cover
Contact Name
Hamidi
Contact Email
jmpi@unram.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
jpmpi@unran.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota mataram,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA
Published by Universitas Mataram
ISSN : -     EISSN : 26555263     DOI : -
Core Subject : Education,
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA (JPMPI) |e-ISSN: 2655-5263| merupakan Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat dan penerapan Ipteks yang memuat publikasi hasil kegiatan pengabdian kepada masyarakat, model atau konsep dan atau implementasinya dalam rangka peningkatan partisipasi masyarakat dalam pembangunan, pemberdayaan masyarakat atau pelaksanaan pengabdian kepada masyarakat. Jurnal Pengabdian Magister Pendidika IPA diterbitkan oleh Program Studi Magister Pendidikan IPA Program Pascasarjana Universitas Mataram, terbit 2 (dua) kali setahun yaitu bulan Juli dan Bulan Desember.
Arjuna Subject : -
Articles 1,609 Documents
Upaya Penanaman Bibit Buah Dan Bibit Pohon Guna Untuk Peningkatan Destinasi Wisata Serta Penghijauan Alam Di Desa Tetebatu Selatan Ahmad Jupri; Nurfadiansih; Hurun Ein; Febrian Gazy Arrasyid; Pahmi Husain
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 6 No 2 (2023): April-Juni
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jpmpi.v6i2.4167

Abstract

Tetebatu Selatan merupakan desa yang ada di Kecamatan Sikur, Kabupaten Lombok Timur, Provinsi NTB, Indonesia. Secara geografis desa ini terletak dibagian selatan Gunung Rinjani. Desa Tetebatu Selatan masih memiliki jumlah pohon yang lebih sedikit temasuk pohon buah-buahan dan kurangnya jumlah pohon penahan tebing di beberapa sungai, oleh karena itu, tujuan pengabdian ini adalah untuk melakukan pembagian 1000 bibit pohon di Desa Wisata Tetebatu Selatan. Metode pengabdian ini adalah metode survey, sosialisasi, pendampingan dan demonstrasi. 1000 bibit yang akan dibagikan terdiri dari bibit buah-buahan yaitu durian, sirsak, jambu kristal dan bibit pohon penahan tebing sungai kuantan agar tidak longsor yaitu bibit jati dan minyak kayu putih. Proses mendapatkan 1000 bibit ini dimulai dari pengantaran proposal permohonan bibit ke Balai Pengelolaan Dodokan moyosari dan setelah disetujui kelompok KKN melakukan pengambilan bibit di Persemaian blabla Pringgebaya. Proses pembagian bibit dilakukan dengan cara menyerahkan bibit di setiap kepala kewilayahan Desa Tetebatu selatan yang terdiri dari 7 dusun yaitu 1). Lekong pituk 2). Lekong pituk daye 3). Otak Bangket 4). Sompang 5). Dasan Penyonggok 6). Lendang Penyonggok 7). Keselet Aren dan pembagian dibuka oleh Kepala Desa Tetebatu Selatan lalu dilanjutkan dengan membagikan ke para kepala kewilayahan agar setiap penduduk mendapatkan bibit. Penanaman pohon jati putih dan pembagian bibit buah ini diharapkan agar Desa Tetebatu Selatan akan selalu menjadi desa yang asri. Kegiatan pengabdian ini mendapatkan apresiasi dari Kepala Desa dan Masyarakat setempat. Sehingga dengan adanya kegiatan penanaman bibit pohon ini diharapkan dapat meningkatkan destinasi wisata alam serta penghijaun desa, untuk melestarikan buah-buahan lokal dan memperkuat tebing sungai agar tidak mudah longsor
Pemanfaatan Sampah Sebagai Bahan Pembuatan Pupuk Kompos Organik untuk Menjaga Kelestarian Tumbuh-Tumbuhan di Desa Nyiur Tebel Nurul Fikria Sagitarini; Ni Made Amelia Ratnata Dewi
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 6 No 2 (2023): April-Juni
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jpmpi.v6i2.4184

