Articles
83 Documents
Search results for
, issue
"Vol. 8 No. 3 (2024)"
:
83 Documents
clear
Pengaruh Penggunaan Media Diorama terhadap Pengamalan Nilai-Nilai Pancasila
Perdana, Dayu Rika;
Erni, Erni;
Nurwahidin, Muhammad;
Wahyuningtias, Safitri
Jurnal Basicedu Vol. 8 No. 3 (2024)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/basicedu.v8i3.8085
Permasalahan pada penelitian ini terletak pada kurangnya pemahaman materi pengamalan nilai-nilai pancasila pada peserta didik kelas IV SDN 1 Jati Agung Kabupaten Pringsewu. Penelitian ini bertujuan guna menganalisis pengaruh dari penggunaan media diorama terhadap pemahaman materi pengamalan nilai-nilai pancasila pada peserta didik. Metode penelitian ini adalah jenis quasi experimental design dengan nonequivalent control group design. Populasi pada penelitian ini berjumlah 51 peserta didik serta sampel yang digunakan yaitu peserta didik kelas IV A dan IV B, sampel ditentukan dengan teknik non probability sampling yaitu sampel jenuh. Data yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan pretest dan posttest. Data dianalisis dengan menggunakan uji regresi linier sederhana. Hasil penelitian menunjukan bahwa terdapat pengaruh penggunaan media diorama terhadap pemahaman materi pengamalan nilai-nilai pancasila pada peserta didik kelas IV. Permasalahan pada penelitian ini terletak pada kurangnya pemahaman materi pengamalan nilai-nilai pancasila pada peserta didik kelas IV SDN 1 Jati Agung Pringsewu. Implikasi dari penelitian ini menunjukkan bahwa penggunaan media diorama dapat menjadi solusi efektif untuk meningkatkan pemahaman peserta didik terhadap materi pengamalan nilai-nilai Pancasila
Pengaruh Konseling Kelompok terhadap Minat Belajar Siswa Kelas VII Sekolah Menengah Pertama :
Andini, Safitri Dian;
Yusmiati, Rini;
Setianingsih, Eka Sari
Jurnal Basicedu Vol. 8 No. 3 (2024)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/basicedu.v8i3.7499
Penelitian ini dilatar belakangi oleh adanya peserta didik yang tidak memiliki minat dalam belajar. Belajar merupakan tugas utama seorang peserta didik, namun tidak semua peserta didik memiliki pengelolaan belajar yang baik sehingga peserta didik harus meningkatkan minat dalam belajar. Kurangnya minat belajar yang dialami oleh peserta didik sangat beragam, diantaranya adalah sulit mengatur waktu belajar,sulit memulai kegiatan belajar, tidak memahami materi pelajaran dan bingung harus memulai dari pelajaran mana terlebih dahulu. Minat memliki peran penting dalam proses pembelajaran, karena dengan adanya minat siswa akan lebih bersemangat, senang dan juga tidak mudah bosan dalam belajar. Minat belajar yang tinggi juga dapat mendukung keberhasilan setiap siswa dalam melaksanakan pembelajaran. Minat belajar dapat dipengaruhi oleh dua factor internal dan juga factor eksternal. Salah satu factor eksternal adalah dukungan orang tua. Minat belajar tidak terlepas dari dukungan orang tua karena orang tua adalah orang yang sangat penting bagi siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh konseling kelompok terhadap minat belajar siswa kelas VII sekolah menengah pertama. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan menggunakan metode experiment dengan Teknik pengambilan sampel menggunakan simple random sampling, dalam penelitian ini penelitian memfokuskan memperoleh data dan gambaran di lapangan tentang pengaruh konseling kelompok dengan Teknik rebt dalam meningkatkan minat belajar. Dan Teknik yang dilakukan untuk mengumpulkan data yang peneliti gunakan yaitu dengan cara observasi, wawancara dan juga angket minat belajar.
