cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
Jurnal IKA
ISSN : 18295282     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Education,
Jurnal Ikatan Keluarga Alumni is an international journal which provides a forum for publishing research or review articles related to researches in instruction, learning and teaching, curriculum development, learning environment, teacher education, educational technology, and educational development.
Arjuna Subject : -
Articles 257 Documents
KONTRIBUSI MOTIVASI DAN PENGAWASAN ORANG TUA TERHADAP PRESTASI BELAJAR BAHASA INDONESIA PADA MASA ENDEMI Hijriyah Hijriyah; Made Sri Indriani; Kadek Wirahyuni
Jurnal IKA Vol. 20 No. 2 (2022)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/ika.v20i2.52771

Abstract

The research conducted by the researcher aims to determine the effect of the motivation and supervision of parents together on learning achievement of Indonesian class XII MIPA 2 at MAN Buleleng during the endemic period. This research was motivated by the results of the researchers' observations when doing PPL-Adaptif in class XII MIPA 2 MAN Buleleng. Researchers found low student learning activities which were indicated by the presence of students who were less active when participating in Indonesian language learning, but when the teacher gave appreciation in the form of adding an active score to some students who were active in learning, other students were actively involved in further learning. Researchers suspect that there are motivational factors that affect student achievement. In addition, parents also play an important role in supervising, guiding, and providing direction for student learning activities carried out at home. This research is a quantitative-qualitative descriptive study. Data collection techniques used observation, questionnaires, interviews, and documentation with data instruments in the form of observation sheets, questionnaires, while data analysis used multiple linear analysis tests. Multiple linear analysis test produces a constant value (a) of 69,174, X1 coefficient of 0.295, X2 coefficient of 0.373. The percentage contribution of the influence of the motivational variables and parental supervision together on the achievement of learning Indonesian is 69.9%. In the multiple regression test, the significance value of 0,000 is smaller than 0,05 so that it can be concluded that the motivation and supervision of parents together affect the achievement of learning Indonesian in class XII MIPA 2 at MAN Buleleng.
EFEKTIVITAS PEMBELAJARAN JARAK JAUH DALAM PEMBELAJARAN PJOK BERBASIS DARING UNTUK PESERTA DIDIK KELAS X DI SMA NEGERI 1 BANGLI TAHUN PELAJARAN 2021/2022 I Gede Eka Kurnia Wiratama; I Gede Suwiwa; Ni Putu Dwi Sucita Dartini
Jurnal IKA Vol. 20 No. 2 (2022)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/ika.v20i2.52778

Abstract

This study aims to determine the effectiveness of distance learning in online-based PJOK learning for class X students at SMA Negeri 1 Bangli for the academic year 2021/2022. The approach used in this research is a descriptive approach with a qualitative phenomenological type of research. The population of this study were students of class X SMA N 1 Bangli with a total of 281 people. The sampling technique of this study used Isaac and Michael's table with an error rate of 5% so that the number of samples in this study was 155 students of class X, and 1 teacher of PJOK class X at SMA Negeri 1 Bangli.. The validity of the data in this study was determined by using credibility, transferability, dependability, and confirmability. The results showed that distance learning in online-based PJOK learning at SMA Negeri 1 Bangli was declared less effective, due to several reasons, namely: (1) online learning complicates the learning process carried out by students, (2) face-to-face learning is more fun than learning online, (3) there are obstacles such as limited internet networks, study quotas, and sometimes difficult applications to access. (4) learning objectives that are not achieved. So it can be concluded that distance learning in online PJOK learning is less effective in implementing PJOK learning at SMA Negeri 1 Bangli
INTEGRASI KEARIFAN LOKAL MULAT SARIRA DALAM PEMBELAJARAN SEJARAH I Wayan Budiarta
Jurnal IKA Vol. 21 No. 1 (2023)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/ika.v21i1.40848

