cover
Contact Name
Fauziah
Contact Email
fauziah.fahrullah@gmail.com
Phone
+6282123089992
Journal Mail Official
ojsbunda@gmail.com
Editorial Address
AKADEMI KEBIDANAN BUNGA HUSADA SAMARINDA Jalan Abdul Wahab Sjahranie Gang 3 No.12 RT.10 Kelurahan Gunung Kelua –Samarinda Ulu Kalimantan Timur, Kode Pos: 75123
Location
Kota samarinda,
Kalimantan timur
INDONESIA
Bunda Edu-Midwifery Journal (BEMJ)
ISSN : 26227487     EISSN : 26227495     DOI : -
Core Subject : Health, Education,
Jurnal Kebidanan “Bunda Edu-Midwifery Journal (BEMJ)” adalah jurnal yang diterbitkan dua kali dalam satu tahun oleh Lembaga Penelitian, Pengembangan dan Pengabdian Masyarakat Akademi Kebidanan Bunga Husada Samarinda. Adapun ruang lingkup/topik dalam Jurnal Ilmiah Kebidanan adalah bidang Kebidanan, Kandungan dan Pendidikan Kebidanan. Dalam setiap edisinya, Jurnal Kebidanan “Bunda Edu-Midwifery Journal (BEMJ)” menerbitkan 5 hingga 8 (delapan) artikel/ hasil penelitian dan satu artikel editorial notes. Penulis yang dapat mengirimkan artikel ke Jurnal Kebidanan “Bunda Edu-Midwifery Journal (BEMJ)” tidak dibatasi hanya pada tenaga pengajar Akademi Kebidanan Bunga Husada (Akbid Bunda) saja, tetapi penulis yang berasal dari perguruan tinggi lain pun dapat mengirimkan manuskrip. Setiap manuskrip yang masuk akan di-review oleh reviewer yang memiliki berbagai macam latar belakang keilmuan yang relevan dengan topik manuskrip.
Articles 450 Documents
Hubungan Kejadian Karies Gigi Dengan Status Gizi Pada Anak Di MI 1 Brakas Nabila Fitria Wulandari; Ikit Netra Wirakhmi; Adiratna Sekar Siwi
Bunda Edu-Midwifery Journal (BEMJ) Vol. 8 No. 2 (2025): September 2025
Publisher : Akademi Kebidanan Bunga Husada Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54100/bemj.v8i2.469

Abstract

Karies gigi merupakan salah satu masalah kesehatan gigi dan mulut yang sering terjadi pada anak. Mengkonsumsi makanan kariogenik berlebih dapat meningkatkan risiko karies gigi. Anak yang mengalami karies gigi dalam kurun waktu yang lama dapat menyebabkan rasa sakit saat mengunyah, sehingga anak akan mengurangi jumlah makanan yang dikonsumsi dan terjadi penurunan nafsu makan, hal tersebut akan berpengaruh terhadap asupan zat gizi dan status gizi pada anak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan kejadian karies gigi status gizi pada anak usia sekolah di MI 1 Brakas. Metode penelitian yang digunakan adalah metode korelasi atau korelasional dengan desain cross-sectional. Sampel terdiri dari 32 anak usia 6-11 tahun yang diambil dari MI 1 Brakas. Data dikumpulkan melalui pemeriksaan karies gigi yang diukur dengan observasi secara langsung kondisi gigi anak menggunakan lembar Indeks (DMF-T dan def-t) dan untuk status gizi diukur dengan menggunakan (Z-Score) dengan cara pemeriksaan tinggi badan dan berat badan anak. Hasil uji statistic Spearman Rho menunjukan bahwa P-Value= 0,460 dan P-Value= 0,717 dengan a =0,05 maka artinya tidak berkorelasi atau tidak ada hubungan yang signifikan antara karies gigi dengan status gizi, diperoleh angka coefficient correlation sebesar 0,135 dan 0,067 yang artinya tingkat kekuatan korelasi/hubungannya adalah hubungan sangat lemah.
Perbedaan Pengetahuan Ibu Dalam Praktik Pemberian MP-ASI Sebelum dan Sesudah Diberikan Pendidikan Kesehatan Gytta Affrilia Siswanto
Bunda Edu-Midwifery Journal (BEMJ) Vol. 8 No. 2 (2025): September 2025
Publisher : Akademi Kebidanan Bunga Husada Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54100/bemj.v8i2.470

