cover
Contact Name
Mohammad Fauziddin
Contact Email
mfauziddin@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
astutimasnur@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
JURNAL PENDIDIKAN TAMBUSAI
ISSN : 26146754     EISSN : 26143097     DOI : -
Core Subject : Social,
Jurnal Pendidikan Tambusai is Jurnal Electronic which contains the results of research and literature studies related to the field of education, including; regulation of education, learning activities, learning strategies, teacher professionalism, students, education and education personnel, issues of educational institutions, educational environment and parenting.
Arjuna Subject : -
Articles 26,294 Documents
Krisis Kejujuran Intelektual di Era Kecerdasan Buatan: Studi Literatur tentang Fenomena Copy-Paste Tugas Akademik Naftali Marbun; Renata Siburian; Nabila Nasution; Syeila Fatiha; Ayu Nadira Wulandari
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 2 (2026): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v10i2.39854

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji krisis kejujuran intelektual di era kecerdasan buatan melalui fenomena copy-paste tugas akademik mahasiswa. Metode yang digunakan adalah studi kepustakaan dengan pendekatan kualitatif deskriptif. Data diperoleh dari berbagai literatur seperti jurnal ilmiah, artikel akademik, buku, dan regulasi yang berkaitan dengan kecerdasan buatan, plagiarisme, etika akademik, dan integritas ilmiah. Hasil kajian menunjukkan bahwa penggunaan AI dalam pendidikan memberikan kemudahan bagi mahasiswa dalam mencari informasi dan menyusun tugas, tetapi juga memunculkan risiko penyalahgunaan, seperti plagiarisme digital, parafrase otomatis tanpa pemahaman, dan ketergantungan terhadap teknologi. Krisis kejujuran intelektual terjadi karena rendahnya kesadaran etika, tekanan akademik, serta budaya instan dalam menyelesaikan tugas. Oleh karena itu, penggunaan AI perlu diarahkan sebagai alat bantu pembelajaran yang tetap mengutamakan orisinalitas, tanggung jawab akademik, dan kemampuan berpikir kritis mahasiswa.
Peran Variasi Bahasa Tidak Baku dalam Mewujudkan Efektivitas Komunikasi Jual Beli di Pasaraya MMTC Medan Endi Saputra; Joel Indrawan Damanik; Samuel Simanjuntak; Stepanus Simatupang; Brigita Arzetty Dwiyanti Hutabarat; Atika Wasilah
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 2 (2026): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v10i2.39855

Abstract

Komunikasi di ruang ekonomi urban menuntut kecepatan, fleksibilitas, dan praktisitas, sehingga keharusan penggunaan bahasa Indonesia baku kerap dikesampingkan demi kelancaran arus transaksi. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi bentuk-bentuk variasi bahasa tidak baku lisan serta manifestasi ragam tulis non-baku dalam lanskap linguistik (spanduk media luar ruang) di Pasaraya MMTC Medan, sekaligus membedah mekanismenya dalam mengonstruksi efektivitas komunikasi transaksi. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan pendekatan sosiolinguistik. Data dikumpulkan melalui teknik observasi langsung, pencatatan lapangan, dan dokumentasi konteks interaksi visual berupa spanduk pasar. Analisis data dilakukan melalui empat tahapan terpadu: identifikasi tuturan/teks, klasifikasi variasi bahasa, analisis fungsi komunikasi, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan empat kategori variasi bahasa tidak baku lisan yang dominan, yaitu reduksi ujaran nominal harga, variasi fonologis dan sapaan sosial ("Boy", "Bang"), penyederhanaan leksikal ("Nggak", "Udah"), serta campur kode lokal ("Kelen", "Murah kali"). Sementara pada lanskap linguistik, ragam tulis non-baku pada spanduk berfungsi sebagai strategi persuasi visual yang sengaja diproduksi oleh pelaku pasar. Seluruh variasi non-standar ini secara fungsional terbukti efektif meminimalkan beban ujaran, mempercepat durasi transaksi, memotong jarak psikologis (membangun keakraban sosial), serta mengoptimalkan keterpahaman kontekstual di lingkungan multietnik Kota Medan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa ragam bahasa tidak baku di pasar urban bukan merupakan bentuk kerusakan bahasa, melainkan perwujudan kompetensi komunikatif dan adaptasi pragmatis yang mutlak diperlukan dalam ekosistem ekonomi mikro.
Analisis Penggunaan Ragam Bahasa Indonesia Formal dan Tidak Formal dalam Interaksi Mahasiswa Universitas Negeri Medan di Lingkungan Kampus Mirna Wulan Sari Sianipar; Nabila Mutiara Syifa; Nadhira Eka Putri Prayudi; Putri Syahbilah; Syalwa Nur Alisya; Ayu Nadira Wulandari
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 2 (2026): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v10i2.39857