Pengembangan Papan Peraga Sistem Peredaran Darah Manusia untuk Meningkatkan Motivasi Belajar Siswa Sekolah Dasar
Nada, Tsaltsa Ulifatin;
A’yunina, Safira Nuri;
Safarulli, Luckyta;
Zuhdi, Ulhaq;
Setiawan, Ricky;
Pratiwi, Vivi
Jurnal Basicedu Vol. 8 No. 3 (2024)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/basicedu.v8i3.7758
Pengajaran sains di tingkat sekolah dasar memainkan peran penting dalam membangun pemahaman dasar konsep-konsep ilmiah yang akan dieksplorasi lebih lanjut oleh siswa di tingkat pendidikan berikutnya. Penelitian ini bertujuan mengembangkan dan menguji efektivitas papan peraga sistem peredaran darah manusia sebagai media pembelajaran di kelas V SDN Pacar Keling IX untuk meningkatkan motivasi dan pemahaman siswa. Metode yang digunakan adalah Research and Development (R&D) dengan tahapan analisis kebutuhan, perancangan, validasi ahli, serta uji coba terbatas dan lapangan. Uji coba dilakukan pada dua kelompok: kelompok kecil (6 siswa) untuk mengontrol variabel dan mendapatkan wawasan mendalam, dan kelompok besar (20 siswa) untuk memastikan validitas eksternal. Hasil validasi menunjukkan papan peraga sangat layak digunakan. Uji coba menunjukkan peningkatan signifikan dalam evaluasi pembelajaran siswa: dari 35% menjadi 65% pada kelompok kecil dan dari 36% menjadi 75% pada kelompok besar. Revisi produk dilakukan berdasarkan saran validator. Studi tentang pengembangan sistem manajemen sumber daya manusia mengungkapkan beberapa temuan kunci. Efek pertama efektif dalam meningkatkan motivasi dan pemahaman siswa di kelas V SDN Pacar Keling IX. Studi kedua berkontribusi positif terhadap peningkatan metode manajemen sumber daya manusia di sekolah menengah
Laboratorium sebagai Pusat Sumber Belajar di Era Digital
Febriyanti, Febriyanti;
Suryana, Icha;
Kanada, Rabial;
Anggelina, Diana;
Vitaloka, Rikke;
Rina, Mesa;
Ilhamsyah, Ilhamsyah
Jurnal Basicedu Vol. 8 No. 3 (2024)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/basicedu.v8i3.7808
Laboratorium komputer memiliki peran penting sebagai pusat sumber belajar di era digital, khususnya dalam mendukung pembelajaran Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK). Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi fungsi laboratorium komputer sebagai sumber belajar siswa dalam proses pembelajaran TIK, serta mengidentifikasi keuntungan dan kekurangannya. Melalui pendekatan studi literatur, ditemukan bahwa laboratorium komputer dapat meningkatkan pemahaman materi, mengembangkan keterampilan teknologi, dan meningkatkan motivasi belajar siswa. Namun, tantangan seperti biaya tinggi, kesenjangan akses, dan masalah keamanan data perlu diatasi agar laboratorium komputer dapat berfungsi optimal
Analisis Kemampuan Bernalar Kritis pada Pembelajaran Ilmu Pendidikan Alam dan Sosial (IPAS) dalam Kurikulum Merdeka di Sekolah Dasar
Hayudinna, Hafidzah Ghany;
Muzkiyah, Anis
Jurnal Basicedu Vol. 8 No. 3 (2024)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/basicedu.v8i3.7825
Kurikulum merdeka merupakan kurikulum pengganti yang dirancang untuk memperbaiki kulaitas pendidikan Indonesia yang sempat terpuruk akibat dari adanya pandemic Covid-19. Salah satu program pada kurikulum merdeka yaitu Proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila yang didalamnya memuat enam elemen untuk mengembangkan kompetensi siswa. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kemampuan bernalar kritis yang terdapat pada pelajaran IPAS pada kurkulum merdeka di sekolah dasar. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian studi literatur yang dilaksanakan dengan cara menelaah berbagai kajian kepustakaan yang diperlukan pada penelitian. Hasil kajian penelitian ini berupa pengembangan kemampuan bernalar kritis sesuai dengan prinsip kemampuan bernalar kritis pada siswa serta inovasi yang harus dilakukan guru dalam upaya pengembangan kemampuan bernalar kritis siswa. Jenjang pendidikan dasar merupakan jenjang awal yang mengharuskan guru mengembangkan kemampuan analisis siswa. Dengan kemampuan bernalar kritis, siswa dapat memecahkan masalah yang akan datang dalam kehidupannya. Kemampuan bernalar kritis membuat siswa menjadi mudah dalam mengambil keputusan untuk menyelesaikan masalahnya. Melalui pengembangan model pembelajaran serta media pembelajaran yang inovatif dalam pelaksanaan pembelajaran dapat menumbuhkan kemampuan bernalar kritis pada siswa sekolah dasar
