cover
Contact Name
anyan
Contact Email
anyanright@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
jurnalvoxedukasi@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kab. sintang,
Kalimantan barat
INDONESIA
VOX EDUKASI: Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan
ISSN : 20864450     EISSN : 25801058     DOI : -
Core Subject : Education,
Jurnal ini memuat publikasi hasil pemikiran dan penelitian dibidang pendidikan, pengajaran dan evaluasi belajar, baik laporan penelitian maupun tinjauan buku yang dapat memberikan solusi permasalahan bagi perkembangan dunia pendidikan dan pengajaran secara luas dan bermanfaat serta belum pernah publikasi di media cetak maupun elektronik. Ruang lingkup bahasan meliputi: - Pendidikan dan Pengajaran - Metode/Model/Strategi Pembelajaran - Teori Pembelajaran - Penelitian Tindakan Kelas (PTK) - Evaluasi dan Hasil Belajar - Media Pembelajaran Interaktif - e-Learning - Multimedia Pendidikan - Bahan ajar - Kurikulum - Rencana Pembelajaran VOX EDUKASI terbit 2 kali per tahun pada bulan April dan Nopember.
Arjuna Subject : -
Articles 332 Documents
PEMILIHAN BAHASA DALAM JUAL BELI DI PASAR TUBA PASAK KECAMATAN TERIAK KABUPATEN BENGKAYANG Nainggolan, Kristina Natalia Febrina; Simanjuntak, Hotma; Wijaya, Eligia; Margareta, Margareta; Buri, Viktorina
VOX EDUKASI: Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan Vol 15, No 2 (2024): NOVEMBER
Publisher : STKIP Persada Khatulistiwa Sintang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31932/ve.v15i2.4084

Abstract

ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk mengungkap bentuk-bentuk kebahasaan yang dipilih dalam berkomunikasi antara penjual dan pembeli di Tuba Pasak, Kecamatan Teriak, Kabupaten Bengkayang, dan faktor-faktor yang memengaruhi pilihan bentuk-bentuk kebahasaan tersebut. Penelitian ini menggunakan deskriptif dalam bidang sosiolinguistik dengan metode pengumpulan datanya adalah pengamatan observasi (berperan serta), rekaman, dan wawancara. Terkait analisis data menggunakan pendektaan kontekstual-sosiolinguistik.  Hasil dari penelitian ini adalah bentuk-bentuk kebahasaan yang dipilih dalam berkomunikasi antara penjul dan pembeli terdiri atas (a) bahasa Dayak Bakati dan (b) bahasa Indonesia. Bahasa yang paling dominan digunakan adalah bahasa Dayak Bakati. Bahasa Indonesia digunakan dalam pertuturan di kalangan masyarakat pasar Tuba Pasak tersebut hanya untuk bercampur bentuk bahasa Indonesia dalam bahasa Dayak Bakati. Bentuk yang berwujud tingkat tutur tidak digunakan secara ketat. Bahkan, terjadi pencampuradukan tingkat tutur. Bentuk yang berwujud ragam (style) dibedakan atas dua, yaitu ragam lengkap (elaborated code) dan ragam ringkas (restricted code). Hampir semua peristiwa tutur menggunakan ragam ringkas (restricted code). Hanya sedikit sekali ditemukan adanya penggunaan ragam lengkap. Kemudian faktor-faktor yang menentukan pemilihan bahasa yang dilakukan oleh Pj dan Pb di Tuba Pasak meliputi: (1) status sosial, (2) usia, (3) tingkat keakraban, (4) tujuan tutur, dan (5) pokok tutur.Kata Kunci: Pemilihan Bahasa, Dayak Bakati, Kode Bahasa ABSTRACTThis study aims to uncover the forms of language chosen in communication between sellers and buyers in Tuba Pasak, Teriak District, Bengkayang Regency, and the factors that influence the choice of these language forms. This research uses a descriptive approach in the field of sociolinguistics with data collection methods including participant observation, recordings, and interviews. The data analysis approach is contextual-sociolinguistic. The results of this study show that the forms of language chosen for communication between sellers and buyers consist of (a) Dayak Bakati language and (b) Indonesian language. The most dominant language used is Dayak Bakati. Indonesian is used in conversations within the Tuba Pasak market community only in a mixed form with Dayak Bakati. The use of speech levels is not strictly applied, and there is even mixing of speech levels. The forms of style are distinguished into two categories: (1) elaborated code and (2) restricted code. Almost all speech events use restricted code, with only a few instances of the use of elaborated code. The factors determining the language choice by sellers and buyers in Tuba Pasak include: (1) social status, (2) age, (3) level of familiarity, (4) purpose of speech, and (5) topic of conversation.Keywords: Language Selection, Dayak Bakati, Language Code
EXPLORING THE FACTORS BEHIND LOW ENGLISH PROFICIENCY- FOCUSED STUDENTS Dewi, Eka Grana Aristyana
VOX EDUKASI: Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan Vol 15, No 2 (2024): NOVEMBER
Publisher : STKIP Persada Khatulistiwa Sintang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31932/ve.v15i2.4010

