cover
Contact Name
Ayu Chandra
Contact Email
ayu.chandra21@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
jast@unitri.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
JAST : Jurnal Aplikasi Sains dan Teknologi
ISSN : -     EISSN : 25487981     DOI : -
Paper topics that can be published in JAST are as follows: 1. Small and Medium Enterprises (UKM) or community economic empowerment 2. Application of Bioenergy Technology 3. Environmental Management; 4. Natural Resource Processing 5. Workshop and Training for the community JAST is published twice a year every June and December, published by the Faculty of Engineering, University of Tribhuwana Tunggadewi Malang.
Arjuna Subject : -
Articles 150 Documents
Penyuluhan dan Pelatihan tentang Pemanfaatan Daun Kering Menjadi Kompos Alami pada Siswa SDN Landungsari 1 Kabupaten Malang Arvianti, Eri Yusnita; Sasmito, Cahyo; Santosa, Budi
JAST : Jurnal Aplikasi Sains dan Teknologi Vol 8, No 1 (2024): EDISI JUNI 2024
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33366/jast.v8i1.5981

Abstract

This community service activity aims to overcome the problem of dry leaf waste at SDN Landungsari 1 Malang Regency through counseling and training on using dry leaves in natural compost. Partners' main problem is needing more knowledge and skills in processing dry leaf waste. Training on making compost made from dry leaves was given to students at SDN Landungsari 1 to reduce the accumulation of dry leaf waste, which can cause disease. This activity aims to increase environmental awareness and students' ability to process organic waste. Implementation methods include providing educational material about the importance of compost, techniques for making compost, and direct practice in compost with guidance. The output of this activity includes increasing students' knowledge and skills in making compost, which can be used as organic fertilizer. The impact of the activity is an increase in the amount of compost produced and a decrease in the volume of dry leaf waste at the school. The results show that students can produce 50 kg of compost in one month, reducing dry leaf waste by up to 70%.ABSTRAKKegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk mengatasi permasalahan sampah daun kering di SDN Landungsari 1 Kabupaten Malang melalui penyuluhan dan pelatihan pemanfaatan daun kering menjadi kompos alami. Permasalahan utama yang dihadapi mitra adalah kurangnya pengetahuan dan keterampilan dalam  mengolah limbah daun kering. Pelatihan pembuatan pupuk kompos berbahan dasar daun-daun kering diberikan pada siswa/siswi SDN Landungsari 1 sebagai salah satu upaya untuk mengurangi penimbunan sampah daun-daun kering yang dapat mengakibatkan timbulnya penyakit. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran lingkungan dan kemampuan siswa dalam mengolah sampah organik. Metode pelaksanaannya antara lain pemberian materi edukasi tentang pentingnya kompos, teknik pembuatan kompos, serta praktek langsung pembuatan kompos dengan bimbingan. Luaran dari kegiatan ini antara lain peningkatan pengetahuan dan keterampilan siswa dalam pembuatan kompos yang dapat digunakan sebagai pupuk organik. Dampak kegiatan adalah peningkatan jumlah kompos yang dihasilkan dan penurunan volume sampah daun kering di sekolah. Hasilnya menunjukkan siswa mampu menghasilkan 50 kg kompos dalam satu bulan, dengan pengurangan sampah daun kering hingga 70%.
Pelatihan Keterampilan Proses Sains Peserta Didik SMAN 2 Campalagian melalui Kegiatan Pembimbingan Praktikum Fisika Humairah, Nur Aisyah; Sartika, Dewi; Nurlina, Nurlina
JAST : Jurnal Aplikasi Sains dan Teknologi Vol 7, No 2 (2023): EDISI DESEMBER 2023
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33366/jast.v7i2.5370

