cover
Contact Name
Fakhri Syarif
Contact Email
fakhri@unsur.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
agroscience@unsur.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kab. cianjur,
Jawa barat
INDONESIA
AGROSCIENCE
ISSN : 19794681     EISSN : 25797891     DOI : -
Jurnal Agroscience (JAGSCI) dahulu bernama Journal of Agroscience adalah media publikasi ilmiah hasil-hasil penelitiandi bidang pertanian yang meliputi teknologi budidaya, sosial-ekonomi pertanian, penyuluhan dan kelembagaan pertanian. Pertama kali diterbitkan pada tahun 2008 dalam edisi cetak dengan Nomor ISSN 1979-4681. Pada tahun 2016 mulai diterbitkan dalam bentuk daring dengan e-ISSN 2579-7891. Adapun Misi dari jurnal ini adalah meningkatkan pengetahuan menyebarluaskan karya tulis ilmiah profseional bidang pertanian. JAGSCI diterbitkan oleh Fakultas Sains Terapan, Universitas Suryakancana. JAGSCI diterbitkan dua kali dalam setahun, sebagai berikut, nomer 1 diterbitkan pada periode Januari sampai dengan Juni, dan nomor 2 diterbitkan pada periode Juli sampai dengan Desember.
Arjuna Subject : -
Articles 263 Documents
KOMPARASI JENIS AMPAS KOPI (Coffea) DAN PERIODE FERMENTASI TERHADAP KARAKTERISTIK KOMBUCHA AMPAS KOPI (Coffea) Sundara, Trias; Trihaditia, Riza; Adriana Imansyah, Angga; Mufti, Ayi
AGROSCIENCE (AGSCI) Vol 14, No 2 (2024): December
Publisher : Fakultas Sains Terapan, Universitas Suryakancana Cianjur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35194/agsci.v14i2.4895

Abstract

Salah satu komoditas pertanian yang paling banyak dibudidayakan oleh masyarakat adalah kopi. Produksi Perkebunan Rakyat cenderung meningkat dari tahun 2016 hingga 2018, menurut data dari Direktorat Jendral Perkebunan. Minuman kopi kombucha adalah produk tambahan dari industri kopi. Ini adalah minuman fungsional yang memiliki efek kesehatan yang baik dan memiliki rasa yang menyegarkan. Konsumen mendapatkan manfaat dari minuman fungsional ini. Ampas kopi tidak hanya dapat digunakan untuk membuat kopi; itu juga dapat digunakan untuk membuat kue tepung, produk khusus dalam penelitian ini. Ampas kopi juga dapat bermanfaat sebagai produk nutrisi.Ampas kopi juga bisa dibuat menjadi biskuit yang dapat dikonsumsi oleh orang yang menderita diabetes dan obesitas untuk meningkatkan energi mereka. Selain itu, ampas kopi dapat digunakan sebagai pengganti atau sebagai pengganti dalam pembuatan produk makanan. Semakin banyak ampas kopi yang digunakan, semakin tinggi kandungan protein, lemak, abu, dan serat dalam produk tersebut. Penggunaan ampas kopi memberikan peningkatan kualitas produk dari segi protein dan kekuatan antioksidan. Data diolah menggunakan metode RSM (Response Surface Method) dengan 28 panelis biasa dan 2 orang panelis ahli dengan parameter uji yang dilakukan yakni meliputi tekstur, warna, aroma dan rasa. Masing-masing panelis diberikan 5 sampel berbeda pada setiap formulasinya. Hasil terbaik dengan nilai rata-rata pada parameter warna (5,4), aroma (5,3), rasa (5,7) dan kekentalan (5,4), diperoleh pada formulasi C5A3. Dengan formulasi ampas kopi arabika 30% dan ampas kopi robusta 70%.
EKSPLORASI DAN IDENTIFIKASI MORFOLOGI KERAGAMAN GENETIK JERUK KEPROK (Citrus reticulata L.) PROVINSI ACEH Akmal, Ajmir; Qhinanti Lubis, Uchti Nuzul; Amri, Amri; Hakim, Syahirman
AGROSCIENCE (AGSCI) Vol 14, No 2 (2024): December
Publisher : Fakultas Sains Terapan, Universitas Suryakancana Cianjur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35194/agsci.v14i2.4624