Abstract

Indonesia merupakan negara yang memiliki jumlah penduduk terbesar kelima dunia. Jumlah penduduk yang besar tentu membutuhkan keperluan bahan makanan yang cukup besar pula. Bahan makanan yang diolah tentu tidak semuanya terpkai, ada bagian-bagian tertentu yang tidak diperlukan dan harus dibuang. Tidak hanya itu, makanan yang sudah diolah dan siap saji pun tidak semuanya terkonsumsi, melainkan terdapat sisa-sisa terbuang. Baik sisa olahan maupun sisa makanan hasil olahan yang tidak terkonsumsi semuanya menjadi limbah rumah tangga. Limbah rumah tangga inilah yang menghasilkan sampah. Sampah yang tidak diolah dengan baik akan memberikan dampak buruk pada lingkungan dan kesehatan. Oleh karena itu, perlu dilakukan upaya peningkatan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga kelestarian alam. Tidak hanya itu masyarakat juga perlu mengetahui cara mengelola sampah dengan baik dan benar terutama sampah yang dapat didaur ulang yang berguna agar menjaga kelestarian lingkungan. Setiap penduduk di Indonesia diharapkan memiliki kesadaran akan pentingnya menjaga kebersihan dan pengolahan sampah yang baik. Sampah yang dapat didaur ulang dan diolah menjadi pupuk dapat memberikan manfaat kepada tumbuhan. Karena semua makhluk hidup membutuhkan tumbuhan.
Bimbingan Tekhnis Penguatan Implementasi Kurikulum Merdeka (IKM) Mts. Mualimat NWDI Moh Irfan; Ahmad Fathoni; Muh. Taufiq; Iwan Usma Wardani
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 6 No 2 (2023): April-Juni
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jpmpi.v6i2.4185

Abstract

Kurikulum merdeka belajar suatu sistem pendidikan pemerintah yang baru. Kurikulum merdeka belajar ada saat terjadinya wabah penyakit COVID-19. Pemahaman akan kurikulum merdeka belajar masih kurang dikalangan pendidikan terutama pendidikan yang berada di Timur Indonesia. Sehingga kegiatan Pengabdian Kepada Masyaraka (PKM) tentang kurikulum merdeka belajar terus dilgalakan. Sesuia dengan PKM yang diakan Universitas Hamzanwadi dalam Kegiatan Bimbingan Tekhnis penguatan Implementasi Kurikulum Merdeka (IKM) mendorong percepatan pemahaman mengenai kurikulum merdeka belajar. IKM dilakukan dalam memabatu pemerintah mengenalkan kurikulum merdeka belajar.Dengan adanya kegiatan IKM membantu guru MTs. Mualimat pada khususnya dan guru-guru yang lain pada umumnya dalam memahami kurikulum merdeka belajar. Hasil dari kegiatan ini adalah 85% guru MTs Mualimat sudah memahami mengenai kurikulum merdeka belajar. Dilihat dari hasil diskusi dan implementasi pembelajaran yang sudah dilakukan sesudah mendapatkan kegiatan IKM.
Pelatihan Penerapan Alat Peraga Berbasis STEM Untuk Meningkatkan Sikap Ilmiah Siswa di SMP Negeri 1 Aikmel Lombok Timur I Wayan Gunada; Ahmad Busyairi; Syahrial Ayub
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 6 No 2 (2023): April-Juni
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jpmpi.v6i2.4186

Abstract

This activity aims to improve students' scientific attitudes by conducting training on the application of STEM-based teaching aids. This activity was carried out at Aikmel Public Middle School 1 East Lombok, West Nusa Tenggara on Saturday 3 December 2022. The participants in this activity were class IV students, totaling 38 people. This activity is generally carried out in 2 (two) stages, namely the preparation stage and the implementation stage. In the preparatory stage, the preparation of teaching materials, teaching aids, and observation sheets was carried out and consolidated with the school. The implementation stage generally involves delivering material by utilizing teaching materials and teaching aids that have been prepared previously. This training activity went well in accordance with the expected goals and received a positive response from the partner schools. Based on the results of observations during the activity, it appears that STEM-based visual aids can stimulate students' scientific attitudes. This can be observed from the attitude of curiosity, objective attitude towards data/facts, open-minded attitude, critical thinking attitude, and student cooperation attitude.
Pembangunan Basis Data Produksi Bawang Putih Sembalun Bumbung Husnan Hadi; Kurniawan Yuniarto; Mi’raj Fuadi; Joko Sumarsono
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 6 No 2 (2023): April-Juni
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jpmpi.v6i2.4195

