cover
Contact Name
Mohammad Fauziddin
Contact Email
mfauziddin@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
astutimasnur@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
JURNAL PENDIDIKAN TAMBUSAI
ISSN : 26146754     EISSN : 26143097     DOI : -
Core Subject : Social,
Jurnal Pendidikan Tambusai is Jurnal Electronic which contains the results of research and literature studies related to the field of education, including; regulation of education, learning activities, learning strategies, teacher professionalism, students, education and education personnel, issues of educational institutions, educational environment and parenting.
Arjuna Subject : -
Articles 24,133 Documents
Analisis dan Rancangan Pekerjaan Haris Adrian Dinata; Hendra Riofita
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 3 (2025): Desember
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini membahas tentang analisis dan rancangan pekerjaan yang diterapkan oleh perusahaan Apple. dalam pengembangan dan produksi produk iPhone. Penelitian ini menyoroti bagaimana Apple menjalankan proses analisis pekerjaan untuk menentukan deskripsi, spesifikasi, serta kompetensi yang dibutuhkan dalam setiap posisi, dan bagaimana rancangan pekerjaan disusun guna meningkatkan efisiensi, motivasi, serta inovasi karyawan. Melalui sistem seleksi rekrutmen yang ketat, struktur organisasi yang fungsional, serta budaya kerja yang kolaboratif dan inovatif, Apple berhasil menempatkan tenaga kerja sesuai dengan keahliannya serta menjaga standar kualitas global. Rancangan pekerjaan di Apple menekankan keseimbangan antara produktivitas, kesejahteraan, dan pengembangan potensi karyawan melalui pelatihan yang berkelanjutan, pemberian kompensasi yang adil, serta penerapan teknologi modern dalam operasional kerja. Hasil kajian menunjukkan bahwa keberhasilan Apple dalam mempertahankan keunggulan kompetitif iPone tidak hanya didukung oleh inovasi teknologi, tetapi juga oleh manajemen sumber daya manusia yang terencana, sistematis, dan berorientasi pada pengembangan SDM.
Pengaruh Pertumbuhan Ekonomi dan Inflasi terhadap Profitabilitas Pada Perusahaan Otomotif yang Terdapat di Bei 2020-2024 Andreani Andreani; Sazkia Rahma Zahra; Siti Nur Kholisah; Widya Pratiwi; Salsya Bella Nur Fadila
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 3 (2025): Desember
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh variabel makro ekonomi, yaitu Pertumbuhan Ekonomi (PDB) dan Inflasi, terhadap Profitabilitas perusahaan sektor otomotif yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) selama periode 2020–2024. Industri otomotif merupakan sektor strategis yang sensitif terhadap dinamika makroekonomi, dan profitabilitas, yang diukur dengan Return on Equity (ROE), menjadi indikator utama kinerja keuangan perusahaan. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Pengujian hipotesis dilakukan dengan analisis regresi linear berganda menggunakan perangkat lunak SPSS. Sampel penelitian dipilih melalui metode purposive sampling. Hasil uji statistik menunjukkan bahwa secara parsial, pertumbuhan ekonomi (nilai signifikansi 0,736 > 0,05) dan inflasi (nilai signifikansi 0,935 > 0,05) tidak berpengaruh signifikan terhadap profitabilitas perusahaan otomotif. Secara simultan, hasil Uji F juga menunjukkan bahwa pertumbuhan ekonomi dan inflasi tidak memiliki pengaruh yang signifikan terhadap profitabilitas (nilai F-hitung 0,103 < F-tabel 3,204 dan nilai signifikan 0,902). Koefisien determinasi (Adjusted R Square) yang sangat rendah, sebesar -0,040 atau -4%, mengindikasikan bahwa variasi dalam profitabilitas perusahaan otomotif selama periode 2020–2024 lebih dominan dipengaruhi oleh faktor-faktor lain di luar pertumbuhan ekonomi dan inflasi. Temuan ini menegaskan pentingnya perusahaan otomotif untuk berfokus pada strategi internal dan variabel eksternal yang lebih spesifik dalam upaya mempertahankan serta meningkatkan kinerja keuangan mereka.
