cover
Contact Name
Hamidi
Contact Email
jmpi@unram.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
jpmpi@unran.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota mataram,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA
Published by Universitas Mataram
ISSN : -     EISSN : 26555263     DOI : -
Core Subject : Education,
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA (JPMPI) |e-ISSN: 2655-5263| merupakan Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat dan penerapan Ipteks yang memuat publikasi hasil kegiatan pengabdian kepada masyarakat, model atau konsep dan atau implementasinya dalam rangka peningkatan partisipasi masyarakat dalam pembangunan, pemberdayaan masyarakat atau pelaksanaan pengabdian kepada masyarakat. Jurnal Pengabdian Magister Pendidika IPA diterbitkan oleh Program Studi Magister Pendidikan IPA Program Pascasarjana Universitas Mataram, terbit 2 (dua) kali setahun yaitu bulan Juli dan Bulan Desember.
Arjuna Subject : -
Articles 1,609 Documents
Penyuluhan Mengenai Budidaya Tanaman Holtikultura Dengan Teknik Hidroponik Menggunakan Media Styrofoam Di Desa Lembuak, Kecamatan Narmada, Lombok Barat Hayati Hayati; Fadhilla Maharani; Nurul Hidayati; Tya Maeilani; Reza Gazali Rahman; Muhammad Prananda
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 6 No 1 (2023): Januari - Maret
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jpmpi.v6i1.3886

Abstract

Hidroponik merupakan cara budidaya tanaman dengan menggunakan air yang telah dilarutkan nutrisi sebagai media tumbuh untuk menggantikan tanah. Hidroponik memiliki keuntungan bagi lingkungan sosial karena dapat dijadikan sebagai sarana pendidikan dan pelatihan di bidang pertanian modern mulai dari kanak-kanak sampai dengan orang tua. Tanaman yang sering di tanam dengan sistem hidroponik adalah tanaman holtikultura seperti sawi, pakcoy, dan selada hijau. Media yang digunakan yaitu styrofoam. Dengan memanfaatkan styrofoam tidak hanya mencegah pencemaran lingkungan, juga dapat menghasilkan keuntungan karena bahan styrofoam mudah didapatkan dan murah. Tujuan dari kegiatan budidaya ini adalah untuk memperindah lingkungan dengan kesan pertanian yang bersih dan sehat, dan usaha agribisnis di pedesaan tanpa mencemari lingkungan. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah praktek lapangan dan sosialisasi. Praktek lapangan di lakukan dengan melibatkan diri secara langsung. Kegiatan sosialsisasi dilakukan dengan melibatkan karang taruna, ibu-ibu PKK, dan perangkat desa Lembuak. Kegiatan praktek lapangan dilaksanakan selama 42 hari. Tahapan yang dilakukan yaitu membuat aram sekam, penyemaian benih, membuat AB mix, membuat media styrofoam, membuat hidroponik, dan pindah tanam. Kegiatan sosialisasi pelatihan becocok tanam secara hidroponik membuat para peserta memiliki minat untuk mencoba
Sosialisasi Upaya Pengendalaian Hama Dan Penyakit Pada Tumbuhan Di Desa Lembuak Kecamatan Narmada, Lombok Barat Hayati Hayati; Devan Arya Safitrah; Heti Muliyani; Restu Maudinah; Devi Fitria Wulandari; Ahmad Jouhari
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 6 No 1 (2023): Januari - Maret
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jpmpi.v6i1.3887

