Filter by Year

2016 2026


Filter By Issues
All Issue Vol 13, No 1 (2026): NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 12, No 12 (2025): NUSANTARA : JURNAL ILMU PENGETAHUAN SOSIAL Vol 12, No 11 (2025): NUSANTARA : JURNAL ILMU PENGETAHUAN SOSIAL Vol 12, No 10 (2025): NUSANTARA : JURNAL ILMU PENGETAHUAN SOSIAL Vol 12, No 9 (2025): Nusantara : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 12, No 8 (2025): Nusantara : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 12, No 7 (2025): Nusantara : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 12, No 6 (2025): Nusantara : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 12, No 5 (2025): Nusantara : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 12, No 4 (2025): Nusantara : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 12, No 3 (2025): NUSANTARA : JURNAL ILMU PENGETAHUAN SOSIAL Vol 12, No 2 (2025): NUSANTARA : JURNAL ILMU PENGETAHUAN SOSIAL Vol 12, No 1 (2025): NUSANTARA : JURNAL ILMU PENGETAHUAN SOSIAL Vol 11, No 12 (2024): NUSANTARA : JURNAL ILMU PENGETAHUAN SOSIAL Vol 11, No 11 (2024): NUSANTARA : JURNAL ILMU PENGETAHUAN SOSIAL Vol 11, No 10 (2024): NUSANTARA : JURNAL ILMU PENGETAHUAN SOSIAL Vol 11, No 9 (2024): NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 11, No 8 (2024): NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 11, No 7 (2024): NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 11, No 6 (2024): NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 11, No 5 (2024): NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 11, No 4 (2024): NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 11, No 3 (2024): NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 11, No 2 (2024): NUSANTARA : JURNAL ILMU PENGETAHUAN SOSIAL Vol 11, No 1 (2024): NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 10, No 12 (2023): NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 10, No 11 (2023): NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 10, No 10 (2023): NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 10, No 9 (2023): NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 10, No 8 (2023): NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 10, No 7 (2023): NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 10, No 6 (2023): NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 10, No 5 (2023): NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 10, No 4 (2023): NUSANTARA : JURNAL ILMU PENGETAHUAN SOSIAL Vol 10, No 3 (2023): NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 10, No 2 (2023): NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 10, No 1 (2023): NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 9, No 10 (2022): NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 9, No 9 (2022): NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 9, No 8 (2022): NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 9, No 7 (2022): NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 9, No 6 (2022): NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 9, No 5 (2022): NUSANTARA :Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 9, No 4 (2022): NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 9, No 3 (2022): NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 9, No 2 (2022): NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 9, No 1 (2022): NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 8, No 8 (2021): NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 8, No 7 (2021): NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 8, No 6 (2021): NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 8, No 5 (2021): NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 8, No 4 (2021): NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 8, No 3 (2021): NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 8, No 2 (2021): NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 8, No 1 (2021): NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 7, No 4 (2020): (SI) NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 7, No 3 (2020): NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 7, No 2 (2020): NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 7, No 1 (2020): NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 6, No 3 (2019): NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 6, No 2 (2019): NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 6, No 1 (2019): NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 5, No 1 (2018): Nusantara : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 4, No 1 (2018): Nusantara : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 3, No 1 (2017): Nusantara : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 1, No 2 (2017): Nusantara : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 1, No 1 (2016): Nusantara : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial More Issue