JURNAL PENDIDIKAN TAMBUSAI
Jurnal Pendidikan Tambusai is Jurnal Electronic which contains the results of research and literature studies related to the field of education, including; regulation of education, learning activities, learning strategies, teacher professionalism, students, education and education personnel, issues of educational institutions, educational environment and parenting.
Articles
25,229 Documents
Implementasi Pendidikan Karakter melalui Kebersihan Lingkungan Sekolah untuk Meningkatkan Sikap Kedisplinan
Annisa Annisa;
Yona Wahyuningsih
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 7 No. 2 (2023): Agustus 2023
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Perubahan karakter pada masyarakat yang disebabkan oleh proses globalisasi secara terus menerus berdampak pada krisis moral yang dimiliki masyarakat.Membangun sebuah karakter dapat dicapai melalui lingkungan hidup. Dengan mempelajari sikap peduli terhadap lingkungan, diharapkan dapat mendorong peserta didik untuk memiliki karakter peduli terhadap dunia luar dan lingkungan mereka sendiri. Kurangnya edukasi mengenai pendidikan karakter berperan penting dalam mengatasi permasalahan ini. Tujuan dibuatnya artikel ini, untuk mengetahui sejauh mana pendidikan karakter dapat mempengaruhi kebersihan lingkungan sekolah untuk meningkatkan sikap kedisplinan. Penelitian ini menggunakan sebuah metode literature review atau lebih banyak dikenal dengan sebutan kajian pustaka yaitu kajian yang dilakukan secara teoritis. Dapat dipahami bahwasannya pendidikan karakter memegang kunci penting dalam meningkatkan sikap kedisplinan. Pendidikan karakter dapat dibentuk melalui peduli lingkungan sekolah untuk peserta didik. Diwujudkan dengan nilai-nilai karakter seperti menanamkan sikap tanggung jawab untuk diri sendirinya maupun orang lain. Dimulai dengan menjaga kebersihan lingkungan sekolah yaitu menjaga sekolah dan halaman sekolah tetap bersih, merawat tanaman, membuang sampah pada tempatnya, memanfaatkan sampah yang bisa didaur ulang, memisahkan sampah sesuai dengan jenisnya, membuat karya seni dari sampah dan beberapa perilaku yang bisa dilakukan untuk menjaga kebersihan lingkungan sekolah.
Menanamkan Kedisiplinan pada Siswa SD Melalui Tema 6 Subtema 3 Pembelajaran 6 Kelas 2
Afa Zahra;
Sefhiana Andara;
Zulfa Ishmah Rahadatul Aisy;
Deti Rostika
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 7 No. 2 (2023): Agustus 2023
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan strategi dan pendekatan yang efektif dalam menanamkan kedisiplinan pada siswa SD kelas 2 melalui penerapan Tema 6, Subtema 3 "Pembelajaran 6" dalam kurikulum. Kedisiplinan merupakan aspek penting dalam pengembangan siswa, yang membantu mereka mengembangkan kebiasaan baik, keteraturan, dan tanggung jawab. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode pengumpulan data, observasi, studi literatur dan analisis dokumen. Data yang digunakan terdiri dari bahan ajar, rencana pelaksanaan pembelajaran, dan penilaian yang terkait dengan Tema 6, Subtema 3 "Pembelajaran 6" untuk siswa kelas 2 di sekolah dasar. Melalui pendekatan yang terintegrasi dengan Tema 6, Subtema 3 "Pembelajaran 6", siswa dapat belajar nilai-nilai kedisiplinan secara langsung dan mengaplikasikannya dalam kehidupan sehari-hari. Dengan adanya penerapan strategi dan pendekatan yang tepat, guru dapat menjadi agen yang efektif dalam menanamkan kedisiplinan pada siswa SD kelas 2 dan membantu mereka mengembangkan sikap disiplin yang positif.
