cover
Contact Name
Fitri eka sari
Contact Email
fitriekasari19@gmail.com
Phone
+6281379663738
Journal Mail Official
fitriekasari19@gmail.com
Editorial Address
http://www.ejurnalmalahayati.ac.id/index.php/duniakesmas/about/contact
Location
Kota bandar lampung,
Lampung
INDONESIA
Jurnal Dunia Kesmas
ISSN : 23016604     EISSN : 25493485     DOI : DOI: https://doi.org/10.33024/jdk.v10i1
Core Subject : Health, Social,
Jurnal Dunia Kesmas was published by the Faculty of Public Health, Malahayati University with a professional organization of Persatuan Dosen Kesehatan Masyarakat (PDKM). This journal contains articles from research, critical analytical studies in the field of public health (Epidemiology, Biostatistics, Environmental Health, Health Promotion, Reproductive Health, Public Health Nutrition, Administration and Health Policy, Occupational Safety Health).
Articles 519 Documents
Analisis Faktor Penghambat Calon Pengantin dalam Pencatatan Elsimil di Kabupaten Pesawaran tahun 2024 Anggraeni, Gustira; Karyus, Aila; Irianto, Sugeng Eko; Budiati, Endang
Jurnal Dunia Kesmas Vol 14, No 1 (2025): Volume 14 Nomor 1
Publisher : Persatuan Dosen Kesehatan Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jdk.v14i1.16307

Abstract

Rendahnya pencatatan ELSIMIL pada calon pengantin di Indonesia berdampak pada beberapa masalah, diantaranya terhambatnya upaya pencegahan stunting, meningkatkan potensi angka stunting, memicu masalah kesehatan lainnya seperti anemia pada ibu, kekurangan gizi dan persalinan premature, melemahnya program pemerintah dalam pencegahan stunting. Di Kabupaten Pesawaran dari 612 calon pengantin yang ada, hanya 22% calon pengantin yang tercatat dalam aplikasi ELSIMIL. Tujuan penelitian, menganalisis faktor penghambat pencatatan ELSIMIL, dengan variabel independen pengetahuan, dukungan keluarga, dukungan petugas kesehatan, peran tokoh masyarakat, akses informasi dan motivasi calon pengantin. Jenis penelitian kuantitatif desain cross sectonal. Subjek penelitian seluruh calon pengantin di kecamatan Gedong Tataan (Perkotaan), Way Ratai (Pegunungan) dan Teluk Pandan (Pesisir) Kabupaten Pesawaran dengan jumlah 142 orang. Sampel penelitian sejumlah 105 responden. Teknik sampling proportional random sampling. Pengumpulan data dengan observasi dan wawancara. Hasil menunjukkan ada hubungan pengetahuan (p-value 0,020), dukungan keluarga (p-value 0,037), dukungan petugas kesehatan (p-value 0,000), peran tokoh masyarakat (p-value 0,033), akses informasi (p-value 0,010) dan motivasi calon pengantin (p-value 0,016) dengan pencatatan ELSIMIL. Variabel dukungan petugas kesehatan paling dominan dengan (p-value 0,000) dan OR 5.704. Diharapkan Membentuk tim pendukung yang terdiri dari petugas kesehatan, KUA, dan tokoh masyarakat untuk membantu dalam proses pencatatan ELSIMIL di terutama daerah terpencil.
Faktor Risiko yang Berhubungan dengan Kejadian Stunting pada Balita di Pekon Tugurejo Kabupaten Tanggamus Pangaribuan, Betseba Natalia; Hermawan, Dessy; Sari, Fitri Eka; Amirus, Khoidar; Anita, Anita
Jurnal Dunia Kesmas Vol 14, No 1 (2025): Volume 14 Nomor 1
Publisher : Persatuan Dosen Kesehatan Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jdk.v14i1.17032

