cover
Contact Name
Mohammad Fauziddin
Contact Email
mfauziddin@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
astutimasnur@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
JURNAL PENDIDIKAN TAMBUSAI
ISSN : 26146754     EISSN : 26143097     DOI : -
Core Subject : Social,
Jurnal Pendidikan Tambusai is Jurnal Electronic which contains the results of research and literature studies related to the field of education, including; regulation of education, learning activities, learning strategies, teacher professionalism, students, education and education personnel, issues of educational institutions, educational environment and parenting.
Arjuna Subject : -
Articles 26,294 Documents
Fear of Missing Out dengan Sujective Well-Being pada Remaja Ramadhani, Chelcadiva; Suhadianto, Suhadianto; Rista, Karolin
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 1 (2025)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v9i1.25145

Abstract

Subjective well-being didefinisikan sebagai tingkat kepuasan hidup dan keseimbangan emosi positif dan negative. Meningkatnya penggunaan media sosial memengaruhi kesejahteraan subjektif remaja, salah satunya melalui fenomena Fear of Missing Out (FoMO). FoMO adalah kecemasan berlebihan akibat merasa tertinggal informasi atau pengalaman di media sosial. Penelitian ini bertujuan mengkaji hubungan antara FoMO dan kesejahteraan subjektif pada 155 siswa SMK Muhammadiyah 1 Taman berusia 16–18 tahun, yang dipilih menggunakan purposive sampling. Penelitian kuantitatif ini menggunakan desain korelasional dengan skala FoMO dan kesejahteraan subjektif yang valid dan reliabel. Data dikumpulkan melalui Google Form dan dianalisis menggunakan uji korelasi Product Moment dengan SPSS versi 25. Hasil analisis menunjukkan koefisien korelasi rxy = -0,174 dengan p = 0,030 (p < 0,05), yang berarti terdapat hubungan negatif signifikan. Semakin tinggi FoMO, semakin rendah kesejahteraan subjektif remaja.
Kedudukan Notaris dalam Pembuatan Pencabutan Testament (Surat Wasiat): Studi Kasus di Kantor Notaris Dan PPAT Ina Indriati Siregar, S.H Ramadanty, Alvi Sahara; Elyani, Elyani; Sitepu, Karolina; Darma, Mospa
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 1 (2025)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v9i1.25146

Abstract

Wasiat menjadi batal apabila calon penerima wasiat berdasarkan putusan Hakim yang telah mempunyai kekuatan hukum tetap dihukum karena Berdasarkan Kitab Undang-Undang Hukum Perdata tidak mengenai wasiat yang dilakukan secara lisan, hanya terdapat wasiat yang dibuat secara tertulis yaitu Surat Wasiat (Testament). Penelitian ini bertujuan untuk mencari tahu Kedudukan Notaris Dalam Pembuatan Pencabutan Tetstament (Surat Wasiat) Pada kantor Notaris dan PPAT Ina Indriati Siregar. Penelitian ini bersifat deskriptif analitis, penelitian ini menggunakan metode pendekatan yuridis normative, teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah secara deskriptif kualitatif, yaitu analisa data dengan cara menganalisis, menafsirkan, menarik kesimpulan dengan menggunakan kata-kata sehingga diperoleh hasil yang sesuai dengan permasalahan yang dibahas. Hasil penelitian ini adalah tugas dan wewenang Notaris apabila terjadi pelaksanaan testament dan pencabutan testament adalah Notaris dapat terlebih dahulu menerangkan apa itu testament (wasiat) dan bagaimana cara pemberian testament (wasiat), agar si penghadap benar-benar mengerti dan memahami apa yang akan dikehendaki si penghadap Kedudukan Notaris dalam pembuatan testament atau surat wasiat sebagai Notaris berperan sebagai pihak independen dan tidak memihak serta wajib memperhatikan kepentingan semua pihak yang terlibat. Si pembuat wasiat dapat mencabut kehendak terakhirnya seluruhnya atau sebagian saja. Pencabutan suatu surat wasiat merupakan suatu tindakan dari pewaris yang meniadakan wasiat sebagai pernyataan yang paling akhir.
Rancang Bangun Aplikasi Manajemen Proyek Perusahaan Penyedia Jasa Layanan Terkelola Cristianto, Cevin Wahyu; Sukarsa, I Made; Buana, Putu Wira
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 1 (2025)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v9i1.25147

