cover
Contact Name
Mohammad Fauziddin
Contact Email
mfauziddin@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
astutimasnur@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
JURNAL PENDIDIKAN TAMBUSAI
ISSN : 26146754     EISSN : 26143097     DOI : -
Core Subject : Social,
Jurnal Pendidikan Tambusai is Jurnal Electronic which contains the results of research and literature studies related to the field of education, including; regulation of education, learning activities, learning strategies, teacher professionalism, students, education and education personnel, issues of educational institutions, educational environment and parenting.
Arjuna Subject : -
Articles 26,400 Documents
Sistematic Literature Review (SLR) Pengembangan Instrumen Penilaian PKL SMK Berbasis Kebutuhan Industri dan Keberlanjutan Relevansi (2021-2025) Fira Yolanda; Djuniadi Djuniadi
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 2 (2026): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v10i2.39916

Abstract

Penelitian ini bertujuan menelaah secara sistematis hasil-hasil penelitian mengenai pengembangan instrumen penilaian kinerja Praktik Kerja Lapangan (PKL) pada Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) yang berbasis pada kebutuhan dan standar industri. Penelitian ini menggunakan metode Systematic Literature Review (SLR) yang disusun berdasarkan pedoman PRISMA dengan analisis tematik komparatif untuk mensintesis tren, mekanisme kolaborasi industri, dan tantangan keberlanjutan relevansi. Sebanyak 64 artikel diperoleh melalui berbagai basis data dan diseleksi hingga tersisa 18 artikel yang memenuhi kriteria kelayakan. Hasil sintesis tematik menunjukkan bahwa pengembangan instrumen telah mencapai standar validitas dan reliabilitas, namun terdapat kelemahan signifikan dalam implementasi mekanisme co-design yang dinamis. Celah penelitian yang ditemukan adalah minimnya studi longitudinal yang membandingkan dampak instrumen kolaboratif terhadap keberlanjutan relevansi kompetensi lulusan di pasar kerja, yang krusial untuk menghadapi disrupsi Industri. Kebaruan penelitian ini terletak pada sintesis yang memprioritaskan tata kelola penilaian dan kerangka keberlanjutan VET sebagai metrik kinerja, untuk menjamin continuous alignment dengan dinamika industri.
Strategi Resolusi Konflik: Seni Negosiasi dalam Lingkungan Sekolah Dasar (Studi Kasus di SD Hj. Isriati Baiturrahman 2 Semarang) Rahmawati Wahyu Aji; Ruswan Ruswan; Fatah Syukur
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 2 (2026): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v10i2.39917

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh maraknya konflik sebaya antar-siswa sekolah dasar yang mengganggu kenyamanan belajar. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi penyelesaian konflik melalui seni negosiasi di SD Hj. Isriati Baiturrahman 2 Semarang. Metode yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data berupa wawancara, observasi, dan studi dokumen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa jenis konflik didominasi masalah sepele seperti ejekan dan rebutan mainan, yang diselesaikan seketika oleh guru kelas melalui pendekatan persuasif non-hukuman berbasis nilai musyawarah. Tantangan utama berupa tantrum anak diatasi melalui proses penenangan emosi, sedangkan sikap subjektif orang tua diredam melalui kerja sama yang kolaboratif. Kesimpulannya, pengalihan pola hukuman menjadi seni negosiasi humanis terbukti efektif mendamaikan siswa sekaligus mempererat hubungan pertemanan mereka. Sinergi yang kuat antara guru dan orang tua menjadi penentu keberhasilan pembentukan karakter damai anak di rumah.
Pengaruh Intensitas Penggunaan ChatGPT dan Motivasi Belajar terhadap Hasil Belajar Siswa SMP Mahilda Nur Abdillah Mahar Diyanti; Ety Youhanita
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 2 (2026): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v10i2.39918

