cover
Contact Name
Hamidi
Contact Email
jmpi@unram.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
jpmpi@unran.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota mataram,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA
Published by Universitas Mataram
ISSN : -     EISSN : 26555263     DOI : -
Core Subject : Education,
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA (JPMPI) |e-ISSN: 2655-5263| merupakan Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat dan penerapan Ipteks yang memuat publikasi hasil kegiatan pengabdian kepada masyarakat, model atau konsep dan atau implementasinya dalam rangka peningkatan partisipasi masyarakat dalam pembangunan, pemberdayaan masyarakat atau pelaksanaan pengabdian kepada masyarakat. Jurnal Pengabdian Magister Pendidika IPA diterbitkan oleh Program Studi Magister Pendidikan IPA Program Pascasarjana Universitas Mataram, terbit 2 (dua) kali setahun yaitu bulan Juli dan Bulan Desember.
Arjuna Subject : -
Articles 72 Documents
Search results for , issue "Vol 5 No 3 (2022): Juli - September" : 72 Documents clear
Kegiatan Finger Painting untuk Melatih Kemampuan Motorik Halus Anak di TK Al-Hidayah Barabai hikmawati hikmawati; Takasun; Mahdiati
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 5 No 3 (2022): Juli - September
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (483.771 KB) | DOI: 10.29303/jpmpi.v4i3.1858

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk melatih kemampuan motorik halus anak di TK Al-Hidayah Barabai melalui finger painting. Kegiatan ini dilaksanakan pada hari Senin, 25 Oktober 2021 bertempat di TK Al-Hidayah Barabai, Hulu Sungai Tengah, Kalimantan Selatan. Jumlah peserta didik yang mengikuti kegiatan ini sebanyak enam orang yang berusia 5 sampai 6 tahun. Metode pelaksanaan yaitu: 1) Guru memperlihatkan gambar tentang kegiatan finger painting; 2) Guru dan anak menyediakan alat dan bahan; 3) Guru memberi contoh, cara dan langkah-langkah finger painting; 4) Anak mulai mencampur warna untuk mendapatkan warna yang diinginkan; 5) Anak meletakkan atau mencelupkan jari ke warna yang sudah disiapkan anak; 6) Anak melakukan berulang-ulang sampai kegiatan menggambar selesai. Instrumen penilaian untuk aspek motorik halus menggunakan unjuk kerja. Pencapaian anak pada saat kegiatan finger painting yaitu: (1) Anak mampu menggerakkan mata dan tangan melalui kegiatan finger painting; (2) Anak mampu melakukan pencampuran warna; (3) Anak mampu membentuk dengan rapi; (4) Anak mampu menunjukkan hasil karyanya. Rubrik Penilaian yaitu: BB (Belum berkembang dari semua pencapaian); MB (Mulai berkembang dari 1 pencapaian); BSH (Berkembang sesuai harapan dari 2-3 pencapaian); BSB (Berkembang sangat baik dari semua pencapaian). Hasil penilaian menunjukkan bahwa rata-rata kemampuan motorik halus anak adalah sebesar 3,33 yang berada pada kriteria BSH (Berkembang Sesuai Harapan). Kegiatan melatih kemampuan motorik halus anak di TK Al-Hidayah Barabai melalui finger painting masih perlu dilakukan agar meningkat menjadi BSB (Berkembang Sangat Baik).
Implementasi Pelatihan Pakan Ternak Dalam Menunjang Optimalisasi Program 1000 Desa Sapi Di Desa Teruwai Kecamatan Pujut Kabupaten Lombok Tengah Yusuf Akhyar Sutaryono; Sukarne; Yayat Indra Saputra; Dina Muliyani; Yayan Gunanto; Lalu Abdurrahman Wahid; Nasmi Herlina Sari; Ainun Asmawati; Ulfa Handayani; Dimas Juniarto; Siti Zulaeha
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 5 No 3 (2022): Juli - September
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (202.067 KB) | DOI: 10.29303/jpmpi.v4i3.1865