Abstract

ABSTRAK Jeruk Keprok Gayo (Citrus reticulata), komoditi pertanian ini pernah menjuarai kontes buah nasional pada tahun 1992 yang lalu. Tapi setelah itu, komoditi unggulan ini nyaris terlupakan, padahal jeruk keprok gayo masih tetap ada sampai sekarang. Melihat permasalahan di atas, identifikasi perlu dilakukan untuk mendapatkan informasi terhadap penyebaran sentra produksi jeruk keprok, karakteristik jeruk keprok, dan keanekaragaman sifat tanaman jeruk keprok lokal Aceh. Tujuan umum dalam penelitian ini adalah untuk mendapatkan daerah sebaran, karakter morfologi, dan kualitas buah jeruk keprok lokal Aceh. Metode pelaksanaan penelitian dilakukan dalam tiga tahap. Tahap pertama adalah eksplorasi tanaman, tahap kedua yaitu karakterisasi morfologi jeruk keprok lokal Aceh, dan tahap ketiga adalah analisis kemiripan tanaman jeruk keprok lokal Aceh berdasarkan karakter morfologi baik vegetatif maupun generatif. Hasil penelitian ditemukan penyebaran tanaman jeruk keprok di Kabupaten Bener Meriah yang paling banyak terdapat di Kecamatan Bandar tepat nya di desa Tanjung Pura. Penyebaran tanaman jeruk keprok di Kabupaten Aceh Tengah yang paling banyak terdapat di Kecamatan Kebanyakan tepat nya di desa Paya Tumpi yang menjadi salah satu sentral produksi jeruk keprok di Aceh. Tanaman jeruk keprok di Kabupaten Bener Meriah khususnya di Kecamatan Bukit dan Kecamatan Bandar mempunyai tinggi tanaman antara 10 sampai dengan 12  meter dengan tinggi rata-rata tanaman 10,7 m. Bentuk tajuk tanaman jeruk keprok di Provinsi Aceh di dua Kabupaten Bener Meriah dan Kabupaten Aceh Tengah  adalah elliptisoid . Helai daunya menunjukkan tidak adanya  variasi antara keseluruhan tanaman sample.  Panjang helaian daun berkisar antara 8,1 sampai 10,5 cm dengan lebar antara 3,1 sampai 4,2 cm. Kata kunci: Eksporasi, identifikasi, jeruk, keprok, aceh
PENGARUH BAURAN PEMASARAN 4P TERHADAP PEMBELIAN ULANG PADA PEMASARAN BUAH SEGAR DI CIANJUR DENGAN PENDEKATAN SECOND ORDER FACTOR ANALYSIS Ahmad, Muhammad Yahya; Paris, Paristiyanti Nurwardani
AGROSCIENCE (AGSCI) Vol 14, No 2 (2024): December
Publisher : Fakultas Sains Terapan, Universitas Suryakancana Cianjur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35194/agsci.v14i2.4719

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk menggambarkan hubungan sebab-akibat antara bauran pemasaran 4P terhadap perilaku pembelian berulang pada outlet pemasaran buah segar di Cianjur. Penelitian ini dilaksanakan dengan menggunakan empat variabel independent (produk, harga, tempat dan promosi) dan satu variable dependen (Pembelian Ulang)  dengan 24 indikator disusun dalam sebuah koesioner. Sebanyak 120 responden dilibatkan dalam pengumpulan data.  Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan analisis regresi linier ganda memberikan hasil pengaruh yang tidak signifikan.  Pengolahan data dengan pendekatan SEM dam Second Order Factor Analysis menunjukkan bahwa penggabungan variabel 4P menjadi satu variabel laten yang lebih kompleks memberikan pengaruh yang signifikan terhadap variable Pembelian Ulang di kalangan responden. 
KAJIAN SUBTITUSI TEPUNG KACANG MERAH PADA BROWNIES COOKIES TERHADAP UJI KADAR KARBOHIDRAT, KADAR AIR, KADAR SERAT SERTA TINGKAT KESUKAAN Christa, Amadea; Rahmiati, Retnani; Yuniati, Yuyun; Sri Rahajoe, Endang
AGROSCIENCE (AGSCI) Vol 14, No 2 (2024): December
Publisher : Fakultas Sains Terapan, Universitas Suryakancana Cianjur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35194/agsci.v14i2.4782

