cover
Contact Name
Hamidi
Contact Email
jmpi@unram.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
jpmpi@unran.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota mataram,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA
Published by Universitas Mataram
ISSN : -     EISSN : 26555263     DOI : -
Core Subject : Education,
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA (JPMPI) |e-ISSN: 2655-5263| merupakan Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat dan penerapan Ipteks yang memuat publikasi hasil kegiatan pengabdian kepada masyarakat, model atau konsep dan atau implementasinya dalam rangka peningkatan partisipasi masyarakat dalam pembangunan, pemberdayaan masyarakat atau pelaksanaan pengabdian kepada masyarakat. Jurnal Pengabdian Magister Pendidika IPA diterbitkan oleh Program Studi Magister Pendidikan IPA Program Pascasarjana Universitas Mataram, terbit 2 (dua) kali setahun yaitu bulan Juli dan Bulan Desember.
Arjuna Subject : -
Articles 59 Documents
Search results for , issue "Vol 4 No 3 (2021)" : 59 Documents clear
Pemberdayaan Masyarakat Desa Sukamakmur Kabupaten Jember Dalam Budidaya Lobster Air Tawar Basuki Basuki; Nurul Dwi Novikarumsari; Indah Ibanah; Indri Fariroh
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 4 No 3 (2021)
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (367.17 KB) | DOI: 10.29303/jpmpi.v4i3.954

Abstract

Sukamakmur Village is a village located in Ajung District, Jember Regency with residents making a living as farmers and cultivating freshwater fish. The location of Sukamakmur Village is very prospective for freshwater fish cultivation because of its strategic location in getting water, and the type of fish being cultivated is catfish. In the last period, most of the people who cultivate catfish have gone out of business due to increasing feed prices while the selling value of catfish is unable to cover. The purpose of this community service program is to increase the standard of living and welfare of the people of Sukamakmur Village through the cultivation of freshwater crayfish as a substitute for catfish commodities. The method used for service program activities is through socialization, training, mentoring, and evaluation approaches. The results of the activity show that the community is enthusiastic in implementing freshwater crayfish cultivation because the cultivation method is very easy and requires low costs. Another result obtained is that the community can start new businesses, especially those that have gone out of business due to catfish cultivation so that they can bounce back in increasing their income
Demplot Penerapan Teknik Reproduksi Terkontrol untuk Promosi Kinerja Perbibitan Kambing Potong di Kecamatan Praya Barat Daya Kabupaten Lombok Tengah Lalu Wira Pribadi; Rr. Agustien Suhardiani; Tahyah Hidjaz; Happy Poerwoto; M. Ashari; Rina Andriati
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 4 No 3 (2021)
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (218.653 KB) | DOI: 10.29303/jpmpi.v4i3.955

Abstract

Suatu kegiatan pengabdian kepada masyarakat dengan tujuan pokok untuk mengembangkan system produksi kambing perbibitan dengan penerapan Teknik Reproduksi Terkontrol di Kabupaten Lombok Tengah, NTB, dilaksanakan dalam bentuk penyuluhan dengan metode demplot, pelatihan, dan diseminasi Ipteks melalui penyebaran leaflet kepada peternak. Kegiatan berlokasi di Desa Darek Kecamatan Praya Barat Daya, dengan sasaran strategis adalah para peternak pada dua kelompok peternakan kambing perbibitan, dari kedua kelompok diambil 20 peternak sebagai sasaran langsung pembinaan. Demplot dilakukan menggunakan 20 ekor kambing induk Peranakan Etawa(PE) umur 2,0-2,5 tahun dengan BCS rata-rata 4. Sistem produksi kambing perbibitan dengan penerapan Teknik Reproduksi Terkontrol didemonstrasikan pada kedua kelompok mitra mulai dari pemilihan kambing-kambing induk, sinkronisasi birahi dengan introduksi Prostaglandin F2α intravaginal menggunakan hand made spong, penerapan teknik flushing dengan pemberian pakan konsentrat comfeed, pengamatan tanda-tanda birahi kambing-kambing induk pasca sinkronisasi, pelaksanaan perkawinan kambing-kambing induk secara IB  menggunakan semen beku pejantan Boer, deteksi kebuntingan menggunakan non return rate, pemeliharaan kebuntingan dengan pemberian pakan suplemen dan vitamin, penanganan parturisi, penanganan cempe neonatal dan pengukuran berat lahir hingga penyapihan dan pengukuran berat sapih, promosi pertumbuhan cempe lepas sapih dengan suplementasi probiotik EM4, penilaian performa kambing bibit dengan pengukuran langsung berat badan dan dimensi vital kambing. Capaian tujuan dan manfaat kegiatan yang dievaluasi dengan teknik survey menggunakan quisioner dan pengukuran langsung performa reproduksi kambing induk dan performa cempe yang dihasilkan di dalam demplot menunjukkan, semua peternak dari kedua kelompok mitra/sasaran telah memahami dengan baik materi Ipteks yang diberikan penyuluh dan dipandang telah mampu mengembangkan system produksi kambing perbibitan dengan penerapan teknik reproduksi terkontrol. Penerapan teknik reproduksi terkontrol dalam usaha ternak kambing perbibitan sangat bermanfaat dalam meningkatkan efisiensi reproduksi kambing induk dan produktivitas perbibitan yang diusahakan.
Pemberdayaan Masyarakat Desa Slateng Kecamatan Ledokombo Jember Mengolah Limbah Serbuk Gergaji Sengon Menjadi Biochar Vega Kartika Sari; Basuki Basuki; Marga Mandala; Nurul Dwi Novikarumsari; Iqbal Erdiansyah
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 4 No 3 (2021)
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (475.291 KB) | DOI: 10.29303/jpmpi.v4i3.956