Abstract

This community service activity involves training the scientific process skills of students at SMAN 2 Campalagian through physics practicum mentoring. In its execution, the activity employs a method that includes training, counseling, and guidance integrated into the implementation of physics practicum. This method is chosen with the intention of providing opportunities for students at SMAN 2 Campalagian to actively engage in physics practicum. Additionally, participants in this activity will be introduced to a virtual laboratory site, serving as an alternative for virtual implementation of practicums. The activity is carried out in two systematic and continuous stages: (1) Material Delivery; (2) Training and Assistance. After the activity, the results indicate that 22% of participants fall into the high category, 78% fall into the moderate category, and there are no participants in the low category. Based on this data, it can be concluded that there is an improvement in the knowledge and skills of the scientific process among students at SMAN 2 Campalagian.ABSTRAKKegiatan pengabdian ini berupa pelatihan keterampilan proses sains peserta didik di SMAN 2 Campalagian melalui kegiatan pembimbingan praktikum fisika. Dalam pelaksanaannya, kegiatan ini menggunakan metode yang mencakup pelatihan/penyuluhan, pembimbingan, dan pendampingan yang terintegrasi dalam pelaksanaan praktikum fisika. Metode ini dipilih dengan maksud memberikan peluang kepada peserta didik SMAN 2 Campalagian untuk secara aktif terlibat dalam praktikum fisika. Selain itu dalam kegiatan ini juga peserta didik akan diperkenalkan dengan situs laboratorium virtual yang dapat menjadi alternatif pelaksanaan praktikum secara virtual. Kegiatan ini dilaksanakan dalam dua tahap yang sistematis dan berkesinambungan, yakni: (1) Penyampaian Materi; (2) Pelatihan dan Pendampingan. Setelah dilaksanakan kegiatan, diperoleh hasil bahwa  sebanyak 22% peserta didik berada pada kategori tinggi, 78% peserta didik berada pada kategori sedang, dan tidak ada peserta didik untuk kategori rendah. Berdasarkan data tersebut, dapat disimpulkan bahwa terdapat peningkatan pengetahuan dan keterampilan proses sains peserta didik SMAN 2 Campalagian.
Pemanfaatan Limbah Tembakau Sebagai Insektisida Alami Guna Meningkatkan Produktivitas Argopreneur Muda Desa Purwokerto Kecamatan Ngimbang Kabupaten Lamongan Carina, Annisa'; Mayasari, Intan; Qahar, Dhiah Agustina; Saidah, Nur
JAST : Jurnal Aplikasi Sains dan Teknologi Vol 7, No 2 (2023): EDISI DESEMBER 2023
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33366/jast.v7i2.4977

Abstract

Purwokerto Village, located in Ngimbang District, Lamongan Regency, is a village that is very dependent on the tobacco farming sector as the main livelihood of its residents. However, pest attacks and plant diseases often cause significant losses in agricultural production, threatening the welfare of farmers. From agricultural products carried out by farmers, waste is obtained from chopping tobacco leaves which are not used. Tobacco waste contains compounds that have natural insecticidal properties, meaning it can be used to effectively control pest attacks and plant diseases. Therefore, community service is carried out using the science and technology diffusion method to develop knowledge and skills in the context of sustainability through young agropreneurs and farmers in Purwokerto Village. By carrying out this training, it is hoped that village communities can make natural insecticides independently by utilizing existing resources.ABSTRAKDesa Purwokerto terletak di Kecamatan Ngimbang Kabupaten Lamongan adalah sebuah desa yang sangat bergantung pada sektor pertanian tembakau sebagai mata pencaharian utama penduduknya. Akan tetapi serangan hama dan penyakit tanaman seringkali menyebabkan kerugian yang signifikan dalam produksi pertanian, mengancam kesejahteraan petani. Dari hasil pertanian yang dilakukan petani, diperoleh limbah dari pencacahan daun tembakau yang tidak dimanfaatkan. Limbah tembakau mengandung senyawa yang memiliki sifat insektisidal alami, artinya dapat digunakan untuk mengendalikan serangan hama dan penyakit tanaman secara efektif.  Oleh karena itu, dilakukan pengabdian Masyarakat dengan metode difusi iptek guna mengembangkan pengetahuan dan keterampilan dalam konteks keberlanjutan melalui agropreneur muda dan petani di Desa Purwokerto. Dengan dilakukan pelatihan ini, diharapkan masyarakat desa dapat membuat insektisida alami secara mandiri dengan memanfaatkan sumberdaya yang telah ada.
Pelatihan dan Pendampingan Ekstraksi Minyak Maggot dan Penepungan Maggot di UKM Grand Larva Kota Malang Supartini, Nonok; Ahmadi, Kgs; Ka’arayeno, Arie Jefry; Sumarno, Sumarno
JAST : Jurnal Aplikasi Sains dan Teknologi Vol 8, No 1 (2024): EDISI JUNI 2024
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33366/jast.v8i1.5814