Abstract

Perkembangan industri jasa layanan memerlukan solusi yang efisien untuk manajemen proyek. Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan membangun aplikasi manajemen proyek berbasis web menggunakan framework Laravel. Metode pengembangan yang digunakan adalah Waterfall yang mencakup analisis kebutuhan, perancangan, implementasi, pengujian, dan penerapan. Aplikasi ini memiliki fitur perencanaan, pelaksanaan, dan pemantauan proyek serta didukung oleh fitur chat real-time menggunakan Pusher dan integrasi sistem pembayaran Midtrans. Pengujian dilakukan menggunakan metode Blackbox Testing oleh 25 penguji, menunjukkan bahwa semua fitur utama berjalan sesuai dengan fungsinya. Hasil penelitian ini diharapkan dapat membantu perusahaan jasa layanan terkelola meningkatkan efisiensi, koordinasi tim, dan kepuasan pelanggan.
Pentingnya Media Sosial untuk Menaikkan Pemasaran untuk Usaha UMKM: Studi Kasus Pada Toko Nusantara Legend di Delica Mall, Medan Malay, Irvan; Putra, Rezie Aprianda; Lucky, Intan Diah; Lestari, Julia Evita; Sari, Dina Amara Novita
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 1 (2025)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v9i1.25148

Abstract

Pertumbuhan kegiatan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) memiliki fakta bahwa pelaku UMKM sejauh ini menggunakan sosial media untuk mempromosikan produk atau jasa dan belum memiliki strategi khusus untuk pemasaran digital via sosial media. Dengan menggunakan promosi melalui media sosial lebih mempermudah pembeli untuk beli tidak perlu datang ke toko atau usaha secara langsung. Media sosial merupakan salah satu bentuk komunikasi untuk menyebarluaskam informasi mengenai usaha yang sedang kita jalankan, untuk para konsumen mengetahui usaha yang kita jual baik makanan maupun barang dan memudahkan konsumen untuk membeli barang atau makanan. Dengan sosial media konsumen dari jarak jauh pun bisa membeli barang atau makanan tersebut. Pedagang belum menggunakan media sosial untuk melakukan promosi penjualan padahal untuk rasa tersebut enak dan banyak pembeli sampai menggantri mereka tidak mempromosikan nya melalu sosial media karna ketebatasan tidak mengetahui bermain sosial media. Penjual baju di toko belum menggunakan media sosial untuk mempromosikan baju tersebut padahal dari segi harga tidak terlalu mahal tetapi belum banyak orang yang mengetahui toko tersebut.
Analisis Faktor yang Mempengaruhi Angka Kemiskinan di Pulau Jawa Kita, Diana; Murialti, Neng
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 1 (2025)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v9i1.25149

Abstract

Kemiskinan merupakan masalah serius bagi setiap Negara di dunia terutama pada Negara berkembang seperti Indonesia. Bagi Indonesia, masalah kemiskinan bukan hal yang baru karena hampir di setiap periode pemerintahan yang ada di Indonesia menempatkan masalah kemiskinan menjadi isu penting pembangunan. Di dalam teori Malthius, pertumbuhan penduduk yang berkelanjutan merupakan faktor yang diperlukan untuk mendorong permintaan tambahan. Namun di sisi lain, penambahan penduduk yang semakin tinggi di khawatirkan akan menimbulkan dampak negative terhadap masalah kemiskinan. Pertumbuhan penduduk yang pesat menyebabkan munculnya masalah keterbelakangan dan meyebabkan jauhnya peluang pembangunan jika tidak di iringi dengan kemajuan faktor pembangunan lainnya. Selain jumlah penduduk, faktor lainnya yang mempengaruhi angka kemiskinan ialah indeks pembangunan manusia (IPM). hal ini karena jika manusia tidak memiliki keterampilan maka tidak akan memiliki pendapatan yang layak sehingga menyebabkan daya beli masyarakat yang berkurang dan dalam jangka panjang akan menyebabkan kemiskinan. Penelitian ini merupakan jenis penelitian kuantitatif yang bertujuan untuk mengetahui hubungan antara variabel-variabel bebas dengan variabel terikat. Penelitian ini akan menjelaskan hubungan jumlah penduduk dan indeks pembangunan manusia terhadap angka kemiskinan Berdasarkan hasil regresi data penel di atas, dapat disimpulkan bahwa variabel jumlah penduduk dan indeks pembangunan manusia secara parsial tidak berpengaruh signifikan dan positif terhadap angka kemiskian di pulau jawa. Tetapi, secara silmutan variabel jumlah penduduk dan indeks pembangunan manusia berpengaruh signifikan terhadap angka kemiskinan di pulau jawa.
Studi Literature: Pengaruh Pengunaan Gadget Dikalangan Anak Sekolah Dasar Barokah, Awalina; Afrilia, Yessa; Zahrah, Dania Isnaeni
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 1 (2025)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v9i1.25150