Abstract

Stunting atau balita pendek merupakan permasalahan gizi pada balita yang masih banyak ditemukan di berbagai negara saat ini. Indonesia termasuk negara urutan kedua dengan kasus stunting tertinggi di Kawasan Asia Tenggara setelah Timor Leste. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian stunting  pada balita di Pekon Tugurejo Kecamatan Semaka Kabupaten Tanggamus. Penelitian ini menggunakan metode Crossectional. Subjek penelitian terdiri dari 83 responden dengan menggunakan lembar observasi. Hasil penelitian ini diperoleh variabel yang terdapat hubungan signifikan adalah variabel berat badan lahir dengan kejadian stunting dengan p value  0,000, usia saat melahirkan p value  0,014, paritas p value 0,001 dan riwayat imuniasasi dasar  p value 0,005. Pada analisis multivariate di dapatkan nilai Exp (B) tertinggi yaitu pada BBLR dengan nilai 3.825 dengan  (95% CL 1.207-12.117) yang berarti BBLR memiliki risiko 3.8 kali mengalami kejadian stunting. Berat badan lahir rendah, usia saat melahirkan, paritas dan riwayat imunisasi dasar  merupakan variabel yang memiliki hubungan dengan kejadian stunting pada balita di Pekon Tugurejo Kecamatan Semaka Kabupaten Tanggamus
Hubungan Pengetahuan dan Sikap dengan Perilaku Seks Pranikah pada Remaja SMP N 1 Pesawaran Tahun 2024 Riyanti, Riyanti; Annisa, Nur; Yanti, Dhiny Easter
Jurnal Dunia Kesmas Vol 14, No 1 (2025): Volume 14 Nomor 1
Publisher : Persatuan Dosen Kesehatan Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jdk.v14i1.16517

Abstract

Perilaku seksual pranikah pada remaja merupakan permasalahan penting dalam kesehatan remaja karena dapat memberikan dampak negatif terhadap kesejahteraannya. Kasus pernikahan anak tertinggi di Indonesia yaitu Provinsi NTB  dengan angka 16,23%, kasus pernikahan anak di Lampung yaitu Kabupaten Way Kanan 21,08%, kasus pernikahan anak  di Kabupaten Pesawaran 12,02 tertinggi ke 7 seluruh Kabupaten/Kota Provinsi Lampung. Tujuan penilitian ini untuk mengetahui hubungan pengetahuan, sikap dan perilaku seksual pranikah pada remaja di SMP N 1 Pesawaran tahun 2024. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan desain studi cross-sectional. Data dikumpulkan melalui kuesioner yang diisi oleh 263 responden kelas 7 dan 8 SMP N 1 Pesawaran. Teknik pengambilan sampel simple random sampling. Teknik pengumpulan data menggunakan keusioner dengan data google form. Analisis data menggunakan univariat (distribusi frekuensi) dan bivariat (chi square). Hasil penelitian diketahui bahwa ada hubungan pengetahuan (p-value =0,037  ), sikap (p-value = 0,018 ) dengan perilaku seks pranikah pada remaja. Penilitian ini diharapkan menjadi dasar untuk mengembangkan program pendidikan seks yang lebih efektif dan tepat bagi remaja di SMP N 1 Pesawaran.
Analisis Pemanfaatan Tenaga Kesehatan Masyarakat dalam Mengisi Jabatan di RS Pertamina Bintang Amin Bandar Lampung Amanda, Fadhila Dwi; Samino, Samino; Muhani, Nova; Dwiyana, M Rizal
Jurnal Dunia Kesmas Vol 12, No 4 (2023): Volume 12 Nomor 4
Publisher : Persatuan Dosen Kesehatan Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jdk.v12i4.17835

