cover
Contact Name
Mohammad Fauziddin
Contact Email
mfauziddin@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
astutimasnur@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
JURNAL PENDIDIKAN TAMBUSAI
ISSN : 26146754     EISSN : 26143097     DOI : -
Core Subject : Social,
Jurnal Pendidikan Tambusai is Jurnal Electronic which contains the results of research and literature studies related to the field of education, including; regulation of education, learning activities, learning strategies, teacher professionalism, students, education and education personnel, issues of educational institutions, educational environment and parenting.
Arjuna Subject : -
Articles 26,511 Documents
Hubungan Gaya Hidup dengan Tingkat Dismenore pada Remaja Putri di SD Inpres 1 Tongoa Winda Kristin Sosang; Vidya Urbaningrum; Agnes Erlita Distriani Patade
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 3 (2026): Desember (2026)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Iskemia sel miometrium dan kontraksi uterus yang disebabkan oleh peningkatan sintesis prostaglandin dapat menyebabkan dismenore, atau menstruasi yang tidak menyenangkan. Sering memengaruhi peruti bagiani bawah, dismenore terkadangi disertai idengan menggigil, sakit kepala, mual, muntah, dan diare. Tujuan  penelitian ini ialah teranalis Hubungan Gaya Hidup Dengan Tingkat Dismenore Pada Remaja Putri Di SD Inpres 1 Tongoa. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan pendekatan cross sectional menggunakan metode analitik. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh responden dismenore  yang berjumlah 33 responden. Hasil penelitian menunjukan bahwa sebagian besar responden memiliki gaya hidup tidak sehat yang mengalami dismenore  berat, serta yang memiliki gaya hidup sehat sebagian besar mengalami dismenore ringan. Hasil uji analisis bivariat menggunakan uji Chi-square diperoleh nilai p value adalah 023. Jadi, Ada hubungan gaya hidup dengan tingkat dismenore pada remaja putri di SD Inpres 1 Tongoa.
Pengaruh Aplikasi Pemberian Pupuk Organik Kasgot dan Pupuk Kandang Ayam terhadap Pertumbuhan dan Produksi Tanaman Bawang Merah ( Allium cepa L.) pada Varietas Batu Ijo Irwan Syahputra; Syarifa Mayly B. D; Ichpan Zulfansyah
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 3 (2026): Desember (2026)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Bawang merah merupakan salah satu komoditas hasil pertanian unggulan. Namun Seiring waktu produksi bawang merah mengalami penurunan. Penurunan ini salah satunya disebabkan karena kondisi tanah yang semakin buruk akibat penggunaan pupuk anorganik yang berlebih tanpa diimbangi dengan penggunaan pupuk organik. Salah satu upaya yang dapat dilakukan untuk mengatasi permasalahan budidaya bawang merah saat ini adalah dengan meningkatkan tingkat kesuburan tanah melalui perbaikan-perbaikan terhadap sifat fisik, kimia dan biologi tanah serta penambahan bahan organik yang optimal salah satu nya yaitu dengan pemberian pupuk organik kasgot dan pupuk kandang ayam. Tujuan Penelitian adalah Untuk mengetahui dosis pupuk kasgot dan dosis pupuk kandang ayam terhadap pertumbuhan dan hasil bawang merah (Allium cepa L.). Metode Penelitian menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) Faktorial yang terdiri dari 2 faktor, yaitu Faktor 1. Pupuk Kasgot terdiri dari  taraf 4 yaitu, K0 = Kontrol, K1 = Dosis Kasgot 5 Ton/Ha, K2 = Dosis Kasgot 10 Ton/Ha, K3 = Dosis Kasgot 20 Ton/Ha. Faktor 2. Pupuk kandang ayam (A) terdiri dari 3 Taraf  yaitu A0 = Kontrol, A1 = Dosis pupuk kandang ayam 10 Ton/Ha, A2 = Dosis pupuk kandang Ayam 20 Ton/Ha. Hasil Penelitian menunjukkan penggunaan pupuk kasgot (K) dan pupuk kandang Ayam (A) tidak berbeda nyata untuk semua parameter pengamatan. Perlakuan K3A1 menunjukkan bobot tanaman sampel tertinggi sebesar 81.53 gram dan bobot tanaman per plot tertinggi sebesar 2.13 Kg.