Abstract

Program 1000 desa sapi adalah upaya peningkatan populasi dan produktifitas ternak sapi dalam rangka swasembada daging untuk mencapai ketahanan pangan nasional. Salah satu desa yang menjadi pilot projek dari program ini adalah Desa Teruwai, Kecamatan Pujut, Kabupaten Lombok Tengah dengan nama kelompok “Tunas Karya II”. Kondisi yang ada pada kelompok tersebut adalah masih menerapkan sistem peternakan tradisional, dimana ternak sapi dipelihara dan diberi makan dengan pakan yang tidak berpedoman pada kecukupan kualitas nutrisi, sehingga menyebabkan rendahnya produktifitas sapi. Untuk mengatasi masalah ini, dilakukan pembinaan manajemen pakan dengan memberikan pelatihan penanaman pakan ternak berkualitas, pelatihan perawatan ternak, pelatihan pengolahan limbah ternak, serta pelatihan manajemen pengadaan pakan yang cukup dan berkualitas.. Hasil yang di dapat dengan adanya pelatihan-pelatihan yang dilakukan adalah: para peternak sudah mulai menggunakan sistem beternak yang lebih baik, memperbaiki kualitas pakan yang digunakan, mulai melakukan pengolahan limbah ternak sapi menjadi kompos dan biourine, serta dapat menerapkan manajemen pengadaan pakan yang optimal.
Meningkatkan Kualitas Sumber Daya Manusia Dalam Menginovasikan Produk Kerupuk Dari Limbah Kulit Kakao di Desa Medana, Tanjung (KLU) I Wayan Yasa; Noviatuzzohrah; Wahyu Samudra; Noviana; I Made Dwi Andika Saputra; Juan Dwiky Liestanto; Muhammad Fadhol Harry Setiawan; Sisilia Akmalyanti; Haryati; Abidatul Mutiah; Putri Nuryana
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 5 No 3 (2022): Juli - September
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (531.786 KB) | DOI: 10.29303/jpmpi.v4i3.1866

Abstract

Buah kakao adalah buah yang tidak memiliki musim, sehingga menjadi salah satu buah yang menghasilkan hasil panen yang tinggi setiap tahun di desa Medana, Kecamatan Tanjung, Kabupaten Lombok Utara. Hasil panen yang tinggi, berbanding lurus dengan limbah yang dihasilkan, yaitu kulit kakao. Permasalahan utama masyarakat desa Medana yaitu kurangnya pemahaman tentang mengoptimalkan pemanfaatan kulit buah kakao, sehingga hanya dimanfaatkan sebagai pakan ternak, bahkan sebagian besar merupakan limbah perkebunan yang hanya ditumpuk dan ditimbun. Kulit kakao mengandung senyawa fenolik, tanin, alkoloid, purin, dan coco butter. Hal ini membuktikan bahwa kulit kakao dapat dimanfaatkan sebagai produk olahan yang dapat dikonsumsi oleh manusia. Program ini dilaksanakan dengan tujuan yaitu untuk meningkatkan nilai ekonomi masyarakat desa Medana dengan memanfaatkan limbah kulit buah kakao menjadi produk olahan berupa kerupuk khususnya di desa Medana. Metode pelaksanaan dilakukan dengan metode survei dan wawancara dengan masyarakat setempat terkait untuk proses pengumpulan data. Proses selanjutnya yaitu sosialisasi dan pelatihan pemanfaatan kulit kakao yang akan diolah menjadi produk berupa kerupuk kulit kakao. Produk dibuat dengan alat dan bahan yang sederhana dan mudah diaplikasikan, sehingga mudah diterapkan oleh masyarakat desa Medana dari berbagai kalangan. Hasil produk didapatkan yaitu berupa kerupuk yang renyah serta mengembang setelah digoreng, selain itu, respon masyarakat sangat baik terhadap program yang telah dilaksanakan.
Pemanfaatan Lahan Non-Produktif Sebagai Lahan Budidaya Tanaman Pangan Rumah Tangga di Kelurahan Prapen, Lombok Tengah Muhammad Robby Rizky; Nanda Hikkal Wahyuni; Rini Srikus Saptaningtyas
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 5 No 3 (2022): Juli - September
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (326.212 KB) | DOI: 10.29303/jpmpi.v5i3.1906