Abstract

Pada umumnya petani di Desa Lembuak Kecamatan Narmada Lombok Barat melakukan pengendalian hama dan penyakit pada tanaman padi sangat menggantungkan diri pada penggunaan pestisida kimia sintetik yang dapat mencemari lingkungan, terutama jika di aplikasikan secara tidak terkendali. Pengendalian hama dan penyakit yang tidak mencemari lingkungan dapat dicegah melalui penerapan pengelolaan komponen budidaya selektif, yaitu pemilihan varietas tahan hama, penggunaan benih sehat, pengolahan tanah sempurna, penggunaan bahan organik, pemupukan berimbang dan pengaturan perairan tanama. Keuntungan lain jika menerapkan teknologi pengendalian hama berdasarkan komponen epidemik ini juga dapat menekan biaya produksi sehingga dapat meningkatkan pendapatan petani padi. Pengembangan teknologi pengendalian penyakit tanaman padi di tingkat petani memerlukan pendamping di lapangan dengan melakukan sosialisasi tentang cara pengendalian hama, di lakukannya sosialisasi ini melibatkan ketua kelompok tani,kelompok tani, dan masyarakat di desa lembuak,kegiatan sosialisasi pengendalian hama dan penyakit tanaman sangat membantu para petani untuk mengetahui cara pengendalian hama pada tanaman padinya
Pelatihan Membuat Alat Peraga Menentukan Luas Daerah Poligon Bagi Para Guru SD di Desa Lembuak Kecamatan Narmada Ketut Sarjana; Nurul Hikmah; Nourma Pramestie Wulandari; Ulfa Lu’Luilmaknun; Wahidaturrahmi
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 6 No 2 (2023): April-Juni
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jpmpi.v6i2.3995

Abstract

Para guru SD di Desa Lembuak Kecamatan Narmada belum pernah merancang Alat peraga dalam membelajarkan siswa menentukan rumus luas daerah Poligon. Jadi masalah yang muncul adalah para guru Sekolah dasar di Desa Lembuak Kecamatan Narmada keterampilan membuat alat peraga untuk menentukan luas daerah polygon masih rendah. Tujuan yang ingin dicapai dalam kegiatan pengabdian ini adalah : 1) Meningkatkan kemampaun guru SD di Desa Lembuak Kecamatan Narmada tentang konsep dan prinsip luas daerah Poligon, 2) Meningkatkan kemampuan merancang alat peraga menentukan Formula atau prinsip luas daerah polygon. Permasalahan yang dialami oleh para guru terkait dengan merancang Alat Peraga, maka solusi yang ditawarkan dalam pengabdian ini :1) Memberikan pemahaman tentang merancanag alat peraga menentukan luas daerah bangun datar, 2) Simulasi dan praktek merancang pengembangan pembelajaran menggunakan alat peraga menentukan luas daerah dan 3) Diskusi dalam kelompok kerja dan presentasi tentang hasil kontruksi alat peraga dan langka-langkah pengembangannya. Kegiatan Pengabdian kepada masyarakat telah dilakukan melalui metode yang telah ditatapkan. Hasil dari kegiatan ini ternyata sangat efektif yakni terjadi perubahan kearah perbaikan yang signifikan hal ini ditunjukkan oleh skor rata-rata pre-tes = 4,12 lebih kecil dari skor rata-rata post-tes = 7,27. Dari hasil uji diperoleh = -2,0601 pada taraf signifikasi 0,05 atau dilihat dari Sig = 0,000 < α = 0,05. Jadi pelatihan membuat alat Peraga menentulan luas daerah Poligon bagi para Guru SD di Desa Lembuak Kecamatan Narmada meningkat secara meyakinkan. Dengan diperolehnya hasil dari kegiatan ini diharapkan pelatihan ini diperluas dalam rangka memperkuat pelaksanaan kurikulum 2013 dan para pemerhati pendidikan turut serta mengambil peran untuk mewujudkan kegiatan ini untuk mengantisipasi pembelajaran matematika abad 21
Inovasi Pembuatan Kerupuk Ceker Ayam Berbasis Limbah Rumah Potong Ayam (RPA) Bulkaini; Djoko Kisworo; Wahid Yulianto; BRD. Wulandani; Haryanto; Akhyar Sutaryono; I Ketut Sumadi
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 6 No 2 (2023): April-Juni
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jpmpi.v6i2.4034