Penggunaan Bahasa Sarkasme di Pasar Tradisional pada Desa Rambah Kecamatan Rambah Hilir Rido Alfatri; Hermawan Hermawan
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 3 (2026): Desember (2026)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh fenomena kebahasaan dalam interaksi jual beli di ruang publik tradisional yang kaya akan tuturan lisan. Penelitian kualitatif ini bertujuan untuk menganalisis dan mendeskripsikan bentuk serta jenis penggunaan bahasa sarkasme dalam interaksi verbal antara pedagang dan pembeli di Pasar Tradisional Desa Rambah, Kecamatan Rambah Hilir. Data penelitian berupa 50 tuturan sarkastik yang dikumpulkan pada bulan Juli 2026 melalui teknik dokumentasi dan kepustakaan. Instrumen utama penelitian adalah peneliti sendiri yang dibantu alat perekam dan pencatat data. Analisis data dilakukan secara induktif berbasis teori Elizabeth Camp (2011) yang membagi sarkasme menjadi sarkasme proposisi, leksikal, dan ilokusi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ketiga jenis sarkasme tersebut ditemukan dalam aktivitas pasar. Sarkasme proposisi menjadi jenis yang paling dominan dengan 41 data (82%), karena partisipan tutur cenderung mengontraskan pernyataan dengan realitas melalui analogi absurd dan hiperbola. Sarkasme leksikal ditemukan sebanyak 6 data (12%) melalui pembalikan makna kata bernilai positif untuk mengindikasikan kondisi sebaliknya. Sementara itu, sarkasme ilokusi muncul sebanyak 3 data (6%) yang terealisasi melalui ketidaktulusan ekspresi atau tindak tutur. Secara sosiolinguistik, tutur sarkastik diungkapkan menggunakan perpaduan Bahasa Indonesia tidak baku dan dialek Melayu Riau lokal. Tuturan tersebut tidak memicu konflik sosial karena didukung oleh shared background knowledge dan kedekatan emosional masyarakat. Sarkasme di Pasar Tradisional Desa Rambah bertransformasi menjadi instrumen sosiopragmatis yang berfungsi sebagai strategi tawar-menawar, sarana pelepasan emosi, dan hiburan verbal untuk mempererat keakraban interaksi.
Hubungan Pengetahuan Masyarakat terhadap Pertolongan Pertama pada Korban Tenggelam di Desa Sabang Kabupaten Tolitoli Alyu Indah Sari Jasi; Afrina Januarista; Widyawati L. Situmorang
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 3 (2026): Desember (2026)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tenggelam atau drowning merupakan suatu kejadian cedera yang dikarenakan oleh perendaman (submersion/immersion) yang dapat mengakibatkan kematian dalam waktu kurang dari 24 jam. Kasus orang tenggelam sebagian besar terjadi pada daerah yang mayoritas profesinya adalah bekerja di perairan. Tenggelam merupakan salah satu kecelakaan yang dapat berujung pada kematian jika terlambat mendapat pertolongan. Tujuan penelitian untuk mengetahui hubungan pengetahuan masyarakat terhadap pertolongan pertama pada korban tenggelam di Desa Sabang Kabupaten Tolitoli. Jenis penelitian ini kuantitatif dengan penelitian Cross-Sectional. Populasi penelitian ini berjumlah 1.258 jiwa dan sampel dalam penelitian ini 98 jiwa dengan teknik pengambilan sampel menggunakan Purposive sampling. Dari 93 responden distribusi frekuensi pengetahuan masyarakat menunjukan sebagian kecil berada pada kategori baik 27 responden (29.0%), pengetahauan cukup sebanyak 31 responden (33.3%), dan sebagian besar berada pada kategori kurang sebanyak  35 responden (33.3%). Hasil uji statistik Chi-square diperoleh nilai P=0,005 (p<0,05). Temuan ini menunjukkan bahwa ada hubungan pengtahuan masyarakat terhadap pertolongan pertama pada korban tenggelam di Desa sabang kabupaten Tolitoli. Terdapat hubungan pengetahuan masyarakat terhadap pertolongan pertama pada korban tenggelam di Desa Sabang Kabupaten Tolitoli. Diharapkan penelitian ini dapat memberikan pengetahuan bagi masyarakat secara luas agar mengetahui tindakan yang perlu dilakuakan saat melakukan pertolongan pertama pada korban tenggelam.
