cover
Contact Name
Mohammad Fauziddin
Contact Email
mfauziddin@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
astutimasnur@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
JURNAL PENDIDIKAN TAMBUSAI
ISSN : 26146754     EISSN : 26143097     DOI : -
Core Subject : Social,
Jurnal Pendidikan Tambusai is Jurnal Electronic which contains the results of research and literature studies related to the field of education, including; regulation of education, learning activities, learning strategies, teacher professionalism, students, education and education personnel, issues of educational institutions, educational environment and parenting.
Arjuna Subject : -
Articles 26,490 Documents
Pengembangan Website Nagari sebagai Sarana Promosi Potensi Wisata dan Edukasi dalam Mendukung Pemberdayaan Masyarakat di Nagari Tanjung Alai Vira Gusni; Dara Ostivani; Adelia Suci Nurangraini; M Rio Ariansyah; Arief Fadilah; Ivana Queen Nozem; Vevi Sunarti
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 1 (2026)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Digitalisasi nagari menjadi isu penting dalam pengembangan promosi wisata, edukasi publik, dan pemberdayaan masyarakat berbasis potensi lokal. Penelitian sebelumnya banyak membahas website desa sebagai media informasi dan promosi wisata, tetapi pembahasan yang mengintegrasikan promosi wisata, agrowisata, dan dokumentasi edukasi masyarakat dalam satu website nagari masih terbatas. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pengembangan Website Nagari Tanjung Alai sebagai sarana promosi potensi wisata dan edukasi dalam mendukung pemberdayaan masyarakat. Studi ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan desain studi kasus berbasis kegiatan pengabdian masyarakat. Partisipan dipilih melalui teknik purposive sampling, meliputi mahasiswa KKN UNP, perangkat nagari atau pengelola website, serta pihak sasaran kegiatan edukasi. Data dikumpulkan melalui observasi konten website, dokumentasi kegiatan, dan telaah dokumen, kemudian dianalisis melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil menunjukkan bahwa website dikembangkan melalui konten agrowisata buah naga, destinasi wisata, dan kegiatan edukasi masyarakat. Temuan ini memperkuat konsep digitalisasi desa dan pemberdayaan masyarakat. Simpulan penelitian menekankan pentingnya pengelolaan website nagari secara berkelanjutan untuk memperluas promosi wisata, mendukung edukasi publik, dan meningkatkan partisipasi masyarakat.
Program BPJS Kesehatan Menurut Asuransi Syariah Sarifatul Huda; Hamdani Hamdani
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 1 (2026)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Persoalan pengelolaan Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan menjadi isu penting dalam kajian hukum ekonomi syariah karena berkaitan dengan praktik jaminan sosial, pengelolaan dana peserta, dan kesesuaian akad dengan prinsip Islam. BPJS Kesehatan pada dasarnya dibentuk oleh pemerintah untuk memberikan perlindungan kesehatan bagi masyarakat melalui sistem iuran wajib. Namun, dalam praktiknya, pengelolaan dana BPJS masih menimbulkan perdebatan karena terdapat persoalan pemisahan dana tabarru’ dan dana premi peserta, penggunaan bank konvensional dalam penyimpanan dana, serta kemungkinan munculnya unsur riba, gharar, dan maysir. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengelolaan BPJS Kesehatan dalam perspektif ekonomi Islam. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kepustakaan melalui penelaahan terhadap literatur hukum asuransi, fatwa Dewan Syariah Nasional, konsep asuransi syariah, dan kajian terdahulu mengenai BPJS Kesehatan. Hasil kajian menunjukkan bahwa BPJS Kesehatan memiliki tujuan sosial yang sejalan dengan prinsip perlindungan masyarakat. Akan tetapi, mekanisme pengelolaan dananya masih perlu ditinjau agar lebih sesuai dengan prinsip syariah, terutama dalam hal pemisahan dana, kejelasan akad, dan penghindaran unsur riba. Kajian ini menegaskan pentingnya penguatan sistem pengelolaan BPJS Kesehatan berbasis prinsip keadilan, tolong-menolong, dan kepatuhan syariah.
Analisis Kesalahan Peserta Didik dalam Menyelesaikan Soal Perkalian dan Pembagian berdasarkan Kriteria Watson pada Kelas V SD Negeri 03 Batu Banyak Elvida Agustri; Reno Warni Pratiwi; Hana Adhia
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 2 (2026): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi oleh peserta didik yang masih kurang paham perkalian, peserta didik kurang paham pembagian, kesalahan peserta didik dalam menyelesaikan soal perkalian dan pembagian, kemampuan peserta didik dalam menyelesaikan soal cerita masih kurang. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui jenis kesalahan yang dilakukan peserta didik dalam menyelesaikan soal perkalian dan pembagian di SD Negeri 03 Batu Banyak berdasarkan kriteria Watson. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif deskriptif. Subjek penelitian ini adalah tiga orang peserta didik yang banyak melakukan kesalahan. Pengumpulan data dilakukan dengan teknik tes dan wawancara. Berdasarkan hasil analisis lembar jawaban peserta didik setelah tes dilaksanakan, menunjukkan bahwa tidak dijumpai peserta didik yang memenuhi kriteria data tidak tepat (inappropriate data) dan prosedur tidak tepat (inappropriate procedure), meskipun begitu banyak peserta didik yang tidak menuliskan apa yang diketahui soal, apa yang ditanya dan apa kesimpulan jawaban tersebut, kalaupun ada yang menulis kesimpulan tapi tidak lengkap. Berdasarkan hasil penelitian tersebut dapat disimpulkan bahwa kesalahan yang banyak dilakukan subjek penelitian adalah data hilang (omitted data), kesimpulan hilang (omitted conclusion), konflik level respon (response level conflict), manipulasi tidak langsung (undirected manipulation), masalah hirarki keterampilan (skills hierarcy problem) dan selain ketujuh kategori di atas (above others).
Motivasi Belajar Siswa Pada Mata Pelajaran Pendidikan Agama Islam Kelas XI Sains SMA Negeri 3 Kota Bogor Berbasis Zep Quiz Syafa Fauziah; Dewi Suriyani Djamdjuri; Muhammad Faishal Hidayat
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 2 (2026): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v10i2.39849

