cover
Contact Name
Fitri eka sari
Contact Email
fitriekasari19@gmail.com
Phone
+6281379663738
Journal Mail Official
fitriekasari19@gmail.com
Editorial Address
http://www.ejurnalmalahayati.ac.id/index.php/duniakesmas/about/contact
Location
Kota bandar lampung,
Lampung
INDONESIA
Jurnal Dunia Kesmas
ISSN : 23016604     EISSN : 25493485     DOI : DOI: https://doi.org/10.33024/jdk.v10i1
Core Subject : Health, Social,
Jurnal Dunia Kesmas was published by the Faculty of Public Health, Malahayati University with a professional organization of Persatuan Dosen Kesehatan Masyarakat (PDKM). This journal contains articles from research, critical analytical studies in the field of public health (Epidemiology, Biostatistics, Environmental Health, Health Promotion, Reproductive Health, Public Health Nutrition, Administration and Health Policy, Occupational Safety Health).
Articles 519 Documents
Faktor Hygiene Sanitasi Gerai Pangan Penjamah Makanan Jajanan Anak Sekolah di Kecamatan Gunung Pelindung Kabupaten Lampung Timur Tahun 2022 Abdullah, Rochman Aribowo; Sari, Nurhalina; Aryastuti, Nurul
Jurnal Dunia Kesmas Vol 12, No 1 (2023): Volume 12 Nomor 1
Publisher : Persatuan Dosen Kesehatan Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jdk.v12i1.8243

Abstract

Makanan jajanan memiliki peran yang penting dalam menunjang aktivitas dan peningkatan mutu gizi para murid sehingga kebersihan dan jenis makanan jajanan yang dijual oleh para pedagang harus diperhatikan agar kualitas tetap terjaga. Pada tahun 2021 hasil dari pembinaan dan pengawasan Puskesmas Way Mili Kecamatan Gunung Pelindung Kabupaten Lampung Timur menunjukkan bahwa dari total 14 sekolah dasar di seluruh wilayah kerja Puskesmas Way Mili yaitu terdapat 32 gerai Pangan Jajanan Anak Sekolah (PJAS) dan semuanya belum memenuhi syarat kesehatan. Tujuan penelitian ini adalah diketahuinya Faktor Hygiene Sanitasi Gerai PJAS di Kecamatan Gunung Pelindung Kabupaten Lampung Timur Tahun 2022.Rancangan penelitian ini merupakan jenis penelitian analitik dengan desain cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh Sekolah Dasar di Wilayah Kerja Puskesmas Way Mili Kecamatan Gunung Pelindung Kabupaten Lampung Timur Tahun 2022 sejumlah 32 gerai pangan penjamah makanan JAS, dengan sampel 32 responden. Analisis data yang digunakan yaitu uji korelasi, uji  kruskal walis dan uji man-withney.Hasil penelitian menunjukkan Nilai tengah (median) dari hygiene penjamah makanan adalah 5, pengetahuan penjamah makanan adalah 7. Sebagian besar berpendidikan SMP (78,1%), status kepemilikan tidak menetap (56,2%), tidak ada pengawasan (84,4%). Ada pengaruh pengetahuan, status kepemilikan, pengawasan penjamah makanan terhadap Hygiene Gerai Pangan Penjamah makanan JAS,  Tidak ada pengaruh pendidikan penjamah makanan terhadap Hygiene Gerai Pangan Penjamah Makanan JAS Di Kecamatan Gunung Pelindung Kabupaten Lampung Timur Tahun 2022 (P value 0,086).  Saran diharapkan PKM Way Mili melakukan koordinasi dengan pihak Korwil Pendidikan agar setiap sekolah melakukan MOU dengan Penjamah makan gerai pangan JAS untuk dilakukan pendataan bagi penjamah makanan yang bersetatus kepemilikan menetap dan tidak menetap serta memberi penyuluhan kepada masyarakat khususnya penjamah Gerai Pangan JAS untuk meningkatkan kesadaran hidup sehat, dilakukan upaya menanamkan prinsip hidup sehat sedini mungkin melalui pendidikan kesehatan, pelayanan kesehatan dan pembinaan lingkungan sekolah dengan memberikan syarat kebersihan makanan. Selain itu melakukan inspeksi makanan dari pihak puskesmas dan pengawasan hygiene sanitasi penjamah makanan dan kualitas makanan yang memenuhi syarat kesehatan dari pihak UKS, dan membentuk kantin sehat disekolah.
Hubungan Pengetahuan dan Motivasi dengan Literasi Kesehatan Mental pada Mahasiswa di Universitas Malahayati tahun 2023 Usfa, Hafiratul; Febriani, Christin Angelina; Sari, Nurhalina; Dwiyana, M Rizal
Jurnal Dunia Kesmas Vol 12, No 3 (2023): Volume 12 Nomor 3
Publisher : Persatuan Dosen Kesehatan Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jdk.v12i3.10810