Abstract

The use of high inorganic fertilizers in conventional agriculture can affect soil fertility. Efforts to improve land fertility in order to increase land productivity and at the same time increase farmers' income require integrated and sustainable agricultural business development technology. Biochar applied to paddy fields is able to increase organic carbon which can provide nutrients for organisms in the soil that will provide nutrients for plants. Sengon waste in Slateng Village is abundant and has not been utilized, while most of the livelihoods of the Slateng Village residents are farmers. This activity aims to provide training to members of the Harapan Farmers Group and the local Mosque Youth to be able to process sengon waste into biochar. This activity is carried out in several stages, namely socialization and practice. The result of this activity is that participants gain knowledge about processing sengon waste and produce biochar fertilizer that is ready to be applied.
Optimalisasi Lahan Pekarangan Dalam Upaya Peningkatan Ketahanan Pangan Tingkat Keluarga Dengan Sistem Budidaya Tanaman Vertikultur Dan Konvensional I Wayan Yasa; Abdul Muaz Ghazali; Ike Puspasari; Ismayanti Ismayanti; Linda Asnawati; M. Abbil Pratama; Apollonius Monsart; Tia Ardiani; Devi Suryani Putri; Lulu Lutfiati
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 4 No 3 (2021)
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (376.405 KB) | DOI: 10.29303/jpmpi.v4i3.960

Abstract

Permukiman di Kawasan perkotaan pada umumnya memiliki lahan pekarangan yang tidak luas rata-rata 100 m2 – 250 m2 dengan luas bangunan rata-rata 36 m2 – 100 m2. Dengan sisa luas yang masih tersedia sangat memungkinkan dimanfaatkan untuk melakukan budidaya tanaman pangan dalam pemenuhan kebutuhan sehari-sehari rumah tangga. Pembudidayaan tanaman pangan dapat dilakukan secara vertikal memanfaatkan material lokal dan bahan-bahan limbah yang tersedia. Berbagai jenis tanaman yang dapat dibudidayakan diantaranya tanaman bayam merah, patcoy, selada, kangkung darat, sawi, jahe merah, jahe biasa, temulawak, kunyit, serai, kates jepang dan kencur. Dalam meningkatkan kesuburan pertumbuhan tanaman menggunakan pupuk organik dan untuk mencegah serangan hama menggunakan pestisida nabati yang dibuat langsung menggunakan bahan-bahan alamiah. Metode yang digunakan dalam budidaya tanaman dipekarangan yaitu vertikultur dan konvensional. Metode vertikulturul yaitu dengan membuat rangka-rangka/pagar vertikal dengan penyangga berupa kolom-kolom yang dibuat dari bambu dengan jarak kolom dan tinggi rangka disesuiaikan dengan ruang yang tersedia. Wadah tanaman menggunakan botol-botol plastik air mineral dan kaleng-kaleng bekas dan diikatkan pada rangka/pagar. Sementara untuk metode konvensional dengan melakukan penanaman sistem tumpangsari yang langsung ditanam pada tanah. Pupuk dan insektisida dibuat dengan memanfaatkan bahan alamiah yang mudah diperoleh dapat berupa limbah organik dan bahan-bahan kebutuhan sehari-hari. Hasil yang diperoleh dalam pelaksanaan kegiatan yaitu masyarakat perkotaan dapat mengenal dan menerapkan system budidaya tanaman secara vertikultur dan konvensional dalam memanfaatkan ruang-ruang kosong di pekarangan. Selain itu masyarakat juga dapat membuat pupuk organik dan insektisida organik memanfaatkan bahan-bahan sehari-hari yang tersedia di rumah tangga. Sementara hasil budidaya tanaman yang dibudidayakan dimanfaatkan untuk kebutuhan bersama masyarakat setempat dan menjadi kebun percontohan.
Upaya Meningkatkan Minat Belajar Siswa di Masa Pandemi Covid-19 Melalui Pembelajaran Door to Door di Kelurahan Kendo Kecamatan Raba Kota Bima Mahrus Mahrus; Moh. Nurul Ainun; Taufikurahman Taufikurahman; Arif Safrillah; Elsa Firda Ramadan; Wiranting Ayuningtias
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 4 No 3 (2021)
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (219.142 KB) | DOI: 10.29303/jpmpi.v4i3.961

