Articles
652 Documents
PROMOSI WISATA ALAM MELALUI PENGEMBANGAN VIRTUAL REALITY TOUR DI WISATA JURANG SENGGANI KECAMATAN SENDANG
Khotimah, Khusnul;
Fitriyah, Lailatul;
Yuniarti, Rizka Arinda;
Khowatim, Khusnul;
Wahyuningtyas, Neni
JURNAL WIDYA LAKSANA Vol 12 No 2 (2023)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23887/jwl.v12i2.61982
Wisata Jurang Senggani merupakan wisata alam yang ada di Desa Nglurup Kecamatan Sendang Kabupaten Tulungagung. Spot wisata yang ada di wisata jurang senggani antara lain camping area, air terjun, sungai senggani, dan akses pendakian Gunung Wilis. Berdasarkan observasi lapangan, diketahui bahwa selama covid-19 akses wisata jurang senggani ditutup total sehingga mengakibatkan beberapa fasilitas mengalami kerusakan karena tidak dirawat. Hal tersebut berdampak pada turunnya minat kunjung wisatawan pasca covid-19. Berdasarkan permasalah yang ada, dibutuhkan suatu usaha guna meningkatkan kembali minat kunjung wisatawan dan menumbuhkan resiliensi wisata. Salah satu upaya yang dapat dilakukan yakni pembuatan Virtual Reality Tour Jurang Senggani yang dapat memberikan gambaran kondisi riil Jurang Senggani dalam foto 360 derajat. Hal ini akan terasa lebih nyata jika dibantu dengan adanya Kacamata VR. Hasil dari adanya kegiatan pengabdian mahasiswa ini yakni mampu meningkatkan minat kunjung calon wisatawan ke wisata Jurang Senggani.
PELATIHAN TES DAN PENGUKURAN KONDISI FISIK PADA PELATIH KOTA SURAKARTA MENUJU PORPROV TAHUN 2023:
Doewes, Rumi Iqbal;
Manshuralhudlori;
Adi, Pomo Warih;
Gontara, Satria Yudi;
Hendarto, Singgih;
Agustiyanta;
Shidiq, Abdul Aziz Purnomo;
Adirahma, Ahmad Septiandika
JURNAL WIDYA LAKSANA Vol 12 No 2 (2023)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23887/jwl.v12i2.63192
Pemantauan kondisi fisik pada atlet penting untuk meningkatkan performa fisik, mengembangan program pelatihan dan pencegahan cedera. Tujuan pengabdian ini adalah memberikan pengetahuan kepada pelatih mengenai tes dan pengukuran kondisi fisik sehingga pelatih dapat melakukan penilaian terhadap performa kondisi fisik atlet porprov kota Surakarta. Metode pengabdian dilakukan dengan sosialisasi, pendampingan, serta praktik tes dan pengukuran kondisi fisik. Mitra pengabdian adalah pelatih KONI Surakarta dari 35 cabang olahraga, berjumlah 35 pelatih. Evaluasi dilakukan pada pengetahuan dan kompetensi praktik pelatih dalam melaksanakan tes dan pengukuran kondisi fisik. Hasil pengabdian menunjukkan sebelum edukasi level importance terkait tes dan pengukuran kondisi fisik hanya 39.21% dan domain yang dimiliki pelatih sebesar 39.47%. Setelah edukasi, level importance dan domain mengalami peningkatan (60.79% level importance, 60.53% domain), serta kompetensi pelatih dalam praktik berada dalam kategori average. Kesimpulan pengabdian ini adalah pelatih kota Surakarta memiliki pengetahuan dan kompetensi dalam melaksanakan tes dan pengukuran kondisi fisik atlet porprov kota Surakarta.