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak penggunaan gadget terhadap perkembangan anak sekolah dasar berdasarkan kajian literatur. Melalui analisis terhadap sejumlah jurnal, penelitian ini mengungkap bahwa penggunaan gadget oleh anak-anak memiliki dampak yang kompleks, baik positif maupun negatif. Di satu sisi, gadget dapat menjadi alat yang efektif untuk pembelajaran, meningkatkan kreativitas, dan memperluas akses informasi. Di sisi lain, penggunaan gadget yang berlebihan dapat memicu masalah seperti kecanduan, gangguan konsentrasi, dan masalah sosial. Hasil kajian menunjukkan bahwa faktor-faktor seperti durasi penggunaan, jenis konten yang diakses, dan pengawasan orang tua sangat mempengaruhi dampak gadget pada perkembangan anak. Penelitian ini menyoroti pentingnya keseimbangan dalam penggunaan gadget, serta peran orang tua dan sekolah dalam membimbing anak-anak untuk memanfaatkan teknologi secara bijak.
Peningkatan Hasil Belajar Siswa dengan Menggunakan Metode Pembelajaran Berdiferensiasi di Sekolah Dasar Kusuma, Yanti Yandri; Aprinawati, Iis; Sumianto, Sumianto; Irnani, Irnani; Maslihah, Maslihah
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 1 (2025)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v9i1.25151

Abstract

Peningkatan Hasil Belajar dengan menggunakan Metode Pembelajaran Berdiferensiasi bertujuan yang digunakan guru dalam proses pembelajaran dikelas bukan hanya menggunakan metode ceramah untuk menyampaikan materi pembelajaran, akan tetapi guru harus membawa siswa terjun langsung kedalam proses pembelajaran yang menggunakan Metode Pembelaajran Berdiferensiasi tersebut agar pembelajaran tersebut lebih berkesan bagi siswa. Hal yang sering terjadi faktor penghambat sampainya materi kepada siswa dalam pembelajaran adalah kurangnya variasi guru dalam menyampaikan materi pembelajaran sehingga pembelajaran cenderung bersifat menonton dan membosankan. Metode pembelajaran Berdiferensiasi yang digunakan guru kurang bervariasi sehingga membuat siswa cenderung malas untuk mengerjakan tugas, bahkan siswa terkadang mengandalkan teman sekelasnya dan orang tua untuk menyelesaikan tugas tersebut. Penelitian ini dilakukan di SD Permata Topaz Metode yang digunakan dengan Metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Alasan pemilihan lokasi karena peneliti menemukan permasalahan rendahnya Hasil belajar siswa dan guru belum menggunakan Metode Pembelajaran Berdiferensiasi.Penguatan pendidikan karakter menjadi salah satu program pemerintah dalam meningkatkan karakter bangsa. Hasil Penelitian Melalui penggunaan model pembelajaran metode pembelajaran Berdiferensiasi, guru dapat meningkatkan Hasil Belajar pembelajaran siswa melaui metode pembelajaran Berdiferensiasi, yang pada gilirannya akan mendorong siswa menjadi pembelajar yang lebih terlibat, lebih mandiri dan lebih inisiatif. Selain itu, dapat mendorong fokus dan emosi kenikmatan saat terlibat dalam proses pembelajaran. Metode pembelajaran merupakan acuan yang sistematis dan terstruktur yang digunakan selama proses pembelajaran berlangsung.
Politik Islam dan Tantangan Modernitas Huda, Khoirul; Wulandari, Adetya Putri Arvia; Aurelia, Dinda; Matondang, Zuldi Yariza M.; Ritonga, Roni Rahmat
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 1 (2025)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v9i1.25152