Pengaruh Problem Based Learning terhadap Kemampuan Matematis Peserta Didik
Tuti, Dewi Setyas;
Usodo, Budi;
Nugrohorini, Parwo
Jurnal Basicedu Vol. 8 No. 3 (2024)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/basicedu.v8i3.7881
Pendidikan Indonesia masih jauh dari ideal dikarenakan berdasarkan temuan PISA dan TIMSS, kemampuan matematis peserta didik Indonesia masih tergolong rendah. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui kemampuan matematis peserta didik yang akan berkembang oleh model pembelajaran Problem Based Learning. Metodologi penelitian yang digunakan adalah Studi Literatur dengan pendekatan kualitatif. Kemampuan matematis peserta didik yang akan dibahas pada penelitian ini diantaranya kemampuan berpikir kritis dan kemampuan pemecahan masalah. Berdasarkan analisis terhadap artikel-artikel yang telah dijelaskan, diperoleh hasil penelitian bahwa model pembelajaran Problem Based Learning dapat meningkatkan kemampuan berpikir kritis peserta didik, khususnya peserta didik dengan AQ tinggi. Berdasarkan dari berbagai hasil penelitian yang disajikan dapat disimpulkan bahwa penerapan model Problem Based Learning dalam pembelajaran terbukti efektif untuk meningkatkan kemampuan pemecahan masalah matematika. Oleh katerna itu, temuan penelitian menunjukkan bahwa model Problem Based Learning dapat meningkatkan kemampuan matematis peserta didik diantaranya kemampuan berpikir kritis dan kemampuan pemecahan masalah. Guru dapat memanfaatkan model Problem Based Learning sebagai panduan pengajaran di kelas, dan peneliti dapat menyelidiki lebih lanjut bagaimana konsep tersebut mempengaruhi kemampuan matematis peserta didik lainnya
Cultural Literacy : Ondel-Ondel Betawi in Elementary School Textbooks
Ummah, Wihdatul;
Mudrika, Dadan;
Fatmawati, Ayu Widya;
Gumala, Yosi
Jurnal Basicedu Vol. 8 No. 3 (2024)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/basicedu.v8i3.7899
This study aims to analyze the use of Betawi ondel-ondel in elementary school textbooks as a means of cultural literacy for students. The methodology used is a literature study that includes a review of elementary school textbooks that contain material about Betawi culture and the use of ondel-ondel in an educational context. The results showed that the use of ondel-ondel in elementary school textbooks made a positive contribution to students' understanding and appreciation of Betawi culture. Students not only gained knowledge about ondel-ondel, but also developed important cultural literacy skills. The conclusion of this study is the importance of integrating local cultural elements in the primary education curriculum to enhance students' understanding of their cultural heritage. The last recommendation from this study is the need for more research and development of teaching materials that utilize the potential of local culture as a means of learning in elementary schools
Pengembangan Media Interaktif Perkembangbiakan Tumbuhan Alami dan Buatan “Bantu Albu” Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Digital Native
Komariah, Komariah;
Arbarini, Mintarsih;
Widiarti, Nuni;
Subali, Bambang
Jurnal Basicedu Vol. 8 No. 3 (2024)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/basicedu.v8i3.7942