PEMASANGAN JARINGAN INTERNET DAN HOTSPOT UNTUK MENINGKATKAN AKSES KOMUNIKASI WARGA
I Made Ari Dwi Suta Atmaja;
Komang Ayu Triana Indah;
I G. N. B. Caturbawa;
Elina Rudiastari;
Gusti Nyoman Ayu Sukerti;
Made Pradnyana Ambara
JURNAL WIDYA LAKSANA Vol 12 No 2 (2023)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23887/jwl.v12i2.64261
Nusa Penida adalah sebuah pulau kecil yang terletak di sebelah tenggara Bali dan saat ini merupakan daerah wisata yang sedang berkembang. Saat ini di Nusa Penida sudah tersedia jaringan internet namun kecepatan dan kualitas jaringan internet dibeberapa tempat belum bagus. Kondisi infrastruktur di Banjar Sebunibus masih sangat kurang terutama jalur internet masih sangat terbatas, sedangkan kebutuhan komunikasi semakin meningkat. Tujuan Program pengabdian masyarakat ini adalah pemasangan jaringan internet dan hotspot untuk meningkatkan akses dan pemanfaatan teknologi informasi dan komunikasi (TIK) bagi masyarakat Banjar Sebunibus Desa Sakti Kecamatan Nusa Penida. Pemasangan jaringan internet gratis ini diharapkan warga desa terdampak secara efektif dan efesien menggunakan internet sesuai dengan kebutuhan dan keperluan untuk akses komunikasi lebih luas. Pemasangan internet diawali dengan persiapan perangkat dan perencanaan titik penempatan perangkat sehingga jangkauan sinyal bisa lebih luas. Pemasangan infrastruktur jaringan internet pada tempat yang dibutuhkan dan jangkauan lebih luas untuk warga. Pelaksanaan pemasangan internet diikuti oleh perangkat desa, kelian banjar, dan dibantu warga desa. Setelah pemasangan jaringan internet dilakukan pengujian area sinyal dan kuisioner kebermanfaatan pemasangan jaringan internet. Pengujian jaringan internet dilakukan melalui pengujian kekuatan sinyal dan kecepatan internet yang didapatkan sudah cukup memenuhi standar akses internet untuk akses komunikasi serta mejalankan aplikasi media streaming. Hasil kuisioner menunjukkan infrastruktur internet terpasang tersebut sangat bermanfaat dan akses komunikasi dari internet sangat mudah
PENGUATAN KAPASITAS KELOMPOK DALAM MENGEMBANGKAN USAHA MADU MELALUI PERBAIKAN USAHA DAN DIGITAL MARKETING
Widari Upadani, I Gusti Ayu;
Kadek Surya Adi Saputra;
Gusti Ngurah Aditya Krisnawan
JURNAL WIDYA LAKSANA Vol 12 No 2 (2023)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23887/jwl.v12i2.64950
Promosi dan pemasaran merupakan bagian penting dari aspek pengembangan usaha dalam meningkatkan volume penjualan dan mempertahankan keberlanjutan usahanya. Madu lokal “kela-kela” yang dihasilkan oleh Kelompok Sarining Trigona Pertiwi Desa Bongkasa Pertiwi Kecamatan Abiansemal Kabupaten Badung masih sebagian besar dipasarkan secara konvensional dan kurang intensif. Disamping itu, permasalahan lain seperti administrasi pembukuan belum menggunakan aplikasi digital. Tujuan dilakukan pengabdian adalah untuk meningkatkan pengetahuan pengelola usaha dalam bidang strategi pemasaran terutama digital marketing serta untuk memberikan keterampilan penggunaan smartphone sebagai sarana untuk melakukan pemasaran digital secara lebih produktif dan pemanfaatan web-profile. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah survey, observasi, wawancara, pelatihan, dokumentasi serta evaluasi. Data yang diperoleh dianalisis secara diskriptif kualitatif dan kuantitatif. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa terjadi peningkatan pengetahuan dan keterampilan dalam digitalisasi usaha serta Kelompok Sarining Trigona Pertiwi sudah mampu menggunakan web-profile yang dimiliki untuk membantu mempromosikan dan memasarkan produk madu “kela-kela”.
PENERAPAN MATEMATIKA KEUANGAN PADA LPD DESA ADAT PEMOGAN - DENPASAR
I Wayan Suartana;
Saitri, Putu Wenny;
Ni Luh Putu Sri Purnama Pradnyani
JURNAL WIDYA LAKSANA Vol 12 No 2 (2023)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23887/jwl.v12i2.66310
Keberadaan Lembaga Perkreditan Desa (LPD) sebagai penggerak ekonomi dibalik kepemilikan desa konvensional selama ini telah terbukti kemanfaatannya sebagai mata pencaharian bagi desa adat. Selain itu, keberadaan perbankan LPD juga sangat membantu upaya masyarakat desa untuk mendapatkan dukungan permodalan baik untuk keperluan konsumtif maupun permodalan usaha. Tujuan dari kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini untuk meningkatkan pengetahuan atau menambah wawasan tentang matematika keuangan berbasis excel pada karyawan LPD desa adat Pemogan. Melalui literasi keuangan dan pelatihan perhitungan bunga kredit, seluruh karyawan telah memahami sistem perhitungan bunga yang ada di LPD dalam bentuk bunga tetap dan menurun. Pada akhir pelatihan, 95% peserta telah mampu menyelesaikan kasus secara mandiri dengan tepat.