Abstract

Berdasarkan UU no 36/2014, tenaga kesmas yang dapat mengisi jabatan RS berupa entomolog kesehatan, epidemiolog kesehatan, administrator kesehatan, sanitarian dan kesehatan kerja. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Peneliti menggunakan teknik wawancara mendalam serta telaah dokumen. Informan berjumlah 2 orang yang dipilih berdasarkan pengetahuan dan pemahaman serta kewenangannya terkait Sumber Daya Manusia (SDM) di RSPBA. Analisis data menggunakan analisis konten. Berdasarkan hasil analisis data, pada struktur organisasi di RSPBA tidak ditemukan kotak jabatan untuk tenaga kesmas dikarenakan tidak ada regulasi yang mewajibkan RS privat tipe C untuk menyediakan tenaga tersebut dalam kebutuhan SDM-nya. Tugas pokok dan fungsi masing-masing individu dalam jabatan dituangkan secara tertulis di dalam struktur organisasi RSPBA dan ditemukan tugas pokok dan fungsi tenaga kesehatan masyarakat dalam jabatan non kesehatan masyarakat. Penempatan individu di dalam struktur organisasi didasarkan pada job specification dan kewenangan dalam penempatan pejabat berdasarkan surat perjanjian antara representatif pemilik dan Pertamina. Pemanfaatan tenaga kesmas dalam struktur organisasi RSPBA diisi oleh 3 orang di level manajemen dan 4 orang di level pelaksana. Peneliti menyarankan supaya tugas yang merupakan kompetensi tenaga kesmas dapat diisi oleh tenaga yang sesuai agar menunjang SDM RSPBA
Hubungan Pengetahuan Dan Dukungan Keluarga Dengan Kepatuhan Minum Obat Pada Lansia Hipertensi Di Puskesmas Hajimena Oktavia, Mutiara; Yanti, Dhiny Easter; Aryastuti, Nurul; Perdana, Agung Aji
Jurnal Dunia Kesmas Vol 14, No 1 (2025): Volume 14 Nomor 1
Publisher : Persatuan Dosen Kesehatan Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jdk.v14i1.16818

Abstract

Kepatuhan penggunaan obat antihipertensi pada pasien hipertensi adalah sejauh mana perilaku seseorang dalam menggunakan obatnya sesuai dengan anjuran yang disepakati dari penyedia layanan kesehatan. Prevalensi hipertensi berdasarkan minum obat anti hipertensi di Provinsi Lampung tahun 2018 sebanyak 11.163 kasus lalu di lampung selatan terdapat 1.382 kasus. Tujuan penelitian adalah diketahui hubungan pengetahuan dan dukungan keluarga dengan kepatuhan minum obat pada lansia penderita Hipertensi di wilayah kerja Puskesmas Hajimena tahun 2024. Penelitian ini menggunakan desain penelitian kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Populasi dari penelitian ini seluruh lansia penderita hipertensi yang memeriksakan kesehatannya di Puskesmas Hajimena, yakni sebanyak 91 orang. Teknik pengambilan sampel purposive sampling. Teknik pengumpulan data melalui lembar kuesioner. Analisis data menggunakan univariat dan bivariat. Hasil penelitian diketahui ada hubungan pengetahuan (p-value = 0,009) dan dukungan keluarga (p-value = 0,006) dengan kepatuhan minum obat. Diharapkan bagi lansia hipertensi dapat mengonsumsi obat antihipertensi dengan teratur sesuai anjuran dari dokter atau tenaga kesehatan agar terapi pada pengobatan mendapatkan hasil yang maksimal
Analisis Survival Lama Keberhasilan Pengobatan Pasien Tuberkulosis di Puskesmas Hajimena Lampung Selatan 2021-2023 Antika, Bernadeta Ramah; Perdana, Agung Aji; Muhani, Nova
Jurnal Dunia Kesmas Vol 14, No 1 (2025): Volume 14 Nomor 1
Publisher : Persatuan Dosen Kesehatan Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jdk.v14i1.16817

