cover
Contact Name
Mohammad Fauziddin
Contact Email
mfauziddin@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
astutimasnur@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
JURNAL PENDIDIKAN TAMBUSAI
ISSN : 26146754     EISSN : 26143097     DOI : -
Core Subject : Social,
Jurnal Pendidikan Tambusai is Jurnal Electronic which contains the results of research and literature studies related to the field of education, including; regulation of education, learning activities, learning strategies, teacher professionalism, students, education and education personnel, issues of educational institutions, educational environment and parenting.
Arjuna Subject : -
Articles 2,685 Documents
Search results for , issue "Vol. 8 No. 2 (2024)" : 2,685 Documents clear
Pengembangan Bahan Ajar Berbasis Microlearning untuk Materi Kesehatan Kerja Mata Kuliah Keselamatan dan Kesehatan Kerja Pendidikan Teknik Bangunan Universitas Negeri Jakarta Fedrianti, Putri; Iriani, Tuti; Anisah, Anisah
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 2 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Di era yang sangat dipengaruhi oleh teknologi, para pendidik menghadapi tantangan untuk menciptakan materi pembelajaran yang lebih menarik, efektif, dan mudah dipahami. Penggunaan format tradisional seperti buku teks cetak sering kali kurang fleksibel dan kurang menarik, sementara solusi digital seperti e-book menawarkan aksesibilitas yang mudah. E-book berbasis microlearning muncul sebagai pendekatan baru, menyampaikan konten dalam unit-unit yang terfokus dan mudah dipahami dengan menggunakan teknologi, yang meningkatkan retensi serta keterlibatan mahasiswa. Pendekatan ini sangat penting untuk mata kuliah seperti Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3) di Universitas Negeri Jakarta, yang membutuhkan pendalaman teori dan aplikasi yang praktis. Penelitian ini menerapkan model 4D (Define, Design, Develop, Disseminate) untuk mengembangkan dan memvalidasi materi-materi ini. Hasil penelitian menunjukkan persetujuan yang tinggi dari para ahli dan kepuasan mahasiswa yang tinggi (93,8%), yang mengindikasikan keefektifan pembelajaran mikro dalam meningkatkan pendidikan K3 di program studi teknik bangunan.
Transaksi Jual Beli Online melalui Siaran Langsung pada Aplikasi Instagram Perspektif Kepastian Hukum Purborini, Niken; Usman, Rachmadi
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 2 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Siaran langsung membutuhkan koneksi internet yang stabil dan cukup cepat baik dari sisi penyiar maupun pemirsa agar konten dapat ditransmisikan dengan lancar dan tanpa gangguan. Transaksi melalui siaran langsung ini ada di e-commerce namun hal ini membahayakan terutama pada pihak konsumen yang kewajiban untuk membayar terlebih dahulu, meskipun pelanggan tidak mengetahui apakah barang yang mereka pesan benar-benar ada atau kualitas barang yang mereka punya bagus dan baik. Jenis penelitian ini merupakan jenis penelitian hukum normatif, yaitu penelitian hukum doctrinal atau studi dokumen karena penelitian ini dilakukan hanya pada peraturan-peraturan yang tertulis atau bahan-bahan hukum yang lain yang diperoleh dari studi kepustakaan, dengan menganalisis suatu permasalahan hukum melalui peraturan perundang-undangan, literatur-literatur dan bahan-bahan referensi lainnya yang berhubungan dengan Transaksi Jual Beli Online Melalui Siaran Langsung Pada Aplikasi Instagram Perspektif Kepastian Hukum. Perlindungan hukum terhadap konsumen merupakan tindakan perlindungan yang diberikan kepada konsumen sebagai subjek hukum melalui peraturan hukum yang berlaku. Perlindungan ini mencakup langkah-langkah pencegahan hingga upaya penegakan, yang dapat diatur baik secara tertulis maupun tidak tertulis. Dan untuk hasil penelitian ke dua yaitu dalam transaksi jual beli online melalui siaran langsung pada aplikasi Instagram pada prinsipnya adalah sama dengan jual beli secara konvensional pada umumnya. Pembedanya hanya pada penggunaan sarana internet. Akibatnya adalah dalam transaksi jual beli online pada aplikasi Instagram sulit dilakukan eksekusi ataupun tindakan nyata apabila terjadi sengketa maupun penipuan.
