cover
Contact Name
Hamidi
Contact Email
jmpi@unram.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
jpmpi@unran.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota mataram,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA
Published by Universitas Mataram
ISSN : -     EISSN : 26555263     DOI : -
Core Subject : Education,
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA (JPMPI) |e-ISSN: 2655-5263| merupakan Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat dan penerapan Ipteks yang memuat publikasi hasil kegiatan pengabdian kepada masyarakat, model atau konsep dan atau implementasinya dalam rangka peningkatan partisipasi masyarakat dalam pembangunan, pemberdayaan masyarakat atau pelaksanaan pengabdian kepada masyarakat. Jurnal Pengabdian Magister Pendidika IPA diterbitkan oleh Program Studi Magister Pendidikan IPA Program Pascasarjana Universitas Mataram, terbit 2 (dua) kali setahun yaitu bulan Juli dan Bulan Desember.
Arjuna Subject : -
Articles 1,609 Documents
Kegiatan Jumat Bersih Sebagai Pembentukan Karakter di Dusun Otak Bagket Desa Wisata Tetebatu Selatan Ahmad Jupri; Lalu Kukuh Yoga Peratama Putra; La Ode M. Fradel D.A; Febrian Gazy Arrasyid; Tapaul Rozi; Eka Sunarwidi Prasedya
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 6 No 2 (2023): April-Juni
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jpmpi.v6i2.4410

Abstract

Kegiatan jumat bersih merupakan kegiatan bersih-bersih dan gotong royong yang dilaksanakan setiap hari jumat yang dilakukan rutin oleh sekelompok pemuda otak bangket bersama mahasiswa KKN Tematik yang mengabdi di Desa Tetebatu Selatan sebagai Desa Wisata. Desa wisata merupakan salah satu bentuk wisata yang menerapkan konsep pemberdayaan masyarakat sehingga partisipasi masyarakat menjadi komponen terpenting dalam pengembangannya. Namun satu permasalah yang dihadapi Desa Tetebatu Selatan khususnya Dusun Otak Bangket sebagai desa wisata ialah kurangnya kesadaran sebagian dari masyarakat dalam menanamkan rasa kepedulian terhadap kebersihan lingkungan. Berdasarkan judul tersebut kegiatan Jumat bersih yang dilakukan bertujuan untuk Pembentukan Karakter tentang pentingnya kebersihan lingkungan sebagai desa wisata yang diharapkan menjadi kegiatan rutin yang dapat dilakukan merata disemua dusun-dusun yang ada di desa Tetebatu selatan sebagai desa wisata agar menciptakan rasa perduli terhadap kebersihan lingkungan yang sehat dan bersih. Metode pelaksanaan dalam program KKN di Desa Tetebatu Selatan pada program kerja tambahan jumat bersih dilakukan dengan mengkonfirmasi kepada sekretaris Desa untuk lokasi kegiatan bersih-bersih dan melakukan kegiatan turun lapangan bersama forum pemuda otak bangket. Oleh karena itu kegiatan-kegiatan yang termasuk dalam program ini adalah gerakan jumat bersih-bersih sampah plastik dan sekaligus penanaman bunga disepanjang jalan. Hasil dari kegiatan KKN ini telah dilakukan kegiatan Jumat bersih dengan melakukan kegiatan turun lapangan dan melakukan kegiatan bersih-bersih sekaligus dilakukan penanaman bunga disepanjang jalan bersama forum pemuda, agar masyarakat setempat dapat menciptakan lingkungan wisata yang sehat dan bersih.
Penyadartahuan Cinta Lingkungan Pesisir dan Laut Bagi Anak Pesisir Melalui Gerakan Peduli Sampah di Desa Puupi: Awareness of Love for Coastal and Marine Environment for Coastal Children Through the Waste Care Movement in Puupi Village Nurhuda Annaastasia; roslindah Daeng Siang; risfandi risfandi; Seventry Meliana Patiung; akhmad mansyur; rosmawati rosmawati; Nurdiana A; La Ode Muh. Gunawan Giu
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 6 No 2 (2023): April-Juni
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jpmpi.v6i2.4427

Abstract

Marine debris is waste that comes from human daily activities that are intentionally or unintentionally dumped around the coast / sea. So that the impact caused by marine debris can disrupt the food chain of marine life and even threaten their lives. In addition, people living around the coast will feel the negative impacts of marine debris, including health problems, bringing floods, eyesore, causing unpleasant odors and economic activities will be disrupted. The purpose is to provide an introduction to marine life and coastal ecosystems to coastal children in order to foster a love for coastal and marine conservation. This service activity is carried out in several stages: observation, poster media design design design as a delivery of information to the community and waste care actions. The results show that waste care action activities can foster the concern of coastal children as a maritime generation for the coastal and marine environment. In addition, the installation of posters related to the types of waste and the time of decomposition of the waste becomes a media message to always protect the environment.
Pemanfaatan Limbah Feses Sapi Sebagai Pakan Dalam Budidaya Cacing Tanah (Lumbricus Rubellus) Di Desa Giri Tembesi Lombok Barat Baiq Diana Safitri; Mardiana; B. A. Janiarti; A. Wahyuli; F. F. F. Putri; Rayyana; W. Apriani; Z. Unsalhusna; Z. Thifali; Karnan
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 6 No 2 (2023): April-Juni
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jpmpi.v6i2.4457

