cover
Contact Name
Mohammad Fauziddin
Contact Email
mfauziddin@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
astutimasnur@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
JURNAL PENDIDIKAN TAMBUSAI
ISSN : 26146754     EISSN : 26143097     DOI : -
Core Subject : Social,
Jurnal Pendidikan Tambusai is Jurnal Electronic which contains the results of research and literature studies related to the field of education, including; regulation of education, learning activities, learning strategies, teacher professionalism, students, education and education personnel, issues of educational institutions, educational environment and parenting.
Arjuna Subject : -
Articles 26,294 Documents
Gambaran Respon Imun IgG IgM DENGUE, NS1 dan Kadar Trombosit Pada Pasien Suspek DBD di Puskesmas Piyungan Bantul Refnaldi, Revi; Shafriani, Nazula Rahma; Irfani, Farida Noor
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 3 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Demam Berdarah Dengue (DBD) ialah jenis penyakit yang menginfeksi akibat dari virus dengue yang penularannya berasal dari gigitan nyamuk Aedes aegypti dan Aedes albopictus yang telah terinfeksi virus dengue. Respon imun seseorang yang mengalami infeksi virus dengue akan muncul terbentuknya antibodi spesifik IgM dan IgG dalam tubuh. Peran utama trombosit sebagai penghalang terjadinya pendarahan yakni dengan cara memproduksi bekuan darah per mikroliter darah. Penyakit ini erat hubungannya dengan trombositopenia atau disebut gejala menurunnya jumlah trombosit. Penelitian memiliki tujuan agar memperoleh gambaran hasil pemeriksaan IgG IgM dengue dan kadar trombosit pada pasien suspek DBD di Puskesmas Piyungan Bantul tahun 2023. Jenis penelitian yang digunakan yaitu deskriptif kualitatif dengan melakukan pengambilan data sekunder dari hasil catatan rekam medis pada bulan Januari hingga Desember tahun 2023. Sampel pada penelitian ini berjumlah 76 data dengan teknik pengambilan sampel yaitu total sampling. Data dianalisis distribusi frekuensi dan disajikan dalam bentuk tabel. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pasien suspek DBD di Puskesmas Piyungan Bantul tahun 2023 didominasi oleh kelompok usia 13-25 tahun sebanyak 32 (42,1%) orang dan mayoritas berjenis kelamin laki-laki sebanyak 46 (60,5%) orang. Sebagian besar pasien memiliki kadar trombosit normal sebanyak 40 (52,6%) orang. Pemeriksaan IgM dengue dengan hasil positif didapatkan pada 24 (31,6%) pasien sedangkan pada pemeriksaan IgG dengue didapatkan pada 15 (19,7%) pasien
Pengaruh Homogenisasi Sekunder Inversi 5 Kali dan 8 Kali terhadap Jumlah Eritrosit Hadi, Tri Handoko Satrio; Hadi, Wahid Syamsul; Irfiani, Farida Noor
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 3 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar belakang penelitian ini adalah pemeriksaan eritrosit sebagai bagian dari skrining rutin untuk mendiagnosis gangguan hematologis. Tahap pra-analitik, khususnya homogenisasi, penting karena bisa terjadi kesalahan. Darah dalam tabung antikoagulan harus segera dicampur (homogenisasi primer) dengan membolak-balik tabung 8-12 kali menurut standar CLSI, BD Vacutainer, dan PerMenKes. Jika pemeriksaan tertunda, darah harus dihomogenisasi kembali (homogenisasi sekunder). Tujuan penelitian adalah melihat perbedaan hasil hitung eritrosit pada homogenisasi sekunder 5 dan 8 kali. Metode yang digunakan adalah pra-eksperimen dengan teknik Purposive Sampling. Hasil homogenisasi 5 kali memberikan nilai rata-rata eritrosit 4,8163 x106/µL, sedangkan 8 kali sebesar 4,8250 x106/µL. Analisis statistik menunjukkan tidak ada perbedaan signifikan (p = 0,970). Kesimpulannya tidak ada perbedaan jumlah eritrosit antara homogenisasi 5 dan 8 kali.
