cover
Contact Name
Fitri eka sari
Contact Email
fitriekasari19@gmail.com
Phone
+6281379663738
Journal Mail Official
fitriekasari19@gmail.com
Editorial Address
http://www.ejurnalmalahayati.ac.id/index.php/duniakesmas/about/contact
Location
Kota bandar lampung,
Lampung
INDONESIA
Jurnal Dunia Kesmas
ISSN : 23016604     EISSN : 25493485     DOI : DOI: https://doi.org/10.33024/jdk.v10i1
Core Subject : Health, Social,
Jurnal Dunia Kesmas was published by the Faculty of Public Health, Malahayati University with a professional organization of Persatuan Dosen Kesehatan Masyarakat (PDKM). This journal contains articles from research, critical analytical studies in the field of public health (Epidemiology, Biostatistics, Environmental Health, Health Promotion, Reproductive Health, Public Health Nutrition, Administration and Health Policy, Occupational Safety Health).
Articles 519 Documents
Karakteristik Kasus Faringitis di Puskesmas Banda Sakti Kota Lhokseumawe Tahun 2021-2022 Yuziani, Yuziani; Imara, Fely syah
Jurnal Dunia Kesmas Vol 13, No 4 (2024): Volume 13 Nomor 4
Publisher : Persatuan Dosen Kesehatan Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jdk.v13i4.14276

Abstract

Faringitis merupakan peradangan yang terjadi di mukosa faring yang disebabkan oleh virus dan bakteri. Faringitis menimbulkan berbagai gejala bervariasi seperti demam dan sakit tenggorokan serta dapat diderita oleh anak-anak maupun dewasa, sehingga penelitian ini dilakukan untuk mengetahui karakteristik kasus faringitis di Puskesmas Banda Sakti Kota Lhokseumawe. Penelitian ini merupakan penelitian observasional yang menggunakan rancangan desktiptif cross sectional terhadap penderita penyakit faringitis di Puskesmas Banda Sakti Kota Lhokseumawe. Sebanyak 106 orang pasien faringitis terlibat dalam penelitian ini dengan karakteristik: proporsi umur penderita tertinggi dijumpai pada kelompok umur 18-65 tahun, yaitu 47 orang (76%). Proporsi terendah terdapat pada kelompok umur >65 tahun, yaitu 8 orang (8%). Proporsi jenis kelamin tertinggi pada perempuan yaitu 68 orang (64%) sedangkan 38 orang (36%) pada laki-laki. Proporsi antibiotik yang diberikan pada pasien tertinggi yaitu cefadroksil  58 orang (55%), amoksisilin 39 orang (37%), dan ciprofloksasin  9 orang (8%).
"Analysis of Factors Associated with Gout Arthritis in Class IIA Women's Correctional Facility in Lampung" terta, riesca lavenia
Jurnal Dunia Kesmas Vol 13, No 4 (2024): Volume 13 Nomor 4
Publisher : Persatuan Dosen Kesehatan Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jdk.v13i4.15740

Abstract

ABSTRAKArthritis Gout merupakan penyakit peradangan pada persendian, yang masih sangat tinggi dan masih menjadi masalah kesehatan terutama di Indonesia dengan prevalensi yang cukup tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk untuk menganalisis faktor yang berhubungan dengan penyakit tidak menular (Arthritis Gout) pada warga binaan pemasyarakatan di Lembaga Pemasyarakatan Perempuan Kelas IIA Way Hui Bandar Lampung tahun 2023. Jenis penelitian cross sectional. Sampel penelitian sebanyak 134 orang. Analisis data menggunakan uji chi square dan regressi logistic ganda. Hasil penelitian tidak ada hubungan yang signifikan antara faktor genetik(p–value = 0.592), usia (p–value = 1.00), obesitas (p–value = 0.592), konsumsi makanan purin (p–value = 0.178), pengetahuan (p-valie=0.945), aktivitas fisik (p-value=0.456) dengan penyakit tidak menular (arthritis gout) dan riwayat merokok (p–value = 0.031) memiliki hubungan dengan penyakit tidak menular (arthritis gout). Faktor paling dominan dalam penelitian ini adalah riwayat merokok (p-value=0.016). Kesimpulan. faktor genetik, usia, konsumsi makanan purin, obesitas, pengetahuan, aktivitas fisik merupakan faktor resiko yang tidak berhubungan dengan Arthritis Gout sedangkan riwayat merokok merupakan faktor resiko yang berhubungan dan dominan terhadap Arthritis Gout. Faktor genetik menjadi konfonding. Saran bagi Lapas dalam hal pentingnya membatasi konsumsi rokok bagi warga binaan sehingga kegiatan ini dapat menekan peningkatan kasus Arthritis Gout. 
Faktor yang Berhubungan dengan Hipertensi pada WBP di LPP Kelas IIA Way Hui Bandar Lampung Risdinar, Risa Rismaya; Muhani, Nova
Jurnal Dunia Kesmas Vol 13, No 4 (2024): Volume 13 Nomor 4
Publisher : Persatuan Dosen Kesehatan Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jdk.v13i4.15828