Pengembangan E-Modul Interaktif Berbasis Pbl pada Pembelajaran IPS Materi Kondisi Geografis Kelas V
Iswahyuni Iswahyuni;
Maharani Oktavia;
Aldora Pratama
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 7 No. 2 (2023): Agustus 2023
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Berdasarkan hasil observasi awal mengenai analisis kebutuhan dari SD Negeri Purwodadi Kec. Belitang Mulya Kabupaten OKU Timur didapatkan sekolah telah difasilitasi dengan media pembelajaran, seperti tersedianya proyektor, pc atau laptop, soundstystem, dan kondisi listrik yang stabil, tetapi belum dimanfaatkan dengan baik oleh guru. Metode yang digunakan di dalam kelas masih menggunakan metode konvensional atau ceramah dan guru mayoritas masih menggunakan buku paket dan media yang digunakan masih berupa gambar. Semua siswa juga telah mengenal gadget atau handphone berbasis android bahkan semua orang tua siswa juga memiliki gadget atau handphone berbasis android yang dapat dimanfaatkan untuk melihat materi dimanapun dan kapanpun. Metode penelitian ini menggunakan metode research and development dengan batas penelitian penilaian ahli dan praktikalitas. Penilaian ahli dilakukan pada ahli media, bahasa, dan materi, sedangkan praktikalitas dengan guru dan siswa. Teknik pengumpulan data menggunakan dokumentasi dan angket, sedangkan teknik analisis data menggunakan persentase. Hasil dari pengembangan adalah menghasilkan produk e-modul interaktif berbasis PBL pada materi kondisi geografis kelas V SD. Hasil penilaian para ahli menunjukkan bahwa e-modul interaktif berbasis PBL dengan persentase sebesar 86,33%. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa pengembangan e-modul interaktif berbasis PBL pada materi kondisi geografis kelas V SD termasuk dalam kategori sangat valid atau sangat layak. Dari hasil praktisi yaitu guru dan siswa diperoleh persentase sebesar 95,92%. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa kelayakan e-modul interaktif berbasis PBL pada pembelajaran kelas V Sekolah Dasar termasuk dalam kategori sangat layak.
Problematika dan Strategi dalam Pembelajaran Bahasa Indonesia pada Kelas Satu Sekolah Dasar
Ratih Novi Septian;
Winti Ananthiah
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 7 No. 2 (2023): Agustus 2023
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Pembelajaran bahasa Indonesia tak jarang menjumpai problematika-problematika di dalam pelaksanaannya, khususnya dalam pelaksanaan pembelajaran bahasa Indonesia di kelas satu. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui problematika apa saja yang terjadi dalam pembelajaran bahasa Indonesia pada kelas satu dan strategi apa yang guru kelas terapkan untuk mengatasi problematika tersebut. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah observasi, wawancara, serta dokumentasi. Pengumpulan data pada penelitian ini dilaksanakan pada bulan April-Mei 2023. Penelitian ini dilakukan di SD Negeri Jatinangor dengan partisipan dalam penelitian ini di antaranya guru kelas 1 sebagai narasumber wawancara. Hasil penelitian memperlihatkan bahwa problematika yang dijumpai siswa dalam pembelajaran antara lain mudah kehilangan fokus serta konsentrasi, kesulitan menggunakan bahasa Indonesia dengan baik dan benar, kesulitan untuk membaca dan menulis.
Analisis Kesalahan Penulisan Huruf Kapital dan Tanda Baca pada Paragraf Siswa Kelas IV SD Negeri Sarakan III Kabupaten Tangerang
Siti Fadhilatul Barokah;
Yeni Nuraeni;
Septy Nurfadhillah
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 7 No. 2 (2023): Agustus 2023
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Penelitian ini bertujuan untuk memaparkan dan mendeskripsikan kesalahan dalam penulisan huruf kapital dan tanda baca pada paragraf deskriptif siswa kelas IV pada mata pelajaran Bahasa Indonesia di SD Negeri Sarakan III Kabupaten Tangerang. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif, yaitu metode yang melibatkan peneliti secara langsung untuk mengamati objek yang sedang di teliti. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas IV dengan jumlah siswa yang dianalisis sebanyak 24 siswa. Sedangkan teknik pengumpulan data dengan menggunakan instrumen observasi dalam melakukan pengamatan, wawancara, tes dan dokumentasi. Hasil dari penelitian ini ditemukan pada 24 siswa dalam membuat paragraf yang dianalisis, terdapat kesalahan penulisan huruf kapital yaitu sebanyak 19 siswa atau 79,1% pada indikator awal kalimat atau awal paragraf. 15 kasus kesalahan tanda baca titik atau 62,5% pada indikator tanda titik di akhir paragraf. 5 kasus kesalahan tanda baca koma atau 21%. Dan 0 kasus atau 0% tidak terdapat kasus. Adapun faktor yang mempengaruhi kesalahan penulisan huruf kapital dan tanda baca yaitu kurangnya berlatih dalam menulis dan ketidaktauan siswa dalam penempatan huruf kapital dan tanda baca.