Abstract

ABSTRAKTujuan penelitian ini untuk mengetahui faktor internal dan eksternal yang menghambat mahasiswa untuk mampu berbahasa Inggris pada suatu universitas di Bali. Dalam penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dan menggunakan purposive sampling. Data dianalisis secara deskriptif dengan bantuan NVivo 12.  Hasil penelitian menunjukan ada enam faktor internal (Pengetahuan Bahasa Inggris, Motivasi, Preferensi Belajar, Ketakutan dalam Berbahasa Inggris, Pengalaman Berbahasa Inggris, Persepsi Mengenai Bahasa Inggris) dan dan empat faktor eksternal (Peran Teknologi dan Media, Preferensi Metode Belajar di Kelas, Faktor Lingkungan, dan Kompleksitas dan Kesulitan Bahasa Inggris) yang mempengaruhi kemampuan berbahasa Inggris mahasiswa tersebut.Kata Kunci: Bahasa Inggris, Kecakapan, Faktor, Internal, EksternalABSTRACTThe purpose of this research is to identify the internal and external factors that hinder students from being proficient in English at a university in Bali. This study employs a qualitative approach and uses purposive sampling. The data was analyzed descriptively with the aid of NVivo 12 software. The results indicate that there are six internal factors (English Knowledge, Motivation, Learning Preferences, Fear of Speaking English, English Language Experience, and Perception of English) and four external factors (Role of Technology and Media, Classroom Method Preferences, Environmental Factors, and Complexity and Difficulty of English) that influence the English proficiency of the students.Keywords: English, Proficiency, Factors. Internal, External
MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE MAKE A MATCH BERBANTUAN MEDIA WORDWALL TERHADAP HASIL BELAJAR AKUNTANSI Ulfah, Maria
VOX EDUKASI: Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan Vol 15, No 2 (2024): NOVEMBER
Publisher : STKIP Persada Khatulistiwa Sintang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31932/ve.v15i2.3901