Metode Iqra’ sebagai Pembelajaran Huruf Hijaiyah pada Siswa Kelas IX-2 SMPN 16 Palangka Raya Khoirulloh Luthfi Muhammad; Ahmad Sutra Madani; Halimah Halimah; Oca Oktavia; Alfianto Setiawan; Irawati Putri; Suriyadi Suriyadi; Eva Atitawati; Dyah Hanum Palmatiwi; Ade Afriansyah
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 3 (2026): Desember (2026)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini membahas penerapan metode Iqra’ sebagai sarana pembelajaran huruf hijaiyah pada siswa kelas IX-2 SMPN 16 Palangka Raya. Metode Iqra’ dipilih karena mengenalkan huruf Arab secara bertahap, dari yang paling sederhana hingga yang paling kompleks, sehingga siswa dapat belajar membaca sesuai dengan kemampuannya masing-masing. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif. Subjek penelitian adalah 21 siswa kelas IX-2, dengan data dikumpulkan melalui observasi langsung dan tes membaca lisan secara individual menggunakan buku Iqra’. Hasil penelitian menunjukkan kemampuan membaca siswa sangat bervariasi: 5 siswa (23,8%) belum mampu membaca huruf hijaiyah sama sekali, 15 siswa (71,4%) mampu membaca pada berbagai tingkatan Iqra’ (jilid 1 sampai jilid 6), dan 1 siswa (4,8%) sudah mampu membaca Al-Qur’an dengan lancar. Temuan ini menunjukkan bahwa meskipun sebagian besar siswa telah memiliki kemampuan membaca dasar, masih terdapat jumlah siswa yang cukup banyak memerlukan bimbingan intensif. Metode Iqra’ dinilai tepat untuk terus dilanjutkan dan diperkuat melalui jam tambahan latihan, kerja sama dengan orang tua, serta koordinasi dengan Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPA) setempat.
Pengelolaan Zakat Community Development Baznas Kutai Kartanegara dalam Budidaya Beras di Desa Sari Nadi Ihsan Muslim
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 3 (2026): Desember (2026)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis pengelolaan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) pada program Zakat Community Development (ZCD) dalam budidaya beras di Desa Sari Nadi, Kecamatan Kota Bangun. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain penelitian lapangan. Data diperoleh melalui wawancara dengan pengurus dan pendamping BAZNAS Kukar serta anggota kelompok penerima manfaat, dilengkapi dokumentasi program. Analisis data dilakukan melalui reduksi data, penyajian data, verifikasi, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengelolaan ZCD dilakukan melalui tahapan pemetaan lokasi, koordinasi dengan pemerintah desa dan tokoh masyarakat, asesmen mustahik dan potensi wilayah, penyusunan perencanaan, pelaksanaan pendampingan, serta monitoring dan evaluasi. Pelaksanaan program mencakup pembenihan, penyiapan lahan, pemupukan, penanaman, pengendalian hama ramah lingkungan, panen, pembelian gabah, penggilingan, pengemasan, dan pemasaran. Data program menunjukkan pembelian 54.144 kg gabah dengan nilai Rp331.232.250,00 dan menghasilkan 33.875 kg beras dengan nilai penjualan Rp519.237.500,00. Program juga mendorong perubahan posisi mustahik melalui peningkatan produktivitas, pendapatan, partisipasi, dan kesadaran membayar zakat pertanian. Kendala utama adalah cuaca panas, kekeringan, serta pemahaman petani terhadap pertanian organik yang belum merata. Temuan ini menunjukkan bahwa ZCD berpotensi menjadi instrumen pemberdayaan ekonomi berbasis zakat apabila pendampingan teknis, tata kelola data, pemasaran, dan evaluasi dilakukan secara berkelanjutan.
Analisis Linguistik Forensik terhadap Lima Putusan Pengadilan Dea Saputri; Wanti Br Hombing; Atika Sania Samni Nst; Lili Tansliova
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 3 (2026): Desember (2026)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Linguistik forensik merupakan kajian bahasa yang berkaitan dengan persoalan hukum, termasuk penggunaan bahasa dalam suatu perkara dan putusan pengadilan. Penelitian ini bertujuan menganalisis penggunaan bahasa dalam lima putusan pengadilan yang berkaitan dengan berita bohong, penghasutan, penghinaan dan pencemaran nama baik, penyebaran informasi berdasarkan agama, serta penistaan dengan gambar. Penelitian menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan sumber data berupa lima putusan pengadilan. Data dikumpulkan melalui dokumentasi, membaca, dan mencatat bagian-bagian kebahasaan yang relevan. Analisis dilakukan dengan memperhatikan bentuk tuturan, tindak tutur, pilihan kata, konteks, tujuan tuturan, dan unsur visual. Hasil penelitian menunjukkan bahwa setiap perkara memiliki bentuk dan fungsi bahasa yang berbeda sesuai dengan konteksnya. Ditemukan penggunaan bahasa untuk membangun kepercayaan, mengarahkan tindakan, menyampaikan sindiran atau evaluasi terhadap pihak tertentu, serta membentuk makna melalui hubungan antara tuturan dan unsur visual. Dengan demikian, analisis linguistik forensik dapat membantu menjelaskan penggunaan dan makna bahasa dalam perkara hukum dengan tetap memperhatikan konteks dan data yang tersedia.
