cover
Contact Name
Mohammad Fauziddin
Contact Email
mfauziddin@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
astutimasnur@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
JURNAL PENDIDIKAN TAMBUSAI
ISSN : 26146754     EISSN : 26143097     DOI : -
Core Subject : Social,
Jurnal Pendidikan Tambusai is Jurnal Electronic which contains the results of research and literature studies related to the field of education, including; regulation of education, learning activities, learning strategies, teacher professionalism, students, education and education personnel, issues of educational institutions, educational environment and parenting.
Arjuna Subject : -
Articles 25,715 Documents
Dampak Penggunaan Chatgpt terhadap Orisinalitas Pada Mahasiswa sebagai Indikator Integritas dan Etika Kewarganegaraan di Era Digital Reva Oktavia Br Simanjuntak; Tresa R.K. Pasaribu; Rini Santia Limbong; Inriyani Pandiangan; Lasmaida Simbolon; Nadra Amalia
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 2 (2026): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v10i2.39645

Abstract

Perkembangan teknologi kecerdasan buatan, khususnya ChatGPT, telah membawa perubahan signifikan dalam dunia pendidikan tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak penggunaan ChatGPT terhadap orisinalitas karya akademik mahasiswa sebagai indikator integritas dan etika kewarganegaraan di era digital. Penelitian dilakukan pada mahasiswa Program Studi Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn) Angkatan 2024, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Medan. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui kuesioner terbuka yang disebarkan secara daring kepada 20 responden. Analisis data dilakukan melalui tiga tahap, yaitu reduksi data, penyajian data, dan verifikasi data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas mahasiswa memanfaatkan ChatGPT sebagai alat bantu untuk memahami materi, mencari ide, dan mempercepat penyelesaian tugas, namun tidak menjadikannya sebagai sumber utama. Sebagian besar mahasiswa tetap memprioritaskan buku, jurnal, dan artikel ilmiah sebagai referensi yang lebih valid. Penggunaan ChatGPT memberikan dampak positif berupa peningkatan efisiensi belajar dan pengembangan ide, namun juga menimbulkan dampak negatif seperti ketergantungan teknologi, penurunan kemampuan berpikir kritis, dan risiko plagiarisme apabila digunakan tanpa proses parafrase dan analisis ulang. Mayoritas mahasiswa menyadari pentingnya menjaga keaslian karya akademik dan menggunakan ChatGPT secara bijak sesuai etika akademik. Penelitian ini menyimpulkan bahwa penggunaan ChatGPT yang bertanggung jawab, disertai kesadaran etika digital dan kemampuan berpikir kritis, dapat mendukung produktivitas akademik tanpa mengurangi integritas mahasiswa.
Peran Generasi Muda dalam Menjaga Eksistensi Pancasila sebagai Ideologi Nasional Esrawati Napitupulu; Nadra Amalia; Sabrina Umami Pane; Natalia Purba; Nazwa Sabila Sitepu; Nur Anisa
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 2 (2026): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v10i2.39646

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran generasi muda dalam menjaga eksistensi Pancasila sebagai ideologi nasional di tengah tantangan globalisasi dan perkembangan teknologi digital. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian kuantitatif deskriptif dengan melibatkan mahasiswa Program Studi Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan Universitas Negeri Medan Stambuk 2024. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mahasiswa memiliki pemahaman yang cukup baik terhadap nilai-nilai Pancasila dengan persentase persetujuan sebesar 85,75%. Namun, penerapan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan digital, khususnya dalam penyebaran konten positif dan menghindari ujaran kebencian, masih belum sepenuhnya optimal. Penelitian ini menyimpulkan bahwa generasi muda memiliki peran strategis sebagai agen perubahan dalam memperkuat nasionalisme, toleransi, gotong royong, dan persatuan melalui pemanfaatan teknologi digital secara bijak agar Pancasila tetap relevan dan kokoh di masa mendatang.
Pemahaman Identitas Nasionalisme sebagai Bentuk Rasa Cinta Tanah Air Pada Mahasiswa PPKn Stambuk 2025 Universitas Negeri Medan Aprilla Revalina Br. Purba; Andreas Domini Marpaung; Gita Oktaviani Sitorus; Rachel Oliviena Br. Manurung; Togu Samuel Riady Manurung; Sarnadi Giot Marito Situmeang; Nadra Amalia
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 2 (2026): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v10i2.39647

