cover
Contact Name
anyan
Contact Email
anyanright@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
jurnalvoxedukasi@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kab. sintang,
Kalimantan barat
INDONESIA
VOX EDUKASI: Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan
ISSN : 20864450     EISSN : 25801058     DOI : -
Core Subject : Education,
Jurnal ini memuat publikasi hasil pemikiran dan penelitian dibidang pendidikan, pengajaran dan evaluasi belajar, baik laporan penelitian maupun tinjauan buku yang dapat memberikan solusi permasalahan bagi perkembangan dunia pendidikan dan pengajaran secara luas dan bermanfaat serta belum pernah publikasi di media cetak maupun elektronik. Ruang lingkup bahasan meliputi: - Pendidikan dan Pengajaran - Metode/Model/Strategi Pembelajaran - Teori Pembelajaran - Penelitian Tindakan Kelas (PTK) - Evaluasi dan Hasil Belajar - Media Pembelajaran Interaktif - e-Learning - Multimedia Pendidikan - Bahan ajar - Kurikulum - Rencana Pembelajaran VOX EDUKASI terbit 2 kali per tahun pada bulan April dan Nopember.
Arjuna Subject : -
Articles 332 Documents
DAMPAK KETERGANTUNGAN PADA ARTIFICIAL INTELLIGENCE TERHADAP KEMAMPUAN ANALITIS DAN KREATIF MAHASISWA Ulfah, Maria
VOX EDUKASI: Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan Vol 15, No 1 (2024): APRIL
Publisher : STKIP Persada Khatulistiwa Sintang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31932/ve.v15i1.3892

Abstract

ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi dampak ketergantungan pada kecerdasan buatan (AI) terhadap kemampuan analitis dan kreatif mahasiswa. Dalam era digital, AI telah menjadi alat penting dalam proses belajar, namun penggunaan yang berlebihan dapat mempengaruhi keterampilan dasar mahasiswa. Metode penelitian ini menggunakan wawancara melalui Google Form dengan mahasiswa Pendidikan Ekonomi FKIP Universitas Tanjungpura, yang diharapkan dapat memberikan wawasan tentang bagaimana AI memengaruhi efektivitas pembelajaran, keterampilan teknologi, interaksi sosial, serta isu terkait privasi dan keandalan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa AI membantu mahasiswa dalam memahami materi, menemukan sumber belajar tambahan, dan meningkatkan efisiensi belajar. Namun, ketergantungan yang tinggi pada AI dapat mengurangi kemampuan berpikir kritis dan kreativitas mahasiswa. Mahasiswa yang terlalu bergantung pada AI menunjukkan penurunan dalam keterampilan analitis dan kreatif, yang penting untuk keberhasilan akademik dan profesional di masa depan. Penelitian ini menyarankan perlunya keseimbangan dalam penggunaan AI dengan pengembangan keterampilan intelektual dan sosial untuk memaksimalkan manfaat teknologi sambil mempertahankan kompetensi yang diperlukan dalam dunia kerja.Kata Kunci : Artifical Intellegence, Dampak Ketergantungan, Kemampuan Analisis, KreatifABSTRACTThis study aims to explore the impact of dependence on artificial intelligence (AI) on students' analytical and creative abilities. In the digital era, AI has become a crucial tool in the learning process, but excessive use may affect students' fundamental skills. The research method involves interviews conducted via Google Forms with students from the Economics Education Program at FKIP Universitas Tanjungpura, providing insights into how AI influences learning effectiveness, technological skills, social interactions, and issues related to privacy and reliability. The findings indicate that AI assists students in understanding material, finding additional learning resources, and enhancing learning efficiency. However, a high dependency on AI can reduce students' critical thinking and creativity. Students who are overly reliant on AI demonstrate a decline in analytical and creative skills, which are essential for academic and professional success. This study suggests the need for a balance between using AI and developing intellectual and social skills to maximize the benefits of technology while maintaining the competencies required in the workforce.Keywords: Artifical Intellegence, Impact of Dependency, Analytical Capabilities, Creative
AUGMENTED REALITY UNTUK LITERASI MUSIK TRADISIONAL BAGI SISWA SEKOLAH MENENGAH PERTAMA TABANAN-BALI Pratista, I Made Wisnu Yoga; Astawa, Ni Luh Putu Ning Septyarini Putri; Wijaya, I Nyoman Yudi Anggara
VOX EDUKASI: Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan Vol 15, No 1 (2024): APRIL
Publisher : STKIP Persada Khatulistiwa Sintang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31932/ve.v15i1.3177