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui motivasi belajar siswa pada mata pelajaran Pendidikan Agama Islam berbasis Zep Quiz di kelas XI Sains SMA Negeri 3 Kota Bogor. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif jenis studi kausu dengan teknik pengumpulan data berupa wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan media pembelajaran berbasis gamifikasi melalui Zep Quiz mampu meningkatkan motivasi belajar siswa baik secara intrinsik maupun ekstrinsik. Siswa menjadi lebih aktif, antusias, dan tertarik mengikuti pembelajaran karena adanya fitur interaktif seperti leaderboard, skor, dan kompetisi kelas. Faktor pendukung motivasi belajar meliputi kreativitas guru, penggunaan media digital interaktif, dan suasana belajar yang menyenangkan, sedangkan faktor penghambat berupa kendala jaringan internet dan keterbatasan perangkat digital.
Peran Guru PAUD dalam Menangani Anak Down Syndrom Dita Masdalena; Hijriati Hijriati; Lisa Salfiana; Nazila Wanfitri; Raihanah Raihanah
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 2 (2026): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v10i2.39850

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya peran guru pendidikan anak usia dini dalam memberikan layanan pembelajaran yang adaptif bagi anak dengan Down syndrome di lingkungan sekolah inklusif. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menganalisis peran guru PAUD dalam menangani anak dengan Down syndrome di TK HARSYA CERIA, Kelurahan Jeulingke, Kecamatan Syiah Kuala, Kota Banda Aceh. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara dan observasi. Wawancara dilakukan dengan Kepala Sekolah TK HARSYA CERIA, Ibu Meta Saharina, sebagai informan utama. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru berperan dalam menerapkan pembelajaran adaptif melalui metode sentra, memberikan pendampingan individual, memediasi interaksi sosial anak, serta menjalin kerja sama dengan orang tua. Peran tersebut mendukung perkembangan kemampuan sosial, komunikasi, dan keterlibatan anak dalam proses pembelajaran. Penelitian ini menyimpulkan bahwa kompetensi guru dalam pembelajaran inklusif sangat menentukan keberhasilan penanganan anak dengan Down syndrome.
Analisis Kesalahan Ejaan Bahasa Indonesia dalam Karya Tulis Ilmiah Mahasiswa Aisyah Aditya Lestari Lubis; Fandi Ilham Ramadhan; Mutia Amalia; Nailah Shofiah; Sasmita Sasmita; Atika Wasilah
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 2 (2026): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v10i2.39851