Abstract

Sistem Informasi Geografis (SIG) dan basis data digital komoditas pertanian sangat diperlukan untuk mendukung era sosial 5.0. Basis data (database) merupakan sekumpulan data-data yang saling berhubungan antara satu dengan yang lain yang disimpan dalam perangkat keras komputer dan akan diolah dengan perangkat lunak. Sistem Informasi Geografi (SIG) adalah sebuah sistem yang menyajikan informasi dalam bentuk grafis dengan menggunakan peta sebagai antar muka dengan fungsi untuk menyimpan dan memanipulasi data geografis. Pembuatan basis data pertanian untuk bawang putih di Desa Sembalun Bumbung, dapat mendukung perkembangan dan keberlanjutan aktivitas usaha tani. Pendampingan pembangunan basis data ini bertujuan untuk menyediakan basis data digital dan membangun sebuah Sistem Informasi Geografis (SIG) berupa pemetaan produksi komoditas bawang putih yang bersifat akurat, informatif dan online melalui WebGIS. Kegiatan pendampingan petani bawang putih menggunakan metode deskriptif, dengan data yang diambil berupa luasan lahan bawang putih, data pemilik lahan, data nama penggarap, data jenis pupuk, data jumlah pupuk, data jenis hama dan pengepul. Produk kegiatan adalah basis data dan peta berisi informasi terkait potensi produksi bawang putih di daerah tersebut yang dapat diakses melalui internet. Terdapat 359 petak lahan bawang putih dengan luas 56,674 ha dengan jumlah potensi produksi sebesar 1.134 ton bawang putih per musim.
Sosialisasi Strategi Penulisan Artikel Ilmiah Pada Jurnal Internasional Bereputasi Pada Dosen FKIP Unram Nuriadi; Gunawan; Ni Nyoman Sri Putu Verawati; Bagdawansyah Alqadri; Ilham Syahrul Jiwandono
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 6 No 2 (2023): April-Juni
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jpmpi.v6i2.4196

Abstract

Pengabdian kepada masyarakat sebagai salah satu pilar Tridharma selain pendidikan dan penelitian, memiliki peran sentral dalam upaya mewujudkan visi FKIP Universitas Mataram. Namun yang menjadi masalah, masih banyak dosen FKIP Universitas Mataram yang belum mempublikasikan hasil penelitiannya pada jurnal internasional bereputasi. Diperlukan strategi dan trik agar dosen dapat mempublikasikan hasil penelitiannya pada jurnal internasional bereputasi. Pada hasil penelitian sebelumnya menunjukkan masih ada beberapa kendala yang dihadapi oleh dosen dalam publikasi hasil penelitian adalah: kemampuan menulis dan menemukan ide, kemampuan penggunaan teknologi, kemampuan bahasa asing, minim kerjasama, kajian pustaka/literatur. Sedangkan solusi yang dilakukan oleh dosen dalam publikasi hasil penelitian adalah: memilih jurnal, menyiapkan draft artikel, mengirim naskah, komunikasi dengan reviewer dan editor. Merujuk pada hasil penelitian tersebut sehingga kami mengajukan kegiatan Sosialisasi Strategi Penulisan Artikel Ilmiah Pada Jurnal Internasional Bereputasi Pada Dosen FKIP Universitas Mataram. Terimakasih kepada Universitas Mataram melalui LPPM Universitas Mataram yang telah memberikan pendanaan melalui PNBP tahun 2022.
Konservasi Tanah dan Air melalui Penerapan Lubang Resapan Biopori (LRB) di Desa Aik Prapa, Lombok Timur Arben Virgota; Baiq Farista; Suripto; Lalu Adi Gunawan; Rachmawati Noviana Rahayu; Nur Indah Julisaniah
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 6 No 2 (2023): April-Juni
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jpmpi.v6i2.4199

