cover
Contact Name
Hamidi
Contact Email
jmpi@unram.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
jpmpi@unran.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota mataram,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA
Published by Universitas Mataram
ISSN : -     EISSN : 26555263     DOI : -
Core Subject : Education,
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA (JPMPI) |e-ISSN: 2655-5263| merupakan Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat dan penerapan Ipteks yang memuat publikasi hasil kegiatan pengabdian kepada masyarakat, model atau konsep dan atau implementasinya dalam rangka peningkatan partisipasi masyarakat dalam pembangunan, pemberdayaan masyarakat atau pelaksanaan pengabdian kepada masyarakat. Jurnal Pengabdian Magister Pendidika IPA diterbitkan oleh Program Studi Magister Pendidikan IPA Program Pascasarjana Universitas Mataram, terbit 2 (dua) kali setahun yaitu bulan Juli dan Bulan Desember.
Arjuna Subject : -
Articles 1,609 Documents
Inovasi Pembuatan Opak-Opak Berbasis Singkong di Desa Sigar Penjalin Kecamatan Tanjung Kabupaten Lombok Utara Bulkaini; Akhyar Sutaryono; Dwyardi; Silvia; Maulana; Wilya; Azhary Noersidiq; Fahrullah
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 5 No 4 (2022): Oktober-Desember 2022
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jpmpi.v5i4.2707

Abstract

Opak-opak singkong adalah olahan krupuk yang berbahan dasar singkong. Pada proses pengolahan singkong menjadi opak-opak masih menerapkan bentuk kegiatan produksi yang sederhana dan belum melakukan inovasi dalam produksi. Pengabdian ini bertujuan untuk untuk memberikan inovasi dalam pembuatan opak-opak dengan berbagai varian rasa dan melatih masyarakat untuk lebih mandiri dalam memanfaatkan singkong sebagai bahan dasar pembuatan opak-opak. Pengabdian ini dilaksanakan di Desa Sigar Penjalin, Kecamatan Tanjung, Kabupaten Lombok Utara. Waktu pelaksanaan pengabdian ini di bulan Desember 2021 sampai Februari 2022. Metode yang digunakan dalam pengabdian ini yaitu metode ceramah dan diskusi yang dilanjutkan dengan praktik langsung untuk membuat opak-opak yang berbahan dasar singkong serta dilakukan evaluasi terhadap produk yang dihasilkan. Hasil dari pelaksanaan kegiatan pengabdian ini yaitu dapat meningkatkan pengetahuan dan kemampuan masyarakat mengenai pengembangan produk pangan serta dapat melanjutkan dan mengembangkan secara mandiri usaha inovasi opak-opak ini karena memiliki peluang pasar dengan nilai jual yang tinggi.
Penguatan Kapasitas Kelompok Peternak Kambing Peranakan Ettawa (PE) di Desa Segala Anyar Kecamatan Pujut Kabupaten Lombok Tengah I Gusti Lanang Media; Moh. Taqiuddin; Maya Nachida; Anwar Fachry; Muh. Prasetyo Nugroho
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 5 No 4 (2022): Oktober-Desember 2022
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jpmpi.v5i4.2728

Abstract

Initially, goat farmers in the village of Segala Anyar, sub-district of Pujut, district of Central raised goats individually as in the general model of goat farming in rural areas. Then, the goat has been kept in groups since the government introduced the Peranakan Ettawa (PE) goat with a dual purpose in 2012. However, the progression of goat-farmers groups tends to be slow and their existence in supporting goat productivity improvement is less effective. This community service aims to provide knowledge and understanding to goat-farmer groups regarding: organizational development, collaboration, leadership, and communication. In addition, this activity is also directed to provide assistance in designing a model for developing institutional management of local potential livestock resources. It is expected that targeted-goat farmers will have knowledge and understanding about key aspects in strengthening group capacity towards optimizing institutional roles. Problem-solving was identified by a participatory approach by involving goat farmers intensively, especially recognizing their potential and the problems encountered. The extension methods that have been implemented are lectures, interactive-constructive discussions, and preparation of a 'potential-problem analysis' matrix. After in-class, group monitoring and assistance through field visits were carried out routinely and periodically. The results of this community service are goat farmers gain additional knowledge and understanding about important aspects in order to increase the capacity of their group as well as they already have routine activities, such as regular meetings, strengthening awig-awig, and cooperation with other parties (especially the Faculty of Animal Husbandry, University of Mataram) to strengthen their group.
Pelatihan Menulis Artikel Ilmiah Bagi Guru-Guru SLB di Kota Mataram Abdul Kadir Jaelani
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 5 No 3 (2022): Juli - September
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jpmpi.v5i3.2729