Abstract

Masalah gizi pada balita masih menjadi tantangan serius di Indonesia. Salah satu penyebab utamanya adalah praktik pemberian MP-ASI yang tidak sesuai akibat kurangnya pengetahuan ibu. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan pengetahuan ibu mengenai praktik pemberian MP-ASI sebelum dan sesudah diberikan pendidikan kesehatan di Puskesmas Cinunuk pada tahun 2025. Metode yang digunakan adalah kuantitatif dengan desain quasi eksperimen one group pretest-posttest. Sampel berjumlah 72 ibu dengan anak usia 6–24 bulan, dipilih melalui purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan menggunakan kuesioner dan dianalisis menggunakan uji Wilcoxon. Hasil menunjukkan peningkatan pengetahuan yang signifikan, dari 22,2% ibu dengan pengetahuan baik sebelum intervensi menjadi 69,4% sesudah intervensi (p < 0,05). Penelitian ini menunjukkan bahwa pendidikan kesehatan efektif meningkatkan pengetahuan ibu mengenai praktik pemberian MP-ASI, sehingga diharapkan dapat mendukung upaya penurunan angka malnutrisi pada balita.
Tingkat Pengetahuan Tentang Partograf Memengaruhi Pelaksanaan Pengisian Partograf Pada Mahasiswa Kebidanan Universitas ‘Aisyiyah Yogyakarta Renita Pramesti; Nuli Nuryanti Zulala
Bunda Edu-Midwifery Journal (BEMJ) Vol. 8 No. 2 (2025): September 2025
Publisher : Akademi Kebidanan Bunga Husada Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54100/bemj.v8i2.471

Abstract

Seorang bidan harus memiliki kemampuan untuk dapat melakukan pendokumentasian persalinan dengan menggunakan partograf. Penggunaan partograf sangat penting untuk mengidentifikasi masalah dan komplikasi selama proses persalinan. Partograf harus digunakan dan diisi dengan benar. Untuk itu mahasiswa kebidanan sebagai calon bidan harus memiliki kemampuan dalam menggunakan partograf untuk dapat melakukan observasi selama persalinan. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan tingkat pengetahuan tentang partograf dengan pelaksanaan pengisian partograf pada mahasiswa kebidanan Universitas ‘Aisyiyah Yogyakarta. Metode penelitian ini menggunakan penelitian kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Teknik pengambilan sampel menggunakan Total Sampling dengan sampel penelitian sebanyak 47 responden. Alat pengumpulan data menggunakan kuesioner, soal kasus dan cheklist partograf. Analisis data menggunakan analisis univariat dan bivariat dengan uji statistik Spearman Rank serta menggunakan nilai Correlation coefficient. Hasil penelitian didapatkan pengetahuan dengan kategori baik sebanyak 35 responden (74,5%), kategori cukup sebanyak 12 responden (25,5%), dan tidak ada responden dalam kategori kurang. Pada pengisian partograf dalam kategori kurang sebanyak 28 responden (59,6%), dan kategori baik sebanyak 19 responden (40,4%). Hasil uji statistik menunjukkan p value sebesar 0,001 (p value < 0,05) dengan nilai Correlation coefficient sebesar 0,482. Kesimpulannya terdapat hubungan antara tingkat pengetahuan tentang partograf dengan pelaksanaan pengisian partograf pada mahasiswa kebidanan di Universitas ’Aisyiyah Yogyakarta dengan keeratan hubungan dalam kategori sedang. Kata Kunci: Pengetahuan, Keterampilan, Pengisian, Partograf
Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Hiperemesis Gravidarum Pada Ibu Hamil Di RS PKU Muhammadiyah Gamping Devi, Dara Cantika; Puspitasari, Elika
Bunda Edu-Midwifery Journal (BEMJ) Vol. 8 No. 2 (2025): September 2025
Publisher : Akademi Kebidanan Bunga Husada Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54100/bemj.v8i2.472