Abstract

Selama masa pandemi Covid-19 sekolah-sekolah ditutup sehingga tidak memungkinkan kegiatan belajar mengajar berlangsung secara normal. Kota Bima, Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) merupakan wilayah yang berzona merah, sehingga pembelajaran yang biasanya dilakukan secara tatap muka di sekolah dialihkan menjadi pembelajaran daring (online). Pelaksanaan pembelajaran daring di Kelurahan Kendo Kecamatan Raba Kota Bima tidak berjalan lancar karena mengalami gangguan jaringan internet di beberapa lokasi. Dampak dari tidak stabilnya jaringan internet sebagai pendukung pembelajaran daring di masa Pandemi Covid-19 adalah minat belajar siswa rendah. Untuk itu, mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Terpadu Universitas Mataram memilih lokasi tersebut untuk melaksanakan program kegiatan KKN selama dari tanggal 1 Desember 2020 sampai 11 januari 2021 dengan tema “Mengajar di desa dengan menggunakan  metode pembelajaran door to door”. Program kegiatan KKN ini bertujuan untuk meningkatkan minat belajar siswa di masa pandemi Covid-19 melalui pembelajaran menggunakan metode door to door. Pelaksanaan kegiatan ini terdiri dari 3 tahapan yaitu tahap persiapan, tahap pelaksanaan, dan evaluasi. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa pembelajaran menggunakan metode door to door di masa pandemi Covid-19 ini dapat meningkatkan minat dan hasil belajar siswa di Kelurahan Kendo Kecamatan Raba Kota Bima.
Penguatan Jiwa Kewirausahaan Perempuan Pesisir Melalui Pengolahan Pangan Lokal Ika Wijayanti; Lalu Wirespta Karyadi; Maya Atri Komalasari
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 4 No 3 (2021)
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (530.059 KB) | DOI: 10.29303/jpmpi.v4i3.966

Abstract

Kondisi pandemi covid 19 memberikan dampak yang signifikan tehadap perempuan pesisir baik dari segi ekonomi maupun kesehatan. Perempuan pesisir khususnya di desa Tanjung Karang Kota Mataram sebagian besar berprofesi sebagai pedagang ikan mengalami penurunan omset penjualan ikan dan hasil olahannya. Gempa bumi, penurunan kunjugan wisatawan dan pandemi covid 19 merupakan rangkaian momentum yang memberikan dampak bertubi-tubi. Perempuan pesisir desa Tanjung Karang berupaya mengembangan berbagai strategi untuk mempertahankan ekonomi keluarganya di tengah kondisi pandemi covid 19, salah satunya adalah meminjam uang pada penyedia jasa pinjaman seperti koperasi, bank, hingga pinjaman yang berbunga tinggi. Kegiatan pengabdian masyarakat berjudul Penguatan Jiwa Kewirausahaan Perempuan Pesisir Melalui Pengolahan Pangan Lokal di desa Tanjung Karang Kota Mataram urgen dilakukan mengingat dampak yang dirasakan oleh perempuan pesisir akibat pandemi covid 19. Kegiatan pengabdian masyarakat diikuti oleh perempuan pesisir desa Tanjung Karang yang memiliki beragam profesi khususnya penjual dan pengolah ikan. Rangkaian kegiatan pengabdian masyarakat yaitu dengan memberikan pelatihan pembuatan sirup jahe dan rempah-rempah, FGD (Focus Grup Discussion) serta materi penguatan finansial ekonomi rumah tangga. Pelatihan pembuatan sirup jahe dan rempah dipilih karena bahan pangan lokal tersebut mudah didapat, memberikan peluang usaha di tengah pandemi, serta dapat menjadi alternatif penyokong imunitas tubuh. Output dari pengabdian ini adalah meningkatkan pemahamanan perempuan pesisir akan pentingnya mencari peluang-peluang usaha untuk meningkatkan ekonomi keluarga sehingga tidakbergantung pada pinjaman finansial.
Penyuluhan Tentang Usaha Perbaikan Gizi Keluarga (UPGK) Melalui Pemanfaatan Pekarangan dimasa Pandemi Covid 19 Kusmiyati Kusmiyati; Dewa Ayu Citra Rasmi; Khairuddin Khairuddin; Prapti Sedijani; Baiq Sri Handayani
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 4 No 3 (2021)
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (89.798 KB) | DOI: 10.29303/jpmpi.v4i3.967