Peran dan Tantangan Guru Pendidikan Agama Islam (PAI) di Era Globalisasi Yani, Dede Andri; Purwidianto, Purwidianto
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 2 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Guru sebagai salah satu komponen pendidikan, termasuk pendidikan agama Islam, merupakan salah satu komponen yang sangat menentukan tujuan pendidikan agama Islam, yang signifikan dan berorientasi pada peluang dan tantangan era globalisasi. Oleh karena itu, diperlukan potret atau teladan seorang ustadz yang sesuai dalam kondisi globalisasi.Pendidikan agama Islam di sekolah merupakan upaya sadar melalui pengajaran, pengajaran danatau pendidikan untuk mempersiapkan peserta didik menghadapi masa depannya dengan menjadikan agama Islam sebagai pedoman dan pedoman dalam kehidupan.Dalam proses belajar mengajar, guru tidak hanya berperan sebagai penyampai informasi, tetapi juga bertanggung jawab terhadap pengembangan kepribadian siswa. Guru hendaknya menciptakan pembelajaran sedemikian rupa sehingga mendorong siswa belajar secara efektif dan dinamis untuk mencapai dan mencapai tujuan yang diharapkan. Dengan kemajuan yang dicapai dalam bidang ilmu pengetahuan dan teknologi, memicu semakin banyaknya perubahan dalam berbagai bidang kehidupan manusia, yang juga berdampak pada perubahan nilai-nilai budaya dan agama dalam kehidupan manusia. Hal-hal tersebut merupakan tantangan yang harus diantisipasi sedini mungkin agar tantangan yang ada tidak menjadi ancaman dan peluang yang menjanjikan. Dari dalam guru PAI
Jenis Tindak Tutur Perlokusi Direktif Ekspresif Tokoh Utama pada Film Preman Pensiun Season 4 Episode 2 Purnomo, Wesley; Suroso, Eko
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 2 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Bahasa merupakan suatu lambang bunyi yang bersifat arbitrer dan konvensional yang mempunyai arti lain yaitu bebas dan umum, dengan demikian fungsi bahasa merupakan alat yang digunakan untuk saling berkomunikasi antara penutur dan mitra tutur. Setiap daerah mempunyai ragam dialek yang berbeda-beda sehingga bahasa banyak ragamnya, pada penelitian ini berfokus kepada unsur kebahasaan yang ada dalam film Preman Pensiun dengan berfokus kepada jenis tindak tutur tertentu yang di kelompokan kemudian dianalisis dengan metode deskriptif kualitatif dengan cara pengumpulan data teknik simak, catat, analisis. Penelitian ini akan mengkaji dengan tiga aspek jenis tindak tutur yaitu perlokusi, direktif, ekspresif pada tuturan tokoh utama dan tokoh pembantu, hasil pada penelitian ini di temukan beberapa tindak tutur kang Mus, kang ujang, dan kang pipit yang mengandung unsur tindak tuturan baik perlokusi, direktif, dan ekspresif. Tujuan penelitian ini yaitu peneliti ingin membahas lebih jauh aspek kebahasaan dan akting atau ekspresi tokoh yang berkaitan dengan tindakan tutur ekspresif yang di tuturkan oleh tokoh utama Preman Pensiun dan tokoh pembantu dan mencari maksud dari setiap tindakan dan tuturan yang di tuturkan, data pada penelitian ini merupakan data yang valid karena data yang di ambil adalah bukti tuturan yang ada pada film Preman Pensiun
Penguatan Fungsi Partai Politik dalam Kewajibannya Memberikan Pendidikan Politik Kepada Masyarakat Wardani, Eka Rangga; Erlina, Erlina
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 2 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengkaji dan menganalisis Bagaimanakah bentuk pertanggungjawaban serta evaluasi partai politik dalam memberikan Pendidikan politik kepada Masyarakat dan mengkaji serta menganalisis Bagaimanakah sistem Pendidikan politik yang ideal serta sesuai dengan kebutuhan dan tujuan bersama terutama mencerdaskan kehidupan bangsa. Adapun jenis penelitian yang digunakan yaitu penelitian hukum normatif. Lalu pendekatan dalam penelitian ini menggunakan pendekatan Konseptual (Conceptual Approach) dan Pendekatan Undang-Undang (Statue Approach). Dari hasil penelitian terdapat Kesimpulan yaitu. Pertama. Partai politik memiliki fungsi dalam melaksanakan pendidikan politik terhadap masyarakat, sehingga dapat membantu masyarakat yang cerdas dalam partisipatif politik. Pendidikan politik tidak hanya diberikan kepada kader partai politik itu sendiri melainkan kepada seluruh elemen masyarakat, karena pada hakekatnya partai politik mendapatkan bantuan keuangan dari APBN/APBD untuk diprioritaskan dalam melaksanakan pendidikan politik. Partai poltik yang menerima bantuan keuangan yang bersumber dari APBN/APBD yang digunakan sebagai dana penunjang pendidikan politik dan operasional sekretariat. Partai politik juga diwajibkan untuk menyampaikan laporan pertanggungjawaban bantuan keuangan tersebut kepada Pemerintah setelah diperiksa oleh Badan Pemeriksa Keuangan. Kedua. Belum adanya suatu produk hukum yang mengakomodir bagaimana seharusnya partai politik dalam melaksanakan kewajibannya dalam memberikan pendidikan politik khususnya kepada Masyarakat. Pendidikan politik yang dipaparkan oleh partai politik pada saat ini umumnya berkisar di antara yaitu pada saat kampanye, reses, dan ketika bertemu dengan konstituen. Adapun pedoman pelaksanaannya kembali ke aturan partai masing masing.
