cover
Contact Name
Fauziah
Contact Email
fauziah.fahrullah@gmail.com
Phone
+6282123089992
Journal Mail Official
ojsbunda@gmail.com
Editorial Address
AKADEMI KEBIDANAN BUNGA HUSADA SAMARINDA Jalan Abdul Wahab Sjahranie Gang 3 No.12 RT.10 Kelurahan Gunung Kelua –Samarinda Ulu Kalimantan Timur, Kode Pos: 75123
Location
Kota samarinda,
Kalimantan timur
INDONESIA
Bunda Edu-Midwifery Journal (BEMJ)
ISSN : 26227487     EISSN : 26227495     DOI : -
Core Subject : Health, Education,
Jurnal Kebidanan “Bunda Edu-Midwifery Journal (BEMJ)” adalah jurnal yang diterbitkan dua kali dalam satu tahun oleh Lembaga Penelitian, Pengembangan dan Pengabdian Masyarakat Akademi Kebidanan Bunga Husada Samarinda. Adapun ruang lingkup/topik dalam Jurnal Ilmiah Kebidanan adalah bidang Kebidanan, Kandungan dan Pendidikan Kebidanan. Dalam setiap edisinya, Jurnal Kebidanan “Bunda Edu-Midwifery Journal (BEMJ)” menerbitkan 5 hingga 8 (delapan) artikel/ hasil penelitian dan satu artikel editorial notes. Penulis yang dapat mengirimkan artikel ke Jurnal Kebidanan “Bunda Edu-Midwifery Journal (BEMJ)” tidak dibatasi hanya pada tenaga pengajar Akademi Kebidanan Bunga Husada (Akbid Bunda) saja, tetapi penulis yang berasal dari perguruan tinggi lain pun dapat mengirimkan manuskrip. Setiap manuskrip yang masuk akan di-review oleh reviewer yang memiliki berbagai macam latar belakang keilmuan yang relevan dengan topik manuskrip.
Articles 450 Documents
Pengaruh Penyuluhan Terhadap Tingkat Pengetahuan Tentang Penyakit Menular Seksual Pada Siswa Di MAN 1 Sleman Setiawati, Dina Bela; Nurul Mahmudah
Bunda Edu-Midwifery Journal (BEMJ) Vol. 8 No. 2 (2025): September 2025
Publisher : Akademi Kebidanan Bunga Husada Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54100/bemj.v8i2.451

Abstract

Remaja adalah masa peralihan ke dewasa, di mana mulai mencari jati diri dan tertarik pada lawan jenis. Mereka cenderung ingin tampil menonjol, diakui, dan punya rasa ingin tahu tinggi. Ini wajar karena organ seksual dan genetalia sekunder sedang berkembang.Kurangnya pengetahuan membuat remaja rentan terhadap perilaku seksual berisiko yang bisa memicu PMS. Sebaliknya, remaja yang paham bisa lebih mengontrol diri. PMS bisa menyebabkan ketidaksuburan, gangguan reproduksi, cacat bawaan, serta dampak psikologis seperti malu dan rendah diri yang menghambat pengobatan. Tujuan penelitian: untuk mengetahui pengaruh penyuluhan terhadap tingkat pengetahuan tentang penyakit menular seksual pada siswa di MAN 1 Sleman. Metode penelitian: penelitian ini merupakan penelitian Pre Eksperimen dengan desain One Group Pre test- Post test. sampel yang digunakan adalah 64 siswa kelas X di MAN 1 Sleman. Instrumen dalam penelitian ini menggunakan kuesioner untuk mengukur tingkat pengetahuan penyakit menular seksual . Dalam penelitian ini, teknik pengambilan sampel menggunakan teknik simple random sampling. Analisa data non parametrik ini menggunakan uji wilcoxon dan di dapatkan hasil pengetahuan dengan hasil p value = 0.000 < 0.05 Simpulan : ada pengaruh penyuluhan terhadap tingkat pengetahuan tentang penyakit menular seksual pada siswa di MAN 1 Sleman. Saran: diharapkan agar MAN 1 Sleman dapat menyelenggarakan program penyuluhan berkaitan dengan kesehatan reproduksi. Sementara itu, bagi peneliti selanjutnya, disarankan untuk mengembangkan penelitian ini dengan menambahkan variabel tambahan atau memperdalam aspek penting yang belum diteliti secara detail.
Pengaruh Prenatal Yoga Terhadap Penurunan Nyeri Punggung Pada Ibu Hamil Trimester III Angriani, Bella; Puspitasari, Elika
Bunda Edu-Midwifery Journal (BEMJ) Vol. 8 No. 2 (2025): September 2025
Publisher : Akademi Kebidanan Bunga Husada Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54100/bemj.v8i2.453

