cover
Contact Name
anyan
Contact Email
anyanright@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
jurnalvoxedukasi@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kab. sintang,
Kalimantan barat
INDONESIA
VOX EDUKASI: Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan
ISSN : 20864450     EISSN : 25801058     DOI : -
Core Subject : Education,
Jurnal ini memuat publikasi hasil pemikiran dan penelitian dibidang pendidikan, pengajaran dan evaluasi belajar, baik laporan penelitian maupun tinjauan buku yang dapat memberikan solusi permasalahan bagi perkembangan dunia pendidikan dan pengajaran secara luas dan bermanfaat serta belum pernah publikasi di media cetak maupun elektronik. Ruang lingkup bahasan meliputi: - Pendidikan dan Pengajaran - Metode/Model/Strategi Pembelajaran - Teori Pembelajaran - Penelitian Tindakan Kelas (PTK) - Evaluasi dan Hasil Belajar - Media Pembelajaran Interaktif - e-Learning - Multimedia Pendidikan - Bahan ajar - Kurikulum - Rencana Pembelajaran VOX EDUKASI terbit 2 kali per tahun pada bulan April dan Nopember.
Arjuna Subject : -
Articles 332 Documents
PENGEMBANGAN BUKU CERITA BERBASIS AUGMENTED REALITY UNTUK ANAK USIA DINI Cendy Novia; Benny Hendriana; Amelia Vinayastri
VOX EDUKASI: Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan Vol 14, No 1 (2023): APRIL
Publisher : STKIP Persada Khatulistiwa Sintang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31932/ve.v14i1.1854

Abstract

ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk mengembangkan buku bergambar menggunakan teknologi berbasis Augmented Reality (AR). Sampel penelitian ini adalah ahli yang mengevaluasi kelayakan dan kepraktisan media. Peneliti mengggunakan pendekatan R&D dan model pengembangan ADDIE dengan beberapa tahap yaitu .analisis, perencanaan,.pengembangan,.implementasi dan evaluasi. Peneliti menggunakan teknik random sampling dengan  teknik  pengumpulan data menggunakan metode kuesioner. Angket yang digunakan terdiri dari angket kelayakan produk oleh ahli Media dan Materi, serta angket dari pengguna seperti guru dan siswa. Peneliti dalam penggunaan teknik analisis data yang digunakan adalah statistik deskriptif. Hasil validasi  dari pakar  ahli media memperoleh kategori sangat layak dengan persentase sebesar   97%, hasil validasi dari pakar materi memperoleh kategori layak dengan persentase sebesar   72%, hasil validasi dari guru TK Negeri Pembina DKI Jakarta memperoleh kategori sangat layak dengan persentase sebesar   94%,  dan hasil validasi dari orangtua murid  memperoleh kategori layak dengan persentase sebesar 75%. Jumlah rata-rata dari hasil responden tersebut sebesar 84,5% dengan kategori sangat layak. Dari hasil tersebut, menunjukkan bahwa media pembelajaran berupa buku cerita berbasis Agmented Reality layak untuk anak usia dini. Oleh karena itu, media pembelajaran ini dapat digunakan untuk mewadahi siswa anak usia dini dalam mengembangkan kemampuan membacanya melalui buku cerita.Kata Kunci: Membaca, Buku Cerita, Augmented Reality, Anak Usia Dini ABSTRACTThis study aims to develop a picture book using Augmented Reality (AR) based technology. The sample of this research are experts who evaluate the feasibility and practicality of the media. The researcher used the R&D approach and the ADDIE development model with several stages, namely analysis, planning, development, implementation and evaluation.  Researchers used a random sampling technique with data collection techniques using the questionnaire method. The questionnaire used consisted of a product feasibility questionnaire by Media and Materials experts, as well as questionnaires from users such as teachers and students. Researchers in the use of data analysis techniques used are descriptive statistics. The validation results from media experts obtained a very feasible category with a percentage of 97%, the validation results from material experts obtained a decent category with a percentage of 72%, the validation results from the DKI Jakarta Pembina State Kindergarten teachers obtained a very feasible category with a percentage of 94%, and the results of the validation of the parents obtained a decent category with a percentage of 75%. The average number of respondents' results is 84.5% with a very decent category. From these results, it shows that the learning media in the form of story books based on Agmented Reality is appropriate for early childhood. Therefore, this learning media can be used to accommodate early childhood students in developing their reading skills through story books.Keywords: Reading, Storybooks, Augmented Reality, Early Childhood
PENGEMBANGAN E-MODUL BERBASIS HEYZINE DI GUGUS MENES Wiwik Pratiwi; Sholeh Hidayat; Suherman Suherman
VOX EDUKASI: Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan Vol 14, No 1 (2023): APRIL
Publisher : STKIP Persada Khatulistiwa Sintang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31932/ve.v14i1.2173