Abstract

Identitas nasional merupakan jati diri bangsa yang mencerminkan nilai-nilai, budaya, sejarah, serta karakteristik yang menjadi ciri khas suatu bangsa. Di tengah perkembangan globalisasi dan kemajuan teknologi informasi, pemahaman terhadap identitas nasional menjadi hal yang penting untuk menjaga dan menumbuhkan rasa nasionalisme serta cinta tanah air pada generasi muda, khususnya mahasiswa. Mahasiswa Program Studi Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn) memiliki peran strategis dalam memahami, menginternalisasi, dan mengimplementasikan nilai-nilai kebangsaan dalam kehidupan sehari-hari. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pemahaman identitas nasionalisme sebagai bentuk rasa cinta tanah air pada mahasiswa PPKn Stambuk 2025 Universitas Negeri Medan. Penelitian ini menggunakan metode gabungan kualitatif dengan kuantitatif dibarengi pendekatan deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi terhadap mahasiswa PPKn Stambuk 2025 Universitas Negeri Medan. Dan dengan pemungutan hasil kuesioner kepada tiap mahasiswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mahasiswa PPKn Stambuk 2025 Universitas Negeri Medan memiliki pemahaman yang cukup baik mengenai identitas nasional yang tercermin dari pemahaman terhadap nilai-nilai Pancasila, penghargaan terhadap keberagaman budaya, penggunaan bahasa Indonesia sebagai bahasa persatuan, serta kesadaran dalam menjaga persatuan dan kesatuan bangsa. Bentuk rasa cinta tanah air ditunjukkan melalui partisipasi dalam kegiatan kemahasiswaan, penghormatan terhadap simbol-simbol negara, serta kepedulian terhadap isu-isu kebangsaan.
Hubungan Kemampuan Menulis Argumentasi Siswa terhadap Video G30S/PKI dalam Mata Pelajaran PPKn Kelas XI SMA Negeri 21 Kota Medan Disya Novira; Nadiyah Elza Syahri Nst; Nazwa Refany; Urrohmawati Ujung; Glen Michael Purba; Nadra Amalia
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 2 (2026): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v10i2.39648

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan kemampuan menulis argumentasi siswa terhadap video G30S/PKI dalam mata pelajaran PPKn kelas XI SMA Negeri 21 Kota Medan. Kemampuan menulis argumentasi merupakan salah satu keterampilan penting yang harus dikuasai siswa dalam pembelajaran PPKn, terutama dalam menyikapi peristiwa sejarah yang memiliki muatan nilai-nilai kebangsaan dan nasionalisme. Video G30S/PKI sebagai media pembelajaran sejarah nasional dapat mendorong siswa untuk berpikir kritis dan mengungkapkan gagasan secara argumentatif. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan korelasional. Data dikumpulkan melalui penyebaran Google Form kepada 20 siswa kelas XI SMA Negeri 21 Kota Medan. Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan yang positif dan signifikan antara kemampuan menulis argumentasi siswa dengan pemahaman terhadap konten video G30S/PKI dalam pembelajaran PPKn. Siswa yang memiliki kemampuan menulis argumentasi yang baik cenderung mampu menganalisis peristiwa G30S/PKI secara kritis, mengaitkannya dengan nilai-nilai Pancasila, serta mengungkapkan sikap nasionalisme dalam tulisan mereka. Oleh karena itu, pengembangan kemampuan menulis argumentasi dalam pembelajaran PPKn perlu terus ditingkatkan agar siswa dapat memahami dan menginternalisasi nilai-nilai kebangsaan dari peristiwa sejarah bangsa.
Analisis Kemampuan Mahasiswa dalam Memahami dan Mengoreksi Teks Akademik pada Penulisan Jurnal Ilmiah Anni Latifah; Nadra Amalia; Angel Tio Lina Aritonang; Melva Triana Sianipar; Nira Dilvinia Siregar; Wulan Fitri Andini Siahaan
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 2 (2026): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v10i2.39649