Abstract

Tujuan kegiatan budidaya cacing tanah (Lumbricus Rubellus) di Desa Giri Tembesi Kecamatan Gerung, Lombok Barat adalah untuk memberikan edukasi kepada warga terkait dengan pemanfaatan limbah kotoran sapi sebagai pakan cacing tanah (Lumbricus Rubellus) serta meminimalisisr pencemaran lingkungan dari limbah kotoran sapi. Pengolahan limbah kotoran sapi dapat memberikan manfaat kepada warga desa sekaligus diharapkan output dari budidaya cacing tanah (Lumbricus Rubellus) dapat menjadi produk khusus Desa Giri Tembesi. Oleh karena itu, metode pelaksanaan yang dilakukan dengan cara sosialisasi dan pelatihan sehingga dapat memberikan pengetahuan dan keterampilan langsung terkait dengan cara budidaya cacing.
Meningkatkan Bobot Lahir Melalui Perbaikan Tatalaksana Pakan Ternak Kambing di Kabupaten Lombok Tengah Rr. Agustien Suhardiani; Lalu Wirapribadi; Happy Poerwoto; Rina Andriati; Muhammad Ashari; Tahyah Hidjaz
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 6 No 2 (2023): April-Juni
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jpmpi.v6i2.4458

Abstract

Suatu kegiatan penyuluhan yang bertujuan untuk transfer Ipteks kepada para peternak kambing perbibitan di Kabupaten Lombok Tengah, NTB, dilaksanakan di areal peternakan Muda Bakti Barokah (MBB) Farm di desa Lelong Kecamatan Praya Tengah. Peserta terdiri dari anggota binaan farm dengan jumlah peserta 26 orang peternak. Pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memperkenalkan manajemen pemeliharaan dengan memacu produksi anak dengan metode flashing terutama pada peternakan pembibitan dengan cara perbaikan pakan pada ternak betina dewasa dalam mempersiapkan kebuntingannya sehingga diharapkan mendapatkan bobot lahir tinggi dan kelahiran prolific. Permasalahan yang ada kurang tepatnya manajemen pemeliharaan pada ternak mengakibatkan rendahnya bobot lahir anak, rendahnya pertumbuhan dan pada akhirnya tidak optimalnya produktivitas ternak. Pengabdian kepada masyarakat dilaksanakan dalam bentuk penyuluhan, Diharapkan kegiatan ini dapat merubah perilaku peternak dalam mengelola ternaknya terutama pada pemberian pakan yang disesuaikan dengan kondisi. Pemeliharaan ternak dengan pemberian pakan hijauan ditambahkan konsentrat pada ternak 2 minggu sebelum dikawinkan untuk mendapatkan anak pada kelahiran kembar (prolifit) dan betina bunting pada sepertiga kebuntingan agar bobot lahir anak meningkat. Pengukuran respon dilakukan pada perkawinan ternak yang menghasilkan kebuntingan serta bobot lahir yang tinggi.
Sosialisasi Pengolahan Sampah Organik Menjadi Pupuk Kompos Takakura di Lingkungan Kebun Jeruk, Ampenan, Mataram Ernawati; Immy Suci Rohyani; Ahmad Jupri; Rachmawati Noviana Rahayu; Isrowati; Supardiono; Lalu Adi Gunawan
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 6 No 2 (2023): April-Juni
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jpmpi.v6i2.4459