Abstract

Kelurahan Sayang-sayang Kecamatan Cakranegara merupakan salah satu Kelurahan penghasil Limbah pemotongan Ayam berupa ceker ayam. Salah satu startegi untuk meningkatkan nilai jual ceker ayam yaitu diolah menjadi kerupuk ceker ayam. Tujuan dari program ini adalah meningkatkan nilai jual ceker ayam yang selama ini hanya dimanfaatkan dalam pembuatan soup dan bahan untuk menambah cita rasa bakso. Metode yang digunakan dalam melaksanakan program adalah metode Participatory Research Appraisal (PRA) yaitu bentuk metode yang melibatkan semua anggota mitra sasaran dalam melakukan melakukan program kerja. Dari program yang telah dilaksanakan, diperoleh hasil bahwa sekitar 21-28% anggota kelompok ibu-ibu PKK Kelurahan Sayang-sayang siap untuk mengolah ceker ayam menjadi kerupuk ceker bernilai ekonomis. Hasil monitoring dan evaluasi menunjukkan bahwa inovasi pembuatan kerupuk ceker ayam menjadi barang yang bernilai ekonomis secara tidak langsung dapat meningkatkan pendapatan ibu-ibu PKK.
Sosialisasi Pembuatan Teh Daun Kelor di Desa Mertak, Kecamatan Pujut, Kabupaten Lombok Tengah Nana Mardiana; Lalu rifaldy Fadly; Muhammad Zikrurridho Afwani; Eva Delia Putri Siahaan; Anisa Fitri; Fitrahtul Isnah; Irda Fiqri Immawan; Iyan Radmad Amaliansyah; Khaerul Pahmi; Lalu Wirejunap; Dahlanuddin
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 6 No 2 (2023): April-Juni
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jpmpi.v6i2.4051

Abstract

The Moringa plant (Moringa oleifera L) is a plant that grows a lot in various tropical climates, including in Indonesia. Moringa has many benefits and is rich in nutritious substances. One of the villages in Central Lombok where there are many moringa plants is Mertak Village. Moringa plants almost grow in every yard of residents' houses. However, moringa plants are still not widely utilized properly. This is due to a lack of public knowledge about the use of Moringa plants. To overcome this, students of the Mataram University Thematic Community Service Program in Mertak Village conducted socialization on making Moringa leaf tea to provide knowledge about the many benefits of Moringa plants, making products that have economic value to add to the economy of the people of Mertak Village. As a result of this socialization, residents enthusiastically participated and gave a positive response to the taste of Moringa leaf tea
Pembuatan Produk Nutrisi dan MPASI melalui Pemanfaatan Sumber Daya Alam Daun Kelor (Moringa oleifera) sebagai Langkah Mengatasi dan Mencegah Stunting di Desa Selong Belanak Elvio Lailatul Jannah; Aenun Jariah; Ayu November; I Gede Ferry Yasa; Iffa Khoirinnisak Fathimatuzzahra; Made Darma Dwipa; Mandala Erlangga Indra Permadi; Maulia Anisa Sabilla; Muhammad Alfain Hidayat; Ni Luh Putu Riana Damayanti; Novaliya Nurma Khafifah
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 6 No 2 (2023): April-Juni
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jpmpi.v6i2.4069

Abstract

Selong Belanak village is located in west Praya sub-district, Central Lombok Regency. Based on the survey results, three main problems were found in this village, namely stunting, disasters and waste management. One of the three existing problems, Stunting is the main topic that really needs to be addressed because the number of cases is still high. The problem of stunting is caused by a lack of socialization about the importance of nutrition for pregnant women which has an impact on the children they are carrying as well as children and toddlers who are included in the stunting category. Based on these problems, the Stunting theme KKN group is trying to carry out programs to prevent and overcome stunting problems. One of them is a work program in the form of producing Nutritional Products/MPASI through utilization of moringa leaves natural resources which play a role in stunting. This work program was compiled after conducting observations and interviews with community leaders in Selong Belanak village. It is hoped that through one of the programs, namely the manufacture of Nutrition/MPASI products through the utilization of moringa Leaf natural resources, it can reduce stunting cases in Selong Belanak village.
Implementasi Model EICCoIE Dalam Pelatihan Dan Pendampingan Kewirausahaan Mahasiswa Program Studi Pendidikan Biologi FKIP – Universitas Mataram Eni Suyantri; Baiq Sri Handayani; Tri Ayu Lestari
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 6 No 2 (2023): April-Juni
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jpmpi.v6i2.4110