Abstract

ABSTRAKKreativitas dan inovasi sangat dinanti oleh pemerintah untuk proses pembelajaran yang menyenangkan. Menghasilkan produk elektronik berupa konten materi ialah harapan yang diinginkan oleh peneliti. Materi ini dijabarkan ke bentuk visual dengan memanfaatkan heyzine. Hadirnya beberapa tools pendukung guna membuat bahan ajar salah satunya adalah heyzine yaitu tools dari canva. Heyzine adalah flipbooks yang penggunaannya berbentuk flip, sehingga pengguna dapat menggunakannya seperti membaca buku cetak biasa. Untuk mendapatkan tujuan ini peneliti menggunakan penelitian Reasearch and Development (R&D) dengan model 4D. Pendefinisian, desain, pengembangan, dan penyebaran adalah empat fase dari model ini. Berdasarkan hasil tahapan yang dilakukan dengan model 4D bisa dikonklusikan, bahan ajar dikembangkan menggunakan heyzine amat mudah dipahami dan menarik bagi guru-guru SD di Gugus Menes.Kata Kunci: heyzine, model 4D, modul proyek, flipbook, kurikulum ABSTRACTCreativity and innovation are highly anticipated by governments for the fun learning process. Research is carried out with the producing a product of material content. The material was developed in a visual format using heyzine. In addition to several contributing applications, one is heyzine, which is canva tools. Heyzine is the flipbooks that use them in the shape of a flip, so users can use them as if they were reading a normal print book. To achieve that goal the researchers used research and development (r&d) research with model 4D. Define, design, development, and disseminate are four phases of this model. Based on the results of the 4D model, the teaching material developed with heyzine was perfectly understandable and interesting to elementary school teachers on the Menes.keywords: heyzine, 4D models, project module, flipbook, curicullum
PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN INTERAKTIF BERBASIS QUIZIZZ UNTUK MENINGKATKAN MOTIVASI BELAJAR SISWA SMK Anyan, Anyan; Setyawan, Antonius Edy; Suryani, Desi
VOX EDUKASI: Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan Vol 15, No 1 (2024): APRIL
Publisher : STKIP Persada Khatulistiwa Sintang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31932/ve.v15i1.3322