Abstract

Brownies cookies merupakan cemilan yang digemari oleh masyarakat. Tepung terigu yang mengandung protein gluten merupakan bahan utama dalam pembuatan brownies cookies. kacang merah yang tidak mengandung protein gluten dapat dijadikan tepung sebagai alternatif bagi beberapa individu yang alergi terhadap protein gluten dan dapat  mengurangi pemakaian tepung terigu. Penggunaan tepung kacang merah diharapkan dapat meningkatkan serat pada makanan ringan. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh subtitusi tepung kacang merah pada brownies cookies dengan menguji kadar karbohidrat, kadar air, kadar serat serta tingkat kesukaan masyarakat. Menggunakan metode ekperimental dan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 4 perlakuan perbedaan konsentrasi tepung kacang merah dengan tepung terigu yaitu P1=100%:0% P2=85%:15% P3=70%:30% P4=55%:45%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tepung kacang merah tidak memberikan pengaruh signifikan pada kadar serat dan karbohidrat brownies cookies dan berpengaruh signifikan pada kadar air. Uji organoleptik menunjukkkan subtitusi tepung kacang merah memberi pengaruh kesukaan pada warna dan rasa, namun tidak berpengaruh nyata terhadap parameter aroma dan tekstur. Hasil tersebut mengarah pada perlakuan 1 (100% tepung kacang merah) menjadi yang terbaik dari keempat perlakuan yang ada.
EFEKTIVITAS PERLAKUAN Azolla pinnata DAN SITOKININ DALAM EKSTRAKSI MINYAK KEDELAI ANJASMORO Harti, Adi Oksifa Rahma; Sakhidin, Sakhidin; Rif'an, Muhammad; Agung Dwi Haryanto, Totok; Marina, Ida; Koswara, Engkos
AGROSCIENCE (AGSCI) Vol 14, No 2 (2024): December
Publisher : Fakultas Sains Terapan, Universitas Suryakancana Cianjur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35194/agsci.v14i2.4264

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi metode ekstraksi minyak kedelai dari varietas unggul Anjasmoro yang ditanam dengan sistem tanam tumpangsari dan diberi perlakuan azolla serta sitokinin. Metode ekstraksi yang digunakan adalah Soxhletasi dengan pelarut etanol 96%. Proses ekstraksi melibatkan penghalusan kacang kedelai, diikuti dengan penggunaan kolom Soxhlet dan pemanasan menggunakan elektromantel. Pengamatan dilakukan terhadap laju aliran pelarut dan pengembunan selama ekstraksi berlangsung. Hasil ekstraksi kemudian melalui proses destilasi untuk mengukur massa jenisnya, dengan tahap terakhir adalah penguapan minyak hingga pelarutnya habis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ekstraksi minyak kedelai Anjasmoro menghasilkan hasil yang efisien, dengan kadar air yang cocok untuk proses ekstraksi. Rendemen minyak dan yield minyak menunjukkan efisiensi proses ekstraksi yang baik. Varietas Anjasmoro juga menghasilkan ampas basah dan kering, serta endapan putih. Penggunaan azolla dan sitokinin meningkatkan efisiensi produksi dan kualitas minyak. Dengan demikian, metode ekstraksi ini efisien dalam menghasilkan minyak kedelai yang signifikan dan berpotensi meningkatkan hasil pertanian secara berkelanjutan.
UJI EFEKTIVITAS WAKTU APLIKASI Trichoderma sp. UNTUK MENGENDALIKAN PENYAKIT LAYU FUSARIUM PADA TANAMAN CABAI (Capsicum Frutescens L) Febriana, Dela; Sunar, Sunar; Kusuma Tuti, Harlina
AGROSCIENCE (AGSCI) Vol 14, No 2 (2024): December
Publisher : Fakultas Sains Terapan, Universitas Suryakancana Cianjur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35194/agsci.v14i2.4249