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penggunaan ragam bahasa Indonesia formal dan tidak formal dalam interaksi mahasiswa Universitas Negeri Medan di lingkungan kampus. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode deskriptif. Subjek penelitian adalah mahasiswa Program Studi Pendidikan Matematika Universitas Negeri Medan. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui penyebaran angket secara daring menggunakan Google Form dengan instrumen berupa 10 pernyataan skala Likert. Data dianalisis menggunakan rumus persentase dan disajikan dalam bentuk diagram untuk mempermudah proses interpretasi data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ragam bahasa formal lebih banyak digunakan dalam situasi akademik, seperti komunikasi dengan dosen, presentasi, dan kegiatan resmi karena dianggap mencerminkan kesopanan, kejelasan, dan profesionalisme. Sementara itu, ragam bahasa tidak formal lebih dominan digunakan dalam interaksi antar mahasiswa karena dinilai lebih santai, akrab, dan mempermudah komunikasi sehari-hari. Penelitian ini juga menunjukkan bahwa penggunaan bahasa mahasiswa dipengaruhi oleh situasi komunikasi, lawan bicara, lingkungan pergaulan, serta perkembangan teknologi dan media sosial. Oleh karena itu, mahasiswa perlu memiliki kemampuan menempatkan penggunaan ragam bahasa sesuai konteks komunikasi agar tercipta komunikasi yang efektif, santun, dan sesuai dengan kaidah bahasa Indonesia.
Students’ Perceptions toward Using Mind Mapping on Writing Skill in EFL Classroom Najwa Arifa Salsabila; Nurrifani Nurrifani; Siti Humairoh; Nafan Tarihoran
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 2 (2026): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v10i2.39858

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi persepsi siswa terhadap penggunaan peta konsep dalam kelas Bahasa Inggris sebagai Bahasa Asing (EFL). Dengan menggunakan desain deskriptif kuantitatif, penelitian ini melibatkan sekitar 100 siswa yang memiliki pengalaman menggunakan peta konsep dalam kegiatan pembelajaran Bahasa Inggris. Data dikumpulkan melalui kuesioner skala Likert yang terdiri dari delapan item dan didukung oleh wawancara singkat. Temuan menunjukkan bahwa siswa memiliki persepsi yang sangat positif terhadap peta konsep, karena dianggap menyenangkan, memotivasi, dan efektif dalam meningkatkan keterampilan menulis, mengatur ide, meningkatkan retensi memori, dan mendorong kreativitas. Sebagian besar siswa juga lebih menyukai peta konsep dibandingkan metode pencatatan tradisional dan menyatakan kesediaan untuk menggunakannya lebih sering di kelas. Meskipun sejumlah kecil siswa mengalami beberapa kesulitan dalam menerapkan teknik tersebut, hasil keseluruhan menunjukkan bahwa Mind mapping adalah strategi pembelajaran yang efektif dan menarik yang dapat mendukung hasil belajar siswa di kelas EFL.
Observasi Managing Customer Experience pada Usaha UMKM Bengkel Jasco Motor Golan Hasan; Anderson Simon; Joenna Joenna
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 2 (2026): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v10i2.39859

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk melihat bagaimana Customer Relationship Management (CRM) dan pengalaman pelanggan diterapkan di Bengkel Jasco Motor. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif, yang melibatkan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bengkel Jasco Motor menggunakan CRM sederhana untuk memberikan layanan yang ramah, komunikasi yang baik, transparansi biaya, dan kepuasan pelanggan. Namun, bengkel masih belum memiliki sistem terstruktur untuk tindak lanjut layanan dan pencatatan data pelanggan, sehingga pelayanan harus lebih profesional dan efektif.
Studi literatur: Analisis Kesalahan Berbahasa dalam Penulisan Akademik Berdasarkan Kaidah Bahasa Indonesia Baku Devi Rhodia Fasha; Erlinda Ichawati Sibarani; Lopita Sarliana Yosephine Siahaan; Siti Rahma Wati Br Bangun; Tongam Mangido Tampubolon
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 2 (2026): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v10i2.39860