Abstract

Data dari WHO 2018 sekitar 26,4% populasi global mengalami hipertensi, dengan rincian 26,6% pada pria dan 26,1% pada wanita. Prevalensi hipertensi pada usia lebih dari 18 tahun dan telah didiagnosis oleh tenaga kesehatan mencapai 9,4%. Tujuan penelitian untuk mengetahui faktor yang berhubungan dengan penyakit tidak menular (hipertensi) pada warga binaan pemasyarakatan di Lembaga Pemasyarakatan Perempuan. Jenis penelitian kuantitatif dengan pendekatan sross sectional. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Desember 2023 di Lembaga Pemasyarakatan Perempuan kelas IIA Way Hui Bandar Lampung. Dengan populasi sebanyak 253 orang dengan sampel sebanyak 134 orang menggunkan instrument lembar kuesioner. Analisa data yang digunakan untuk analisa univariat distribusi frekuensi, analisa bivariat menggunakan uji chi square dan analisa multivariat menggunakan regressi logistic ganda. Berdasarkan hasil penelitian bahwa Ada hubungan antara riwayat merokok  (p-value 0.0129) dan tidak ada hubungan antara usia (p–value = 01.00), stress p–value (0.799), aktifitas fisik (p-value 0.678), obesitas (p–value = 0.450) dan pengetahuan (–value = 0.345.) dengan Penyakit Tidak Menular (hipertensi). Faktor yang paling dominan untuk kejadian penyakit tidak menular (Hipertensi) pada warga binaan permasyarakatan di Lembaga Permasyarakatan Perempuan yaitu riwayat merokok. Diharapkan WBP dapat rutin melakukan cek kesehatan terutama pengukuran tensi serta melakukan pencegahan untuk pengendalian risiko.
Hubungan Pengetahuan dan Sikap Kader Posyandu dengan Kemampuan Deteksi Dini Stunting di Desa Tulung Agung manggeskar, riska riska; yanti, dhiny easter
Jurnal Dunia Kesmas Vol 13, No 4 (2024): Volume 13 Nomor 4
Publisher : Persatuan Dosen Kesehatan Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jdk.v13i4.17788

Abstract

Stunting menjadi salah satu permasalahan gizi yang cukup kompleks bagi banyak negara di dunia, tidak terkecuali Negara Indonesia. stunting juga menjadi masalah prioritas di Provinsi Lampung yaitu mencapai 14,2 % pada tahun 2022. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan pengetahuan dan sikap kader posyandu terhadap kemampuan deteksi dini stunting. Jenis penelitian yang digunakan pada penelitian ini adalah deskriptif dengan desan penelitian adalah cross sectional dilaksanakan di desa Tulung Agung Kabupaten Pringsewudengan menggunakan kuesioner dan wawancara dengan jumlah populasi sebanyak 60 kader posyandu. Teknik sampling yang digunakan yaitu total Sampling. Data diuji secara univariat dan bivariat menggunakan chi square. Hasil penelitian menunjukan bahwa pengetahuan kader kategori baik dan kemampuan baik sebanyak 23 orang (44,2%), sikap kader kategori positif dan kemampuan baik sebanyak 17 orang (48,6%).  Dari hasil uji statistik  menyimpulkan bahwa ada hubungan yang signifikan antara pengetahuan dengan kemampuan kader p= 0,040 (>0,05) sedangkan hubungan sikap kader dengan kemampuan kader tidak ada hubungan yang signifikan dengan p= 0,156 (<0,05). Diharapkan kader posyandu dapat lebih menambah wawsan pengetahuan dan kemampuan dalam hal deteksi dini stunting agar terciptanya kesehatan balita yang optimal
Faktor yang Berhubungan dengan Diabetes Miletus Tipe 2 pada WBP di LPP Way Hui Pramata, Gilang Raka; Aryawati, Wayan
Jurnal Dunia Kesmas Vol 13, No 4 (2024): Volume 13 Nomor 4
Publisher : Persatuan Dosen Kesehatan Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jdk.v13i4.15808