Abstract

Cabai rawit ( Capsicum frutescens L.) merupakan salah satu jenis tanaman hortikultura yang banyak dibudidayakan di Indonesia karena memiliki nilai ekonomi yang cukup tinggi. Cabai memiliki banyak manfaat bagi manusia karena cabai kaya akan protein, lipid, karbohidrat, serat, garam mineral (Ca, P, Fe) dan vitamin A, D3, E, C, K, B2, B12 serta berfungsi sebagai antioksidan. Namun terjadi penurunan produktivitas tanaman cabai disebabkan adanya serangan penyakit tanaman berupa Layu Fusarium. Penanganan penyakit lay fusarium dapat dilakukan dengan menggunakan Trichoderama sp., namun masih kurang efektif karena beberapa hal salah satunya adalah waktu yang tepat untuk pengaplikasiannya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas waktu aplikasi Trichoderma sp. untuk mengendalikan penyakit layu fusarium pada tanaman cabai. Penelitian dilakukan dengan membandingkan waktu aplikasi pada 7 hari sebelum tanam, saat tanam, dan 7 hari setelah tanam, aplikasi dilakukan pada tanaman yang telah terinfeksi patogen Fusarium oxysporum dengan metode Rancangan Acak Kelompok (RAK) faktorial. Hasil penelitian berupa adanya interaksi antara waktu aplikasi Trichoderma sp. dengan jamur patogen Fusarium oxyporum pada tanaman cabai, waktu aplikasi Trichoderma sp. terbaik untuk mengendalikan patogen Fusarium oxysporum terdapat pada saat 7 hari sebelum tanam dengan persentase kelayuan 5.98% dan pada saat tanam dengan persentase kelayuan 6.96%. Waktu aplikasi Trichoderma sp. mempengaruhi pertumbuhan tanaman serta produktivitas tanaman cabai.
EFEKTIVITAS PUPUK ORGANIK ECENG GONDOK (Eichhornia crassipes) DENGAN CANGKANG TELUR TERHADAP PERTUMBUHAN KACANG EDAMAME (Glycine max (L.) Merrill) Imansyah, Angga Adriana; Hafsyah, Siti Eni; Syamsiah, Melissa; Rahmah, Siti Yiyis
AGROSCIENCE (AGSCI) Vol 14, No 2 (2024): December
Publisher : Fakultas Sains Terapan, Universitas Suryakancana Cianjur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35194/agsci.v14i2.4734

