cover
Contact Name
Mohammad Fauziddin
Contact Email
mfauziddin@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
astutimasnur@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
JURNAL PENDIDIKAN TAMBUSAI
ISSN : 26146754     EISSN : 26143097     DOI : -
Core Subject : Social,
Jurnal Pendidikan Tambusai is Jurnal Electronic which contains the results of research and literature studies related to the field of education, including; regulation of education, learning activities, learning strategies, teacher professionalism, students, education and education personnel, issues of educational institutions, educational environment and parenting.
Arjuna Subject : -
Articles 24,133 Documents
Keteladanan Rasulullah SAW sebagai Model Pendidikan Akhlak dalam Menghadapi Kenakalan Anak (Studi Literatur) Masganti Sit; Ifni Syafitri Pane; Sahrani Bibah; Naila Puspita
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 3 (2025): Desember
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya keteladanan Rasulullah SAW sebagai model utama dalam pengasuhan anak menurut perspektif pendidikan Islam. Di tengah meningkatnya problem kenakalan anak dan krisis moral pada era modern, keteladanan Rasulullah menjadi rujukan fundamental bagi orang tua dan pendidik. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis nilai-nilai keteladanan Rasulullah dalam mendidik dan menghadapi perilaku anak berdasarkan ajaran Al-Qur’an dan hadis, serta mengkaji relevansinya terhadap konteks pendidikan anak masa kini. Penelitian ini menggunakan metode analisis literatur (library research) dengan pendekatan kualitatif deskriptif. Sumber data diperoleh dari ayat-ayat Al-Qur’an seperti Surah Al-Ahzab ayat 21 dan Surah Luqman, hadis-hadis Rasulullah, serta penelitian dan literatur ilmiah 10 tahun terakhir. Analisis data dilakukan melalui tahapan reduksi, penyajian, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Rasulullah menampilkan pola pengasuhan yang penuh kasih sayang, kesabaran, dan kebijaksanaan. Keteladanan tersebut relevan diterapkan dalam sistem pendidikan modern untuk membentuk karakter anak yang berakhlak mulia dan berkepribadian islami.
Pemaknaan Nilai Gotong Royong dan Keberagaman Melalui Filosofi Nasi Tumpeng dalam Tradisi Selamatan Masyarakat Indonesia Dzaky Harun Panjaitan; Zakky Muhammad Zamzam; Rafi Rahman Hakim; Kendra Fawwaz; Supriyono Supriyono
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 3 (2025): Desember
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Nasi tumpeng merupakan bagian dari budaya tradisional Indonesia yang mengandung nilai simbolis yang kuat, khususnya terkait dengan kebersamaan, rasa syukur, dan semangat gotong royong. Dalam berbagai kegiatan adat maupun perayaan sosial, nasi tumpeng tidak sekadar disajikan sebagai makanan, tetapi juga berfungsi sebagai sarana untuk memperkuat interaksi sosial dan mempererat hubungan antaranggota masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis makna sosial nasi tumpeng serta kontribusinya dalam membangun solidaritas sosial di lingkungan masyarakat Indonesia. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus, yang dilakukan melalui pengamatan terhadap penggunaan nasi tumpeng dalam beragam acara budaya. Temuan penelitian menunjukkan bahwa nasi tumpeng memiliki peran penting sebagai simbol budaya yang mampu memperkuat rasa persaudaraan, menumbuhkan kebersamaan, dan memperkokoh identitas sosial masyarakat. Selain itu, keberadaan nasi tumpeng turut berkontribusi dalam pelestarian tradisi budaya serta menjadi media pengenalan budaya Indonesia kepada generasi muda. Oleh karena itu, dapat disimpulkan bahwa nasi tumpeng berperan signifikan dalam memperkuat ikatan sosial dan menjaga keberlanjutan nilai-nilai budaya dalam masyarakat Indonesia.