Abstract

Banyak sekali peluang menulis bagi para guru. Akan tetapi, sangat disayangkan peluang-peluang tersebut belum banyak dimanfaatkan oleh guru. Keluhan tidak bisa menulis masih saja menjadi hambatan bagi guru untuk menangkap peluang-peluang tersebut, sehingga pengembangan diri dan karirnya berjalan tidak seperti yang diharapkan. Munculnya keluhan tidak bisa menulis di kalangan guru tentu saja bukan tanpa sebab. Secara umum ada beberapa kendala yang bisa ditemukan sehingga membuat tingkat partisipasi menulis di kalangan guru ini rendah. Di antaranya rendahnya minat membaca dan menulis, keterbatasan bahan bacaan yang bisa menjadi bahan tulisan, tidak adanya rasa percaya diri, ketidakpahaman guru atas bekal-bekal keilmuan untuk bisa terampil menulis, rendahnya motivasi untuk menulis, minimnya sarana untuk menuangkan ide dan gagasan dalam bentuk jurnal ilmiah. Target yang ingin dicapai dalam pelatihan ini adalah guru SLB memiliki pemahaman yang baik tentang karya tulis ilmiah khususnya artikel ilmiah inklusi, sebagai media dalam menelurkan ide-ide kreatif, terampil dalam menentukan tema menarik, menguasai langkah menyusun artikel ilmiah, menghasilkan artikel ilmiah, serta mempublikasi artikel ilmiah inklusi dalam jurnal pendidikan. Metode pelaksanaan yang akan dilakukan adalah menjelaskan konsep karya ilmiah atau artikel ilmiah, mengembangkan tema yang menarik khususnya tentang pendidikan inklusi, menyusun artikel serta memberikan pendampingan kepada peserta. Selanjutnya setelah peserta menyelesaikan artikel, semua tulisan diserahkan kepada tim untuk di review dan akan diambil 10 artikel terbaik untuk dipublikasikan pada jurnal pendidikan yang ada di FKIP Universitas Mataram, atau menawarkan kepada pihak terkait untuk membentuk jurnal secara mandiri, yang khusus memuat artikel-artikel berkaitan dengan pendidikan inklusi dan anak berkebutuhan khusus
Penyuluhan Dan Pelatihan Keselamatan, Kesehatan, Kerja (K3) Serta Latihan Gerak Aktif Sebagai Upaya Preventif Herniated Nucleus Pulposus Dalam Meningkatkan Produktivitas Kerja Petani di Desa Susut Kabupaten Bangli I Nyoman Bagus Pramartha; Deviana; Sekiguchi Kan
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 3 No 2 (2020): .
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jpmpi.v3i2.2744