Abstract

Salah satu permasalahan yang signifikan di dunia dan Indonesia termasuk diantaranya adalah kesehatan jiwa. Menurut data (Riskesdas) Provinsi Lampung pada tahun 2013, Gangguan kesehatan mental pada remaja memiliki prevalensi gangguan berupa depresi mencapai 2,77% dan meningkat pada tahun 2018 sebesar 2,86% (Kemenkes RI, 2018). Permasalahan yang terjadi pada remaja mempunyai kecendrungan untuk melakukan perilaku berisiko yang akan menyebabkan terjadinya gangguan kesehatan dalam bentuk fisik dan kesehatan mental. Tujuan penelitian yaitu mengetahui hubungan pengetahuan dan motivasi terhadap faktor yang berhubungan dengan literasi kesehatan mental pada mahasiswa di Universitas Malahayati Bandar Lampung Tahun 2023.Metode penelitian ini menggunakan penelitian kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Jumlah sampel pada penelitian ini adalah 250 responden. Teknik pengambilan sampel menggunakan sampling incidental. Instrumen yang digunakan adalah kuisoner google formulir. Uji statistik yang digunakan uji t-independent dan korelasi dan  regresi linear.Hasil analisis menggunakan uji t-independent dengan nilai p-value = 0,000 < (0,05) untuk pengetahuan yang artinya terdapat hubungan antara literasi kesehatan mental dengan faktor penegtahuan. Hasil uji korelasi dan regresi linear dengan nilai p-value 0,072 > (0,05)  untuk motivasi yang artinya tidak ada hubungan antara literasi kesehatan mental deng faktor motivasi. Saran kepada mahasiswa untuk mencara lebih informasi mengenai kesehatan mental dan membangun suasana yang menyenangkan, membuat daftar buku bacaan, sharing dengan teman dan alumni dan memanfaatkan fasilitas perpustakaan guna meningkatkan motivasi dalam literasi kesehatan mental.Kata Kunci : Literasi Kesehatan Mental, Pengetahuan, Motivasi
Analisa Kinerja Petugas Kesehatan Terkait Program Stunting di Puskesmas Kalirejo Tahun 2022 wardani, leni warda; Sary, Lolita; Sari, Fitri Eka
Jurnal Dunia Kesmas Vol 12, No 3 (2023): Volume 12 Nomor 3
Publisher : Persatuan Dosen Kesehatan Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jdk.v12i3.9507