Penerapan Komunikasi Community Based Tourism sebagai Pendukung Agrowisata Berkelanjutan di Desa Melung Ratri, Sita Ning
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 3 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Produk pariwisata atau desa agrowisata mempunyai karakteristik seperti lingkaran hidup pendek, risiko tinggi, perbedaan tinggi, keberagaman tinggi, tingkat daya saing ketat, dan mudah dicontoh karena industri ini membutuhkan kecerdikan dan inovasi untuk menopang atau memperpanjang siklus hidup produknya. Untuk itu kegiatan dalam industri pariwisata perlu dirancang dalam rangka untuk lebih mensejahterakan masyarakat di daerah wisata tersebut maupun bagi pengunjung (wisatawan). Salah satu konsep pengelolaan dalam upaya memberikan nilai tambah ganda tersebut adalah melalui konsep pengembangan pariwisata berbasis komunitas atau masyarakat terutama di pedesaan. Pariwisata berbasis komunitas (Community Based Tourism) adalah sebuah konsep yang menekankan masyarakat untuk mampu mengelola dan mengembangkan objek wisata oleh mereka sendiri. Metode dalam penelitian ini yaitu kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Pengembangan destinasi wisata melalui konsep Community Based Tourism (CBT) merupakan salah satu solusi dalam pengelolaan suatu kawasan khususnya yang akan dikembangkan menjadi desa wisata, salah satunya Desa Melung yang memiliki potensi berupa landscape alam yang beragam dan luas seperti pesawahan dan perbukitan dengan formasi batuan yang menjadikan kawasan tersebut memiliki nilai ekonomis jika dikelola dengan baik. Potensi tersebut perlu dikelola serta dikembangkan menjadi BUMDES yang dikelola oleh masyarakat setempat selain menambah pendapatan bagi Desa Melung atau pendapatan asli desa (PADes) juga akan berdampak terhadap kesejahteraan masyarakat setempat
Implementasi Gerakan Literasi Baca-Tulis di SMP Negeri 43 Padang Siregar, Andika Rinaldi; Atmazaki, Atmazaki
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 3 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan tiga hal berikut. Pertama, mendeskripsikan pelaksanaan gerakan literasi baca-tulis. Kedua, mendeskripsikan faktor-faktor kendala pengimplementasian gerakan literasi baca-tulis. Ketiga, mendeskripsikan upaya yang dilakukan sekolah dalam mengatasi kendala pelaksanaan gerakan literasi baca-tulis. Jenis penelitian ini merupakan penelitian metode campuran (mixed method). Penelitian ini dilaksanakan di SMP Negeri 43 Padang. Data dalam penelitian ini adalah hasil pengumpulan data tentang pemahaman dan pelaksanaan gerakan literasi baca-tulis yang dilakukan oleh siswa dan guru melalui observasi, wawancara, angket, dan studi dokumentasi. Untuk penganalisisan data, digunakan teknik analisis data kualitatif, analisis data kuantitatif, dan penarikan kesimpulan. Berdasarkan hasil penelitian, disimpulkan Pertama, pelaksanaan gerakan literasi baca-tulis di SMP Negeri 43 Padang sudah terlaksana dengan baik yang menunjukkan ketercapaian 72% dengan kategori baik. Kedua, kendala implementasi gerakan literasi baca-tulis di SMP Negeri 43 Padang, yaitu kurangnya minat baca-tulis siswa, kurangnya pengawasan orangtua di rumah, dan keterbatasan sarana prasarana yang memadai. Ketiga, upaya sekolah mengatasi kendala pelaksanaan gerakan literasi baca-tulis di SMP Negeri 43 Padang, yaitu guru menggunakan metode menarik dalam mendampingi siswa, sekolah memanfaatkan ruangan yang ada untuk perpustakaan, serta guru dan siswa membawa buku bacaan dari rumah.