Kinerja Pengawas Sekolah dalam Meningkatkan Kompetensi Guru
Lia Merianti;
Yulia Alda Martiana;
Tin Rustini
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 7 No. 2 (2023): Agustus 2023
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Artikel ini berjudul Kinerja Pengawas Sekolah dalam Meningkatkan Kompetensi Guru, sedangkan pokok bahasan dalam artikel ini adalah Bagaimana Kinerja Pengawas Sekolah dalam Meningkatkan Kompetensi Guru. Gambaran tentang pelaksanaan tugas pengawas sekolah pada satuan pendidikan sekolah dasar, serta apa saja faktor pendukung dan penghambat peran/kinerja pengawas sekolah dalam peningkatan kompetensi guru. Guru harus mengikuti perkembangan dan kemajuan pendidikan dimana kompetensi sangat penting untuk ditingkatkan. Sedangkan peran pengawas cukup signifikan dalam mengatasi permasalahan yang dihadapi oleh guru. Hasil observasi menunjukkan bahwa pertama, kompetensi profesional guru yang menjadi guru masih cukup lemah yaitu mengenai konsep, struktur dan metode ilmiah bahan ajar serta keterkaitan antar konsep bahan ajar. Indikasi penguasaan kompetensi profesional hanya pada aspek penyiapan bahan ajar seperti menyusun RPP sebelum proses pembelajaran yang telah dilaksanakan oleh guru. Peran pengawas yang kedua adalah dalam meningkatkan kompetensi profesional guru. Dalam supervisi ini juga melaksanakan tugas dari aspek akademik yaitu membina dan berdiskusi kemudian mengarahkan guru. Pengawas juga terlihat mengikuti berbagai kegiatan untuk meningkatkan kualitas pendidik. Kunjungan kelas juga merupakan kegiatan rutin yang dilakukan oleh dosen pembimbing. Kunjungan ini dapat memotivasi para guru untuk meningkatkan kompetensi profesionalnya.
Pentingnya Pengelolaan Peserta Didik untuk Meningkatkan Kualitas Sekolah dan Peserta Didik
Indri Januari Nurjanah;
Widiya Kemala Sari;
Tin Rustini
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 7 No. 2 (2023): Agustus 2023
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Artikel ini membahas mengenai pentingnya pengelolaan peserta didik. Dalam mewujudkan pendidikan yang efektif, lembaga pendidikan dan semua komponen di dalamnya harus dikelola dengan baik, termasuk peserta didik. Pengelolaan peserta didik merupakan bagian utama dari seluruh susunan penyelenggaraan pendidikan sehingga akan menghasilkan mutu pembelajaran yang baik. peserta didik merupakan suatu pengaturan atau penataan segala aktivitas yang berkaitan dengan peserta didik, yakni mulai dari masuknya peserta didik hingga keluarnya peserta didik dari suatu lembaga. Dalam pengelolaan, peserta didik harus berorientasi pada tujuan, berpegang pada prinsip, fungsi serta ruang lingkup pengelolaan peseerta didik. Metode yang digunakan dalam pengumpulan data yaitu studi literatur yang berarti penyusunan artikel ini menggunakan metode kualitatif. Metode kualitatif yang terfokus pada pengamatan yang lebih mendalam terhadap bahan-bahan rujukan yang relevan. Data yang digunakan dalam artikel ini berasal dari hasil literasi buku, jurnal, dan artikel yang merujuk pada masalah yang diangkat.