Pengaruh Penerapan Permainan Kecil dalam Pembelajaran PJOK Kelas X terhadap Motivasi Belajar Peserta Didik di SMAN 16 Surabaya Putri, Ardyani Wynne Wastika
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 2 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Permainan kecil adalah aktivitas bermain yang tidak mempunyai ukuran lapangan, durasi permainan, alat-alat yang digunakan, dan peraturan baku. Sedangkan, motivasi belajar yaitu daya penggerak dalam seorang individu yang mengakibatkan dirinya ingin melakukan belajar dan dapat memberikan arah sehingga dapat tercapai apa yang diinginkan. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mendeskripsikan adanya pengaruh yang terjadi saat permainan sebelum pembelajaran terhadap belajar peserta didik dan untuk mengetahui seberapa besar pengaruh permainan kecil dalam pembelajaran PJOK terhadap motivasi belajar peserta didik di SMAN 16 Surabaya. Desain penelitian ini menggunakan desain pre-test dan post-test Randomized Control Group Pre-test Post-Test Design dan populasi penelitian ini terdiri dari 70 siswa dengan menggunakan metode Cluster Random Sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan permainan kecil dalam pembelajaran PJOK memberikan pengaruh yang berbeda-beda. Hasil uji hipotesis pada kelompok eksperimen menunjukkan nilai sig sebesar 0,000 lebih besar dari 0,05 yang menunjukkan persentase peningkatan sebesar 6,42%.
Peningkatan Hasil Belajar Mozaik Menggunakan Model Project Based learning di kelas IV Sekolah Dasar Sriwahyuni, Dina; Desyandri, Desyandri
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 2 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilakukan karena rendahnya hasil belajar peserta pada pelajaran seni rupa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana penerapan model Project Based Learning (PjBL) dapat meningkatkan hasil belajar peserta didik dalam seni rupa di sekolah dasar. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas yang menggunakan pendekatan kualitatif dan kuantitatif. Dilaksanakan dalam II siklus, masing-masing siklus 2 kali pertemuan. Teknik pengumpulan data yang dilakukan analisis dokumen, wawancara, observasi, tes dan nontes. Hasil penelitian menunjukkan modul ajar siklus I memperoleh rata-rata 85,71% dengan kualifikasi baik (B), meningkat pada siklus II menjadi 96,42% sangat baik (A). Hasil pelaksanaan pembelajaran, aspek guru siklus I memperoleh rata-rata 82,29% dengan kualifikasi baik, meningkat pada siklus II menjadi 93,75% sangat baik (A). Hasil pengamatan pelaksanaan pembelajaran, aspek peserta didik siklus I memperoleh rata-rata 83,33% dengan kualifikasi baik (B), meningkat pada siklus II menjadi 93,75% sangat baik (A). Hasil belajar peserta didik siklus I diperoleh rata-rata 70,46% dengan kualifikasi cukup (C), meningkat pada siklus II menjadi 84,80% dengan kualifikasi baik (B). Berdasarkan data hasil penelitian tersebut dapat disimpulkan bahwa dengan model Project Based Learning dapat meningkatkan hasil belajar peserta didik pada pembelajaran seni rupa.
Pengembangan Media Interaktif Articulate Storyline 3 Pada Materi Bangun Ruang Di Kelas V Sekolah Dasar Lasti Rahma Winta; Ariani, Yetti
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 2 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi dengan kenyataan bahwa kurang tersedianya media pembelajaran pada pembelajaran matematika yang berbasis teknologi di sekolah. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media pembelajaran berbasis Articulate Storyline 3 pada pembelajaran matematika kelas V di sekolah dasar yang valid, praktis, dan efektif untuk digunakan dalam proses pembelajaran. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian pengembangan (research and development) dengan model pengembangan ADDIE. Pengumpulan data menggunakan lembar validasi, angket respon, dan soal pre-test dan post-test Subjek uji coba pada penelitian ini adalah 23 orang peserta didik di kelas V SDN 24 Batuang Taba dan subjek penyebaran media interaktif ini terdiri dari 23 orang peserta didik di kelas V SDN 36 Cengkeh. Hasil dari penelitian ini diperoleh hasil rata-rata dari validasi adalah 96,45% dengan kategori sangat valid. Hasil angket respon guru memperoleh 92,51% dengan kategori sangat praktis, sedangkan angket respon peserta didik di SDN 24 Batuang Taba adalah 97,4% dengan kategori sangat praktis dan hasil angket respon peserta didik pada penyebaran media di SDN 36 Cengkeh adalah 96,79% dengan kategori sangat praktis. Hasil efektivitas media pembelajaran dengan rata-rata N-Gain score di SDN 24 Batuang Taba dan SDN 36 Cengkeh sebesar 76% dengan kategori efektif. Dapat disimpulkan bahwa media Articulate Storyline 3 ini sudah layak digunakan dalam pembelajaran.