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kemampuan mahasiswa Program Studi Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn) stambuk 2024 Universitas Negeri Medan dalam memahami dan mengoreksi teks akademik pada penulisan jurnal ilmiah. Kemampuan memahami teks akademik merupakan keterampilan penting yang mendukung keberhasilan mahasiswa dalam kegiatan akademik, khususnya dalam membaca, menganalisis, dan menyusun karya ilmiah. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode analisis isi (content analysis). Data dikumpulkan melalui angket (kuesioner) yang disebarkan kepada mahasiswa serta dokumentasi dari berbagai sumber ilmiah yang relevan. Fokus penelitian meliputi kemampuan memahami isi teks akademik, mengidentifikasi struktur penulisan ilmiah, menemukan kesalahan kebahasaan, serta menerapkan kaidah bahasa Indonesia yang baik dan benar dalam jurnal ilmiah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan mahasiswa dalam memahami dan mengoreksi teks akademik masih bervariasi. Sebagian mahasiswa telah mampu memahami isi dan struktur teks akademik dengan baik, namun masih ditemukan kesulitan dalam penggunaan bahasa baku, ejaan, tanda baca, dan penyusunan argumen ilmiah. Oleh karena itu, diperlukan peningkatan literasi akademik dan latihan yang berkelanjutan agar kemampuan mahasiswa dalam memahami serta mengoreksi teks akademik dapat berkembang secara optimal.
Pengaruh Penggunaan Media sosial terhadap Tingkat Pemahaman Nilai Nilai Pancasila Pada Generasi Z Dien Solia Sipayung; Rumiris Yolanda Aritonang; Ripka Br Perangin Angin; Hanna Teja Bukit; Sindy Jelita Steffani Sinambela; Nadra Amalia
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 2 (2026): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v10i2.39650

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh penggunaan media sosial terhadap tingkat pemahaman nilai-nilai Pancasila pada Generasi Z. Perkembangan media sosial yang semakin pesat memberikan dampak terhadap pola pikir, perilaku, dan cara generasi muda memperoleh informasi dalam kehidupan sehari-hari. Media sosial tidak hanya digunakan sebagai sarana komunikasi dan hiburan, tetapi juga menjadi media dalam membentuk pemahaman terhadap nilai-nilai kebangsaan, termasuk nilai-nilai Pancasila. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan survei melalui penyebaran kuesioner kepada responden Generasi Z. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan media sosial memiliki pengaruh terhadap pemahaman nilai-nilai Pancasila, baik dalam bentuk pengaruh positif maupun negatif. Penggunaan media sosial secara bijak dan edukatif dapat meningkatkan pemahaman serta penerapan nilai-nilai Pancasila, sedangkan penggunaan yang berlebihan dan tidak terarah dapat menurunkan pemahaman generasi muda terhadap nilai-nilai tersebut. Oleh karena itu, diperlukan kesadaran dalam memanfaatkan media sosial agar nilai-nilai Pancasila tetap tertanam pada Generasi Z di era digital.
Integrasi Kesatuan Ilmu dalam Penguatan Literasi Digital Siswa Madrasah Rahmawati Wahyu Aji; Syamsul Ma’arif; Ahwan Fanani
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 2 (2026): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v10i2.39651

Abstract

Perkembangan teknologi digital telah membawa perubahan signifikan dalam dunia pendidikan, termasuk di lingkungan sekolah dan madrasah. Penguatan literasi digital menjadi kebutuhan penting agar siswa mampu menggunakan teknologi secara cerdas, kritis, dan bertanggung jawab. Namun, implementasi literasi digital selama ini cenderung lebih menekankan aspek teknis dibandingkan penguatan nilai etika dan spiritual. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji integrasi paradigma Kesatuan Ilmu dalam penguatan literasi digital siswa di sekolah sebagai upaya membangun kemampuan digital yang seimbang dengan nilai-nilai keislaman. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode library research melalui pengkajian berbagai sumber pustaka berupa buku, artikel jurnal ilmiah, dan dokumen akademik yang relevan. Teknik analisis data dilakukan secara deskriptif-analitis melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa paradigma Kesatuan Ilmu dapat menjadi landasan integratif dalam penguatan literasi digital dengan menghubungkan penguasaan teknologi dan pembentukan karakter Islami. Implementasi penguatan literasi digital berbasis Kesatuan Ilmu dapat dilakukan melalui integrasi kurikulum, peran guru sebagai teladan digital, serta pengembangan budaya sekolah yang mendukung etika bermedia. Dengan demikian, siswa tidak hanya memiliki kecakapan teknologi, tetapi juga kesadaran etis, spiritual, dan tanggung jawab sosial dalam menghadapi perkembangan era digital.
Pemberdayaan Pelajar Sekolah Indonesia di Malaysia melalui Edukasi Literasi Keuangan Syariah Muhammad Afif Al Mubarak; Daffa Aura Nailah Arienanda; Fitria Fitria; Firdausi Ma’Rifatika; Deswika Aura Valencia; Adil Al Hakim
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 2 (2026): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v10i2.39652

