cover
Contact Name
Mohammad Fauziddin
Contact Email
mfauziddin@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
astutimasnur@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
JURNAL PENDIDIKAN TAMBUSAI
ISSN : 26146754     EISSN : 26143097     DOI : -
Core Subject : Social,
Jurnal Pendidikan Tambusai is Jurnal Electronic which contains the results of research and literature studies related to the field of education, including; regulation of education, learning activities, learning strategies, teacher professionalism, students, education and education personnel, issues of educational institutions, educational environment and parenting.
Arjuna Subject : -
Articles 24,133 Documents
Dinamika Peradaban Islam pada Masa Dinasti Bani Saljuk di Baghdad: Analisis Politik, Pendidikan, dan Intelektual Muhammad Najwan Abdillah Azzam; Ahmad Ubaidillah; Almira Wardah Zaen; Fira Aprilia Nur Rahma; Iin Kandedes
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 3 (2025): Desember
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini berupaya menelaah perkembangan peradaban Islam pada era Dinasti Bani Saljuk di Baghdad melalui kajian politik, pendidikan, dan aktivitas intelektual. Studi ini memakai pendekatan kualitatif berbasis penelitian pustaka dengan memanfaatkan sumber sejarah, arsip, serta literatur ilmiah. Pengumpulan data dilakukan melalui penelaahan karya klasik dan modern menggunakan purposive sampling, kemudian diolah memakai analisis interaktif Miles dan Huberman. Temuan penelitian menegaskan tiga aspek penting: pertama, konsolidasi politik Saljuk berhasil memperkuat legitimasi kekuasaan Abbasiyah; kedua, pembentukan sistem pendidikan melalui madrasah Nizamiyah menjadi sarana penyebaran ajaran Sunni; ketiga, dukungan terhadap cendekiawan mendorong pertumbuhan intelektual di Baghdad. Kajian ini memberi kontribusi teoretis bagi pemahaman peradaban Islam klasik serta manfaat praktis bagi pengembangan pendidikan Islam kontemporer. Penelitian selanjutnya direkomendasikan mengkaji dinamika pendidikan Saljuk di wilayah lain di luar Baghdad untuk memperkaya perspektif komparatif dan memperdalam rekonstruksi historis dalam kajian pendidikan Islam klasik serta menyediakan dasar analitis bagi penelitian mendatang yang lebih luas dan mendalam lagi.
Peran Francis Bacon dan John Stuart Mill dalam Filsafat Ilmu Pendidikan Islam Moh. Rifki; Ferdiansyah Ferdiansyah; Nurhayati Nurhayati
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 3 (2025): Desember
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Filsafat pendidikan Islam memberikan kerangka konseptual penting melalui kajian ontologi, epistemologi, dan aksiologi. Ontologi membahas hakikat dan substansi dasar pendidikan, epistemologi menekankan cara memperoleh pengetahuan secara sistematis dan kreatif, sedangkan aksiologi menyoroti nilai-nilai dan manfaat pendidikan dalam membentuk karakter manusia. Kontribusi tokoh Barat seperti Francis Bacon dan John Stuart Mill memperkaya filsafat ilmu dengan pendekatan empiris, induktif, serta prinsip utilitarianisme, yang menekankan objektivitas, kebebasan individu, dan penerapan kebahagiaan sebagai ukuran tindakan. Studi ini menunjukkan bahwa epistemologi memiliki peran strategis dalam pendidikan, terkait erat dengan kebudayaan, dan esensial untuk pengembangan pengetahuan serta keterampilan hidup peserta didik. Pendekatan filosofis ini menjadi landasan dalam merancang sistem pendidikan Islam yang terintegrasi, bernilai, dan relevan dengan tantangan kontemporer.