Abstract

ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media pembelajaran interaktif berbasis Quizizz untuk meningkatkan motivasi belajar siswa SMK. Penelitian ini menggunakan metode penelitian pengembangan atau research & development (R&D), dengan responden sebanyak 30 siswa SMK kelas X. Tahap pengembangan yang dilakukan adalah analisis, desain, pengembangan, implementasi, dan evaluasi. Sedangkan alat pengumpalan data adalah lembar angket dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukan bahwa pada tahap pengembangan media pembelajaran interaktif berbasis quizizz dilakukan uji kelayakan oleh ahli materi dan ahli media. Berdasarkan hasil uji kelayakan dari ahli media diperoleh skor rata-rata sebesar 93,3% dengan kategori sangat valid, sedangkan hasil uji kelayakan dari ahli materi diperoleh skor rata-rata sebesar 90,15% dengan kategori sangat valid. Pada tahap implementasi media pembelajaran diketahui bahwa motivasi belajar siswa SMK meningkat dari hasil rata-rata pre-test 66,12% dan post-tes 71,5%, sehingga terjadi peningkatan motivasi belajar siswa sebesar 5,38%. Dari hasil angket respon siswa diperoleh rata-rata sebesar 75% dengan kategori baik. Berdasarkan hasil penelitian pengembangan yang telah dilakukan dapat disimpulkan bahwa pengembangan media pembelajaran interaktif berbasis quizizz di SMK dapat dikatakan sangat layak digunakan dan mampu meningkatkan motivasi belajar siswa SMKKata Kunci: Pengembangan, Media Interaktif, Quizizz, Motivasi, Siswa SMKABSTRACTThis research aims to develop Quizizz-based interactive learning media to increase learning motivation of vocational high school students. This research uses the research & development (R&D) method, with 30 students. The development stages carried out are analysis, design, development, implementation, and evaluation. While the data collection tools are questionnaire sheets and documentation. The results showed that at the development stage of quizizz-based interactive learning media, feasibility testing was carried out by material experts and media experts. Based on the results of the feasibility test from media experts, an average score of 93.3% was obtained in the very valid category, while the results of the feasibility test from material experts obtained an average score of 90.15% in the very valid category. At the implementation stage of the learning media, it is known that the learning motivation of vocational students has increased from the average pre-test of 66.12% and post-test of 71.5%, resulting in an increase in student learning motivation by 5.38%. From the results of the student response questionnaire, an average of 75% was obtained in the good category. Based on the results of the development research that has been carried out, it can be concluded that the development of quizizz-based interactive learning media in vocational schools can be said to be very feasible to use and able to increase the learning motivation of vocational high school studentsKeyword: Development, Interactive Media, Quizizz, Motivation, Vocational Hight School Students
THE INNOVATIVE APPROACH TO IMPROVE STUDENTS' ARABIC LANGUAGE PROFICIENCY: A STUDY AT AN ISLAMIC BOARDING SCHOOL Luthfi, Muh Khairul
VOX EDUKASI: Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan Vol 14, No 2 (2023): NOPEMBER
Publisher : STKIP Persada Khatulistiwa Sintang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31932/ve.v14i2.3112

Abstract

ABSTRAKKemampuan berbahasa Arab yang baik sangat diperlukan untuk memahami dan menginterprestasikan teks-teks suci seperti Al-Qur'an dan Hadis. Namun, dalam praktiknya, tidak semua siswa-siswi di pondok pesantren memiliki kemampuan berbahasa Arab yang memadai. Dengan pendekatan inovatif, siswa di pondok pesantren diharapkan lebih termotivasi dan lebih terlibat dalam pembelajaran bahasa Arab, yang pada akhirnya dapat meningkatkan pemahamannya tentang agama Islam dan memungkinkan untuk berkontribusi lebih aktif dalam masyarakat muslim secara keseluruhan. Metode penelitian yang digunakan deskriptif kualitatif postpositivisme, Sampel atau informan penelitian ini adalah 1 orang guru kelas bahasa Arab dan 30 orang siswa kelas 8 Pondok Pesantren. Hasil dalam penelitian ini ialah Listening Comprehension sekitar 80%, Speaking Proficiency 65%, Reading Comprehension 85%, Writing Proficiency 80%, dan Vocabulary/Grammar 90% dalam bahasa Arab, hal ini menujukkan bahwa adanya perubahan pada pembelajaran bahasa Arab santri di pondok pesantren melalui pembelajaran inovatif.Kata Kunci: Inovatif, Kemamouan Bahasa Arab,Pondok Pesantren ABSTRACTGood Arabic language skills are needed to understand and interpret sacred texts such as the Qur'an and Hadith. However, in practice, not all students in boarding schools have adequate Arabic language skills. With an innovative approach, students in Islamic boarding schools are expected to be more motivated and more engaged in learning Arabic, which in turn can improve their understanding of Islam and enable them to contribute more actively in the Muslim community as a whole. The research method used was descriptive qualitative postpositivism, the samples or informants of this research were 1 Arabic class teacher and 30 students of grade 8 of the Islamic boarding school. The results in this study are Listening Comprehension around 80%, Speaking Proficiency 65%, Reading Comprehension 85%, Writing Proficiency 80%, and Vocabulary/Grammar 90% in Arabic, this shows that there is a change in the students' Arabic language learning at the boarding school through innovative learning.Keywords: Arabic Language Proficiency, Innovative, Islamic Boarding School
PRAKSIS PEDAGOGI MULTIKULTURAL SEKOLAH DASAR DI KABUPATEN SINTANG Dike, Daniel; Parida, Lusila
VOX EDUKASI: Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan Vol 14, No 2 (2023): NOPEMBER
Publisher : STKIP Persada Khatulistiwa Sintang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31932/ve.v14i2.2866