Abstract

Indonesia menempati peringkat kedua sebagai negara dengan jumlah penderita Tuberkulosis dan di Provinsi Lampung Jumlah kasus Tuberkulosis mencapai 19.835 kasus. Peningkatan angka kejadian Tuberkulosis juga dapat disebabkan karena masih adanya ketidakberhasilan dalam pengobatan Tuberkulosis. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan usia, jenis kelamin, dan keteraturan berobat terhadap lama keberhasilan pengobatan pasien Tuberkulosis di Puskesmas Hajimena tahun 2021-2023. Jenis Penelitian yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif dengan desain penelitian Kohort Retrospektif. Data diuji dengan analisis univariat dan bivariat menggunakan uji Analisis Survival melalui metode Kaplan Meier dan uji Log Rank. Sampel yang digunakan yaitu sebanyak 114 sampel. Teknik sampling menggunakan total sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa jenis kelamin perempuan (53,5%) dan laki-laki (46,5%), usia, teratur berobat (97,4%) dan tidak teratur berobat (2,6%), berhasil pengobatan (94,7%) dan tidak berhasil (5,3%). Tidak ada perbedaan yang signifikan antara usia p value =0,782 > 0,005 dan jenis kelamin p value = 0,681 >0,005 dan pada variabel keteraturan berobat, tidak terdapat p value karena adanya keterbatasan sampel. Diharapkan petugas kesehatan dapat melakukan pengawasan melalui pelatihan dan pendampingan Pengawas Minum Obat (PMO) agar dapat membantu pasien terutama pada pasien laki-laki dan pasien dengan usia tidak produktif untuk selalu teratur minum obat hingga selesai menjalani pengobatan. Kata Kunci : Tuberkulosis, Keteraturan Berobat, Jenis Kelamin, usia
Determinan Perilaku Pencegahan Penyalahgunaan Narkoba pada Mahasiswa Universitas Malahayati Tasyarani, Nazla; Angelina, Christin Angelina; Aryawati, Wayan Aryawati; Setiawati, Octa Reni Setiawati Reni
Jurnal Dunia Kesmas Vol 14, No 1 (2025): Volume 14 Nomor 1
Publisher : Persatuan Dosen Kesehatan Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jdk.v14i1.16591

Abstract

Penyalahgunaan narkoba di kalangan generasi muda kian meningkat di Indonesia, penyimpangan perilaku anak muda tersebut dapat membahayakan generasi kedepan bangsa ini. Badan Narkotika Nasional Provinsi Lampung mengungkap kasus penyalahgunaan narkoba sebanyak 1.998 selama 2020. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan antara pengetahuan, sikap, lingkungan tempat tinggal dan teman sebaya padaMahasiswa terhadap perilaku pencegahan penyalahgunaan narkoba di Universitas Malahayati. Penelitian ini menggunakan desain penelitian kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Populasi dari penelitian ini adalah seluruh mahasiswa Universitas Malahayati, yakni sebanyak 6.080 dengan sampel 375 mahasiswa. Teknik pengambilan sampel purposive sampel. Teknik pengumpulan data melalui kuesioner berbentuk google form. Analisis data menggunakan univariat (distribusi frekuensi) dan bivariat (chi square). Hasil penelitian diketahui ada hubungan pengetahuan (p-value = 0,015), sikap (p-value = 0,001), teman sebaya (p-value = 0,001), lingkungan tempat tinggal (p-value = 0,001) dengan perilaku pencegahan penyalahgunaan narkoba. Diharapkan pada mahasiswa untuk melakukan upaya pencegahan penyalahgunaan narkoba dengan mengikuti program pencegahan dan kegiatan positif yang ada di kampus.
Factors Associated with Risky Sexual Behaviour among Junior High School Adolescents in Lampung Province in 2024 Shintani, Clara; Muhani, Nova; Aryawati, Wayan; Febriani, Christin Angelina
Jurnal Dunia Kesmas Vol 14, No 1 (2025): Volume 14 Nomor 1
Publisher : Persatuan Dosen Kesehatan Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jdk.v14i1.17233

Abstract

According to the World Health Organization, adolescents aged 10-19 years make up more than 16% of the global population and have a significant impact on achieving the Sustainable Development Goals by 2030. The purpose of this study was to determine the factors associated with sexual behaviour of junior high school adolescents in Lampung Province. This study used a cross sectional design. With the sampling process, namely Purposive Random Sampling, the sample size was 132 respondents using research instrument data, namely questionnaires distributed in several forms. The results of this study are of the five variables taken (place of residence, ims & hiv knowledge, use of information and communication technology, the role of parents, the role of peers) found that the factors associated with sexual behaviour are the use of information and communication technology p-value 0.014. Multivariate modelling showed that the use of information and communication technology was the dominant factor with p-value 0.027 and OR 3.133 (95%CI 1.136-8.637) so that it was found that the use of technology and communication was the most influential factor on sexual behaviour in junior high school adolescents. Conclusion The use of information and communication technology increases the risk 3.1 times to perform sexual behaviour or not to perform premarital sexual behaviour with the suggestion that it is necessary to provide education that is more concerned and supervises adolescents in using information and communication technology.
Efektivitas Antijamur Ekstrak Etanol Daun dan Akar Beluntas terhadap Pertumbuhan Candida Albicans dengan Metode Spektrofometri Dewayanti, Wahyu; Soleha, Tri Umiana; Himayani, Rani; Kurniawan, Betta
Jurnal Dunia Kesmas Vol 14, No 2 (2025): Volume 14 Nomor 2
Publisher : Persatuan Dosen Kesehatan Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jdk.v14i2.20137