Abstract

 Black Soldier Fly (BSF) larvae can bioconvert organic waste quickly. Grand Larva SME cultivates BSF larvae to bioconvert restaurant and domestic waste as feed for BSF larvae growth. So far, Grand Larva SME only produces fresh and dry BSF larvae. Even though BSF larvae can still be processed into maggot flour and oil which have high selling value. BSF larvae flour has a high protein content of 46 – 78% potential for animal feed, while BSF larvae oil contains oil with a lauric fatty acid content of up to 60% which can be used for pharmaceuticals and cosmetics. This community service introduces siege process and oil extraction technology to partners. The methods used are in the form of lectures, training and mentoring. Result of this community service, partners can absorb and apply the technology provided so that they can diversify maggot products. The results of applying technology from 3 kg of fresh maggots produce 1 kg of roasted maggots. Meanwhile, roasted maggot after pressing (oil extraction) produces 55% oil and 45% maggot cake. Maggot meal is then processed into maggot flour. This diversification of maggot products can increase sales value and increase income.ABSTRAKMaggot adalah larva dari BSF (Black Soldier Fly) sejenis lalat yang dapat melakukan biokonversi sampah organik dengan cepat.  UKM Grand Larva membudidayakan maggot untuk melakukan biokonversi sampah restoran dan domestik sebagai makanan untuk pertumbuhan maggot.  Selama ini UKM Grand Larva hanya menghasilkan maggot dalam keadaan segar dan kering.  Padahal maggot masih dapat diolah menjadi tepung dan minyak maggot yang mempunyai nilai jual tinggi.  Tepung maggot mempunyai kandungan protein tinggi 46 – 78% potensial untuk pakan ternak, sementara minyak maggot mengandung minyak dengan kandungan asam lemak laurat sampai 60% yang dapat digunakan untuk farmasi dan kosmetik.  Pengabdian kepada masyarakat ini melakukan introduksi teknologi penepungan dan ekstraksi minyak kepada mitra.  Metode yang digunakan dalam bentuk ceramah, pelatihan, dan pendampingan. Hasil pengabdian masyarakat ini mitra dapat menyerap dan mengaplikasikan teknologi yang diberikan sehingga dapat melakukan diversifikasi produk maggot. Hasil penerapan teknologi dari 3 kg maggot segar dihasilkan 1 kg maggot sangrai. Sementara maggot sangrai setelah dilakukan pengepresan (ekstraksi minyak) menghasilkan 55% minyak dan 45% bungkil maggot. Bungkil maggot selanjutnya diolah menjadi tepung maggot. Diversifikasi produk maggot ini dapat meningkatkan nilai jual dan peningkatan pendapatan.
Mendukung Wisata Literasi Budaya melalui Peningkatan Mutu Souvenir Cahyaningsih, Diyah Sukanti; Widayati, Sri; Mariani, Ana; Rosefamurti, Ameera Dinanti; Aristianti, Sagita Divani; Tutuko, Pindo
JAST : Jurnal Aplikasi Sains dan Teknologi Vol 7, No 2 (2023): EDISI DESEMBER 2023
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33366/jast.v7i2.5362