Abstract

Kejadian diabetes terus mengalami peningkatan setiap tahun. Dengan asumsi tingkat prevalensi diabetes melitus di perkotaan sekitar 14,7% dan di pedesaan sekitar 7,2%, diperkirakan akan ada sekitar 28 juta pasien diabetes di wilayah perkotaan dan 13,9 juta di wilayah pedesaa. Tujuan penelitian untuk mengetahui faktor yang berhubungan dengan diabetes mellitus tipe 2 pada warga binaan permasyarakatan di Lembaga Permasyarakatan Perempuan. Jenis penelitian kuantitatif pendekatan cross sectional. Dilaksanakan pada bulan Desember 2023 di Lembaga Pemasyarakatan Perempuan Bandar Lampung. Populasi sebanyak 253 orang dengan 134 sampel, menggunkan instrument lembar kuesioner. Analisa data yang digunakan untuk analisa univariat distribusi frekuensi, analisa bivariat menggunakan uji chi square dan analisa multivariat menggunakan regressi logistic ganda. Berdasarkan hasil penelitian bahwa ada hubungan yang signifikan antara faktor genetic (p-value 0.025), riwayat merokok (p–value = 0.042) dan tidak ada hubungan antara usia (p–value = 1.00), pengetahuan (p– value = 0.946.), aktifitas fisik (p– value = 0.163), pola tidur (p– value = 0.920), obesitas (p–value = 0.500) dengan diabetes mellitus tipe 2. Diharapkan petugas melakukan penyuluhan dan promosi Kesehatan mengenai diabetes serta melakukan test Kesehatan rutin bagi WBP khusunya pemeriksaan GDS atau GDP yang bekerja sama dengan poliklinik.
Kejadian BBLR di Indonesia (Analisis Data SSGI tahun 2022) Ningtyas, Febrianti Harum; Perdana, Agung Aji; Aryastuti, Nurul; Setiawati, Setiawati
Jurnal Dunia Kesmas Vol 14, No 1 (2025): Volume 14 Nomor 1
Publisher : Persatuan Dosen Kesehatan Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jdk.v14i1.16616

Abstract

Angka kematian bayi di Indonesia adalah 22 per 1.000 kelahiran hidup, dan bayi dengan berat badan lahir rendah memiliki risiko kematian dan kesakitan yang lebih tinggi. Selain menyebabkan kematian, berat badan lahir rendah diduga dapat meningkatkan risiko terjadinya stunting.  Penelitian ini bersifat kuantitatif dengan jumlah populasi 334.848 dan jumlah sampel 1.725. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah total sampling. Analisis data menggunakan univariat. Hasil analisis menunjukkan bahwa terdapat 93,4% berat bayi baru lahir tidak dengan kondisi BBLR, sedangkan 6,6% lainnya terlahir dengan kondisi BBLR. Rata-rata jumlah anak yang dilahirkan adalah 2,08. Melahirkan selama hidup terendah adalah 1 kali sedangkan terbanyak adalah 9 kali. Rata-rata jumlah kehamilan adalah 2,14 kali. Frekuensi hamil terendah adalah 1 kali sedangkan terbanyak adalah 9 kali. Penelitian ini menyarankan agar tenaga kesehatan meningkatkan upaya promotif dan preventif dengan mengedukasi pasangan usia subur terkait jumlah ideal untuk melahirkan dan jumlah kehamilan yang aman untuk menurunkan risiko melahirkan bayi dengan kondisi BBLR.
Tantangan dalam Mengendalikan Hiperglikemia pada Kehamilan bagi Wanita di Negara Berkembang (LMICs): Qualitative Systematic Review Wulandari, Ririn
Jurnal Dunia Kesmas Vol 14, No 1 (2025): Volume 14 Nomor 1
Publisher : Persatuan Dosen Kesehatan Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jdk.v14i1.19367