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh informasi tentang integrasi kearifan lokal Mulat Sarira dalam pembelajaran Sejarah yang menyangkut beberapa indicator, antara lain: (1) lembaga, (2) kurikulum, (3) pembelajaran, dan (4) sumber belajar. Jenis kajian merupakan penelitian dekriptif kualitatif dengan metode kepustakaan melalui penelusuran beberapa pustaka ilmiah, seperti dokumen pembelajaran, jurnal publikasi hasil penelitian dan buku referensi yang terkait dengan focus kajian. Hasil penelitian menunjukkan: (1) Pada tingkat lembaga kearifan lokal Mulat Sarira diintegrasikan dapat berupa: (a) Pondasi manajemen dan tata ruang, (b) Sebagai konteks dan konten dalam penenaman nilai karakter bangsa, dan (c) dasar evaluasi kualitatif manajemen lembaga; (2) Pada tingkat kurikulum integrasi kearifan lokal Mulat Sarira dapat dimasukkan sebagai muatan  lokal yang dapat memperkaya muatan materi dalam mata pelajaran Sejarah dan atau hidden curriculum. Ditinjau dari konten kearifan lokal Mulat Sarira yang dapat diintegrasikan ke dalam kurikulum berupa: pengetahuan lokal, teknologi lokal, dan nilai kearifan lokal; (3) pada proses pembelajaran integrasi kearifan lokal dapat dilakukan dengan menggunakan kearifan lokal sebagai konten, konteks, padanan karakter bangsa, dan atau sebagai langkah-langkah dalam proses pembelajaran; (4) Integrasi Kearifan Lokal Mulat Sarira di Bali dalam sumber belajar Sejarah saat ini baru berupa konten/materi dan sebagai langkah/proses pembelajaran.
BLENDED LEARNING SEBAGAI UPAYA MENGATASI LEARNING LOST DI SEKOLAH DASAR I Wayan Ekayogi
Jurnal IKA Vol. 21 No. 1 (2023)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/ika.v21i1.44630

Abstract

Blended learning merupakan model pembelajaran inovatif yang mengintegrasikan teknologi yang relevan dengan pembelajaran masa covid-19. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan penerapan pembelajaran blended learning dan pengaruhnya terhadap siswa sekolah dasar sebagai upaya mengatasi risiko learning loss. Metode yang digunakan adalah systematic literature review (SLR). Peneliti melakukan reduksi artikel yang dikumpulkan agar sesuai dengan topik yang dimuat pada artikel ini. Reduksi yang dilakukan peneliti adalah memilih artikel dengan beberapa kriteria sehingga didapatkan 21 artikel. Artikel yang terkumpul adalah 6 artikel internasional dan 15 artikel nasional. Langkah selanjutnya peneliti melakukan review artikel yang telah dikumpulkan serta direduksi sesuai kriteria yang ditentukan. Berdasarkan hasil penelitian, diketahui bahwa pembelajaran dengan model pembelajaran blended learning dapat diterapkan di sekolah dasar sebagai salah satu upaya untuk mengatasi risiko kehilangan pembelajaran (learning loss).
PENERAPAN PEMBELAJARAN BERORIENTASI KEARIFAN LOKAL DENGAN SISTEM DALAM JARINGAN UNTUK MENINGKATKAN PRESTASI BELAJAR MATEMATIKA SISWA KELAS VIII Pande Putu Ernawati; I Gusti Nyoman Yudi Hartawan; Gst. Ayu Mahayukti
Jurnal IKA Vol. 21 No. 1 (2023)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/ika.v21i1.47963