Abstract

Tujuan penelitian adalah untuk memberikan pelatihan dan pendampingan kegiatan kewirausahaan mahasiswa Program Studi Pendidikan Biologi FKIP Universitas Mataram. Model pelatihan yang digunakan adalah EICCoIE yaitu exploration, identification, collaboration, coaching clinic, implementation dan evaluation. Terdapat 8 bidang usaha yang teridentifikasi dari hasil pelatihan yaitu bidang kuliner, kecantikan, fashion, handycraft, jasa, souvenir, transportasi dan alat tulis kantor. Dari 8 ide awal yang teridentifikasi dikelompokkan menjadi 4 kelompok bidang usaha yaitu kuliner, kecantikan, fashion dan jasa. Kolaborasi mahasiswa pada masing-masing bidang diperlukan untuk mengembangkan bidang usaha tersebut dan mengatasi segala permasalahan yang muncul. Coaching clinic dilaksanakan 2 tahap yaitu tahap pemberian materi dan pendampingan praktek pembuatan produk. Implementasi kegiatan usaha mahasiswa Program Studi Pendidikan Biologi yaitu dengan dibukanya warung mini Kebun Kopi Biologi yang menjual produk hasil pelatihan serta produk mahasiswa Program Studi Pendidikan Biologi lainnya. Berdasarkan hasil evaluasi, keuntungan yang didapatkan tiap bulan yaitu sebesar Rp 1.250.000,00. Disepakati pembagian keuntungan sebesar 30% untuk pengelola usaha, 50% untuk pemilik produk dan 20% untuk Program Studi Pendidikan Biologi. Keuntungan program studi selanjutnya nantinya akan digunakan untuk pengembangan usaha bagi kelompok mahasiswa usaha berikutnya sehingga kewirausahaan mahasiswa Program Studi Pendidikan Biologi dapat dilaksanakan secara berkelanjutan
Diseminasi Hukum Tentang Perbankan dan Perbankan Syariah si Desa Malaka Kabupaten Lombok Utara Muhaimin; Lalu Hayyanul Haq; Muhammad Sood
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 6 No 2 (2023): April-Juni
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jpmpi.v6i2.4114

Abstract

Perbankan syariah sebagai bagian dari dual banking system, memiliki makna yang penting dalam menunjang kegiatan bisnis perbankan. Perkembangan perbankan syariah cukup pesat dan diminati oleh masyarakat, namun belum banyak dipahami secara baik dan benar, terlebih setelah adanya UU No. 21 Tahun 2008 tentang Perbankan Syariah. Hal ini berimplikasi terhadap eksistensi perbankan syari’ah di masyarakat. Tujuan kegiatan ini untuk mensosialisasikan keberadaan Perbankan Syariah khususnya dalam kegiatan pembiayaan sebagai bagian dari penerapan prinsip syariah dalam perbankan. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah metode penyuluhan dalam bentuk ceramah dan diskusi terfokus serta konsultasi langsung dengan masyarakat di Desa Malaka Kabupaten Lombok Utara. Pelaksanaan kegiatan pengabdian dilakukan pada tanggal 28 Agustus 2021 bertempat di Aula Kantor Desa Malaka Kecamatan Pemenang Kabupaten Lombok Utara. Kegiatan ini diikuti oleh 33 orang peserta yang terdiri dari aparat pemerintah, tokoh masyarakat, para pedagang, ibu rumah tangga, tokoh pemuda dan remaja serta masyarakat. Adapun hasil kegiatan ini sangat bermanfaat untuk memberikan pemahaman kepada masyarakat tentang pentingnya pembiayaan perbankan syariah diantaranya; pembiayaan bagi hasil (mudharabah dan musyarakah), Pembiayaan murabahah dan keuntungan yang diperoleh dengan menggunakan pembiayaan perbankan syariah dibandingkan dengan sistem pinjaman kredit berbunga yang berlaku dalam bank konvensional. Secara umum keberadaan perbankan syariah belum banyak diketahui dan diminati oleh masyarakat di Desa Malaka Kabupaten Lombok Utara karena ketidaktahuan dan kurangnya pemahaman masyarakat serta terbatasnya sosialisasi oleh pemerintah, perguruan tinggi dan dunia usaha tentang perbankan syariah
Penyuluhan Hukum Alternatif Penyelesaian Sengketa Perdata di Luar Pengadilan di Desa Teko Kecamatan Pringgabaya Kabupaten Lombok Timur Muhammad Jailani; Muhammad Faisal; Mualifah
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 6 No 2 (2023): April-Juni
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jpmpi.v6i2.4115