Efektivitas Penggunaan Permainan Treasure Hunt untuk Meningkatkan Kemampuan Membaca Permulaan pada Siswa Tunagrahita Kelas IV di SLB Wacana Asih Padang
Refika Afriani;
Mega Iswari
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 7 No. 2 (2023): Agustus 2023
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Penelitian ini menguji keefektivitas permainan treasure hunt dalam membantu meningkatkan kemampuan membaca siswa tungarahita. ketika peneliti melakukan observasi dan identifikasi terlihat siswa N yang mengalami kesulitan dalam membaca permulaan. Siswa yang menjadi patner dalam peneliian ini hanya dapat membaca 1 dari 10 kata yang diberikan. Permasalahan seperti terbatasnya daya ingat dan tidak menggunakan metode pembelajaran yang efektif adalah permasalahan yang dihadapi oleh siswa. Penerapan permainan treasure hunt ini dapat membantu meningkatkan daya ingat siswa. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu single subject research (SSR) dengan desain A-B-A. A1 adalah keadaan dasar siswa sebelum intervensi, B adalah intervensi, dan A2 adalah keadaan setelah intervensi tidak ada lagi. Subjek N memiliki rata-rata tingkat kondisi A1 yaitu 15, rata-rata tingkat kondisi B adalah 86,66, rata-rata tingkat kondisi A2 adalah 86,66. Berdasarkan hasil analisis data tersebut menunjukan bahwa Permainan treasure hunt efektif meningkatkan kemampuan membaca bagi siswa tunagrahita di SLB Wacana Asih kota Padang.
Penerapan Model Pembelajaran Cooperative Jigsaw untuk Mengetahui Pemahaman Siswa pada Materi IPA di Kelas 5
Farina Trias Alwasi;
Shalaisa Saputri;
Widianti Nurohmah;
R. Deti Rostika
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 7 No. 2 (2023): Agustus 2023
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kondisi pembelajaran di MIN 1 Bandung yang masih bersifat konvensional sehingga menimbulkan kondisi belajar yang membosankan dan menurunkan motivasi belajar siswa. Penelitiaaan ini bertujuan untuk mengetahu pemahaman siswa pada materi ipa di kelas 5 dengan menggunakan model pembelajaran cooperative jigsaw. Metode penelitian yang digunakan yaitu metode deskriptif kualitatif dengan tekhnik pengumpulan data yakni observasi dan pengumpulan data hasil tes evaluasi peserta didik. Data hasil evaluasi meunjukkan rata-rata nilai siswa yaitu sebesar 81,87 dengan nilai tertinggi 100 dan nilai terendah 60. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model pembelajaran kooperatif tipe Jigsaw dapat meningkatkan pemahaman materi pembelajaran siswa kelas 5 di MIN 1 Bandung.
Konsep Dasar Perilaku Organisasi : Pengertian, Unsur, Dimensi dan Urgensi Ilmu Perilaku Organisasi
Andri Syahputra;
Muhammad Syaifuddin;
Tuti Andriani
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 7 No. 2 (2023): Agustus 2023
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Penelitian ini memuat kajian mengenai organisasi. Dalam organisasi ada satu aspek yang erat kaitannya dengan perilaku, yang mana lingkup kajian ini dikenal sebagai perilaku organisasi. Studi ini memiliki fokus kajiannya ada pada perilaku manusia di dalam organisasi maupun perilaku organisasi secara keseluruhan. ). Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian ini adalah kualitatif dengan menggunakan kajian pustaka. Hasil penelitian ini menyimpulkan bahwa pembelajaran mengenai studi perilaku organisasi menitikberatkan pada interaksi antar unsur-unsur organisasi, terutama mengenai manusia selaku individu maupun sebagai kelompok yang saling berpengaruh antara manusia dengan organisasi. Unsur-unsur yang terdapat dalam organisasi berupa Orang (Man) Struktur (Structure) Teknologi (Technology) Lingkungan (Environment) Semua kajian ini tujuan akhirnya satu yaitu agar organisasi sebagai alat bantu, bisa secara efisien dan efektif membantu manusia mencapai tujuan-tujuannya.