Abstract

Indonesia pada tahun 2021 kasus stunting mencapai angka sebesar 24,4%. Meskipun di beberapa daerah capaian prevelensi sudah dibawah 20% namun, hal  tersebut masih belum memenuhi target dari RPJMN tahun 2024 sebesar 14%. Target selanjutnya agar Indonesia mencapai angka stunting sampai kategori rendah atau dibawah 2,5%. Kasus stunting di Kabupeten Pesawaran tahun 2021 sebanyak 3.15%  di Puskesmas Kalirejo pada bulan Agustus tahun 2021 sebanyak 2.99%. Penelitian bertujuan untuk mengetahui kinerja petugas kesehatan terkait program stunting  tahun 2022. Berdasarkan aspek sumber daya, kepemimpinan, imbalan, struktur, dan desain pekerjaan. Jenis penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Informan dalam penelitian berjumlah 6 orang. Pemilihan informan menggunakan purposive sampling. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi dan wawancara mendalam. Teknik analisis data menggunakan Analisis isi (Content Analysis). Hasil penelitian diketahui, kinerja petugas program stunting berdasarkan aspek sumber daya dilihat dari segi kualitas sudah pernah dilakukan pelatihan khusus stunting, sedangkan dari segi kuantitas jumlah dari petugas stunting sudah memadai. Berdasarkan aspek kepemimpinan bahwa ahli gizi memimpin pengendalian stunting yang dikoordinator langsung oleh kepala puskesmas. Berdasarkan aspek imbalan bahwa pihak puskesmas tidak memberikan reward kepada petugas. Berdasarkan aspek struktur petugas sudah menjalankan tugas seperti  berkoordinasi dengan kepala puskesmas. Berdasarkan aspek desain pekerjaan bahwa petugas stunting sudah melakukan tugasnya seperti sosialisasi dan pemberian mpasi dan pengukuran balita. Saran dalam penelitian ini diharapkan agar pihak puskesmas rutin melakukan pelatihan, mempertahankan konsistensi tugas, memberikan  reward kepada petugas, membuat SK terkait struktur dan mempertahankan konsistensi pelayanan. 
Pengetahuan dan Sikap dengan Kepatuhan Safety Riding Oleh Pengendara Ojek Online GOJEK di Paguyuban “GOJAJAN” Yogyakarta Ardi, Subhan Zul; Lestari, Lisa Arianti
Jurnal Dunia Kesmas Vol 12, No 3 (2023): Volume 12 Nomor 3
Publisher : Persatuan Dosen Kesehatan Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jdk.v12i3.9025

Abstract

Safety Riding adalah usaha yang dilakukan dalam mengurangi tingkat risiko berkendara. Pengetahuan driver ojek online terhadap safety riding tergolong kurang baik, terlihat dari ketidaktahuan driver ojek online tentang kelengkapan atribut berkendara, dan sikap berkendara masih sering melakukan pelanggaran rambu lalu lintas. Driver ojek online masih sering membawa penumpang lebih dari satu orang, serta masih ada driver yang membawa barang melebihi beban standar yang ditetapkan oleh GOJEK. Maksud penelitian adalah mengetahui Hubungan Pengetahuan dan Sikap dengan Kepatuhan Safety Riding Oleh Pengendara Ojek Online “GOJEK” di Paguyuban “GOJAJAN” Yogyakarta. Metode penelitian ini adalah kuantitatif dengan rancangan observasional analitik dengan pendekatan cross sectional. Sampel penelitian driver ojek online di Paguyuban GOJAJAN berjumlah 30 responden dan menggunakan data primer. Teknik sampel menggunakan total sampling dengan instrumen penelitian yang digunakan adalah kuesioner adopsi modifikasi. Analisis data menggunakan chi square. Hasil: Ditemukan ada hubungan antara pengetahuan driver ojek online dengan kepatuhan safety riding (P-Value 0,035). Sikap driver ojek online dengan kepatuhan safety riding (P-Value 0,026). Disarankan bagi Driver Ojek Online agar dapat memahami lebih mendalam lagi tentang safety riding terutama peraturan dan rambu lalu lintas.
Efektifitas Penyinaran Lampu Ultra Violet Pada Proses Desinfeksi Air Terhadap Indeks Angka Kuman Total Coliform dan Escherechia Coli Ronokarto, Priyadi Kamidi; Navianti, Diah
Jurnal Dunia Kesmas Vol 12, No 2 (2023): Volume 12 Nomor 2
Publisher : Persatuan Dosen Kesehatan Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jdk.v12i2.8675

