cover
Contact Name
Hamidi
Contact Email
jmpi@unram.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
jpmpi@unran.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota mataram,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA
Published by Universitas Mataram
ISSN : -     EISSN : 26555263     DOI : -
Core Subject : Education,
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA (JPMPI) |e-ISSN: 2655-5263| merupakan Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat dan penerapan Ipteks yang memuat publikasi hasil kegiatan pengabdian kepada masyarakat, model atau konsep dan atau implementasinya dalam rangka peningkatan partisipasi masyarakat dalam pembangunan, pemberdayaan masyarakat atau pelaksanaan pengabdian kepada masyarakat. Jurnal Pengabdian Magister Pendidika IPA diterbitkan oleh Program Studi Magister Pendidikan IPA Program Pascasarjana Universitas Mataram, terbit 2 (dua) kali setahun yaitu bulan Juli dan Bulan Desember.
Arjuna Subject : -
Articles 1,609 Documents
Inovasi Pembuatan Kerupuk Kulit Sapi Di Home Industry UD. MUSLIM Kelurahan Cakra Selatan Kecamatan Cakranegara Kota Mataram Bulkaini; Djoko Kisworo; Amir Rohman; BRD; Akhyar Sutaryono; I Ketut Wiryawan
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 6 No 2 (2023): April-Juni
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jpmpi.v6i2.4552

Abstract

Kelurahan Cakra Selatan Kecamatan Cakranegara merupakan salah satu Kelurahan sebagai pusat Home Industry pembuatan kerupuk kulit sapi/kerbau dan produk olahan hasil peternakan lainnya. Salah satu startegi untuk meningkatkan nilai jual kulit sapi/kerbau yang masih segar yaitu diolah menjadi kerupuk kulit. Tujuan dari program ini adalah meningkatkan nilai jual kulit sapi/kerbau yang selama ini hanya dijual dalam bentuk segar dengan harga yang relatif murah. Metode yang digunakan dalam melaksanakan program adalah metode Participatory Research Appraisal (PRA) yaitu bentuk metode yang melibatkan semua anggota mitra sasaran dalam melakukan melakukan program kerja. Dari program yang telah dilaksanakan, diperoleh hasil bahwa Usaha pembuatan kerupuk kulit sapi/kerbau dapat meningkatkan kesejahteran pelaku home industry dan karyawan dengan nilai B/C ratio sebesar 1,26. Dalam pembuatan kerupuk kulit yang dilakukan oleh pengrajin home industry kerupuk kulit UD MUSLIM memiliki kelemahan yaitu penanganan atau penyimpanan kulit yang sudah dikeringkan dan layout ruang produksi yang masih belum tertata baik, penggunaan peralatan bangunan serta sanitasi yang belum memenuhi standar GMP (Good Manufacturing Practice) dan SSOP (Sanitation Standard Operating Procedure).
Optimalisasi Media Sosial Dari Hulu Ke Hilir Untuk Kampanye Kesehatan Yusra Pintaningrum; Basuki Rahmat; Romi Ermawan; Yanna Indrayana; A.A.S.M. Meiswaryasti Putra
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 6 No 2 (2023): April-Juni
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jpmpi.v6i2.4553

Abstract

Media sosial (medsos) memiliki peranan penting dalam dunia kedokteran. Hampir semua institusi menggunakan medsos untuk memberikan informasi mengenai informasi pendidikan sampai edukasi kesehatan baik untuk mahasiswa, dokter, maupun masyarakat awam. Namun, masalah etik yang bisa terjadi pada pengguna medsos diantaranya, pelanggaran privasi pasien, ketidakjelasan hubungan dokter dan pasien, pencemaran reputasi profesi, informasi tidak akurat, dan pelanggaran aspek hukum harus diwaspadai. Mahasiswa kedokteran diharapkan dapat melakukan edukasi ke masyarakat untuk kampanye kesehatan, namun juga harus memahami batasan dalam penggunaan medsos. Seminar dengan judul optimalisasi media sosial dari hulu ke hilir sebagai kampanye kesehatan diharapkan dapat membuka wawasan mahasiswa untuk melakukan kampanye kesehatan sehingga dapat menurunkan morbiditas dan mortalitas penyakit di Indonesia.
The Pendampingan Pengolahan Pare Bagi Kelompok Wanita Tani (KWT) Ngolang yang Terdampak Pembangunan KEK Mandalika: - Yuli Rahmawati; Siska Ita Selvia; Nur Shapna Dwiyanti; Mukminah; Nur Asri Shakila
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 6 No 2 (2023): April-Juni
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jpmpi.v6i2.4556