Abstract

Pandemi Covid 19 sudah berlangsung dari bulan Maret 2020, sejak itu berbagai aktivitas yang dilakukan masyarakat biasanya terkait dengan menjaga agar imunitas tubuh tetap terjaga. Menjaga imunitas tubuh tidak terlepas dari pemenuhan gizi sehari-hari. Usaha Perbaikan Gizi Keluarga (UPGK) merupakan sebuah usaha untuk melakukan kegiatan terpadu, bertujuan untuk menanggulangi kekurangan gizi atau untuk memperbaiki gizi masyarakat. Tujuan dari pengabdian ini adalah mengajak mahasiswa agar mau memanfaatkan pekarangan untuk perbaikan gizi keluarga. Kegiatan pengabdian ini dilaksanakan dengan beberapa tahap, yaitu tahap persiapan, tahap observasi, tahap pelaksanaan kegiatan dan tahap pelaporan. Metode yang digunakan meliputi: (a) Metode ceramah, digunakan untuk menyampaikan materi usaha perbaikan gizi keluarga melalui  pemanfaatan pekarangan di masa pandemi covid 19. (b). Metode tanya jawab, digunakan untuk memberikan umpan balik pada peserta sekaligus untuk mendapatkan tanggapan peserta tentang materi yang telah disampaikan selama kegiatan. Selain itu, untuk evaluasi kegiatan pengabdian ini dilakukan pretes dan postes. Hasil pengabdian menunjukkan bahwa antusias mahasiswa pada saat pelaksanaan kegiatan sangat tinggi, terlihat mahasiswa mengikuti dari awal hingga akhir, pada waktu dilakukan pretes dan postes, mahasiswa mengirim kembali jawaban pertanyaan melalui google form. Selanjutnya ketika penyampaian  materi, mahasiswa juga dapat diajak interaksi, dengan mengajukan pertanyaan dari materi yang disampaikan. Hasil penghitungan gain ternormalisasi sebesar 0,53. Kesimpulan dari kegiatan pengabdian ini adalah: a). Pengetahuan mahasiswa tentang UPGK dan pemanfaatan pekarangan meningkat, dalam kategori sedang; b). Pemanfaatan pekarangan perlu ditata dengan mengedepankan keberagaman spesies untuk kebutuhan dapur, sehingga dapat memenuhi kebutuhan gizi dan memperbaiki gizi keluarga  di masa pandemi covid 19.
Inovasi Teknologi Pengolahan Limbah Sabut Kelapa di Desa Sigar Penjalin Bulkaini Bulkaini; Dwi Anggara Ristami; Noviani Adhiningsih; Dian Maulana
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 4 No 3 (2021)
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (162.606 KB) | DOI: 10.29303/jpmpi.v4i3.968