Abstract

Hiperemesis gravidarum (HG) merupakan kondisi mual serta muntah berlebihan yang dialami ibu hamil, khususnya pada trimester awal, yang berpotensi menimbulkan dampak serius terhadap kesehatan ibu dan janin. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji faktor-faktor yang berkaitan dengan kejadian hiperemesis gravidarum pada ibu hamil di RS PKU Muhammadiyah Gamping. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan rencana case control. Sampel melibatkan 154 ibu hamil, yang terbagi menjadi dua kelompok: 77 ibu hamil dengan HG dan 77 ibu hamil tanpa HG. Pengumpulan data dilakukan melalui rekam medis, kemudian dianalisis dengan uji Chi Square untuk melihat hubungan antara variabel pendidikan, usia, status gizi, paritas, serta pekerjaan dengan kejadian HG. Hasil analisis menunjukkan bahwa pendidikan (p=0,001), status gizi (p=0,001), dan pekerjaan (p=0,002) memiliki hubungan yang signifikan terhadap kejadian HG. Sebaliknya, usia (p=0,246) dan paritas (p=0,620) tidak menunjukkan hubungan yang bermakna. Ibu hamil dengan pendidikan rendah, gizi kurang, dan yang berprofesi sebagai ibu rumah tangga memiliki kecenderungan lebih tinggi mengalami HG. Sementara itu, usia dan jumlah persalinan sebelumnya tidak berpengaruh signifikan. Kesimpulannya, faktor pendidikan dan gizi menjadi perhatian penting dalam pencegahan HG. Fasilitas kesehatan dan tenaga medis diharapkan lebih gencar memberikan edukasi gizi dan kesehatan kepada ibu hamil untuk menekan risiko HG sebelum dan selama masa kehamilan.
Efektivitas Rebozo Dalam Penurunan Kepala Janin Pada Ibu Hamil Trimester III di TPMB WM Zulianur, Riska Ali; Suhartati, Susanti; Sri Redjeki, RR Dwi Sogi; Yunita, Laurensia; Maolinda, Winda
Bunda Edu-Midwifery Journal (BEMJ) Vol. 8 No. 2 (2025): September 2025
Publisher : Akademi Kebidanan Bunga Husada Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54100/bemj.v8i2.473

Abstract

Latar Belakang:Persalinan lama menjadi salah satu penyumbang komplikasi persalinan,data dari WHO pada tahun 2021 angka kejadian persalinan lama sebesar 69.000 sebagai penyumbang angka kematian ibu dari seluruh kematian ibu didunia, di Indonesia menjadi komplikasi yang paling sering dilaporkan dengan angka kejadian 45,3%. Kalimantan selatan pada tahun 2020 dari 1.833 persalinan tercatat 2,23% mengalami persalinan lama. Pengoptimalan masuknya kepala janin sebelum persalinan menjadi pencegah terjadinya partus lama salah satu upayanya dengan rebozo. Tujuan: Menganalisis Efektivitas Rebozo Dalam Penurunan Kepala Janini pada Ibu Hamil Trimester III. Metode: Penelitian kuantitatif, dengan rancangan Pre-eksperimental dan pendekatan One group Pretest posttest design. Sampel sebanyak 10 orang. Wakru penelitian 14 hari, teknik sampel menggunakan purposive sampling. Analisis statistic menggunakan uji Mc Nemar. Hasil: Setelah dilakukan treatment sebanyak 3 kali dengan jarak setiap intervensi 3-4 hari, lama pemberian intervensi 30 menit dengan 2 teknik rebozo yaitu teknik shifting dan shake apple tree, mayoritas responden memiliki hasil pemeriksaan leopold IV masuk panggul dengan jumlah 9 dari 10 responden. Hasil uji Mc Namer menunjukan nilai p = 0,004 <0,05 artinya terdapat pengaruh rebozo terhadap penurunan kepala janin pada ibu hamil trimester III. Kesimpulan: Penelitian ini menunjukan bahwa terapi rebozo efektif terhadap penurunan kepala janin pada ibu hamil trimester III.
Asuhan Keperawatan Tindakan Nyeri Pada Pasien Post Partum Tiara Arum Auditya; Tin Utami
Bunda Edu-Midwifery Journal (BEMJ) Vol. 8 No. 2 (2025): September 2025
Publisher : Akademi Kebidanan Bunga Husada Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54100/bemj.v8i2.474

Abstract

Keluhan nyeri pasca-partum merupakan fenomena umum yang dialami oleh ibu setelah melahirkan, dengan prevalensi yang lebih tinggi pada pasien yang menjalani sectio caesarea (SC). Nyeri ini berpotensi menghambat proses pemulihan, mengganggu kapasitas fungsional sehari-hari, serta memiliki implikasi negatif terhadap proses laktasi dan pembentukan ikatan ibu-anak. Penelitian ini bertujuan untuk menguji efikasi intervensi asuhan keperawatan dalam mitigasi nyeri pada pasien pasca-partum melalui pendekatan pre-eksperimental dengan desain pre-test dan post-test. Subjek penelitian adalah satu pasien pasca-SC yang mengalami nyeri akut dengan skala nyeri awal 7. Intervensi yang diterapkan meliputi terapi nonfarmakologis (terapi musik), kolaborasi farmakologis dalam pemberian analgesik, dan edukasi pasien. Hasil studi menunjukkan atenuasi bertahap pada skala nyeri harian, di samping perbaikan positif pada indikator nyeri objektif seperti ekspresi meringis, agitasi, dan postur protektif. Dengan demikian, intervensi keperawatan terbukti secara empiris efektif dalam mereduksi intensitas nyeri dan meningkatkan level kenyamanan pasien. Berdasarkan temuan ini, penelitian merekomendasikan integrasi intervensi keperawatan berbasis bukti dalam praktik klinis untuk memfasilitasi pemulihan optimal pada pasien pasca-partum.
Pengaruh Pijat Akupresuer Laktasi terhadap Produksi ASI Pada Ibu Nifas 1-3 Hari Desi Evitasari; Suyanti, Suyanti; Ayu Idaningsih; Devi Siti Rahmah
Bunda Edu-Midwifery Journal (BEMJ) Vol. 8 No. 2 (2025): September 2025
Publisher : Akademi Kebidanan Bunga Husada Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54100/bemj.v8i2.477