Abstract

Socialization and training regarding Biopori Infiltration Holes (LRB) need to be carried out to overcome the problem of limited water availability in Aik Prapa Village. LRB allows rainwater that is absorbed into the ground to be stored in groundwater reserves. This stored groundwater can be used for plant water needs and other water needs. This community service activity aims to increase community knowledge and skills regarding LRB application techniques in efforts to conserve soil and water resources. The socialization method used is in the form of counseling and distribution of leaflets (brochures). The practice of making LRB is carried out independently by the participants and is still accompanied by the Service Team. The targets of this activity were youth groups, several farmer groups and PKK members of Aik Prapa Village. The success of this activity was demonstrated by the enthusiasm of the participants during the activity, the ability of the participants to make LRB, and the willingness of the participants to implement LRB in their plantations. or their home environment. Monitoring results show that the community has implemented 11 biopore infiltration holes. The application of biopore infiltration holes is expected to be the start of an environmental improvement process in Aik Prapa Village so that in the future limited water availability will no longer be a problem.
Pengembangan Potensi TOGA di Desa Pucang Anom sebagai Wirausaha Minuman Herbal Celup dan Jelly Milkshake Yoaga L. Permana; Dana F. Nuriyanto; Fikriatul A. Ramadani; Adhi W. Mahardhika; Ilona Asteria; Dies R. Setyoningsih; Gias P. Putra; Muhammad Rofiq; Kevin Y. Marpaung; Denna E. Munandar; Sundahri
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 6 No 2 (2023): April-Juni
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jpmpi.v6i2.4335

Abstract

Pucang Anom is one of the villages in Bondowoso which is known to have potential in agriculture. This can be proven by the breadth of land in Pucang Anom village, which almost 60% of the total is dominated by agricultural lands. This village has an abudant potential of famili medicinal plants (TOGA), but still underutilized and underestimated by the community. Even though TOGA can be processed into a product that has a high sale valus addition to the great benefits at the time of of the corona virus outbreak that is spreading through out the world. Therefore, KKN 04 Pucang Anom University of Jember on 6th of January until 19th of February 2020 had explored the potential in the village through the entepreneurship development of TOGA as herbal beverage that rich in benefits. TOGA as a variety of its preparations that could be consumed by people invarious circles. The target of the program was to raise the enthusiasm of the community for enterpreneurship that was focused on processing technology and manufacturing products that did not yet exist in Pucang Anom village. Based on public response, it was known that 57% stated that they “really like” herbaldyed products and prossesed Herbal Jelly Milkshake, 100% said they werw “attracted” to the products, 95% said the were “innovative” products, and 100% stated thet the continuation of business potential was “needs to be continued”. Finally, the products won 1st place in the Product Expo of KKN Students of the University of Jember at 1st period in 2019/2020 academic year which was held on February 26, 2020.
Application of Science and Technology for Rice Farmers Facing Pest Golden Snails in The Village of Bunut Baok, Central Lombok Suripto; Gunawan E.R; Aryanti, E; Sukiman
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 6 No 2 (2023): April-Juni
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jpmpi.v6i2.4357