Abstract

Data dari WHO menunjukkan bahwa prevalensi nyeri punggung pada wanita hamil adalah sekitar 70%. Pada saat yang sama, di Inggris dan Skandinavia, dilaporkan bahwa prevalensi nyeri punggung pada kehamilan adalah sekitar 50%. Di Indonesia, prevalensi ibu hamil yang mengalami sakit punggung masih tinggi, yaitu nyeri punggung dengan intensitas sedang dirasakan oleh 68% ibu hamil dan nyeri punggung intensitas rendah dirasakan oleh 32% ibu hamil. Pada ibu hamil, nyeri punggung dapat menyebabkan kecemasan dan kegelisahan, yang pada gilirannya dapat meningkatkan stres selama masa kehamilan. Akibatnya, kadar hormon kortisol dan prostaglandin meningkat, yang dapat menyebabkan kelahiran premature, seperti komplikasi kelahiran, berat badan lahir rendah (BBLR), dan hambatan pertumbuhan intrauterine (IUGR). Hal ini berkontribusi pada angka AKI dan AKB di Indonesia [1]. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui apakah ada Pengaruh prental yoga terhadap penurunan nyeri punggung pada ibu hamil trimester III di PMB Asiawati OKI. Penelitian ini merupakan jenis penelitian kuantitatif  dengan jenis metode  pre eksperimen one group pretest-posttest. Penelitian menggunakan data primer dengan teknik pengambilan sampel menggunakan total sampling.sampel penelitian ini berjumlah 30 orang. Pengukuran skala nyeri menggunakan Numeric Rating Scale, uji data menggunakan wilcoxon. Hasil uji statistik wilcoxon di dapatkan ada pengaruh prenatal yoga terhadap penurunan nyeri punggung pada ibu hamil trimester III di PMB Asiawati OKI dengan nilai p value = 0,000 lebih kecil dari 0,005. Kesimpulan  : terdapat pengaruh antara prenatal yoga dan penurunan nyeri punggung pada ibu hamil trimester III PMB Asiawati OKI. Saran : diharapkan pelayanan PMB Asiawati dapat menambah fasilitator yoga prenatal.
Hubungan Pengetahuan Tentang Menstruasi Dengan Kesiapan Menghadapi Menarche Pada Siswi Di SD Negeri Depok 1 Khusnul Hotimah; Pratika Wahyuhidaya; Andari Wuri Astuti
Bunda Edu-Midwifery Journal (BEMJ) Vol. 8 No. 2 (2025): September 2025
Publisher : Akademi Kebidanan Bunga Husada Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54100/bemj.v8i2.458

Abstract

Masa pubertas merupakan masa peralihan atau perubahan seseorang dari masa anak-anak menuju masa dewasa yang ditandai dengan adanya perubahan fisik, psikis dan psikososial. Pada remaja putri akan mengalami menarche yaitu menstruasi pertama. Pada umumnya menarche terjadi pada usia 12-14 tahun, tetapi saat ini ada kecenderungan penurunan usia menstruasi pertama menjadi usia yang lebih muda akibatnya banyak siswi SD (sekolah dasar) yang sudah mengalami menstruasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah ada hubungan pengetahuan tentang menstruasi dengan kesiapan menghadapi menarche di SD Negeri Depok 1. Jenis penelitian ini menggunakan penelitian kuantitatif dengan desain cross sectional. Sampel pada penelitian ini sebanyak 52 responden dengan Teknik purposive sampling. Teknik analisis pada penelitian ini mencangkup analisis univariat dan bivariat dengan mencari frekuensi distribusi, analisis bivariat dengan uji chi-square (p<0,05). Hasil uji chi-square menunjukan p-value 0,004<0,05. Kesimpulan ada Hubungan Pengetahuan Tentang Menstruasi Dengan Kesiapan Menghadapi Menarche Pada Siswi Di SD Negeri Depok 1. 
Literature Review : Faktor-Faktor Kejadian Anemia Pada Ibu Hamil Nurul Sabillah
Bunda Edu-Midwifery Journal (BEMJ) Vol. 8 No. 2 (2025): September 2025
Publisher : Akademi Kebidanan Bunga Husada Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54100/bemj.v8i2.459