Abstract

This activity aims to develop the potential for cultural literacy tourism in Padepokan Panji Asmoro Bangun Kedungmonggo Hamlet, Karangpandan Village, District. Pakisaji, Malang Regency. The service focuses on increasing the ability to equip Padepokan as a tourism destination for mask culture literacy. This activity responds to the problem of lack of resources, one of which is to procure souvenirs in sufficient quantities to meet the demand of tourist groups (large group visits). The solution is to invite partners to discuss so that they can find a SWOT study of this destination. The main priority problem to be resolved is the availability of souvenirs and souvenir packaging. The service team conducted training and provided materials for making mask souvenirs with three variations, namely coloring media masks, refrigerator magnet masks, and masks in the form of brooches. Souvenir packaging is also an important part, mask souvenirs require packaging that maintains their durability and cleanliness, but still shows the face of the mask when displayed. The Service Team prepares packaging designs to meet the criteria, effective, ergonomic, easy to recognize, easy to carry, artistic value, and promotional value. This dedication has provided a solution by completing the needs of tourist destinations in the form of souvenirs with packaging designed complete with mask character stories.ABSTRAKKegiatan ini bertujuan untuk mengembangkan potensi wisata literasi budaya di Padepokan Panji Asmoro Bangun Dusun Kedungmonggo, Desa Karangpandan, Kec. Pakisaji, Kabupaten Malang. Pengabdian berfokus pada peningkatan kemampuan melengkapi Padepokan sebagai destinasi wisata literasi budaya topeng. Kegiatan ini merespon permasalahan kurangnya sumber daya, salah satunya untuk pengadaan souvenir dalam jumlah yang memadai dalam memenuhi permintaan kelompok wisatawan (kunjungan rombongan dalam jumlah besar). Solusi yang dilakukan dengan menghadirkan mitra untuk berdiskusi sehingga menemukan kajian SWOT dari destinasi ini. Permasalahan yang menjadi prioritas utama untuk diselesaikan adalah ketersediaan souvenir dan pengemasan souvenir. Tim pengabdi melakukan pelatihan dan penyediaan bahan pembuatan souvenir topeng dengan tiga variasi, yaitu topeng media mewarnai, topeng magnet kulkas dan topeng dalam bentuk bros. Kemasan souvenir juga menjadi bagian penting, souvenir topeng memerlukan pengemasan yang menjaga keawetan dan kebersihannya, namun masih nampak wajah topengnya saat dipajang. Tim Pengabdi menyusun desain kemasan untuk memenuhi kriteria, efektif, ergonomis, mudah dikenali, mudah dibawa, bernilai seni, dan bernilai promosi. Pengabdian ini telah memberikan solusi dengan melengkapi kebutuhan destinasi wisata berupa souvenir dengan kemasan yang didesain lengkap dengan cerita karakter topeng.
Pelatihan Permodelan Kapal Menggunakan Maxsurf Modeller di SMK Perkapalan Hang Tuah Tanjung Uban Baihaque, Muhd Ridho; Nusyirwan, Deny; Yunianto, Anton Hekso; Prayetno, Eko; Putra, Risandi Dwirama; Akbar, Fahreza Nur
JAST : Jurnal Aplikasi Sains dan Teknologi Vol 8, No 1 (2024): EDISI JUNI 2024
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33366/jast.v8i1.5922