Abstract

Air merupakan kebutuhan yang penting bagi semua mahluk hidup, baik itu manusia, hewan dan tumbuhan. Air sendiri digunakan oleh manusia untuk berbagai keperluan, yang paling utama yaitu kebutuhan sehari-hari untuk bertahan hidup, seperti minum, mencuci, memasak, dan lain sebagainya.  Air harus memenuhi persyaratan fisika, bakteriologis, kimiawi dan radioaktif. Dalam pengolahan air bersih harus dilakukan secara menyeluruh sampai dengan proses desinfeksi yang selama ini menggunakan bahan kimia seperti chlor atau kaporit yang memiliki dampak negatif bagi kesehatan manusia. Upaya menjamin keamanan kualitas air minum perlu dilakukan pemeriksaan rutin  pada sarana penyedia air minum untuk memenuhi persyaratan kualitas air sesuai dengan Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 492/Menkes/Per/IV/2010 Tentang Persyaratan Kualitas Air Minum. Persyaratan bakteriologis merupakan parameter wajib yang harus dilakukan pemeriksaannya yaitu Total Coliform dan Escherichia coli. Dalam melakukan upaya pengolahan air baku oleh masyarakat perlu mengadopsi perkembangan teknologi dengan pemanfaatan lampu Ultra Violet sebagai media peniadaan mikroorganisme  pada air yang akan digunakan. Hasil pengolahan air sumur gali yang dilakukan pengujiannya di Laboratorium Balai Teknik Kesehatan Lingkungan PP Kelas 1 Palembang.  Hasil pemanfaatan sinar UV dengan beberapa waktu paparan dapat menghilangkan kontaminasi Total Coliform dari rata-rata 123,3/100 ml menjadi 0/100 ml dan waktu kontak selama 10 menit lebih efektif dibandingkan 15 menit dan 20 menit. Hasil uji parameter mikrobiologi dinyatakan bahwa semua sampel setelah pengolahan jumlah Total Coliform 0/100 ml dan Escherichia coli 0/100ml sehingga dapat memenuhi persyaratan kesehatan yang ditentukan sesuai Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 492/Menkes/Per/IV/2010 Tentang Persyaratan Kualitas Air Minum. 
Pemanfaatan Tanaman Serai Dapur (Cymbopogon Citratus) Sebagai Penolak dan Uji Daya Bunuh Nyamuk Aedes Sp. Anwar, Khairil; Felicia, Ghina Ajeng; Febriyanti, Mirza
Jurnal Dunia Kesmas Vol 12, No 1 (2023): Volume 12 Nomor 1
Publisher : Persatuan Dosen Kesehatan Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jdk.v12i1.8174

Abstract

ABSTRAK Demam Berdarah Dengue (DBD) atau Dengue Hemorrhagic Fever (DHF) merupakan manifestasi klinis yang berat dari penyakit arbovirus. Demam Berdarah Dengue (DBD) adalah demam tinggi yang muncul tiba-tiba yang biasanya berlangsung selama 2-7 hari. Penderita juga sering merasa mual, muntah, sakit kepala, nyeri otot, nyeri persendian, nyeri tulang, dan perut terasa kembung. Tujuan penelitian ini adalah diketahuinya pemanfaatam ekstrak tanaman serai dapur (Cymbopogon citratus) sebagai penolak dan pembunuh nyamuk. Metode penelitian ini merupakan penelitian true eksperimen (eksperimen yang betul-betul) dengan rancangan posttest-only-control design. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa dosis 100 gram/100 ml air terhadap kematian nyamuk Aedes sp. sebesar 33,3% (6,6 ekor), 3 jam kontak sebesar 78,3% (15,6 ekor), 6 jam kontak sebesar 88,3% (17,6 ekor) dan 24 jam kontak sebesar 100% (20 ekor). Kesimpulan Pada uji daya bunuh nyamuk ada perbedaan efektifitas cairan ekstrak tanaman serai dapur (Cymbopogon citratus) dengan dosis 50 gram/100 ml air, 75 gram/100 ml air, dan 100 gram/100 ml udara terhadap kematian nyamuk Aedes sp. pada uji daya bunuh efektifitas cairan ekstrak serai dapur (Cymbopogon citratus) lebih efektif penggunaan dosis 100 gram/100 ml udara karena terbukti efektif membunuh nyamuk 90% dalam waktu 24 jam.Pada uji penolak nyamuk efektifitas cairan ekstrak tanaman serai (Cymbopogon citratus) efektif pada dosis 50 gram/100 ml air, 75 gram/100 ml air, dan 100 gram/100 ml air dalam waktu 5-10 menit karena nyamuk menolak menggigit setelah tangan di oleskan cairan tersebut. 
Gambaran Intensitas Kebisingan dan Pencahayaan Lingkungan Kerja Di PT. SUCOFINDO Cabang Surabaya haryadi, indri raynasti preza
Jurnal Dunia Kesmas Vol 12, No 2 (2023): Volume 12 Nomor 2
Publisher : Persatuan Dosen Kesehatan Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jdk.v12i2.10110