Abstract

The purpose of this community service activity is to introduce and open up the knowledge of the Ngolang Women Farmer Group (KWT) community about the great potential and opportunities of the region, increase local food processing capabilities and increase institutional capacity. This activity was carried out in Ngolang Sub-Village, Kuta Village, Pujut District, Central Lombok Regency, involving 20 Ngolang KWT members. The method used in this community service is lectures and training in the form of direct practice of food processing. The raw material that is processed is bitter melon, as well as an effort to integrate bitter melon cultivation, which is also being cultivated in the surrounding villages. As a result of this community service activity, the community can have information disclosure about the potential of the area where they live as a buffer zone for the KEK Mandalika, which has excellent potential for UMKM development. Community enthusiasm can be seen from the high participation and confidence in these service activities.
Penyuluhan Manajemen Usaha Bagi Kelompok Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) Di Kelurahan Karangpule Kecamatan Sekarbela Kota Mataram Himawan Sutanto; Muaidy Yasin; H.Busaini; Suprianto; Lukman Hakim
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 6 No 2 (2023): April-Juni
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jpmpi.v6i2.4577

Abstract

Kegiatan pengabdian berupa Penyuluhan Tentang Manajemen Usaha Bagi Kelompok Usaha Mikro Kecil Dan Menengah (UMKM) Di Kelurahan Karangpule Kecamatan Sekarbela Kota Mataram , tujuannya adalah untuk memberikan pengetahuan tentang pengelolaan manajemen usaha terutama kepada kegiatan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di Kelurahan Karangpule Kecamatan Sekarbela, berjalan sesuai dengan yang direncanakan. Awal dari kegitan melakukan test pengetahuan tentang pemahaman manajemen dalam bisnis , selanjutnya dilakukan penyampaian materi dari tim pengabdian selama 60 menit kemudian dilanjutkan dengan diskusi . Hasil diskusi peserta berjalan dengan baik sehingga anggota kelompok UMKM mampu menerima dan melaksanakan kegiatan usahanya dengan menerapkan prinsip-prinsip manajemen, seperti melakukan pencatatan transaksi hasil penjualan, pencatatan biaya-biaya usaha seefisien mungkin untuk meningkatkan pendapatan. Hadir dalam penyuluhan manajemen usahatani ketua kelompok UMKM dan anggota kelompok usaha berjumlah 15 orang peserta dan dihadiri dari staf kelurahan kepala desa, dan sekertaris desa ,pemuka agama dan pemuda. Hasil dari pengabdian masyarakat setelah dilakukan evaluasi bahwa seluruh peserta anggota UMKM dapat menyerap dan memahami manajemen usaha bidang UMKM dan mereka sangat berharap kegiatan ini bisa ditindak lanjuti untuk melakukan pembinaan pada kelompok-kelompok usaha yang berada di kelurahan Karangpule agar usaha mereka dapat berkembang dan maju dalam pengelolaan usahanya di era digitalisasi yang memanfaatkan media sosilal (sosmed).
Budidaya Maggot Sebagai Alternatif Pakan Sumber Protein Untuk Ternak Itik Mohammad Hasil Tamzil; Budi Indarsih; I Nyoman Sukartha Jaya; Ni Ketut Dewi Haryani
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 6 No 2 (2023): April-Juni
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jpmpi.v6i2.4578

Abstract

The counseling activity was carried out to provide skills on the maggot farming system to members of the Monggelemong duck farmer group, in Dasan Cermen, Sandubaya, Mataram city in an effort to provide alternative protein source for feed ingredients in duck feeding. The activity was held in collaboration between the Monggelemong duck farmer group and teaching staff of the Poultry Production Laboratory, Faculty of Animal Science, University of Mataram. Counseling was carried out using lecture methods, discussions and continued with demonstration plot activities or direct practice which was attended by all participants. Practical activities start with the process of hatching BSF (Black Soldier Fly) eggs, growing maggot, harvesting maggot and making germs or larvae. All series of activities went smoothly and all farmers involved seriously. Through this activity the duck farmers were able to gain skills on maggot farming which can be used as duck feeding. Thus it can be concluded that this community service activity can provide additional skills to members of the Monggelemong duck famer group, in Dasan Cermen Sandubaya, Mataram city regarding the maggot farming system as an alternative source of protein feed for duck feeding.
Pelatihan Pembuatan Permen Jilat Sapi Sebagai Pakan Suplemen Pada Kelompok Pemuda Tani Ternak Maju Bersama Di Desa Penyaring Kecamatan Moyo Kabupaten Sumbawa Noersidiq, Azhary; Dilaga, Syamsul Hidayat; Amin, Muhamad; Yanuarianto, Oscar; Suhubdy, Suhubdy; Dahlanuddin, Dahlanuddin; Fahrullah, Fahrullah; Maslami, Vebera
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 6 No 4 (2023): Oktober-Desember 2023
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jpmpi.v6i4.4783