Abstract

ABSTRAKPenelitian ini bertujuan memaparkan pemahaman dan pengalaman siswa dan guru di sekolah dasar Katolik dan Sekolah Dasar Negeri terkait praksis pedagogi multikultural di sekolah dasar. Desain penelitian menggunakan penelitian case study untuk memetakan dan memaknai pengalaman personal dan komunal warga sekolah di SD Panca Setya 1 Sintang dan SDN Negeri 5 Sintang. Hasil penelitian menunjukan bahwa pada level pemahaman multikultural guru dan siswa memahami perbedaan sebagai dasar membangun persaudaraan dan kekeluargaan sebagai karakter sosial dan budaya bangsa melalui Pancasila. Pada level kesadaran nilai dan sikap multikultural warga sekolah menghidupi perbedaan sebagai cara hidup yang telah membudaya dan memperkuat identitas kelompok yang beragam dan pemenuhan hak-hak dasar warga sekolah. Pedagogi multikultural yang cocok dikembangkan di sekolah dasar dilaksanakan melalui integrasi budaya dengan semangat pluralisme egalitarian berdasarkan nilai-nilai harmoni, musawarah, gotong-royong, dan sikap toleransi yang mengakar kuat dalam kesadaran tradisi dan sejarah.Kata Kunci: Pedagogi, multikultural, sekolah dasarABSTRACTThis research aims to describe the understanding and experiences of students and teachers in Catholic elementary schools and state elementary schools regarding the praxis of multicultural pedagogy in elementary schools. The research design uses case study research to map and interpret the personal and communal experiences of school residents at SD Panca Setya 1 Sintang and SDN Negeri 5 Sintang. The research results show that at the level of multicultural understanding, teachers and students understand differences as the basis for building brotherhood and kinship as the social and cultural character of the nation through Pancasila. At the level of awareness of multicultural values and attitudes, the school community embraces differences as a way of life that has entrenched and strengthened the identity of diverse groups and fulfilled the basic rights of the school community. Multicultural pedagogy that is suitable to be developed in elementary schools is implemented through cultural integration with a spirit of egalitarian pluralism based on the values of harmony, deliberation, mutual cooperation and an attitude of tolerance that is deeply rooted in an awareness of tradition and history.Keywords: Pedagogy, multicultural, elementary school
STRATEGI RANCANGAN DAN PRODUK PEMBELAJARAN MIKRO BUKU DIGITAL (MICROLEARNING EBOOK) UNTUK PENDIDIKAN MAGISTER ENERGI TERBARUKAN Viendyasari, Mila; Nur, Syukri M; Yandri, Erkata; Uyun, Aep Saepul
VOX EDUKASI: Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan Vol 14, No 2 (2023): NOPEMBER
Publisher : STKIP Persada Khatulistiwa Sintang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31932/ve.v14i2.2423