Abstract

Kasus anemia pada ibu hamil cukup tinggi terutama di negara-negara berkembang. Menurut World Health Organization (WHO) 2019, prevalensi anemia terhadap ibu hamil usia 15–49 tahun di dunia mencapai 42% dan di antaranya, mengambil porsi besar yaitu 62,3%. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian anemia. Metode peneltiian ini literature review, penelusuran 5 jurnal penelitian dari Google Scholar. Hasil review jurnal menyatakan terdapat hubungan faktor kejadian anemia pada ibu hamil yaitu pengetahuan, status ekonomi, status gizi. Hasil penelitian literature review yang menyatakan bahwa tidak terdapat hubungan antara faktor usia, paritas, kunjungan ANC dan dukungan suami terhadap kejadian anemi, adapun perbedaan hasil dikarenakan ada faktor lain yang mempengaruhinya. Saran bagi ibu hamil dianjurkan mencari informasi terkait faktor-faktor berhubugan dengan kejadian anemia pada masa kehamilan baik dari tenaga kesehatan maupun dari buku dan jurnal terpercaya.
Pengaruh Pendidikan Kesehatan Melalui Media Video Dan Leaflet Terhadap Peningkatan Pengetahuan Pertolongan Pertama Luka Terbuka Pada Masyarakat Awam Di Desa Sassa Periselo, Helen; Risvha Yanti Belo
Bunda Edu-Midwifery Journal (BEMJ) Vol. 8 No. 2 (2025): September 2025
Publisher : Akademi Kebidanan Bunga Husada Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54100/bemj.v8i2.461

Abstract

Luka terbuka adalah salah satu kejadian cedera yang diakibatkan oleh benda tajam dan benturan benda tumpul. Penelitian bertujuan menganalisis pengaruh pendidikan kesehatan melalui media video dan leaflet terhadap peningkatan pengetahuan pertolongan pertama luka terbuka pada masyarakat awam di Desa Sassa.  Penelitian yang dipakai adalah quasi experimental design nonequivalent control group design yaitu dimana peneliti dapat mengontrol semua variabel luar yang mempengaruhi jalannya eksperimen. Populasi yang digunakan adalah masyarakat yang berumur 30 sampai 34 tahun menggunakan rumus slovin. Sampel yang diperlukan dalam penelitian ini adalah 67 responden, dan dibulatkan menjadi 68 responden. Variabel independen pengetahuan dan variabel dependen pendidikan kesehatan. Instrument penelitian menggunakan lembar kuesioner. Hasil penelitian berdasarkan karakteristik responden menunjukkan bahwa masyarakat awam umur 32 dan 34 tahun sebanyak 15 (22,1%) dan jenis kelamin laki-laki sebanyak 41 (60,3%), pengetahuan masyarakat umur 30-34 tahun sebelum dilakukan pendidikan kesehatan mayoritas kurang sebanyak 28 responden (41.2%) dan pengetahuan masyarakat umur 30-34 tahun setelah dilakukan pendidikan kesehatan mayoritas baik sebanyak 45 responden (66.2%). Uji paired sample t test menunjukkan nilai signifikan p value 0,000 0,05 yang artinya ha di terima. Kesimpulan penelitian ini memiliki pengaruh pendidikan kesehatan terhadap peningkatan pengetahuan pertolongan pertama luka terbuka pada masyarakat awam umur 30-34 tahun di Desa Sassa, Kecamatan Baebunta Tahun 2024.
Studi Kasus Pada Skizofrenia Gangguan Harga Diri Rendah Kronis Pada Ny. U Di Ruang Lily 11 RSJ Prof Dr Soerojo Magelang Nabila Fitria Wulandari; Ririn Isma Sundari
Bunda Edu-Midwifery Journal (BEMJ) Vol. 8 No. 2 (2025): September 2025
Publisher : Akademi Kebidanan Bunga Husada Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54100/bemj.v8i2.463

