cover
Contact Name
erik
Contact Email
erikwayudin12@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
erikwayudin12@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kab. kuningan,
Jawa barat
INDONESIA
Jurnal Pelita PAUD
ISSN : 25486284     EISSN : 26150360     DOI : -
Core Subject : Science, Education,
Jurnal Pelita PAUD adalah jurnal yang diterbitkan oleh Program Studi PGPAUD STKIP Muhammadiyah Kuningan pada tahun 2016, terbit dua kali dalam satu tahun yaitu pada bulan Juni dan Desember. Jurnal Pelita PAUD memuat beragam disiplin ilmu pendidikan PAUD, terutama dalam lingkup teori PAUD, praktek pembelajaran PAUD, kebijakan, parenting, pengembangan nilai agama, moral, kognitif, bahasa, sosial, emosional, fisik motorik serta seni, dan permasalahan AUD. Tahun 2016 memperoleh ISSN cetak 2548-6284 dan tahun 2017 pada terbitan kelima menggunakan Open Jurnal System (OJS) dengan ISSN online 2615-0360.
Arjuna Subject : -
Articles 218 Documents
Permainan Lego: Upaya Pengembangan Kreativitas AUD Viyantini Kuswanto, Anggil; Wijaya Kuswanto, Cahniyo; Nurrahwati, Erfha; Mulya, Neni; Komariyah, Kanada
Jurnal Pelita PAUD Vol 8 No 2 (2024): Jurnal Pelita PAUD
Publisher : STKIP Muhammadiyah Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33222/pelitapaud.v8i2.3767

Abstract

Kreativitas bagian penting yang harus di kembangkan dalam perkembangan anak usia dini, karena kreativitas sangat berpengaruh sekali dalam pengembangan aspek-aspek perkembangan anak usia dini, apabila kreativitas anak tidak dikembangkan sejak dini maka kemampuan kecerdasan dan kelancaran berpikir tidak berkembang Karena untuk menciptakan sesuatu produk dan bakat kreativitas yang tinggi diperlukan berdasarkan yang cukup tinggi pula. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui upaya dalam mengembangkan kreativitas anak melalui permainan lego. Penelitian ini menggunakan metode penelitian studi kasus dengan pendekatan kualitatif, dengan subjek yaitu pendidik dan 14 peserta didik adapun objek penelitian yang peneliti gunakan yaitu upaya dalam mengembangkan Kreativitas anak melalui permainan lego. Hasil penelitian menunjukan bahwa dengan adanya permainan lego dapat mengembangkan kreativitas anak usia dini. Upaya dalam mengembangkan kreativitas melalui permainan lego yaitu penyediaan sarana permainan lego yang banyak, memberi kesempatan pada anak untuk menjalin komunikasi dan hubungan sosial dengan temannya, memberikan inovasi-inovasi kegunaan dan membentuk lego dengan bentuk-bentuk yang bervariasi, memberikan kesempatan waktu yang cukup untuk berkreasi, Mendukung anak mengingat kembali dan saling menceritakan pengalaman mainnya.
Pembelajaran Berbasis Neurosains Dalam Perspektif Guru Raudlatul Athfal Muallifatul Khorida Filasofa, Lilif; Ainul Fitri, Asya
Jurnal Pelita PAUD Vol 8 No 2 (2024): Jurnal Pelita PAUD
Publisher : STKIP Muhammadiyah Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33222/pelitapaud.v8i2.3769

Abstract

Dalam proses pembelajaran dan perkembangan anak usia dini, otak memegang peranan yang sangat penting. Otak akan bertindak sebagai jalan bagi stimulasi pada anak usia dini, mengingat pentingnya konsep pembelajaran dengan otak, apakah sepenuhnyaguur faham dengan konsep pembelajaran otak tersebut, dalam realitasnya yang ada guru dituntut mendampingi proses tumbuh kembang anak,.Pelaksanaan penelitian dilakukan mulai bulan oktober – Desember 2022 di Raudlatul Athfal Miftahul Athfal Mangkang Semarang, Penelitian ini menggunakan Penelitian kualitatif dengan pendekatan fenomenologi.Implementasi pembelajaran berbasis neurosains dalam perspektif Guru Raudlatul adalah Pendidik belum sepenuhnya memahami konsep neurosains dalam mengembangkan kemampuan otak anak, dan menyeimbangkan pembelajaran dengan menerapkan otak kanan dan kiri. Perencanaan dan pelaksanaan pembelajaran sudah sesuai dengan kurikulum yang digunakan. Faktor yang menjadi pendukung dalam pemahaman guru tentang konsep pembelajaran neurosains adalah terletak pada sumber daya manusia yaitu Guru berpendidikan dan lulusan sarjana SI, adanya organisasi IGRA yang mewadahi semua guru RA di tingkat kecamatan menjadi dukungan dalam meningkatkan pemahaman tentang pembelajaran neurosains.Sedangkan faktor penghambat kurangnya pelatihan dan workshop atau seminar yang berkaitan dengan pembelajaran berbasis neurosains sehingga guru kesulitan dalam memahami konsep tersebut, buku panduan implementasi pembelajaran berbasis neurosains di tingkat PAUD masih jarang ditemukan sehingga membuat guru kesulitan dalam memahami konsep pembelajaran neurosains.
Pengembangan Modul Bimbingan Konseling Keluarga dalam Pencegahan Kecanduan Smartphone Pada Anak Usia Dini Andre, Lesis; Sunimaryanti, Sunimaryanti; Afriwes, Afriwes; Yunanda, B.R.E; Mustika Sari, ayu
Jurnal Pelita PAUD Vol 8 No 2 (2024): Jurnal Pelita PAUD
Publisher : STKIP Muhammadiyah Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33222/pelitapaud.v8i2.3786