Abstract

ABSTRAKPenelitian bertujuan untuk mengetahui rancang bangun Augmented Reality (AR) untuk literasi musik tradisional Bali bagi siswa tingkat Sekolah Menengah Pertama (SMP). Penelitian ini dilakukan kepada 15 siswa-siswi di sebuah sekolah di Kabupaten Tabanan Bali yang mengikuti ekstrakurikuler Gamelan Bali. Penelitian menggunakan metode MDLC versi Luther -  Sutopo yang mempunyai kelebihan dari fleksibelnya dalan perbaikan disetiap tahap dan pada sisi lainnya metode Luther sutopo dapat digunakan untuk mengembangkan perangkat lunak berbasis multimedia dan dapat dilakukan pada penelitian individu. Metode ini terdiri dari 6 tahapan antara lain Concept, Design, Material Collection, Assembly, Testing, Distribution. Aplikasi BALIMU diuji dengan menggunakan black box testing.Kata Kunci: augmented reality, alat musik tradisional BaliABSTRACTThe research aims to determine the design and development of Augmented Reality (AR) for traditional Balinese music literacy for secondary students. This study was done on 15 students at a public secondary school di Tabanan Bali who took part in the Balinese Gamelan extracurricular. The research uses the Luther - Sutopo version of the MDLC method which has the advantage of being flexible in improving at each stage on the other hand the Luther-Sutopo method can be used to develop multimedia-based software and can be carried out on individual research. This method is composed of 6 phases, including Concepting, Designing, Material Collecting, Assembling, Testing, and Distributing. The BALIMU application is tested using black box testing.Keyword: augmented reality, traditional Balinese musical instruments
KESULITAN BELAJAR MATA KULIAH BAHASA INDONESIA PADA MAHASISWA SEKOLAH TINGGI AGAMA KATOLIK NEGERI PONTIANAK Kurniati, Yusi; Romadani, Anggit Tiyas Fitra
VOX EDUKASI: Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan Vol 14, No 2 (2023): NOPEMBER
Publisher : STKIP Persada Khatulistiwa Sintang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31932/ve.v14i2.2914

Abstract

ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kesulitan belajar mata kuliah Bahasa Indonesia pada mahasiswa STAKat Negeri Pontianak dan mendeskripsikan faktor penyebab kesulitan belajar mahasiswa. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa materi perkuliahan Bahasa Indonesia yang paling sulit dipahami oleh mahasiswa adalah materi tentang Menyusun Daftar Pustaka, Menulis Kutipan, dan Diksi. Kesulitan belajar tersebut disebabkan oleh berbagai faktor antara lain motivasi dan minat mahasiswa, kompetensi dosen, kompetensi mahasiswa, serta lingkungan dan sarana prasarana. Namun, dari berbagai faktor penyebab tersebut, faktor yang paling dominan adalah faktor kompetensi mahasiswa sebab masih banyak mahasiswa yang tidak aktif dalam perkuliahan yang disebabkan oleh tidak berani untuk berpendapat.Kata Kunci: kesulitan belajar, Mahasiswa, Bahasa Indonesia.ABSTRACTThis research aims to describe the difficulties in learning Indonesian language courses among STAKat Negeri Pontianak students and describe the causes of students' learning difficulties. This research is a qualitative descriptive study. The results of the research show that the Indonesian language lecture material that is most difficult for students to understand is the material on Compiling a Bibliography, Writing Quotes, and Diction. The lack of smooth learning is caused by various factors, including student motivation and interest, lecturer competence, student competence, as well as the environment and infrastructure. However, of the various causal factors, the most dominant factor is the student competency factor because there are still many students who are not active in lectures because they do not dare to express their opinion.Keywords: learning difficulties, students, Indonesian. 
PENERAPAN MODEL RECIPROCAL TEACHING UNTUK MENINGKATKAN KEMANDIRIAN BELAJAR DAN HASIL BELAJAR SISWA KELAS XI SMA NEGERI 1 SIANTAN Andini, Dian Ariesta; Yani, Ahmad; Sayu, Silvia
VOX EDUKASI: Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan Vol 14, No 2 (2023): NOPEMBER
Publisher : STKIP Persada Khatulistiwa Sintang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31932/ve.v14i2.2469