Abstract

Rendahnya pemahaman pengelolaan keuangan di kalangan anak Pekerja Migran Indonesia (PMI) di Malaysia menjadi persoalan yang memerlukan perhatian, terutama karena keterbatasan akses pendidikan formal yang memadai. Kegiatan pengabdian ini bertujuan memberdayakan pelajar Sekolah Indonesia di Malaysia melalui edukasi literasi keuangan syariah. Kegiatan dilaksanakan oleh mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Internasional UIN Raden Fatah Palembang di Sekolah Indonesia Kuala Lumpur (SIKL) dan Sanggar Bimbingan PPWNI Klang pada Januari 2026, dengan sasaran utama siswa kelas 6 sekolah dasar. Metode yang digunakan adalah pendidikan masyarakat melalui ceramah, demonstrasi, praktik langsung, serta pendampingan gerakan menabung selama dua minggu. Materi mencakup konsep dasar keuangan syariah, larangan riba, zakat–infak–sedekah, pembiasaan menabung, serta penguatan nilai kewirausahaan melalui kemasan kreatif. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman siswa terhadap prinsip keuangan syariah serta tumbuhnya kebiasaan menabung dan kepedulian berbagi sejak dini. Kegiatan ini menyimpulkan bahwa edukasi literasi keuangan syariah efektif menjadi sarana pemberdayaan karakter ekonomi pelajar Indonesia di perantauan.
Analisis Pelaksanaan Evaluasi Pembelajaran di Sekolah Dasar Desta Arsenda Indriyani; Sabrina Fadya Salsabila; Filsa Amanda; Neyla Azaria; Bunga Amelia Tiris; Tiara Dwi Puspita; Siti Hawa Fadhila; Handoko Handoko; Nindy Profitasari
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 2 (2026): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v10i2.39653

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya pelaksanaan evaluasi pembelajaran di sekolah dasar untuk mengetahui ketercapaian tujuan pembelajaran dan perkembangan belajar Siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perencanaan evaluasi, teknik evaluasi, pelaksanaan evaluasi, objektivitas penilaian, hambatan evaluasi, serta tindak lanjut hasil evaluasi pembelajaran di sekolah dasar. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara kepada guru kelas I sampai kelas VI di sekolah dasar. Data dianalisis secara deskriptif dengan mengelompokkan data berdasarkan fokus penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa evaluasi pembelajaran dilakukan melalui tes tertulis, tes lisan, observasi, praktik, dan penugasan. Penilaian mencakup aspek pengetahuan, sikap, dan keterampilan. Kendala yang dihadapi guru meliputi kemampuan membaca siswa yang belum merata, kurangnya fokus belajar siswa, dan perbedaan kemampuan siswa. Secara umum, pelaksanaan evaluasi pembelajaran di sekolah dasar sudah berjalan cukup baik dan terus diupayakan agar lebih efektif sesuai kebutuhan siswa.
Keselamatan dan Kesehatan Kerja Proyek Pembangunan Kantor OJK Medan Aldo Kristian Silaban; Annisa Annisa; Deliana Sinaga; Gilbert Rizky H Panggabean; Jeremia E.M. Simorangkir; Titonik Feberman Hia; Yuni Yolanda
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 2 (2026): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v10i2.39654

Abstract

Penerapan Keselamatan dan Kesehatan Kerja Lingkungan (K3L) pada Proyek Pembanguann kantor OJK Medan. Proyek ini merupakan pembangunan gedung bertingkat dengan tingkat kompleksitas tinggi sehingga memiliki berbagai potensi risiko kerja seperti pekerjaan di ketinggian, penggunaan alat berat, pekerjaan listrik, serta aktivitas pengelasan dan pekerjaan di ruang terbatas. Tujuan dari penyusunan laporan ini adalah untuk mengidentifikasi aktivitas kerja berisiko, area kerja berbahaya, serta waktu pelaksanaan yang memiliki tingkat risiko tinggi, sekaligus menganalisis penerapan sistem K3L di lapangan. Metode yang digunakan adalah observasi langsung selama kegiatan proyek serta studi literatur terhadap standar K3 yang berlaku. Hasil pembahasan menunjukkan bahwa penerapan K3L telah dilakukan melalui penggunaan alat pelindung diri (APD), pemasangan rambu keselamatan, pelaksanaan safety talk, penerapan SOP K3, serta pengawasan oleh petugas K3 dan mandor. Selain itu, pengelolaan lingkungan kerja seperti kebersihan area, pengendalian debu, kebisingan, pencahayaan, ventilasi, serta pengaruh cuaca juga menjadi bagian penting dalam menjaga keselamatan kerja. Dengan penerapan sistem K3L yang baik dan konsisten, diharapkan risiko kecelakaan kerja dapat diminimalkan serta tercapai target zero accident pada proyek konstruksi tersebut.