Transformasi Supervisi Humanis untuk Mewujudkan Pembelajaran Bermakna dan Menggembirakan A. Mardiyah; S. Abizar; H. Zahra; M. Iqbal
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 3 (2025): Desember
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis transformasi supervisi humanis dalam meningkatkan pembelajaran bermakna di lingkungan pendidikan modern. Supervisi tradisional sering dipandang sebagai aktivitas penilaian yang memicu resistensi guru dan menurunkan motivasi mereka. Melalui pendekatan humanis, supervisi diposisikan sebagai pendampingan dialogis, empatik, dan kolaboratif yang menempatkan guru sebagai mitra profesional. Penelitian ini menggunakan metode kajian literatur dari berbagai sumber ilmiah terkait supervisi humanis, kompetensi guru, dan pembelajaran bermakna. Hasil analisis menunjukkan bahwa supervisi humanis mampu meningkatkan motivasi, keterlibatan emosional, efikasi diri, serta kreativitas guru dalam merancang pembelajaran berpusat pada peserta didik. Selain itu, pendekatan ini efektif mengurangi resistensi, memperkuat refleksi profesional, dan menciptakan iklim akademik yang kolaboratif. Temuan ini menegaskan bahwa supervisi humanis merupakan strategi yang relevan dalam meningkatkan profesionalisme guru dan kualitas pembelajaran.
Degradasi Moralitas Generasi Muda di Era Globalisasi: Relevansi Pendidikan Kewarganegaraan sebagai Benteng Karakter Nailayafa Afiqa; Siti Sarah; Nazwa Kamila Aghna; Al Fathul Jadid Muhammad El Aziz; Supriyono Supriyono
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 3 (2025): Desember
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penurunan moralitas di kalangan generasi muda merupakan akibat langsung dari globalisasi dan digitalisasi, yang ditandai oleh berkurangnya nilai-nilai keagamaan, kemanusiaan, dan persatuan, serta diperburuk oleh ketergantungan pada konten negatif. Data serius tentang perilaku remaja yang menunjukkan krisis moral ditemukan melalui survei kemenPAA 2023 dan SKAP 2019. Kajian literatur ini bertujuan menganalisis penurunan moralitas di era digital serta relevansi Pendidikan Kewarganegaraan (PKn) sebagai benteng karakter. Metode yang digunakan adalah Systematic Literature Review (SLR) terhadap 8 artikel terpilih dari basis data Google Scholar dan SINTA dalam periode 2017–2024, dengan kata kunci "degradasi moral," "pendidikan karakter," dan "kewarganegaraan". Hasil sintesis literatur menunjukkan bahwa PKn memiliki posisi strategis sebagai pilar utama dalam menanamkan nilai-nilai Pancasila. Kesuksesan PKn dapat diukur melalui perubahan dalam pengetahuan, sikap, serta aspek sosial-budaya pada kelompok sasaran (generasi muda), yakni peningkatan pemahaman nilai Pancasila dan pembentukan karakter yang didasarkan pada nilai tersebut. Namun, efektivitas PKn terbatas tanpa dukungan aktif dan teladan dari keluarga serta masyarakat. Oleh karena itu, penting untuk memperkuat pendidikan moral melalui kerja sama antara sekolah, keluarga, dan masyarakat, serta mengembangkan model yang menggabungkan PKn dengan penguatan peran keluarga (parenting) dan literasi digital.
Peran Artificial Intelligence (AI) dalam Meningkatkan Literasi Kebangsaan dan Pemikiran Kritis Mahasiswa Iqbal Wiyogo; Khairul Mata Muthmainnah; Salsabila Shafa Nur’aini; Widiansyah Widiansyah; Supriyono Supriyono
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 3 (2025): Desember
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini melihat tentang perkembangan Kecerdasan Buatan (AI) yang telah membawa dampak dua arah yang cepat bagi dunia pendidikan tinggi, sering diibaratkan sebagai "pisau bermata dua". AI secara langsung memengaruhi pengembangan dua kompetensi mendasar mahasiswa, yakni Pemikiran Kritis dan Literasi Kebangsaan. Meskipun AI berfungsi sebagai alat bantu canggih yang menawarkan kemudahan akses informasi yang sangat besar, risiko kognitif terbesarnya adalah menurunnya kemampuan Pemikiran Kritis. Kemerosotan ini disebabkan kecenderungan mahasiswa untuk mengembangkan ketergantungan pada AI dan memilih solusi cepat, suatu kondisi yang diperburuk oleh maraknya penyebaran hoaks dan kesenjangan antara literasi teknologi dan literasi nilai. Aspek paling penting dari penggunaan bijak adalah kewajiban bagi mahasiswa untuk memverifikasi keakuratan informasi yang diperoleh dari AI. Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn) diusulkan sebagai tempat strategis, berperan sebagai "Jembatan Nilai dan Teknologi". PPKn harus dimanfaatkan untuk memperkuat etika penggunaan AI, nilai kebangsaan, dan kemampuan kewarganegaraan digital yang bertanggung jawab, sesuai nilai-nilai dan falsafah Pancasila.