Peran Total Quality Management (TQM) dalam Pendidikan (Analisis Buku Edward Sallis) Saputri, Eki Nining; Muti'ah, Siti; Fadel, Mohammad; Hasri, Salfen; Sohiron, Sohiron
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 2 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v8i2.17650

Abstract

Artikel ini membahas tentang peran TQM dalam Pendidikan yang merupakan hasil analisis dari buku Total Quality Management In Education yang ditulis oleh Edward Sallis. Penelitian ini merupakan studi kepustakaan (library research). Menurut Sallis, pendidikan adalah pembelajaran. Dengan kata lain, tempat pendidikan bisa bermutu apabila proses pembelajarannya bermutu. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa langkah yang paling efektif untuk meningkatkan mutu sebuah lembaga pendidikan adalah melalui perbaikan secara berkesinambungan proses pembelajaran peserta didik di sekolah. Faktor penting yang mendukung pelaksanaan langkah ini ialah dimulai dari peran kepemimpinan dari kepala sekolah, kemudian peran tenaga pendidik serta staf sekolah. Dengan demikian jika kepala sekolah, guru serta staf fokus melaksanakan sesuai perannya masing-masing, pembelajaran di sekolah akan berjalan dengan baik dan budaya mutu di sekolah akan terbentuk.
Penerapan Contextual Teaching and Learning dalam Meningkatkan Kemampuan Critical Thingking Siswa pada Mata Pelajaran Sejarah Kebudayaan Islam Kelas VIII di MTs Al-Mujahidin Telukjambe Barat Kabupaten Karawang Sa’adah, Zahratus; Sitika, Achmad Junaedi; Nurhasan, Nurhasan
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 2 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Model Contextual Teaching and Learning adalah model pembelajaran yang memberikan fasilitas kegiatan belajar siswa untuk mencari, mengelola dan menemukan pengalaman belajar yang bersifat konkret dan mengaitkan kehidupan nyata siswa. CTL menekankan pada keterkaitan antara materi pembelajaran dengan dunia kehidupan siswa secara nyata. Siswa dilatih untuk berpikir kritis terhadap permasalahan yang ada di sekitar kehidupan mereka, khususnya yang berkaitan dengan materi Sejarah Kebudayaan Islam di kelas VIII Mts.Al-Mujahidin Telukjambe Barat Kabupaten Karawang. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerapan pendekatan Contextual Teaching and Learning (CTL) dalam meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa , mengetahui kendala dalam penerapan Contextual Teaching and Learning ( CTL) dalam meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa dan mengetahui faktor pendukung dan faktor penghambat dalam penerapan pendekatan Contextual Teaching and Learning ( CTL) dalam meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa pada mata pelajaran Sejarah Kebudayaan Islam di Mts.Al-Mujahidin Kelas VIII Telukjambe Barat Kabupaten Karawang. Dalam penelitian ini, peneliti menggunakan metode kualitatif dengan jenis deskriptif. Adapun teknik pengumpulan data di dapat melalui observasi yang mana peneliti mengamati proses kegiatan pembelajaran dengan model pemebelajaran yang diteliti. Kemudian melakukan wawancara terstruktur dengan narasumber diantaranya yaitu guru mata pelajaran sejarah kebudayaan islam siswa di Mts.Al-Mujahidin Telukjambe Barat Kabupaten Karawang, dan yang terakhir melakukan dokumentasi. Teknik analisis data dilakukan melalui reduksi data, penyajian data, dan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan Contextual Teaching and Learning (CTL) mampu meningkatkan kemampuan berfikir kritis siswa secara signifikan. Siswa lebih aktif dalam proses pembelajaran, mampu menghubungkan materi pelajaran dengan konteks kehidupan seharihari, serta menunjukkan peningkatan dalam keterampilan analisis dan evaluasi. Selain itu penerapan CTL juga mendorong siswa untuk lebih mandiri dan kreatif dalam belajar. Penelitian menyarankan guru agar terus mengembangkan dan menerapkan model CTL untuk meningkatkan kualitas dan kemampuan berfikir kritis siswa.