cover
Contact Name
Mohammad Fauziddin
Contact Email
mfauziddin@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
astutimasnur@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
JURNAL PENDIDIKAN TAMBUSAI
ISSN : 26146754     EISSN : 26143097     DOI : -
Core Subject : Social,
Jurnal Pendidikan Tambusai is Jurnal Electronic which contains the results of research and literature studies related to the field of education, including; regulation of education, learning activities, learning strategies, teacher professionalism, students, education and education personnel, issues of educational institutions, educational environment and parenting.
Arjuna Subject : -
Articles 26,511 Documents
Peningkatan Prestasi Belajar Siswa Melalui Penerapan Model Pembelajaran Inkuiri Terbimbing dalam Pembelajaran Matematika Siswa Kelas X Semester Genap Laia, Olembata
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 1 (2024): April 2024
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v8i1.13232

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi oleh rendahnya prestasi belajar siswa yang ditandai dengan kurang dari 50% nilai siswa belum mencapai Keriteria Ketuntasan Minimal (KKM). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah model pembelajaran Inkuiri Terbimbing dapat meningkatkan prestasi belajar siswa setelah diterapkan dalam proses pembelajaran di kelas. Selain itu juga bertujuan untuk Mengembangkan rencana pelaksanaan pembelajaran dengan menggunakan model inkuiri terbimbing, Sejauh mana peningkatan prestasi belajar siswa dengan menggunakan model inkuiri, dan untuk menambah pengalaman mengajar guru selaku peneliti dalam penerapan model pembelajaran yang bervariasi. Jenis penelitian yang digunakan adalah analisis deskriptif kuantitatif, dengan ,metode pengumpulan data secara observasi dengan memberikan tes prestasi belajar kepada siswa yang kemudian hasilnya dikumpulkan dan dianalisis secara deskriptif. Berdsarkan hasil observasi awal nilai rata-rata siswa hanya mencapai 45,63 dengan ketuntasan belajar sebesar 17,5%. Pada siklus I setelah diberikan tindakan menggunakan alternatif yang dipilih meningkat menjadi rata-rata 51,30 dengan ketuntasan belajar sebesar 32,5%. Pada siklus II setelah dilakukan penyempurnaan tindakan dari kendala yang ditemukan pada tindakan sebelumnya, hasilnya meningkat menjadi rata-rata 81,25 dengan ketuntasan belajar sebesar 90%. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa penggunaan model pembelajaran inkuiri terbimbing dapat meningkatkan prestasi belajar siswa secara efektif di kelas.
Penerapan Metode Kooperatif Model TGT (Team Games Tournamaent) Sebagai Alternatif Meningkatkan Prestasi Belajar Siswa pada Materi Matriks Kelas XI SMK Negeri 2 Sidua’ori Semester Ganjil Tahun Pelajaran 2021/2022 Laia, Olembata
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 1 (2024): April 2024
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v8i1.13233

Abstract

Penelitian ini berdasarkan permasalahan tentang bagaimanakah peningkatan prestasi belajar siswa dengan diterapkannya metode pembelajaran kooperatif model TGT? dan bagaimanakah pengaruh metode pembelajaran kooperatif model TGT terhadap motivasi belajar siswa. Tujuan dari penelitian ini adalah Ingin mengetahui peningkatan prestasi belajar siswa setelah diterapkannya metode pembelajaran kooperatif model TGT dan Ingin mengetahui pengaruh motivasi belajar siswa setelah diterapkan metode pembelajaran kooperatif model TGT. Penelitian ini menggunakan penelitian tindakan (action research) sebanyak tiga putaran. Setiap putaran terdiri dari empat tahap yaitu: rancangan, kegiatan dan pengamatan, refleksi, dan refisi. Sasaran penelitian ini adalah siswa kelas XI TKJ. Data yang diperoleh berupa hasil tes formatif, lembar observasi kegiatan belajar mengajar Dari hasil analis didapatkan bahwa prestasi belajar siswa mengalami peningkatan dari siklus I sampai siklus III yaitu, siklus I (66,67%), siklus II (77,78%), siklus III (88,89%). Kesimpulan dari penelitian ini adalah metode kooperatif model TGT dapat berpengaruh positif terhadap motivasi belajar Siswa kelas XI TKJ serta model pembelajaran ini dapat digunakan sebagai salah satu alternatif pembelajaran matematika.
Efektifitas Model Terapi Modalitas dan Komplementer Seft terhadap Penurunan Tingkat Stres Pasca Bencana Pada Remaja Penyintas Bencana Gempa Bumi di Ponpes Minhajul Karomah Kabupaten Cianjur Hidayah, Nurul; Florensa, Florensa; Seprian, Dwin; Nisma, Nisma; Fathudin, Yogasliana
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 1 (2024): April 2024
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v8i1.13234

