cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
WIDYA LAKSANA
ISSN : 14104369     EISSN : 25496859     DOI : -
Core Subject : Education,
Widya Laksana is a scientific multidisciplinary journal published by Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Pendidikan Ganesha twice a year; January and August
Arjuna Subject : -
Articles 652 Documents
PEMBEKALAN DAN IMPLEMENTASI PEMBELAJARAN ABAD 21 BAGI GURU BAHASA INGGRIS SMP KABUPATEN SUMEDANG Rahman, Aam Ali; Lengkana, Anggi Setia; Angraeni, Anggi
JURNAL WIDYA LAKSANA Vol 10, No 2 (2021)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (192.574 KB) | DOI: 10.23887/jwl.v10i2.32352

Abstract

Penguatan Keterampilan Abad 21 mencakup Kualitas Karakter Siswa (Religiositas, Nasionalisme, Kemandirian, Gotong royong, dan Integritas), Keterampilan Literasi Dasar (Bahasa, Numerasi, Sains, Digital, Finansial, serta Budaya dan Kewargaan), serta Kompetensi (Berpikir kritis, Kreativitas, Komunikasi dan Kolaborasi) merupakan kemampuan yang harus dimiliki pendidik. Target dari pengabdian ini adalah para guru mata pelajaran Bahasa Inggris yang tergabung dalam Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) jenjang SMP di Kabupaten Sumedang. Materi yang disampaikan mencakup penyusunan rencana pembelajaran Berbasis Keterampilan, Pelaksanaan Pembelajaran, serta Evaluasi Pembelajaran termasuk penilaian Abad 21 dan tindak lanjutnya. Berdasarkan respon guru sasaran, pelatihan dan workshop ini dianggap mampu meningkatkan empat kompetensi abad 21 yang diperlukan. 
Penerapan Agribisnis Kreatif dengan Pertanian Hidroponik Sebagai Upaya Pemberdayaan Ibu Rumah Tangga Kecamatan Lowokwaru Kota Malang Bakhtiar, Ary; Baroh, Istis; Hasan, Abdillah; Dewantara, M. Ali
JURNAL WIDYA LAKSANA Vol 10, No 2 (2021)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (401.607 KB) | DOI: 10.23887/jwl.v10i2.30904

Abstract

AbstrakKelurahan Mojolangu terdiri dari 19 RW Rukun Warga) dan 115 RT (Rukun Tetangga), yang merupakan kelurahan terluas di wilayah kecamatan Lowokwaru. Umumnya masyarakat di wilayah tersebut tidak memiliki lahan pekarangan yang cukup luas, sehingga pemanfaatan dan pengelolaan lingkungan dapat dioptimalkan dengan penanaman tanaman organik dengan media hidroponik. Tujuan dari kegiatan pengabdian ini adalah memperkenalkan dan mempraktekkan penanaman sayur-sayuran dengan sistem hidroponik untuk para ibu rumah tangga. Metode yang digunakan adalah transfer ilmu, yaitu menularkan ilmu sekaligus memberikan pelatihan mengenai cara budidaya tanaman organik dengan penerapan hidroponik dan cara menganalisis usahatani bagi para ibu rumah tangga sebagai media pembelajaran yang efektif. Kemudian adalah metode diskusi atau interaksi antara dua pihak. Terakhir yaitu demontrasi, teknik pelatihan dengan langsung memberikan percontohan untuk masyarakat. Kegiatan pengabdian ini mendapat hasil bahwa ibu rumah tangga dapat mempraktekkan budidaya sayuran secara hidroponik di pekarangan rumah masing-masing atau fasilitas umum yang tersedia serta penghijauan yang berkelanjutan tercapai.Kata kunci: Hidroponik, Sayuran, Pemberdayaan MasyarakatAbstractMojolangu is the largest village in Lowokwaru District of Malang City which consists of 19 RW and 115 RT. Commonly, the people of this village do not have sufficient land, thus they prefer to optimize environment utilization and management by planting organic plants through hydroponic media. The purpose of this study is to introduce and practice hydroponic planting method to the housewives. This study applies knowledge transfer method which means sharing and giving practical training about organic planting cultivation through hydroponic media; and farming analysis as an effective learning media for the housewives. Then, discussion and interaction between the researcher and participants are included. Last, the researcher demonstrates the techniques to the housewives as participants. The results of this study showed that the participants are able to practice hydroponic method by planting organic vegetables in their own yard or public green area to sustain eco-green environment.Keywords: Hydroponics, Vegetables, Community Empowerment
Program Literasi Perpustakaan Desa Ciseeng Berbasis Inklusi Sosial Di Masa Pandemi Kurnianingsih, Indah; Wardiyono, Wardiyono; Rosini, Rosini; Kangko, Danang Dwijo
JURNAL WIDYA LAKSANA Vol 10, No 2 (2021)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jwl.v10i2.22495

