cover
Contact Name
Hamidi
Contact Email
jmpi@unram.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
jpmpi@unran.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota mataram,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA
Published by Universitas Mataram
ISSN : -     EISSN : 26555263     DOI : -
Core Subject : Education,
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA (JPMPI) |e-ISSN: 2655-5263| merupakan Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat dan penerapan Ipteks yang memuat publikasi hasil kegiatan pengabdian kepada masyarakat, model atau konsep dan atau implementasinya dalam rangka peningkatan partisipasi masyarakat dalam pembangunan, pemberdayaan masyarakat atau pelaksanaan pengabdian kepada masyarakat. Jurnal Pengabdian Magister Pendidika IPA diterbitkan oleh Program Studi Magister Pendidikan IPA Program Pascasarjana Universitas Mataram, terbit 2 (dua) kali setahun yaitu bulan Juli dan Bulan Desember.
Arjuna Subject : -
Articles 1,609 Documents
Pemanfaatan Pekarangan untuk Peningkatan Ketahanan Pangan di Desa Akar Akar Kabupaten Lombok Utara Suwardji Suwardji; Annisa Suryanti; Sopia Hidayati; Nurul Putri P; Sofia Dianti Y; Rida Olina C; Maya Rizki A; Yudi Apriyan; Alvin Janitera; Mimi Atiatun R; Anisah Resty U; Muhammad Khiorul A; M Thoriq Panji A; Feby Umaroh I; Caesario Susmadi M
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 4 No 3 (2021)
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (305.466 KB) | DOI: 10.29303/jpmpi.v4i3.949

Abstract

Pandemi Covid 19 yang terjadi di seluruh dunia berdampak pada berbagai aspek kehidupan yang sering dibutuhkan oleh masyarakat dunia, salah satunya adalah ketahanan pangan yang terjadi di Indonesia yang menjadi suatu hal yang sangat di antisipasi oleh warga, khusus nya yang berada disekitaran daerah atau lahan yang relatif kering yang membuat warga yang bertempat tinggal di daerah tersebut kesusahan untuk mencukupi kebutuhan pokok nya, seperti sayuran dan juga buah buahan yang termasuk dalam konsumsi pokok bagi warga, upaya untuk mengatasi hal tersebut yaitu dengan cara berbagi ilmu beserta pengalaman dengan para warga seperti metode penanaman dan juga cara ataupun terobosan baru lainya, salah satunya adalah metode penanaman hidroponik dengan menggunakan styrofoam sebagai media untuk penanaman tumbuhan sayuran dan lain lain, metode hidroponik ini sebenarnya banyak macam nya hanya saja dengan menggunakan media styrofoam ini diharapkan hal ini tidak banyak menguras biaya dan tentunya mudah untuk dipahami oleh warga ataupun masyarakat yang masih awam terhadap metode ini, terlebih lagi mulai dari bahan yang digunakan relatif mudah untuk didapatkan, dan juga hal ini bertujuan untuk tata cara menjadi peluang usaha baru bagi para warga dimana di masa pandemi seperti ini hampir sebagian pekerja mengalami PHK dan masyarakat lainya kehilangan pekerjaan sehari harinya.
Pemberdayaan Masyarakat dalam Rehabilitasi Hutan dan Lahan Kritis Di Wilayah Sekaroh Lombok Timur: Belajar dari Pengalaman Masyarakat Suwardji Suwardji; Sri Tejowulan; Agil Al Idrus; Abdul Syukur; Ahmad Raksun; Parman Parman
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 4 No 4 (2021)
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (322.741 KB) | DOI: 10.29303/jpmpi.v4i4.950