Abstract

Bahasa Indonesia baku memiliki peran penting dalam penulisan akademik karena berfungsi sebagai sarana komunikasi ilmiah yang jelas, sistematis, dan objektif. Namun, berbagai penelitian menunjukkan bahwa kesalahan berbahasa masih sering ditemukan dalam karya tulis akademik mahasiswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi bentuk-bentuk kesalahan berbahasa dalam penulisan akademik berdasarkan kaidah bahasa Indonesia baku melalui studi literatur. Metode penelitian yang digunakan adalah studi literatur dengan mengkaji berbagai jurnal, buku, dan artikel ilmiah yang relevan. Hasil kajian menunjukkan bahwa kesalahan berbahasa yang paling dominan meliputi kesalahan ejaan, penggunaan huruf kapital, tanda baca, pemilihan diksi, penggunaan kata tidak baku, serta penyusunan kalimat yang tidak efektif. Faktor penyebab kesalahan tersebut antara lain kurangnya pemahaman terhadap Pedoman Umum Ejaan Bahasa Indonesia (PUEBI), pengaruh bahasa daerah, dan penggunaan bahasa informal.
Analisis Pemerolehan Bahasa Anak dalam Pembelajaran Membaca Permulaan: Studi Observasi Video di Kelas I Sekolah Dasar Khairatunnisa Khairatunnisa; Diva Febriandra Putri; Nur Azmi Alwi; Ari Suriani
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 2 (2026): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v10i2.39861

Abstract

Penelitian ini mengkaji pemerolehan bahasa anak pada kegiatan membaca permulaan di kelas I sekolah dasar dengan memanfaatkan rekaman video pembelajaran sebagai sumber data utama. Kajian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif karena data yang dianalisis berupa tuturan, tindakan belajar, respons siswa, dan pola pendampingan guru selama pembelajaran berlangsung. Data diperoleh dari video pembelajaran Bahasa Indonesia kelas I SD Negeri 07 Guguak Malalo pada materi kata-kata ajaib. Subjek yang tampak dalam video meliputi seorang guru kelas dan empat belas peserta didik. Analisis dilakukan melalui pemilahan peristiwa penting, penyusunan temuan, dan penafsiran berdasarkan teori pemerolehan bahasa serta teori belajar. Hasil penelitian memperlihatkan bahwa pemerolehan bahasa siswa muncul melalui penguatan kosakata sopan, pengenalan hubungan bunyi dan tulisan, aktivitas membaca kata, kegiatan menulis sederhana, serta penggunaan ungkapan santun dalam konteks sosial. Kemampuan membaca siswa belum seragam; sebagian mampu membaca lancar, sebagian membaca perlahan, dan sebagian lainnya masih membutuhkan bantuan. Guru berperan sebagai pendamping belajar melalui pertanyaan pemantik, contoh membaca, penguatan positif, kerja kelompok, dan kesempatan tampil. Temuan ini menunjukkan bahwa pembelajaran membaca permulaan yang komunikatif, kontekstual, dan berbasis interaksi dapat membantu perkembangan bahasa siswa kelas rendah.
Fungsi Manajemen dalam Implementasi Pembelajaran di Madrasah Perspektif Pendidikan Islam Isnanu Rida Saputri; Sukarman Sukarman; Mustaqim Mustaqim
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 2 (2026): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v10i2.39862

Abstract

Penelitian ini dikaji berdasarkan fenomena bahwa madrasah sebagai lembaga pendidikan Islam tengah menghadapi tantangan besar dalam era transformasi digital, di mana implementasi pembelajaran digital tidak dapat berjalan optimal tanpa ditopang oleh pengelolaan manajerial yang sistematis dan tetap berakar pada nilai-nilai pendidikan Islam. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan fungsi manajemen yang meliputi perencanaan (planning), pengorganisasian (organizing), pelaksanaan (actuating), dan pengawasan (controlling) dalam implementasi pembelajaran digital di madrasah, serta mengkaji implementasi pembelajaran digital di madrasah dalam perspektif pendidikan Islam. Penelitian menggunakan metode kepustakaan (library research) dengan pendekatan kualitatif. Teknik pengumpulan data menggunakan dokumentasi, sedangkan analisis data dilakukan melalui content analysis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keempat fungsi manajemen POAC memiliki peran strategis dan saling melengkapi dalam menopang implementasi pembelajaran digital. Implementasi pembelajaran digital bukan sekadar adopsi teknologi, melainkan sebuah transformasi yang harus dikelola secara terencana, partisipatif, dan berbasis nilai-nilai Islam, sehingga madrasah mampu menghadirkan pendidikan yang bermutu, berkarakter, dan berdaya saing di era digital.
Penyusunan Asesmen Pembelajaran Pendidikan Agama Islam di Madrasah Ibtidaiyah Ahmad Rafi’i; Azmi Abdul Aziz; Hidayatullah Hidayatullah; Aditya Achmad Habibie; Ali Iskandar Zulkarnain
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 2 (2026): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v10i2.39863