PENDAMPINGAN DETEKSI BAKAT OLAHRAGA BOLAVOLI BERBASIS ONLINE WEBPLATFORM SISWA SEKOLAH DASAR DI KOTA PADANG
Astuti, Yuni;
Erianti;
Supendra, Dedi
JURNAL WIDYA LAKSANA Vol 12 No 2 (2023)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23887/jwl.v12i2.66759
Data dari Desain Besar Olahraga Nasional (DBON) ditemukan 2,1% siswa yang aktif menekuni cabang olahraga. DBON ini merupakan dokumen rencana induk yang berisi tentang arah kebijakan pembinaan dan pengembangan keolahragaan nasional yang dilakukan secara efektif, efisien, unggul, terukur, sistematis, akuntabel dna berkelanjutan dalam lingkup olahraga pendidikan, olahraga rekreasi, olahraga prestasi dan industry olahraga. Data yang ditemukan bahwa: deteksi bakat belum dilakukan dari usia dini, 2) pemilihan untuk bibit-bibit atlet yang akan dilakukan pembinaan hanya berdasarkan pengamatan dari seorang guru olahraga atau pelatih dan tidak berdasarkan data yang akurat menggunakan instrument yang tepat, 3) belum adanya sistem yang baku dalam menjaring siswa yang memiliki bakat yang akan diberikan pembinaan untuk cabang olahraga. oleh sebab itu perlunya untuk melakukan deteksi bakat untuk siswa di sekolah dasar khusus untuk mendeteksi bakat cabang olahraga bolavoli yang akan dilakukan pembinaan secara kontinue. Pelaksanaan program deteksi bakat ini merupakan suatu system dalam melahirkan atlet-atlet profesional yang dilakukan oleh beberapa negara yang terstruktur dan terukur.
Pemberdayaan Bumdes Wanagiri untuk Meningkatkan Nilai Tambah Kulit Kopi menjadi Edible Film Kemasan Ramah Lingkungan
Suriati, Luh;
I G. P. Mangku;
G. A. S. Widya Krisnawati;
A. A. N. Surya Girindra
JURNAL WIDYA LAKSANA Vol 13 No 2 (2024)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23887/jwl.v13i2.54368
Limbah kulit kopi merupakan salah satu masalah besar dalam industri agro, yang selama ini belum dimanfaatkan secara optimal dan menimbulkan dampak lingkungan negatif. Pengabdian ini bertujuan untuk menganalisis potensi pemanfaatan limbah kulit kopi sebagai bahan dasar pembuatan Edible Film yang biodegradable dan bernilai ekonomis. Pelaksanaan kegiatan PKM menggunakan jenis pengabdian tindakan partisipatif dengan desain berbasis komunitas yang melibatkan mitra dalam setiap tahapan kegiatan. Subjek uji coba pengabdian ini melibatkan 20 anggota dari kelompok tani di Desa Wanagiri, serta pengurus Bumdes Eka Karya Giri Utama. Metode pengumpulan data dilakukan melalui observasi langsung, wawancara mendalam, dan penyebaran kuesioner yang dirancang dengan kisi-kisi validitas instrumen untuk memastikan bahwa data yang dikumpulkan akurat dan relevan. Metode analisis data meliputi analisis deskriptif. Hasil pengabdian ini yaitu Edible Film berbahan kulit kopi memiliki sifat biodegradable dan dapat mengurangi ketergantungan pada kemasan plastik konvensional, sejalan dengan tujuan utama pengabdian. Kesimpulan dari pengabdian ini adalah bahwa pemanfaatan limbah kulit kopi menjadi Edible Film tidak hanya memberikan solusi terhadap permasalahan limbah tetapi juga berkontribusi pada peningkatan keterampilan dan pemberdayaan ekonomi masyarakat. Implikasi dari pengabdian ini mencakup dorongan pengembangan produk ramah lingkungan dan penguatan usaha berbasis komunitas.
PKM Standarisasi Keamanan Produk Biofarmasi secara Mikrobiologi
Anak Agung Ayu Putri Permatasari;
Sari, Ni Kadek Yunita;
I Wayan Rosiana
JURNAL WIDYA LAKSANA Vol 13 No 2 (2024)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23887/jwl.v13i2.55676
Masalah penelitian terletak pada belum adanya uji mikrobiologi pada produk biofarmasi Blumea Soap dan Plumeria Scrub yang dikembangkan oleh siswa jurusan farmasi, sehingga standar keamanan produk belum terpenuhi. Selain itu, mitra tidak memiliki pengetahuan dan keterampilan dalam standarisasi mikrobiologi. Penelitian ini bertujuan untuk mendampingi mitra dalam menguasai dan menerapkan standarisasi keamanan produk biofarmasi secara mikrobiologi, menggunakan pengujian lempeng total dan angka kapang khamir. Penelitian ini adalah jenis penelitian tindakan dengan desain partisipatif. Subjek penelitian adalah 30 guru dan siswa. Data dikumpulkan melalui penyuluhan, observasi, dan evaluasi hasil pengujian mikrobiologi produk mitra menggunakan instrumen evaluasi yang terstandar. Analisis data dilakukan secara kuantitatif untuk mengukur peningkatan pengetahuan dan keterampilan mitra. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan signifikan, di mana rata-rata pengetahuan dan keterampilan mitra dalam standarisasi produk biofarmasi meningkat sebesar 84%. Simpulan dari penelitian ini adalah bahwa pendampingan efektif dalam meningkatkan kompetensi mitra terkait standarisasi mikrobiologi, yang penting untuk memastikan keamanan produk biofarmasi. Implikasi dari penelitian ini adalah metode pendampingan ini dapat diadopsi oleh lembaga pendidikan lain untuk meningkatkan standar keamanan produk biofarmasi yang dikembangkan.
