cover
Contact Name
Hamidi
Contact Email
jmpi@unram.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
jpmpi@unran.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota mataram,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA
Published by Universitas Mataram
ISSN : -     EISSN : 26555263     DOI : -
Core Subject : Education,
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA (JPMPI) |e-ISSN: 2655-5263| merupakan Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat dan penerapan Ipteks yang memuat publikasi hasil kegiatan pengabdian kepada masyarakat, model atau konsep dan atau implementasinya dalam rangka peningkatan partisipasi masyarakat dalam pembangunan, pemberdayaan masyarakat atau pelaksanaan pengabdian kepada masyarakat. Jurnal Pengabdian Magister Pendidika IPA diterbitkan oleh Program Studi Magister Pendidikan IPA Program Pascasarjana Universitas Mataram, terbit 2 (dua) kali setahun yaitu bulan Juli dan Bulan Desember.
Arjuna Subject : -
Articles 1,609 Documents
Pemanfaatan Hasil Pengembangan Modul Kimia Berbasis Etnosains Untuk Menanamkan Sikap Konservasi Lingkungan di Sekolah MAN 2 Lombok Tengah Rizki Utari; Yayuk Andayani; Lalu Rudyat Telly Savalas; Yunita Arian Sani Anwar
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 4 No 1 (2021)
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (2000.555 KB) | DOI: 10.29303/jpmpi.v4i1.593

Abstract

Artikel ini membahas tentang pemanfaatan hasil pengembangan modul kimia dengan pendekatan etnosains pada materi kimia SMA. Pemanfaatan hasil ini dilakukan di MAN 2 Lombok Tengah. Pemilihan sampel dilakukan dengan teknik purposive sampling. Pemanfaatan hasil pengembangan ini termasuk penelitian deskriptif dengan pendekatan kuantitatif, melibatkan peserta didik di MAN 2 Lombok Tengah sebanyak 110 responden. Data respon peserta didik dikumpulkan menggunakan angket dengan skala Likert dan dianalisis dengan persentase skor yang kemudian diinterpretasikan dengan kriteria kategori respon. Pemanfaatan hasil pengembangan menunjukkan bahwa respon peserta didik terhadap modul kimia dengan pendekatan etnosains termasuk dalam kriteria baik dengan skor sebesar 3.00. Artinya peserta didik memberika respon yang positif terhadap modul, sehingga pemanfaatan hasil pengembangan modul kimia berbasis etnosains yang dikembangkan dapat digunakan untuk menanamkan sikap konservasi lingkungan peserta didik di MAN 2 Lombok Tengah.
Pemulihan Wisata Pantai Telawas Era New Normal dengan Menerapkan Protokol Destinasi di Desa Mekar Sari Kecamatan Praya Barat Lalu Iqra Hafiddin; Lalu Rizki Rensa Kurniawan; Lalu Sofyan Assauri; Khaeril Ammar; Irpan Manik Pujiana; Nuriadi Nuriadi
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 4 No 1 (2021)
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (676.203 KB) | DOI: 10.29303/jpmpi.v4i1.616

Abstract

Pariwisata merupakan sektor industry yang penting untuk menigkatkan pendapatan masyarakat dan Negara. Kompleksitas dari Pandemi Covid – 19 telah merubah pola interaksi social tak terkecuali sektor pariwisata. Perencanaan dan pemulihan dalam sektor pariwisata melalui penerapan protocol kesehatan mulai dari edukasi, penggunaan masker, menyediakan  hand sanitaizer di titik keramiaan destinasi, dan pemasangan pamphlet/baner untuk mematuhi protocol kesehatan. Tujuan dari program ini untuk memulihkan kembali destinasi wisata yang ada di Desa Mekar Sari Kecamatan Praya Barat, Kabupaten Lombok Tengah guna mengembalikan pendapatan masyarakat yang sempat turun drastis akibat pandemic Covid – 19 dengan bersandar pada protocol kesehatan. Program ini menggunakan penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Kemudian pengolahan data di analisis yang disajikan dalam bentuk kesimpulan. Hasil dari program ini berupa panduan pemulihan pariwisata yang berbasis pada protocol kesehatan yang akan disebut sebagai protocol destinasi wisata.
Optimalisasi Pemanfaatan Limbah Rumah Tangga sebagai Bahan Pupuk Organik Cair untuk Menumbuhkan Sikap dan Perilaku Peduli Lingkungan pada Siswa MTs. Haudhul Ulum Gegutu Telaga Ayudya Lestari; Annisa Zikri Robbia; Lalu Raftha Patech; Abdul Syukur
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 4 No 2 (2021)
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (339.531 KB) | DOI: 10.29303/jpmpi.v4i2.656