Abstract

Akupresur adalah salah satu teknik pemijatan yang mudah dipelajari dan aman serta efektif digunakan sejak ratusan tahun dengan mengunakan akupresur diharapkan dapat meningkatkan produksi ASI pada ibu menyusui. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pijat akupreseur laktasi terhadap produksi ASI Pada Ibu Nifas 1-3 Hari. Penelitian ini menggunakan metode penelitian eksperimen semu (Quasy Eksperiment) dengan pendekatan One Group Pretest dan Posttest design. Penelitian ini untuk melihat perbedaan produksi ASI pada ibu menyusui sebelum dan sesudah diberikan pijat laktasi di PMB Bidan M. Rata-rata frekuensi bayi mendapat ASI sebelum pijat akupresure sebanyak 3,83 dengan frekuensi terendah 3 kali dan tertinggi 5 kali. Rata-rata frekuensi bayi mendapatkan ASI meningkat setelah mendapatkan terapi pijat akupresure laktasi menyusui ibu menjadi 7,27 kali dengan frekuensi terendah sebanyak 5 kali dan tertinggi 9 kali. Hal tersebut ditandai dengan keadaan payudara ibu tegang sebelum bayi menyusu, adanya ASI yang merembes dari puting susu ibu saat dipencet dengan tangan, adanya peningkatan frekuensi menyusu bayi dalam sehari, frekuensi BAK bayi 6-8 kali sehari, bayi tidur tenang setiap selesai menyusu, dan keluar BAB 2-5 kali sehari. Sehingga hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa terapi pijat akupresure berpengaruh secara signifikan terhadap peningkatan produksi ASI
Pengaruh Penyuluhan Gizi dengan Media Leaflet terhadap Pengetahuan Ibu Hamil sebagai Upaya Pencegahan Stunting Aminatul Muthia Ahla; Frani Mariana; Dwi Rahmawati; Nurul Hidayah
Bunda Edu-Midwifery Journal (BEMJ) Vol. 8 No. 2 (2025): September 2025
Publisher : Akademi Kebidanan Bunga Husada Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54100/bemj.v8i2.478

Abstract

Berdasarkan Survei Status Gizi Indonesia menunjukkan bahwa Provinsi Kalimantan Selatan berada pada posisi ke-6 (30%) dengan kejadian stunting tertinggi di Indonesia. Di Kota Banjarmasin, Puskesmas Alalak Selatan pada tahun 2023 menunjukkan peningkatan kasus stunting menjadi 246 balita. Berdasarkan studi pendahuluan di Puskesmas Alalak Selatan yang mengalami stunting pada tahun 2021 sebanyak 43 orang, tahun 2022 sebanyak 48 orang dan tahun 2023 sebanyak 210 orang. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penyuluhan kesehatan gizi dengan media leaflet terhadap pengetahuan ibu hamil sebagai upaya pencegahan stunting di Puskesmas Alalak Selatan. Penelitian ini menggunakan pre-eksperimetal design dengan rancangan pretest-posttest. Sampel penelitian adalah ibu hamil yang berada Puskesmas Alalak Selatan sebanyak 54 orang yang diambil menggunakan teknik purposive sampling. Data dianalisis menggunakan uji Marginal Homogeneity. Hasil menunjukkan sebelum diberikan penyuluhan kesehatan gizi, sebagian besar responden memiliki pengetahuan cukup yaitu sebanyak 35 orang (64,8%), kurang sebanyak 16 orang (29,6%) dan baik sebanyak 3 orang (5,6%). Setelah diberikan penyuluhan kesehatan gizi sebagian besar memiliki pengetahuan baik sebanyak 51 orang (94,4%), cukup sebanyak 2 orang (3,7%) dan kurang 1 orang (1,9%). Hasil uji marginal homogeinity didapatkan nilai p sebesar 0,0001 sehingga dapat disimpulkan ada pengaruh penyuluhan kesehatan gizi dengan media leaflet terhadap pengetahuan ibu hamil sebagai upaya pencegahan stunting di Puskesmas Alalak Selatan.
Pengaruh Media Sosial Terhadap Perilaku Kekerasan Seksual Pada Remaja Di SMKN X Kota Batam Adhyatma, Aminah Aatinaa; Mey Dilla Sari Sinaga
Bunda Edu-Midwifery Journal (BEMJ) Vol. 8 No. 2 (2025): September 2025
Publisher : Akademi Kebidanan Bunga Husada Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54100/bemj.v8i2.481