Abstract

ABSTRAKMicrolearning merupakan metode pembelajaran mikro yang berupaya menyampaikan pengetahuan atau bidang ilmu secara parsial kepada mahasiswa dan publik. Metode ini dikaji dan diadaptasikan pada proses pendidikan mahasiswa pascasarjana teknik energi terbarukan. Tujuan riset adalah perancangan alur kerja dan penyusunan materi kuliah dengan metode microlearning. Metode riset dilaksanakan melalui tinjauan pustaka dan penerapan rencana pembelajaran semester yang menjadi panduan belajar di perguruan tinggi. Alur kerja penyusunan microlearning telah diterapkan untuk mata kuliah konversi energi biomassa dan angin, kemudian menghasilkan tiga produk ebook dan memilik legalitas berupa ISBN dan hak cipta. Pengembangan alur kerja dan produk microlearning perlu dilakukan untuk mata kuliah lainnya, termasuk evaluasi kinerja metode ini berdasarkan respon penggunanya yaitu mahasiswa.Kata Kunci: Microlearning, Covid-19, renewable energy, distance learning, mobile learningABSTRACTMicrolearning is a micro learning method that seeks to partially convey knowledge or fields of knowledge to students and the general public. This method is studied and adapted to the educational process of students who apply renewable energy techniques. The aim of the research is to design workflows and prepare course materials using the microlearning method. The research method is carried out through literature reflection and the implementation of semester learning plans which become learning guides in tertiary institutions. The microlearning workflow has been implemented for the biomass and wind energy conversion courses, then produces three ebook products and has legality in the form of ISBN and copyright. Developing workflows and microlearning products needs to be done for other courses, including evaluating the performance of this method based on user responses, namely students.Keywords; Microlearning, Covid-19, renewable energy, distance learning, mobile learning 
“ARIPA” APLIKASI PEMBELAJARAN TATA SURYA BERBASIS AUGMENTED REALITY Pranata, I Made Nanda Susila; Astawa, Ni Luh Putu Ning Septyarini Putri; Paramitha, A A Istri Ita
VOX EDUKASI: Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan Vol 15, No 1 (2024): APRIL
Publisher : STKIP Persada Khatulistiwa Sintang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31932/ve.v15i1.3178

Abstract

ABSTRAKPenelitian bertujuan untuk mengembangkan aplikasi pembelajaran berbasis Augmented Reality yang kemudian digunakan dalam pengenalan lapisan matahari bagi siswa SMPN 3 Kediri. Penelitian ini dilakukan dalam lingkup mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam (IPA). Studi ini memakai metode dari Luther - Sutopo yang dalam siklus penelitiannya memiliki kelebihan dalam perbaikan disetiap tahap yang fleksibel. Metode ini ada enam tahapan yaitu Concept, Design, Material Collection, Assembly, Testing, dan Distribution. Aplikasi ARIPA diuji dengan menggunakan black box testing.Kata Kunci: Augmented Reality, Tata Surya,SMP Negeri 3 KediriABSTRACTThe objective of the study was to create an educational application using augmented reality technology. This application was utilized to teach students from SMPN 3 Kediri about the different levels of the sun. The study was conducted in the context of the Science subject (IPA). The Luther-Sutopo approach was employed in this study because of its adaptability in enhancing each phase of the research cycle. The process consists of six stages: Conceptualization, Design, Material Acquisition, Assembly, Testing, and Distribution. The ARIPA application underwent black box testing.Keyword: Augmented Reality, Solar System, SMP Negeri 3 Kediri 
PEMANFAATAN MEDIA AUDIO VISUAL BAGI GURU PAK DAN KATEKIS SEBAGAI WUJUD TRANSFORMASI MENUJU ERA SOCIETY 5.0 Arifman Halawa, Arius; Zulkarnain, Rezkie; Kurniati, Yusi
VOX EDUKASI: Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan Vol 14, No 2 (2023): NOPEMBER
Publisher : STKIP Persada Khatulistiwa Sintang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31932/ve.v14i2.2938