Abstract

Kandidiasis merupakan suatu infeksi yang disebabkan oleh jamur family Candida, biasanya oleh spesies Candida albicans. Tanaman beluntas (family Asteraceae) merupakan salah satu tumbuhan yang mampu mengendalikan penyakit jamur. Tanaman tersebut mengandung senyawa flavonoid, tanin, minyak atsiri, dan alkaloid yang dikenal mampu berfungsi sebagai antiinflamasi, antiulkus, antioksidan dan anti mikroba. Lebih lanjut, akar tanaman beluntas juga memiliki kandungan flavonoid, fenol, proanthocyanidins, dan tannin yang terbukti memiliki efek farmakologis, inhibitor mikroorganisme dan mengurangi risiko infeksi jamur. Penelitian ini bertujuan mengetahui perbedaan daya antijamur ekstrak etanol daun dan akar tanaman beluntas terhadap pertumbuhan candida albicans. Penelitian berbentuk eksperimental murni (true experimental) dengan rancangan berupa post test only control group design. Metode spektrofotometri digunakan untuk mengetahui efek antijamur ekstrak etanol sehingga dapat ditentukan diameter zona hambat, Kadar Hambat Minimum (KHM) dan Kadar Bunuh Minimum (KBM). Hasil penelitian menunjukan adanya efektivitas antijamur ekstrak etanol daun Beluntas konsentrasi 100%, 75%, 50%, 25% dan ekstrak etanol akar tanaman Beluntas (Plucea Indica Less) konsentrasi 100% terhadap pertumbuhan Candida albicans. Ekstrak etanol daun Beluntas memiliki efektivitas lebih baik daripada ekstrak etanol akar tanaman Beluntas dalam menghambat pertumbuhan Candida Albicans.
Penatalaksanaan Holistik Anak Dengan Tinea Corporis Dan Obesitas Melalui Pendekatan Kedokteran Keluarga Fadilah, Siti Noor; Sibuea, Sahab; Kania, Susi
Jurnal Dunia Kesmas Vol 14, No 2 (2025): Volume 14 Nomor 2
Publisher : Persatuan Dosen Kesehatan Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jdk.v14i2.19989

Abstract

Indonesia merupakan negara beriklim tropis sangat berpotensi untuk terjadinya penyakit infeksi kulit yang dapat disebabkan oleh jamur diantaranya dermatofitosis. Prevalensi penyakit dermatofitosis di dunia adalah sebesar 20-25%, sedangkan di Asia mencapai 35,6%, di Indonesia yang menunjukkan angka persentase 27,6% yang tertinggi. Mengidentifikasi faktor risiko internal, eksternal, dan masalah klinis pasien dengan pendekatan dokter keluarga serta penatalaksanaan berbasis Evident Based Medicine. Studi ini adalah laporan kasus. Data primer diperoleh melalui anamnesis, pemeriksaan fisik, dan kunjungan ke rumah. Penilaian berdasarkan diagnosis holistik secara in-depth interview, observasi dan lembar isian pasien. Pasien An. M, laki-laki, berusia 9 tahun, keluhan utama muncul bercak merah disertai gatal pada punggung, perut, kedua lengan, dan kedua kaki sejak 4 hari lalu. Pasien memiliki riwayat mandi di sungai yang kotor dan kebersihan diri yang kurang. Pola makan pasien tidak terkontrol dari segi jumlah, frekuensi, dan jenisnya. Pasien makan 5 kali sehari untuk makanan berat dan beberapa makanan ringan diantaranya. Pasien didiagnosis tinea corporis dan obesitas. Intervensi yang sudah dilakukan menambah pengetahuan dan mengubah beberapa perilaku pasien dan keluarganya yang dibuktikan dengan perbaikan gejala klinis pasien.