Implementasi Pembelajaran Sosiologi dalam Mengembangkan Sikap Sosial Pada Siswa Kelas X di SMA Negeri 2 Kota Serang Alsya Rizkia Salsabila; Septi Kuntari; Rizki Setiawan
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 3 (2025): Desember
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan implementasi pembelajaran sosiologi dalam mengembangkan sikap sosial siswa kelas X di SMA Negeri 2 Kota Serang, menganalisis faktor pendukung dan penghambatnya, serta mengkaji proses tersebut menggunakan teori AGIL Talcott Parsons. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran sosiologi di SMA Negeri 2 Kota Serang diimplementasikan melalui penyisipan nilai sosial dalam materi pelajarandan evaluasi berkelanjutan. Faktor pendukung meliputi peran aktif guru dan fleksibilitas Kurikulum Merdeka. Faktor penghambat meliputi kurangnya kesadaran siswa terhadap nilai sosial, penggunaan gawai yang berlebihan, jumlah siswa yang besar. Analisis AGIL menunjukkan bahwa proses pengembangan sikap sosial siswa mencakup adaptasi terhadap kurikulum dan karakter siswa (Adaptation), pencapaian tujuan pembentukan sikap sosial (Goal Attainment), integrasi sosial di kelas (Integration), dan pemeliharaan nilai melalui pembiasaan (Latency).
Internalisasi Nilai Budaya dan Kearifan Lokal dalam Lagu Dolanan Anak Jawa “Cublak-Cublak Suweng” di Kecamatan Cepu, Kabupaten Blora, Jawa Tengah Izmi Ayyita Rahmawati; Syavrina Fatwa Aulia; Imam Baehaqie
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 3 (2025): Desember
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Budaya lokal adalah sebuah identitas dan juga jati diri masyarakat yang mencerminkan nilai luhur warisan leluhur. Di Jawa, lagu dolanan seperti “Cublak-Cublak Suweng” bukan sebatas berfungsi untuk menjadi hiburan saja, namun pula media pendidikan moral serta pembentukan karakter anak. Namun, pengaruh modernisasi dan budaya global menyebabkan lagu tradisional ini mulai ditinggalkan oleh generasi muda. Penelitian ini bertujuan menganalisis internalisasi nilai budaya dan kearifan lokal dalam lagu “Cublak-Cublak Suweng” di Kecamatan Cepu serta faktor yang mendukung dan menghambatnya. Pendekatan kualitatif deskriptif digunakan pada penelitian ini dan data dikumpulkan melalui teknik wawancara mendalam serta analisis lirik lagu. Penelitian memiliki hasil yaitu lagu ini mengandung nilai kesederhanaan, kejujuran, kerja keras, dan kewaspadaan yang masih relevan dalam pembentukan karakter anak di era modern. Internalisasi nilai tersebut didukung oleh tokoh masyarakat dan pendidik, namun terhambat oleh pengaruh budaya global dan rendahnya minat anak terhadap tradisi lokal.
Patriarki dan Ketimpangan Sosial: Tantangan Realisasi Nilai-Nilai Pancasila Amelia Sri Wulansari; Rathia Aulia Avicenna Az-zahra; Revana Astrina Maulina; Vika Agustin; Supriyono Supriyono
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 3 (2025): Desember
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Fenomena patriarki tetap menjadi isu sosial yang kompleks dan terbentuk dalam kehidupan masyarakat Indonesia. Sistem patriarki membentuk sistem sosial yang menempatkan laki-laki sebagai pusat kekuasaan dan otoritas, sehingga menciptakan ketimpangan peran, hak, serta kesempatan antara laki-laki dan perempuan dalam berbagai aspek kehidupan, seperti keluarga , pendidikan, ekonomi , politik, dan budaya. Ketimpangan ini bertolak belakang dengan nilai – nilai luhur Pancasila yang menekankan keadilan sosial, kemanusiaan, serta hak persamaan setiap warga negara. Kondisi sosial tersebut menunjukkan adanya jarak antara nilai – nilai Pancasila dalam bentuk ideal dengan praktik yang berlangsung di masyarakat. Artikel ini bertujuan membahas peran sistem patriarki dalam menciptakan ketimpangan sosial serta tantangan dalam menerapkan nilai – nilai Pancasila secara menyeluruh . Dengan pendekatan kualitatif melalui kajian literatur, penelitian menemukan bahwa patriarki tidak hanya mempertahankan sistem kekuasaan yang timpang, tetapi juga mencakup prinsip keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia. Dampaknya terlihat dari rendahnya partisipasi perempuan di ranah publik, ketidaksetaraan ekonomi, serta marginalisasi sosial yang masih berlangsung. Untuk mengatasi tantangan tersebut, diperlukan upaya rekonstruksi nilai dan budaya berperspektif kesetaraan gender serta penguatan karakter pendidikan yang berlandaskan Pancasila. Selain itu, diperlukan kebijakan publik yang inklusif dan berpijak pada keadilan sosial agar seluruh elemen masyarakat dapat berpartisipasi dan menikmati hak yang sama. Dengan demikian, penghapusan praktik patriarki merupakan langkah penting dalam merealisasikan cita-cita Pancasila sebagai dasar kehidupan berbangsa yang adil, beradab , serta menjunjung tinggi kesejahteraan.