Abstract

Latar Belakang: Perkembangan teknologi informasi yang pesat membawa dampak signifikan dalam berbagai aspek kehidupan, termasuk di kalangan remaja. Media sosial saat ini tidak hanya dapat digunakan sebagai sarana komunikasi dan hiburan, namun juga sebagai ruang untuk membentuk identitas diri, mencari pengakuan sosial dan berekspresi secara bebas. Dibalik banyaknya manfaat dari social media, namun juga menghadirkan tantangan serius, terutama terkait dengan isu kekerasan seksual pada remaja. Metode: Penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan metode survey analitik menggunakan pendekatan Cross Sectional. Sampel dalam penelitian ini adalah siswa dan siswi SMK Negeri X sebanyak 74 siswa. Teknik pengambilan sampling menggunakan Simple Random Sampling, yang memenuhi kriteria inklusi seperti siswa siswi yang memiliki akun media sosial dan aktif dalam penggunaannya. Instrument yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuesioner tentang pengaruh sosial media terhadap kejadian perilaku kekerasan seksual yang diisi responden melalui google form. Analisis data menggunakan Uji Chi Square untuk melihat hubungan pengaruh sosial media dengan perilaku kekerasan seksual remaja. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan nilai P-value = 0,000 (P < 0,05), artinya terdapat hubungan antara pengaruh sosial media dengan perilaku kekerasan seksual pada remaja.
Kemampuan Disabilitas Netra Dalam Memanfaatkan V-Health Di Pusat Layanan Disabilitas dan Pendidikan Inklusif Penyandang Disabilitas Sensorik Netra Kota Samarinda Muhammad Sabiq Dzakwan; Suhartina; Herni Johan; Siti Noorbaya
Bunda Edu-Midwifery Journal (BEMJ) Vol. 8 No. 2 (2025): September 2025
Publisher : Akademi Kebidanan Bunga Husada Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54100/bemj.v8i2.483

Abstract

Disabilitas netra termasuk pada disabilitas fisik. Teknologi pendukung yang biasa di kenal untuk membantu disabilitas handphone dan komputer yang menggunakan audio untuk memberitahu arahan dalam penggunanya. Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan bagaimana kemampuan disabilitas netra dalam memanfaatkan sumber media pembelajaran, mendeskripsikan bagaimana hambatan dan upaya dalam memanfaatkan sumber media pembelajaran dan mendeskripsikan bagaimana implikasi praktis dan teoretis dari hasil penelitian dalam pengembangan ilmu kesejahteraan sosial. Penelitian ini mengunakan penelitian kualitatif dengan pendekatan phenomenology, teknik pengumpulan data menggunakan wawancara, observasi dan dokumen. Subjek penelitian berjumlah 6 orang, yakni 4 disabilitas netra, 1 pekerja sosial dan 1 fasilitator. Keabsahan data yang digunakan adalah triangulasi data, adapun teknik analisis data yang peneliti gunakan adalah koding dan kategorisasi, penelitian dilakukan di Pusat Layanan Disabilitas dan Pendidikan Inklusif Disabilitas Sensorik Netra Kota Samarinda. Hasil yang diperoleh dalam penelitian adalah kemampuan disabilitas netra dalam memanfaatkan sumber media pembelajaran kemampuan intelektual disabilitas netra dalam berfikir terdiri dari menghafal fitur-fitur aplikasi yang digunakan sebagai media pembelajaran, kemampuan fisik disabilitas netra utuk melakukan keterampilan dalam penggunaan teknologi secara mandiri serta kecekatan. Disabilitas netra memiliki hambatan dalam menerjemahkan gambar dan grafik, upaya yang dilakukan mereka mencari tau sendiri kendalanya dimana dan membenarkannya sendiri atau meminta bantuan kepada orang awas. Peran di UPTD adalah memberikan penanganan untuk membantu membangun kemandirian bagi disabilitas netra agar bisa melaksanakan keberfungsian sosial mereka dalam masyarakat.