Abstract

ABSTRAKTujuan penelitian ini adalah untuk mengevaluasi dampak model pembelajaran kooperatif Make A Match yang difasilitasi media Wordwall terhadap kinerja mahasiswa pada mata kuliah akuntansi. Model pembelajaran kooperatif diyakini dapat meningkatkan keterlibatan dan partisipasi siswa dalam proses pembelajaran, sedangkan media Wordwall menawarkan platform interaktif yang menumbuhkan motivasi belajar. Penelitian ini menggunakan desain penelitian tindakan kelas (PTK) yang terdiri dari dua siklus, dengan jumlah partisipan mahasiswa akuntansi tahun ajaran 2022/2023 di Universitas Tanjungpura sebanyak 42 orang. Instrumen yang digunakan berupa tes hasil belajar dan lembar observasi yang digunakan untuk mengukur keterlibatan siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model Make A Match dengan berbantuan media Wordwall memberikan dampak positif terhadap hasil belajar siswa. Sebelum pelaksanaan rencana aksi, hanya 38% siswa yang menunjukkan pemahaman materi secara tuntas, dengan skor rata-rata 69,38. Setelah penerapan model pembelajaran, terjadi peningkatan hasil belajar yang cukup signifikan. Pada Siklus I tingkat ketuntasan mencapai 71% dengan skor rata-rata 78,5, dan meningkat menjadi 82% dengan skor rata-rata 82,3 pada Siklus II. Temuan penelitian ini menunjukkan bahwa penerapan model pembelajaran kooperatif Make A Match dengan media Wordwall merupakan strategi yang efektif untuk meningkatkan hasil belajar mahasiswa pada mata kuliah akuntansi. Selain itu, ini mendorong keterlibatan aktif dan kolaborasi dalam lingkungan kelasKata Kunci: Model Pembelajaran Kooperatif, Make A Match, Wordwall, Hasil Belajar, Akuntansi ABSTRACTThe objective of this research is to evaluate the impact of the Make A Match cooperative learning model, facilitated by Media Wordwall , on student performance in accounting courses. The cooperative learning model is believed to enhance student engagement and participation in the learning process, while Media Wordwall offers an interactive platform that fosters learning motivation. This research employs a classroom action research (PTK) design comprising two cycles, with 42 accounting students participating during the 2022/2023 academic year at Tanjungpura University. The instruments employed comprise learning outcome tests and observation sheets, which are used to gauge student engagement. The findings of the research demonstrate that the Make A Match model, when assisted by Media Wordwall , has a positive impact on student learning outcomes. Prior to the implementation of the action plan, only 38% of students demonstrated complete understanding of the material, with an average score of 69.38. Following the implementation of the learning model, a notable increase was observed in learning outcomes. In Cycle I, the completion rate reached 71% with an average score of 78.5, and increased to 82% with an average score of 82.3 in Cycle II. The findings of this research demonstrate that the implementation of the Make A Match cooperative learning model in conjunction with Media Wordwall is an effective strategy for enhancing student learning outcomes in accounting courses. Additionally, it fosters active engagement and collaboration within the classroom settingKeywords: Cooperative Learning Model, Make A Match, Wordwall, Learning Outcomes, Accounting
IMPLEMENTASI SUPERVISI AKADEMIK DENGAN METODE COACHING UNTUK MENINGKATKAN KINERJA GURU DALAM PEMBELAJARAN DI SD NEGERI 21 SKP.G SP.2 EMPARU SINTANG Wati, Fitri Alinda; Dike, Daniel; Yani, Ahmad
VOX EDUKASI: Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan Vol 15, No 2 (2024): NOVEMBER
Publisher : STKIP Persada Khatulistiwa Sintang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31932/ve.v15i2.4094

Abstract

ABSTRAKPermasalahan yang terjadi pada SD Negeri 21 SKP.G.Sp.2 Emparu kabupaten Sintang adalah pembelajaran yang dilaksanakan masih berpusat pada pada guru, kompetensi guru dalam melaksankan proses pembelajaran di kelas masih rendah terutama dalam pengunaan model atau metode pembelajaran yang aktif, efektif dan menyenangkan, guru kurang mempersiapkan perangkat dan media pembelajaran sebelum masuk ke kelas, guru masih berpikir konvensional dan belum mampu merubah pola pikir mengajar kearah pembelajaran yang berpusat kepada peserta didik. Supervisi akademik oleh kepala sekolah berperan sangat penting untuk mendukung guru dalam meningkatkan kompetensi mereka, melalui umpan balik yang konstruktif dan evaluasi menyeluruh.Supervisi akademik tradisional yang lebih berfokus pada aspek administratif seringkali tidak efektif, sehingga pendekatan berbasis coaching menjadi alternatif yang menarik. Melalui metode coaching, kepala sekolah berperan sebagai mitra strategis, yang membantu guru mengidentifikasi potensi, merancang pembelajaran yang lebih kreatif, serta merefleksikan praktik pembelajaran mereka. Implementasi supervisi berbasis coaching di SD Negeri 21 SKP.G Sp. 2 Emparu menunjukkan potensi perbaikan dalam hal perencanaan pembelajaran, penggunaan teknologi, dan relevansi pembelajaran terhadap kebutuhan siswa.Keberhasilan supervisi berbasis coaching sangat bergantung pada kolaborasi yang erat antara kepala sekolah dan guru, serta kompetensi kepala sekolah dalam memberikan umpan balik yang konstruktif. Pendekatan ini diharapkan dapat meningkatkan profesionalisme guru, menciptakan pembelajaran yang bermakna, serta mendukung peningkatan kualitas pendidikan dan hasil belajar siswa. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif untuk menggali pengaruh supervisi akademik terhadap peningkatan kinerja guru, dengan data yang diperoleh melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa supervisi berbasis coaching berpengaruh positif terhadap peningkatan kinerja guru di SD Negeri 21 SKP.G Sp. 2 Emparu, dan dapat dijadikan model dalam upaya peningkatan mutu pendidikan secara lebih luas.Kata Kunci: Supervisi Akademik, Coaching, Kinerja Guru ABSTRACTProblems that occur at SD Negeri 21 SKP.G.Sp.2 Emparu Sintang district is that the learning carried out is still centered on the teacher, teacher competence in carrying out the learning process in the classroom is still low, especially in the use of active, effective and fun learning models or methods, teachers do not prepare learning devices and media before entering the classroom, teachers still think conventionally and have not been able to change the teaching mindset towards student-centered learning.Academic supervision by school principals plays a very important role in supporting teachers in improving their competence, through constructive feedback and comprehensive evaluation. Traditional academic supervision which focuses more on administrative aspects is often ineffective, so a coaching-based approach becomes an attractive alternative. Through the coaching method, the principal acts as a strategic partner, who helps teachers identify potential, design more creative learning, and reflect on their learning practices. Implementation of coaching-based supervision at SD Negeri 21 SKP.G Sp. 2 Emparu shows the potential for improvement in terms of learning planning, use of technology, and the relevance of learning to student needs. The success of coaching-based supervision is very dependent on close collaboration between school principals and teachers, as well as the principal's competence in providing constructive feedback. This approach is expected to increase teacher professionalism, create meaningful learning, and support improving the quality of education and student learning outcomes. This research uses a descriptive qualitative approach to explore the influence of academic supervision on improving teacher performance, with data obtained through interviews, observation and documentation. The research results show that coaching-based supervision has a positive effect on improving teacher performance at SD Negeri 21 SKP.G Sp. 2 Emparu, and can be used as a model in efforts to improve the quality of education more broadly.Keywords: Academic Supervision, Coaching, Teacher Performance
EKSPLORASI NARATIF PENGALAMAN GURU DALAM MENERAPKAN FILOSOFI KONSTRUKTIVISME PADA PEMBELAJARAN DARING Ramadhannisa, Izzati; Radiana, Usman; Wicaksono, Luhur; Imandari, Ratih Zatil
VOX EDUKASI: Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan Vol 15, No 2 (2024): NOVEMBER
Publisher : STKIP Persada Khatulistiwa Sintang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31932/ve.v15i2.4058