Abstract

Kerusakan hutan dan lahan di wilayah Sekaroh dan Pemongkong Lombok Timur telah mencapai tingkatan yang sangat parah. Sejak tahun 1990 an pemerintah telah melakukan berbagai upaya untuk penghijauan dan rehabilitasi hutan dan lahan di wilayah ini secara massif, namun data menunjukkan bahwa tingkat keberhasilannya masih rendah atau jauh dari harapan. Tulisan yang disampaikan dalam paper ini adalah kajian partisipatif selama dua tahun (2002-2004) yang masih sangat relevan dengan masifnya kerusakan hutan dan lahan yang terjadi di Provinsi NTB dengan tujuan sebagai bahan pembelajaran dalam upaya meningkatkan keberhasilan rehabilitasi hutan dan lahan di wilayah Sekaroh dan Pemongkong. Metode yang digunakan dalam kajian ini adalah PRA (Participatory Rapid Appraisal) yang melibatkan para pemangku kepentingan yang terlibat dalam upaya rehabilitasi hutan dan lahan. Hasil kajian partisipatif selama 2 tahun mampu mendorong untuk dapat mengatasi permasalahan degradasi hutan dan lahan di Desa Sekaroh dan Pemongkong dengan mengemas paradigma pembangunan yang bersendikan potensi lokal baik sumberdaya alam maupun sumberdaya manusia dengan menekankan pada pembelajaran masyarakat (action learning) dan pemberdayaan masyarakat sebagai modal pembangunan. Paradigma modal sosial yang dibangun melalui pembelajaran nyata adalah modal sosial yang bersendikan ‘kebersamaan” yaitu dengan mencoba melihat peran-peran positif dari institusi-institusi sosial untuk diperankan dalam proses pembelajaran dalam pengelolaan hutan dan lahan di Desa Sekaroh dan Pemongkong. Proses action learning yang telah dilakukan telah berhasil mendorong terjadinya sebuah kolaborasi antar institusi seperti institusi keagamaan, adat, pemerintah setempat dan Pokja Hutan dan Lahan Kritis sebagai fasilitator dalam penyusunan rencana pengelolaan hutan dan lahan kritis untuk jangka pendek, menengah, dan jangka panjang
Pemanfaatan Tanaman Sorgum di Desa Tanak Beak, Kecamatan Batukliang Utara, Kabupaten Lombok Tengah Lalu Teguh Permana; Vivin Karlina; Budiana Hartini; Lalu Japa
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 4 No 3 (2021)
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (439.16 KB) | DOI: 10.29303/jpmpi.v4i3.951

Abstract

Sorgum sebagai jenis serelia memiliki daerah adaptasi yang luas dan merupakan tanaman semusim yang tidak banyak memerlukan air selama pertumbuhannya sehingga cocok pada lahan kering, memiliki potensi besar dikembangkan di Indonesia. Berbagai jenis pangan olahan dikembangkan dari tepung sorgum, antara lain berbagai jenis bubur, tortila, chapati, roti tanpa dan dengan fermentasi dan sebagainya.Sorgum dapat dikonsumsi dalam berbagai bentuk produk olahan, termasuk nasi, roti, mie, kue kering, kue basah, cake, dan berbagai makanan camilan (snack) lainnya. Batang sorgum juga dapat menghasilkan nira yang dapat dimanfaatkan sebagai produk minuman dan industri gula. Batang sorgum juga dapat diproses menjadi bioetanol, sebagai campuran dalam proses pembuatan briket dan bahan pokok pembuatan kerajinan tangan. Daun dan hasil dari perasan batang dari tanaman sorgum juga dimanfaatkan sebagai pakanan ternak sapi yang menggemukan karena kandungan proteinnya lebih tinggi dibandingkan rerumputan. Limbah dari sorgum dapat dijadikan sebagai bahan baku biogas. Hal tersebut menunjukkan multifungsi tanaman sorgum yang selama ini dilupakan.Tanaman sorgum yang dikembangkan di Desa Tanak Beak diolah menjadi beberapa produk, antara lain olahan pangan, kerajinan tangan dan pupuk organik. Beberapa produk yang dihasilkan diantaranya produk olahan makanan dan minuman: aneka jenis kue, jajanan dan minuman dari perasan batang sorgum. Untuk kerajinan tangan dari batang sorgum dihasilkan: bingkai foto, miniatur berugak, tempat tisu dan tutupan lampu tidur. Sedangkan pembuatan pupuk dari limbah sorgum dicampur dengan kotoran ayam menghasilkan berupa pupuk organik yang difermentasi dengan EM4.
Pelatihan Pembuatan Media Pembelajaran Menggunakan Canva bagi Guru SMPN 1 Tegalampel Bondowoso Vega Kartika Sari; Riza Yuli Rusdiana; Widya Kristiyanti Putri
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 4 No 3 (2021)
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (155.804 KB) | DOI: 10.29303/jpmpi.v4i3.952