Abstract

Penerapan pembelajaran berorientasi kearifan lokal dalam proses pembelajaran matematika merupakan usaha sadar yang terencana melalui penggalian dan pemanfaatan potensi daerah setempat secara aktif dalam upaya mewujudkan suasana belajar dalam proses pembelajaran, agar peserta didik aktif dalam mengembangkan potensi dirinya untuk memiliki keahlian, pengetahuan, dan sikap dalam upaya ikut seta membangun bangsa dan negara. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan potensi belajar matematika siswa melalui penerapan pembelajaran berorientasi kearifan lokal dengan sistem dalam jaringan di kelas VIII F SMP Negeri 5 Singaraja. Tahun ajaran 2021/2022 sebanyak 34 siswa, Penelitian ini berjenis penelitian tindakan kelas. Instrumen dalam penelitian ini berupa tes prestasi belajar matematika siswa berbentuk tes uraian dan non tes berupa angket tanggapan siswa untuk mengetahui tanggapan siswa. Pada siklus I, rata-rata skor prestasi matematika sebesar 52,8 dengan ketuntasan belajar secara klasikal yaitu 20,6%, lalu pada siklus II rata-rata skor prestasi belajar matematika meningkat menjadi 68,04 dengan ketuntasan belajar secara klasikal yaitu 44,1%, dan pada siklus III rata-rata skor prestasi belajar matematika meningkat menjadi 75,82 dengan ketuntasan belajar secara klasikal yaitu 82,4%. Dari pelaksanaan dengan 3 siklus didapatkan hasil bahwa model pembelajaran kearifan lokal dengan sistem dalam jaringan mampu meningkatkan prestasi belajar matematika siswa dan siswa menanggapi positif proses pembelajaran dengan menerapkan model ini.
PROSES KREATIF BALI EKSPERIMENTAL TEATER SERTA RELEVANSINYA TERHDAP PEMBELAJARAN DRAMA Komang Dinda Ayu Kristyana Dewi; I Made Sutama; I Wayan Artika
Jurnal IKA Vol. 21 No. 1 (2023)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/ika.v21i1.48055

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan proses kreatif yang dilakukan oleh Bali Eksperimental Teater (BET) dan relevansi proses kreatif Bali Eksperimental Teater terhadap pembelajaran drama. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif untuk mendeskripsikan proses kreatif dan relevansi proses kreatif Bali Eksperimental Teater dalam pembelajaran drama. Penelitian ini berfokus pada proses kreatif Bali Eksperimental Teater dan bagaimana proses tersebut berhubungan dengan pengajaran drama. Metode pengumpulan data meliputi observasi dan wawancara. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa proses kreatif BET mencakup empat tahap yaitu (1) mempersiapkan naskah dan bagan pementasan, (2) memilih pemain atau aktor, (3) proses latihan, (4) membuat bentuk pementasan (perpaduan antara instalasi, gerak, dan suara, serta pemeristiwaan).  Relevansi proses kreatif BET dapat dilihat pada: (1) ketercapaian pembelajaran KD drama; (2) melatih siswa dalam teknik dasar drama; (3) pelatihan yang dilakukan di luar jam sekolah; dan (4) pembentukan watak dan sikap, penumbuhan kreativitas, dan peningkatan wawasan seni teater.
ANALISIS KESALAHAN SISWA DALAM MENGERJAKAN SOAL CERITA SPLDV MENURUT TAHAPAN KASTOLAN BERDASARKAN KECEMASAN MATEMATIKA Ida Ayu Indah Pradnyani; I Gusti Ayu Mahayukti; Ni Made Sri Mertasari
Jurnal IKA Vol. 21 No. 1 (2023)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/ika.v21i1.48331

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui jenis kesalahan yang dilakukan siswa dalam menjawab soal cerita pada materi SPLDV menurut tahapan kastolan berdasarkan tingkat kecemasan matematikanya, mencari penyebab kesalahan serta solusi yang mungkin diberikan. Jenis penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif, dengan subjek 9 orang siswa kelas IX SMPN 2 Mengwi. Instrumen yang digunakan yakni hasil tes, angket dan wawancara. Berdasarkan hasil penelitian, didapatkan jika (1) siswa dengan tingkat kecemasan ringan melakukan kesalahan prosedural dan konseptual, (2) siswa dengan tingkat kecemasan sedang melakukan kesalahan prosedural, konseptual dan teknikal, serta (3) siswa dengan tingkat kecemasan berat melakukan kesalahan prosedural, konseptual dan teknikal. (1) Kesalahan prosedural terjadi karena siswa jarang menjawab soal cerita dengan lengkap dan tidak memahami soal, (2) kesalahan konseptual terjadi karena siswa tidak memahami konsep SPLDV dan metode penyelesaiannya serta tidak mencantumkan langkah yang sesuai, dan (3) kesalahan teknikal terjadi karena siswa tidak teliti. Solusi yang dapat diberikan adalah (1) perbanyak latihan menjawab soal cerita, (2) memberikan penilaian yang objektif, (3) membuat kelompok belajar yang kooperatif, dan (4) mengingatkan siswa untuk memeriksa kembali jawabannya.
EXPLORING THE FUNCTIONS OF CODE SWITCHING IN THE CONTEXT OF TEACHING AND LEARNING ACTIVITIES Putu Ayu Suryaningsih
Jurnal IKA Vol. 21 No. 1 (2023)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/ika.v21i1.53972