Abstract

ABSTRAKPenelitian ini mengeksplorasi pengalaman guru dalam menerapkan filosofi konstruktivisme pada pembelajaran daring, dengan fokus pada interpretasi, adaptasi, dan tantangan implementasinya. Menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kepustakaan, penelitian menganalisis publikasi ilmiah dari tahun 2015-2024 melalui berbagai database akademik terpercaya. Hasil penelitian mengungkapkan bahwa guru mengembangkan interpretasi baru tentang "konstruktivisme digital" yang mengintegrasikan teknologi sebagai alat kognitif dalam konstruksi pengetahuan. Meski menghadapi tantangan seperti keterbatasan interaksi sosial dan kesenjangan digital, guru berhasil mengembangkan strategi inovatif melalui kombinasi pembelajaran sinkron-asinkron dan pemanfaatan tools digital kolaboratif. Penelitian ini mengidentifikasi perlunya pergeseran paradigma dari penyampaian konten digital menuju fasilitasi konstruksi pengetahuan digital yang bermakna, serta pengembangan ekosistem pembelajaran digital yang berkelanjutan dan adaptif. Kata Kunci: konstruktivisme digital, pembelajaran daring, pengalaman guruABSTRACTThis research explores teachers' experiences in implementing constructivist philosophy in online learning, focusing on interpretation, adaptation, and implementation challenges. Using a qualitative approach with library research methods, the study analyzes scientific publications from 2015-2024 through various trusted academic databases. The findings reveal that teachers have developed new interpretations of "digital constructivism" that integrate technology as cognitive tools in knowledge construction. Despite challenges such as limited social interaction and digital divide, teachers successfully developed innovative strategies through combinations of synchronous-asynchronous learning and utilization of collaborative digital tools. This research identifies the need for a paradigm shift from digital content delivery towards meaningful digital knowledge construction facilitation, as well as the development of sustainable and adaptive digital learning ecosystems.Keywords: digital constructivism, online learning, teacher experience
PERAN FILSAFAT PENDIDIKAN DALAM MENGHADAPI TANTANGAN PENDIDIKAN DI ERA DIGITAL Mora, Andreas; Radiana, Usman; Paranita, Wira; Wicaksono, Luhur
VOX EDUKASI: Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan Vol 15, No 2 (2024): NOVEMBER
Publisher : STKIP Persada Khatulistiwa Sintang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31932/ve.v15i2.3957