Abstract

The use of learning media by utilizing technology is very important needed during a pandemic. Learning media can be in the form of visual, audio, and audio visual. Attractive learning media can create memorable and easier-to-understand learning activities. Canva is a graphic design application that helps users to create various types of creative materials online. Using Canva as a learning medium can make it easier for teachers to design learning media. Almost all teachers at SMPN 1 Tegalampel have not been able to make video-based learning media so that the delivery of material to students is still low. This activity aims to provide training in making learning media using Canva for teachers at SMPN 1 Tegalampel, Bondowoso. The training activities were carried out in several stages, namely socialization, practice, and evaluation. The results of the activity showed that the training participants got an increase in knowledge and skills related to learning media using the Canva application.
Sosialisasi Rumput Laut (Eucheuma Cotonii) Hasil Kultur Jaringan di Desa Puulemo Kecamatan Poleang Timur Kabubaten Bombana Oce Astuti; La Sara; Akhmad Mansur; Ira Ira
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 4 No 3 (2021)
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (537.718 KB) | DOI: 10.29303/jpmpi.v4i3.953

Abstract

Sosialisasi rumput laut (Eucheuma cottonii) hasil kultur jaringan ini merupakan salah satu kegiatan pengandian kepada masyarakat yang disatukan dengan KKN UHO, yang bertujuan untuk memberikan pembelajaran kultur jaringan rumput laut kepada mahasiswa sekaligus memberikan keterampilan kepada masyarakat pembudidaya terkait cara mengikat dan penempatan rumput laut yang tepat di perairan. Metode yang digunakan dalam kegiatan yaitu penyuluhan kepada masyarakat. Tahapan kegiatan yang dilakukan yaitu pembelajaran dan sosialisasi kepada masyarakat. Kegiatan pembelajaran dilakukan oleh mahasiswa sebelum terlibat langsung ke masyarakat. Kegiatan sosialisasi dilakukan oleh mahasiswa dan dosen kepada masyarakat khususnya pembudidaya rumput laut dan anak-anak SMPN 05 poleang timur. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa tingkat partisipasi masyarakat cukup tinggi terutama anak-anak dan ibu-ibu rumah tangga yakni dengan terlibat secara langsung dalam kegiatan pelatihan dan sosialisasi.
Pemberdayaan Masyarakat Desa Sukamakmur Kabupaten Jember Dalam Budidaya Lobster Air Tawar Basuki Basuki; Nurul Dwi Novikarumsari; Indah Ibanah; Indri Fariroh
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 4 No 3 (2021)
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (367.17 KB) | DOI: 10.29303/jpmpi.v4i3.954

Abstract

Sukamakmur Village is a village located in Ajung District, Jember Regency with residents making a living as farmers and cultivating freshwater fish. The location of Sukamakmur Village is very prospective for freshwater fish cultivation because of its strategic location in getting water, and the type of fish being cultivated is catfish. In the last period, most of the people who cultivate catfish have gone out of business due to increasing feed prices while the selling value of catfish is unable to cover. The purpose of this community service program is to increase the standard of living and welfare of the people of Sukamakmur Village through the cultivation of freshwater crayfish as a substitute for catfish commodities. The method used for service program activities is through socialization, training, mentoring, and evaluation approaches. The results of the activity show that the community is enthusiastic in implementing freshwater crayfish cultivation because the cultivation method is very easy and requires low costs. Another result obtained is that the community can start new businesses, especially those that have gone out of business due to catfish cultivation so that they can bounce back in increasing their income
Demplot Penerapan Teknik Reproduksi Terkontrol untuk Promosi Kinerja Perbibitan Kambing Potong di Kecamatan Praya Barat Daya Kabupaten Lombok Tengah Lalu Wira Pribadi; Rr. Agustien Suhardiani; Tahyah Hidjaz; Happy Poerwoto; M. Ashari; Rina Andriati
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 4 No 3 (2021)
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (218.653 KB) | DOI: 10.29303/jpmpi.v4i3.955