Abstract

ABSTRAKStudi ini memfokuskan tentang upaya optimalisasi pemanfaatan media audio visual yang digunakan para guru Pendidikan Agama Katolik dan katekis menuju Era Society 5.0. Penelitian ini menggunakan Mixed Method tipe Covergent Parallel Design, dimana peneliti menggunakan data hasil angket dan wawancara secara bersamaan untuk mengidentifikasi seberapa kuat pemanfaatan media audio visual tersebut digunakan dan bagaimana cara memanfaatkan media tersebut dalam berkatekese. Hasil membuktikan bahwa para guru dan katekis di Keuskupan Agung Pontianak mampu memanfaatkan media audio visual secara maksimal dan tergolong kuat. Hal ini menjelaskan bahwa mereka dapat membuat media yang mampu menarik minat umat terhadap materi katekese seperti pengetahuan tentang iman Katolik, doa harian maupun kata-kata bijak. Adapun media audio visual yang digunakan berupa media interaktif yang menarik seperti Power Point/Canva untuk media presentasi dan aplikasi TikTok/Kinemaster untuk membuat video/film. Selain itu untuk kemudahan akses, pengajaran dilakukan  dengan menyebarkan media tersebut secara virtual conference dengan aplikasi meeting online. Kata Kunci: Media Audio Visual; Guru PAK & Katekis; Era Society 5.0ABSTRACTThis study focuses on efforts to optimize the use of audio-visual media used by Catholic teachers and catechists towards the Era of Society 5.0. This research uses Mixed Method type Covergent Parallel Design, where researchers use questionnaire and interview data simultaneously to identify how strong the utilization of audio visual media is used and how to utilize the media in blessing. The results prove that teachers and catechists in the Archdiocese of Pontianak are able to utilize audio-visual media maximally and are classified as strong. This explains that they can create media that can attract people's interest in catechesis materials such as knowledge about the Catholic faith, daily prayers and words of wisdom. The audio visual media used is in the form of attractive interactive media such as Power Point/Canva for presentation media and TikTok/Kinemaster applications for making videos/films. In addition, for ease of access, teaching is carried out by distributing the media in virtual conferences with online meeting applications.Keywords: Audio Visual Media; Catholic teachers and catechists; Era Society 5.0
PENGARUH METODE EKSPERIMEN TERHADAP HASIL BELAJAR KOGNITIF SISWA PADA PEMBELAJARAN IPA KELAS 3 SD Nisa, Wakhida Fatikhatun; Efendi, Nur
VOX EDUKASI: Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan Vol 14, No 2 (2023): NOPEMBER
Publisher : STKIP Persada Khatulistiwa Sintang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31932/ve.v14i2.2744