Pengembangan Bahan Ajar Puisi Berbantuan ChatGPT Pada Siswa SMKN 5 Medan Annisa Fadillah; Angelnia Br Bukit; Hotlamida Panggabean; Inne Jeniarti; Muhammad Deni Saputra; Nurul Azizah; Rahmi Anggita Lubis
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 3 (2025): Desember
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengembangkan bahan ajar puisi berbantuan ChatGPT untuk siswa SMKN 5 Medan guna meningkatkan minat dan kreativitas dalam pembelajaran sastra. Tahap awal dilakukan validasi oleh ahli materi dan media, yang menyatakan bahwa bahan ajar ini layak digunakan berdasarkan kriteria kejelasan, relevansi, dan keakuratan konten. Selanjutnya, dilakukan uji coba terhadap 20 siswa, dengan hasil menunjukkan bahwa penggunaan bahan ajar berbantuan ChatGPT efektif dalam meningkatkan pemahaman dan kemampuan menulis puisi. Rata-rata nilai siswa meningkat dari 65 sebelum menggunakan bahan ajar menjadi 80 setelah pembelajaran, dengan peningkatan signifikan dalam aspek kreativitas dan analisis puisi. Hasil ini menunjukkan bahwa bahan ajar berbantuan AI mampu mendukung proses belajar yang interaktif dan inovatif di lingkungan SMK. Meskipun demikian, diperlukan pengawasan guru untuk memastikan akurasi dan kualitas konten yang dihasilkan oleh ChatGPT. Penelitian ini memberikan kontribusi terhadap pengembangan bahan ajar berbasis teknologi AI yang relevan dan menarik untuk pembelajaran sastra di sekolah kejuruan.
Pemerintahan Herman Willem Daendels di Hindia Belanda (1808-1811): Sistem Pemerintahan, Kebijakan Kolonial, dan Dampaknya di Jawa Rosmaida Sinaga; Aurel Putri Azahra; Ahmad Syukur Amin Sambo; Muhammad Fahrezi; Sarah Tasya Rotua Uli Sitinjak
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 3 (2025): Desember
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pemerintahan Herman Willem Daendels di Hindia Belanda (1808–1811) berlangsung pada masa ketika persaingan Inggris–Prancis memicu ketegangan geopolitik yang besar. Kondisi ini membuat Jawa dipandang sebagai wilayah yang perlu segera diperkuat pertahanannya sekaligus dirapikan kembali struktur administrasinya. Penelitian ini berfokus pada bagaimana Daendels mengatur pemerintahan, apa saja tujuh kebijakan penting yang ia terapkan untuk mereorganisasi politik dan ekonomi di Jawa, serta bagaimana kebijakan tersebut memengaruhi kehidupan masyarakat. Kajian dilakukan melalui studi pustaka dengan pendekatan kualitatif deskriptif. Temuan penelitian menunjukkan bahwa Daendels membentuk birokrasi yang sangat terpusat dengan menumpuk kekuasaan di tangan Gubernur Jenderal, melakukan militerisasi terhadap pegawai sipil, serta memperketat sistem pengawasan administratif. Tujuh kebijakan utama yang ia jalankan mencakup penundukan kerajaan-kerajaan Jawa, penataan ulang wilayah dalam bentuk prefektur, pembenahan lembaga peradilan, penyeragaman aturan perdagangan, penjualan tanah partikelir, pembangunan kawasan Weltevreden sebagai pusat pemerintahan baru, serta pembangunan Jalan Raya Pos dari Anyer hingga Panarukan. Meski membawa peningkatan dalam bidang administrasi dan pembangunan infrastruktur, kebijakan-kebijakan tersebut juga menimbulkan dampak sosial yang berat, terutama dalam bentuk kerja paksa dan meningkatnya eksploitasi terhadap penduduk Jawa.