Abstract

Kemampuan menulis karya tulis ilmiah yang baik dan benar merupakan tuntutan penting dalam dunia pendidikan tinggi. Salah satu aspek mendasar yang sering luput dari perhatian adalah ketepatan penggunaan ejaan bahasa Indonesia. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan bentuk dan frekuensi kesalahan ejaan bahasa Indonesia dalam karya tulis ilmiah mahasiswa berdasarkan Ejaan Bahasa Indonesia Edisi Kelima (EYD V) dan Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI). Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif dan kuantitatif sederhana. Sumber data berupa 10 karya tulis ilmiah mahasiswa yang dikumpulkan melalui teknik dokumentasi. Data dianalisis dengan mengidentifikasi dan mengelompokkan kesalahan ke dalam lima kategori: huruf miring, tanda baca, kata baku, unsur serapan, serta singkatan dan akronim. Hasil analisis menunjukkan bahwa dari 226 kesalahan ejaan yang ditemukan, kategori huruf miring mendominasi dengan 97 kesalahan (42,92%), diikuti kata baku 81 kesalahan (35,84%), tanda baca 21 kesalahan (9,29%), singkatan dan akronim 16 kesalahan (7,08%), serta unsur serapan 11 kesalahan (4,87%). Temuan ini mengindikasikan bahwa pemahaman mahasiswa terhadap kaidah ejaan bahasa Indonesia masih perlu ditingkatkan, terutama dalam penggunaan huruf miring dan penulisan kata baku. Oleh karena itu, penguatan materi ejaan dalam pembelajaran menulis ilmiah di perguruan tinggi sangat dianjurkan.
Dilema dan Pelanggaran Etika di Dunia Pendidikan: Masalah dan Solusi Muhammad Kamal Jalalludin; Elsa Widyastuti; Huzaimah Huzaimah
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 2 (2026): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v10i2.39853

Abstract

Dunia pendidikan saat ini menghadapi tantangan serius terkait dilema kemajuan teknologi serta pelanggaran moral yang mencederai integritas akademik. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis berbagai bentuk dilema dan pelanggaran etika di lingkungan pendidikan beserta faktor penyebab dan dampaknya. Menggunakan metode studi pustaka dengan pendekatan deskriptif kualitatif, data dikumpulkan dari berbagai literatur ilmiah yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan kecerdasan buatan dalam tugas akademik memicu dilema integritas , sementara pelanggaran nyata seperti pelecehan seksual dan korupsi dana bantuan sekolah merusak rasa aman serta kualitas layanan pendidikan. Kesimpulannya, penguatan regulasi teknologi, pengetatan seleksi moral pendidik, dan transparansi pengelolaan keuangan mutlak diperlukan untuk membangun ekosistem pendidikan yang aman, jujur, dan berintegritas.
Krisis Kejujuran Intelektual di Era Kecerdasan Buatan: Studi Literatur tentang Fenomena Copy-Paste Tugas Akademik Naftali Marbun; Renata Siburian; Nabila Nasution; Syeila Fatiha; Ayu Nadira Wulandari
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 2 (2026): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v10i2.39854

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji krisis kejujuran intelektual di era kecerdasan buatan melalui fenomena copy-paste tugas akademik mahasiswa. Metode yang digunakan adalah studi kepustakaan dengan pendekatan kualitatif deskriptif. Data diperoleh dari berbagai literatur seperti jurnal ilmiah, artikel akademik, buku, dan regulasi yang berkaitan dengan kecerdasan buatan, plagiarisme, etika akademik, dan integritas ilmiah. Hasil kajian menunjukkan bahwa penggunaan AI dalam pendidikan memberikan kemudahan bagi mahasiswa dalam mencari informasi dan menyusun tugas, tetapi juga memunculkan risiko penyalahgunaan, seperti plagiarisme digital, parafrase otomatis tanpa pemahaman, dan ketergantungan terhadap teknologi. Krisis kejujuran intelektual terjadi karena rendahnya kesadaran etika, tekanan akademik, serta budaya instan dalam menyelesaikan tugas. Oleh karena itu, penggunaan AI perlu diarahkan sebagai alat bantu pembelajaran yang tetap mengutamakan orisinalitas, tanggung jawab akademik, dan kemampuan berpikir kritis mahasiswa.
Peran Variasi Bahasa Tidak Baku dalam Mewujudkan Efektivitas Komunikasi Jual Beli di Pasaraya MMTC Medan Endi Saputra; Joel Indrawan Damanik; Samuel Simanjuntak; Stepanus Simatupang; Brigita Arzetty Dwiyanti Hutabarat; Atika Wasilah
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 2 (2026): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v10i2.39855