Evaluasi Pembelajaran Menulis Karangan melalui Metode Literatur pada Siswa Kelas V Sekolah Dasar Amelia Hana Salsabila; Dian Kartika Prabaningrum; Yulinda Sari; Nur Amellia Sari; Bayu Purba Sakti
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 3 (2025): Desember
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kemampuan menulis karangan merupakan salah satu komponen utama dalam pembelajaran bahasa Indonesia yang harus dikuasai peserta didik Sekolah Dasar. Pembelajaran menulis memiliki keterkaitan erat dengan perkembangan kognitif, kreativitas, dan kemampuan berpikir kritis peserta didik. Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan, menganalisis, dan mengevaluasi proses pembelajaran menulis karangan pada peserta didik kelas V Sekolah Dasar melalui metode kajian literatur. Kajian dilakukan dengan menelaah berbagai sumber ilmiah terbitan tahun 2010 ke atas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran menulis karangan menghadapi sejumlah kendala seperti lemahnya kemampuan peserta didik dalam mengembangkan gagasan, kurangnya penguasaan bahasa, minimnya strategi pembelajaran yang diterapkan oleh pendidik, serta evaluasi yang cenderung berfokus pada hasil akhir. Artikel ini menekankan pentingnya penerapan pendekatan proses menulis, pendampingan berupa scaffolding, dan evaluasi autentik yang menilai isi, organisasi, kebahasaan, dan mekanik secara seimbang. Hasil kajian literatur memperkuat pandangan bahwa efektivitas evaluasi sangat dipengaruhi oleh kemampuan pendidik dalam memberikan umpan balik formatif serta fasilitas pembelajaran yang mendukung. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi rujukan dalam meningkatkan kualitas pembelajaran menulis karangan di Sekolah Dasar.
Implementasi Program Gerakan Literasi untuk Meningkatkan Minat Baca Anak di Desa Suluun Satu Ni Nengah Sri Astri Wahyuni; Winda Lidia Lumbantobing; Fitri Ramadhani Gonibala; I Wayan Ade Arta Yasa
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 3 (2025): Desember
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas implementasi Gerakan Literasi dalam meningkatkan minat baca serta menumbuhkan budaya literasi yang berkelanjutan pada anak-anak di Desa Suluun Satu. Latar belakang penelitian didasari oleh rendahnya minat baca akibat keterbatasan akses bahan bacaan, dominasi penggunaan gawai, dan kurangnya kebiasaan membaca dalam keluarga. Penelitian menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu teknik analisis data yang dikembangkan oleh Miles dan Huberman yaitu reduction, data display, dan conclusion drawing. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi program gerakan literasi secara optimal dapat meningkatkan minat baca anak di desa Suluun Satu. Program Gerakan Literasi dilaksanakan melalui pengadaan koleksi buku yang menarik, kegiatan membaca interaktif seperti membaca dongeng dan membaca nyaring dalam menciptakan pengalaman membaca yang menyenangkan. Anak-anak di desa Suluun Satu menunjukkan ketertarikan mengunjungi perpustakaan, adanya rasa ingin tahu yang besar terhadap berbagai jenis bacaan yang tersedia, terciptanya kebiasaan membaca lebih dari satu buku dan mengeksplorasi buku dengan mengajukan berbagai pertanyaan serta meminta rekomendasi bacaan.