Abstract

ABSTRAKTujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan kemandirian belajar dan hasil belajar siswa dengan menerapkan model pembelajaran Reciprocal Teaching pada pembelajaran matematika, menganalisis dan mendeskripsikan pembelajaran di SMA Negeri 1 Siantan. Metode yang digunakan adalah pendahuluan. Subyek penelitian ini berjumlah 35 siswa yaitu siswa kelas XI MIPA 1 SMA Negeri 1 Siantan. Mengumpulkan informasi melalui observasi, tes dan dokumentasi. Teknis analisis data adalah analisis deskriptif. Rata-rata tingkat ketuntasan belajar siswa sebelum menerapkan Model Pembelajaran Reciprocal Teaching pada mata pelajaran matematika adalah 55,43 dan setelah pembelajaran Model Reciprocal Teaching, rata-rata ketuntasan belajar mata pelajaran matematika adalah 85,71. Berdasarkan hasil belajar mandiri, kepercayaan diri siswa sebesar 37,71%, sedangkan hasil belajar siswa meningkat sebesar 50,43% setelah menggunakan model pembelajaran Reciprocal Teaching. Dapat disimpulkan bahwa setelah diperkenalkannya model reciprocal teaching, kemandirian siswa dalam belajar matematika meningkat secara signifikan dan berdampak pada hasil belajar siswa.Kata Kunci: Hasil belajar, kemandirian belajar, Model Reciprocal TeachingABSTRACTThe purpose of this study was to improve learning independence and student learning outcomes by applying the Reciprocal Teaching learning model to learning mathematics, analyzing and describing learning in SMA Negeri 1 Siantan. The method used is preliminary. The subjects of this study were 35 students, namely students of class XI MIPA 1 at SMA Negeri 1 Siantan. Gather information through observation, tests and documentation. Technical data analysis is descriptive analysis. The average level of student learning completeness before applying the Reciprocal Teaching Learning Model in mathematics was 55.43 and after learning the Reciprocal Teaching Model, the average learning completeness in mathematics was 85.71. Based on the results of independent learning, student self-confidence was 37.71%, while student learning outcomes increased by 50.43% after using the Reciprocal Teaching learning model. It can be concluded that after the introduction of the reciprocal teaching model, student independence in learning mathematics increased significantly and had an impact on student learning outcomes.Keywords: Learning outcomes, learning independence, Reciprocal Teaching Model
KEPEMIMPINAN KEPALA SEKOLAH KECAMATAN AMBALAU DALAM IMPLEMENTASI KURIKULUM MERDEKA (Studi Kasus di SDN 2 Ambalau dan SDN 3 Kemangai) Jonison, Jonison; Dike, Daniel; Warsihna, Jaka
VOX EDUKASI: Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan Vol 15, No 2 (2024): NOVEMBER
Publisher : STKIP Persada Khatulistiwa Sintang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31932/ve.v15i2.4100