Analisis Mengenai Partisipasi Masyarakat dalam Pengambilan Keputusan Pembangunan Daerah di Kota Tanjungpinang Suci Oktapia; Nisa Nur Amanda; Mely Nur Ratman; Firman Firman
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 3 (2025): Desember
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Partisipasi masyarakat merupakan komponen krusial dalam pembangunan daerah yang efektif dan demokratis. Namun, di Kota Tanjungpinang, keterlibatan warga dalam pengambilan keputusan pembangunan masih belum optimal dan cenderung bersifat top-down. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji tingkat partisipasi, mengidentifikasi faktor pendorong dan penghambat, serta merumuskan rekomendasi kebijakan untuk memperkuat mekanisme pembangunan yang inklusif dan responsif. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi literatur dan analisis tematik, serta memanfaatkan kerangka teori Arnstein’s Ladder of Citizen Participation. Hasil analisis menunjukkan bahwa partisipasi masyarakat di Kota Tanjungpinang masih berada pada kategori tokenism, terbatas pada tahap penyampaian usulan melalui forum formal seperti Musrenbang. Faktor penghambat utama meliputi kurangnya sosialisasi, keterbatasan akses informasi, dan rendahnya kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah. Rekomendasi kebijakan meliputi pemanfaatan platform digital dan reformulasi Musrenbang agar lebih dialogis untuk menjamin partisipasi yang substantif dan berkelanjutan.
Penerapan Analisis dan Rancangan Pekerjaan dalam Pengelolaan SDM yang Efektif Pada PT. Indofood Sukses Makmur Tbk Nora Octavia; Hendra Riofita
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 3 (2025): Desember
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penerapan analisis dan rancangan pekerjaan untuk pengelolaan sumber daya manusia yang lebih baik di PT Indofood Sukses Makmur Tbk. Penelitian menggunakan studi literatur dari berbagai sumber seperti jurnal, buku, dan referensi terkait untuk menganalisis bagaimana proses identifikasi tugas, tanggung jawab, serta penyusunan pekerjaan dilakukan secara sistematis. Hasil menunjukkan bahwa analisis pekerjaan menghasilkan deskripsi jabatan yang jelas, spesifikasi kompetensi, dan standar kinerja, sementara rancangan pekerjaan menerapkan job enrichment serta job rotation untuk tingkatkan motivasi dan efisiensi karyawan. Pendekatan ini meminimalkan tumpang tindih tugas, perbaiki koordinasi, dan dukung produktivitas secara keseluruhan di lingkungan manufaktur. Secara keseluruhan, kedua proses tersebut jadi fondasi utama manajemen SDM efektif yang selaras dengan tujuan perusahaan.
Penerapan Model Cooperative Learning Berbantu Media Google Site dalam Pembelajaran IPAS Materi Kegiatan Ekonomi Kelas V Sekolah Dasar Anisa Nur Fitriani; Hana Siti Salmah; Ratu Wulan Sri Rahmadini; Selina Rizqiany; Siti Rahmah Nurainun; Rana Gustian Nugraha
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 3 (2025): Desember
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Meskipun model Cooperative Learning telah diterapkan dalam pembelajaran sebelumnya, kajian yang secara khusus mengintegrasikannya dengan media Google Sites pada pembelajaran IPAS materi kegiatan ekonomi masih terbatas. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman peserta didik melalui penerapan model Cooperative Learning berbantu media Google Sites dalam pembelajaran IPAS. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus, melibatkan 29 siswa kelas V Sekolah Dasar. Data diperoleh melalui observasi, tes hasil belajar, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan teknik analisis data kualitatif dan kuantitatif deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan pemahaman peserta didik pada materi kegiatan ekonomi setelah penerapan tindakan, terlihat dari peningkatan aktivitas belajar dan nilai rata-rata kelas pada setiap siklus. Temuan ini menunjukkan bahwa penerapan Cooperative Learning berbantu Google Sites efektif dalam meningkatkan keterlibatan dan pemahaman siswa. Penelitian ini memberikan kontribusi praktis bagi guru dalam pemanfaatan media digital untuk pembelajaran kolaboratif, sekaligus membuka peluang eksplorasi lanjutan mengenai teknologi digital dalam pembelajaran IPAS.