Abstract

The golden snail in Indonesia is a species of foreign animal, originally kept as a decorative animal in an aquarium but later turned into a pest of plants, especially rice plants. This golden snail attack can cause rice crop production to decrease by up to 30%. The use of synthetic pesticides to control golden snails is not recommended because they must use very high concentrations, which endanger the lives of non-target organisms. Synthetic chemical pesticides are generally stable and not easily degraded so that they accumulate in the food chain. A number of studies have been conducted to find the effective use of botanical pesticides to control the golden snail, a pest of rice plants. Natural pesticides from the jayanti plant (Sesbania sesban) have been laboratory-proven to be effective and selective for the control of golden snails, namely killing golden snails as pests but not killing non-target animals. The manufacture and application of molluscicides from jayanti plants can be easily carried out by farmers, because the active anti-mollusc content can be withdrawn using water as the sole solvent. Devotion activities on the application of science and technology for rice farmers who face the golden snail problem have been carried out in Bunut Baok Village, Central Lombok. This activity began with a coordination meeting of the implementation team with the village head and farmer group leaders in Bunut Baok Village to confirm the problems faced by rice farmers, determine methods and implementation schedule. This service activity aims to increase the appreciation of the farming community for the jayanti plant, increase the knowledge and skills of farmers in producing molluscicides from jayanti plants and apply them to control golden snails in rice fields. Socialization of the application of science and technology was carried out using various methods and media, including lectures, simulations, demonstrations, discussions, field practices and mentoring. The activity was attended by 12 members of Mohon Petunjuk Farmers Group in Bunut Baok Village. The results achieved from this activity are increasing farmers' appreciation for jayanti plants and increasing farmers' knowledge and skills in producing natural molluscicides from jayanti plants and applying them to control the golden snail pest of rice plants.
Introduksi Pemanfaatan Legum Lamtoro Tarramba (Leucaena leucocephala cv. tarramba) Sebagai Pakan Sumber Protein Pada Kelompok Peternak Sapi Sambik Elen Kecamatan Bayan Kabupaten Lombok Utara Yusuf Akhyar Sutaryono Sutaryono; Dahlanuddin; Mardiansyah; Harjono; Nasmi Herlina Sari; Sukarne
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 6 No 2 (2023): April-Juni
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jpmpi.v6i2.4358

Abstract

Wawasan peternak merupakan salah satu penyebab utama rendahnya ketersediaan nutrisi di dalam pakan dalam usaha pembibitan sapi potong di Indonesia. Sistem pemeliharaan sapi di tingkat peternak masih dilakukan secara tradisional tanpa pernah memperhatikan kebutuhan pakan yang diperlukan oleh ternak, hal tersebut disebabkan karena keterbatasan ketersediaan hijauan pakan dan tidak adanya penyediaan hijaun pakan secara khusus, pada musim kemarau terjadi kesulitan memperoleh bahan pakan terutama hijauan pakan yang berkualitas. Salah satu usaha untuk meningkatkan kualitas nutrisi dalam pakan untuk sapi potong adalah dengan mencari bahan pakan alternatif. Tanaman legume lamtoro varietas tarramba (leucaena leucocephala cv. tarramba) memiliki kemampuan untuk tumbuh dengan cepat, dapat beradaptasi pada daerah tropis dan dapat bertahan di berbagai kondisi tanah. Lamtoro memiliki kandungan nutrisi diantaranya, karbohidrat 40 %, protein 25,9 %, tannin 4 %, mimosin 7,17 %, kalsium 2,36%, fosfor 0,23%, dan nitrogen 4,2 %. Informasi ini perlu untuk dibagikan kepada masyarakat. Desa Sambik Elen Kecamatan Bayan adalah wilayah yang memiliki populasi sapi potong yang cukup signifikan di Kabupaten Lombok Utara. Sebagai bentuk pembagian informasi, maka dilakukanlah kegiatan Pengabdian introduksi manfaat lamtoro tarramba sebagai hijauan sumber protein bagi ternak. Tujuan dari kegiatan pengabdian ini adalah meningkatkan pengetahuan peternak mengenai potensi lamtoro tarramba untuk meningkatkan produktivitas ternaknya. Kegiatan pengabdian berhasil dilaksanakan dengan mencapai target luaran. Masyarakat menguasai teknik penanaman dan manajemen pemeliharaan tanaman lamtoro, masyarakat telah menyadari dan mengaplikasikan lamtoro sebagai basis pakan ternaknya, dan masyarakat menguasai teknologi pengawetan pakan dan pembuatan pellet untuk meningkatkan hasil produktivitas ternaknya.

Page 73 of 161 | Total Record : 1609