Abstract

The main problem faced by partners is the lack of understanding related to occupational health and safety when carrying out work in agriculture. The possibility of accidents while working to manage rice fields often occurs and farmers do not fully understand the standards of occupational health and safety so the purpose of this service activity is to improve farmers' understanding of occupational health and safety standards as a preventive effort to prevent herniated nucleus pulposus in increasing farmers' work productivity. This activity was carried out in Susut Village, Bangli Regency using counseling and training methods involving 21 farmers. The stage of implementation of activities is divided into four parts, namely; planning stage, implementation stage, monitoring stage and evaluation stage. Evaluation is carried out by providing a questionnaire and looking at the values before and after the activity. Based on the results of the analysis of activities showed the results that; 1) there was an increase in knowledge related to occupational safety and health by 61.91%, 2) there was an increase in the understanding and implementation of active motion as a preventive effort to prevent herniated nucleus pulposus by 90.69%, (3) the work productivity of farmers was known to increase in farm yields by 25.50% after the farmers apply the principles of occupational health and safety (K3). The partner's response to this service activity is very positive and it is hoped that this will continue on an ongoing basis.
Analisis Faktor Penyebab Nihilnya Angka Stunting di Desa Senyiur Kecamatan Keruak Kabupaten Lombok Timur Lalu Japa; Arief Husnanda Triadi; Elia Misnatul Aeni; Gina Sorayya; Muhammad Dimas Pratama Arianto; Almacitra; Desak Made Devi Widyani; Diki Apriansyah; Muhammad Isranul Hakim; Patmawati; Wahyuni Amalia
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 5 No 3 (2022): Juli - September
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jpmpi.v5i3.2762

Abstract

Stunting merupakan salah satu permasalahan kesehatan yang dihadapi oleh Provinsi Nusa Tenggara Barat selama beberapa tahun terakhir. Inspektur Utama BKKBN Ari Dwikora Tono mengatakan NTB sendiri merupakan salah satu dari 12 provinsi prioritas yang memiliki prevalensi stunting tertinggi secara nasional. Stunting, dalam bahasa Indonesia sering disebut dengan “kerdil” atau “pendek”, dampak dari masalah gizi kronis dan infeksi/penyakit berulang, terutama pada 1.000 hari pertama kehidupan, mulai dari konsepsi sampai usia 23 bulan. Universitas Mataram menerjunkan ratusan kelompok KKN ke desa-desa dengan berbagai tema. Salah satu kelompok KKN yang diterjunkan dengan tema Stunting adalah kelompok KKN Desa Senyiur. Setelah dilakukan pendataan bersama para kader setempat ternyata kasus stunting di Desa Senyiur, Kecamatan Keruak adalah sebanyak 0 % atau dalam kata lain tidak ada kasus stunting di desa tersebut.
Penyuluhan Penanganan Pasca Panen dan Pelatihan Variasi Olahan Jambu Kristal di Kelompok Wanita Tani Buah Naga Desa Tanak Beak Lombok Tengah Lalu Zulkifli; Mahrus; Dewa Ayu Citra Rasmi; Didik Santoso
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 5 No 4 (2022): Oktober-Desember 2022
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jpmpi.v5i4.2778

Abstract

Desa Tanak Beak Kecamatan Batukliang Utara merupakan daerah yang mengembangkan wisata perkebunan yang menawarkan pengalaman memetik dan mengkonsumsi buah secara langsung. Kelompok Wanita Tani (KWT) Mekar Indah merupakan kelompok yang mengelola sebuah area kebun wisata dengan buah naga yang menjadi salah satu komoditas yang paling dikenal, adapun jambu kristal yang menjadi komunitas pendamping yang dihasilkan perkebunan tersebut. Permasalahan umum yang dihadapi petani buah adalah terjadinya over produksi hasil ketika musim panen buah tiba yang otomatis menurunkan harga dan banyak yang tidak terserap pasar, termasuk buah jambu kristal. Oleh karena itu diperlukannya penyuluhan pengelolaan pasca panen dan keterampilan diversifikasi produk menjadi produk makanan berupa kue atau pie pada anggota KWT Mekar Indah. Tujuan pengabdian ini adalah membantu masyarakat menangani permasalahan pasca panen buah jambu kristal dan memberikan keterampilan terkait dengan memanfaatkan buah menjadi bahan olahan pie buah. Produk makanan berupa pie buah relatif mudah untuk diimplementasikan karena prosedur dan tekniknya yang sederhana dan singkat. Metode yang dilakukan dalam pengabdian ini adalah metode partisipatif dengan kegiatan penyuluhan dan praktek pembuatan pie buah jambu kristal. Pelaksanaan kegiatan diikuti oleh 21 anggota KWT, partisipan mengikuti dengan seksama materi yang dijelaskan oleh tim, baik materi teori dan praktek. Hasil evaluasi dari kegiatan secara keseluruhan menunjukkan bahwa semua anggota KWT Mekar Indah akan melanjutkan keterampilan yang diperolehnya agar dapat menjadi usaha kecil yang dapat membantu perekonomian rumah tangga.
Penyuluhan Kesehatan Kedokteran Kepulauan di Daerah Pesisir Lalu Fauzan Adi Yuliansyah; Hidmi Gramatolina Ramdhayani
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 5 No 4 (2022): Oktober-Desember 2022
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jpmpi.v5i4.2859