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan peran penting filsafat pendidikan dalam dunia pendidikan, terutama dalam menghadapi tantangan di era digital. Filosofi pendidikan menganggap pendidikan sebagai sebuah proses perlunya memanusiakan siswa agar mereka dapat merealisasikan potensi yang ada pada diri manusia itu sendiri. Perkembangan teknologi memaksa setiap siswa untuk lebih mengembangkan potensi mereka ke arah penggunaan teknologi. Penting bagi guru untuk memikirkan cara inovatif di mana pembelajaran dapat dilakukan baik untuk meningkatkan afektif, kognitif, dan psikomotorik siswa. Dalam era digital saat ini, digitalisasi dalam pembelajaran menjadi kebutuhan untuk meningkatkan kualitas proses Pendidikan yang ada. Untuk itu pelatihan-pelatihan sangat dibutuhkan dalam mengembangkan sumber daya manusia dalam hal ini adalah guru itu sendiri.Kata Kunci: Filsafat Pendidikan Era DigitalABSTRACTThis study aims to explain the important role of educational philosophy in the world of education, especially in facing challenges in the digital era. Educational philosophy considers education as a process of the need to humanize students so that they can realize the potential that exists in humans themselves. The development of technology forces every student to further develop their potential towards the use of technology. It is important for teachers to think of innovative ways in which learning can be carried out both to improve students' affective, cognitive, and psychomotor skills. In today's digital era, digitalization in learning is a necessity to improve the quality of the existing education process. For this reason, training is needed in developing human resources in this case the teachers themselves.Keywords: Educational Philosophy Digital Era
PEMBENTUKAN KARAKTER PEDULI LINGKUNGAN: STUDI ADIWIYATA Utami, Tri; Hasmika, Hasmika; Fitriana, Dina
VOX EDUKASI: Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan Vol 15, No 2 (2024): NOVEMBER
Publisher : STKIP Persada Khatulistiwa Sintang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31932/ve.v15i2.3837

Abstract

ABSTRAKAdiwiyata merupakan upaya dari pemerintah untuk menciptakan generasi bangsa yang sadar dan memiliki rasa cinta dan tanggung-jawab terhadap lingkungan. Program adiwiyata menjadi program unggulan yang diterapkan di SMP Negeri 3 Pontianak, yang berpedoman pada konsep lingkungan kedalam Visi dan Misi sekolah yang bertujuan membentuk karakter peduli lingkungan. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis implemetasi karakter peduli lingkungan pada siswa SMP Negeri 3 Pontianak melalui program adiwiyata. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Teknik pengumpulan data dalam penelitian adalah wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa program adiwiyata di SMP Negeri 3 Pontianak diimplementasikan melalui kegiatan ekstra kurikuler sekolah dan profil sekolah (Khusus Penghijuan), di mana para siswa dapat merawat lingkungan sekolah guna menumbuhkan sikap dan wawasan lingkungan, sekaligus memiliki kepedulian terhadap lingkungan.Kata Kunci: Adiwiyata, Karakter, Peduli LingkunganABSTRACTAdiwiyata is an effort by the government to create a generation who are aware and have a sense of love and responsibility for the environment. The program of Adiwiyata is an excited program which is implemented in Junior High School 3 in Pontianak, that is guided by incorporating the concept of the environment into the school's Vision and Mission which aims to build character up caring for the environment. The purpose of this study is to analyze the implementation of the characters who are caring for the environment in Junior High School 3 students through the adiwiyata program. This study will use a qualitative approach with a descriptive research. The techniques of Data collection in this research are interviews, observation, and documentation. The results of the study will. show that the program of Adiwiyata at SMP Negeri 3 Pontianak is implemented through school extra-curricular activities and school profiles (specially green program), furthermore students’ environmental awareness will have attittudes and insights as well as possible.Keywords: Adiwiyata, Character, environmental care
PENGEMBANGAN BUKU CERITA DIGITAL BERBASIS CFE UNTUK MENINGKATKAN DIMENSI BERNALAR KRITIS DAN PEMAHAMAN MEMBACA SISWA KELAS V SEKOLAH DASAR Murtiyana, Valentina Ika; Sabri, Tahmid; Puspitasari, Maya
VOX EDUKASI: Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan Vol 15, No 2 (2024): NOVEMBER
Publisher : STKIP Persada Khatulistiwa Sintang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31932/ve.v15i2.4091