Abstract

Bencana alam, salah satunya adalah gempa bumi, biasanya terjadi dengan cepat dan tanpa peringatan sebelumnya. Gempa yang telah terjadi di Cianjur pada Senin, 21 November 2022 kekuatan 5,6 Magnitudo berdampak merusak, sampai ratusan orang meninggal dan ribuan bangunan hancur. Cianjur salah satu wilayah di Jawa Barat yang terkena musibah di tahun ini, dan menambah daftar panjang bencana yang terjadi di Jawa Barat pada 2022. Kondisi ini dapat membuat korban bencana menjadi lebih rentan mengalami trauma. Penyitas bencana memiliki kemungkinan yang lebih tinggi untuk mengalami masalah kesehatan fisik dan psikologis. Masalah ini dapat terjadi karena terbatasanya sumber-sumber dukungan sosial, material, dan personal. Penelitian ini bertujuan untuk Untuk mengetahui efektifitas terapi SEFT dalam menurunkan tingkat stres pasca bencana pada remaja penyintas bencana gempa bumi di Ponpes Minhajul Karomah Kabupaten Cianjur. Penelitian ini menggunakan one group pretest posttest design. Analisa data menggunakan paired t-test.Hasil penelitian menunjukkan bahwa terapi SEFT mampu menurukan tingkat stres pasca bencana remaja penyintas bencana gempa bumi.
Penerapan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe TGT (Team Games Tournament) untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa di SMA Negeri 1 Ulunoyo Tahun Pembelajaran 2021/2022 Waruwu, Selama
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 1 (2024): April 2024
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v8i1.13242

Abstract

Tujuan penelitian adalah: (1) Mendeskripsikan proses Model pembelajaran Kooperatif Tipe TGT (Team Games Tournament) SMA Negeri 1 Ulunoyo tahun pelajaran 2021/2022, (2) Mendeskripsikan hasil belajar siswa dengan menerapkan Model pembelajaran Kooperatif Tipe TGT (Team Games Tournament) SMA Negeri 1 Ulunoyo tahun pelajaran 2021/2022, (3) Membuktikan secara signifikan kualitas pembelajaran matematika dengan menerapkan Model pembelajaran Kooperatif Tipe TGT (Team Games Tournament) SMA Negeri 1 Ulunoyo tahun pelajaran 2021/2022 mencapai 75% (kategori baik), (4) Membuktikan secara signifikan rata-rata hasil belajar matematika dengan menerapkan Model pembelajaran Kooperatif Tipe TGT (Team Games Tournament) SMA Negeri 1 Ulunoyo tahun pelajaran 2021/2022 mencapai 75 (kategori baik). Penelitian ini dilaksanakan di SMA Negeri 1 Ulunoyo dengan subjek penelitian siswa kelas XI MIA semester 1 Tahun Pelajaran 2021/2022 yang berjumlah 30 orang. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian tindakan kelas (PTK). Instrumen penelitian yang digunakan adalah (1) Lembar observasi, terdiri dari (a) lembar observasi untuk siswa yang tidak aktif dalam proses pembelajaran (b) lembar observasi untuk siswa yang aktif dalam proses pembelajaran (c) lembar observasi dalam proses pembelajaran responden guru. (2) Tes hasil belajar, (3) Angket, (4) Lembar wawancara. (5) Rekaman video/foto. Hasil penelitian: (1) Proses pembelajaran matematika terperbaiki dengan menerapkan model pembelajaran koopeatif tipe TGT. Hasil pengamatan untuk siswa yang tidak aktif menurun dari 27,78% menjadi 6,67%. Rata-rata persentase siswa yang aktif meningkat dari 66,60% menjadi 81,18%. Rata-rata hasil pengamatan dalam proses pembelajaran responden guru meningkat dari 61,11% menjadi 84,44%, (2) Rata-rata hasil belajar baik melalui penerapan model pembelajaran kooperatif tipe TGT. Rata-rata hasil belajar pada akhir siklus I adalah 65,47 tergolong kategori cukup dan pada akhir siklus II adalah 84,38 tergolong kategori baik. Persenatase ketuntasan belajar pada siklus I mencapai 50,00% sedangkan pada siklus II persentase ketuntasan belajar mencapai 90,00%, (3) Berdasarkan uji Z, diperoleh nilai Zhitung = 1,95 selanjutnya dikonfirmasikan dengan nilai Ztabel = 1,64 pada taraf signifikan 5% (? = 0,05). Karena Zhitung > Ztabel, Ha diterima dan H0 ditolak, sehingga disimpulkan bahwa hipotesis yang berbunyi: “kualitas pembelajaran matematika dengan menerapkan model pembelajaran kooperatif tipe TGT mencapai 75% (baik)”diterima pada taraf signifikan 5%, (4) Berdasarkan uji t, diperoleh nilai thitung = 2,009 selanjutnya dikonfirmasikan dengan nilai ttabel = 1,699 pada taraf signifikan 5% (? = 0,05). Karena thitung > ttabel, Ha diterima dan H0 ditolak, sehingga disimpulkan bahwa hipotesis yang berbunyi: ”rata-rata hasil belajar siswa pada mata pelajaran matematika dengan menerapkan model pembelajaran kooperatif tipe TGT mencapai 75 (baik)” diterima pada taraf signifikan 5%. Saran peneliti: (1) Hendaknya guru mata pelajaran matematika memilih dan menerapkan model pembelajaran yang sesuai dalam proses pembelajaran, (2) Dalam melaksanakan proses pembelajaran, guru hendaknya menggunakan model pembelajaran yang melibatkan siswa secara aktif, (3) Hendaknya hasil ini penelitian menjadi bahan perbandingan kepada peneliti berikutnya.
Penerapan Metode Drill dalam Pembelajaran Matematika di SMA Negeri 1 Ulunoyo Tahun Pembelajaran 2020/2021 Waruwu, Selama
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 1 (2024): April 2024
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v8i1.13243