Abstract

Salah satu indikator keberhasilan sebuah perpustakaan adalah dari tingkat keterpakaian dan kebermafaatan bagi penggunanya. Perpustakaan Desa Ciseeng merupakan salah satu program PkM yang bertujuan sebagai pusat sumber informasi dan pengetahuan bagi warga desa dalam meningkatkan harkat dan martabat hidupnya dari berbagai sisi ekonomi, politik, sosial dan budaya, Adanya pandemik  Covid-19 sangat berdampak pada bebagai sendi kehidupan. Salah satunya  di sektor pendidikan. Proses belajar mengajar secara tatap muka telah digantikan secara daring. Sehingga keberadaan perpustakaan desa menjadi  salah satu solusi pemenuhan kebutuhan informasi bagi masyarakat desa Ciseeng..Upaya lain untuk merevitalisasi  perpustakaan desa Ciseeng adalah melalui pelatihan literasi digital bagi para Ibu-Ibu PKK  yang sangat diperlukan. Apalagi di masa pandemik keterampilan literasi digital menjadi keterampilan hidup yangs angat penting bagi setiap orang. Berdasarkan hasil evaluasi pelaksanaan kegiatan diperoleh hasil bahwa terjadi peningkatan pengetahuan bagi para Ibu-Ibu PKK dalam mengidentifikasi sumber-sumber informasi elektronik apa saja yang dapat digunakan dalam kegiatan pembelajaran, strategi penelusuran sumber-sumber informasi digital serta penerapan dalam mengakses sumber-sumber informasi elektronik, serta peningkatan kemampuan dalam mengevaluasi informasi. Kata kunci : literasi, digital, Cieeng, perpustakaan desa,
PELATIHAN PENGGUNAAN E-LEARNING SCHOOLOGY BAGI GURU SMK SE-KECAMATAN GEROKGAK Maysanjaya, I Made Dendi; Pradnyana, I Made Ardwi; Listartha, I Made Edy; Pratiwi, Putu Yudia; Kusumadewi, Ni Made Ayu Mita; Walhidayah, Irfan; Yasa, I Gede Agus Sukariana; Cahyadi, Kadek Wawan
JURNAL WIDYA LAKSANA Vol 10, No 2 (2021)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (407.13 KB) | DOI: 10.23887/jwl.v10i2.24977

Abstract

E-learning merupakan terobosan dalam meningkatkan kualitas pembelajaran. Beragam jenis learning management system (LMS) telah dikembangan dan digunakan, salah satunya adalah schoology. Meski demikian masih ada guru, khususnya guru SMK di Kecamatan Gerokgak yang sama sekali belum pernah menggunakan LMS. Sementara ada beberapa guru yang sudah pernah menggunakan LMS, menyatakan bahwa LMS yang digunakan masih memiliki beberapa kelemahan dan cenderung tidak stabil. Berdasarkan permasalahan tersebut dirancanglah sebuah kegiatan pelatihan untuk guru SMK sebanyak 46 orang, dan berasal dari beberapa SMK di Kecamatan Gerokgak. Metode pengabdian yang dilakukan terdiri atas lima tahap kegiatan, yang terdiri atas penentuan lokasi, persiapan, pelatihan, evaluasi, dan pelaporan kegiatan. Dari hasil pengabdian yang dilakukan, sebanyak 95,7% menyatakan sudah bisa menggunakan fitur schoology dan merasakan kebermanfataannya, serta 73,9% menyatakan akan menggunakannya sebagai media pendukung proses pembelajaran.
PELATIHAN PEMBUATAN MEDIA PEMBELAJARAN MENGGUNAKAN APLIKASI ONLINE OPEN SOURCE GEOGEBRA DAN SCREEN RECORDER BAGI GURU-GURU SD NEGERI 17 KESIMAN Peradhayana, Wayan Sauri; Wardika, I Wayan Gede; Putra, I Kadek Adiana; Putra, I Putu Surya Adi; Setiawan, I Made Dedy; Putri, Ni Wayan Suardiati
JURNAL WIDYA LAKSANA Vol 10, No 2 (2021)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (830.55 KB) | DOI: 10.23887/jwl.v10i2.37899