Abstract

Globalization, demographic changes, and technological advances are the main driving forces of development in the 21st Century and shape the changes that will occur in the future. Science, Technology, Engineering, and Mathematics (collectively abbreviated as STEM) education has developed as a curriculum aiming to improve students' skills by presenting a cohesive learning platform primarily based on real-world applications. With this background, the shipping engineering study program with schools helps students develop 21st-century skills and competencies through the Engineering Design Process method in virtual ship prototype modeling training using Maxsurf modeler software. The training aims to build a strong foundation of 21st-century competency character with the hope of helping students in the Riau Islands Province to develop inside and outside school by considering parameters regarding interacting with various cultural backgrounds, being open-minded, the ability to innovate, and setting goals. At the end of the assessment, students' ability to work effectively with diverse teams has increased.ABSTRAKGlobalisasi, perubahan demografi, dan kemajuan teknologi adalah kekuatan pendorong utama perkembangan di Abad 21 dan membentuk perubahan-perubahan yang akan terjadi di masa depan. Pendidikan Sains, Teknologi, Rekayasa, dan Matematika (secara kolektif disingkat STEM) di telah berkembang sebagai kurikulum yang bertujuan untuk meningkatkan keterampilan siswa dengan menghadirkan platform pembelajaran kohesif yang sebagian besar didasarkan pada aplikasi dunia nyata. Dengan latar belakang tersebut, maka program studi teknik perkapalan bersama sekolah membantu siswa mengembangkan kompetensi Sofskill Abad 21 melalui metode Engineering Design Process pada pelatihan permodelan prototipe kapal virtual dengan menggunakan perangkat lunak maxsurf modeler. Tujuan pelatihan adalah membangun landasan karakter kompetensi abad 21 yang kuat dengan harapan membantu siswa di Provinsi Kepulauan Riau untuk berkembang di dalam dan di luar sekolah Dengan mempertimbangkan parameter mengenai berinteraksi dengan berbagai latar belakang budaya, berpikiran terbuka, kemampuan berinovasi dan menetapkan tujuan. Pada ahir penilaian menunjukkan peningkatan kemampuan siswa dalam bekerja efektif dengan tim beragam mengalami peningkatan.
Pengembangan Usaha Rajut UMKM Klampok Kasri, Kecamatan Klojen, Kota Malang Boedirochminarni, Arfida; Hariyani, Happy Febriana; Arifin, Zainal; Zhafira, Tania Zahra; Samodra, Galang; Mulyadi, Muhammad Tholha; Nadine, Syahrani Dea; Mastiti, Hana Paramita
JAST : Jurnal Aplikasi Sains dan Teknologi Vol 8, No 2 (2024): EDISI DESEMBER 2024
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33366/jast.v8i2.6085

Abstract

RW 02 Klampok Kasri is one of the Creative UMKM areas on Jl. Klampok Kasri, Kec. Klojen, Malang City. Creative UMKM produces various products, including knitting, food and beverages, and recycled waste, but this service is focused on knitting businesses. The problems faced in the knitting business are as follows: 1. There is no new knitting model, 2. There is no simple bookkeeping; 3. There is no online market. With the number of UMKM members of almost 50 people, product manufacturing has become more efficient and faster. The success of this program is supported by the additional product in the form of the Makrami Knitting model and the enthusiasm of the RW 02 Klampok Kasri community, who participated in several activities. The Klampok Kasri community, especially in RW 02, has experienced changes in terms of manufacturing, namely the existence of a new model (Chunky bag), and the sale of their work has been neatly structured in terms of marketing, which previously only sold offline and locally, now sells through online media or e-commerceABSTRAKRW 02 Klampok Kasri merupakan salah satu wilayah UMKM Kreatif yang terletak di Jl. Klampok Kasri, Kec. Klojen, Kota Malang. UMKM Kreatif di tempat ini menghasilkan berbagai macam produk, di antaranya: rajut, makanan dan minuman, limbah daur ulang, tetapi untuk pengabdian ini difokuskan pada usaha rajut. Permasalahan yang dihadapi dalam usaha rajut adalah 1.Belum ada model rajutan baru, 2. Belum adanya pembukuaan sederhana, 3.Belum adanya market online. Dengan jumlah anggota UMKM yang hampir 50 orang, maka pembuatan produk menjadi lebih efisien dan lebih cepat. Keberhasilan program ini antara lain didukung dengan adanya produk tambahan berupa model Rajut Makrami dan antusias masyarakat RW 02 Klampok Kasri yang mengikuti beberapa kegiatan. Masyarakat Klampok Kasri khususnya di RW 02 telah mengalami perubahan dari segi pembuatan yaitu adanya model baru (Chunky bag), dan penjualan hasil karyanya, sudah terstruktur dengan rapi, lalu dari segi pemasaran yang sebelumnya hanya berjualan melalui offline dan lokal saja, kini telah berjualan melalui media online ataupun e-commerce
Pendampingan Sertifikasi Halal Kedai Kopi di Kota Tarakan Anwar, Syaiful; Kartini, Kartini; Irna, Rizky Agusriyanti; Pratiwi, Sulistya Rini
JAST : Jurnal Aplikasi Sains dan Teknologi Vol 8, No 2 (2024): EDISI DESEMBER 2024
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33366/jast.v8i2.6064

