cover
Contact Name
anyan
Contact Email
anyanright@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
jurnalvoxedukasi@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kab. sintang,
Kalimantan barat
INDONESIA
VOX EDUKASI: Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan
ISSN : 20864450     EISSN : 25801058     DOI : -
Core Subject : Education,
Jurnal ini memuat publikasi hasil pemikiran dan penelitian dibidang pendidikan, pengajaran dan evaluasi belajar, baik laporan penelitian maupun tinjauan buku yang dapat memberikan solusi permasalahan bagi perkembangan dunia pendidikan dan pengajaran secara luas dan bermanfaat serta belum pernah publikasi di media cetak maupun elektronik. Ruang lingkup bahasan meliputi: - Pendidikan dan Pengajaran - Metode/Model/Strategi Pembelajaran - Teori Pembelajaran - Penelitian Tindakan Kelas (PTK) - Evaluasi dan Hasil Belajar - Media Pembelajaran Interaktif - e-Learning - Multimedia Pendidikan - Bahan ajar - Kurikulum - Rencana Pembelajaran VOX EDUKASI terbit 2 kali per tahun pada bulan April dan Nopember.
Arjuna Subject : -
Articles 332 Documents
PENGEMBANGAN E-MODUL INTERAKTIF BERBASIS STEM MATERI UNSUR, SENYAWA, CAMPURAN UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN ABAD 21 SISWA SMP KELAS VIII Indriyati, Tri Novita; Dike, Daniel; Sekarwinahyu, Mestika
VOX EDUKASI: Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan Vol 15, No 2 (2024): NOVEMBER
Publisher : STKIP Persada Khatulistiwa Sintang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31932/ve.v15i2.4021

Abstract

ABSTRAKPendidikan harus mampu menyiapkan peserta didik menghadapi abad 21. Untuk menciptakan pembelajaran abad 21 guru dapat menerapkan pendekatan STEM dan mengintegrasikan teknologi dalam proses pembelajaran misalnya dengan E-Modul berbasis STEM. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengembangan E-Modul interaktif berbasis STEM materi unsur, senyawa, campuran yang valid, praktis, dan efisien dalam meningkatkan keterampilan abad 21 siswa SMP kelas VIII. Penelitian yang dilakukan merupakan penelitian R & D dengan model ADDIE. Tahapan ADDIE antara lain Analyze, Design, Develop, Implement dan Evaluate.  Sebelum diimplementasikan dalam pembelajaran maka E-Modul terlebih dahulu divalidasi. Berdasarkan hasil validasi oleh ahli dan uji praktisi maka E-Modul  dinyatakan layak dan sangat baik untuk digunakan. Selanjutnya dilakukan uji terbatas oleh 12 peserta didik dan E-Modul dinyatakan sangat baik. Tahapan selanjutnya yaitu tahap implementasi E-Modul dalam skala luas pada kelas VIII SMPN 3 Tempunak. Berdasarkan analisis N-Gain diperoleh hasil bahwa E-Modul interaktif berbasis STEM efektif meningkatkan keterampilanan abad 21 peserta didik.Kata Kunci: E-Modul interaktif, STEM, keterampilan abad 21ABSTRACTEducation must capable prepare participant educate face 21st century . For create learning 21st century teachers can apply STEM approach and integrate technology in the learning process for example with E- Module STEM based . Goal study This For know E- Module development interactive STEM based materials elements , compounds , mixtures that are valid, practical , and efficient in increase skills 21st century junior high school students in grade VIII. The research conducted is R & D research with the ADDIE model. The stages of ADDIE include Analyze , Design, Develop, Implement and Evaluate .  Before implemented in learning then E- Module moreover formerly validated . Based on results validation by expert And test practitioner then E- Module  stated worthy And very Good For used . Next done test limited by 12 participants educate and E- Module stated very Good . Stages furthermore that is stage E- Module implementation in scale wide on class VIII of SMPN 3 Tempunak . Based on N-Gain analysis is obtained results that E- Module interactive effective STEM based increase skills 21st century participants educate Keywords: Interactive E-Module, STEM, 21st Century Skills
PERAN ARTIFICIAL INTELLIGENCE (AI) DALAM KONTEKS FILSAFAT ILMU PENDIDIKAN BAGI GURU KALIMANTAN BARAT Pratiwi, Rani Diah; Arni, Sarah; Radiana, Usman; Wicaksono, Luhur
VOX EDUKASI: Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan Vol 15, No 2 (2024): NOVEMBER
Publisher : STKIP Persada Khatulistiwa Sintang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31932/ve.v15i2.3949