Analisis Kesiapan Guru dalam Implementasi Kurikulum Merdeka di Sekolah Dasar Negeri 01 Selo, Purwodadi Tahun Pelajaran 2023/2024 Ferdiawan, A. Tirta; Suryanti, H. Heru Sri; Mustofa, M.
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 3 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan pelaksanaan penelitian ini ialah untuk menganalisa kesiapan guru dalam implementasi Kurikulum Merdeka di SD Negeri 1 Selo, Tawangharjo, Grobogan sesuai tinjauan evaluasi, pelaksanaan, dan perencanaan pembelajarannya secara deskriptif kualitatif. Peneliti di sini mewawancarai, mengobservasi, dan mendokumentasikan setiap data yang diperlukan terhadap kepala sekolah dan guru sekolah pada Tahun Pelajaran 2023/2024. Data kemudian diuji keabsahannya melalui triangulasi teknik dan sumber dan dianalisa melalui model Miles dan Huberman. Hasilnya menegaskan bahwa guru di SDN 1 Selo memiliki kesiapan dalam mengimplementasikan Kurikulum Merdeka, baik dalam aspek evaluasi, pelaksanaan maupun perencanaannya. Guru telah mengikuti pelatihan, memiliki kompetensi yang relevan, dan terus mengatasi kendala melalui diklat, menyediakan buku panduan, berkonsultasi dengan guru lain, serta mencari materi secara mandiri dari internet untuk menunjang proses pembelajaran yang lebih efektif.
Menumbuhkan Critical Thinking Siswa melalui Pembelajaran PKN Model PBL di SDN Mlatiharjo 02 Semarang Aulia, Wilda Rizqi; Wakhyudin, Husni; Romlah, Romlah; Nuvitalia, Duwi
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 3 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini mengacu pada peningkatan kemampuan berpikir kritis siswa yang dilakukan melalui pembelajaran Pendidikan Kewarganegaraan (PKN) dengan menerapkan model Pembelajaran Berbasis Masalah (PBL) di SDN Mlatiharjo 02 Semarang. Model PBL dipilih karena kemampuannya dalam mengajak siswa untuk berpikir kritis, kreatif, dan efektif dalam memecahkan masalah. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif yang dilakukan teknik studi lapangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model PBL dalam pembelajaran PKN dapat memberikan kemampuan berpikir kritis. Siswa dapat lebih aktif dalam proses belajar, mampu mengidentifikasi masalah, mencari solusi, dan mengembangkan argumen yang logis. Selain itu, penerapan PBL juga mendorong partisipasi siswa dalam diskusi kelas dan meningkatkan keterampilan kolaborasi. Penelitian ini menyarankan agar guru lebih sering menggunakan model PBL dalam pembelajaran PKN untuk mengembangkan kemampuan berpikir kritis siswa.
Peningkatan Kemampuan Pemecahan Masalah Matematis Siswa melalui Penerapan Pembelajaran Probing-Prompting Berbasis Realistic Mathematics Education Ningsih, Eva Fitria; Astridewi, Sastika; Chotimah, Binti Khusnul
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 1 (2024): April 2024
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan kemampuan pemecahan masalah matematis siswa berdasarkan kemampuan awal matematis (KAM) dengan menerapkan pembelajaran Probing-Prompting berbasis Realistic Mathematics Education (RME). Instrument pada penelitian ini menggunakan dua jenis tes berbentuk uraian, yaitu tes KAM dan tes kemampuan pemecahan masalah matematis. Metode penelitian yang digunakan pada penelitian ini adalah kuasi eksperimen tipe non-equivalent control group design. Pada penelitian menggunakan dua kelas pada kelas VII A dan B dengan perlakuan berbeda. Kelas VII A diberi perlakuan dengan mnerapkan pembelajaran probing-prompting berbasis RME sedangkan kelas VII B tidak diberi perlakuan (perlakua biasa). Analisis data yang digunakan peneliti yaitu dengan menggunakan uji ANOVA dua arah. Berdasarkan hasil analisis data dapat diambil kesimpulan bahwa: 1) terdapat perbedaan peningkatan kemampuan pemecahan masalah antara siswa yang memperoleh pembelajaran probing-prompting berbasis RME dengan siswa yang memperoleh pembelajaran biasa; 2) tidak terdapat perbedaan peningkatan kemampuan pemecahan matematis antara siswa yang memperoleh pembelajaran probing-prompting berbasis RME dengan siswa yang memperoleh pembelajaran biasa ditinjau dari KAM; 3) terdapat interaksi antara pembelajaran Probing-Prompting berbasis RME dan KAM dalam mempengaruhi peningkatan kemampuan pemecahan masalah matematis siswa.
