cover
Contact Name
Mohammad Fauziddin
Contact Email
mfauziddin@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
astutimasnur@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
JURNAL PENDIDIKAN TAMBUSAI
ISSN : 26146754     EISSN : 26143097     DOI : -
Core Subject : Social,
Jurnal Pendidikan Tambusai is Jurnal Electronic which contains the results of research and literature studies related to the field of education, including; regulation of education, learning activities, learning strategies, teacher professionalism, students, education and education personnel, issues of educational institutions, educational environment and parenting.
Arjuna Subject : -
Articles 24,727 Documents
Konsep Evaluasi Dalam Pendidikan Islam Lase, Mardiyanti; Azizah, Nur; Marjua Pane, Fakhruddin; Sihombing, Irwandi
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 1 (2026)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui konsep evaluasi dalam pendidikan Islam, bentuk dan metode evaluasi yang dapat diterapkan dalam pendidikan Islam dan untuk mengetahui peran evaluasi dalam meningkatkan kualitas pembelajaran di pendidikan Islam. Penelitian ini menerapkan metode deskriptif kualitatif dengan fokus pada studi lapangan dimana data diperoleh dari berbagai sumber seperti buku, jurnal ilmiah dan laporan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa evaluasi dalam pendidikan Islam merupakan proses sistematis untuk menilai kemampuan, pengetahuan, sikap, dan keterampilan peserta didik secara menyeluruh. Evaluasi ini tidak hanya menekankan aspek akademik, tetapi juga aspek moral, spiritual, dan sosial, sesuai dengan tujuan pendidikan Islam. Konsep evaluasi Islam bersifat holistik, mencakup aspek kognitif (pengetahuan), afektif (sikap dan karakter), dan psikomotorik (keterampilan praktis). Evaluasi harus dilakukan secara adil, objektif, dan mendidik, sehingga peserta didik dapat berkembang secara optimal. Bentuk dan metode evaluasi dalam pendidikan Islam beragam, antara lain tes tertulis, penugasan/proyek, observasi, portofolio, tes lisan, serta metode evaluasi diri dan teman sebaya. Metode ini dapat digunakan secara berimbang agar seluruh aspek perkembangan peserta didik terpantau dan terukur. Peran evaluasi sangat penting dalam meningkatkan kualitas pembelajaran. Evaluasi berfungsi sebagai alat ukur keberhasilan belajar, sarana perbaikan proses pembelajaran, pengembangan karakter peserta didik, motivasi belajar, dan alat pengambilan keputusan dalam pendidikan.
Pendidikan Islam Di Nusantara (Surau, Pesantren, Dayah, Madrasah) Azizah, Nur; Lase, Mardyanti; Nasution, Fauziah
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 1 (2026)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui sejarah dan alasan munculnya surau, pesantren, dayah dan madrasah dan untuk mengetahui tujuan dan karakteristik Lembaga-lembaga Pendidikan Islam Nusantara serta sistem pendidikan dan metode Pendidikan Islam Nusantara (surau, dayah, pesantren, madrasah). Penelitian ini menerapkan metode deskriptif kualitatif dengan fokus pada studi lapangan dimana data diperoleh dari berbagai sumber seperti buku, jurnal ilmiah dan laporan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa secara historis, surau di Minangkabau menjadi lembaga pendidikan pertama yang mengintegrasikan nilai adat dan agama melalui sistem non-formal berbasis komunitas. Pesantren di Jawa tumbuh menjadi pusat pembelajaran Islam yang menekankan aspek spiritual dan moral dengan sistem asrama (boarding system) di bawah bimbingan seorang kiai. Dayah di Aceh berperan mempertahankan ajaran Islam ortodoks dan memperkuat identitas keislaman masyarakat Aceh melalui sistem pengajaran berbasis kitab klasik. Sementara itu, madrasah muncul sebagai bentuk pembaharuan pendidikan Islam yang menggabungkan kurikulum agama dan umum, sehingga lebih adaptif terhadap perkembangan zaman dan sistem pendidikan nasional. Sistem pendidikan dan metode pendidikan Islam Nusantara (surau, dayah, pesantren, madrasah) yaitu dengan ceramah, membaca, menghafal, bandongan, sorongan dan muazakaroh.