Abstract

Diperkirakan satu dari enam wanita hamil mengalami berbagai tingkat hiperglikemia selama kehamilan mereka, di mana sebagian besar (83,6%) disebabkan oleh Diabetes Mellitus Gestasional (DMG). DMG dikaitkan dengan konsekuensi buruk bagi ibu dan bayi dalam jangka pendek maupun jangka panjang, termasuk risiko berkembangnya diabetes tipe 2 di kemudian hari. Namun, terdapat bukti yang terbatas mengenai pemahaman terhadap konteks dan kompleksitas tantangan wanita dengan DMG di negara berkembang (Low Middle Income Countries/LMICs). Tujuan dari tinjauan sistematis kualitatif ini adalah untuk mengidentifikasi dan mensintesis tantangan yang dialami para ibu dalam mengelola kondisi DMG pada semua studi relevan di negara LMICs. Tinjauan ini akan mengikuti pendekatan Joanna Briggs Institute (JBI) untuk tinjauan sistematis kualitatif. Basis data yang akan digunakan untuk mencari studi yang telah dipublikasikan mencakup MEDLINE, CINAHL, EMBASE, PsycINFO, dan Social Science Index. Hanya studi yang diterbitkan dalam bahasa Inggris sejak tahun 2010 - 2023 yang dimasukkan dalam tinjauan ini. Teks lengkap dari studi yang terpilih akan dinilai, dan daftar referensi akan dibaca untuk menemukan studi relevan lainnya. Data akan diekstraksi dan disintesis. Hasil review menunjukkan ibu dengan DMG menghadapi berbagai tantangan dalam pengelolaan kondisi mereka, termasuk kesulitan dalam mengikuti diet yang dianjurkan, kurangnya dukungan keluarga, pandangan budaya yang ada, serta kurangnya pengetahuan tentang aktivitas fisik yang sesuai, meskipun mereka berusaha melakukan perubahan gaya hidup dan mencari informasi terkait.
Analisis Kejadian Demam Berdarah Dengue pada Masyarakat di Wilayah Kerja Puskesmas Empat Ulu Kota Palembang Nusilawati, Nini; Asiani, Gema; Zaman, Chairil
Jurnal Dunia Kesmas Vol 14, No 1 (2025): Volume 14 Nomor 1
Publisher : Persatuan Dosen Kesehatan Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jdk.v14i1.16399

Abstract

Penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD) saat ini masih menjadi masalah kesehatan masyarakat di Indonesia, termasuk di Provinsi Sumatera Selatan. Berdasarkan data yang didapat, di dalam Demam Berdarah Dengue meningkat secaira signifikan, sekitar 390 juta infeksi DBD setiap tahun dan 96 juta dengan tingkat keparahan penyakit yang bervariasi di dunia yang dapat menimbulkan Kejadian Luar Biasa (KLB) yang mengakibatkan kerugian sosial ekonomi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi kejadian DBD pada masyarakat. Desain penelitian ini adalah desain Cross Sectional . Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh pasien yang melakukan pemeriksaan ke Puskesmas Empat Ulu Kota Palembang. Perhitungan jumlah sampel menggunakan rumus Slovin dengan teknik pengambilan sampel Purposive Sampling . Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuesioner. Analisis data dalam penelitian menggunakan analisis univariat, bivariat dan multivariat. Hasil dari penelitian ini diperoleh ada hubungan umur (p value = 0,029), pengetahuan (p value = 0,000), kebiasaan menggantung pakaian (p value = 0,044), menguras tempat penampungan udara (p value = 0,001) dan keberadaan kawat kasa (p value = 0,005) dengan kejadian DBD. Variabel yang paling dominan adalah variabel keberadaan kawat kasa (OR=66,099 (2001,896- 2,182)). Individu diharapkan lebih memperhatikan kondisi lingkungan rumah, serta kesadaran untuk lebih rajin membersihkan dan mengubur barang-barang yang sudah tidak digunakan.  
Hubungan Pengetahaun Dan Sikap Dengan Perilaku Pencegahan Penularan Tuberkulosis Paru Di Kelurahan Pesawahan Bandar Lampung yani, cindri; Sari, Fitri Eka; Perdana, Agung Aji; Nuryani, Dina Dwi
Jurnal Dunia Kesmas Vol 14, No 1 (2025): Volume 14 Nomor 1
Publisher : Persatuan Dosen Kesehatan Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jdk.v14i1.17064