Abstract

ABSTRAKPendidikan memiliki peran vital dalam membentuk individu dan memajukan masyarakat, terutama pada tingkat pendidikan dasar. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan buku cerita digital berbasis Canva for Education (CFE) dengan fokus pada peningkatan keterampilan berpikir kritis dan pemahaman membaca siswa kelas V. Metode yang digunakan adalah Research and Development (R&D) dengan pendekatan ADDIE, yang mencakup tahapan analisis, desain, pengembangan, implementasi, dan evaluasi. Diharapkan, buku cerita digital ini mampu menarik minat siswa serta menciptakan pengalaman pembelajaran yang interaktif. Penelitian ini juga mengevaluasi kepraktisan penggunaan, serta mengidentifikasi kelebihan dan kekurangan produk. Hasil penelitian menunjukkan rata-rata 4,80, dan validasi ahli desain memperoleh rata-rata 4,75, menandakan produk yang valid. Uji coba produk pada siswa melalui uji coba perorangan, kelompok kecil, dan kelompok besar menghasilkan sikap positif "sangat baik". Pelatihan penerapan media pembelajaran kepada guru dan siswa menunjukkan efektivitas media. Evaluasi hasil belajar siswa melalui pre-test dan post-test menunjukkan peningkatan rata-rata nilai dari 51,8 menjadi 86,16, dengan hanya 2 siswa yang belum mencapai kriteria ketuntasan tujuan pembelajaran setelah menggunakan media. Dengan demikian, buku cerita digital berbasis Canva terbukti efektif dalam meningkatkan hasil belajar siswa kelas V di SDN 14 Manis Raya, sekaligus memberikan pengalaman belajar yang interaktif dan menarik.Kata Kunci: Buku Cerita Digital, Canva For Education, Keterampilan Berpikir Kritis, Pemahaman MembacaABSTRACTEducation has a vital role in forming individuals and advancing society, especially at the basic education level. This research aims to develop a digital storybook based on Canva for Education (CFE) with a focus on improving critical thinking skills and reading comprehension for fifth grade students. The method used is Research and Development (R&D) with the ADDIE approach, which includes the stages of analysis, design, development, implementation, and evaluation. It is hoped that this digital storybook will be able to attract students' interest and create an interactive learning experience. This research also evaluates the practicality of use, and identifies the advantages and disadvantages of the product. The research results showed an average of 4.80, and validation by design experts obtained an average of 4.75, indicating a valid product. Product trials on students through individual, small group and large group trials resulted in a positive attitude of "very good". Training on the application of learning media to teachers and students shows the effectiveness of the media. Evaluation of student learning outcomes through pre-test and post-test showed an increase in the average score from 51.8 to 86.16, with only 2 students not reaching the criteria for completing the learning objectives after using the media. Thus, Canva-based digital storybooks have proven effective in improving the learning outcomes of class V students at SDN 14 Manis Raya, while providing an interactive and interesting learning experience.Keywords: Digital Storybook, Canva For Education, Critical Thinking Skills, Reading Comprehension
UJI VALIDITAS DAN REALIBILITAS INTRUMEN PEMBENTUKAN KARAKTER BANGSA BERAKHLAK MULIA PADA MODEL PEMBELAJARAN HOLISTIC Bulkani, Bulkani; Raidin, Agung; Ni'mah, Nurun
VOX EDUKASI: Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan Vol 15, No 2 (2024): NOVEMBER
Publisher : STKIP Persada Khatulistiwa Sintang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31932/ve.v15i2.4017