Abstract

Penelitian ini bermaksud mengembangakan sebuah modul bimbingan konseling keluarga tentang bagaimana mengatasi dampak negative handpone pada siswa Taman Kanak-kanak khususnya PAUD Islam Terpadu Yadiaksa. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan bentuk bimbingan keluarga, Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah penelitian pengembangan (R&D) dengan menggunakan pengembangan modul ADDIE sumber data yang digunakan adalah siswa dan orang tua siswa PAUD Islam Terpadu Yadiaksa. Data penelitian diperoleh dari uji validitas, praktikalitas dan efektifitas. Hasil rata-rata validitas modul yaitu Valid dengan persentase 93% modul dinyatakan valid untuk digunakan, dan 96% modul dinyatakan praktis oleh praktisi. Dan modul dinyatakan efektif mengurangi kecanduan handpone pada siswa dengan rata-rata 93% efektif dalam mengatasi solusi kecanduan handpone pada anak. Berdasarkan data diatas modul bimbingan keluarga terhadap pencegahan kecanduan handpone valid, praktis dan efektif untuk digunakan.
Pengaruh Bermain Puzzle Geometric terhadap Kecerdasan Visual Spasial Anak Usia 5-6 Tahun Puspita Sari, Feni; Sofia, Ari; Nawang Sasi, Devi
Jurnal Pelita PAUD Vol 8 No 2 (2024): Jurnal Pelita PAUD
Publisher : STKIP Muhammadiyah Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33222/pelitapaud.v8i2.3788

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kegiatan bermain puzzle geometric terhadap kecerdasan visual spasial pada anak usia 5-6 tahun. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan jenis penelitian quasi eksperimen. Desain penelitian ini adalah nonequivalent control group design. Sampel penelitian ini berjumlah 32 anak yang memiliki usia 5-6 tahun. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah lembar observasi kecerdasan visual spasial. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan nilai N-Gain kelas eksperimen sebesar 0,40 yang memiliki arti bahwa pengaruh bermain puzzle geometric terhadap kecerdasan visual spasial anak berada pada kategori sedang. Kemudian, hasil pengujian menggunakan uji Mann Whitney test mendapatkan nilai Asymp. Sig. (2-tailed) sebesar 0,00 < 0,05. Hal ini membuktikan bahwa kegiatan bermain puzzle geometric berpengaruh terhadap kecerdasan visual spasial anak usia 5-6 tahun.
Desain Instruksional Eksperimen Sains Sederhana Pada Anak Usia Dini Candra Destiyanti, Ika
Jurnal Pelita PAUD Vol 8 No 2 (2024): Jurnal Pelita PAUD
Publisher : STKIP Muhammadiyah Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33222/pelitapaud.v8i2.3793