Abstract

Tujuan penelitian: (1) Mendeskripsikan proses pembelajaran matematika melalui penerapan metode Drill, (2) Mendeskripsikan hasil belajar siswa pada mata pelajaran matematika melalui penerapan metode Drill, (3) Membuktikan secara signifikan kualitas pembelajaran matematika dengan menerapkan metode Drill baik mencapai 75%, dan (4) Membuktikan secara signifikan rata-rata hasil belajar siswa pada mata pelajaran matematika dengan penerapan metode Drill baik mencapai 75. Penelitian ini dilaksanakan di SMA Negeri 1 Ulunoyo dengan subjek penelitian siswa kelas XI MIA semester 1 Tahun Pelajaran 2020/2021 yang berjumlah 30 orang yang terdiri dari 18 orang perempuan dan 12 orang laki-laki. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian tindakan kelas (PTK), siklus I dengan materi Operasi penjumlahan dan pengurangan dua matriks dan siklus II dengan Operasi Perkalian Dua Matriks. Instrumen penelitian: (1) Lembar observasi, terdiri dari (a) lembar observasi untuk siswa yang tidak aktif dalam proses pembelajaran (b) lembar observasi untuk siswa yang aktif dalam proses pembelajaran (c) lembar observasi dalam proses pembelajaran responden guru. (2) Tes hasil belajar, (3) Angket, (4) Lembar wawancara. (5) Rekaman video/foto. Hasil penelitian: (1) Proses pembelajaran matematika terperbaiki dengan menerapkan metode Drill. Hasil pengamatan untuk siswa yang tidak aktif menurun dari 26,67% menjadi 8,33%. Rata-rata persentase siswa yang aktif meningkat dari 66,25% menjadi 83,96%. Rata-rata hasil pengamatan dalam proses pembelajaran responden guru meningkat dari 61,61% menjadi 89,29%, (2) Rata-rata hasil belajar baik melalui penerapan metode Drill. Rata-rata hasil belajar pada akhir siklus I adalah 65,45 tergolong kategori cukup dan pada akhir siklus II adalah 83,45 tergolong kategori baik. Persentase ketuntasan belajar pada siklus I mencapai 53,33% sedangkan pada siklus II persentase ketuntasan belajar mencapai 93,33%, (3) Berdasarkan uji Z, diperoleh nilai Zhitung = 1,95 selanjutnya dikonfirmasikan dengan nilai Ztabel = 1,64 pada taraf signifikan 5% (? = 0,05). Karena Zhitung > Ztabel, Ha diterima dan H0 ditolak, sehingga disimpulkan bahwa hipotesis yang berbunyi: “kualitas pembelajaran matematika dengan menerapkan metode Drill mencapai 75% (baik)”diterima pada taraf signifikan 5%, dan (4) Berdasarkan uji t, diperoleh nilai thitung = 2,507 selanjutnya dikonfirmasikan dengan nilai ttabel = 1,699 pada taraf signifikan 5% (? = 0,05). Karena thitung > ttabel, Ha diterima dan H0 ditolak, sehingga disimpulkan bahwa hipotesis yang berbunyi: ”rata-rata hasil belajar siswa pada mata pelajaran matematika dengan menerapkan metode Drill mencapai 75 (baik)” diterima pada taraf signifikan 5%. Saran peneliti: (1) Hendaknya guru mata pelajaran matematika memilih dan menerapkan metode pembelajaran yang sesuai dalam proses pembelajaran, (2) Dalam melaksanakan proses pembelajaran, guru hendaknya menggunakan metode pembelajaran yang melibatkan siswa secara aktif, dan (3) Hendaknya hasil ini penelitian menjadi bahan perbandingan kepada peneliti berikutnya.
Evaluasi Kebutuhan Air Bersih untuk 7 (Tujuh) Stream pada Area Kilang PT. XY Warsa, I Ketut
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 1 (2024): April 2024
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v8i1.13244