Tindak Tutur Direktif Guru Dalam Pembelajaran Bahasa Indonesia di Kelas VII Madrasah Tsanawiyah Negeri 1 Kota Padang Melaty Putri, Suci; Amir, Amril
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 2 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan tindak tutur direktif guru, tindak tutur direktif yang dominan digunakan oleh guru serta strategi bertutur yang digunakan oleh guru mata pelajaran Bahasa Indonesia dalam proses pembelajaran di kelas VII MTsN 1 Kota Padang. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan metode deskriptif. Instrumen penelitian ini yaitu peneliti sendiri. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini yaitu teknik simak bebas lihat cakap (SBLC), rekam, dan catat. Teknik pengabsahan data yang digunakan yaitu teknik triangulasi. Hasil penelitian ini ditemukan sebanyak 232 tuturan tindak tutur direktif yang digunakan oleh guru bahasa Indonesia dalam proses pembelajaran di kelas VII MTsN 1 Kota Padang dengan bentuk tindak tutur direktif bertanya sebanyak 181 tuturan, menyuruh sebanyak 33 tuturan, memohon sebanyak 0 tuturan, menuntut sebanyak 8 tuturan, menyarankan sebanyak 4 tuturan dan menantang sebanyak 6 tuturan. Tindak tutur direktif yang dominana digunakan guru yaitu tindak tutur direktif bertanya dengan 181 tuturan. Strategi bertutur yang digunakan dalam proses pembelajaran di kelas VII MTsN 1 Kota Padang ditemukan sebanyak lima strategi, yaitu bertutur terus terang tanpa basa-basi dengan 170 tuturan, bertutur terus terang dengan basa-basi kesantunan positif sebanyak 40 tuturan, bertutur terus terang dengan basa-basi kesantunan negatif sebanyak 6 tuturan, bertutur samar-samar sebanyak 5 tuturan, dan bertutur dalam hati sebanyak 11 tuturan. Strategi bertutur yang dominan digunakan yaitu strategi bertutur terus terang tanpa basa-basi dengan tuturan 170 tuturan. Berdasarkan hasil penelitian tersebut, dapat disimpulkan bahwa tindak tutur direktif yang dominan digunakan guru adalah tindak tutur bertanya karena guru menginginkan siswanya terlibat aktif dalam proses pembelajaran dan paham terhadap materi yang disampaikan. Tindak tutur yang tidak pernah digunakan oleh guru yaitu tindak tutur direktif memohon.