Abstract

ABSTRAKPada penelitian ini didasari oleh beberapa masalah yaitu diantaranya, pada materi pembelajaran IPA bahwa hasil belajar kognitif yang dicapai siswa masih terbilang cukup rendah. Pada saat pembelajaran cenderung menggunakan metode ceramah. Tujuan penelitian ini dilakukan untuk mengetahui ada atau tidak pengaruh metode eksperimen terhadap hasil belajar kognitif siswa pada pembelajaran IPA kelas 3 di SDN Keret. Desain penelitian yang digunakan adalah Pre-eksperimen one group pretest-posttest. Dengan jumlah populasi 18 siswa kelas 3 SDN Keret. Dari program perhitungan SPSS  eta squared diperoleh hasil 0,825 dengan nilai pretest dan postest 0,856. Nilai setelah uji coba metode eksperimen meningkat dan terdapat pengaruh yang signifikan. Nilai dari Sig.(2-tailed) yaitu 0.00<0,05, maka Ha diterima sedangkan untuk H0 ditolak. Nilai signifikansi kurang dari 0,05 menunjukkan bahwa metode eksperimen dapat meningkatkan hasil belajar kognitif siswa pada pembelajaran IPA di kelas 3 SD. Kata Kunci: Metode Eksperimen, Hasil belajar kognitif, Pembelajaran IPA.ABSTRACTThis study was based on several problems, including, in science learning materials that the cognitive learning outcomes achieved by students were still quite low. At the time of learning tends to use the lecture method. This study was conducted to determine whether or not there is an influence of experimental methods on students' cognitive learning outcomes in grade 3 science learning at SDN Keret. The research design used was Pre-experiment one group pretest-posttest. With a population of 18 grade 3 students of SDN Keret. From the SPSS eta squared calculation program, results were obtained 0.825 with pretest and postest values of 0.856. The value after testing the experimental method increased and there was a significant effect. The value of Sig.(2-tailed) is 0.00<0.05, then Ha is accepted while for H0 is rejected. A significance value of less than 0.05 indicates that the experimental method can improve students' cognitive learning outcomes in science learning in grade 3 elementary school.Keywords: Experimental Methods, Cognitive Learning Outcomes, Science Learning
IMPLEMENTASI ASESMEN PEMBELAJARAN KURIKULUM MERDEKA: KESULITAN DAN TANTANGAN GURU DI SEKOLAH DASAR KOTA SINTANG Serani, Gabriel; Hairida, Hairida
VOX EDUKASI: Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan Vol 15, No 1 (2024): APRIL
Publisher : STKIP Persada Khatulistiwa Sintang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31932/ve.v15i1.3386

Abstract

ABSTRAKPenelitian ini menyoroti tantangan implementasi asesmen pembelajaran kurikulum merdeka, terutama di Sekolah Dasar di Kota Sintang. Metode kualitatif deskriptif digunakan, melibatkan 22 guru dari 6 sekolah dengan teknik purposive sampling. Hasil penelitian menunjukkan: 1) kesulitan implementasi asesmen kurikulum merdeka berkaitan kurangnya pemahaman dan keterampilan dalam merancang instrumen, serta pemanfaatan hasil asesmen untuk meningkatkan pembelajaran; 2) tantangan implementasi asesmen kurikulum merdeka mencakup mencakup pengelolaan waktu, adaptasi terhadap kemampuan siswa, pemanfaatan teknologi, dan kebutuhan akan variasi instrumen asesmen yang beragam; 3) faktor penyebab problem implementasi kurikulum merdeka meliputi kurangnya pelatihan yang diperoleh terkait asesmen kurikulum merdeka, keterbatasan infrastruktur dan teknologi, serta resistensi dari berbagai pemangku kepentingan terhadap perubahan paradigma dalam pendekatan pembelajaran dan penilaian.Kata Kunci: Impementasi Kurikulum Merdeka, Asesmen Diagnostik, Asesmen Formati, Asesmen SumatifABSTRACTThis study sheds light on the hurdles associated with implementing the learning assessments of Kurikulum Merdeka, particularly within elementary classrooms in Sintang. Employing a qualitative descriptive approach, the study engaged 22 teachers from 6 schools through purposive sampling. The research findings reveal: 1) difficulties in implementing the assessments stem from inadequate comprehension and skills in crafting assessment tools, along with the utilization of assessment outcomes to bolster learning outcomes; 2) challenges in implementing the assessments encompass time management, adapting to students' varying abilities, integrating technology, and the necessity for a diverse array of assessment instruments; 3) key factors contributing to implementation issues with the independent curriculum include insufficient training on the independent curriculum assessment, limitations in infrastructure and technology, and resistance from diverse stakeholders towards paradigm shifts in teaching and assessment methodologies.Keyword: Implementing of Kurikulum Merdeka, Diagnostic Assessment, Formative Assessment, Summative Assessment