Abstract

Aktivitas rumah tangga yang tidak dikelola dengan bijak dan berakhir di tempat pembuangan sampah sering kali menimbulkan dampak terhadap beberapa aspek kehidupan, diantaranya aspek kesehatan, aspek lingkungan, dan aspek estetika. Sikap dan kepedulian masyarakat terhadap sampah menjadi perhatian dan tanggung jawab setiap lapisan masyarakat dalam menjaga dan melestarikan lingkungan alam sekitar. Tujuan pengabdian ini salah satunya adalah mengenalkan pemanfaatan sampah yang mudah dan dapat dilakukan oleh masyarakat dan siswa sekolah MTs Haudhul Ulum Gegutu Telaga yang menjadi target luaran dengan cara fermentasi karena teknologi yang digunakan sangat sederhana dan biaya penanganan yang murah yaitu pengolahan limbah rumah tangga untuk menghasilkan Mikroorganisme Lokal (MOL) menjadi Pupuk Organik Cair (POC) dari limbah Nasi (Oryza sativa). Adapun metode yang digunakan dalam pelaksanaan kegiatan pengabdian yaitu sosialisasi, pelatihan, dan penilaian sikap dan perilaku peduli lingkungan. Pengabdian POC ini dapat menghasilkan Pupuk Organik Cair yang bagus sesuai dengan kriteria dan juga melalui kegiatan pengelolaan limbah rumah tangga menjadi POC, diketahui siswa/i MTs. Haudhul Ulum memiliki sikap peduli lingkungan yang baik (89,5%) dan perilaku peduli lingkungan yang cukup baik (72,9%). Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa dengan memberikan edukasi dan pelatihan kepada siswa mengenai cara mengolah sampah dengan bijak dapat menumbuhkan bahkan meningkatkan sikap dan perilaku peduli lingkungan.
Pengembangan Potensi Usaha Buah-Buahan Menjadi Aneka Makanan Dan Minuman Segar Dan Sehat Sebagai Upaya Peningkatan Nilai Ekonomi Masyarakat Lingkungan Pasar Buah Bertais Di Era New Normal Ahmad Jupri; Eka S. Prasedya; Heri Susanto; Ni Komang Rai P; Ni Komang Sri J; Pujangga Sastra K; Karisma Wijayanti
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 4 No 1 (2021)
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (174.408 KB) | DOI: 10.29303/jpmpi.v4i1.694

Abstract

 Kelurahan Bertais merupakan daerah perdagangan besar dengan berbagai macam komoditas, salah satunya yaitu buah-buahan segar. Berada di lingkungan pasar buah yang berpenduduk sebagian besar berprofesi sebagai pedagang buah dan lingkungan pasar merupakan lingkungan yang relatif panas, membuat masyarakat sekitar menjadi lebih konsumtif dengan makanan atau minuman penyegar. Tujuan pembuatan produk ini adalah untuk membuat buah-buahan segar menjadi produk yang lebih inovatif serta lebih menarik untuk dikonsumsi, karena berada di lingkungan pasar buah memungkinkan masyarakat akan merasa bosan mengonsumsi buah segar atau buah yang tidak diolah. Serta akan menambah daya tarik pengunjung pasar untuk mengonsumsi buah dalam bentuk sebuah produk penyegar. Salah satu ide yang dikembangkan adalah membuat minuman segar dan makanan ringan dengan harga yang relatif murah sehingga dapat  dijangkau  oleh  masyarakat, mulai dari anak anak sampai orang dewasa. Pemasaran produk ini akan dilakukan secara offline dan online. Pemasaran secara offline dilakukan dengan mendirikan stand kecil-kecilan di lingkungan pasar, dan pemasaran secara online dilakukan dengan memposting produk di media sosial dan membuat fasilitas delivery atau pesan antar.
Pemberdayaan Kader Desa dalam Upaya Mewujudkan Tercapainya Status Open Defecation Free (ODF) di Desa Kuranji Dalang Kecamatan Labuapi, Lombok Barat Ida Ayu Eka Widiastuti; Rifana Cholidah; Siti Rahmatul Aini; Putu Aditya Wiguna; Ida Bagus Alit
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 3 No 2 (2020): .
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (187.887 KB) | DOI: 10.29303/jpmpi.v3i2.502