Abstract

Komunikasi di ruang ekonomi urban menuntut kecepatan, fleksibilitas, dan praktisitas, sehingga keharusan penggunaan bahasa Indonesia baku kerap dikesampingkan demi kelancaran arus transaksi. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi bentuk-bentuk variasi bahasa tidak baku lisan serta manifestasi ragam tulis non-baku dalam lanskap linguistik (spanduk media luar ruang) di Pasaraya MMTC Medan, sekaligus membedah mekanismenya dalam mengonstruksi efektivitas komunikasi transaksi. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan pendekatan sosiolinguistik. Data dikumpulkan melalui teknik observasi langsung, pencatatan lapangan, dan dokumentasi konteks interaksi visual berupa spanduk pasar. Analisis data dilakukan melalui empat tahapan terpadu: identifikasi tuturan/teks, klasifikasi variasi bahasa, analisis fungsi komunikasi, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan empat kategori variasi bahasa tidak baku lisan yang dominan, yaitu reduksi ujaran nominal harga, variasi fonologis dan sapaan sosial ("Boy", "Bang"), penyederhanaan leksikal ("Nggak", "Udah"), serta campur kode lokal ("Kelen", "Murah kali"). Sementara pada lanskap linguistik, ragam tulis non-baku pada spanduk berfungsi sebagai strategi persuasi visual yang sengaja diproduksi oleh pelaku pasar. Seluruh variasi non-standar ini secara fungsional terbukti efektif meminimalkan beban ujaran, mempercepat durasi transaksi, memotong jarak psikologis (membangun keakraban sosial), serta mengoptimalkan keterpahaman kontekstual di lingkungan multietnik Kota Medan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa ragam bahasa tidak baku di pasar urban bukan merupakan bentuk kerusakan bahasa, melainkan perwujudan kompetensi komunikatif dan adaptasi pragmatis yang mutlak diperlukan dalam ekosistem ekonomi mikro.
Analisis Penggunaan Ragam Bahasa Indonesia Formal dan Tidak Formal dalam Interaksi Mahasiswa Universitas Negeri Medan di Lingkungan Kampus Mirna Wulan Sari Sianipar; Nabila Mutiara Syifa; Nadhira Eka Putri Prayudi; Putri Syahbilah; Syalwa Nur Alisya; Ayu Nadira Wulandari
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 2 (2026): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v10i2.39857

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penggunaan ragam bahasa Indonesia formal dan tidak formal dalam interaksi mahasiswa Universitas Negeri Medan di lingkungan kampus. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode deskriptif. Subjek penelitian adalah mahasiswa Program Studi Pendidikan Matematika Universitas Negeri Medan. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui penyebaran angket secara daring menggunakan Google Form dengan instrumen berupa 10 pernyataan skala Likert. Data dianalisis menggunakan rumus persentase dan disajikan dalam bentuk diagram untuk mempermudah proses interpretasi data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ragam bahasa formal lebih banyak digunakan dalam situasi akademik, seperti komunikasi dengan dosen, presentasi, dan kegiatan resmi karena dianggap mencerminkan kesopanan, kejelasan, dan profesionalisme. Sementara itu, ragam bahasa tidak formal lebih dominan digunakan dalam interaksi antar mahasiswa karena dinilai lebih santai, akrab, dan mempermudah komunikasi sehari-hari. Penelitian ini juga menunjukkan bahwa penggunaan bahasa mahasiswa dipengaruhi oleh situasi komunikasi, lawan bicara, lingkungan pergaulan, serta perkembangan teknologi dan media sosial. Oleh karena itu, mahasiswa perlu memiliki kemampuan menempatkan penggunaan ragam bahasa sesuai konteks komunikasi agar tercipta komunikasi yang efektif, santun, dan sesuai dengan kaidah bahasa Indonesia.