Pemberdayaan Masyarakat Paket C melalui Pelatihan Solid Haircut, Sulam, dan Pembuatan Creative Digital Portfolio di Kabupaten 50 Kota Tyas Asih Surya Mentari; Ernawati Ernawati; Fadhli Ranuharja; Vina Oktaviani; Rahmi Oktarina
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 3 (2025): Desember
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Program kesetaraan Paket C memiliki peran penting dalam memberikan kesempatan belajar bagi masyarakat yang putus sekolah, sekaligus membuka peluang pemberdayaan ekonomi berbasis keterampilan. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan dan kemandirian ekonomi peserta Paket C melalui pelatihan solid haircut, sulam jilbab motif fantasi, serta pembuatan creative digital portfolio dengan aplikasi Canva, Wix, dan Artificial Intelligence (AI). sebagai strategi branding dan pemasaran. Metode pelaksanaan dilakukan melalui pendekatan partisipatif dengan kombinasi ceramah, demonstrasi, dan praktik langsung. Kegiatan ini diikuti oleh 20 peserta yang berlangsung selama beberapa sesi pelatihan intensif di PKBM AN-NUR, Nagari Sungai Kamunyang, Kabupaten 50 Kota. Hasil pelaksanaan menunjukkan adanya peningkatan keterampilan teknis, kreativitas, dan kepercayaan diri peserta, serta tumbuhnya orientasi wirausaha dalam bidang jasa kecantikan dan industri kreatif digital. Dengan demikian, kegiatan ini berkontribusi terhadap penguatan kapasitas SDM nonformal dan mendukung lahirnya young talentpreneur yang produktif di daerah Nagari Sungai Kamunyang.
Pelaksanaan Asas Good Governance Pada Manajemen Dana Desa (Penelitian di Desa Karya Indah Kecamatan Tapung Kabupaten Kampar) Muhamad Sobirin; Nora Debora; Harapan Tua R.F. S
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 3 (2025): Desember
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pemerintah Indonesia dituntut menerapkan prinsip good governance untuk mewujudkan tata kelola pemerintahan yang bersih dari korupsi, kolusi, dan nepotisme, serta memastikan pelayanan publik yang adil. Di tingkat desa, prinsip-prinsip ini menjadi sangat penting seiring adanya Dana Desa dan meningkatnya otonomi desa, demi mencegah penyalahgunaan anggaran dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Penelitian ini bertujuan mengetahui apakah pengelolaan Dana Desa di Desa Karya Indah, Kecamatan Tapung, Kabupaten Kampar, telah menerapkan asas good governance. Penelitian menggunakan metode kualitatif deskriptif untuk menggambarkan fenomena secara mendalam sesuai konteks aslinya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengelolaan anggaran desa harus mengikuti aturan yang berlaku serta dilaporkan secara berkala. Namun, masih terdapat kendala seperti kurangnya keterbukaan informasi dan keterbatasan sumber daya manusia. Jika SDM dikelola dengan baik, penerapan good governance dapat berlangsung lebih efektif dan mendorong partisipasi masyarakat.
Permasalahan Perilaku Negatif Siswa dalam Kegiatan Pembelajaran Pendidikan Pancasila di Sekolah Dasar Kristina Duwi Sulistyawati; Bilqis Aulia Devia; Tri Sinta Hawaningrum; Alia Fitrotunnisa; Arinta Dhamayanti; Nany Ratnawati; Nur Indah Wahyuni
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 3 (2025): Desember
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan bentuk perilaku negatif siswa sekolah dasar selama pembelajaran Pendidikan Pancasila serta faktor-faktor yang memengaruhinya. Penelitian menggunakan metode deskriptif kualitatif melalui observasi dan wawancara di SD Negeri 2 Nolokerto. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perilaku negatif yang sering muncul meliputi kurang memperhatikan penjelasan guru, bercanda dengan teman, meninggalkan tempat duduk tanpa izin, serta rendahnya partisipasi dalam diskusi. Faktor yang memengaruhi meliputi kondisi kelas, motivasi belajar yang fluktuatif, serta penyajian pembelajaran yang kurang menarik. Penelitian menyimpulkan bahwa perilaku negatif merupakan dinamika wajar pada perkembangan siswa sekolah dasar dan perlu ditangani melalui pengelolaan kelas yang efektif, penggunaan strategi pembelajaran variatif, dan hubungan interpersonal yang positif antara guru dan siswa.