Abstract

Komposisi sampah berdasarkan sumber sampah paling tinggi bersumber dari sampah rumah tangga. Pengolahan paling umum dilakukan untuk mengolah sampah organik yaitu dengan cara ditimbun di TPA dan pembakaran di ruang terbuka. Pengolahan tersebut masih diterapkan oleh masyarakat di lingkungan kebun jeruk. Hal ini tentunya akan berdampak negatif terhadap lingkungan dan kesehatan manusia. Pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terkait pengolahan sampah organik sebagai bentuk partisipasi dalam mengurangi jumlah sampah yang dibuang ke lingkungan. Pendekatan yang dilakukan adalah melakukan sosialisasi pengolahan sampah organik menjadi pupuk kompos menggunakan metode takakura. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan di lingkungan Kebun Jeruk, Ampenan, Kota Mataram. Kegiatan dilakukan melalui 3 tahapan kegiatan yaitu tahap persiapan, pelaksanaan kegiatan, dan demonstrasi serta praktek pembuatan pupuk kompos menggunakan metode pengomposan takakura. Kegiatan praktek secara langsung diharapkan dapat meningkatkan pemahaman masyarakat terkait pengolahan sampah orgnaik. Kegiatan sosialisasi yang telah dilakukan berjalan dengan baik dan tidak terdapat hambatan ataupun kendala. Kegiatan sosialisasi dihadiri oleh masyarkat lingkungan Kebun Jeruk (sekitar 20 orang) dengan antusias yang ditunjukkan dengan aktifnya peserta bertanya dan ikut serta dalam praktek langsung pembuatan kompos. Kegiatan sosialisasi telah mampu meningkatkan kesadaran masyarakat dalam pentingnya pengolahan sampah serta menambah wawasan masyarakat dalam melakukan pengolahan sampah dengan memanfaatkan sampah organik atau sampah dari sisa makanan menjadi pupuk kompos menggunakan metode pengomposan takakura. Sosialisasi ini perlu dilakukan di Desa-Desa lainnya untuk meningkatkan pemahaman dan peran serta masyarakat dalam mengolah sampah dengan sebaik-baiknya.
Inisiasi Kemandirian Siswa MTs Nurul Islam Sekarbela Melalui Praktikum Kelistrikan dan Kemagnetan Untuk Mendukung Program Merdeka Belajar Dian W. Kurniawidi; Rohani Sayuti; Muh. Alfaris; Agus Wahid H; Susi Rahayu
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 6 No 2 (2023): April-Juni
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jpmpi.v6i2.4462

Abstract

The learning process requires media to attract students' attention and curiosity about the lesson. The era of digitalization of technology and information has caused students to start leaving books behind, creating an egocentric attitude focused on themselves. Experiment activities in the laboratory are indicated to be able to initiate collaboration and communication skills, in addition to fostering student independence in learning. This program aims to improve students' competency in literacy and numeracy so that they are better prepared and more relevant to the times. The activity lasts for 3 days, the first and second days are for experiments, while the third day is discussion and evaluation. Experiment materials are electricity and magnetism as much as 5 topics. Based on the completed questionnaire, students understood the Seeback Effect and Magnetic Field Identification up to 96%, while the most difficult topics to understand was Generators and Transformers with an understanding percentage of 76% and Parallel Series Circuits by 88%.
Workshop Analisis Kristalografi Dengan Metode Rietveld Menggunakan Aplikasi X’Pert Highscore Ramadian Ridho Illahi; Arif Budianto; Zahrah Ramadlan Mubarokah; Dian W. Kurniawidi; Siti Alaa; Teguh Ardianto; Susi Rahayu
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 6 No 2 (2023): April-Juni
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jpmpi.v6i2.4463

Abstract

Final year students are required to have the ability to innovate, be creative, have personality, and develop independence in seeking and finding knowledge through realities and field dynamics such as ability requirements, real problems, social interaction, collaboration, self-management, as well as performance demands and achievement targets. In order for students' hard skills and soft skills to be formed strongly, it is felt necessary to provide additional skills, especially those that support the completion of the Final Project. Workshops on the use of the Originlab are quite urgent in research so as to speed up the completion of the Final Project (Thesis) for students interested in Materials. This software is commonly used to prepare XRD, FT-IR, UV-Vis and other spectra that are quite important in materials. In this explanation, a brief description of the XRD data preparation steps is described, starting from data input to quantitative and qualitative data analysis. Data analysis was carried out including determining the value of particle size, FWHM, crystal structure and lattice strain. Workshop participants totaled 20 students and were held for 7 days, from 7 to 15 May 2023 with details of 2 days offline, 1 day online via G-Meet and 4 days of mentoring.
Penerapan Teknik Suplementasi Probiotik pada Pakan Kambing Potong untuk Meningkatkan Efisiensi Produksi dan Pendapatan Peternak Lalu Wira Pribadi; Moh. Taqiuddin; Tahyah Hidjaz; Rr. Agustien Suhardiani; Happy Poerwoto; M. Ashari; Rina Andriati
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 6 No 2 (2023): April-Juni
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jpmpi.v6i2.4475