Abstract

Adapun Tujuan dalam program pengabdian masyarakat ini adalah: untuk meningkatkan kemampuan guru dalam penggunaan aplikasi online open source geogebra untuk pembuatan media pembelajaran bidang matematika dan science, untuk meningkatkan kemampuan guru dalam penggunaan aplikasi online perekaman layar computer utuk pembuatan media pembelajaran pada pelajaran ilmu social. Metode yang digunakan adalah persiapan, pelaksanaan dan evaluasi. Simpulan yang dapat diambil yang pertama adalah adanya peningkatan kemampuan guru dalam penggunaan aplikasi online open source geogebra untuk pembuatan media pembelajaran bidang matematika dan science terlihat dari hasil mengenai pengetahuan, penggunaan dan pembuatan geogebra menjadi 100%. Kedua, meningkatkan kemampuan guru dalam penggunaan aplikasi online perekaman layar computer utuk pembuatan media pembelajaran pada pelajaran ilmu social menjadi 100%.
KONSTRUKSI SOSIAL MELALUI KOMPETISI SEPAKBOLA WANITA Doewes, Rumi Iqbal; Hidayatullah, M. Furqon; Irawan, Dede; Syaifullah, Rony; Nugroho, Haris
JURNAL WIDYA LAKSANA Vol 10, No 2 (2021)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (425.346 KB) | DOI: 10.23887/jwl.v10i2.36604

Abstract

Pemaknaan suatu individu dalam lingkungannya disebut sebagai konstruksi sosial. Sosial atau masyarakat menganggap bahwa sepakbola adalah olahraga yang hanya dapat dimainkan oleh laki-laki. Wanita memiliki hak yang sama untuk bermain sepakbola
VCO (Virgin Coconut Oil) PEJATI DARI LIMBAH BUAH KELAPA PERSEMBAHAN BANTEN MANTAPKAN EKONOMI TUKANG SAPU DI AREAL PURA PENATARAN DALEM PED, NUSA PENIDA Pradnyana, I Ketut Andika
JURNAL WIDYA LAKSANA Vol 10, No 2 (2021)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jwl.v10i2.24799

Abstract

Penataran Dalem Ped temple is one of the heavenly temples in Nusa Penida. Based on the results of an interview with one of the sweepers in this temple, the number of pemedek (visitors who make prayers) on normal days reaches 100 people per day, Saturdays and Sundays can reach 800 people, and on certain days such as full moon and temple temple reaches 5,000 more visitors so as to produce a lot of coconut waste. Therefore it requires socialization to the community on how to process coconut into VCO. The purpose of this activity is to increase the support of partners namely sweepers at Penataran Temple Dalem Ped. The method used is counseling and practice processing coconut-based product diversification. The results obtained are partners who can produce VCO independently, partners who have knowledge of coconut processing that can be used to make VCO. After this service was carried out, the partners began to realize the importance of agricultural products to increase revenue and market their products in Nusa Penida as a typical souvenir product
IbM PELATIHAN PENGELOLAAN SARANA DAN LINGKUNGAN SEKOLAH DASAR BERBASIS LITERASI DI DESA BAKTISERAGA Martha, I Nengah; Tantri, Ade Asih Susiari; Dewantara, I Putu Mas; Indriani, Made Sri; Bayu, Gede Wira
JURNAL WIDYA LAKSANA Vol 10, No 2 (2021)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jwl.v10i2.29848