Siswa saat ini dididik untuk menjadi digital natives—orang-orang yang kepribadiannya selaras dengan perkembangan teknologi terkini dalam pembelajaran yang interaktif dan menawan—dalam konteks Revolusi Industri 4.0 dan Society 5.0. Penelitian ini bermaksud untuk meningkatkan hasil belajar siswa dengan mengembangkan sumber belajar interaktif tentang Reproduksi Tumbuhan Alam dan Buatan (Bantu Albu) yang dapat didistribusikan dan diakses. Penelitian dan Pengembangan (R&D) bersama dengan model 4D Thiagarajan digunakan dalam langkah-langkah mengidentifikasi, membuat, mengembangkan, dan menyebarkan proses penelitian. Analisis N-Gain hasil belajar siswa kelas III kelas eksperimen kategori tinggi sebesar 0,8 dan kelas kontrol kategori sedang sebesar 0,4, serta produk pembelajaran multimedia interaktif yang dapat diakses secara online melalui website dan divalidasi oleh ahli bahasa, materi pelajaran ahli, dan ahli media dengan rata-rata 0,78 merupakan luaran penelitian. Temuan ini menunjukkan bahwa hasil belajar meningkat ketika siswa memahami materi yang telah diberikan. Kondisi siswa kelas III digital native SD Negeri Kedungsukun 01 menunjukkan bahwa media interaktif (Bantu Albu) pada materi ajar Reproduksi Tumbuhan Alam dan Buatan dinilai tepat dan efisien dalam mendorong hasil pembelajaran digital. Siswa kelas III SD Negeri Kedungsukun 01 diberikan penjelasan mengenai reproduksi tumbuhan baik buatan maupun alami
Mengintegrasikan Scaffolding dalam Cooperative Learning: Meningkatkan Interaksi dan Pemahaman Siswa
Akmali, Iqbal Rizky;
Kusaeri, Kusaeri
Jurnal Basicedu Vol. 8 No. 3 (2024)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/basicedu.v8i3.7997
Artikel ini mengeksplorasi tren literatur mengenai efek integrasi scaffolding dalam cooperative learning terhadap interaksi dan pemahaman siswa. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menyelidiki bagaimana scaffolding dalam setting cooperative learning mempengaruhi keterlibatan dan pemahaman siswa. Penelitian ini menggunakan metode Systematic Literature Review (SLR) untuk mensintesis temuan-temuan terkini dari studi yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa integrasi scaffolding dalam cooperative learning telah mendapat perhatian besar dalam literatur pendidikan, dengan peningkatan signifikan dalam publikasi pada tahun 2022. Mayoritas artikel menyoroti bahwa scaffolding dapat meningkatkan interaksi siswa, memperdalam pemahaman mereka, dan mendukung perkembangan keterampilan sosial serta akademik. Selain itu, scaffolding membantu siswa mengatasi tantangan belajar dalam berbagai disiplin ilmu dengan menyediakan dukungan yang terstruktur dan personalisasi. Kesimpulannya, penelitian ini menawarkan wawasan penting bagi praktisi pendidikan dalam merancang strategi pengajaran yang lebih efektif dan responsif terhadap kebutuhan belajar siswa, serta menekankan perlunya penelitian lebih lanjut untuk mengeksplorasi dampak jangka panjang dan penerapan scaffolding dalam berbagai konteks pendidikan
Pengembangan Lembar Kerja Peserta Didik Elektronik Mata Pelajaran IPAS Materi Sistem Pencernaan di Kelas V Sekolah Dasar
Subhan, Muhammad;
Gustina, Lidia;
Filahanasari, Eka
Jurnal Basicedu Vol. 8 No. 3 (2024)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/basicedu.v8i3.8026
LKPD yang digunakan di SDN 03 Tiumang dalam proses pembelajaran masih bersifat cetak yang dibeli dari penerbit dimana materi belum di ringkas sesuai dengan kebutuhan peserta didik, desainnya kurang menarik dan belum memanfaatkan teknologi. Lembar kerja peserta didik elektronik bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar. Jenis penelitian dan pengembangan ini menggunakan jenis penelitian research and development (R & D). Model pengembangan lembar kerjar peserta didik elektronik ini menggunakan model pengembangan 4D (define, Design, Development, dan Disseminate). Hasil pengembangan bahan ajar lembar kerja peserta didik elektronik mata pelajaran IPAS materi sistem pencernaan di kelas V SDN 03 Tiumang dinyatakan sangat valid. Berdasarkan hasil yang diperoleh dari validator di peroleh rata-rata 91,30% dengan kategori sangat valid. Hasil Praktikalitas dengan rata-rata 88,66% dikategorikan sangat praktis serta untuk hasil efektivitas ketuntasan hasil belajar peserta didik dengan yang tuntas rata-rata 90% dan yang tidak tuntas 10% sehingga disimpulkan pada kategori sangat efektif. Dengan demikian, Lembar kerja peserta didik elektronik yang dibuat sudah valid, praktis, dan efektif untuk digunakan pendidik dalam proses pembelajaran.