Abstract

ABSTRAKArtificial Intelligence (AI) memiliki dampak yang signifikan terhadap pendidikan, terutama dalam konteks filsafat ilmu  pendidikan. Penelitian ini bertujuan untuk mengukur dampak AI terhadap pemahaman mahasiswa teknologi pendidikan mengenai epistemologi, ontologi, dan aksiologi pendidikan. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif deskriptif dengan desain survei yang melibatkan 30 Guru dari berbagai Jenjang  di Kalimatan Barat.  Data dikumpulkan melalui kuesioner dengan skala Likert dan dianalisis menggunakan uji regresi linear berganda dengan bantuan perangkat lunak SPSS. Hasil uji statistik menunjukkan bahwa AI memiliki pengaruh positif signifikan terhadap pemahaman epistemologis (p < 0,05), di mana 65% responden merasa AI membantu mereka mengakses pengetahuan dengan lebih efisien. Secara ontologis, 50% responden menganggap AI mengubah peran pengajar menjadi fasilitator, sementara 40% merasa bahwa AI dapat mengurangi interaksi langsung antara pengajar dan siswa. Dari perspektif aksiologi, terdapat kekhawatiran tentang etika penggunaan AI, dengan 55% responden mempertanyakan bagaimana AI mempengaruhi nilai-nilai sosial dalam pendidikan. Temuan ini menekankan pentingnya pengintegrasian perspektif etis dan filosofis dalam pengembangan AI di bidang pendidikan, guna memastikan bahwa teknologi ini mendukung tujuan pendidikan yang holistik dan humanistik.Kata Kunci: Artificial Intellogence, Filsafat Ilmu PendidikanABSTRACTArtificial Intelligence (AI) has a significant impact on education, especially in the context of the philosophy of educationscience. This study aims to measure the impact of AI on educational technology students' understanding of the epistemology, ontology, and axiology of education. This study uses a descriptive quantitative method with a survey design involving 30 teachers from various levels in West Kalimantan. Data were collected through a questionnaire with a Likert scale and analyzed using multiple linear regression tests with the help of SPSS software. The results of the statistical test showed that AI had a significant positive effect on epistemological understanding (p <0.05), where 65% of respondents felt that AI helped them access knowledge more efficiently. Ontologically, 50% of respondents considered that AI changed the role of teachers to facilitators, while 40% felt that AI could reduce direct interaction between teachers and students. From an axiological perspective, there are concerns about the ethics of using AI, with 55% of respondents questioning how AI affects social values in education. These findings emphasize the importance of integrating ethical and philosophical perspectives in the development of AI in education, to ensure that this technology supports holistic and humanistic educational goals.Keywords:  Artificial Intelligence (AI), philosophy of education
PENERAPAN PEMBELAJARAN BERDIFERENSIASI BERDASARKAN ASPEK KESIAPAN BELAJAR SISWA SEKOLAH MENENGAH ATAS Karmilawati, Karmilawati; T, Ahmad Yani
VOX EDUKASI: Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan Vol 15, No 2 (2024): NOVEMBER
Publisher : STKIP Persada Khatulistiwa Sintang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31932/ve.v15i2.4185