Abstract

Indonesian society can be said as a bilingual and multilingual society. They are able to use two or more languages ​ in communicating, such as local language, national language, and even foreign language. The ability to use two or more languages ​​allows them to switch from one language to another while communicating. In sociolinguistics, the phenomenon of language switching is known as code-switching. The aim of this research was to determine the functions of code-switching in teaching and learning activities. This study used library research data collection techniques. This qualitative research was conducted by recording and collecting data and information from library sources, such as books and articles related to the topic of this research. The results of this study showed that there are various codes switching functions that occur in education field, which is in teaching and learning activities. In general, code switching carried out in teaching and learning activities had an academic function. Code switching was carried out in teaching and learning activities to avoid misunderstanding and misinterpretation in delivering and receiving subject matter
Studi Pendahuluan: Pengembangan Instrumen Penilaian Literasi Digital dan Keterampilan Proses Sains pada Materi Pesawat Sederhana Husna, Sri Muslimatul; Darmaji; Kurniawan, Dwi Agus
Jurnal IKA Vol. 21 No. 2 (2023)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/ika.v21i2.59761

Abstract

This study aims to find out whether science teachers have used digital literacy assessment instruments and science process skills on simple machine material and to know whether students have assessed digital literacy abilities and science process skills on simple machine material. The type of research used is descriptive qualitative research. The sample used in this study was one of the eighth grade science teachers and 5 eighth grade students at SMPN 7 Muaro Jambi. The research instrument used was an interview sheet, with a semi-structured interview type. The data analysis used is qualitative data analysis using Miles and Huberman. The results of this study are that teachers have not used digital literacy assessment instruments and science process skills on simple plane material. Therefore, an instrument for assessing digital literacy skills and science process skills in simple machine materials is needed so that students' digital literacy abilities and science process skills in simple machine material can be measured properly. From the results of this study it can be interpreted that the instruments for assessing digital literacy and science process skills in simple plane material have not been used by science teachers at SMPN 7 Muaro Jambi.
Pengembangan Materi Tambahan Bagi Siswa Cepat Belajar Kelas 8 SMP Hardiantini, Luh Rista; Nitiasih, Putu Kerti; Suputra, Putu Eka Dambayana
Jurnal IKA Vol. 21 No. 2 (2023)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/ika.v21i2.60666

Abstract

Fast learners in the class need a variety of learning activities. They are fast in comprehending the material provided by the teacher. Therefore, this study aimed to develop supplementary material for the fast learner in eighth-grade students. The material was developed to facilitate students in learning. Besides, it was an additional activity for the students. This study used the D&D research model proposed by Richey and Klein (2007). This model has four stages: analysis, design, development, and evaluation. In the analysis stage, the researcher analyzed related documents such as the book and syllabus. The process continued by designing a blueprint or draft of the supplementary material. Then, the development of the book started. The researcher considered the needs and the ability of fast learners. Last, the evaluation was conducted to know the quality of the book. Three expert judges evaluated the book, and two teachers evaluated the book. The average score obtained from expert judges and teachers was 149. Thus, the product developed was categorized as "Good" from the experts and teacher. Besides, four users reviewed the book. The average result obtained was 46. Thus, according to users the product was categorized as "Very Good". From the result obtained, the book is suitable as additional material for fast learners.