Pemberdayaan Perempuan Dalam Mendaur Ulang Botol Sampah Plastik Di Kawasan Wisata Desa Borobudur
Wijayanti, Sri Hapsari;
Ristyantoro, Rodemeus;
Sihotang, Kasdin;
Harisson, Alfonso;
Theodora Jessica;
Cecilia Francessa
JURNAL WIDYA LAKSANA Vol 13 No 2 (2024)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23887/jwl.v13i2.67762
Desa Borobudur merupakan salah satu kawasan wisata yang selalu ramai pengunjung. Dampak yang paling dirasakan dari kedatangan pengunjung ialah timbulan sampah. Sampah anorganik, seperti botol plastik, berpotensi untuk didaur ulang menjadi aneka produk bernilai ekonomis. Kaum perempuan di wilayah homestay belum memiliki keterampilan mendaur ulang botol sampah plastik (bostik). Tujuan penelitian ini untuk menganalisis pemberdayaan perempuan dalam mendaur ulang botol sampah plastik di kawasan wisata. Tahapan kegiatan ini meliputi persiapan, pelatihan, penugasan, pendampingan, monitoring dan evaluasi. Subjek penelitian ini terdiri dari 21 perempuan. Hasil kegiatan ini memperlihatkan bahwa kaum peremuan di Dusun Ngaran II sudah mampu mengolah daur ulang botol plastik menjadi aneka produk, seperti bunga plastik, lampu hias, miniatur Candi Borobudur dan Gereja Ayam. Meskipun masih menunjukkan kekurangan, para perempuan termotivasi untuk berkarya lebih baik dan lebih bervariasi. Pada peserta berharap dapat berwirausaha untuk menambah penghasilan keluarga. Implikasi pengabdian yaitu kegiatan ini menunjukkan keberhasilan dalam menyadarkan kaum perempuan untuk peduli terhadap lingkungan dengan cara mengurangi sekaligus mendaur ulang limbah sampah botol plastik.
Menyiapkan Generasi Sehat di Desa Wisata Melalui Pelatihan Pengolahan Makanan Pendamping ASI (MP-ASI) Lokal untuk Anak Umur 6-12 Bulan
Wayan Sugandini;
Ni Ketut Erawati;
Made Juliani
JURNAL WIDYA LAKSANA Vol 13 No 2 (2024)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23887/jwl.v13i2.68476
Air susu ibu (ASI) eksklusif selama enam bulan pertama masa hidupnya merupakan nutrisi terbaik bagi anak, karena ASI mengandung gizi yang sangat lengkap bagi pertumbuhan anak. Makanan pendamping ASI (MP-ASI) mulai diberikan saat anak menginjak usia 6 bulan, agar terpenuhi nutrisi yang dibutuhkan. Masih terdapat ibu yang pengetetahuannya kurang tentang pemberian MP-ASI. Tujuan dari pengabdian ini untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan ibu tentang MP-ASI. Metode pelaksanaannya melalui persiapan materi dan pertanyaan tentang MP-ASI, pada pelaksaanaan dilakukan pre-tes, pemberian materi dan demonstrasi mengolah MP-ASI untuk anak umur 6-12 bulan dan pada akhir sesi dilakukan post-tes. Hasil post-tes menunjukkan terjadi peningkatan pengetahuan ibu tentang MP-ASI dan cara mengolahnya dimana nilai rata-rata pre-test 61,5 sedangkan rata-rata nilai post-test 81,25. Pelatihan yang telah dilaksanakan telah memberikan pemahaman yang baik tentang makanan pendamping ASI dan cara mengolahnya dengan benar kepada ibu-ibu. Pelatihan sangat membantu ibu-ibu dalam meningkatkan pengetahuan dan kemampuannya untuk mengolah makanan pendamping ASI. Simpulan bahwa pelaksanaan pelatihan mengolah MP-ASI dapat meningkat pengetahuan dan cara mengolah MP-ASI untuk anak umur 6-12 bulan. Implikasi pelatihan ini dapat menekan terjadinya stunting.