Abstract

Eksperimen sains untuk anak usia dini menjadi media dalam melatih anak mengembangkan ide dan kreativitas nya di sekolah. Desain Instruksional dengan konteks eksperimen sains di kelas paud akan melatih daya kritis anak terutama dalam pemecahan masalah meskipun melatih anak belajar sambil bermain namun eksperimen sains ini dapat melatih siswa dalam daya nalar dan penemuan makna. Tujuan Riset ini untuk mengetahui desain instruksional ekperimen sains di kelas PAUD. Dengan menggunakan metode penelitian Kualitatif, Dua Puluh siswa kelas B dengan rentan usia 5 hingga 6 tahun berpartisipasi dalam proyek eksperimen sains sederhana bermain gelembung gajah Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses eksperimen sains sederhana membantu siswa untuk terlibat secara aktif dalam memilih bahan eksperimen menguji dan menganalisis bahan bahan eksperimen sains sederhana dan menghasilkan ide kreatif untuk mengenal tema gelembung dan bermain dari bahan eksperimen sains sederhana. Implikasi pedagogis dari penelitian ini adalah bahwa media pembelajaran eksperimen sains sederhana mendorong keterlibatan siswa dalam proses mengembangkan bernalar kritis dan meningkatkan kreativitas siswa tingkat PAUD memahami materi perubahan warna maupun reaksi kimia.
Penggunaan Media Film Animasi Nussa dan Rara untuk Meningkatkan Nilai Agama dan Moral Anak Usia 5-6 Tahun Cindy Cinthia; Khadijah, Khadijah
Jurnal Pelita PAUD Vol 8 No 2 (2024): Jurnal Pelita PAUD
Publisher : STKIP Muhammadiyah Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33222/pelitapaud.v8i2.3809

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mengetahui nilai agama dan moral anak usia 5-6 tahun sebelum menggunakan media film animasi Nussa dan Rara, tahapan pelaksanaan media film animasi Nussa dan Rara untuk meningkatkan nilai agama dan moral anak usia 5-6 tahun, dan apakah nilai agama dan moral anak usia 5-6 tahun dapat ditingkatkan melalui media film animasi Nussa dan Rara di RA An-Nida semester II Tahun pelajaran 2023/2024. Ketujuh belas siswa kelas B RA An-Nida dijadikan sebagai subjek penelitian. Penelitian Tindakan Kelas (PTK) digunakan dalam metodologi penelitian ini. Dokumentasi dan observasi adalah dua metode yang digunakan dalam pengumpulan data. Temuan penelitian ini memperlihatkan bahwa penggunaan media film animasi Nussa dan Rara dapat meningkatkan nilai agama dan moral anak. Berdasarkan hasil analisis kondisi awal menunjukkan ada 2 anak ataupun 11,8% dengan nilai agama dan moralnya berkembang sangat baik. Pada siklus I meningkat jadi 7 anak ataupun 41,2% serta dalam siklus II naik jadi 14 anak ataupun 82,3% anak yang berkembang sangat baik.
Pengembangan Media Board Game Berbasis Local Wisdom Dalam Penanaman Karakteristik Berkebinekaan Global Myrna Apriany Lestari; Yani Fitriyani; Eli Hermawati; Rini Ramdhania; Mukti Oktaviani, Ndaru
Jurnal Pelita PAUD Vol 8 No 2 (2024): Jurnal Pelita PAUD
Publisher : STKIP Muhammadiyah Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33222/pelitapaud.v8i2.3810

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media pembelajaran berbentuk Board Game agar menarik perhatian siswa dan memudahkan siswa dalam memahami local wisdom sebagai bagian dari upaya penanaman karakteristik berkebinekaan global sebagai salah satu karakteristik pelajar pancasila. Subjek pada penelitian ini adalah siswa SD kelas III di SDIT Darul Amanah, metode yang digunakan untuk melakukan penelitian ini adalah Research and Development (R&D) model Borg & Gall yang disederhanakan menjadi tiga langkah-langkah penelitian pengembangan, yang terdiri dari studi pendahuluan, pengembangan, serta pengujian dan diseminasi. Teknik pengumpulan datanya adalah observasi, wawancara, penilaian produk oleh ahli, dan penyebaran angket efektivitas media board game tersebut. Hasil penelitian menunjukan media board game berbasis local wisdom dalam menanamkan karakter berkebhineakaan global dikatakan layak berdasarkan hasil validasi produk oleh validator ahli materi dan validator ahli media setiap komponen mencapai kevalidan yang tinggi yang dibuktikan dengan nilai rerata skor Aiken’s V 0,813. Luaran penelitian ini adalah sebuah produk media pembelajaran berbentuk Board Game yang akan disosialisasikan ke guru-guru di sekolah.
Penerapan Permainan Rainbow Paper Estafet Untuk Melatih Kemampuan Motorik Halus Anak Usia 4-5 Tahun Made Rosiani, Ni; I Made Gede Anadhi; Ida Bagus Komang Sindu Putra
Jurnal Pelita PAUD Vol 8 No 2 (2024): Jurnal Pelita PAUD
Publisher : STKIP Muhammadiyah Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33222/pelitapaud.v8i2.3828