Madrasah Nizamiyah Rahayu, Rizky; Mukhoyaroh Nasution, Emma; Nasution, Fauziah
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 1 (2026)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui sejarah lahirnya Madrasah Nizamiyah, tujuan pendidikan Madrasah Nizamiyah  dan untuk mengetahui sistem pendidikan dan metode Madrasah Nizamiyah. Penelitian ini menerapkan metode deskriptif kualitatif dengan fokus pada studi lapangan dimana data diperoleh dari berbagai sumber seperti buku, jurnal ilmiah dan laporan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Madrasah Nizamiyah merupakan tonggak penting dalam sejarah pendidikan Islam yang didirikan oleh Nizam al-Mulk, wazir Dinasti Saljuk, pada tahun 459 H/1067 M. Meskipun bukan madrasah pertama dalam sejarah Islam, Nizamiyah menjadi madrasah pertama yang diorganisasi secara resmi oleh negara dan berorientasi pada mazhab Sunni, khususnya Syafi’i dan Asy’ariyah. Tujuan utama pendirian Madrasah Nizamiyah adalah mencetak ulama- ulama Sunni untuk melawan pengaruh Syi’ah, menyediakan guru-guru Sunni yang kompeten dan membentuk aparatur pemerintahan Sunni di bidang hukum dan administrasi. Materi pelajaran didominasi oleh ajaran keagamaan Sunni dengan metode pengajaran yang meliputi metode lisan, ceramah, dikte, bacaan, diskusi dan metode hafalan. Pendidikan di Madrasah Nizamiyah bersifat terstruktur, didanai negara, dan terintegrasi dengan kepentingan politik dan agama. Hal ini menjadikannya model madrasah yang paling berpengaruh dalam sejarah Islam klasik dan menjadi dasar bagi sistem pendidikan madrasah di dunia Islam selanjutnya.
Konsep Metode Dalam Pendidikan Islam Mikrot Pulungan, Samsul; Warni, Afnita; Darwis Dasopang, Muhammad; Sihombing, Irwandi
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 1 (2026)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui arti metode pendidikan Islam, menguraikan dasar metode pendidikan Islam dan menjelaskan macam-macam metode pembelajaran yang sering digunakan dalam Pendidikan Agama Islam. Penelitian ini menerapkan metode deskriptif kualitatif dengan fokus pada studi lapangan dimana data diperoleh dari berbagai sumber seperti buku, jurnal ilmiah dan laporan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa metode memiliki kedudukan yang sangat fundamental dalam upaya mencapai tujuan Pendidikan Islam (PI). Metode, yang secara etimologis berarti jalan atau cara (thariqah), adalah langkah-langkah strategis yang harus dilalui agar sampai kepada tujuan pendidikan. Dasar metode dalam Pendidikan Islam bersumber langsung dari Al- Qur’an dan Al-Hadits. Prinsip utamanya termuat dalam firman Allah SWT di Q.S. An-Nahl (16): 125, yang memerintahkan pendidik untuk menggunakan Hikmah, Al-Mau’izah Al-hasanah (Nasihat yang Baik), dan Jadil hum bi al-lati hiya ahsan (Bantahan dengan Cara yang Lebih Baik). Macam-macam metode pembelajaran dalam Pendidikan Islam tidak terbatas pada teknik umum, tetapi juga mencakup metode khusus yang berakar pada Al-Qur'an dan Sunnah untuk membentuk karakter Muslim yang utuh. Metode- metode kunci tersebut meliputi metode Hiwar (Dialog) dan metode Amtsal (Perumpamaan)
Eksistensi Lembaga Pendidikan Islam Awal: Kuttab, Masjid, Dan Halaqah Sebagai Fondasi Pendidikan Umat Sipahutar, Vandawa; Widiyanti, Risna; Iman Harahap, Sempurna; Nst, Fauziah
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 1 (2026)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Lahirnya Islam tidak hanya membawa ajaran teologis, tetapi juga melahirkan sistem pendidikan yang menjadi fondasi pembentukan umat. Pada periode awal Islam, lembaga pendidikan seperti kuttab, masjid, dan halaqah memiliki peran strategis dalam proses transmisi ilmu pengetahuan, nilai keislaman, serta pembinaan akhlak masyarakat Muslim. Latar belakang penelitian ini didasarkan pada pentingnya memahami eksistensi dan kontribusi lembaga pendidikan Islam awal sebagai basis perkembangan pendidikan Islam pada masa selanjutnya. Permasalahan yang dikaji dalam penelitian ini adalah bagaimana bentuk, fungsi, dan peran kuttab, masjid, dan halaqah dalam membangun fondasi pendidikan umat Islam pada periode awal. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis eksistensi ketiga lembaga tersebut serta kontribusinya terhadap pembentukan sistem pendidikan Islam. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif dengan pendekatan studi kepustakaan (library research), melalui penelusuran dan analisis sumber-sumber klasik dan kontemporer yang relevan dengan sejarah pendidikan Islam. Hasil dan pembahasan menunjukkan bahwa kuttab berfungsi sebagai lembaga pendidikan dasar yang menitikberatkan pada kemampuan baca tulis dan pengajaran Al-Qur’an, masjid menjadi pusat pendidikan komprehensif yang mencakup ilmu agama dan sosial, sedangkan halaqah berperan sebagai forum intelektual untuk pendalaman ilmu keislaman. Ketiga lembaga tersebut saling melengkapi dan membentuk sistem pendidikan yang holistik, inklusif, serta berorientasi pada pembinaan iman, ilmu, dan akhlak. Kesimpulan penelitian ini menegaskan bahwa kuttab, masjid, dan halaqah merupakan fondasi utama pendidikan umat Islam yang berpengaruh besar terhadap perkembangan lembaga pendidikan Islam di berbagai periode selanjutnya.