Abstract

The Sustainable Food House Program (RPL) implemented by the Tematic KKN Group at the University of Mataram is one of the concepts of using non-productive home gardens both in rural and urban areas to support national food security by empowering local food potential. Especially those around areas that have narrow land which makes it difficult for residents who live in the area to meet their basic needs, such vegetables and fruits which are included in staple consumption for residents, one of the efforts to overcome this is by sharing knowledge. Along with experiences with residents such as planting methods and other new methods or breakthroughs. The purpose of implementing this RPL program is to be able to utilize and optimize non-productive land to become productive, improve the family economy, meet family food and nutritional needs, and overcome waste problems.
Pelatihan Usaha Ekonomi Pembuatan Kerupuk Beras Desa Mekar Sari Kecamatan Narmada Kabupaten Lombok Barat Dzakiyah Adila; Haerani; Aninda Astriana Safitri; Muhammad Safrullah; M. Azizul Mahaqi; Jannatul Laili Oktavia; Khaeril Azmi; M. Asyari; Ni Kadek Widianthari; Eka Puspitasari; Lilik Apriani
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 5 No 3 (2022): Juli - September
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (295.547 KB) | DOI: 10.29303/jpmpi.v4i3.1912

Abstract

Mekar Sari village has an region that is dominated by agricultural land and it has main agricultural products is rice. However, so far there are no further processing of these products so the economy value is still relatively low. For this reason, it is necessary to do further processing of products that made from rice with invasion and creativity that can increase the prices and develop community farming value products. Rice is a superior product in this village, one of the products made from rice and have intrest in community is rice crackers. The innovation applied to rice cracker products is by adding variants of flavor to rice crackers, so it is hoped that these products will be able to compete in the market. The training is carried out starting from the production process, packaging, to marketing. This training is carried out to produce rice crackers with a higher economy value which is expected to help improve the local community's economy.
Pemberdayaan Ekonomi Kreatif Masyarakat Melalui Pembuatan Dendeng Ikan Layang Di Kelurahan Jambula Nursanti Abdullah; Eko S.Wibowo; M.Irfan; M.Abjan Fabanjo; Sudirto Malan; Mesrawati Sabar
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 5 No 3 (2022): Juli - September
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (947.818 KB) | DOI: 10.29303/jpmpi.v4i3.1914

Abstract

Serving fish is one type of fish that has economic value and is included in the resources of small pelagic fish. In North Maluku, Ternate, scad fish are caught using pajeko and bagang fishing gear, the catches obtained by fishermen are directly sold without any processing. Therefore, the activity of empowering the creative economy of the community through training in making scad fish jerky aims to increase knowledge and skills about processing scad fish into products that are durable and quality is maintained and get products that have different flavors. In this activity, the participants came from Jambula Village, District of South Ternate City, which consisted of 25 people and consisted of 3 business groups. The method of carrying out this activity is by practicing surgery, washing, drying, mixing spices and blanching and drying carried out by participants by utilizing the materials provided. The results obtained from this activity are that the participants can master the technology of processing fish into processed products that have different tastes, and can improve the community's economy.
Pelatihan Penggunaan WhatsApp Dalam Pembelajaran Daring Bagi Guru di SMPN 1 Labuapi Lombok Barat Muhammad Turmuzi; Nurul Hikmah; Eka Kurniawan
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 5 No 3 (2022): Juli - September
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (550.859 KB) | DOI: 10.29303/jpmpi.v4i3.1918