Abstract

The partner involved in community service activities is the Maju Bersama Livestock Farmer Youth Group in Desa Penyaring Kecamatan Moyo Utara Kabupaten Sumbawa. The problems faced are that farmers are very dependent on the availability of forage feed but its availability is limited during the dry season and the lack of knowledge of farmers regarding the adequacy of feed nutrition to the needs of livestock and the lack of innovation of farmers to utilize or process local feed ingredients and agricultural waste that can be made as alternative feed and feed supplements. The purpose of this activity is to help farmers to increase cattle productivity by utilizing local feed ingredients from available agricultural waste and processed in the form of supplementary feed is "Permen Jilat Sapi". The activity method includes counseling on making cow lick candy and direct training for farmers. The results of the activity were that the cow lick candy produced was classified as good with a firm texture and not soft and fragrant with the distinctive smell of molasses and corn. It was concluded that overall, the farmers' understanding of Permen Jilat Sapi after the training ranged from 80%-90%. This can be used as an indication that the activity has been successful and received a good response from farmers and as many as 75% of participants are willing to apply this feed supplement for their livestock.
Upaya Meningkatkan Pendapatan Kelompok Ternak Lembu Rizki Melalui Branding dan Modernisasi Pengolahan Susu Pada Program Pemberdayaan Kemitraan Masyarakat Zulaikhah, Siti Rahmawati; Sulistiyawati, Indah; Nugroho, Adityo
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 6 No 4 (2023): Oktober-Desember 2023
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jpmpi.v6i4.5509

Abstract

The Lembu Rizki Livestock Group is in Singasari Village, Karanglewas District, Banyumas Regency. The problems in this group are a) Low selling price of milk in cooperatives, b) Farmers do not yet have milk processing technology, c) Limited human resources, resulting in difficulties in production and marketing. The solutions offered are 1) Sales in the form of processed milk, 2) Transfer of diversification of milk processing technology in the form of pasteurized milk of various flavors and yoghurt, 3) Empowerment of family members, and marketing using digital marketing. The general objective of this Community Partnership Empowerment activity is a) to provide solutions based on situation analysis according to the needs, challenges or problems that exist in the Lembu Rizki livestock group, b) to empower the Lembu Rizki livestock group to improve their standard of living both in economic, social and cultural terms, c) transfer technology, science and art for the development of livestock groups. The results obtained from this activity are increased target knowledge and skills regarding processing milk into pasteurized milk of various flavors and yoghurt, knowing the importance of packaging and labeling for product branding, and digital marketing. Keyword: Branding, Modernization, Milk Processing, Empowerment of Community Partnerships, Livestock Groups
Sosialisasi Keuntungan Inseminasi Buatan Pada Sapi Bali di Kelompok Peternak Sapi desa Sapit Kecamatan Suela Kabupaten Lombok Timur Zaenuri, Lalu; Rodiah; Dradjat, Adji Santoso; Sumadiasa, I Wayan Lanus; Lukman HY; Yuliani, Enny
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 6 No 4 (2023): Oktober-Desember 2023
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jpmpi.v6i4.5515