Perencanaan dan Pengembangan SDM terhadap Kinerja Karyawan Pada PT Lion Air Nurwahyu Ardelina; Hendra Riofita
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 3 (2025): Desember
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh perencanaan dan pengembangan sumber daya manusia (SDM) terhadap kinerja karyawan pada PT Lion Air. Metode yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan pengumpulan data melalui kuesioner kepada sejumlah karyawan sebagai responden. Teknik analisis data menggunakan regresi linier untuk menguji pengaruh variabel secara parsial dan simultan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perencanaan SDM dan pengembangan SDM berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan. Perencanaan kerja yang terstruktur serta pelatihan dan pengembangan kompetensi yang berkelanjutan mampu meningkatkan efektivitas, produktivitas, dan sikap kerja karyawan. Oleh karena itu, perusahaan disarankan untuk terus memperkuat strategi perencanaan dan program pengembangan SDM guna mendukung pencapaian kinerja organisasi secara optimal.
Analisis Kualitas RPM sebagai Instrumen Perencanaan Pembelajaran pada Jenjang Sekolah Dasar Hana Siti Salmah; Ghaida Mufidah Nuha; Rijal Rudiana; Syifa Fauziah
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 3 (2025): Desember
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis kualitas Rencana Pembelajaran Mendalam (RPM) sebagai instrumen perencanaan pembelajaran pada mata pelajaran Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan kelas V sekolah dasar dalam implementasi kurikulum terbaru berbasis pembelajaran mendalam melalui pendekatan proyek. Latar belakang penelitian didasari oleh kesenjangan antara penyusunan dokumen perencanaan yang bersifat administratif dan pelaksanaannya di kelas yang belum sepenuhnya mendukung pemahaman konseptual, kolaborasi aktif, serta penilaian autentik. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus terhadap satu guru kelas V, dengan teknik pengumpulan data berupa analisis dokumen, wawancara mendalam, dan observasi pembelajaran. Analisis data dilakukan secara interaktif melalui reduksi data, penyajian, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa RPM telah sesuai dengan format kurikulum, namun masih memiliki kelemahan pada perumusan tujuan pembelajaran, desain pembelajaran berbasis proyek, dan penilaian proses. Temuan ini menegaskan perlunya penguatan kompetensi guru, pengawasan pedagogis, dan dukungan sarana untuk mengoptimalkan pembelajaran bermakna.
Kajian Literatur: Inovasi Kelembagaan Non-Sekolah dalam Meningkatkan Employabilitas Lulusan di Indonesia Ayu Rondiyah; Najwa Sidqia Rosyada; Dwi Yuliana Ismaya Putri; Abdul Hafid Firmansyam; Ahmad Mudhoffar Fannani; Muhammad Iqbal Baihaqi; Ahmad Farchan
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 3 (2025): Desember
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tingginya angka pengangguran di kalangan lulusan perguruan tinggi masih menjadi permasalahan kompleks di Indonesia. Berdasarkan data BPS tahun 2025, Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) nasional mencapai 4,76%, dengan TPT lulusan perguruan tinggi tercatat sebesar 6,23%. Hal ini menunjukkan adanya kesenjangan antara kompetensi lulusan dengan kebutuhan dunia kerja. Kondisi ini menegaskan perlunya inovasi kelembagaan non-sekolah yang berperan sebagai jembatan antara dunia pendidikan dan dunia industri. Metode penelitian yang digunakan adalah literature review dengan menelaah berbagai penelitian yang relevan untuk mengidentifikasi peran dan potensi lembaga non-sekolah dalam meningkatkan keterampilan (upskilling) dan kesiapan kerja lulusan perguruan tinggi. Hasil kajian menunjukkan bahwa lembaga non-sekolah berbasis digital yang mengintegrasikan project-based learning, pendampingan karir, dan sertifikasi kompetensi memiliki dampak positif terhadap peningkatan employabilitas lulusan.