Abstract

Air bersih merupakan kebutuhan hidup yang sangat vital bagi kehidupan semua makhluk hidup. Seperti halnya area stream PT. XY juga membutuhkan air bersih yang cukup disetiap titik pengguna yang nantinya berperan sebagai sanitasi, kebutuhan mencuci maupun air minum. Sumber air bersih bersumber dari hasil proses Water Treatment Plant I (WTP-I) yang air bakunya dari sungai tadah hujan Sungai Wain. Saat ini air baku yang diterima dari Sungai Wain ke WTP-I hanya 47,7%. Sementara dari 7 (tujuh) stream desain baru yang dibangun oleh PT. XY, kapasitasnya mencapai 165,5 m3/hr. Tujuan utama evaluasi ini adalah untuk mengetahui seberapa besar kebutuhan air bersih dibandingkan dengan kapasitas desain baru yang dihitung oleh PT. XY. Berdasarkan hasil evaluasi dengan stream yang sama, kapasitasnya mencapai 61,3 m3/hr, sehingga terdapat perbedaan kapasitas 104,2 m3/hr atau penyimpangan sebesar 63,0% (normal penyimpangan adalah ± 10%), maka dapat disimpulkan bahwa desain baru PT. XY belum tepat.
Penerapan Sanksi Terhadap Anak yang Turut Serta Membawa Senjata Tajam Tanpa Ijin dihubungkan dengan Putusuan Pengadilan Negeri Bogor Nomor 03/PID.SUS-ANAK/2021/PN BGR Salsabila, Aprilia; Kholim, Nur; Suharna, Moh. Asep
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 1 (2024): April 2024
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v8i1.13245

Abstract

Kenakalan remaja adalah masalah yang banyak dialami oleh remaja pada masa sekarang ini.Kenakalan remaja bukan hanya menjadi masalah bagi remaja itu sendiri, tetapi juga menjadi masalah bagi masyarakat. Beberapa contoh perilaku kenakalan remaja meliputi merokok, meminum alkohol, narkoba dan turut serta dalam tawuran. Kenakalan remaja sangat kompleks dan memiliki penyebab yang beragam, seperti pengaruh lingkungan, pergaulan, dan masalah keluarga. Dalam pasal 20 UU Perlindungan Anak menentukan bahwa negara, pemerintah, keluarga, dan orang tua berkewajiban dan bertanggung jawab terhadap penyelenggaraan perlindungan anak. Peran orangtua dan negara memegang peranan vital untuk melindungi anak berkonflik dengan hukum secara fisik, psikis dan sosial.
Eksperimental Uji Kuat Tekan Beton dengan Menggunakan Agregat Kasar Pecahan Bata Merah dan Batako Sebagai Bahan Pengganti S, Muh. Sayfullah; Bahar, Syamsul Bahri; SR, Hendra Kundrad; Rika, Rika
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 1 (2024): April 2024
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v8i1.13246