Analisis Persepsi Guru dan Kesiapan Sekolah dalam Menerapkan Sistem Manajemen Kinerja Berbasis Teknologi Informasi Anggri Miftahul Jannah; Baidi Baidi
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 3 (2025): Desember
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis persepsi guru dan kesiapan sekolah dalam menerapkan sistem manajemen kinerja berbasis teknologi informasi sebagai bagian dari upaya peningkatan efektivitas pengelolaan kinerja di lingkungan sekolah. Transformasi digital dalam administrasi pendidikan menuntut adanya tata kelola kinerja yang lebih efisien, transparan, dan terdokumentasi, namun tidak semua sekolah berada pada tahap penerapan yang sama. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus eksploratif pada sebuah sekolah menengah yang sedang merencanakan penggunaan aplikasi e-kinerja, tetapi belum mengimplementasikannya secara penuh. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi terbatas terhadap praktik administrasi kinerja yang masih dilakukan secara manual, serta analisis dokumen perencanaan sekolah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru pada umumnya memiliki persepsi positif terhadap rencana penerapan sistem digital karena dianggap dapat menyederhanakan proses pelaporan dan meningkatkan akuntabilitas. Meskipun demikian, beberapa kekhawatiran muncul terkait keterbatasan literasi digital, kebutuhan pelatihan, serta kesiapan infrastruktur teknologi. Secara keseluruhan, penelitian ini menegaskan bahwa kesiapan sumber daya manusia dan dukungan kebijakan internal merupakan prasyarat penting agar sistem manajemen kinerja berbasis teknologi informasi dapat diterapkan secara efektif di sekolah.
Analisis Program Apresiasi Pemerintah Desa dalam Implementasi Kebijakan Penyerapan Dana Pendidikan Ni Wayan Miranti; Winda Lidia Lumbantobing; Alya Aryanti; Ni Wayan Luh Ayu Ningsih
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 3 (2025): Desember
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya partisipasi masyarakat desa dalam melanjutkan studi ke perguruan tinggi. Untuk menjawab masalah tersebut, Pemerintah Desa Suluun Satu menerapkan program apresiasi pemerintah sebagai implementasi kebijakan penyerapan dana pendidikan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kebijakan apresiasi pemerintah desa dalam bentuk penyerapan dana pendidikan terhadap mahasiswa yang baru menyelesaikan pendidikan sarjana (S1). Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan wawancara, observasi, dan dokumentasi. Analisis data yang digunakan adalah model interaktif Miles dan Huberman yang meliputi 3 langkah utama yaitu reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa program apresiasi pemerintahan desa Suluun Satu memberikan dukungan finansial sebagai bentuk penghargaan dan motivasi bagi lulusan, sehingga mendorong meningkatnya minat generasi muda melanjutkan pendidikan. Program Apresiasi Pemerintah Desa juga memperkuat hubungan sosial antara pemerintah desa dan masyarakat. Namun, ditemukan kendala berupa keberlanjutan anggaran dan prosedur pelaksanaan yang belum baku. Secara keseluruhan, kebijakan ini bermanfaat dan memerlukan penguatan agar berkelanjutan.
Dinamika Respon dan Kapasitas Guru dalam Implementasi Kurikulum Baru: Studi Kasus di Madrasah Aliyah Pekanbaru Romaito Rambe; Nur Aisyah Zulkifli
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 3 (2025): Desember
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dinamika respon dan kapasitas guru dalam implementasi kurikulum baru Madrasah Aliyah di Pekanbaru. Perubahan kurikulum di Indonesia menuntut guru untuk memiliki kemampuan adaptasi yang tinggi, baik dalam memahami dokumen kurikulum, menyusun perangkat ajar, maupun menerapkan pembelajaran berbasis kompetensi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif jenis studi kasus dengan tiga informan utama: Kepala Madrasah, Wakil Kepala Bidang Kurikulum, dan Guru Fiqih. Data diperoleh melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan model Miles dan Huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa respon stakeholder madrasah terhadap kurikulum baru cenderung positif, namun tingkat kesiapan guru tidak merata. Kepala sekolah menunjukkan kepemimpinan transformasional dalam mengarahkan perubahan, sedangkan Waka Kurikulum berperan penting dalam supervisi teknis dan penyusunan perangkat ajar. Guru sebagai pelaksana langsung mengalami tantangan dalam memahami format baru, merancang asesmen autentik, dan menyesuaikan pendekatan pembelajaran. Faktor pendukung implementasi meliputi dukungan manajemen sekolah dan semangat kolaborasi antar-guru, sementara hambatan mencakup keterbatasan literasi digital, waktu, dan fasilitas pembelajaran. Penelitian ini menyimpulkan bahwa keberhasilan implementasi kurikulum baru sangat dipengaruhi oleh kapasitas guru dan dukungan struktural madrasah secara berkelanjutan.