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui sejauh mana penggunaan ChatGPT dan motivasi belajar berhubungan dengan hasil belajar siswa. Pendekatan yang digunakan adalah kuantitatif dengan jenis penelitian asosiatif. Penelitian melibatkan siswa kelas IX SMP Negeri 2 Deket, berjumlah 100 orang sebagai populasi, sebanyak 50 siswa sebagai sampel. Penelitian menggunakan teknik simple random sampling dengan rumus Slovin. Instrumen penelitian menggunakan angket dan tes pilihan ganda, dianalisis menggunakan IBM SPSS Statistics 25 melalui serangkaian pengujian instrumen, pengujian prasyarat statistik, dan regresi linear berganda. Hasil analisis menunjukkan tingkat penggunaan ChatGPT keterkaitan positif dengan hasil belajar siswa (t = 2,403; Sig. = 0,020 < 0,05). Motivasi belajar juga memperlihatkan hubungan positif dan signifikan dengan hasil belajar (t = 4,789; Sig. = 0,000 < 0,05). Pengujian secara bersamaan menunjukkan bahwa kedua variabel tersebut memiliki kontribusi yang bermakna terhadap hasil belajar siswa (F = 195,769; Sig. = 0,000 < 0,05). Nilai R² sebesar 0,893 mengindikasikan bahwa sebagian besar perubahan hasil belajar berkaitan dengan kedua variabel yang diteliti.
Pengaruh Virtual Fieldtrip dan Literasi Digital terhadap Hasil Belajar Siswa SMP Resti Nur Afifah; Ety Youhanita
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 2 (2026): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v10i2.39919

Abstract

Penelitian ini berakar pada kondisi belum optimalnya hasil belajar siswa pada ranah pembelajaran Pendidikan Pancasila yang diduga dipengaruhi oleh kurang optimalnya penggunaan virtual fieldtrip dan rendahnya literasi digital siswa. Penelitian bertujuan menganalisis pengaruh virtual fieldtrip (X1) serta literasi digital (X2) terhadap hasil belajar siswa (Y) di MTsM 20 Menongo. Penelitian mengadopsi pendekatan kuantitatif dengan rancangan penelitian korelasional menggunakan survei dan metode ex post facto. Sampel penelitian berjumlah 50 siswa diperoleh melalui simple random sampling. Data dikumpulkan menggunakan instrumen angket skala Likert dan dianalisis dengan SPSS. Hasil penelitian menunjukkan instrumen valid (sig. 0,000) dan reliabel (Cronbach’s Alpha 0,752). Uji asumsi klasik menunjukkan data normal dan tidak terjadi heteroskedastisitas, meskipun terdapat multikolinearitas (VIF 58,820). Persamaan regresi yang diperoleh adalah Y = 0,382 + 2,449X1 + 2,397X2. Uji t dan uji F menunjukkan pengaruh signifikan, dengan R² sebesar 1,000. Disimpulkan bahwa virtual fieldtrip dan Literasi digital memiliki kontribusi signifikan terhadap hasil belajar siswa.
Analisis Pengaruh Bahasa Gaul terhadap Penggunaan Bahasa Indonesia yang Baik dan Benar pada Mahasiswa Universitas Negeri Medan Yulita Rotua Putri S. Sihite; Novitasari Br Hutauruk; Lutfiah Syahrawani Siregar; Esther Veronica Putri Siregar; Ayu Nadira Wulandari
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 2 (2026): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v10i2.39920

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh penggunaan bahasa gaul terhadap penggunaan bahasa Indonesia yang baik dan benar pada mahasiswa Universitas Negeri Medan. Perkembangan media sosial dan komunikasi digital menyebabkan penggunaan bahasa gaul semakin meningkat di kalangan mahasiswa, sehingga berpotensi memengaruhi penggunaan bahasa Indonesia formal dalam kehidupan akademik maupun sehari-hari. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei. Data penelitian diperoleh melalui penyebaran kuesioner kepada mahasiswa Universitas Negeri Medan sebagai responden penelitian. Teknik pengambilan sampel dilakukan secara acak dengan melibatkan mahasiswa dari berbagai fakultas dan program studi. Instrumen penelitian berupa angket yang berisi pertanyaan mengenai intensitas penggunaan bahasa gaul, situasi penggunaan bahasa, serta pemahaman mahasiswa terhadap kaidah bahasa Indonesia yang baik dan benar. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan teknik analisis deskriptif dan inferensial untuk mengetahui hubungan antara penggunaan bahasa gaul dan kemampuan berbahasa Indonesia. Hasil penelitian diharapkan dapat memberikan gambaran mengenai dampak penggunaan bahasa gaul terhadap kemampuan berbahasa mahasiswa serta menjadi bahan evaluasi dalam meningkatkan kesadaran penggunaan bahasa Indonesia yang sesuai dengan kaidah kebahasaan di lingkungan akademik.
Efektivitas Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Jigsaw dalam Pembelajaran IPAS di Sekolah Dasar: Sebuah Tinjauan Literatur Kritis terhadap Metodologi, Temuan, dan Kesenjangan Penelitian Irda Suriani; Dina Fitriani Lubis; Nikmah Agustina Lubis; Yunita Sari Nasution; Susmiati Ramadani Nasution
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 2 (2026): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v10i2.39921