Analisis Kualitas Layanan Sistem Informasi Administrasi Kependudukan (SIAK) Dengan Metode Servqual Dan Importance Performance Analysis (IPA) di Dinas Dukcapil Kota Jambi Riansyah, Rivaldi; Theo Ari Bangsa, Mhd.; Yudertha, Andreo
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 2 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

SIAK adalah suatu sistem informasi yang dirancang menggunakan standar untuk mengelola sistem administrasi kependudukan sehingga dapat tercapainya pelayanan publik yang efektif dan juga membantu bagi para petugas. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui untuk mengetahui Kualitas Layanan Sistem Informasi Administrasi Kependudukan (SIAK) Dengan Metode Servqual Dan Importance Performance Analysis (IPA) di Dinas Dukcapil Kota Jambi. Pengumpulan data dilakukan dengan penyebaran kuesioner secara langsung kepada pegawai Dinas Dukcapil Kota Jambi, menggunakan teknik pengambilan sampel pada 100 responden. Teknik analisis yang digunakan yaitu analisis deksriptif dan uji hipotesis. Berdasarkan hasil uji Servqual IPA menyatakan bahwa kualitas layanan SIAK dalam hal pengolahan data kependudukan di Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Jambi pada tingkat kesenjangan (gap) masih belum memenuhi harapan pengguna karena skor kualitas (Q) dihitung <1 dengan skor rata-rata kualitas layanan ialah -0.79. Pada hasil analisis diagram kartesius yang menjadi prioritas utama dan harus ditingkatkan pada kuadran A adalah atribut A yaitu pegawai SIAK selalu mengupayakan layanan yang bebas dari kesalahan dengan nilai -1,07 atribut 2 yaitu pegawai SIAK bersungguh-sungguh untuk membantu memecahkan masalah masyarakat dengan nilai -0,8, atribut 3 yaitu SIAK menampilkan fitur yang memudahkan pelayanan dengan nilai -0,7 dan atribut 4 yaitu pegawai SIAK selalu mengutamakan kepentingan para masyarakat dengan nilai -0,59. Hasil analisis yang didapatkan menggunakan diagram kartesius diperoleh hasil pada kuadran I menjadi sebagai faktor prioritas utama perbaikan yang harus dilakukan oleh pegawai SIAK dalam hal pengolahan data kependudukan di Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Jambi sebagai bahan evaluasi untuk melakukan pengembangan sistem agar sesuai dengan harapan pengguna karena masih memiliki nilai kepuasan yang sangat rendah dan pada kuadran II sebagai faktor untuk mempertahankan prestasi atau nilai lebih dimana atribut yang terdapat pada kuadran tersebut dapat dipertahankan oleh pegawai SIAK karena tingkat harapan pengguna sudah sesuai dan menjadi kepuasan tertinggi pengguna akan layanan yang diberikan.
Characterization and Three Dimensional of Main Character in I Am Legend Novel Gayatri, Ida Ayu Tri; Soethama, Putu Lirishati
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 3 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sastra merupakan salah satu unsur yang memiliki karya seni dan imajinasi yang tinggi. Novel merupakan sebuah narasi fiksi yang biasanya mengeksplorasi karakter, alur, tema, dan latar dalam format yang lebih panjang daripada cerita pendek. Novel dapat bervariasi dalam hal panjang dan genre, mencakup berbagai macam gaya dan subjek. Di sini peneliti memilih untuk menganalisis Tokoh Utama dalam novel “I Am Legend”. Data penelitian ini diambil dari novel berjudul I Am Legend. Data dikumpulkan melalui metode observasi dengan membaca, dan mencatat. Kemudian dikategorikan berdasarkan teori yang ada. Data yang telah dikumpulkan dan diklasifikasikan kemudian dianalisis secara kualitatif dan deskriptif berdasarkan teori sastra yang dikemukakan oleh Lajos Egri (1987) dan Kenney (1966). Analisis berlanjut pada bagian kedua mengenai pengembangan karakter menurut Kenny. Hasil analisis menunjukkan bahwa pengarang secara menyeluruh menggunakan metode menurut teori ini, seperti metode destruktif, metode dramatis, metode karakter pada karakter, metode kontekstual, dan metode pencampuran. Namun, penggunaan metode yang paling terbatas adalah karakter pada karakter karena pengarang tidak banyak menyebutkan karakter yang terlibat langsung dengan Robert. Oleh karena itu, Robert digambarkan sebagai tokoh yang hidup dan bertahan hidup sendirian di rumahnya.