Abstract

Tuberkulosis adalah suatu penyakit kronik menular yang disebabkan oleh bakteri Mycobacterium tuberkulosis. Menurut Global Tuberculosis Report tahun 2022, Indonesia peringkat ke-2 penderita TBC tertinggi di dunia mencapai 677.464 kasus setelah India dengan proporsi kasus baru sebesar 13%. Jumlah kasus TBC di Provinsi Lampung tahun 2022 sebanyak 19.835 kasus. Jumlah kasus Tuberkulosis di Wilayah Kerja Puskesmas Pasar Ambon pada bulan Januari-Juni 2024 sebanyak 51 kasus. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan pengetahuan, dan sikap dengan perilaku pencegahan penularan TB Paru di Kelurahan Pesawahan Bandar Lampung. Penelitian ini menggunakan desain penelitian kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Populasi dari penelitian ini adalah 6 RT yang berada di Kelurahan Pesawahan Bandar Lampung, yakni 214 Responden dengan sampel sebanyak 140 Responden. Teknik pengambilan sampel secara purposive sampling. Teknik pengumpulan data melalui kuesioner berbentuk google form. Analisis data menggunakan univariat (distribusi frekuensi) dan bivariat ( chi square ). Hasil penelitian diketahui bahwa ada hubungan pengetahuan (p-value = 0,007), dan sikap (p-value = 0,000) dengan perilaku pencegahan penularan TB Paru. Diperkirakan petugas kesehatan melakukan deteksi dini dan skrinning untuk kelompok yang berisiko TB untuk mengurangi penularan dan memperbaiki hasil pengobatan. Kata Kunci: Perilaku pencegahan penularan Tuberkulosis Paru, pengetahuan, dan sikap
Kejadian Kasus ODHIV (Orang dengan HIV) di Wilayah Puskesmas Kecamatan Taman Sari Tahun 2021-2023 Theresia, Tiarma Talenta
Jurnal Dunia Kesmas Vol 14, No 1 (2025): Volume 14 Nomor 1
Publisher : Persatuan Dosen Kesehatan Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jdk.v14i1.17795

Abstract

Latar Belakang: HIV adalah virus yang melemahkan sistem kekebalan tubuh, dan jika tidak diobati, dapat berkembang menjadi AIDS yang meningkatkan risiko infeksi oportunistik. Pemantauan Viral Load (VL) penting untuk menilai efektivitas terapi antiretroviral (ART) yang dijalankan oleh Orang Dengan HIV (ODHIV), namun di Indonesia angka kunjungan ke fasilitas kesehatan untuk pemantauan VL masih rendah. Target eliminasi HIV adalah agar 95% orang yang menjalani ART mencapai viral suppression, yaitu virus tidak terdeteksi. Puskesmas berperan penting dalam menurunkan prevalensi kasus HIV di wilayahnya dengan meningkatkan kesadaran dan akses kunjungan ODHIV terhadap pemeriksaan VL. Tujuan: Mengidentifikasi dan mengevaluasi strategi penanganan ODHIV Puskesmas Taman Sari. Metode Penelitian: Penelitian ini menggunakan metode observasional deskriptif dengan sampel dari data sekunder Puskesmas Taman Sari pada tahun 2021-2023. Data dikumpulkan menggunakan purposive sampling. Hasil : Dari 2021 hingga 2023, kasus ODHIV meningkat, terutama pada 2022. Pada 2023, hanya 86,12% ODHIV  yang mempertahankan viral load (VL) tersupresi, di bawah target 95%. Dari 317 ODHIV yang memenuhi syarat tes  VL, hanya 273 yang melakukan tes. Hal ini terutama disebabkan karena rendahnya kunjungan ODHIV di Puskesmas Taman Sari. Kesimpulan: Rendahnya angka kunjungan ODHIV di Puskesmas Taman Sari disebabkan oleh kurangnya pengetahuan, metode monitoring yang tidak efektif, dan kurangnya dukungan keluarga. Masalah ini mempengaruhi prevalensi kasus HIV yang ada di puskesmas. Untuk mengatasi rendahnya kunjungan, Puskesma Taman Sari akan melakukan pertemuan kelompok dukungan sebaya, memperingati hari HIV/AIDS sedunia, dan membentuk forum komunikasi dengan pendamping serta LSM, guna meningkatkan kunjungan ODHIV dan efektivitas pemantauan VL.