Abstract

ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi peran kepemimpinan kepala sekolah dalam implementasi Kurikulum Merdeka di SDN 2 Ambalau dan SDN 3 Kemangai Kecamatan Ambalau, Kabupaten Sintang. Fokus riset pada profil kepemimpinan dan strategi kepemimpinan kepala sekolah dalam implementasi Kurikulum. Pendekatan kualitatif dengan desain multi case study dipilih untuk memperoleh gambaran mendalam mengenai dinamika kepemimpinan kepala sekolah dalam konteks keterbatasan sumber daya sekolah pedalaman. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi, dan studi dokumentasi yang melibatkan kepala sekolah, guru, pengawas, siswa, orang tua, dan Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Sintang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepala sekolah memiliki kepribadian yang kuat dan mampu mengelola sekolah meski sering menghadapi keterbatasan waktu dan sumber daya. Namun, dalam dimensi manajerial, kepala sekolah kurang melibatkan guru dalam pengelolaan sekolah secara optimal. Di sisi lain, dalam dimensi profesionalisme, supervisi terhadap guru masih belum maksimal. Implementasi Kurikulum Merdeka di kedua sekolah tersebut menunjukkan pentingnya peran kepala sekolah dalam merancang Kurikulum Operasional Sekolah (KOS) dan perencanaan berbasis data untuk meningkatkan kualitas pendidikan. Penelitian ini memberikan wawasan tentang tantangan dan strategi kepala sekolah dalam mengelola pendidikan di daerah pedalaman, serta implikasinya terhadap penguatan implementasi kebijakan pendidikan di tingkat lokal.Kata Kunci: profil, strategi, kepemimpinan, kurikulum mandiriABSTRACTThis study aims to explore the role of principal leadership in the implementation of the Independent Curriculum at SDN 2 Ambalau and SDN 3 Kemangai, Ambalau District, Sintang Regency. The focus of the research is on the leadership profile and leadership strategies of principals in implementing the Curriculum. A qualitative approach with a multi-case study design was chosen to obtain an in-depth picture of the dynamics of principal leadership in the context of limited resources in remote schools. Data were collected through in-depth interviews, observations, and documentation studies involving principals, teachers, supervisors, students, parents, and the Head of the Sintang Regency Education Office. The results of the study indicate that principals have strong personalities and are able to manage schools even though they often face limited time and resources. However, in the managerial dimension, principals do not involve teachers optimally in managing schools. On the other hand, in the professionalism dimension, supervision of teachers is still not optimal. The implementation of the Independent Curriculum in both schools shows the importance of the role of principals in designing the School Operational Curriculum (KOS) and data-based planning to improve the quality of education. This study provides insight into the challenges and strategies of school principals in managing education in remote areas, as well as their implications for strengthening the implementation of education policies at the local level.Keywords: profile, strategy, leadership, independent curriculum
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE ROUND ROBIN TERHADAP KETERAMPILAN KOMUNIKASI DAN HASIL BELAJAR SISWA KELAS IV SDN PAJAJARAN Paska, Debora Dilla; Stevanus, Ivan
VOX EDUKASI: Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan Vol 15, No 2 (2024): NOVEMBER
Publisher : STKIP Persada Khatulistiwa Sintang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31932/ve.v15i2.3938

Abstract

ABSTRAKKeterampilan komunikasi sebagai salah satu keterampilan abad-21 yang harus dimiliki siswa, namun pada kenyataannya penerapan pembelajaran di beberapa sekolah kurang mampu meningkatkan keterampilan komunikasi. Keterampilan komunikasi berpengaruh pada hasil belajar siswa, sehingga diperlukan penanganan yang tepat untuk melaksanakan pembelajaran di kelas. Tujuan penelitian ini adalah untuk melihat ada atau tidaknya pengaruh model pembelajaran kooperatif tipe round robin terhadap keterampilan komunikasi dan hasil belajar siswa kelas IV SDN Pajajaran. Metode penelitian ini adalah penelitian eksperimen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh penerapan model pembelajaran kooperatif tipe Round Robin pada kelas eksperimen, hal ini ditandai dengan peningkatan nilai yang lebih signifikan mengenai keterampilan komunikasi dan hasil belajar siswa dibandingkan kelas kontrol. Dari penelitian ini, dapat disarankan bagi pendidik maupun peneliti lainnya dapat menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe round robin sebagai salah satu referensi untuk meningkatkan keterampilan komunikasi dan hasil belajar siswa.Kata Kunci: model round robin, hasil belajarABSTRACTCommunication skills are one of the 21st century skills that students must have, but in the reality the application of learning in some schools is not able to improve communication skills. Communication skills affect student learning outcomes, so proper handling is needed to carry out learning in the classroom. The purpose of this study is to see whether or not there is an influence of the round robin type cooperative learning model on communication skills and learning outcomes of grade IV students of SDN Pajajaran. This research method is experimental research. The results showed that there was an effect of the application of the round robin type cooperative learning model in the experimental class, which was characterized by a more significant increase in scores regarding communication skills and student learning outcomes compared to the control class. From this study, it can be suggested that educators and other researchers can use the round robin type cooperative learning model as one of the references to improve communication skills and student learning outcomes.Keywords: round robin type, learning outcomes
PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN FLIPBOOK BERBASIS APLIKASI ANDROID UNTUK MATERI LINGKARAN DAN GARIS SINGGUNG LINGKARAN Mardian, Fauzy; Yani T., Ahmad; Siregar, Nurfadilah
VOX EDUKASI: Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan Vol 15, No 2 (2024): NOVEMBER
Publisher : STKIP Persada Khatulistiwa Sintang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31932/ve.v15i2.4065