Abstract

Kinerja karyawan yang tinggi, produktivitas perusahaan meningkat, jumlah keluhan berkurang dan target perusahaan tercapai secara optimal perlu didukung dengan lingkungan kerja yang nyaman, salah satunya memenuhi standar intensitas kebisingan dan pencahayaan di lingkungan kerja. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan memberikan gambaran intensitas kebisingan dan pencahayaan lingkungan kerja di PT. SUCOFINDO Cabang Surabaya. Penelitian ini menggunakan desain studi cross sectional. Data yang digunakan merupakan data sekunder pengukuran lingkungan kerja PT. Superintending Company of Indonesia (SUCOFINDO) Cabang Surabaya dengan variabel kebisingan dan pencahayaan. Metode pengambilan sampel menggunakan SNI 7231:2009 tentang Metode Pengukuran Intensitas Kebisingan di Tempat Kerja dan SNI 7062:2019 tentang Pengukuran Intensitas Pencahayaan Di Tempat Kerja. Alat ukur untuk mengukur intensitas kebisingan adalah sound level meter, sedangkan alat ukur intensitas pencahayaan adalah lux meter. Hasil pengukuran dianalisis dengan membandingkan NAB kebisingan dan pencahayaan ditempat kerja sesuai dengan Peraturan Menteri Ketenagakerjaan Republik Indonesia Nomor 5 Tahun 2018. Berdasarkan hasil pengukuran intensitas kebisingan dan pencahayaan yang telah dilakukan di PT. SUCOFINDO Cabang Surabaya (PT. SUCOFINDO Kantor Kalibutuh, Analytical Laboratories dan Unit Pelayanan Gresik) sesuai dengan regulasi Permenaker RI No. 5 Tahun 2018. Intensitas kebisingan tidak melebihi NAB dengan nilai <85 dBA dan intensitas pencahayaan sesuai dengan standar NAB dengan nilai >100 lux.
Analisis Organisasi Terhadap Penerapan Keselamatan Pasien Di Rspba Bandar Lampung Tahun 2023 Hadinata, Andri; Aryawati, Wayan; Samino, Samino; Trikundayani, Trikundayani; Febriani, Christin Angelina
Jurnal Dunia Kesmas Vol 13, No 1 (2024): Volume 13 Nomor 1
Publisher : Persatuan Dosen Kesehatan Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jdk.v13i1.16496

Abstract

Penerapan keselamatan pasien merupakan upaya asuhan pasien menjadi lebih aman. Perawat merupakan salah satu profesi yang berperan vital dalam menjalankan keselamatan pasien. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui analisis organisasi terhadap penerapan keselamatan pasien di RSPBA Bandar Lampung tahun 2023. Jenis penelitian kuantitatif dengan rancangan cross sectional, jumlah populasi sebanyak 139 perawat fungsional dengan sampel teknik total sampling. Terdapat hubungan antara budaya keselamatan (p-value 0.000) OR 11.237, kepemimpinan manajerial (p-value 0.000) OR 7.647, komunikasi (p-value 0.000) OR 7,402, fasilitas (p-value 0.000) OR 7.000, pelatihan (p-value 0.000) OR 8.375 terhadap penerapan keselamatan pasien di RSPBA Bandar Lampung. Faktor budaya keselamatan (p-value 0,000) OR 11,088 merupakan variabel yang paling dominan yang berhubungan dengan penerapan keselamatan pasien. Diharapakan rumah sakit dapat mengupayakan dalam meningkatkan dan menciptakan budaya kerja yang baik, melakukan pengembangan pengetahuan melalui penyelenggaraan pelatihan terkait keselamatan pasien, meningkatkan komunikasi setiap ruangan secara efektif terkait implementasi sasaran keselamatan pasien, meningkatkan komitmen kepemimpinan manajerial dan meningkatkan fasilitas kesehatan
Analisis Kepuasan Pasien Rawat Inap Neurology di Rumah Sakit Abdul Moeloek Bandar Lampung Juniar, Deva; Irianto, Sugeng Eko; Rahayu, Dewi; Pramudho, Kodrat; Adila, Naza Tsasbita Hayuning; Novrisa, Dita
Jurnal Dunia Kesmas Vol 13, No 3 (2024): Volume 13 Nomor 3
Publisher : Persatuan Dosen Kesehatan Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jdk.v13i3.16081