Abstract

Penelitian bertujuan untuk mengevaluasi sejauh mana efektivitas model pembelajaran kooperatif tipe Jigsaw pada mata pelajaran IPAS di jenjang sekolah dasar, dengan melakukan telaah literatur kritis terhadap aspek metodologi, temuan, serta celah-celah penelitian yang ada. Pendekatan yang digunakan adalah studi literatur sistematis dengan metode kualitatif, yang menganalisis sembilan artikel dari jurnal terakreditasi yang terbit antara tahun 2015 hingga 2025. Hasil analisis menunjukkan bahwa model Jigsaw secara konsisten terbukti mampu meningkatkan hasil belajar kognitif (dengan peningkatan ketuntasan dari 8% menjadi 91,9% serta kenaikan nilai rata-rata dari 48,00 menjadi 76,25), keaktifan siswa (skor keaktifan naik dari 9 menjadi >13), minat belajar (dari hanya 8,4% menjadi 83,3% siswa yang menyatakan berminat), di samping juga keterampilan proses sains dan sikap sosial peserta didik. Meskipun demikian, ditemukan sejumlah kesenjangan dalam penelitian-penelitian yang ada, yaitu: (1) masih minimnya studi yang menguji penerapan Jigsaw dalam konteks IPAS integratif sesuai Kurikulum Merdeka; (2) dominasi variabel terikat pada ranah kognitif dan afektif saja; (3) kelemahan pada desain penelitian yang umumnya berupa PTK atau pra-eksperimen tanpa menyertakan kelompok kontrol; serta (4) keterbatasan uji coba pada tingkat kelas yang beragam. Berdasarkan temuan tersebut, penelitian ini merekomendasikan perlunya studi kuasi-eksperimen dengan sampel yang lebih besar serta penggunaan kelompok kontrol, agar efektivitas model Jigsaw pada pembelajaran IPAS dapat diuji secara lebih valid dan hasilnya bersifat generalisasi.
Pengembangan Media Pembelajaran Menggunakan Aplikasi Capcut pada Materi Pengelompokan Hewan Berdasarkan Jenis Makanannya Kelas III SDN 060866 Medan Alberto Siagian; Lidia Simanihuruk; Nurhairani Nurhairani; Fahrur Rozi; Winara Winara
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 2 (2026): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v10i2.39922

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media pembelajaran video berbasis aplikasi CapCut pada materi pengelompokan hewan berdasarkan jenis makanannya pada mata pelajaran IPAS kelas III-B SDN 060866 Medan, serta mengetahui tingkat kelayakan, kepraktisan, dan efektivitas media pembelajaran yang dikembangkan. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian dan pengembangan (Research and Development) dengan model pengembangan ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation, Evaluation). Teknik pengumpulan data yang digunakan meliputi observasi, wawancara, angket, dan tes. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media pembelajaran video berbasis aplikasi CapCut dinyatakan sangat layak digunakan berdasarkan hasil validasi ahli media dengan persentase sebesar 94% dan validasi ahli materi sebesar 92%, keduanya berada pada kategori “Sangat Layak”. Dari aspek kepraktisan, hasil angket praktisi pendidikan memperoleh persentase sebesar 98%, sedangkan hasil respon peserta didik memperoleh persentase sebesar 98,4%, sehingga rata-rata kepraktisan media mencapai 98,33% dengan kategori “Sangat Praktis”. Dari aspek efektivitas, hasil belajar peserta didik mengalami peningkatan yang terlihat dari nilai rata-rata Pre-test sebesar 49,6 menjadi 88,4 pada Post-test. Selain itu, hasil perhitungan N-Gain memperoleh nilai rata-rata sebesar 0,8048 atau 80,48% dengan kategori tinggi. Dengan demikian, media pembelajaran video berbasis aplikasi CapCut pada materi pengelompokan hewan berdasarkan jenis makanannya dinyatakan sangat layak, sangat praktis, dan efektif digunakan dalam pembelajaran IPAS kelas III sekolah dasar.
Analisis Pergeseran Makna Kosakata Viral TikTok Nayla Dwi Aulia; Happy Gusti Ayu; Lediana Ester Simanjuntak; Maryanda Naylal Aghniya; Cici Fira Melani; Lasenna Siallagan
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 2 (2026): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v10i2.39923