Abstract

Indonesia merupakan negara kepulauan yang terdiri dari sekitar 17.508 pulau dan sekitar 6000 diantaranya merupakan pulau yang berpenghuni. Wilayah Indonesia terdiri atas daratan dan lautan dengan perbandingan luas wilayah daratan dengan lautan adalah 3:1. Hampir 70% wilayah Indonesia terdiri atas lautan, yaitu mencapai 5,8 juta km2. Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) merupakan provinsi dengan wisata daerah pesisir yang unggul sehingga menjadikan aktivitas masyarakat pada daerah pesisir yang tinggi. Hal tersebut menyebabkan berbagai masalah kesehatan dapat timbul seperti cedera otot saat aktivitas, gigitan atau sengatan oleh binatang yang hidup di air yang dapat berakibat fatal jika tidak ditangani secara cepat dan tepat. Kegiatan pengabdian pada masyarakat berupa penyuluhan ini bertujuan untuk memberikan edukasi terkait masalah kesehatan yang dapat timbul di daerah pesisir serta upaya yang dapat dilakukan dalam rangka mencegah dan pertolongan awal pada masalah kesehatan tersebut, sehingga diharapkan masyarakat dapat meningkatkan pemahaman, perubahan sikap yang diikuti dengan perubahan perilaku untuk menghadapi masalah kesehatan di daerah pesisir.
Pengembangan Pertanian Terpadu di Desa Slateng Kecamatan Ledokombo Kabupaten Jember melalui Pengkayaan Pupuk Organik dengan Mikroba Fungsional Vega Kartika Sari; Marga Mandala; Basuki; Ratih Apri Utami
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 6 No 1 (2023): Januari - Maret
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jpmpi.v6i1.2205

Abstract

Pupuk kimia menjadi langka dan adapun harganya terlampau mahal karena tidak lagi disubsidi oleh Pemerintah. Petani yang selama ini bergantung pada penggunaan pupuk kimia sintetik harus dapat mencari solusi untuk tetap dapat melangsungkan kegiatan budidaya yang menjadi mata pencaharian selama ini. Desa Slateng Kecamatan Ledokombo Kabupaten Jember sebagian besar warganya ialah petani. Banyaknya limbah pertanian maupun peternakan menjadi potensi untuk dapat dikelola menjadi pupuk organik. Berdasarkan permasalahan dan potensi tersebut, tim melakukan sosialisasi dan pelatihan bagi Kelompok Tani Harapan dan Remaja Masjid An-najah. Sosialisasi yang dilakukan menyampaikan terkait pengkayaan pupuk organik dengan mikroba fungsional, macam mikroba dan fungsinya bagi tanah dan tanaman. Peserta antusias selama mengikuti kegiatan dan demplot yang dikelola bersama tim dan mitra harapannya dapat meningkatkan kesadaran untuk mengembangkan pertanian terpadu demi menjaga kelestarian lingkungan dan peningkatan produktivitas lahan kedepannya.
Sosialisasi Pola Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) bagi Siswa Sekolah Dasar di Kota Palangka Raya Pada Masa New Normal Yudo Harvianto; Cukei; Yossita Wisman; Garry William Dony
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 6 No 1 (2023): Januari - Maret
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jpmpi.v6i1.2668