Konsep Peserta Didik Dalam Pendidikan Islam Muhammar Dalimunthe, Hasbi; Sihombing, Irwandi; Darwis Dasopang, Muhammad
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 1 (2026)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini menganalisis konsep peserta didik dalam pendidikan Islam, yang mencakup pengertian, kedudukan, serta perspektif Al-Qur'an. Peserta didik didefinisikan sebagai subjek aktif dengan fitrah suci (potensi bawaan) yang dikembangkan untuk menjadi insan kamil. Mereka memiliki kedudukan dualistik sebagai subjek sekaligus objek, yang diistilahkan sebagai mutarabbi, muta’allim, dan muta’addib. Berdasarkan perspektif Al-Qur'an, surah An-Nahl: 78 menjelaskan pengembangan potensi sejak lahir melalui panca indra dan hati. Sementara itu, surah An-Nisa: 170 menekankan universalitas peserta didik bagi seluruh manusia, dan surah Asy-Syura: 214 menegaskan pembinaan awal dimulai dari lingkup keluarga. Makalah ini menyimpulkan bahwa keberhasilan pendidikan Islam ditentukan oleh optimalisasi fitrah dan pembentukan adab peserta didik.
Perbandingan Tokoh K.H. Ahmad Dahlan, K.H. Hasyim Asy’ari, Dan Mohammad Natsir Dalam Pembaruan Pendidikan Islam Muhammar Dalimunthe, Hasbi; Nasution, Fauziah
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 1 (2026)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini menganalisis perbandingan pemikiran pembaruan pendidikan Islam oleh K.H. Ahmad Dahlan, K.H. Hasyim Asy’ari, dan Mohammad Natsir. Masalah utama yang diangkat adalah dikotomi pendidikan pada masa kolonial yang memisahkan ilmu agama dan ilmu umum. Tujuan penelitian ini adalah mengidentifikasi faktor pendorong dan konsep pembaruan dari ketiga tokoh tersebut. Menggunakan metode analisis komparatif, hasil penelitian menunjukkan bahwa Ahmad Dahlan mengadopsi sistem Barat yang progresif, Hasyim Asy’ari menekankan penguatan adab dalam tradisi pesantren, sementara Mohammad Natsir mengusung konsep integralistik melalui kebijakan nasional. Sebagai kesimpulan, perjuangan kolektif mereka berhasil menghapus dualisme pendidikan dan membentuk fondasi kokoh bagi sistem pendidikan Islam kontemporer di Indonesia. Pemikiran mereka tetap relevan dalam menghadapi tantangan globalisasi dan penguatan karakter bangsa.
Pengaruh Harga, Pendapatan Dan Literasi Keuangan Terhadap Keputusan Pembelian Emas Perhiasan Di Kalangan Konsumen Muslim Kota Jambi Yuniati, Sinta; Habriyanto, Habriyanto; Rohana, Rohana
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 1 (2026)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh harga, pendapatan, dan literasi keuangan terhadap keputusan pembelian emas perhiasan di kalangan konsumen muslim Kota Jambi. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh beberapa fenomena, yaitu meningkatnya pembelian emas perhiasan meskipun harga emas sedang tinggi, tingkat literasi keuangan yang baik namun tidak sejalan dengan prinsip investasi yang ideal, serta adanya temuan bahwa konsumen dengan pendapatan lebih rendah justru lebih sering membeli emas perhiasan dibandingkan dengan konsumen berpendapatan tinggi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan teknik survei melalui kuesioner terhadap 97 responden perempuan muslim yang berdomisili di Kota Jambi, berusia minimal 35 tahun, memiliki penghasilan, dan telah membeli emas perhiasan dalam satu tahun terakhir. Pengolahan dan analisis data dilakukan menggunakan aplikasi SPSS dengan metode regresi linear berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial, variabel harga dan pendapatan berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan pembelian emas perhiasan, sedangkan variabel literasi keuangan berpengaruh negatif dan signifikan. Secara simultan, ketiga variabel tersebut berpengaruh signifikan terhadap keputusan pembelian. Temuan ini menunjukkan bahwa keputusan pembelian emas perhiasan lebih didorong oleh daya beli dan persepsi terhadap harga, sementara tingkat literasi keuangan yang tinggi justru membuat konsumen lebih rasional dan berhati-hati dalam membeli emas perhiasan sebagai bentuk investasi.