Abstract

Beternak sapi merupakan kegiatan keseharian petani/peternak di Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB), sehingga tidak mengherankan jika populasi sapi cendrung meningkat dari tahun ke tahun. Persentase peningkatan populasi sapi tercatat sebesar 23,23% yaitu dari 1.013.793 ekor pada tahun 2014 menjadi 1.320.551 ekor pada tahun 2021. Demikian juga halnya dengan pelaksanaan program Inseminasi Buatan (IB) pada sapi yang sudah diterima secara luas oleh peternak hampir di seluruh wilayah Nusa Tenggara Barat. Tetapi, kegiatan IB di desa Sapit sempat terhenti beberapa waktu akibat merebaknya penyakit mulut dan kuku (PMK). Untuk mengaktifkan kembali kegiatan IB, telah dilaksanakan sosialisasi mengenai “keuntungan Inseminasi Buatan Pada Sapi Bali”. Kegiatan ini telah terlaksana sesuai rencana. Evaluasi yang dilakukan setelah selesai sosialisasi diketahui bahwa, pengetahuan mengenai IB meningkat dari 60% sebelum sosialisasi menjadi 100% setelah sosialisasi. Demikian juga Keinginan untuk melakukan IB meningkat dari 45% menjadi 90%, sisanya 10% menyatakan tidak berminat. Keinginan untuk memiliki anak sapi hasil IB meningkat dari 55% menjadi 100%. Walaupun demikian 45% peserta mengatakan keberhasilan IB di wilayahnya masih rendah yaitu sekitar 45%. Penyebab relatif rendahnya keberhasilan IB menurut seluruh peserta salah satunya adalah karena ketersediaan pakan yang fluktuatif. Disimpulkan, program pengabdian kepada masyarakat telah dilaksanakan sesuai rencana. Materi yang disampaikan mendapat sambutan positip dari seluruh peserta karena sangat sesuai dengan kebutuhan peternak dilokasi pengabdian, terbukti dari minat peserta untuk melaksanakan program IB meningkat 100% dari 45% sebelum sosialisasi menjadi 90% setelah sosialisasi. Disarankan, sosialisasi mengenai IB harus lebih diinsifkan melalui pertemuan informal inseminator dan paramedis dengan peternak serta memberikan pelatihan pengawetan pakan ternak pada musim-musim tertentu ketika produksi hijauan pakan ternak melimpah.
Pemberdayaan Masyarakat Peternak Kambing Melalui Disemenasi Feed Additive Daun Gamal di Desa Klungkung, Kabupaten Jember Soliha Hani, Evita; Ridjal, Julian Adam; Utami, Ratih Apri; Ibanah, Indah; Yulianto, Roni; Widuri, Laily Ilman; Alfarisy, Fariz Kustiawan
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 6 No 4 (2023): Oktober-Desember 2023
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jpmpi.v6i4.5560

Abstract

ood security is a national issue including the production of quality ruminants. The main problem in this case is the low quality of animal feed and climate change factors that feed availability is inadequate. Feed additive technology is one of solution to produce feed with high nutritional. The aim of this activity is to empower the community to downstream technology through the introduce of gamal leaf feed additive technology. The location is located in Klungkung Village, Sukorambi District, Jember Regency. The first step carried out was socialization and training on making feed additives on gamal leaves to ensure the quality and availability of additive feed. The implementation used in this acitivy is community participation and training. To find out the achievements of this socialization activity, a pre-test and post-test were made regarding farmers' understanding of the gamal leaf feed additive. The results of this community service activity show an increase in knowledge regarding gamal leaf feed additive technology from 20% to 100%. The implementation of socialization and training on making feed additives from gamal leaves went well, community participation was very good as reflected in the presence of breeders until the end of the activity in a condition of constant numbers and active discussions.
Pelatihan Pemanfaatan Limbah Cangkang Kerang Dengan Metode 3P (Pembersihan, Pembuatan, dan Penjualan) di Desa Banjar Kemuning Muttaqin, Ridwan Maf'ul; Lestari; Wicaksono, Arif; Widiana, Ilvi Nur; Asnifa, Siti; Noviyanti, Masyitah; M. Mustaqim
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 6 No 4 (2023): Oktober-Desember 2023
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jpmpi.v6i4.5566

Abstract

This article describes the potential and utilization of clam shell waste with 3P training (Cleaning, Making, and Selling) as an alternative to making various decorative handicrafts. Clam shell waste, which is generally ignored, has the potential to be utilized as raw material in various industries. This article focuses on practical steps in integrating the 3P concept in the management of this waste. In addition to reducing shell waste, kerrang shells can also improve the economy as they have aesthetic value and economic value. In the Cleaning stage, efforts are made to clean and sort the shells from other materials. This step is important to ensure the quality of the raw materials produced. Next, at the manufacturing stage, the shells enter the assembly process to produce craft products. The last stage is selling the shell products online and in e-commerce. The target of this training activity is PKK women in Banjar Kemuning village.

Page 75 of 161 | Total Record : 1609