Abstract

Pendahuluan: Misi rumah sakit merupakan membagikan pelayanan kesehatan yang memberikan kepuasan pada pasien serta terjangkau kepada warga dengan tujuan tingkatkan derajat kesehatan segala warga. Misi rumah sakit universal merupakan membagikan pelayanan kesehatan merata kepada orang, terkoordinasi serta terpadu, dengan aksi promotif serta preventif, tercantum penerapan  referensi, dengan penekanan pada fokus utama yaitu pemulihan serta pengobatan.Tujuan: Penelitian iini ibertujuan iuntuk imengetahui ifaktor-faktor iyang mempengaruhi ikepuasan ipasien irawat iinap iRumah iSakit Abdul MoeloekiBandar iLampung.Metode Penelitian: Penelitian ini menggunakan desain cross sectional. Jumlah sampel 66 orang diambil dengan teknik purposive sampling. Pengambilan data dilakukan menggunakan kuesioner faktor yang mempengaruhi kepuasan pasien rawat inap di rumah sakit, kemudian dianalisis, dan disajikan dalam analisis univariat, bivariat, dan multivariat, menggunakan chi square dan regresi logistic.Hasil: terdapat hubungan antara lingkungan, responsiveness, komunikasi dokter, komunikasi obat, kinerja perawat, intensitas Kembali terhadap kepuasan pasien rawat inap dan tidak terdapat hubungan antara net promotor score terhadap kepuasan pasien rawat inap. Faktor yang dominan berhubungan dengan kejadian kepuasan pasien rawat inap neurology di RSUD DR. H Abdul Moeloek Bandar Lampung adalah responsiveness (OR 11.134). Kesimpulan: Dari penelitian ini dapat disimpulkan bahwa Dalam data ini berarti responsiveness yang paling besar pengaruhnya terhadap kepuasan pasien dengan nilai 11.134.  Kata kunci: kepuasan pasien, Responsiveness,Komunikasi dokter
Aktivitas E.coli dan Stapphylococcus terhadap Penambahan Lactobacillus dari Rebung Asam Welkriana, Putri Widelia; Halimatussa'diah, Halimatussa'diah
Jurnal Dunia Kesmas Vol 12, No 4 (2023): Volume 12 Nomor 4
Publisher : Persatuan Dosen Kesehatan Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jdk.v12i4.16508

Abstract

Lactic acid bacteria produce antimicrobial protein compounds. This compound can inhibit the development of gram-positive and negative bacteria. However, this compound is not harmful to intestinal microflora and is easily digested by enzymes in the digestive tract. This protein compound comes from fermented food products and other processed food products, one of which is sour bamboo shoots with a fermentation time of 7 days. In sour bamboo shoots, Lactobacillus sp. was found. with pure strains of FNCC 0027 and C410LI genes. This is the result of previous research. Tamarind bamboo shoots are one of the processed products found in Bengkulu province. This research aims to determine the optimal conditions for the compounds produced by these bacteria. The methods used include: BAL cultured, BAL confirmed, antibacterial BAL isolated, E. coli and Staphylococcus activity test, antibacterial test for proteolytic enzymes, and temperature and pH measurements. The results of the research showed that the effectiveness of E. coli activity was 65.5% and S. aureus was 21% after the two bacteria were given the addition of Lactobacillus brevis strain 2096 16S ribosomal RNA gene.  At varying temperatures, the inhibition zone activity of the two bacteria was highest at 1000C, while the activity of the inhibition zone was highest at pH 6.