Abstract

Pada Tahun 1999 Pemerintah Republik Indonesia telah menerbitkan Undang-Undang No. 30 Tahun 1999 tentang ”Arbitrase dan Alternatif Penyelesaian Sengketa” sebagai payung hukum dalam rangka mengembangkan penggunaan Alternative Dispute Resolution (alternatif penyelesaian sengketa) untuk menyelesaikan sengketa yang timbul dalam masyarakat. Bentuk atau model Alternative Dispute Resolution ini sebenarnya telah dipraktekkan oleh setiap komunitas masyarakat di seluruh wilayah Indonesia untuk menyelesaikan segenap ragam sengketa, baik bidang keperdataan maupun kepidanaan sekalipun penamaan sengketa dan lembaga penyelesaian sengketanya menggunakan terminologi yang berbeda-beda, misalnya dalam komunitas masyarakat suku Sasak di Lombok lembaga penyelesaian sengketa secara kultural disebut dengan Majelis Adat Desa. Sedangkan musyawarah mufakatnya untuk menyelesaikan sengketa disebut dengan Begundem. Namun demikian sekalipun lembaga dan penamaan musyawarah mufakat sebagai bangunan proses penyelesaian sengketa menggunakan terminologi yang berbeda-beda untuk setiap masyarakat diberbagai wilayah Indonesia, tetapi tujuan penyelesaian sengketa sama-sama mengedepankan perdamaian melalui musyawarah mufakat untuk membangun harmonisasi pihak-pihak yang terlibat dalam sengketa.
Pendampingan Pengurusan Perizinan Usaha Mikro, Kecil Dan Menengah (UMKM) di Desa Gunungsari Lombok Barat M. Yamin; Jamaluddin; A. Wahab Jufri; Khairuddin; Didik Santoso
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 6 No 2 (2023): April-Juni
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jpmpi.v6i2.4119

Abstract

Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) merupakan sektor ekonomi nasional strategis dalam pembangunan ekonomi kerakyatan. Pemerintah sangat mendukung pertumbuhan dan perkembangannya dengan mempermudah perizinannya. Legalitas usaha merupakan identitas usaha dan salah bentuk perlindungan yang diberikan oleh pemerintah untuk pelaku UMKM. Manfaat lain dari kepemilikan legalitas usaha adalah untuk perluasan akses pembiayaan UMKM yang diberikan oleh pemerintah maupun akses pembiayaan dari perbankan. Oleh karena itu, legalitas usaha bagi UMKM adalah kebutuhan bagi para pelakunya. Namun, banyak pelaku UMKM yang mengabaikan hal tersebut karena dianggap rumit dan sulit, banyak pelaku UMKM yang belum memahami pentingnya memiliki legalitas usaha tersebut. Permasalahan lainnya, UMKM kesulitan dalam pemasaran produk, tampilan produk kurang menarik, dan pemasarannya terbatas. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk mengedukasi terkait dengan urgensi legalitas usaha bagi UMKM. Kegiatannya dilakaukan melalui sosialisasi, tanya jawab mengenai urgensi dan manfaat izin usaha, kedua melakukan pendampingan permohonan ijin usaha UMKM Sanikan Food. Lokasi kegiatan ini dilakukan di Desa Gunungsari Kabupaten Lombok Barat. Hasil kegiatan ini terlihat dari antusiasme peserta dalam mengikuti kegiatan sosialisasi, yanya jawab dan meningkatnya pengetahuan, pemahaman dan kemauan pelaku UMKM di Desa lokasi untuk mengurus legalitas usahanya. Hasil lainnya, UMKM Sanikan Food memperoleh Nomor Induk Berusaha 803220003518 dan SPP-IRT dengan Nomor PB-KU:080322000351800000001.

Page 71 of 161 | Total Record : 1609