Filter by Year

2016 2026


Filter By Issues
All Issue Vol 15, No 1 (2026): Volume 15 Nomor 1 Vol 14, No 4 (2025): Volume 14 Nomor 4 Vol 14, No 3 (2025): Volume 14 Nomor 3 Vol 14, No 2 (2025): Volume 14 Nomor 2 Vol 14, No 1 (2025): Volume 14 Nomor 1 Vol 13, No 4 (2024): Volume 13 Nomor 4 Vol 13, No 3 (2024): Volume 13 Nomor 3 Vol 13, No 2 (2024): Volume 13 Nomor 2 Vol 13, No 1 (2024): Volume 13 Nomor 1 Vol 12, No 4 (2023): Volume 12 Nomor 4 Vol 12, No 3 (2023): Volume 12 Nomor 3 Vol 12, No 2 (2023): Volume 12 Nomor 2 Vol 12, No 1 (2023): Volume 12 Nomor 1 Vol 11, No 4 (2022): Volume 11 Nomor 4 Vol 11, No 3 (2022): Volume 11 Nomor 3 Vol 11, No 2 (2022): Volume 11 Nomor 2 Vol 11, No 1 (2022): Volume 11 Nomor 1 Vol 10, No 3 (2021): Volume 10 Nomor 3 Vol 10, No 2 (2021): Volume 10 Nomor 2 Vol 10, No 1 (2021): Volume 10 Nomor 1 Vol 9, No 1 (2020): Volume 9 Nomor 1 Vol 9, No 4 (2020): Volume 9 Nomor 4 Vol 9, No 3 (2020): Volume 9 Nomor 3 Vol 9, No 2 (2020): Volume 9 Nomor 2 Vol 8, No 4 (2019): Volume 8 Nomor 4 Vol 8, No 3 (2019): Volume 8 Nomor 3 Vol 8, No 1 (2019): Volume 8 Nomor 1 Vol 8, No 2 (2019): Volume 8 Nomor 2 Vol 7, No 4 (2018): Volume 7 Nomor 4 Vol 7, No 3 (2018): Volume 7 Nomor 3 Vol 6, No 4 (2017): Volume 6 Nomor 4 Vol 6, No 3 (2017): Volume 6 Nomor 3 Vol 6, No 2 (2017): Volume 6 Nomor 2 Vol 6, No 1 (2017): Volume 6 Nomor 1 Vol 5, No 3 (2016): Volume 5 Nomor 3 Vol 5, No 2 (2016): Volume 5 Nomor 2 Vol 5, No 1 (2016): Volume 5 Nomor 1 Vol 4, No 4 (2015): Volume 4 Nomor 4 Vol 4, No 3 (2015): Volume 4 Nomor 3 Vol 4, No 2 (2015): Volume 4 Nomor 2 Vol 4, No 1 (2015): Volume 4 Nomor 1 Vol 3, No 4 (2014): Volume 3 Nomor 4 Vol 3, No 3 (2014): Volume 3 Nomor 3 Vol 3, No 2 (2014): Volume 3 Nomor 2 Vol 3, No 1 (2014): Volume 3 Nomor 1 Vol 2, No 4 (2013): Volume 2 Nomor 4 Vol 2, No 3 (2013): Volume 2 Nomor 3 Vol 2, No 2 (2013): Volume 2 Nomor 2 Vol 2, No 1 (2013): Volume 2 Nomor 1 Vol 1, No 4 (2012): Volume 1 Nomor 4 Vol 1, No 3 (2012): Volume 1 Nomor 3 Vol 1, No 2 (2012): Volume 1 Nomor 2 Vol 1, No 1 (2012): Volume 1 Nomor 1 More Issue