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan memberikan pelatihan pembelajaran daring menggunakan aplikasi WhatsApp di SMPN 1 Labuapi. Metode yang digunakan dalam kegiatan pengabdian ini adalah metode ceramah, studi kasus, dan metode penugasan. Tahap pertama, metode ceramah digunakan untuk menjelaskan dan memberi pemahaman teori-teori, prinsip-prinsip, dan konsep-konsep melalui pemberian contoh-contoh terkait media-media pembelajaran berbasis online atau daring. Tahap kedua, studi kasus, yaitu guru-guru diberikan kasus-kasus atau permasalahan yang ada pada pembelajaran. Tahap ketiga, guru-guru diminta atau ditugasi untuk menganalisis kasus atau permasalahan pembelajaran. Tahap keempat, tugas peserta dikomunikasikan kepada peserta pelatihan untuk diperhatikan dan dicermati. Tahap kelima, untuk mengetahui pendapat para guru terkait penggunaan WhatsApp dalam pembelajaran daring, Tim Pengabdian memberikan angket isian untuk dinilai dan dipresentasikan hasilnya. Dari hasil angket yang diisi oleh guru dapat disimpulkan bahwa untuk mempermudah pembelajaran secara daring, sebanyak (95%) responden menyatakan bahwa Grup WhatsApp efektif untuk digunakan dalam pembelajaran daring. Proses belajar mengajar dengan memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi saat ini, terlebih saat pandemi COVID-19, sangat membantu guru dalam menjelaskan materi kepada para peserta didiknya. Pembelajaran dengan cara seperti ini dapat dilakukan di mana saja tanpa terkendala terkait waktu dan ruang.
Peningkatan Pengetahuan Gizi Seimbang Sebagai Upaya Pencegahan Stunting Pada Ibu Hamil Dan Ibu Balita Melalui Pengenalan Pengolahan Makanan Sehat Di Desa Teratak Kecamatan Batukliang Utara Indah Permata Sari; Anas Ikhlasul Amal; Dede Imelda Syarif; Ira Aisyah; Merly Yanti; Muhammad Zhafran Amin; Mustakim; Nur Nafisah; Rasidah Rizki; Rezki Triviananda; Yuniar Islamiati; Yusril Ihza Mahendra
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 5 No 3 (2022): Juli - September
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (161.562 KB) | DOI: 10.29303/jpmpi.v4i3.1925

Abstract

Stunting is a condition of failure to thrive in toddlers caused by chronic malnutrition cause the children are too short for their age. Teratak Village is one of the locus stunting areas in the province of West Nusa Tenggara has a high prevalence of stunting. One of the programs designed to overcome stunting in Teratak Village is introducing the manufacture of healthy food as a companion to staple foods for pregnant women and toddlers to fulfill balanced nutrition. In the introduction of this healthy food, Moringa leaves are process into pudding, so the result food product is more attractive. The introduction of processed Moringa leaf pudding was carried out in a stunting socialization activity held in Teratak Village. The socialization participants gave positive responses to the taste of the Moringa leaf pudding. The introduction of processed healthy foods from Moringa leaves was well received by the community.
Strategi Pengelolaan Agroindustri Jagung Sebagai Upaya Meningkatkan Ketahanan Pangan dan Pendapatan Petani Desa Akar-Akar Kecamatan Bayan Kabupaten Lombok Utara Rinda Astri Vianti; Muhammad Syaihul Ahzami; Suwardji
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 5 No 3 (2022): Juli - September
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (580.853 KB) | DOI: 10.29303/jpmpi.v4i3.1930