Abstract

Kacang edamame (Glycine max (L.) Merrill) adalah salah satu sumber pangan dengan memiliki prospek pertumbuhan yang baik di Indonesia, namun saat ini mengalami penurunan akibat penggunaan pupuk sintetis secara berlebihan dan terus menerus. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian pupuk organik eceng gondok (Eichhornia crassipes), cangkang telur dan kombinasi pupuk organik eceng gondok (Eichhornia crassipes) dengan cangkang telur terhadap pertumbuhan kacang edamame (Glycine max (L.) Merrill). Metode penelitian ini dilakukan secara rancangan acak kelompok pola faktorial dengan empat taraf konsentrasi faktor pupuk organik/polybag C (Cangkang telur) yaitu C0 (Tanpa cangkang telur), C1 (15 gram), C2 (20 gram) dan C3 (25 gram), dan faktor E (Eceng gondok (Eichhornia crassipes)) yaitu E0 (Tanpa eceng gondok (Eichhornia crassipes), E1 (200 gram), E2 (240 gram) dan E3 (280 gram) dengan total 48 unit percobaan. Penelitian ini bertempat di Kp. Sindanggalih, Ds. Cibadak, Kec. Sukaresmi, Kab. Cianjur dan dilakukan pada bulan Desember 2023-April 2024. Hasil penelitian tersebut, bahwa eceng gondok (Eichhornia crassipes) tidak berpengaruh signifikan terhadap tinggi tanaman, jumlah daun dan berat buah kacang edamame (Glycine max (L.) Merrill). Sedangkan pemberian cangkang telur berpengaruh positif terhadap tinggi tanaman dan berat buah keseluruhan. Pada interaksi antara eceng gondok (Eichhornia crassipes) dan cangkang telur berpengaruh signifikan secara keseluruhan baik tinggi maupun berat buah kacang edamame (Glycine max (L.) Merrill). Oleh karena itu, penggunaan cangkang telur dapat dijadikan alternatif pupuk organik yang efektif untuk meningkatkan pertumbuhan kacang edamame (Glycine max (L.) Merrill) secara pertanian berkelanjutan.
PENDETEKSI UNSUR HARA NPK PADA PUPUK PADAT SINTETIS DAN ALAMI BERBASIS INTERNET OF THINGS (IOT) Imansyah, Angga Adriana; Kurniawati, Prihatina; Rahmah, Siti Yiyis; Trihaditia, Riza
AGROSCIENCE (AGSCI) Vol 15, No 1 (2025): June
Publisher : Fakultas Sains Terapan, Universitas Suryakancana Cianjur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35194/agsci.v15i1.5189

Abstract

Pada penelitian rancang bangun berbasis Internet of Things (IoT) ini merupakan salah satu teknologi untuk untuk mendeteksi dan menguji pupuk padat sintetis Phonska 30 gram dan 60 gram, NPK 15-10-12 30 gram dan 60 gram, padat alami kiambang 200 gram dan 300 gram, dan kontrol. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui alat pendeteksi NPK Internet of Things (IoT) dapat mendeteksi dan menguji kandungan unsur hara NPK. Penelitian ini dilakukan pada bulan Januari 2023 – Mei 2024 bertempat di Kp. Cisalak Kidul RT. 004 RW. 004 Kecamatan Cibeber Kabupaten Cianjur Provinsi Jawa Barat. Metode penelitian ini dilakukan secara kualitatif deskriptif dan melakukan perancangan perangkat keras, perancangan perangkat lunak, pengujian sistem alat Internet of Things (IoT) dan analog dan pengujian delay pengiriman data. Hasil penelitian yang didapatkan bahwa alat pendeteksi Internet of Things (IoT) dapat mendeteksi dan menguji perlakuan tanpa tanaman dan dengan tanaman pada pupuk padat sintetis Phonska 30 gram dan 60 gram, NPK 15-10-12 30 gram dan 60 gram, padat alami kiambang 200 gram dan 300 gram, dan kontrol terhadap kandungan unsur hara NPK.
EFEKTIVITAS DOSIS PUPUK ORGANIK DAN EKSTRAKSI KULIT BAWANG MERAH TERHADAP PERTUMBUHAN TANAMAN PAKCOY (Brassica rapa) Fajri, Khairul Nur; Sunar, Sunar; Tuti, Harlina Kusuma
AGROSCIENCE (AGSCI) Vol 15, No 1 (2025): June
Publisher : Fakultas Sains Terapan, Universitas Suryakancana Cianjur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35194/agsci.v15i1.4595