Abstract

Abstract: Desa Kuranji Dalang merupakan desa binaan Puskesmas Perampuan, Labuapi Lombok Barat. Desa ini juga merupakan desa binaan bagi Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Fakultas Kedokteran Universitas Mataram. Pemilihan ini didasarkan pada data Dinas Kesehatan Lombok Barat bahwa Desa Kuranji Dalang merupakan salah satu desa dengan tingkat sanitasi terendah di Lombok Barat. Hal ini dibuktikan dengan belum tercapainya status Open Defecation Free (ODF) atau bebas dari buang air besar sembarangan. Dalam rangka mewujudkan tercapainya status ODF bagi Desa Kuranji Dalang maka kader desa memiliki peran strategis. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk memberikan penyegaran bagi kader desa tentang STBM (Sanitasi Total Berbasis Masyarakat), terutama tentang perilaku BAB (buang air besar) dan sanitasi jamban sehingga nantinya dapat mentransfer pengetahuan yang diperoleh kepada warga binaannya. Kegiatan dilaksanakan melalui 2 (dua) tahapan, yaitu penyusunan modul dan pelatihan/penyegaran. Modul berisi materi-materi yang berkenaan dengan perilaku hidup sehat dengan lebih difokuskan pada perilaku buang air besar. Penyegaran dibagi dalam 2 sesi, yaitu sesi penyampaian materi dan sesi diskusi/tanya jawab. Kegiatan yang mengambil tempat di Puskesmas Perampuan ini diikuti oleh 20 orang kader Desa Kuranji Dalang dan dilaksanakan bekerja sama dengan pihak Puskesmas Perampuan. Kader desa telah menjalankan perannya terkait upaya mewujudkan Desa Kuranji Dalang dengan status ODF, seperti melakukan pendataan rumah dan penyuluhan. Kendala utama yang dihadapi adalah masih rendahnya kesadaran masyarakat untuk menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat, khususnya untuk tidak BAB sembarangan. Dengan demikian diperlukan upaya yang lebih komprehensif dengan melibatkan pihak-pihak terkait. 
Diseminasi Teknologi Pembuatan Abon yang Berbasis Daging Ayam Petelur Afkir Bulkaini Bulkaini; B.R.D. Wulandari; Djoko Kisworo; Sukirno Sukirno; Wahid Yulianto
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 3 No 2 (2020): .
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (340.582 KB) | DOI: 10.29303/jpmpi.v3i2.516

Abstract

Abon merupakan salah satu produk olahan yang sudah terkenal dimasyarakat dengan tingkat penerimaan yang tinggi. Bahan baku utama pembuatan abon adalah daging sapi dan berbagai jenis daging lainya misalnya daging ayam petelur afkir. Daging ayam petelur afkir tergolong daging yang alot, sehingga untuk meningkatkan keempukannya perlu dilakukan pengolahan menjadi bentuk lain misalnya diolah menjadi abon. Kegiatan pengabdian dilakukan di Desa Bajur Kecamatan Labuapi Lombok Barat dengan tujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan ibu-ibu PKK Desa Bajur dalam membuat abon daging serta menumbuhkan jiwa enterpreneur dalam usaha pembuatan abon. Tingkat pengetahuan dan keterampilan ibu-ibu PKK yang masih rendah serta belum terbentuknya jiwa enterpreneur yang dianggap sebagai permasalahan selama ini dapat diatasi melalui kegiatan pelatihan pembuatan abon dengan Metode action reseach, metode pendampingan dan diseminasi teknologi yang dilaksanakan secara persuasive. Kegiatan pengabdian ini menghasilkan suatu produk berupa abon yang berbasis daging ayam petelur afkir dengan kandungan nilai gizi yang telah memenuhi ketentuan SNI:  kadar air 14,33%, protein 20,34%, lemak 28,98%, dan abu  5,17% dengan nilai protein terlarut 0,11 %, sedangkan menurut  SNI nilai gizi abon daging sapi dan daging jenis lainnya yaitu kadar air sebesar 7%, protein  15%,  lemak 30%, dan kadar abu sebesar 7%. Secara keseluruhan hasil capaian dari kegiatan pengabdian kepada masyarakat adalah tingkat pengetahuan dan keterampilan ibu-ibu PKK dalam membuat abon meningkat sebesar 90%.
Budidaya Tanaman Pakcoy (Brassica Rapa Subsp. Chinensis) Dengan Teknik Vertikultur Pada Lahan Sempit Di Kelurahan Penaraga Kecamatan Raba Kota Bima Maya Mardilla; Aci Pratiwi
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 4 No 1 (2021)
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (567.876 KB) | DOI: 10.29303/jpmpi.v4i1.537