Abstract

Bermain adalah salah satu kegiatan yang di senangi anak anak, bermain juga sudah menjadi dunia dari anak anak, pemilihan permainan yang sangat menarik membuat anak anak bisa belajar sambil bermain. Rainbow Paper Estafet adalah permainan yang menggunakan kertas warna berbentuk geometri selanjutnya akan di gilir menggunakan jepit kayu.Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk melatih motorik kasar anak serta menambah pengetahuan anak tentang warna dan juga melatih sosial anak saat bermain. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode observasi dan wawancara juga menggunakan sempel usia 4-5 tahun sebagai bahan dari pengumpulan data, data yang di gunakam berupa data sekunder dan primer. Penelitian ini mendapatkan hasil yang baik, melakukan permainan rainbow paper estafet sangat membuat anak senang dalam mengikuti kegiatan yang di lakukan, dalam permainan terlihat anak anak melakukan permainan dengan sangat gembira ini membantu perkembangan motorik kasar anak sangat baik sekaligus anak anak dapat menambah pengetahuan tentang warna dan soialnya. Kesimpulan penelitian yaitu permainan Rainbow Paper Estafet adalah suwatu permainan yang menggunakan alay jepit kayu dan kertas bertentuk geometri lalu di gilir kepada teman , permainan ini salah satu perminan yang mampu membantu perkemabangan motoric halusanak serta anak dapat melatih tanggung jawab, bersosialisasi, tau bentuk geometri dan banyak warna.
Implementasi Permainan Tradisional Lempar Gelang Terhadap Aspek Motorik Halus Anak Usia Dini Ni Made Nadia Listiani; I Komang Suardika; I Made Gede Anadhi
Jurnal Pelita PAUD Vol 8 No 2 (2024): Jurnal Pelita PAUD
Publisher : STKIP Muhammadiyah Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33222/pelitapaud.v8i2.3830

Abstract

Permainan lempar gelang merupakan salah satu permainan yang sangat mudah untuk dilakukan, dan juga menggunakan alat yang sangat sederhana. Permainan lempar gelang adalah salah satu permainan tradisional yang saat ini masih sering dimainkan, permainan ini juga dapat mengembangkan emosional anak, dan mengembangkan aspek motorik anak salah satunya motorik halus anak. Motorik halus merupakan salah satu kegiatan yang melibatkan otot-otot kecil pada anak yaitu misalnya tangan, koordinasi mata, dan kemampuan pengendalian ketepatan gerak. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan analisis data menggunakan tahap triangulasi dengan menggunakan Teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara, yang dilakukan pada anak usia 4-5 tahun, dan penelusuran kepustakaan. Penelitian ini memperoleh hasil fakta dan data mengenai penerapan permainan tradisional lempar gelang terhadap aspek motorik halus anak, dimana permainan tradisional ini dapat meningkatkan aspek motorik halus anak dimana anak mampu untuk melembar gelang ke dalam botol dengan tepat dan memegang gelang dengan benar. Hasil penelitian ini menyimpulkan bahwa permainan tradisional lempar gelang ini memberikan pengaruh terhadap aspek motorik halus anak sehingga permainan ini relevan untuk digunakan dalam mengembangkan aspek motorik halus anak.
Deskripsi Kepercayaan Diri Anak Pada Kelompok Usia 5-6 Tahun Irtia Asmahan Marada, Siti; Nunung Suryana Jamin; Yenti Juniarti
Jurnal Pelita PAUD Vol 8 No 2 (2024): Jurnal Pelita PAUD
Publisher : STKIP Muhammadiyah Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33222/pelitapaud.v8i2.3835

Abstract

Metode analisis yang digunakan adalah kualitatif dengan desain penelitian deskriptif. Dalam penelitian ini ditetapkan sumber data primer dan data sekunder. Data primer yaitu yang akan menjadi data utama, dalam hal ini yang menjadi data utama adalah anak dan guru kelas di TK Negeri Mekar Indah Adapun data sekunder yang akan digunakan dalam penelitian ini yaitu data peneliti yang diperoleh peneliti secara tidak langsung melalui media perantara yaitu berupa dokumentasi, gambar, arsip laporan sekolah dan buku-buku lainnya. Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan bagaimana kepercayaan diri anak. Adapun indicator yang digunakandalam penelitian iniadalah : (1) berani maju di depan kelas; (2) berkomunikasi dengan teman dan guru (3) berani menyampaikan ide/gagasan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perkembangan sikap percaya diri anak berkembang dengan baik. Sikap percaya diri tersebut tercermin pada ciri-ciri anak yang percaya diri yaitu yakin dengan. Sikap percaya diri tersebut tercermin pada ciri-ciri anak yang percaya diri yaitu kemampuan tampil di depan kelas, berkomunikasi dengan teman/guru dan berani menyampaikan ide/gagasannya.