Abstract

MSMEs stabilize the Indonesian economy when a global economic downturn hits. In addition, the role of MSMEs is increasing with the community's high interest in consuming MSME products. Information on the packaging is essential to provide information on whether or not the product is suitable for consumption; in addition to the ingredients used, it is also necessary to have a halal label on the product packaging. This community service focuses on coffee shops in Tarakan City that issue halal certificates for processed products. This community service actively involves coffee shop owners who are MSME actors at every stage of the activity and submission. This is because the owners of these MSMEs still do not know the procedures and methods for issuing halal certificates. The results of this service include MSMEs knowing the procedures and provisions for issuing halal certificates and the output of the service in the form of issuing MSME halal certificates.ABSTRAKUMKM merupakan stabilisator dalam perekonomian Indoenesia saat gempuran ekonomi global melanda. Selain itu peranan UMKM semakin besar dengan tingginya minat masyarakat untuk mengkonsumsi produk UMKM. Informasi pada kemasan menjadi penting untuk dapat memberikan informasi layak atau tidaknya mengkonsumsi produk tersebut, selain bahan yang digunakan juga penting adanya label halal pada kemasan produk tersebut. Pengabdian ini berfokus pada Kedai kopi yang ada di Kota Tarakan dalam penerbitan sertfikat halal pada produk olahan. Pengabdian masyarakat ini secara aktif melibatkan pemilik Kedai kopi yang merupakan pelaku UMKM pada setiap tahapan kegiatan dan pengajuannya. Hal ini dikarenakan pemilik UMKM ini masih belum mengetahui prosedur dan cara penerbitan sertifikat halal. Hasil dari pengabdian ini diantaranya UMKM mengetahui prosedur dan ketentuan dari penerbitan sertifikat halal dan output pengabdian berupa terbitnya sertifikat halal UMKM.
PKM Usaha Florist dan Keripik Sayur Aneka Rasa Menuju Petani Happy sebagai Upaya Penanggulangan Anxiety Disorder pada Kelompok Pemuda Tani Malang Sasmito, Cahyo; Arvianti, Eri Yusnita; Hastutiningtas, Wahidyanti Rahayu; Suhardi, Alfianus
JAST : Jurnal Aplikasi Sains dan Teknologi Vol 8, No 2 (2024): EDISI DESEMBER 2024
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33366/jast.v8i2.6204

Abstract

The Student Creativity Program (PKM) focuses on developing a flower shop and various flavored vegetable chip businesses in Sumberejo Village. The goal is to overcome anxiety disorders in local young farmer groups through productive and creative activities. The flower shop business offers flower arrangement training that can improve aesthetic skills and provide relaxation therapy. Meanwhile, producing various flavored vegetable chips aims to utilize local agricultural products, increase product-added value, and provide healthy food alternatives. These businesses are expected to create jobs, increase income, and provide psychological support through active involvement in community activities. Through this holistic approach, it is hoped that the emotional and economic well-being of the young generation of Sumberejo can be achieved, making them more productive, happy, and able to overcome anxiety positively and constructively.ABSTRAKProgram Kreativitas Mahasiswa (PKM) fokus pada pengembangan usaha toko bunga dan keripik sayur aneka rasa di Desa Sumberejo. Tujuannya untuk mengatasi gangguan kecemasan pada kelompok pemuda tani setempat melalui kegiatan yang produktif dan kreatif. Bisnis toko bunga menawarkan pelatihan merangkai bunga yang dapat meningkatkan keterampilan estetika dan memberikan terapi relaksasi. Sedangkan produksi keripik sayur aneka rasa bertujuan untuk memanfaatkan produk pertanian lokal, meningkatkan nilai tambah produk, dan memberikan alternatif pangan sehat. Kedua usaha ini diharapkan dapat menciptakan lapangan kerja, meningkatkan pendapatan, dan memberikan dukungan psikologis melalui keterlibatan aktif dalam kegiatan masyarakat. Melalui pendekatan holistik ini diharapkan kesejahteraan emosional dan ekonomi generasi muda Sumberejo dapat tercapai, menjadikan mereka lebih produktif dan bahagia, serta mampu mengatasi kecemasan secara positif dan konstruktif.
Pemberdayaan Kelompok Wanita Tani “Barokah” melalui Inovasi Pembuatan Produk Olahan Nanas di Desa Semen Kec. Gandusari Blitar Sungkawati, Endang; Yuniwati, Eny Dyah; Hernanik, Nova Dwi
JAST : Jurnal Aplikasi Sains dan Teknologi Vol 8, No 2 (2024): EDISI DESEMBER 2024
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33366/jast.v8i2.6564