Abstract

Teknik vertikultur adalah metode yang digunakan bagi pemukimanmasyarakat yang memiliki lahan sempit secara optimal. Teknik ini akan menyusun tanaman secara bertingkat dari atas kebawah dengan jenis tanaman yang beragam. Penyusunan bisa dilakukan dengan mengikatmenggunakan tali atau kawat di pagar, ataupun bisa di gantungkan kebambu menggunakan tali yang kuat dari atas kebawah. Teknik ini bisa pergunakan oleh segala kalangan, karena budgetnya relatif murah dibanding teknik lain. Yang membuat murah dari teknik ini adalah penggunaan alat dari barang bekas seperti botol, kaleng, dan sebagainya. Tujuan dari program ini adalah untuk meningkatkan mutu dankualitas pangan di daerah tersebut. Salah satu cara yang dapat diterapkan, dengan memberikan edukasi kepada masyarakat Kelurahan Penaraga mengenai pemanfaatan lahan sempit dengan teknik vertikultur padabudidaya pakcoy. Dari program tersebut diharapkan masyarakat dapat terbantu untuk memenuhi kebutuhan panganya, sekaligus dapat meningatkan imunitas tubuh anggota keluarga, serta mengurangi pengeluaran masyarakat. Program ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan kualitatif deskriptif. Sedangkan untuk pengolahan data dianalisis dengan cara penyajian data dan penarikan kesimpulanatau verifikasi. Hasil dari program pemberdayaan masyarakat ini adalahterbentuknya masyarakat berkualitas yang mampu membudidayakan tanaman pakcoy melalui teknik vertikultur sehingga dapat menghasilkan bahan pangan organik dari pekarangannya sendiri dan sadar akanpentingnya mematuhi protokol kesehatan pada saat pandemi Covid-19. 
Pelatihan Budidaya Sayuran Hidroponik Menggunakan Sistem Wick Sebagai Usaha Pemberdayaan Masyarakat Di Desa Cenggu Nur Hayati; I Gde Mertha
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 3 No 2 (2020): .
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (574.271 KB) | DOI: 10.29303/jpmpi.v3i2.588

Abstract

Berdasarkan analisis situasi diketahui bahwa sebagian besar masyarakat Desa Cenggu bermata pencarian disektor pertanian dan produk yang dihasilkan berupa kacang kedelai, padi, dan bawang merah tetapi untuk jenis tanaman sayuran produksinya sangat rendah dan bahkan tidak dibudidayakan oleh penduduk setempat. Padahal, potensi pengembangan pertanian pada skala rumah tangga atau perkarangan cukup besar. Tujuan program ini adalah (1) Untuk memberdayakan masyarakat Desa Cenggu dengan memberikan pelatihan budidaya tanaman sayuran dengan hidroponik sistem wick, dan (2) meningkatkan pengetahuan masyarakat tentang teknik hidroponik. Konsep hidroponik merupakan budidaya menanam dengan memanfaatkan air/larutan bernutrisi tanpa menggunakan tanah dengan menekankan pada pemenuhan kebutuhan nutrisi. Metode yang digunakan dalam program ini adalah sosialisasi program, pelatihan dan praktik pembuatan hidroponik dan pendampingan serta evaluasi kegiatan. Berdasarkan hasil program yang dijalankan dapat disimpulkan bahwa budidaya tanaman sayuran hidroponik sistem wick telah berhasil memberdayakan ibu-ibu rumah tangga masyarakat Desa Cenggu dalam meningkatkan minat untuk memanfaatkan perkarangan sebagai lahan penanaman sayuran. Masyarakat memberikan respon yang sangat positif terhadap kegiatan yang dilakukan dan menilai kegiatan ini sangat bermanfaat.
Inroduksi Produksi Benih Kentang Dengan Teknik Penyetekan Pada Kelompok Penangkar Di Kawasan Sembalun, Lombok Timur M Sarjan; Aluh Nikmatullah; Hery Haryanto; Irwan Muthahanas
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 4 No 1 (2021)
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (798.873 KB) | DOI: 10.29303/jpmpi.v4i1.607