Abstract

Strategi Pengolahan Agroindustri Jagung Sebagai Upaya Meningkatkan Ketahanan Pangan dan Pendapatan Petani di Desa Akar-Akar Kecamatan Bayan Kabupaten Lombok Utara” Merupakan Salah Satu Dari Program KKN Tematik Unram 2022.Tujuan dari program ini adalah meningkatkan nilai tambah dari jagung dan meningkatkan perekonomian serta kreativitas masyarakat desa akar-akar melalui pengembangaan sector rumah pangan lestari yang dapat menghasilkan produk unggulan dari hasil panen.Selain itu maksud adanya program ini adalah untuk mengembangkan kemampuan masyarakat sehingga dapat mengembangkan produk unggulan yang terbuat dari hasil panen utama yang di hasilkan di desa akar-akar yaitu berupa jagung.Cara pengembangan program ini yaitu dengan melaksanakan pelatihan kepada seluruh kalangan masyarakaat melalui program sosialisasi serta praktik secara langsung dalam proses pengolahan marning dan briket.Selain praktik sistim pemasaran juga menjadi sasaran utama yang di ajarkan kepada masyarakaat desa akar-akar dapal proses pengembangan produk marning guna untuk meningkatkan nilai guna dan sistem perekonomian masyarakat.Melalui agenda sosialisasi dan praktik pengolahan marning dan briket diperoleh hasil bahwa maasyarakat sangat antusias untuk pengembangan produk marning dengan adanya dorongan dan support dari kepala desa dan seluruh ibu PKK desa akar-akar.Hasil program ini berupa terciptanya produk marning dengaan tiga macam varian rasa yaitu original,balado dan tiramisu yang sudah di produksi dan di distribusikan melalui agenda bazar dalam pergelaran ASKAP di desa akar-akar bayan.Sehingga melalui program ini sudah dapat disimpulkan bahwa sistem perekonomian masyarakat akan sangat terbantu dengan adanya pemberdayaaan pengolahan marning yang merupakan produk yang diolah dari bahan baku jagung yang merupakan tanaman pertanian utama yang sering ditanam oleh masyarakat desa akar-akar.Sehingga ini sangat relevan membantu peningkatan nilai tambah dan meningkatkan sector perekonomian masyarakat desa akar-akar.
Pengenalan Program Pekarangan Pangan Lestari (P2L) sebagai Solusi Pemenuhan Pangan Keluarga Kepada Anak Sekolah Dasar di Desa Jeruk Manis, Kecamatan Sikur, Lombok Timur Baiq Ridho Amalia; Mardatillah; Johan Saputra; Sri Endang Kurniawati; Adhar; Rifqi Bafadal; Nurul Faradillah; Baiq Rizqi Aulia Hardianti; Naufal An-Nabhani; Bima; Darin Safhira; Vivi Wardhani; Winisari Citra Antara; I Gusti Ngurah Yudi Handayana
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 5 No 3 (2022): Juli - September
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (490.008 KB) | DOI: 10.29303/jpmpi.v4i3.1942

Abstract

Program ketahanan pangan Indonesia memiliki karakteristik yaitu mutunya baik, cukup dan mudah untuk dijangkau oleh masyarakat. Seiiring dengan meningkatnya kebutuhan pangan maka pemerintah Indonesia memprogramkan adanya pemantapan ketahanan pangan ditingkat rumah tangga. Salah satu kegiatan pemantapan ketahanan pangan ditingkatan rumah tangga yang mudah dilakukan adalah Pekarangan Pangan Lestari (P2L). Program P2L berorientasi pada pemanfaatan pekarangan rumah sebagai area tanam kebutuhan pangan seperti sayur-sayuran yang sifatnya organik. Model pertanian ini memanfaatkan pekarangan yang sempit untuk dapat menghasilkan produk pangan yang bernilai gizi dan cukup untuk kebutuhan keluarga. Pelaksaan program ini di Desa Jeruk Manis, Kecamatan Sikur, Lombok Timur selama kegiatan KKN didukung juga oleh kondisi Desa Jeruk Manis yang berpotensi sebagai tempat budidaya sayur-sayuran. Kegiatan ini bertujuan untuk memberdayakan anak-anak Desa Jeruk Manis untuk dapat memaksimalkan potensi desa dan memanfaatkan pekarangan rumahnya sebagai lahan tanam. Sosialisasi kegiatan dimulai dari pemberian materi secara teori, kemudian diikuti dengan praktik langsung pembuatan media tanam dan pemindahan bibit hasil penyemaian ke dalam media tanam. Hasil dari kegiatan ini adalah anak-anak menjadi lebih sadar terkait potensi yang dimiliki Desa Jeruk Manis dan menjadi lebih aktif dalam memanfaatkan pekarangan rumahnya sebagai area tanam.