Abstract

ABSTRAKGuru menghadapi berbagai tantangan dalam menentukan strategi dan pendekatan pembelajaran yang mampu memenuhi kebutuhan belajar siswa, yang mencakup kesiapan belajar, profil individu, dan minat mereka. Salah satu metode efektif untuk menangani keragaman kebutuhan ini adalah penerapan pembelajaran berdiferensiasi. Metode ini memungkinkan guru untuk menyesuaikan proses pembelajaran agar setiap siswa, dengan berbagai karakteristiknya, dapat belajar secara optimal. Artikel ini bertujuan untuk mengidentifikasi manfaat yang diperoleh dari implementasi pembelajaran berdiferensiasi berdasarkan tingkat kesiapan belajar siswa. Penelitian dilakukan dengan pendekatan deskriptif analitis berbasis kualitatif, di mana data dikumpulkan melalui observasi yang dilakukan selama kegiatan pembelajaran di kelas.Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan pembelajaran berdiferensiasi berdasarkan tingkat kesiapan belajar siswa memberikan dampak positif, baik untuk siswa maupun guru. Dampak tersebut meliputi: (1) Semua siswa, terlepas dari perbedaan tingkat kesiapan mereka, mampu mengikuti proses pembelajaran dengan baik; (2) Siswa mengalami peningkatan rasa percaya diri, yang mendorong mereka untuk lebih aktif dan termotivasi dalam belajar.Kata Kunci: Pembelajaran berdiferensiasi, Kebutuhan Belajar, Kesiapan BelajarABSTRACTTeachers face various challenges in determining learning strategies and approaches that are able to meet students' learning needs, which include their learning readiness, individual profiles and interests. One effective method for dealing with this diversity of needs is the application of differentiated learning. This method allows teachers to adjust the learning process so that each student, with their various characteristics, can learn optimally. This article aims to identify the benefits obtained from implementing differentiated learning based on the student's level of learning readiness. The research was carried out using a qualitative-based analytical descriptive approach, where data was collected through observations made during classroom learning activities. The results of the research showed that the application of differentiated learning based on students' level of learning readiness had a positive impact, both for students and teachers. These impacts include: (1) All students, regardless of differences in their level of readiness, are able to follow the learning process well; (2) Students experience increased self-confidence, which encourages them to be more active and motivated in learning.Keywords: Differentiated Learning, Learning Needs, Learning Readiness
PERANCANGAN SISTEM INFORMASI AKADEMIK BERBASIS WEB PADA SEKOLAH MENENGAH PERTAMA Deyantara, Deyantara; Astawa, Ni Luh Putu Ning Septyarini Putri; Dharma, Eddy Muntina
VOX EDUKASI: Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan Vol 15, No 2 (2024): NOVEMBER
Publisher : STKIP Persada Khatulistiwa Sintang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31932/ve.v15i2.3515

Abstract

ABSTRAKSekolah merupakan bentuk dari organisasi yang di dalamnya terdapat kegiatan belajar mengajar. Sekolah harus bisa memberikan pelayanan dan fasilitas terbaik untuk siswa dan orang tua siswa. Penyediaan sistem informasi merupakan salah satu layanan yang dapat disediakan sekolah untuk mengakomodasi kebutuhan siswa dan guru.  Pada SMP Negeri 3 Kediri belum terdapat sistem informasi akademik yang dapat menunjang proses penyimpanan data dan arsip. Dari hasil analisis tersebut, diputuskan untuk dilakukan perancangan sistem informasi akademik berbasis website yang mencakup hampir seluruh kegiatan akademik sekolah. Penelitian ini menggunakan metode Rapid Application Development (RAD) sebagai metode perancangan sistem. Hasil dari penelitian ini berupa implementasi sistem informasi akademik berbasis web yang memungkinkan guru melakukan input absensi sampai hasil nilai ujian yang dapat diakses oleh siswa maupun guru secara real-time. Pengujian sistem dilakukan menggunakan blacbox testing dengan hasil sistem valid dan berjalan dengan semestinya. Implementasi sistem ini diharapkan dapat mengoptimalkan kinerja akademik di SMP Negeri 3 Kediri.Kata Kunci: Sistem informasi akademik, Website, Rapid Application Development (RAD), Blackbox testingABSTRACTSchools are organizations where teaching and learning activities take place. Schools must be able to provide the best services and facilities for students and parents. The provision of an information system is one of the services that schools can provide to accommodate the needs of students and teachers. At SMP Negeri 3 Kediri, there is no academic information system that can support the data and archive storage process. From the results of this analysis, it was decided to design a web-based academic information system that covers almost all of the school's academic activities. This research uses the Rapid Application Development (RAD) method as a system design method. The result of this research is the implementation of a web-based academic information system that allows teachers to input attendance to exam results that can be accessed by students and teachers in real time. System testing was carried out using blackbox testing with the results that the system is valid and runs as it should. The implementation of this system is expected to optimize academic performance at SMP Negeri 3 Kediri.Keywords: Academic information system, Website, Rapid Application Development (RAD), Blackbox testing
PENDEKATAN KREATIF DALAM PEMBELAJARAN MATEMATIKA DI SEKOLAH MENENGAH MENGGUNAKAN ALAT PERAGA DAN TEKNOLOGI Yasinta, Teodora; T, Ahmad Yani
VOX EDUKASI: Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan Vol 15, No 2 (2024): NOVEMBER
Publisher : STKIP Persada Khatulistiwa Sintang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31932/ve.v15i2.4080