Filter by Year

2016 2026


Filter By Issues
All Issue Vol 15, No 1 (2026): Volume 15 Nomor 1 Vol 14, No 4 (2025): Volume 14 Nomor 4 Vol 14, No 3 (2025): Volume 14 Nomor 3 Vol 14, No 2 (2025): Volume 14 Nomor 2 Vol 14, No 1 (2025): Volume 14 Nomor 1 Vol 13, No 4 (2024): Volume 13 Nomor 4 Vol 13, No 3 (2024): Volume 13 Nomor 3 Vol 13, No 2 (2024): Volume 13 Nomor 2 Vol 13, No 1 (2024): Volume 13 Nomor 1 Vol 12, No 4 (2023): Volume 12 Nomor 4 Vol 12, No 3 (2023): Volume 12 Nomor 3 Vol 12, No 2 (2023): Volume 12 Nomor 2 Vol 12, No 1 (2023): Volume 12 Nomor 1 Vol 11, No 4 (2022): Volume 11 Nomor 4 Vol 11, No 3 (2022): Volume 11 Nomor 3 Vol 11, No 2 (2022): Volume 11 Nomor 2 Vol 11, No 1 (2022): Volume 11 Nomor 1 Vol 10, No 3 (2021): Volume 10 Nomor 3 Vol 10, No 2 (2021): Volume 10 Nomor 2 Vol 10, No 1 (2021): Volume 10 Nomor 1 Vol 9, No 1 (2020): Volume 9 Nomor 1 Vol 9, No 4 (2020): Volume 9 Nomor 4 Vol 9, No 3 (2020): Volume 9 Nomor 3 Vol 9, No 2 (2020): Volume 9 Nomor 2 Vol 8, No 4 (2019): Volume 8 Nomor 4 Vol 8, No 3 (2019): Volume 8 Nomor 3 Vol 8, No 1 (2019): Volume 8 Nomor 1 Vol 8, No 2 (2019): Volume 8 Nomor 2 Vol 7, No 4 (2018): Volume 7 Nomor 4 Vol 7, No 3 (2018): Volume 7 Nomor 3 Vol 6, No 4 (2017): Volume 6 Nomor 4 Vol 6, No 3 (2017): Volume 6 Nomor 3 Vol 6, No 2 (2017): Volume 6 Nomor 2 Vol 6, No 1 (2017): Volume 6 Nomor 1 Vol 5, No 3 (2016): Volume 5 Nomor 3 Vol 5, No 2 (2016): Volume 5 Nomor 2 Vol 5, No 1 (2016): Volume 5 Nomor 1 Vol 4, No 4 (2015): Volume 4 Nomor 4 Vol 4, No 3 (2015): Volume 4 Nomor 3 Vol 4, No 2 (2015): Volume 4 Nomor 2 Vol 4, No 1 (2015): Volume 4 Nomor 1 Vol 3, No 4 (2014): Volume 3 Nomor 4 Vol 3, No 3 (2014): Volume 3 Nomor 3 Vol 3, No 2 (2014): Volume 3 Nomor 2 Vol 3, No 1 (2014): Volume 3 Nomor 1 Vol 2, No 4 (2013): Volume 2 Nomor 4 Vol 2, No 3 (2013): Volume 2 Nomor 3 Vol 2, No 2 (2013): Volume 2 Nomor 2 Vol 2, No 1 (2013): Volume 2 Nomor 1 Vol 1, No 4 (2012): Volume 1 Nomor 4 Vol 1, No 3 (2012): Volume 1 Nomor 3 Vol 1, No 2 (2012): Volume 1 Nomor 2 Vol 1, No 1 (2012): Volume 1 Nomor 1 More Issue