Abstract

Suatu kegiatan pengabdian kepada masyarakat dengan tujuan pokok untuk mengembangkan system produksi kambing perbibitan dengan penerapan Teknik Reproduksi Terkontrol di Kabupaten Lombok Tengah, NTB, dilaksanakan dalam bentuk penyuluhan dengan metode demplot, pelatihan, dan diseminasi Ipteks melalui penyebaran leaflet kepada peternak. Kegiatan berlokasi di Desa Darek Kecamatan Praya Barat Daya, dengan sasaran strategis adalah para peternak pada dua kelompok peternakan kambing perbibitan, dari kedua kelompok diambil 20 peternak sebagai sasaran langsung pembinaan. Demplot dilakukan menggunakan 20 ekor kambing induk Peranakan Etawa(PE) umur 2,0-2,5 tahun dengan BCS rata-rata 4. Sistem produksi kambing perbibitan dengan penerapan Teknik Reproduksi Terkontrol didemonstrasikan pada kedua kelompok mitra mulai dari pemilihan kambing-kambing induk, sinkronisasi birahi dengan introduksi Prostaglandin F2α intravaginal menggunakan hand made spong, penerapan teknik flushing dengan pemberian pakan konsentrat comfeed, pengamatan tanda-tanda birahi kambing-kambing induk pasca sinkronisasi, pelaksanaan perkawinan kambing-kambing induk secara IB  menggunakan semen beku pejantan Boer, deteksi kebuntingan menggunakan non return rate, pemeliharaan kebuntingan dengan pemberian pakan suplemen dan vitamin, penanganan parturisi, penanganan cempe neonatal dan pengukuran berat lahir hingga penyapihan dan pengukuran berat sapih, promosi pertumbuhan cempe lepas sapih dengan suplementasi probiotik EM4, penilaian performa kambing bibit dengan pengukuran langsung berat badan dan dimensi vital kambing. Capaian tujuan dan manfaat kegiatan yang dievaluasi dengan teknik survey menggunakan quisioner dan pengukuran langsung performa reproduksi kambing induk dan performa cempe yang dihasilkan di dalam demplot menunjukkan, semua peternak dari kedua kelompok mitra/sasaran telah memahami dengan baik materi Ipteks yang diberikan penyuluh dan dipandang telah mampu mengembangkan system produksi kambing perbibitan dengan penerapan teknik reproduksi terkontrol. Penerapan teknik reproduksi terkontrol dalam usaha ternak kambing perbibitan sangat bermanfaat dalam meningkatkan efisiensi reproduksi kambing induk dan produktivitas perbibitan yang diusahakan.
Pemberdayaan Masyarakat Desa Slateng Kecamatan Ledokombo Jember Mengolah Limbah Serbuk Gergaji Sengon Menjadi Biochar Vega Kartika Sari; Basuki Basuki; Marga Mandala; Nurul Dwi Novikarumsari; Iqbal Erdiansyah
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 4 No 3 (2021)
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (475.291 KB) | DOI: 10.29303/jpmpi.v4i3.956

Abstract

The use of high inorganic fertilizers in conventional agriculture can affect soil fertility. Efforts to improve land fertility in order to increase land productivity and at the same time increase farmers' income require integrated and sustainable agricultural business development technology. Biochar applied to paddy fields is able to increase organic carbon which can provide nutrients for organisms in the soil that will provide nutrients for plants. Sengon waste in Slateng Village is abundant and has not been utilized, while most of the livelihoods of the Slateng Village residents are farmers. This activity aims to provide training to members of the Harapan Farmers Group and the local Mosque Youth to be able to process sengon waste into biochar. This activity is carried out in several stages, namely socialization and practice. The result of this activity is that participants gain knowledge about processing sengon waste and produce biochar fertilizer that is ready to be applied.
Optimalisasi Lahan Pekarangan Dalam Upaya Peningkatan Ketahanan Pangan Tingkat Keluarga Dengan Sistem Budidaya Tanaman Vertikultur Dan Konvensional I Wayan Yasa; Abdul Muaz Ghazali; Ike Puspasari; Ismayanti Ismayanti; Linda Asnawati; M. Abbil Pratama; Apollonius Monsart; Tia Ardiani; Devi Suryani Putri; Lulu Lutfiati
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 4 No 3 (2021)
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (376.405 KB) | DOI: 10.29303/jpmpi.v4i3.960