Proses Pembelajaran Tata Busana Teater Menggunakan Project Based Learning Pada Kelas XI di SMKN 1 Pandeglang Astri Iva Dwi Ayu Maulida; Giri Mustika Roekmana; Wiwin Purwinarti
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 3 (2025): Desember
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pembelajaran tata busana teater merupakan kompetensi penting dalam pendidikan seni, yang melibatkan keterampilan teknis seperti menjahit dan desain, serta pemahaman interpretasi karakter, konteks cerita, dan unsur estetika dalam pertunjukan teater. Namun, tantangan seperti kreativitas siswa yang rendah, fasilitas terbatas, dan pendekatan pembelajaran yang berpusat pada guru sering muncul. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan proses pembelajaran tata busana teater menggunakan model Project-Based Learning (PjBL) di SMKN 1 Pandeglang. Menggunakan metode kualitatif deskriptif, data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi dari guru mata pelajaran dan siswa kelas XI Tata Busana. Hasil menunjukkan bahwa PjBL memungkinkan siswa terlibat aktif dalam merancang, memproduksi, dan mengevaluasi kostum teater, meningkatkan kreativitas, kolaborasi, dan keterampilan teknis. Siswa juga memperoleh pengalaman autentik yang mendekati lingkungan kerja profesional melalui pembagian tugas, diskusi kelompok, dan presentasi proyek. Penelitian ini memberikan kontribusi praktis bagi pengembangan kurikulum vokasional seni pertunjukan. Rekomendasi penelitian ini adalah implementasi PjBL dapat dilanjutkan dengan penyesuaian jadwal dan fasilitas untuk hasil yang lebih optimal, serta direkomendasikan sebagai model pembelajaran vokasional seni pertunjukan.
Studi Kualitatif Tentang Peran Ayah dalam Proses Deteksi Dini Tumbuh Kembang Anak Usia Dini di Medan Riska Nurasnida Siregar; M Satria Sembiring Pelawi; Dwi Syafira Adelia; Homsani Nasution; Khadijah Khadijah
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 3 (2025): Desember
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Deteksi dini tumbuh kembang anak usia dini merupakan langkah penting dalam mencegah keterlambatan perkembangan yang dapat berdampak jangka panjang. Selama ini, praktik deteksi dini cenderung lebih berfokus pada peran ibu dan institusi kesehatan, sementara peran ayah masih kurang mendapat perhatian. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji peran ayah dalam proses deteksi dini tumbuh kembang anak usia dini serta faktor-faktor yang memengaruhi keterlibatan ayah, khususnya dalam konteks perkotaan. Metode penelitian yang digunakan adalah studi literatur dengan menelaah berbagai sumber ilmiah berupa jurnal nasional dan internasional, laporan lembaga, serta buku ilmiah yang relevan dalam lima tahun terakhir. Hasil kajian menunjukkan bahwa keterlibatan ayah berperan penting dalam pengamatan perkembangan anak, pemberian stimulasi, serta pengambilan keputusan terkait kesehatan dan pendidikan anak. Keterlibatan ayah secara kolaboratif dengan ibu terbukti meningkatkan ketepatan identifikasi keterlambatan perkembangan dan mempercepat akses terhadap intervensi dini. Namun, keterlibatan ayah masih dipengaruhi oleh faktor pengetahuan, konstruksi peran gender, tuntutan pekerjaan, dan dukungan lingkungan. Studi ini menegaskan bahwa deteksi dini tumbuh kembang anak merupakan praktik pengasuhan berbasis keluarga yang memerlukan keterlibatan aktif ayah dan ibu secara seimbang. Oleh karena itu, diperlukan penguatan edukasi pengasuhan dan kebijakan yang inklusif terhadap peran ayah guna meningkatkan efektivitas deteksi dini tumbuh kembang anak usia dini.