Abstract

Desa Sigar Penjalin  Kecamatan Tanjung, merupakan salah satu desa penghasil kelapa di Kabupaten Lombok Utara. Sebelum dijual ke konsumen, kelapa yang dihasilkan dikupas terlebih dahulu  sehingga menghasilkan limbah yang disebut sabut kelapa. Sampai saat ini limbah sabut kelapa belum secara maksimal dimanfaatkan oleh masyarakat, sehingga menimbulkan masalah baru yaitu terjadinya pencemaran lingkungan. Hal ini disebabkan karena kurangnya kesadaran dan motivasi masyarakat untuk mengolah limbah serabut kelapa menjadi sesuatu yang bernilai ekonomis. Salah satu solusi yang dapat dilakukan untuk mengatasi permasalahan tersebut adalah pengadaan penyuluhan dan pelatihan pemanfaatan limbah sabut kelapa menjadi barang yang bernilai ekonomis seperti dibuat menjadi pot bunga, dan  kotak tempat pensil. Tujuan dari program ini adalah memberdayakan masyarakat Desa Sigar Penjalin dalam memanfaatkan limbah sabut kelapa menjadi barang yang bernilai ekonomis. Metode yang digunakan dalam melaksanakan program adalah metode Participatory Research Appraisal (PRA) yaitu bentuk metode yang melibatkan semua anggota mitra sasaran dalam melakukan melakukan program kerja. Dari program yang telah dilaksanakan, diperoleh hasil bahwa sekitar 75% anggota kelompok ibu-ibu PKK Desa Sigar Penjalin siap untuk mengolah limbah sabut kelapa menjadi barang yang bernilai ekonomis. Hasil monitoring dan evaluasi menunjukkan bahwa pengolahan limbah sabut  kelapa menjadi barang yang bernilai ekonomis secara tidak langsung dapat meningkatkan pendapatan ibu-ibu PKK.
Al-Qur’an Memorization Animation: Solusi Mudah Menghafal Al-Qur’an Pada Anak TPA Nurul Huda Uswatun Khasanah; Riska Wahyuni; Moh. Rusli; Mochmammad Abhipraya Aryaputra; R. Panji Hermoyo
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 4 No 3 (2021)
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (760.126 KB) | DOI: 10.29303/jpmpi.v4i3.969

Abstract

TPA has a goal to improve students' ability to read, write, understand and practice the Qur'an. At TPA Nurul Huda, which is located in Bendo Hamlet, RT 03, RW 04, Karanganyar Village/Sub-district, Ngawi Regency has a problem, namely the low memorization ability of students. This is caused by several factors, including the heterogeneity of children's ages between 5 and 12 years, unattractive media and teachers who have difficulty finding ways to improve children's ability to memorize the Qur'an. The purpose of this community service PKM activity is to provide solutions to the problems experienced by TPA Nurul Huda. The solution given is an animated video learning media called Al-Qur’an Memorization Animation. Service activities are carried out for 4 months starting from June to September 2021. The methods used in this service are socialization, training (implementation), mentoring, measurement, and regeneration. The result of this activity is that the children of TPA Nurul Huda experienced a significant increase in memorizing the Qur'an as indicated by the pretest and posttest assessments.
Pengenalan Digital Marketing dan Inovasi Produk “Jeger” Guna Mendukung Pemasaran dan Peningkatan Mutu Kerupuk Singkong di Kel. Geres, Kec. Labuhan Haji, Kab. Lombok Timur Khairul Mustain; Novi Safitri; Nurifansyah Nurifansyah; Achmad Munajab; Nyayu Siti Fahira; Muhammad Khairul Fatihin; Asmawati Asmawati; Yasmiati Yasmiati; Muhammad Salikin; Muhammad Izzul Islam; Winda Hasri Meutiya; Satrijo Saloko
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 4 No 3 (2021)
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (473.07 KB) | DOI: 10.29303/jpmpi.v4i3.973

Abstract

Kelurahan Geres merupakan salah satu Kelurahan yang terletak di Kecamatan Labuhan Haji, Kabupaten Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat. Mata pencaharian dari masyarakat Kelurahan Geres berkaitan dengan pengelolaan tambang batu apung, dan pasir, selain hal ini terdapat juga bisnis kuliner yang khas dari Kelurahan ini, yaitu keripik singkong yang dinamakan JEGER ( Jeje Geres ). Jeger merupakan keripik yang terbuat dari singkong asli. Mengenai bisnis ini masih terdapat banyak kekurangan dari segi pemasaran dan juga kesiapan Kelompok pengelola dalam meningkatkan pemasaran dan inovasi dari produk ini sehingga KKN Kelurahan Geres 2021 dengan tema pengenalan Digital marketing dan inovasi produk guna mendukung pemasaran serta meningkatkan kualitas produk dari kelompok JBL  (Jeger Buana Lombok). Tujuan pertama dalam kegiatan KKN ini adalah memberikan pelatihan yang berkaitan dengan pemasaran di bidang online atau yang lebih dikenal dengan kegiatan Digital Marketing yang diharpakan dapat mendongrak sistem pemasaran dari kelompok ini. Selain pengenalan secara luas terkait dengan Digital Marketing cangkupan cangkupan pelatihan di dalam Digital Marketing ini juga berkaitan dengan pengenalan aplikasi yang digunakan di dalam pemasaran online, selain itu juga diberikan pelatihan fotografi, videografi, serta desain grafis. Tujuan yang kedua berkaitan dengan perbaikan nilai ekonomi melalui perbaikan logo, kemasan dan juga inovasi beberapa varian rasa dari usaha Jeger.