Penerapan Akad Ijarah pada Laundry Santri di Pesantren Jilussalamah Al-Islami Tembilahan: Tinjauan Fiqh Muamalah Abdul Wahab Syah Roni; Najamuddin Najamuddin; Siti Aisyah
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 3 (2026): Desember (2026)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis penerapan akad ijarah pada jasa laundry santri di JS Laundry Pesantren Jilussalamah Al-Islami Tembilahan berdasarkan perspektif fiqh muamalah. Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Data diperoleh melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi, lalu dianalisis menggunakan teknik reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa praktik laundry pada dasarnya telah memenuhi rukun dan syarat akad ijarah. Namun, masih ditemukan kasus kerusakan, tertukarnya, dan kehilangan pakaian santri, sedangkan mekanisme pelaporan keluhan belum berjalan secara efektif sehingga pelaksanaan tanggung jawab (dhaman) pengelola belum optimal. Temuan ini menunjukkan bahwa pemenuhan ketentuan akad ijarah perlu didukung oleh sistem pelaporan yang efektif agar prinsip keadilan dalam fiqh muamalah dapat diterapkan secara optimal. Oleh karena itu,penelitian ini merekomendasikan penyusunan prosedur pelaporan dan penyelesaian keluhan yang memungkinkan santri menyampaikan laporan secara langsung kepada pengelola disertai pencatatan jenis barang, waktu kejadian, dan tindak lanjut penyelesaian sesuai prinsip amanah, keadilan, dan tanggung jawab dalam fiqh muamalah.
Eksplorasi Persepsi Guru Pamong terhadap Kesiapan Pedagogis dan Sosial Mahasiswa Asistensi Mengajar Isti Komah; Artika Febiola; Fina Lestari; Friyatun Anjela; Alan Nuari Epan; Meddyan Heriadi
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 3 (2026): Desember (2026)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya kesiapan pedagogis dan sosial mahasiswa dalam melaksanakan program asistensi mengajar sebagai bekal menjadi calon pendidik. Namun, dalam pelaksanaannya masih ditemukan berbagai kendala seperti kurang percaya diri, kesulitan mengelola kelas, dan penyesuaian diri dengan lingkungan sekolah, sehingga diperlukan eksplorasi terhadap persepsi guru pamong mengenai perkembangan dan kesiapan mahasiswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi persepsi pamong  terhadap kesiapan pedagogis dan sosial mahasiswa asistensi mengajar. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan informan seorang guru pamong yang mendampingi mahasiswa selama kegiatan asistensi mengajar. Data dikumpulkan melalui wawancara semi-terstruktur dan dianalisis melalui tahap reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mahasiswa memiliki kesiapan pedagogis dan sosial yang cukup baik, ditandai dengan kemampuan mempersiapkan dan menyampaikan materi, mengelola kelas, berkomunikasi dengan siswa, serta bekerja sama dengan guru. Pada awal kegiatan, mahasiswa masih mengalami kendala berupa kurang percaya diri, kegugupan, dan kesulitan menyesuaikan diri dengan karakter siswa serta kondisi kelas. Setelah memperoleh pengalaman dan bimbingan, mahasiswa menunjukkan perkembangan dalam kepercayaan diri, pengelolaan kelas, penyampaian materi, dan interaksi sosial.
Implementasi Nilai Karakter Disiplin dalam Pembelajaran PAI dan Budi Pekerti di SMK Darus Sholawat Madiun Ihwan Nur Aziz; Marita Lailia Rahman; Lina Izza Mazida
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 3 (2026): Desember (2026)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Disiplin merupakan salah satu nilai karakter fundamental yang berperan penting dalam membentuk kepribadian siswa yang tertib, bertanggung jawab, dan memiliki etos kerja yang baik, namun pada kenyataannya masih banyak siswa yang kurang mematuhi tata tertib sekolah. Penelitian ini bertujuan menganalisis implementasi dan evaluasi nilai karakter disiplin dalam pembelajaran Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti (PAI & BP) pada siswa kelas XI SMK Darus Sholawat Pilangkenceng Madiun. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan desain studi kasus. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi, kemudian dianalisis dengan model interaktif Miles dan Huberman serta diuji keabsahannya melalui triangulasi sumber dan metode. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi disiplin dilaksanakan melalui tahap perencanaan berupa integrasi nilai disiplin ke dalam RPP, dan tahap pelaksanaan berupa keteladanan guru, kontrak kelas, serta pembiasaan One Day One Juz dan apel pagi. Evaluasi dilakukan melalui observasi, penilaian sikap, sistem poin, reward, dan punishment yang bersifat edukatif. Temuan ini mendukung teori moral knowing, moral feeling, dan moral action dari Thomas Lickona dalam membentuk karakter disiplin siswa yang berakhlak mulia.