Abstract

Permukiman di Kawasan perkotaan pada umumnya memiliki lahan pekarangan yang tidak luas rata-rata 100 m2 – 250 m2 dengan luas bangunan rata-rata 36 m2 – 100 m2. Dengan sisa luas yang masih tersedia sangat memungkinkan dimanfaatkan untuk melakukan budidaya tanaman pangan dalam pemenuhan kebutuhan sehari-sehari rumah tangga. Pembudidayaan tanaman pangan dapat dilakukan secara vertikal memanfaatkan material lokal dan bahan-bahan limbah yang tersedia. Berbagai jenis tanaman yang dapat dibudidayakan diantaranya tanaman bayam merah, patcoy, selada, kangkung darat, sawi, jahe merah, jahe biasa, temulawak, kunyit, serai, kates jepang dan kencur. Dalam meningkatkan kesuburan pertumbuhan tanaman menggunakan pupuk organik dan untuk mencegah serangan hama menggunakan pestisida nabati yang dibuat langsung menggunakan bahan-bahan alamiah. Metode yang digunakan dalam budidaya tanaman dipekarangan yaitu vertikultur dan konvensional. Metode vertikulturul yaitu dengan membuat rangka-rangka/pagar vertikal dengan penyangga berupa kolom-kolom yang dibuat dari bambu dengan jarak kolom dan tinggi rangka disesuiaikan dengan ruang yang tersedia. Wadah tanaman menggunakan botol-botol plastik air mineral dan kaleng-kaleng bekas dan diikatkan pada rangka/pagar. Sementara untuk metode konvensional dengan melakukan penanaman sistem tumpangsari yang langsung ditanam pada tanah. Pupuk dan insektisida dibuat dengan memanfaatkan bahan alamiah yang mudah diperoleh dapat berupa limbah organik dan bahan-bahan kebutuhan sehari-hari. Hasil yang diperoleh dalam pelaksanaan kegiatan yaitu masyarakat perkotaan dapat mengenal dan menerapkan system budidaya tanaman secara vertikultur dan konvensional dalam memanfaatkan ruang-ruang kosong di pekarangan. Selain itu masyarakat juga dapat membuat pupuk organik dan insektisida organik memanfaatkan bahan-bahan sehari-hari yang tersedia di rumah tangga. Sementara hasil budidaya tanaman yang dibudidayakan dimanfaatkan untuk kebutuhan bersama masyarakat setempat dan menjadi kebun percontohan.
Upaya Meningkatkan Minat Belajar Siswa di Masa Pandemi Covid-19 Melalui Pembelajaran Door to Door di Kelurahan Kendo Kecamatan Raba Kota Bima Mahrus Mahrus; Moh. Nurul Ainun; Taufikurahman Taufikurahman; Arif Safrillah; Elsa Firda Ramadan; Wiranting Ayuningtias
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 4 No 3 (2021)
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (219.142 KB) | DOI: 10.29303/jpmpi.v4i3.961

Abstract

Selama masa pandemi Covid-19 sekolah-sekolah ditutup sehingga tidak memungkinkan kegiatan belajar mengajar berlangsung secara normal. Kota Bima, Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) merupakan wilayah yang berzona merah, sehingga pembelajaran yang biasanya dilakukan secara tatap muka di sekolah dialihkan menjadi pembelajaran daring (online). Pelaksanaan pembelajaran daring di Kelurahan Kendo Kecamatan Raba Kota Bima tidak berjalan lancar karena mengalami gangguan jaringan internet di beberapa lokasi. Dampak dari tidak stabilnya jaringan internet sebagai pendukung pembelajaran daring di masa Pandemi Covid-19 adalah minat belajar siswa rendah. Untuk itu, mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Terpadu Universitas Mataram memilih lokasi tersebut untuk melaksanakan program kegiatan KKN selama dari tanggal 1 Desember 2020 sampai 11 januari 2021 dengan tema “Mengajar di desa dengan menggunakan  metode pembelajaran door to door”. Program kegiatan KKN ini bertujuan untuk meningkatkan minat belajar siswa di masa pandemi Covid-19 melalui pembelajaran menggunakan metode door to door. Pelaksanaan kegiatan ini terdiri dari 3 tahapan yaitu tahap persiapan, tahap pelaksanaan, dan evaluasi. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa pembelajaran menggunakan metode door to door di masa pandemi Covid-19 ini dapat meningkatkan minat dan hasil belajar siswa di Kelurahan Kendo Kecamatan Raba Kota Bima.

Page 24 of 161 | Total Record : 1609