Abstract

Gangguan kejiwaan merupakan suatu gangguan cara berpikir, perilaku, serta interaksi. Gangguan jiwa merupakan hasil dari suatu bentuk penyimpangan perilaku akibat adanya ketidakstabilan emosi sehingga ditemukan ketidakwajaran tindakan perilaku. Data dari WHO menunjukkan Skizofrenia mempengaruhi sekitar 24 juta orang atau 1 dari 300 orang (0,32%) di seluruh dunia. 1 dari 222 orang (0,45%) diantara orang dewasa. Tujuan penelitian ini adalah studi kasus gangguan persepsi sensori : Halusinasi Pendengaran dan Skizofrenia dengan metode studi kasus dari pengkajian sampai evaluasi. Sample penelitian ini adalah Ny. U pasien skizofrenia yang mengalami halusinasi pendengaran, dengan teknik pengambilan data melalui wawancara, observasi dan studi dokumentasi. Hasil karya tulis ini menunjukan bahwa pada pasien skizofrenia dengan halusinasi pendengaran memiliki tanda dan gelaja bingung, cemas, bicara sendiri, banyak melamun mendengar bisikan yang mengganggu, mondar-mandir.
Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Pemberian ASI Eksklusif di Puskesmas Gondomanan Yogyakarta Alfina Febriyani; Suyani; Nurul Shoimah
Bunda Edu-Midwifery Journal (BEMJ) Vol. 8 No. 2 (2025): September 2025
Publisher : Akademi Kebidanan Bunga Husada Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54100/bemj.v8i2.464

Abstract

Pemberian ASI Eksklusif merupakan hal yang penting karena dapat meningkatkan dan mempertahankan sistem kekebalan tubuh pada bayi sehingga tidak mudah terserang penyakit infeksi. Namun cakupan ASI eksklusif di indonesia sendiri masih sangat rendah yakni 69,7% sedangkan di wilayah Yogyakarta sendiri cakupan ASI Eksklusif belum mencapai target yakni 81,9%. Beberapa faktor yang mempengaruhi cakupan ASI Eksklusif tersebut yakni kurangnya dukungan tenaga kesehatan kepada ibu, kurangnya dukungan keluarga, usia ibu, pengetahuan, pekerjaan, pendidikan dan paritas ibu. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan faktor yang mempengaruhi pemberian ASI Eksklusif diwilayah kerja puskesmas gondomanan Yogyakarta. Penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan rancangan penelitian survey analitik dengan desain cross sectional. Sampel pada penelitian ini adalah ibu yang memiliki bayi usia lebih dari 6-12 bulan di puskesmas Gondomanan Yogyakarta dengan jumlah 35 orang. Penelitian ini menggunakan teknik non-probability sampling dengan total sampling. Instrumen yang digunakan adalah lembar kuesioner. Berdasarkan hasil uji statistic dengan uji chi squere didapatkan nilai P Value sehingga dapat disimpulkan bahwa tidak ada hubungan usia ibu, pengetahuan ibu, dan status pekerjaan ibu dengan pemberian ASI Eksklusif dan ada hubungan dukungan Suami dengan pemberian ASI Eksklusif. Sehingga disarankan ibu dan suami dapat bekerjasama selama masa menyusui, suami dapat turun terlibat aktif memberikan memberikan dukungan emosional dan praktis sehingga ibu termotivasi. Selain itu bidan sebagai tenaga kesehatan dapat meningkatkan edukasi terkait ASI Eksklusif, melakukan pemberdayaan keluarga
Pengaruh Pijat Oksitosin Terhadap Pemberian Air Susu Ibu (ASI) Eksklusif Dengan Kejadian Produksi ASI Di UPTD Puskesmas Paringin Noorasaharti; Widia Shofa Ilmiah
Bunda Edu-Midwifery Journal (BEMJ) Vol. 8 No. 2 (2025): September 2025
Publisher : Akademi Kebidanan Bunga Husada Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54100/bemj.v8i2.466