Abstract

President of the Republic of Indonesia, Joko Widodo, during his official speech at the Merdeka Palace, stated that the Indonesian people must remain vigilant at this time, even though the spread of the Covid 19 outbreak has begun to decrease. To overcome this, all people should continue to apply new habits in the order of life. Many people call this new normal order the New Normal. One of the goals of implementing the New Normal is so that people can live productively as long as there is still a pandemic outbreak of covid 19. The most effective way to prevent the covid 19 outbreak at this time is by adopting a clean and healthy lifestyle such as doing sports in an organized manner and measurable, and consume nutritious food. A clean and healthy lifestyle in schools is the implementation of certain health procedures by empowering teachers, students and the community around the school. They are expected to carry out a clean and healthy lifestyle to create healthy schools and environments as well. Based on the background above, the author conducts socialization on the Importance of a Clean and Healthy Lifestyle for Elementary School Students in Palangka Raya City during the New Normal Period. The purpose of holding this socialization activity is that it is hoped that students can carry out a healthy lifestyle in their daily lives, so that it is hoped that they will not be susceptible to contracting the Covid-19 virus. The method used in this activity is face-to-face socialization. Socialization activities are carried out by explaining the importance of a clean and healthy lifestyle. After that, a discussion session was held. This activity was carried out in several elementary schools in Palangka Raya City. Based on the community service activities that have been carried out, it can be concluded that the outreach activities for Clean and Healthy Lifestyles for Elementary School Students in Palangka Raya City during the New Normal Period, can provide education regarding the prevention of transmission of the covid-19 virus for students through routine hand washing with soap, consume nutritious food, exercise regularly and measuredly, get enough rest, keep your distance and wear a mask. This can be seen in the activeness of students asking questions during discussion sessions, and being able to answer when asked questions.
Pelatihan Desain Kemasan Sabun dengan Aplikasi Canva online pada Siswa SMK Kesehatan Pelita Bangsa Hanifah Karimatulhajj; Puji Handayani Putri; Ari Widhiarso
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 6 No 1 (2023): Januari - Maret
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jpmpi.v6i1.2781

Abstract

Sabun alami yang merupakan bentuk sediaan kosmetik dapat diperjualbelikan dalam bentuk souvenir pernikahan tanpa perizinan dari BPOM. Kemasan sabun souvenir menjadi salah satu daya tarik yang dilihat oleh konsumen untuk memilih produk yang diinginkan. Sabun yang diedarkan sebagai kosmetik dan sabun yang diedarkan dalam bentuk souvenir memiliki perbedaan dalam klaim yang tertera pada produk. Produk souvenir dikemas tanpa adanya klaim kosmetik sehingga pelanggan tertarik pada produk dari tampilan fisik kemasan, isi dan model font tulisan kemasan, isi tulisan, dan pemilihan warna. Desain kemasan dapat dilakukan menggunakan aplikasi canva online yang sudah dikenal dan mudah digunakan oleh kalangan remaja. Siswa SMK Pelita Bangsa menjadi target pelatihan yang dilakukan untuk meningkatkan potensi diri dalam pemanfaatan gadget. Pembuatan desain kemasan dapat dilakukan dimana saja dan kapan saja. Kreativitas dan kepercayaan diri siswa ditingkatkan dengan adanya pelatihan ini. Pelatihan dilakukan di Laboratorium Komputer SMK Kesehatan Pelita Bangsa dengan jumlah peserta 27 siswa. Proses pembuatan diawali dengan membuat bentuk kemasan, memberi warna, memberi hiasan, dan memberi tulisan. Desain kemasan dilakukan secara individu oleh setiap siswa. Hasil dari pelatihan yang dilakukan, dari total 28 siswa kelas XI, hanya 27 siswa yang hadir dan 100% dapat membuat desain kemasan. Hal yang masih perlu disosialisasikan kepada siswa terkait klaim kosmetik pada kemasan souvenir yang tidak perlu dituliskan. Keywords: Sabun Souvenir; Desain kemasan; Canva online

Page 66 of 161 | Total Record : 1609