Abstract

Kegiatan PkM ini dilakukan di SD Negeri 1 Baktisegara, Kecamatan Buleleng, Kabupaten Buleleng, Bali. Mitra ini dipilih karena memiliki masalah, yaitu kemampuan pengelolaan sarana dan lingkungan sekolah yang belum berbasis literasi. Mengingat begitu pentingnya Gerakan Literasi Sekolah, salah satunya adalah mengelola sarana dan lingkungan sekolah yang kaya teks, maka kegiatan PkM berkaitan dengan pelatihan pengelolaan sarana dan lingkungan sekolah dasar berbasis literasi perlu dilakukan. Tujuannya adalah SD Negeri 1 Baktiseraga secara mandiri nantinya mampu mengelola dan mengembangkan sarana dan lingkungan yang kaya teks dan tujuan berikutnya siswa semakin meningkatnya semangat belajar dan minat baca siswa. Metode pelaksanaan kegiatan PkM ini akan dilakukan melalui beberapa tahapan, yaitu: 1) pelatihan pengelolaan sarana dan lingkungan sekolah berbasis literasi; 2) pendampingan pengelolaan sarana dan lingkungan sekolah berbasis literasi; dan 3) evaluasi dan refleksi kegiatan PkM. Hasil dari kegiatan pengabdian ini adalah kepala SD N 1 Baktiseraga dan guru sangat antusias mengikuti kegiatan ini. Saat diskusi guru sangat antusias bertanya terkait program yang dibuat. Setelah dilakukan kegiatan workshop, guru kemudian membuat program menata sarana dan lingkungan yang kaya literasi. Kegiatan ini didampingi secara online oleh para pengabdi.Kata kunci: Sarana dan Lingkungan, Sekolah Dasar, Berbasis Literasi
PKM KELOMPOK TANI MILENIAL DI DESA CEPAKA, KEDIRI TABANAN Sari, Ni Kadek Yunita; Permatasari, Anak Agung Ayu Putri; Astuti, Ni Putu Widya; Puspaningrum, Dylla Hanggaeni Dyah
JURNAL WIDYA LAKSANA Vol 10, No 2 (2021)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (274.485 KB) | DOI: 10.23887/jwl.v10i2.30883

Abstract

Salah satu perkebunan pandan wangi di Bali adalah kelompok tani milenial mengusung nama UD Melonila, yang terletak di Jalan Raya Munggu Kapal, Banjar Batanduren Desa Cepaka, Kediri, Tabanan, Bali. Sejauh ini pengembangan produk dari tanaman pandan wangi belum dilakukan. Inovasi pemanfaatan daun pandan wangi untuk membuat produk seperti simplisia masih belum dikembangkan. Sehingga Tim PKM berencana untuk melakukan pendampingan terhadap kelompok tani milenial di Desa Cepaka, Kediri, Tabanan untuk membuat produk simplisia.  Permasalahan mitra:1)Mitra belum memiliki konsep dasar simplisia 2)Mitra belum memiliki keterampilan dalam  membuat produk simplisia, 3)Mitra belum memiliki merk dagang dan kemasan produk hasil pengembangan produk. Solusi yang ditawarkan yaitu 1)Pelatihan melalui penyuluhan tentang konsep dasar simplisia meliputi definisi simplisia, kegunaan dan metode pengolahan daun pandan wangi menjadi simplisia, 2)Pelatihan dan pendampingan praktek membuat produk simplisia, 3)Pendampingan dan pelatihan membuat merk dagang dan desain kemasan. Hasil  yang diperoleh dari PKM yaitu 1)Semua anggota mitra yang mengikuti sosialisasi mendapatkan rerata nilai pemahaman 84 pada post-test, 2)Mitra memiliki keterampilan dalam membuat produk simplisia, 3)Produk simplisia yang dihasilkan memiliki merek dagang dan kemasan penjualan. Kata Kunci : Desa Cepaka, Kelompok Tani Milenial, Simplisia, Pandan Wangi
PENGUATAN LITERASI PEREMPUAN PADA KADER MASYARAKAT KOTA MOJOKERTO MELALUI PENERBITAN TABLOID SUHITA Zahro, Aizatuz; Sidyawati, Lisa; Wardana, Ludi Wishnu; Subhan, -; Ningrum, Vira Setya
JURNAL WIDYA LAKSANA Vol 10, No 2 (2021)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (364.633 KB) | DOI: 10.23887/jwl.v10i2.23123

Abstract

Strengthening women's literacy through the publishing of the Suhita tabloid was carried out for community activist in the Mojokerto city. Literacy strengthening is done to support their duties as community activist. The name Suhita is taken from the name of Dyah Suhita who is the queen of the Majapahit Kingdom. In strengthening this literacy the participants were equipped with various journalistic and writing techniques to support their oral competence. Learning activities carried out with the jigsaw adaptation strategy. Participants were divided into groups according to the type of writing and the writing assignments were changed at each meeting. Such learning makes the atmosphere of life learning because learners are treated as adults who are full of initiative and independence. The results of activities in the form of writings that are ready to be published because editing is also done together in each lesson. Editing was done in a new group. The new group is formed by the way the original group divides itself into new groups. Learning outcomes are published in a 16-page tabloid. Keywords: women's literacy, community cadres, Suhita