Pengaruh Digital Promotion Dan Inovasi Produk Terhadap Pendapatan UMKM di Kecamatan Sekernan Darisfa Aulia, Tata; Ismail, Muhammad; Rahma, Sri
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 1 (2026)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan teknologi yang pesat mendorong meningkatnya intensitas persaingan bisnis, termasuk pada sektor Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Kecamatan Sekernan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh digital promotion dan inovasi produk terhadap pendapatan UMKM, baik secara parsial maupun simultan. Metode penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif, dengan pengumpulan data primer melalui kuesioner serta data sekunder dari dokumen resmi. Seluruh populasi yang terdiri dari 9267 UMKM dijadikan sampel menggunakan Teknik probability sampling dengan metode stratified random sampling dengan 100 responden. Analisis data dilakukan dengan bantuan software SPSS, mencakup uji validitas dan reliabilitas untuk menguji instrumen, uji asumsi klasik (normalitas, multikolinearitas, dan heteroskedastisitas) untuk memenuhi syarat regresi linier berganda, serta uji t, uji F, dan adjusted R Square untuk menguji hipotesis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa digital promotion berpengaruh positif dan signifikan terhadap pendapatan UMKM, dan inovasi produk berpengaruh positif signifikan. Secara simultan, kedua variabel berpengaruh positif signifikan dengan nilai adjusted R Square sebesar 0,480 yang berarti 48% berpengaruh terhadap pendapatan UMKM dapat dijelaskan oleh digital promotion dan inovasi produk, sedangkan sisanya dipengaruhi oleh faktor lain di luar model. Temuan ini merekomendasikan pemanfaatan digital promotion dan inovasi produk sebagai strategi pemasaran dan teknik inovasi agar bias bertahan di pasar yang dinamis agar lebih efektif dalam meningkatkan daya saing dan meningkatkan pendapatan UMKM.
Partisipasi Aktif Baznas Melalui Program Zakat Produktif Terhadap Kesejahteraan Ekonomi Mustahiq Kabupaten Tebo Provinsi Jambi (Studi Pada Baznas Kabupaten Tebo) Okna Sapera, Ririn; Haroestoma, Haroestoma; Sissah, Sissah
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 1 (2026)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kesejahteraan Ekonomi Mustahiq. Metode penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif yaitu penelitian yang bermaksud untuk memahami fenomena tentang apa yang dialami oleh subyek penelitian misalnya perilaku, motivasi, tindakan, secara holistic dan deskriptif dalam bentuk kata- kata dan bahasa pada suatu konteks khusus yang alamiah dan dengan memanfaatkan berbagai metode alamiah, hasil penelitian tentang Partisifasi Aktif Badan Amil Zakat Nasional dalam pengelolaan dan pendayagunaan zakat produktif. Dalam upaya pendayagunaan zakat produktif Badan Amil Zakat (BAZNAS) Kabupaten Tebo membuat program Tebo Berdaya dengan memberikan bantuan ternak sapi dan modal usaha sehingga bisa meningkatkan kesejahteraan mustahik. Kendala yang dihadapi adalah: 1. Jarak tempuh untuk menuju ketempat mustahik ada yang jauh dan jalannya rusak parah dan berlumpur sehingga untuk memverifikasi, menyalurkan dan mengontrol sekaligus pembinaan terhadap mustahik menemui kendala. 2. Didalam menerima bantuan ada sebagian mustahik yang tidak konsisten dan pengetahuan managemen dari para mustahik yang belum memahami dalam pengelolaan. Dengan mengimplementasikan model PPEPP, dapat dianalisis sesuai dengan indikator dan interpretasi data BAZNAS Kabupaten Tebo, adapun strategi tersebut telah sesuai dengan model PPEPP sperti : 1). Menyusun Rencana Kerja Tahunan, 2).Strategi pengumpulan, 3).Strategi pendistribusian, 4).Rapat Koordinasi Daerah (Rakorda).