Abstract

ABSTRAKPembelajaran matematika di sekolah menengah sering kali menjadi tantangan bagi siswa dan guru akibat kesulitan dalam memahami konsep-konsep abstrak. Artikel ini mengeksplorasi penerapan pendekatan kreatif dalam pembelajaran matematika dengan memanfaatkan alat peraga dan teknologi. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan desain studi kasus yang melibatkan 30 siswa dan 3 guru di sebuah sekolah menengah di SMP 3 Air Besar. Data dikumpulkan melalui observasi kelas, wawancara, dan kuesioner, dan dianalisis menggunakan analisis tematik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan alat peraga dan teknologi tidak hanya meningkatkan pemahaman konsep, tetapi juga meningkatkan motivasi dan keterlibatan siswa dalam proses belajar. Meskipun terdapat tantangan dalam penerapan, seperti keterbatasan akses terhadap teknologi, solusi kreatif dapat diimplementasikan untuk mengatasi masalah ini. Artikel ini diharapkan dapat memberikan wawasan dan rekomendasi bagi pendidik dalam merancang pembelajaran matematika yang lebih efektif dan menarik.Kata Kunci: Alat Peraga, Teknologi, Pendekatan Kreatif, MotivasiABSTRACTLearning mathematics in secondary schools is often a challenge for students and teachers due to difficulties in understanding abstract concepts. This article explores the application of a creative approach to mathematics learning by utilizing teaching aids and technology. This research uses a qualitative method with a case study design involving 30 students and 3 teachers at a middle school at SMP 3 Air Besar. Data was collected through classroom observations, interviews, and questionnaires, and analyzed using thematic analysis. The research results show that the use of teaching aids and technology not only increases understanding of concepts, but also increases student motivation and involvement in the learning process. Although there are challenges in implementation, such as limited access to technology, creative solutions can be implemented to overcome these problems. It is hoped that this article can provide insight and recommendations for educators in designing mathematics learning that is more effective and interesting.Keywords: Props, Technology, Creative Approach, Motivation 
PENINGKATAN LITERASI DIGITAL DAN MOTIVASI GURU SEKOLAH DASAR MELALUI PENGEMBANGAN MEDIA BELAJAR MANDIRI BERBASIS TPACK DENGAN CANVA Astuti, Yenni Masni; Dike, Daniel; Fatawi, Izzul
VOX EDUKASI: Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan Vol 15, No 2 (2024): NOVEMBER
Publisher : STKIP Persada Khatulistiwa Sintang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31932/ve.v15i2.3992