Abstract

Politik Islam telah menjadi bagian integral dalam dinamika sosial dan politik di berbagai negara Muslim. Dalam menghadapi tantangan modernitas, politik Islam dihadapkan pada berbagai isu, termasuk globalisasi, sekularisasi, dan perkembangan teknologi. Artikel ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana politik Islam merespons tantangan modernitas, dengan fokus pada adaptasi ideologi dan praktik politik. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi literatur untuk menggali peran dan tantangan politik Islam dalam era modern. Hasil penelitian menunjukkan bahwa politik Islam memiliki potensi untuk beradaptasi dengan modernitas, tetapi masih terdapat hambatan dalam mengharmonisasikan nilai-nilai tradisional dengan tuntutan zaman. Artikel ini menyimpulkan bahwa diperlukan reinterpretasi ajaran Islam yang progresif untuk menghadapi tantangan modernitas secara konstruktif.
Perbedaan Raglan Sleeve Sistem Jepang dengan Raglan Sleeve Sistem Eropa Menggunakan Bahan Katun Toyobo Pada Tubuh Ideal Lestari, Syawalia; Nelmira, Weni
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 1 (2025)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v9i1.25153

Abstract

Latar belakang penelitian ini adalah mengenai perbedaan pola raglan sleeve sistem jepang dengan raglan sleeve sistem eropa menggunakan bahan katun toyobo pada tubuh ideal. Objek dalam penelitian yaitu pola raglan sleeve sistem jepang dengan raglan sleeve sistem eropa dilakukan pengujian pada wanita bertubuh ideal dengan proporsi tubuh 48 kg dan 158 cm. penilaian dilakukan oleh 3 panelis yang kompeten dalam bidang pola. Penelitian ini merupakan penelitian terapan, Instrumen yang dipakai yaitu penilaian skala likert. analisis data yang diterapkan ialah analisis komparatif deskriptif pendekatan kuantitatif dan uji Mann Whitney nilai persentase raglan sleeve sistem jepang 93% dikategorikan sangat sesuai, presentasi raglan sleeve sistem eropa 80% dikategorikan sesuai. Hasil penelitian didapat bahwa tidak ditemukan perbedaan pola raglan sleeve sistem jepang dengan raglan sleeve sistem eropa menggunakan bahan katun toyobo pada tubuh ideal. Uji Mann Whitney membuktikan bahwa hasil dari perbedaan raglan sleeve sistem jepang dengan raglan sleeve sistem eropa menggunakan bahan katun toyobo pada tubuh ideal, tarif signifikansi yaitu 0,05 hasil yang didapatkan dari Uji Mann Whitney ialah 0,161 yang mana > 0,05. Bahwa tidak ditemukan perbedaan yang signifikan dari hasil raglan sleeve sistem jepang dengan raglan sleeve sistem eropa menggunkan bahan katun toyobo pada tubuh ideal.
Pendekatan dan Teknik Pembelajaran dalam Pendidikan Agama Islam di MI Berutu, Lestari Syawalina
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 3 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v8i3.25154

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi dan metode pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) di Madrasah Ibtidaiyah (MI) guna meningkatkan pemahaman dan karakter siswa. Metode penelitian yang digunakan adalah studi literatur dengan menelaah berbagai sumber akademik, termasuk jurnal, buku, dan artikel ilmiah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi pembelajaran kontekstual, berbasis karakter, dan aktif efektif dalam meningkatkan keterlibatan siswa. Sementara itu, metode ceramah, diskusi, demonstrasi, serta pemanfaatan teknologi digital terbukti memperkaya pengalaman belajar mereka. Namun, tantangan seperti keterbatasan sumber belajar dan kompetensi guru masih menjadi kendala. Oleh karena itu, pelatihan guru dan inovasi metode pembelajaran perlu terus dikembangkan agar pembelajaran PAI lebih efektif dan bermakna.