Abstract

Asesmen merupakan komponen integral dalam penyelenggaraan pendidikan yang berfungsi sebagai alat ukur keberhasilan proses pembelajaran secara menyeluruh. Dalam konteks Pendidikan Agama Islam (PAI) di Madrasah Ibtidaiyah (MI), penyusunan asesmen yang tepat dan komprehensif menjadi kebutuhan yang sangat mendasar, mengingat tujuan pembelajaran PAI tidak hanya mencakup penguasaan pengetahuan, melainkan juga pembentukan sikap religius dan pengembangan keterampilan ibadah peserta didik. Kajian ini bertujuan untuk menelaah konsep, bentuk, dan teknik penyusunan asesmen pembelajaran PAI di MI yang mencakup tiga ranah utama, yaitu kognitif, afektif, dan psikomotorik. Ranah kognitif dievaluasi melalui tes tertulis, tes lisan, dan penugasan guna mengukur kemampuan siswa dari tingkat pengetahuan dasar hingga kemampuan berpikir tingkat tinggi seperti analisis, sintesis, dan evaluasi. Ranah afektif dinilai melalui observasi berkelanjutan terhadap perilaku dan sikap religius siswa, dengan melibatkan orang tua sebagai sumber informasi pendukung. Adapun ranah psikomotorik diukur melalui penilaian praktik dan unjuk kerja, meliputi kemampuan siswa dalam melaksanakan ibadah seperti salat, membaca Al-Qur’an, dan berwudhu. Hasil kajian menunjukkan bahwa penggunaan berbagai teknik dan instrumen asesmen secara terpadu dapat memberikan gambaran perkembangan belajar siswa yang lebih akurat dan autentik. Meskipun demikian, pelaksanaan asesmen afektif masih menghadapi tantangan berupa subjektivitas penilaian yang perlu diatasi melalui penggunaan instrumen yang terstandarisasi. Dengan demikian, asesmen yang dirancang secara sistematis dan menyeluruh berkontribusi besar terhadap peningkatan mutu pembelajaran PAI di Madrasah Ibtidaiyah.
Kepemimpinan Efektif: Fungsi, Tipe, dan Faktor yang Mempengaruhinya Fazrah Ainun Nisa; Andini Indah Hasanah; Ahmadi Ahmadi
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 2 (2026): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v10i2.39864

Abstract

Kepemimpinan merupakan salah satu faktor penting dalam menentukan keberhasilan suatu organisasi. Seorang pemimpin tidak hanya berperan sebagai pengambil keputusan, tetapi juga sebagai pengarah, motivator, serta penggerak anggota organisasi dalam mencapai tujuan bersama. Artikel ini bertujuan untuk membahas fungsi kepemimpinan, tipe-tipe kepemimpinan, serta faktor-faktor yang mempengaruhi kepemimpinan dalam organisasi. Metode yang digunakan dalam penulisan artikel ini adalah studi kepustakaan dengan mengkaji berbagai sumber literatur yang relevan mengenai kepemimpinan. Hasil pembahasan menunjukkan bahwa kepemimpinan memiliki berbagai fungsi penting, seperti menciptakan suasana kerja yang harmonis, mengorganisasi kelompok, menentukan prosedur kerja yang efektif, serta bertanggung jawab dan bersikap adil dalam menjalankan organisasi. Selain itu, terdapat beberapa tipe kepemimpinan yang umum digunakan, yaitu tipe otoriter, paternalistik, kharismatik, demokratis, dan militeristis yang masing-masing memiliki karakteristik tersendiri. Keberhasilan kepemimpinan juga dipengaruhi oleh berbagai faktor, seperti karakteristik pribadi pemimpin, kondisi kelompok yang dipimpin, serta situasi yang dihadapi dalam organisasi. Dengan memahami fungsi, tipe, dan faktor-faktor kepemimpinan, diharapkan seorang pemimpin mampu menerapkan gaya kepemimpinan yang tepat sehingga tujuan organisasi dapat tercapai secara efektif dan efisien.