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pergeseran makna kosakata viral di TikTok menggunakan teori perubahan makna dari Abdul Chaer (2009). Dengan pendekatan deskriptif kualitatif, penelitian ini menganalisis 30 kosakata viral yang dikumpulkan dari konten TikTok berupa video, caption, komentar, dan transkrip. Data dipilih secara purposif dan dianalisis melalui teknik total sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 30 kosakata viral tersebut mengalami berbagai jenis perubahan makna, yaitu metafora dan perluasan makna (paling dominan), peyorasi, ameliorasi, penyempitan makna, dan perubahan total. Sebagian besar perubahan terjadi ketika kata-kata konkret atau fisik dialihkan ke ranah emosional, sosial, atau perilaku. Fenomena ini mencerminkan peran TikTok sebagai ruang inovasi bahasa yang cepat, di mana makna menjadi fleksibel dan bergantung konteks. Temuan ini mengonfirmasi bahwa pergeseran makna di media sosial merupakan konsekuensi alami dari bahasa yang beradaptasi dengan dinamika sosial digital.
Hubungan Persepsi Guru tentang Kompetensi Manajerial Kepala Madrasah dengan Kinerja Guru di Madrasah Tsanawiyah (MTs) Se-Kecamatan Tampan Kota Pekanbaru Sonia Rusyanti; Joni Sajati Anugrah Pratama; Mhmd Habibi; Mudasir Mudasir
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 2 (2026): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v10i2.39924

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan persepsi guru tentang kompetensi manajerial kepala madrasah dengan kinerja guru di Madrasah Tsanawiyah (MTs) se-Kecamatan Tampan Kota Pekanbaru. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan analisis data sekunder yang bersumber dari sebuah tesis tahun 2023. Data penelitian berupa skor total variabel persepsi guru tentang kompetensi manajerial kepala madrasah (X1) dan kinerja guru (Y) yang diperoleh dari tabulasi data penelitian. Sampel penelitian berjumlah 48 responden guru. Analisis data dilakukan menggunakan uji Chi-Square (χ²). Sebelum dilakukan pengujian, data skor total dikategorikan ke dalam kategori tinggi dan rendah berdasarkan nilai median masing-masing variabel. Hasil pengkategorian menunjukkan bahwa terdapat 17 responden pada kategori persepsi guru tentang kompetensi manajerial kepala madrasah tinggi dan kinerja guru tinggi, 7 responden pada kategori persepsi guru tentang kompetensi manajerial kepala madrasah tinggi dan kinerja guru rendah, 3 responden pada kategori persepsi guru tentang kompetensi manajerial kepala madrasah rendah dan kinerja guru tinggi, serta 21 responden pada kategori persepsi guru tentang kompetensi manajerial kepala madrasah rendah dan kinerja guru rendah. Hasil uji Chi-Square menunjukkan nilai χ² hitung sebesar 16,80 dengan derajat kebebasan (df) sebesar 1. Nilai tersebut lebih besar daripada χ² tabel sebesar 3,841 pada taraf signifikansi 5%. Dengan demikian, hipotesis nol (H₀) ditolak dan hipotesis alternatif (H₁) diterima. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara persepsi guru tentang kompetensi manajerial kepala madrasah dengan kinerja guru di Madrasah Tsanawiyah (MTs) se-Kecamatan Tampan Kota Pekanbaru. Temuan ini mengindikasikan bahwa semakin tinggi persepsi guru terhadap kompetensi manajerial kepala madrasah, maka semakin tinggi pula kecenderungan kinerja guru.
Penerapan Model Cooperative Learning Tipe Jigsaw untuk Meningkatkan Kepercayaan Diri Siswa dalam Menyampaikan Pendapat pada Pembelajaran Bahasa Indonesia di Kelas IX SMP Swasta YWKA Medan Chairiyani Ulfa; Sandra Anggreini Sembiring; Azan Indah Syahfiah; Mayang Lestari; Mhd. Isman
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 2 (2026): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v10i2.39925

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya kepercayaan diri siswa kelas IX SMP Swasta YWKA Medan dalam menyampaikan pendapat pada pembelajaran Bahasa Indonesia. Tujuan penelitian adalah untuk mendeskripsikan peningkatan kepercayaan diri siswa melalui penerapan model cooperative learning tipe Jigsaw. Penelitian ini menggunakan desain Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus. Subjek penelitian adalah siswa kelas IX yang berjumlah 36 orang. Instrumen pengumpulan data meliputi lembar observasi, angket kepercayaan diri, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan kepercayaan diri siswa dari siklus I ke siklus II secara signifikan, yang dibuktikan dengan meningkatnya partisipasi aktif siswa dalam menyampaikan pendapat di kelas. Penerapan model Jigsaw terbukti efektif dalam menciptakan iklim belajar yang kolaboratif dan mendorong setiap siswa untuk berani berpendapat.