Abstract

Enam bulan pertama kehidupan merupakan masa krusial bagi bayi, di mana pemberian ASI eksklusif sangat diperlukan untuk menunjang proses pertumbuhan dan perkembangan, kekebalan tubuh, dan perkembangan optimal. Namun, banyak ibu mengalami hambatan dalam pemberian ASI eksklusif, terutama akibat rendahnya produksi ASI. Salah satu pendekatan non-farmakologis yang terbukti Pijat oksitosin merupakan metode stimulasi pada bagian tulang belakang yang terbukti mampu mendorong pelepasan hormon oksitosin, sehingga dapat meningkatkan produksi sekaligus memperlancar pengeluaran ASI. Metode Penelitian menggunakan desain kuasi-eksperimen dengan pendekatan pretest dan posttest dalam satu kelompok. pada satu kelompok tanpa kelompok kontrol. Sampel penelitian mencakup..20 ibu menyusui bayi usia 0–3 bulan yang mengalami keluhan produksi ASI tidak lancar, dipilih melalui teknik purposive sampling. Intervensi berupa pijat oksitosin dilakukan selama 5 hari berturut-turut, sekali sehari selama 15 menit. Data dikumpulkan melalui observasi volume produksi ASI dan kuesioner frekuensi menyusui, kemudian dianalisis menggunakan uji Wilcoxon Signed Rank Test.. Hasil Hasil analisis menunjukkan adanya peningkatan signifikan dalam produksi ASI setelah intervensi (p = 0,008). Sebelum pijat, produksi asi banyak hanya 8 orang (40%) sedangkan setelah intervensi, ibu menyatakan lebih percaya diri dalam menyusui dan berkomitmen untuk melanjutkan pemberian ASI eksklusif Kesimpulan Pijat oksitosin terbukti berpengaruh positif terhadap peningkatan produksi ASI dan mendukung keberhasilan pemberian ASI eksklusif. Intervensi ini dapat direkomendasikan sebagai bagian dari pelayanan kebidanan dan edukasi laktasi untuk ibu menyusui, terutama pada masa nifas dan awal menyusui..
Pengaruh Tekhnik Rebozo Terhadap Nyeri Persalinan Di UPTD Puskesmas Mandastana Kabupaten Barito Sri Sukma Gandaria; Widia Shofa Ilmiah
Bunda Edu-Midwifery Journal (BEMJ) Vol. 8 No. 2 (2025): September 2025
Publisher : Akademi Kebidanan Bunga Husada Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54100/bemj.v8i2.467

Abstract

Nyeri saat melahirkan, khususnya pada fase aktif kala I, merupakan salah satu keluhan umum ibu bersalin yang dapat memicu kecemasan dan menghambat proses fisiologis jika tidak ditangani secara tepat. Teknik Rebozo merupakan metode non-obat yang dilakukan dengan mengayunkan area panggul secara lembut untuk memberikan rasa nyaman, mengendurkan otot, dan membantu penyesuaian posisi janin. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi efektivitas teknik Rebozo terhadap intensitas nyeri persalinan di UPTD Puskesmas Mandastana, Kabupaten Barito. Desain penelitian ini mengacu pada metode kuantitatif dengan model pra-eksperimen one group pretest-posttest. Sebanyak 22 responden ibu bersalin kala I memenuhi kriteria inklusi. Intensitas nyeri diukur dengan skala numerik baik sebelum maupun setelah intervensi Rebozo diberikan. Analisis data dilakukan menggunakan uji paired t-test penurunan nyeri secara signifikan, dari nyeri berat menjadi nyeri sedang atau ringan. Temuan ini menunjukkan bahwa teknik Rebozo dapat digunakan sebagai metode efektif dalam manajemen nyeri persalinan dan dapat diintegrasikan ke dalam pelayanan kebidanan.
Hubungan Anemia Pada Ibu Hamil Dengan Kejadian Berat Badan Lahir Rendah (BBLR) di Wilayah Kerja UPT Puskesmas Rawat Inap Alabio Reka Royani; Widia Shofa Ilmiah
Bunda Edu-Midwifery Journal (BEMJ) Vol. 8 No. 2 (2025): September 2025
Publisher : Akademi Kebidanan Bunga Husada Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54100/bemj.v8i2.468

Abstract

Anemia pada ibu hamil merupakan kondisi medis yang cukup umum dan diketahui dapat meningkatkan risiko munculnya komplikasi kehamilan, termasuk bayi lahir dengan berat badan rendah (BBLR). Berat Badan Lahir Rendah (BBLR) dapat berdampak terhadap pertumbuhan dan perkembangan anak, baik dalam jangka pendek maupun jangka panjang. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui adanya hubungan antara kejadian anemia selama kehamilan dengan kelahiran bayi BBLR di wilayah kerja UPT Puskesmas Rawat Inap Alabio. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan rancangan potong lintang (cross-sectional). Partisipan dalam studi ini adalah ibu yang melahirkan pada periode tertentu di lokasi penelitian dengan jumlah responden sebanyak 30 orang yang dipilih secara purposive. Data diperoleh dari rekam medis dan dianalisis menggunakan uji chi-square. Hasil analisis menunjukkan bahwa sebagian besar ibu hamil yang mengalami anemia melahirkan bayi dengan berat badan di bawah 2500 gram. Uji statistik memberikan hasil signifikan antara anemia dan kejadian BBLR (p < 0,05), yang menunjukkan pentingnya penanganan anemia sejak dini pada ibu hamil penanganan anemia selama kehamilan sebagai tindakan pencegahan BBLR. Diharapkan tenaga kesehatan dapat lebih meningkatkan skrining anemia dan edukasi gizi bagi ibu hamil untuk mengurangi kejadian BBLR.