Abstract

ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk mengembangkan aplikasi media pembelajaran flipbook berbasis aplikasi Android pada materi lingkaran dan garis singgung lingkaran untuk siswa kelas XI di SMAN 3 Pontianak. Metode yang digunakan adalah Research and Development (R&D) dengan model ADDIE, yang mencakup analisis, desain, dan pengembangan, implementasi dan evaluasi namun dalam penelitian ini dibatasi hanya sampai pada tahap pengembangan. Hasil pengembangan menunjukkan bahwa aplikasi ini layak digunakan, dengan rata-rata skor validasi ahli media sebesar 3,49 dan ahli materi 3,47, yang masuk dalam kategori "layak digunakan". Uji kemenarikan yang melibatkan 15 siswa memperoleh skor rata-rata 3,25, mengindikasikan bahwa aplikasi ini menarik bagi siswa. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa pemanfaatan teknologi berbasis Android dapat meningkatkan aksesibilitas dan pemahaman siswa terhadap materi matematika, serta dapat mengatasi masalah minat belajar yang rendah.Kata Kunci: Flipbook, plikasi android, media pembelajaran, lingkaran, garis singgungABSTRACTThis study aims to develop an Android application-based flipbook learning media application on the material of the circle and the tangent of the circle for class XI students at SMAN 3 Pontianak. The method used is Research and Development (R&D) with the ADDIE model, which includes analysis, design, and development, implementation and evaluation but in this study it is limited to the development stage. The development results show that this application is feasible to use, with an average media expert validation score of 3.49 and material expert 3.47, which falls into the "feasible to use" category. The attractiveness test involving 15 students obtained an average score of 3.25, indicating that this application is attractive to students. Based on the results of the study, it can be concluded that the use of Android-based technology can improve students' accessibility and understanding of mathematics materials, and can overcome the problem of low interest in learning.Keywords: Flipbook, android application, learning media, circle, tangent line
PENDEKATAN FILSAFAT PENDIDIKAN PROGRESIVISME DALAM MENINGKATKAN KETERAMPILAN ABAD 21 Azharuddin, Azharuddin; Radiana, Usman; Elisa, Ronald; Wicaksono, Luhur
VOX EDUKASI: Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan Vol 15, No 2 (2024): NOVEMBER
Publisher : STKIP Persada Khatulistiwa Sintang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31932/ve.v15i2.3981

Abstract

ABSTRAKKonsep pendidikan progresivisme sangat menekankan pembelajaran yang bersifat suportif bagi siswa, dengan pemecahan masalah, pengalaman langsung, dan eksplorasi menjadi pilar utama proses pembelajaran. Tujuan dari esai ini adalah untuk menguji penerapan dan relevansi pendekatan progresivisme terhadap pendidikan di abad kedua puluh satu, dengan penekanan pada pengembangan kemampuan penting termasuk literasi teknis, kerja sama tim, kreativitas, dan berpikir kritis. Pendekatan penelitian ini memanfaatkan tinjauan literatur dan analisis isi beberapa model pendidikan progresif yang telah digunakan di negara-negara industri. Temuan penelitian menunjukkan bahwa metode progresivisme berhasil meningkatkan kemampuan abad 21 dengan melibatkan siswa dalam pengambilan keputusan dan melaksanakan pembelajaran berbasis proyek. Bagian ini juga membahas kesulitan dan hambatan dalam menerapkan strategi ini di negara-negara maju.Kata Kunci: Filsafat pendidikan, progresivisme, keterampilan abad 21ABSTRACTThe educational concept of progressivism places a strong emphasis on learning that is supportive of students, with problem solving, direct experience, and exploration serving as the main pillars of the learning process. The purpose of this essay is to examine the applicability and relevance of the progressivism approach to education in the twenty-first century, with an emphasis on the development of crucial abilities including technical literacy, teamwork, creativity, and critical thinking. This research approach makes use of a review of the literature and a content analysis of several progressive education models that have been used in industrialized nations. The findings of the study demonstrate that the progressivism method can successfully enhance 21st century abilities by involving students in decision-making and implementing project-based learning. This piece also looks at the difficulties and roadblocks in putting this strategy into practice in theKeywords: Philosophy of education, progressivism, 21st-century skills.
MOBILE LEARNING: EFEKTIVITAS PENERAPAN KOMUNIKASI DARING DI KELAS X SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN Dharmayanti, Winna; Oktarika, Dini
VOX EDUKASI: Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan Vol 15, No 2 (2024): NOVEMBER
Publisher : STKIP Persada Khatulistiwa Sintang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31932/ve.v15i2.3848