Abstract

Pertanian organik merupakan salah satu upaya yang dilakukan untuk memenuhi kebutuhan nutrisi dengan bahan pangan yang bebas dari bahan kimia. Kebutuhan nutrisi tersebut salah satunya dapat dipenuhi dengan sawi pakcoy (Brassica rapa). Sawi pakcoy (Brassica rapa) merupakan sayur yang kaya akan vitamin dan mineral. Budidaya pakcoy secara organik dapat dilakukan dengan penggunaan Pupuk Organik Cair (POC). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh POC kulit bawang merah dengan metode ekstraksi secara aerob dan anaerob terhadap kandungan hara tanah dan pertumbuhan tanaman pakcoy. Pembuatan POC pada penelitian ini menggunakan metode maserasi aerob dan anaerob. Perlakuan yang digunakan pada tanaman sawi pakcoy adalah POC aerob 250 ml dan 500ml, serta POC anaerob 250 ml dan 500 ml dengan metode Rancangan Acak Kelompok (RAK). Hasil penelitian berupa pemberian POC yang paling berpengaruh untuk tinggi tanaman adalah POC anaerob 500 ml dengan tinggi 19,88 cm, jumlah daun terbanyak dengan aplikasi POC anaerob dan POC anaerob 500 ml dengan jumlah 8,2 helai, dan lebar daun tertinggi pada perlakuan POC anaerob 500 ml dengan lebar 89,6 cm2. Antar perlakuan tidak berbeda nyata, selain itu tidak terdapat perbedaan nyata dari kandungan POC hasil ekstraksi metode aerob dan anaerob.
KARAKTERISASI BAKTERI PADA SARANG RAYAP TANAH (Macrotermes gilvus Hagen.) DAN UJI POTENSINYA SEBAGAI AGENS HAYATI Purnamawati, Iis; Giyanto, Giyanto
AGROSCIENCE (AGSCI) Vol 15, No 1 (2025): June
Publisher : Fakultas Sains Terapan, Universitas Suryakancana Cianjur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35194/agsci.v15i1.5455

Abstract

Termitarium Macrotermes gilvus Hagen. merupakan ekosistem kompleks yang kaya akan mikroorganisme dengan potensi bioaktivitas tinggi. Penelitian ini bertujuan mengisolasi, mengkarakterisasi morfologi koloni, dan mengevaluasi potensi bakteri yang diisolasi dari termitarium M. gilvus Hagen. sebagai agens hayati. Sampel termitarium yang telah dikumpulkan, kemudian dilakukan isolasi bakteri melalui pengenceran berseri pada media Nutrient Agar dan media selektif aktinomiset yaitu water yeast extract agar dan casamino acid yeast extract glucose agar. Karakterisasi morfologi dilakukan melalui pengamatan koloni. Evaluasi potensi sebagai agens hayati dilakukan melalui uji Gram dengan KOH3% dan uji hipersensitif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari termitarium M. gilvus Hagen. berhasil diisolasi 29 isolat bakteri dengan karakteristik morfologi koloni yang beragam. Karakterisasi morfologi koloni menunjukkan variasi bentuk, elevasi, tepian, dan warna. Jumlah koloni isolat bakteri yang dapat diisolasi dan ditumbuhkan pada medium selektif aktinomiset sebanyak 12, sedangkan pada medium NA yang umum digunakan untuk mengulturkan bakteri diperolah 17 isolat. Sebelas isolat diantaranya diisolasi dari tanah sarang rayap (TS), sementara lainnya diperoleh dari fungsu comb (F/sarang rayap). Bentuk koloni bakteri yang dominan ditemukan yaitu bundar (10 isolat). Karakteristik elevasi dan tepian koloni bakteri yang paling banyak diperoleh masing-masing yaitu cembung dan siliat. Warna koloni paling dominan yaitu putih keruh sebanyak 14 isolat. Hasil pengujian jenis Gram menunjukkan bahwa 16 isolat merupakan Gram positif, dan seluruhnya bersifat negatif pada pengujian reaksi hipersensitif. Hal tersebut menunjukkan bahwa setidaknya sebanyak 16 isolat bakteri yang diperoleh potensial untuk diuji lebih lanjut sebagai agens hayati yang diharapkan dapat menjadi alternatif pengendalian OPT yang efektif dan lebih ramah lingkungan.