Abstract

Pineapple is a leading commodity in Semen Village, Gandusari District, and Blitar Regency. One of its varieties, Banasari Pineapple, is known to have yellow flesh and high water content. Currently, processed pineapple products from Blitar are still limited and lack variety. The problem is that the fresh and abundant pineapple from the harvest in Semen Village has not been widely processed; it is only sold fresh, and pineapple juice is produced by KWT "Barokah." Marketing by UMKM "Srikandi Sejati". The service aims to improve the welfare of village communities by empowering women by strengthening production and the creative economy, strengthening institutions, and developing human resources. Therefore, processed pineapple products were diversified, including pineapple dodol, jam, pie, melon, and sticks. This diversification process begins with a preparation stage, which includes a location survey and initial discussion with the "Barokah" Women Farmers Group (KWT). In addition, the licensing process is carried out before the socialization of the manufacturing of processed products. This activity includes processing simulations and assistance by the partner team. The products produced include pineapple dodol, jam, pie, melon, and sticks. The evaluation results showed that more than 75% of the partner team members strongly agreed that the implementation of this activity was by expectations based on several assessment parameters provided. These processed products have commercial value.ABSTRAKNanas adalah komoditas unggulan dari Desa Semen, Kecamatan Gandusari, Kabupaten Blitar. Buah nanas asal Banasari memiliki daging buah berwarna kuning dan kandungan air yang tinggi. Namun, saat ini produk olahan berbahan baku nanas Blitar masih terbatas dan kurang beragam. Permasalahannya hasil nanas yang segar, dan melimpah dari hasil panen di desa Semen, belum banyak diolah, hanya  di  jual  segar  dan  ada  sari  minuman  nanas  yang  di  hasilkan  oleh  KWT ”Barokah”. Pemasarannya oleh UMKM “Srikandi Sejati”.   Tujuan pengabdian adalah untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa melalui pemberdayaan wanita melalui penguatan produksi dan penguatan ekonomi kreatif, penguatan kelembagaan dan pengembangan sumberdaya manusia. Oleh karena itu, dilakukan diversifikasi produk olahan nanas yang mencakup dodol nanas, selai nanas, pie nanas, molen nanas, dan stik nanas. Proses diversifikasi ini dimulai dengan tahap persiapan yang meliputi survei lokasi dan diskusi awal dengan Kelompok Wanita Tani (KWT) "Barokah". Selain itu, proses perizinan juga dilakukan sebelum melaksanakan sosialisasi pembuatan produk olahan. Kegiatan ini mencakup simulasi pengolahan serta pendampingan oleh tim mitra. Produk yang dihasilkan terdiri dari dodol nanas, selai nanas, pie nanas, molen nanas, dan stik nanas. Berdasarkan hasil evaluasi, lebih dari tiga perempat anggota tim mitra menyatakan sangat setuju bahwa pelaksanaan kegiatan ini telah memenuhi harapan mareka, sesuai dengan beberapa parameter penilaian yang di berikan.  Selain itu, produk-produk olahan yang di hasilkan juga memiliki nilai komersial yang baik.