Abstract

ABSTRAKPenelitian ini untuk meningkatkan literasi digital dan motivasi guru sekolah dasar melalui pengembangan media belajar mandiri berbasis TPACK dengan Canva. Penelitian menggunakan metode Research and Development (RnD) dengan model pengembangan ADDIE. Penelitian dilakukan di Gugus 2 Pandan dengan 3 sekolah yaitu SDN 9 Merarai, SDN 10 SP 1 Pandan, dan SDN 11 SP 2 Pandan dengan jumlah 30 guru. Hasil Penelitian ini adalah menurut ahli media, ahli materi dan praktisi media Canva dapat kategori valid. Uji keefektivan media Canva analisis literasi digital dan motivasi guru sebelum dan sesudah melibatkan 30 orang guru. Hasil angket sebelum pelatihan memiliki hasil “cukup baik”. Sikap terhadap teknologi dan persepsi manfaat dengan hasil “baik”. Setelah pelatihan keterampilan teknis  dan penggunaan Canva memiliki hasil sangat baik. Sikap terhadap teknologi dan persepsi manfaat memiliki hasil sangat baik. Berdasarkan uji efektifitas disimpulkan bahwa media belajar mandiri berbasis TPACK dengan Canva sangat efektivif terhadap literasi digital dan motivasi guru.Kata Kunci: Literasi Digital, Motivasi, Media Belajar Mandiri, TPACK, CanvaABSTRACTThis research is to increase digital literacy and motivation of elementary school teachers through the development of TPACK-based independent learning media with Canva. The research uses the Research and Development (RnD) method with the ADDIE development model. The research was conducted in Cluster 2 Pandan with 3 schools, namely SDN 9 Merarai, SDN 10 SP 1 Pandan, and SDN 11 SP 2 Pandan with a total of 30 teachers. The results of this research are that according to media experts, material experts and media practitioners, Canva can be categorized as valid. Test the effectiveness of Canva media analysis of digital literacy and teacher motivation before and after involving 30 teachers. The results of the questionnaire before the training were "fairly good". Attitudes towards technology and perceived benefits with “good” results. After technical skills training and use of Canva had excellent results. Attitudes towards technology and perceived benefits have very good results. Based on the effectiveness test, it was concluded that TPACK-based independent learning media with Canva was very effective for digital literacy and teacher motivation.Keywords: Digital Literacy, Motivation, Independent Learning Media, TPACK, Canva
MENINGKATKAN KETERAMPILAN MENULIS LAPORAN HASIL OBSERVASI MELALUI PEMBELAJARAN BERDIFERENSIASI TERINTEGRASI SOSIAL EMOSIONAL Sugiarto, Sigit; Martono, Martono; Priyadi, A. Totok
VOX EDUKASI: Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan Vol 15, No 2 (2024): NOVEMBER
Publisher : STKIP Persada Khatulistiwa Sintang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31932/ve.v15i2.3849

Abstract

ABSTRAKMasalah penelitian adalah rendahnya kemampuan siswa kelas VIII A SMPN 1 Tempunak dalam menulis laporan hasil observasi. Penelitian untuk meningkatkan kemampuan siswa dalam menulis laporan hasil observasi melalui pembelajaran berdiferensiasi terintegrasi sosial emosional. Subjek penelitian adalah siswa kelas VIII A, berjumlah 26 siswa, 15 laki-laki dan 11 perempuan. Penelitian dilaksanakan melalui tiga siklus. Tiap siklusnya ditempuh selama dua kali pertemuan, dengan alokasi waktu pertemuan 5 x 40 menit dan dilaksanakan melalui empat tahapan, yaitu perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Penelitian menggunakan metode deskriptif kualitatif. Data penelitian diperoleh melalui studi dokumentasi, observasi, dan pengukuran/ pengetesan. Adapun alatnya berupa lembar dokumentasi (APKG 1), lembar observasi guru (APKG 2) dan lembar observasi siswa, serta lembar tes. Data dianalisis menggunakan teknik deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan pembelajaran berdiferensiasi terintegrasi sosial emosional mampu meningkatkan kemampuan siswa dalam menulis laporan hasil observasi. Maka, guru perlu mengupayakan pembelajaran yang sesuai dengan kebutuhan belajar serta sosial emosional murid.Kata Kunci: Hasil Belajar, Menulis, Pembelajaran Berdiferensiasi, Pembelajaran Sosial EmosionalABSTRACTThe research problem is the low ability of class VIII A students of SMPN 1 Tempunak in writing observation reports. Research to improve students' ability in writing observation reports through integrated differentiated social emotional learning. The subjects of the research were class VIII A students, totaling 26 students, 15 males and 11 females. The research was conducted through three cycles. Each cycle was taken for two meetings, with a meeting time allocation of 5 x 40 minutes and was carried out through four stages, namely planning, implementation, observation, and reflection. The research used a qualitative descriptive method. Research data were obtained through documentation studies, observations, and measurements/testing. The tools were in the form of documentation sheets (APKG 1), teacher observation sheets (APKG 2) and student observation sheets, and test sheets. Data were analyzed using qualitative descriptive techniques. The results of the study showed that integrated differentiated social emotional learning was able to improve students' ability in writing observation reports. Therefore, teachers need to strive for learning that is in accordance with the learning and social emotional needs of students.Keywords: Differentiated Learning, Learning Outcomes, Social Emotional Learning, Writing
PENGARUH PROGRAM WISATA LITERASI NASIONAL DAN PEMBUATAN BUKU ANTOLOGI GURU TERHADAP BUDAYA LITERASI SEKOLAH DASAR DI KECAMATAN KOTA KABUPATEN SINTANG Sundari, Sundari; Wicaksono, Luhur; Syafruddin, Syafruddin
VOX EDUKASI: Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan Vol 15, No 2 (2024): NOVEMBER
Publisher : STKIP Persada Khatulistiwa Sintang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31932/ve.v15i2.4099