Abstract

Kegiatan transfer Ipteks kepada para peternak kambing potong di Kabupaten Lombok Tengah Provinsi Nusa Tenggara Barat, dilakukan dalam bentuk penyuluhan dengan tujuan pokok untuk mengembangkan system produksi kambing potong dengan penerapan teknik suplementasi probiotik dalam pakan. Metode kegiatan meliputi demonstrasi plot (demplot), orasi, pelatihan, dan pendampingan. Lokasi kegiatan dipusatkan di areal peternakan PT. Muda Barokah Berkarya (MBB Farm) Desa Kelebuh Kecamatan Praya Tengah, dengan sasaran strategis adalah para peternak pada 17 kelompok peternak kambing binaan MBB Farm, dari tiap kelompok diambil 2(dua) peternak sebagai sasaran langsung pembinaan. Demplot dilakukan pada 2 kelompok usaha penggemukan kambing, masing-masing menggunakan 15 ekor kambing bakalan jantan 10-12 bulan milik para peternak pada kedua kelompok. Kambing dibagi kedalam 3 plot, masing-masing 5 kambing/plot. Demo penggemukan kambing dengan penerapan teknik suplementasi probiotik EM4 dalam pakan dilakukan pada 2 plot (Plot-1 dan Plot-2) masing-masing dengan teknik suplementasi probiotik berbeda, sedangkan Plot-0 merupakan plot kontrol yaitu untuk kambing tanpa pemberian pakan suplementasi. Demplot berlangsung selama 120 hari, pengukuran respon dilakukan setiap 30 hari. Capaian tujuan kegiatan dievaluasi dengan metode survey menggunakan kuisioner, sedangkan capaian manfaat kegiatan dievaluasi dengan metode simple observatory menggunakan teknik pengukuran langsung. Hasil evaluasi menunjukkan, semua peternak sasaran telah memahami dengan baik materi Ipteks yang diberikan penyuluh dan dinilai telah mampu mengembangkan system produksi kambing potong dengan penerapan teknik suplementasi probiotik dalam pakan. Demikian pula, penerapan Ipteks yang disuluhkan nyata memberi manfaat dalam mengatasi kekurangan hijauan pakan dan nyata meningkatkan efisiensi penggemukan kambing serta dapat memberikan pendapatan jauh lebih tinggi bagi peternak.
Pemanfaatan Buah Mangrove Rhizophora apiculata Sebagai Olahan Kopi Mangrove Dalam Upaya Peningkatan Ekonomi Masyarakat Di Desa Maitara Utara Kecamatan Tidore Utara Salim Abubakar; Masykhur Abdul Kadir; Riyadi Subur; Rina; Ariyati H. Fadel; M. Said Al Hadad; Nurhalis Wahidin; Adi Noman Susanto; Fajria Dewi Salim; Darmiyati Muksin
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 6 No 2 (2023): April-Juni
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jpmpi.v6i2.4476

Abstract

The use of mangrove fruit as food and beverage ingredients has never been carried out by the people of Maitara Island, Tidore City Islands. The problems faced by the community are: low public knowledge about the benefits of mangrove fruit as a food and beverage ingredient, lack of public knowledge about the diversification of processed mangrove fruit products as an ingredient in mangrove coffee drinks and low knowledge of good quality mangrove coffee powder processing techniques. The objectives of the PKM activities are: partners can find out about the benefits of mangrove fruit as food and beverage ingredients, apply appropriate technology in mangrove coffee powder processing techniques with good quality and get quality mangrove coffee variants and have high selling value to increase partner's economic income. The results of PKM activities are the diversification of Rhizophora apiculata processed mangrove fruit products as mangrove coffee drink ingredients that have a selling value so that they can improve people's welfare, the mangrove fruit calyx produces finer and denser coffee powder, coffee powder can be served in various variants, namely Sory (original soki ), SoSweet (sweet soki) and Pelakor (spice coffee customer) and all are liked by the public and organoleptic test results, all types of coffee variants are liked by researchers and the Pelakor variant is the variant that has a higher scoring value.
Pengolahan Ikan Sebagai Nugget Untuk Pencegahan Stunting di Desa Obel-Obel, Kecamatan Sambelia, Kabupaten Lombok Timur Fania Rahman; Nazri Al Ayyubi; Muhamad Taufik Hidayat; Ahmad Hasa Fahrurozi; Annisa Aprilia; Vini Vionadhia Indriyani; Citra Wulandari; Soleha Az Zahra; Serlu Ayu Cahyani; Salsabila Mustaan; Muhammad Yusup
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 6 No 2 (2023): April-Juni
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jpmpi.v6i2.4526

Abstract

Stunting is a chronic malnutrition problem caused by insufficient nutritional intake for a long time due to the provision of food that does not match nutritional needs. The problem of stunting occurs in various villages, one of which is Obel-obel Village. Obel-obel Village is one of the villages in Sambelia District, East Lombok Regency, West Nusa Tenggara Province. The problem of stunting in Obel-obel Village occurs in several families. This village is also a village that has high food potential, but the processing process is said to be lacking, therefore the Obel-obel Village KKN team tried a new variation, namely processing marine fish nuggets to prevent stunting.

Page 74 of 161 | Total Record : 1609