Abstract

ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas penggunaan media mobile learning dalam meningkatkan hasil belajar siswa pada materi komunikasi dalam jaringan di kelas X SMK Negeri 1 Sadaniang, Kabupaten Bengkayang. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen dengan pendekatan kuantitatif, di mana data primer dikumpulkan melalui pre-test dan post-test. Sampel dalam penelitian ini adalah siswa kelas X A dan X B yang berjumlah 58 siswa. Penelitian ini berlangsung dari April hingga Juli 2023.Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat peningkatan yang signifikan dalam hasil belajar siswa setelah penerapan media mobile learning, dengan nilai rata-rata pre-test sebesar 45 meningkat menjadi 75 pada post-test. Uji normalitas dan uji homogenitas menunjukkan bahwa data berdistribusi normal dan homogen. Uji t yang dilakukan menunjukkan nilai signifikansi sebesar 0,00, yang berarti terdapat perbedaan yang signifikan, sehingga penerapan media mobile learning terbukti efektif dalam meningkatkan pemahaman dan motivasi belajar siswa terhadap materi yang diajarkan.Kata Kunci: Efektivitas; Komunikasi Daring; Mobile learningABSTRACTThis study aims to determine the effectiveness of using mobile learning media in improving student learning outcomes on communication materials in networks in class X SMK Negeri 1 Sadaniang, Bengkayang Regency. This research uses an experimental method with a quantitative approach, where primary data is collected through pre-test and post-test. The samples in this study were class X A and X B students totalling 58 students. This research took place from April to July 2023. The results showed that there was a significant increase in student learning outcomes after the application of mobile learning media, with an average pre-test score of 45 increasing to 75 in the post-test. Normality test and homogeneity test showed that the data were normally distributed and homogeneous. The t-test conducted showed a significance value of 0.00, which means there is a significant difference, so the application of mobile learning media is proven effective in increasing students' understanding and motivation to learn the material taught.Keywords: Effectiveness; Online Communication; Mobile learning
IMPLEMENTASI MODEL TANDUR MENGGUNAKAN MEDIA FLASHCARD DALAM PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA DI SEKOLAH DASAR NEGERI GUGUS 5 KECAMATAN SUNGAI TEBELIAN Yuliana, Yuliana; Sabri, Tahmid; Syafruddin, Syafruddin
VOX EDUKASI: Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan Vol 15, No 2 (2024): NOVEMBER
Publisher : STKIP Persada Khatulistiwa Sintang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31932/ve.v15i2.4098

Abstract

ABSTRAKPenelitian ini bertujuan mendeskripsikan implementasi model TANDUR menggunakan media flashcard dalam pembelajaran Bahasa Indonesia di kelas 1 SD Negeri Gugus 5 Kecamatan Sungai Tebelian. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif, melibatkan 91 peserta didik. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi dan dokumentasi, dengan analisis data menggunakan model Miles dan Huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model TANDUR dengan media flashcard dapat meningkatkan partisipasi aktif siswa dalam pembelajaran. Media ini efektif dalam membantu siswa mengembangkan kemampuan membaca dan menulis kata dan kalimat. Faktor pendukung utama adalah profesionalisme guru dan minat siswa, sementara faktor penghambat meliputi keterampilan guru yang kurang dan kurangnya perhatian terhadap kesiapan siswa. Respon guru dan siswa terhadap pembelajaran sangat positif, dengan siswa merasa senang, antusias, dan bersemangat mengikuti pembelajaran. Kesimpulannya, model TANDUR dengan media flashcard meningkatkan pembelajaran yang lebih aktif dan menyenangkan.Kata Kunci: Model Tandur, Media Flashcard, Bahasa IndonesiaABSTRACTThis research aims to describe the implementation of the TANDUR model using flashcard media in Indonesian language learning in class 1 of SD Negeri Gugus 5, Sungai Tebelian District. The research used a qualitative approach with descriptive methods, involving 91 students. Data collection was carried out through observation and documentation, with data analysis using the Miles and Huberman model. The research results show that the TANDUR model with flashcard media can increase students' active participation in learning. This media is effective in helping students develop the ability to read and write words and sentences. The main supporting factors are teacher professionalism and student interest, while inhibiting factors include teachers' lack of skills and lack of attention to student readiness. The response of teachers and students to learning was very positive, with students feeling happy, enthusiastic and eager to participate in learning. In conclusion, the TANDUR model with flashcard media increases learning that is more active and fun.Keywords: Tandur Model, Flashcard Media, Indonesian