Abstract

ABSTRAKTujuan penelitian untuk mengeksplanasi pengaruh  program wisata literasi nasional dan pembuatan buku antologi guru terhadap budaya literasi SD di Kecamatan Kota Kabupaten Sintang. Bentuk penelitian kuantitatif. Sampel pada penelitian ini yaitu siswa kelas 5A SD.. Teknik pengumpulan data random sampling. Metode pengumpulan data Angket Kuesioner yang telah diuji validitas dan realibilitasnya. Analisis data menggunakan regresi linear berganda, untuk mengetahui pengaruh dari 3 variabel secara bersama-sama dengan bantuan SPSS versi 29. Hasil penelitian  (1)Terdapat hubungan dari program wisata literasi terhadap budaya literasi sekolah hasil sign. 0,110 < 0,05 pearson correlation yaitu 0,227.(2) Terdapat hubungan  pembuatan buku antologi guru  terhadap budaya literasi sekolah, nilai sig. 0,158 < 0,05 dan pearson correlation 0,201. (3) Terdapat hubungan program wisata literasi nasional dan pembuatan buku antologi guru secara bersama – sama terhadap budaya literasi sekolah,   nilai sign. 0,113 < 0,05 dan pearson correlation yaitu 0,225.Kata Kunci: Wisata Literasi Nasional,  Buku Antologi Guru, Budaya LiterasiABSTRACTThe aim of the research is to explain the influence of the national literacy tourism program and the creation of teacher anthology books on elementary school literacy culture in Kota Subdistrict, Sintang Regency. Quantitative form of research. The sample in this study was class 5A elementary school students. Random sampling data collection technique. Questionnaire data collection method that has been tested for validity and reliability. Data analysis uses multiple linear regression, to determine the influence of 3 variables together with the help of SPSS version 29. Research results (1) There is a relationship between the literacy tourism program and school literacy culture with significant results. 0.110 < 0.05 Pearson correlation, namely 0.227. (2) There is a relationship between making teacher anthology books and school literacy culture, sig. 0.158 < 0.05 and Pearson correlation 0.201. (3) There is a relationship between the national literacy tourism program and the creation of teacher anthology books together on school literacy culture, sign values. 0.113 < 0.05 and Pearson correlation is 0.225.Keywords: National Literacy Tourism, Teacher Anthology Books, Literacy Culture
PENGEMBANGAN BAHAN AJAR INTERAKTIF BERBASIS KOMPUTER KELAS 4 SD/MI Srirapika, Nida; Halidjah, Siti; Pranata, Rio
VOX EDUKASI: Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan Vol 15, No 2 (2024): NOVEMBER
Publisher : STKIP Persada Khatulistiwa Sintang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31932/ve.v15i2.4023