Abstract

Kelembagaan yang ada di tingkat petani (kelompok tani) memiliki potensi yang cukup baik untuk dilakukan pembinaan penangkaran perbenihan. Jika penangkaran benih bisa berkembang di tingkat kelompok tani maka  kebutuhan akan benih dapat dipenuhi oleh kelompok tani tersebut, sehingga biaya pengadaan benih relatif lebih murah dan akan menambah pendapatan bagi kelompok tani. Dengan demikian keberadaan benih tidak terlalu jauh dari pengguna, sehingga para petani mudah mendapatkan benih yang bermutu, dan juga  memberikan nilai tambah bagi kelompok tani. Kecamatan Sembalun merupakan salah satu kecamatan di Kabupaten Lombok Timur  yang memiliki potensi pengembangan budidaya hortikultura dataran tinggi termask kentang dengan daya dukung sumberdaya alalam yang melimpah dan tingkat kesesuaian lahan yang cocok untuk tumbuh dan berkembangnya tanaman kentang  dengan optimal. Hasil kegiatan ini menunjukan Kelompok Penangkar Benih Kentang di Sembalun sangat tertarik untuk menerapkan teknologi produksi benih melalui penyetekan pucuk berulang, namun belum mempunyai sarana  yang cukup untuk menerapkan teknologi secara mandiri . Keterampilan penyetekan pucuk berulang dari sebagian anggota kelompok penangkar  sudah memadai Hasil umbi dari sumber stek masih lebih rendah secara individu tanaman dibanding dengan yang berasal dari umbi. Tetapi secara akumulatif dalam satu musim tanam lebih banyak , sehingga akan membantu penyediaan benih kentang dikawasan Sembalun.  Diperlukan perhatian khusus dari instansi terkait seperti Dinas Pertanian  melalui  UPT BBI  untuk membantu sarana screen house.Perlu pendampingan secara berkelanjutan baik  dari Perguruan Tinggi maupun dari Instansi Pemerintah terkait  agar diperoleh kelompok penangkar benih kentang yang maju dengan inovasi teknologi pertanian yang ada
Pemanfaatan Limbah Botol Plastik Dalam Teknik Budidaya Hidroponik Dan Vertikultur Untuk Pengembangan Rumah Pangan Lestari Di Desa Montong Betok Kabupaten Lombok Timur Muhammad Anwar Hadi; Baiq Riza Tania; Muh. Fikri; Saripati Saripati; Winda Novita Sari; Ahamd Raksun
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 4 No 2 (2021)
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (356.375 KB) | DOI: 10.29303/jpmpi.v4i2.657

Abstract

Pandemi covid-19 mempengaruhi kondisi kehidupan masyarakat, salah satunya sektor pangan. Salah satu alternatif untuk mengatasi masalah tersebut adalah dengan menerapkan konsep rumah pangan lestari  dengan memanfaatkan botol plastik sebagai media untuk teknik budidaya vertikultur dan hydroponik,. Kegiatan ini diharapkan dapatmembantumemenuhikekuranganketersediaanpangan dan sekaligus mengatasi limbah plastik di lingkungan masyarakat. Metode dalam menerapkan konsep rumah pangan lestari dengan teknik vertikultur dan hidroponik yaitu dengan sosialisasi dan pengaplikasian secara langsung di SMAN 1 Montong Gading dan kantor Desa Montong Betok serta dilakukan evaluasi dengan kuisioner. Hasil kegiatan ini yaitu terbentuknya contoh penerapan rumah pangan lestari di Lingkungan Kantor Desa Montontong Betok serta meningkatnya pengetahuan dan motivasi masyarakat dalam memanfaaatkan pekarangan rumah.untuk ditanami berbagai jenis komoditi pertanian seperti tamansayur sayuran

Page 11 of 161 | Total Record : 1609