Filter by Year

2016 2026


Filter By Issues
All Issue Vol 15, No 1 (2026): Volume 15 Nomor 1 Vol 14, No 4 (2025): Volume 14 Nomor 4 Vol 14, No 3 (2025): Volume 14 Nomor 3 Vol 14, No 2 (2025): Volume 14 Nomor 2 Vol 14, No 1 (2025): Volume 14 Nomor 1 Vol 13, No 4 (2024): Volume 13 Nomor 4 Vol 13, No 3 (2024): Volume 13 Nomor 3 Vol 13, No 2 (2024): Volume 13 Nomor 2 Vol 13, No 1 (2024): Volume 13 Nomor 1 Vol 12, No 4 (2023): Volume 12 Nomor 4 Vol 12, No 3 (2023): Volume 12 Nomor 3 Vol 12, No 2 (2023): Volume 12 Nomor 2 Vol 12, No 1 (2023): Volume 12 Nomor 1 Vol 11, No 4 (2022): Volume 11 Nomor 4 Vol 11, No 3 (2022): Volume 11 Nomor 3 Vol 11, No 2 (2022): Volume 11 Nomor 2 Vol 11, No 1 (2022): Volume 11 Nomor 1 Vol 10, No 3 (2021): Volume 10 Nomor 3 Vol 10, No 2 (2021): Volume 10 Nomor 2 Vol 10, No 1 (2021): Volume 10 Nomor 1 Vol 9, No 1 (2020): Volume 9 Nomor 1 Vol 9, No 4 (2020): Volume 9 Nomor 4 Vol 9, No 3 (2020): Volume 9 Nomor 3 Vol 9, No 2 (2020): Volume 9 Nomor 2 Vol 8, No 4 (2019): Volume 8 Nomor 4 Vol 8, No 3 (2019): Volume 8 Nomor 3 Vol 8, No 1 (2019): Volume 8 Nomor 1 Vol 8, No 2 (2019): Volume 8 Nomor 2 Vol 7, No 4 (2018): Volume 7 Nomor 4 Vol 7, No 3 (2018): Volume 7 Nomor 3 Vol 6, No 4 (2017): Volume 6 Nomor 4 Vol 6, No 3 (2017): Volume 6 Nomor 3 Vol 6, No 2 (2017): Volume 6 Nomor 2 Vol 6, No 1 (2017): Volume 6 Nomor 1 Vol 5, No 3 (2016): Volume 5 Nomor 3 Vol 5, No 2 (2016): Volume 5 Nomor 2 Vol 5, No 1 (2016): Volume 5 Nomor 1 Vol 4, No 4 (2015): Volume 4 Nomor 4 Vol 4, No 3 (2015): Volume 4 Nomor 3 Vol 4, No 2 (2015): Volume 4 Nomor 2 Vol 4, No 1 (2015): Volume 4 Nomor 1 Vol 3, No 4 (2014): Volume 3 Nomor 4 Vol 3, No 3 (2014): Volume 3 Nomor 3 Vol 3, No 2 (2014): Volume 3 Nomor 2 Vol 3, No 1 (2014): Volume 3 Nomor 1 Vol 2, No 4 (2013): Volume 2 Nomor 4 Vol 2, No 3 (2013): Volume 2 Nomor 3 Vol 2, No 2 (2013): Volume 2 Nomor 2 Vol 2, No 1 (2013): Volume 2 Nomor 1 Vol 1, No 4 (2012): Volume 1 Nomor 4 Vol 1, No 3 (2012): Volume 1 Nomor 3 Vol 1, No 2 (2012): Volume 1 Nomor 2 Vol 1, No 1 (2012): Volume 1 Nomor 1 More Issue