Abstract

Beton merupakan materi komposit yang terbentuk dari gabungan agregat dan pengikat semen. Bentuk paling umum dari beton adalah beton semen Portland, yang terdiri dari agregat kasar berupa kerikil dan agregat halus berupa pasir. Berbagai upaya dilakukan untuk menemukan inovasi dalam pemilihan bahan untuk pembuatan beton. Salah satunya adalah mencari material tambahan atau pengganti yang ekonomis dan memiliki kekuatan tekan yang optimal. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menilai pengaruh kuat tekan beton dengan penggunaan bahan pengganti agregat kasar, seperti Bata Merah dan Batako. Metode penelitian yang digunakan adalah metode eksperimen yang dilakukan di laboratorium Teknik UM Buton. Penelitian ini melibatkan pengujian fisik beton dengan bahan pengganti Bata Merah dan Batako yang dipecah dengan variasi ukuran antara 3 cm hingga 4 cm, secara tidak merata. Berdasarkan hasil pengujian, kuat tekan beton dengan bahan pengganti Bata Merah pada umur 3 hari adalah 48,4 kg/cm², pada umur 7 hari adalah 56,7 kg/cm², dan pada umur 28 hari adalah 71,4 kg/cm². Sementara itu, beton dengan bahan pengganti Batako pada umur 3 hari memiliki kuat tekan sebesar 47,1 kg/cm², pada umur 7 hari adalah 52,3 kg/cm², dan pada umur 28 hari adalah 68,5 kg/cm². Diperhatikan bahwa penggunaan bahan pengganti Bata Merah dan Batako tidak mampu meningkatkan kuat tekan beton, hal ini disebabkan oleh perbedaan berat antara Bata Merah dan Batako dengan agregat kasar (kerikil). Kandungan kadar lumpur menjadi salah satu penyebab rendahnya nilai kuat tekan yang di hasilkan material tersebut.
Analisis Tingkat Kepuasan Wisatawan terhadap Sarana Wisata dan Strategi Pengembangan Kawasan Pantai Pulisan Likupang Minahasa Utara Sujono, Riskezia Y; Rengkung, Leonardus R; Kepel, Rene C
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 1 (2024): April 2024
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v8i1.13247

Abstract

Wisata pantai di desa pulisan kecamatan likupang timur kabupaten minahasa utara. Merupakan salah satu destinasi favorit untuk para pecinta alam, potensi di pantai pulisan sangat besar dan bernilai tinggi dengan adanya pemandangan yang eksotis. Populasi wisatawan mancanegara dan domestik yang berkunjung di pantai pulisan tercatat sebanyak 25.863 jiwa. Maka perlu adanya sebuah kajian menganalisa faktor-faktor internal dan eksternal yang mendukung pengembangan pariwisata pantai pulisan, serta menganalisis tingkat kepuasan wisatawan. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dan pendekatan kuantitatif. Setelah itu menganalisis dengan metode CSI (Customer Satisfaction index). Likert yang didapatkan dari kuesioner. IPA (Importance Performance Analysis) digunakan untuk mendapatkan gambaran tingkat kepuasan dan kepentingan melalui skala prioritas dari tiap-tiap atribut yang ada. Nilai (MIS) Mean Importance Score berjumlah 95,73333, Nilai (MSS) Mean Satisfaction Score berjumlah 106,833333, nilai (WF) Weight Factor dan (WS) Weight Score. Berdasarkan perhitungan yang telah dilakukan menggunakan CSI dapat diketahui bahwa indeks kepuasan pelanggan terhadap Pantai Pulisan sebesar 77.61% pada rentang skala 66% - 80.99%. Dapat dikatakan bahwa tingkat kepuasan wisatawan Pantai Pulisan secara umum berada pada kategori Puas.
Pengaruh Harga dan Lokasi terhadap Keputusan Pembelian Rumah dengan Perceived Price Sebagai Variabel Intervening (Studi Kasus Pada Perumahan Legenda Wisata Kab. Bogor) Utami , Tri Rahmini Siwi; Prasilowati, Sri Lestari; Martono, Besar Agung
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 1 (2024): April 2024
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v8i1.13249

Abstract

Pada produk perumahan, konsumen akan menilai penawaran pembelian bukan hanya atas fasilitas dan kualitas produk saja, tetapi juga dengan mempertimbangkan faktor-faktor lainnya seperti lokasi dan harga. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh harga dan lokasi terhadap keputusan pembelian rumah dengan perceived price sebagai variable intervening. Jenis penelitian yang dilakukan adalah kuantitatif. Berdasarkan perhitungan dengan menggunakan rumus Slovin didapatkan sampel sebanyak 57 orang. Instrumen penelitian yang digunakan adalah observasi dan kuesioner. Analisis data yang digunakan adalah regresi linier berganda, sedangkan pengujian hipotesisnya menggunakan uji F dan uji t. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penelitian ini layak untuk menjelaskan Persepsi harga dan lokasi terhadap keputusan pembelian (R Square = 0.731) dimana harga dan lokasi dalam model tersebut mampu menjelaskan 73.1% variasi keputusan pembelian.