Abstract

ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk mengembangkan dan menghasilkan produk bahan ajar interaktif dengan mengkolaborasikan teknologi digital yakni berbasis komputer yang layak dan praktis untuk digunakan di MIN 3 Pontianak. Penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian dan pengembangan (Research and Development) dengan metode yang mengadopsi model dari Thiagarajan, 4D yakni Define (pendefinisian), Design (perancangan), Development (pengembangan), Dissemination (penyebarluasan). Teknik pengumpulan data penelitian ini berupa observasi, kuesioner atau angket, wawancara dan dokumentasi. Sumber data penelitian ini adalah hasil angket respons siswa. Berdasarkan hasil angket respon siswa pada kelayakan mendapatkan persentase rata-rata bahan ajar interaktif berbasis komputer sebenar 98% dengan kualifikasi sangat layak. Dan kepraktisan mendapatkan persentase rata-rata bahan ajar interaktif berbasis komputer adalah 98% dengan kualifikasi sangat praktis. Berdasarkan hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa pengembangan bahan ajar interaktif berbasis komputer di kelas 4 MIN 3 Pontianak layak digunakan.Kata Kunci:  Pengembangan, Bahan ajar, Interaktif, KomputerABSTRACTThis study aims to develop and produce interactive teaching material products by collaborating digital technology, namely computer-based, which are feasible and practical for use at MIN 3 Pontianak. This research uses a research and development approach with a method that adopts Thiagarajan's 4D model, namely Define, Design, Development, Dissemination. The data collection techniques of this research are observation, questionnaires or questionnaires, interviews and documentation. The data source of this research is the results of student response questionnaires. Based on the results of the student response questionnaire on the feasibility of getting the average percentage of real computer-based interactive teaching materials 98% with very feasible qualifications. And the practicality of getting the average percentage of computer-based interactive teaching materials is 98% with very practical qualifications. Based on the results of this study, it can be concluded that the development of computer-based interactive teaching materials in class 4 MIN 3 Pontianak is feasible to use.Keywords: Development, Interactive, Teaching Materials, Computer
PERANAN SARANA PRASARANA PERPUSTAKAAN BATAM TOURISM POLYTECHNIC DALAM MENDUKUNG LITERASI MAHASISWA MANAJEMEN DIVISI KAMAR Louis, Tiffany Evelyn; Lubis, Arina Luthfini
VOX EDUKASI: Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan Vol 15, No 2 (2024): NOVEMBER
Publisher : STKIP Persada Khatulistiwa Sintang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31932/ve.v15i2.3950

Abstract

ABSTRAKProgram Penilaian Sistem Pendidikan Internasional (PISA) menilai literasi global siswa setiap tiga tahun. Pada PISA 2022, meskipun hasil global menurun, peringkat Indonesia meningkat, dengan literasi Indonesia naik lima posisi dalam membaca dan matematika. Peningkatan ini terjadi di tengah penurunan literasi global. Rendahnya minat baca di Indonesia disebabkan oleh kurangnya kebiasaan dan fasilitas. Penelitian ini menggunakan teknik sampling acak dengan partisipan dari Politeknik Pariwisata Batam dan mahasiswa. Kepuasan pengguna perpustakaan ditentukan oleh kemudahan akses dan ketersediaan informasi. Pengurus menghadapi tantangan dalam meningkatkan literasi mahasiswa di Prodi Room Division Management (RDM). Ruang baca sudah dilengkapi fasilitas yang memadai, namun kunjungan mahasiswa masih jarang. Meskipun prosedur peminjaman buku sederhana, ketidakakuratan website perpustakaan dan kurangnya staf menghambat minat kunjungan. Teknologi mendukung efisiensi, tetapi fasilitas teknologi masih terbatas. Survei menunjukkan bahwa perbaikan pengelolaan dan layanan diperlukan untuk meningkatkan penggunaan perpustakaan.Kata Kunci: Literasi, Sarana Prasarana, Perpustakaan, MahasiswaABSTRACTThe Programme for International Student Assessment (PISA) evaluates global literacy of 15-year-old students every three years. In PISA 2022, although global results declined, Indonesia's ranking improved, with Indonesian literacy rising five positions in reading and mathematics. This improvement occurred amid a global literacy decline. The low reading interest in Indonesia is attributed to inadequate habits and facilities. This study uses random sampling with participants from Batam Tourism Polytechnic and students. Library user satisfaction is determined by access convenience and information availability. Administrators face challenges in enhancing students' literacy in Room Division Management (RDM). The reading room is equipped with adequate facilities, yet student visits remain infrequent. While the book borrowing procedure is simple, inaccuracies in the library website and insufficient staff hinder visit interest. Technology supports efficiency, but technological facilities are still limited. Surveys indicate that improvements in management and services are needed to boost library usage.Keywords: Literacy, Infrastructure, Libraries, Students