Abstract

ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi validitas dan reliabilitas instrumen pembentukan karakter bangsa yang berakhlak mulia melalui model pembelajaran holistik. Metode yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan desain evaluatif, melibatkan 97 peserta didik yang terlibat dalam pendidikan karakter berbasis nilai moral. Instrumen berupa kuesioner dengan skala Likert 1-5 diujikan untuk mengukur karakter seperti integritas dan kepedulian sosial. Analisis data meliputi uji validitas menggunakan Confirmatory Factor Analysis (CFA) dan reliabilitas dengan Cronbach's Alpha. Hasil menunjukkan bahwa mayoritas responden cenderung tidak setuju terhadap pernyataan terkait karakter, dengan nilai rata-rata di bawah 2. Validitas konstruk diperoleh dengan outer loading yang bervariasi, menegaskan bahwa indikator secara signifikan berkontribusi pada pengukuran karakter. Kesimpulan menegaskan pentingnya validitas alat ukur dalam menilai dampak model pembelajaran terhadap karakter bangsa yang berakhlak mulia.Kata Kunci: Validitas, realibilitas, intrumen, karakter, holistikABSTRACTThis study aims to evaluate the validity and reliability of instruments for fostering noble character through a holistic learning model among students engaged in character education programs. Using a quantitative evaluative approach, a purposive sampling method was employed to select 97 participants. A questionnaire measuring indicators of noble character—such as integrity, responsibility, honesty, and social concern—was developed based on a Likert scale of 1–5. Data were collected both online and in-person, ensuring respondent comprehension. The validity and reliability of the instrument were assessed through Confirmatory Factor Analysis (CFA) and Cronbach's Alpha. Results revealed that most items scored below a mean of 2, indicating a prevalent disagreement among respondents regarding the character values assessed. High outer loadings for social concern and responsibility indicators confirm the instrument's effectiveness. In conclusion, the holistic learning model significantly influences the development of noble character, underscoring the necessity for robust measurement tools in educational settings.Keywords: Validity, realibility, intrument, character, holistic
PENINGKATAN KETERAMPILAN MENULIS TEKS LAPORAN HASIL OBSERVASI DENGAN MODEL PJBL DAN MEDIA VIRTUAL REALITY Sunarti, Sunarti; Priyadi, Antonius Totok; Madeten, Sisilya Saman
VOX EDUKASI: Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan Vol 15, No 2 (2024): NOVEMBER
Publisher : STKIP Persada Khatulistiwa Sintang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31932/ve.v15i2.3923

Abstract

ABSTRAKPenelitian Tindakan Kelas (PTK) ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan siswa kelas VIII B di SMP Negeri 25 Pontianak dalam menulis teks laporan hasil observasi menggunakan model PjBL dan media virtual reality. Penelitian dilakukan melalui dua siklus, yaitu siklus I dan siklus II,  serta melalui empat tahap: perencanaan, implementasi, observasi, dan refleksi. Data penelitian diperoleh melalui studi dokumentasi, observasi, dan pengukuran. Data dianalisis menggunakan teknik deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan pada setiap siklus. Pada siklus I, kemampuan guru dalam menyusun rencana (modul ajar) mendapat skor 81 (baik), sedangkan pada siklus II, mendapat skor 91.5 (sangat baik). Kemampuan guru dalam melaksanakan pembelajaran pada siklus I mendapatkan skor 70% (baik), siklus II mendapat skor 92% (sangat baik). Sementara itu, pencapaian belajar keseluruhan siswa pada siklus I adalah 74.25%, dan pada siklus II adalah 87.5%. Dengan demikian, pembelajaran dengan model PjBL dan media virtual reality dapat meningkatkan keterampilan menulis dan mengenalkan siswa dengan penggunaan teknologi untuk persiapan masa depan.Kata Kunci: Peningkatan Keterampilan, Menulis, PjBL, Virtual RealityABSTRACTThe Classroom Action Research (CAR) aims to improve the writing skills of eighth-grade students in SMP Negeri 25 Pontianak in writing observation report texts using the Project-Based Learning (PjBL) model and virtual reality media. The research was conducted through two cycles, namely cycle I and cycle II, carried out in four stages: planning, implementation, observation, and reflection. Data were obtained through documentation study, observation, and measurement. The data were analyzed using qualitative descriptive techniques. The results showed improvement in each cycle. In cycle I, the teacher's ability to prepare the lesson plan (teaching module) scored 81 (good), while in cycle II, it scored 91.5 (very good). The teacher's ability to implement learning in cycle I received a score of 70% (good), and in cycle II, it received a score of 92% (very good). Meanwhile, the overall student learning achievement in cycle I was 74.25%, and in cycle II, it was 87.5%. Thus, learning with the PjBL model and virtual reality media can enhance writing skills and introduce students to the use of technology for future preparation.Keywords: Learning Outcome, Writing, PjBL, Virtual Reality