cover
Contact Name
Neneng Siti Latifah
Contact Email
nenengmalahayati@gmail.com
Phone
+6281315863446
Journal Mail Official
neneng@malahayati.ac.id
Editorial Address
Jalan Pramuka NO 27 Bandar Lampung
Location
Kota bandar lampung,
Lampung
INDONESIA
JKM (Jurnal Kebidanan Malahayati)
Published by Universitas Malahayati
ISSN : 24768944     EISSN : 2579726X     DOI : 10.33024
Core Subject : Health,
Jurnal Kebidanan Malahayati menyediakan platform untuk mempublikasikan bidang kebidanan dan jurnal juga berusaha untuk memajukan kualitas penelitian dengan memperkenalkan atau menguraikan metode baru di bidang kesehatan kebidanan untuk publikasi termasuk kebidanan dan ilmu kesehatan inti. Jurnal ini berisi naskah tentang Ilmu Kesehatan yang meliputi: asuhan Kebidanan, Gizi, Psikologi, kebidanan komunitas, kesehatan Reproduksi, Kesehatan Lansia, Kesehatan Masyarakat
Articles 971 Documents
PELATIHAN POSYANDU YANG TELAH DIMODIFIKASI TERHADAP PENINGKATAN PENGETAHUAN,PERAN SERTA MASYARAKAT DAN CAKUPAN JUMLAH KUNJUNGAN KIA Didah Didah; Tita Husnitawati Madjid; Dedi Rachmadi; Farid Husin; Elsa Pudji Setiawati; Hadyana Sukandar
JKM (Jurnal Kebidanan Malahayati) Vol 5, No 1 (2019): Volume 5 Nomor 1 januari 2019
Publisher : Program Studi Kebidanan Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkm.v5i1.927

Abstract

ABSTRAK Posyandu mengalami stagnasi (tidak aktif) karena berbagai factor yakni, kader dan  aparat desa kurang aktif dan kurang semangat dalam kegiatan posyandu serta kurangnya pemberdayaan masyarakat, dengan adanya pelatihan posyandu untuk kader adalah meningkatkan pengetahuan dan peran serta masyarakat sehingga jumlah cakupan kunjungan KIA diharapkan akan meningkat.Penelitian ini menggunakan rancangan quasi experimental one group pre post test design yang dilakukan pada 24 posyandu pratama yang berada di wilayah kerja Puskesmas Jatinangor. Tehnik pengambilan sampel yaitu total sampling. Pengetahuan responden posyandu pratama diukur dengan kuesioner, peran serta masyarakat (PSM) diukur dengan lembar observasi dan cakupan jumlah kunjungan KIA dengan melihat data fomat ibu, data hasil kunjungan posyandu dan data Pemantauan Wilayah Setempat (PWS) KIA. Hasil penelitian dilakukan analisis menggunakan uji beda dengan wilcoxon dan friedman.Hasil penelitian menunjukan pengetahuan sebelum dan sesudah pelatihan posyandu mengalami peningkatan sebesar 5,9% dengan nilai (p=0,000), peran serta masyarakat ”sebelum buka, saat buka dan setelah buka posyandu” tampak pada setiap bulan pengukuran berdasarkan rerata skor dan median skor sudah tergolong tinggi yaitu (>90%) dengan nilai (p=<0,05%) dan rerata skor dan median skor cakupan jumlah kunjungan KIA untuk setiap bulannya meningkat (>60%) terdapat perbedaan yang bermakna untuk Cakupan Ibu hamil (K1) ibu hamil (K4) dan ibu nifas (KF) dengan nilai (p<0,05), tetapi untuk cakupan balita tidak terdapat perbedaan yang bermakna (p>0,05)Simpulan penelitian ini, terdapat peningkatan pengetahuan, peran serta masyarakat dan jumlah kunjungan cakupan KIA setelah pelatihan posyandu yang telah di modifikasi. Kata Kunci : Jumlah cakupan KIA, Pelatihan, Pengetahuan, Peran serta masyarakat
TEH HIJAU MENURUNKAN KADAR KOLETEROL TOTAL PADA IBU AKSEPTOR KB DEPOMEDROXYPROGESTERONE ACETATE (DMPA) Fazdria Fazdria
JKM (Jurnal Kebidanan Malahayati) Vol 6, No 4 (2020): Volume 6 Nomor 4 Oktober 2020
Publisher : Program Studi Kebidanan Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkm.v6i4.3028

Abstract

Background: The type of injectable contraception currently widely used is Depo Medroxyprogesterone Acetate (DMPA) which contains the progestin hormone, a synthetic ingredient of progesterone. The mechanism of action of DMPA as contraception is to prevent ovulation. DMPA will inhibit the secretion of GnRH and Luteinizing hormone (LH) in the preovulatory period, that ovulation will be suppressed at least in the first three months after used. That will be a hypoestrogen condition due to the use of DMPA. Estrogen is a female hormone that has many functions, one of which is as an antioxidant which helps control cholesterol levels. The role of estrogen as an antioxidant is to prevent the oxidation of LDL so that the ability of LDL to penetrate plaque is reduced. Endogenous and exogenous antioxidants are used to reduced free radicals in the body. Either the substances contained in plants and functions as an antioxidant to prevent oxidative stress is polyphenols. Among all types of tea and other plants containing polyphenols, polyphenols from green tea have high bioavailability. Dried green tea leaves contain 36% polyphenols and unfermented green tea contains 80% flavonoids.Purpose: To prove the effect of brewed of green tea on total cholesterol levels in DMPA users in Working Area of Puskesmas Langsa Barat.Methods: The study design was a quasi experimental design with a pretest posttest control group approach. Total cholesterol measurements were done before and after the treatment of green tea for 30 days. The sample consisted of 34 people and divided into two groups, the control group and the green tea brewed group, given orally 3 times a day at a rate of 1 teaspoon (± 2 grams) for one time consumption.Results: There was a difference in the average cholesterol level between the pretest and posttest in the group given green tea with a p-value of 0.015 (p-value <0.05), which means that green tea was able to significantly reduced cholesterol levels in DMPA users.Conclusion: There is a difference in the average cholesterol levels in the control and treatment groups. Consumption of green tea was able to significantly reduced cholesterol levels in the experimental group. Suggested: The results of this study can be used as a reference as an alternative treatment of hypercholeterolmia caused by used of DMPA.Suggestion This research needs to be refined to improve the accuracy of the cholesterol examination results using the POCT (Point of Care Testing) method or the spectrophotometer method considering that the cholesterol examination method used in this study is the strip-test method. Furthermore, it is necessary to control confounding factors such as body weight, diet and physical activity of the respondents Keywords: Green tea, Cholesterol, DMPA, Contraception. ABSTRAK Latar Belakang : Jenis kontrasepsi suntik yang saat ini banyak digunakan adalah Depo Medroxyprogesterone Acetate (DMPA) yang mengandung hormon progestin yaitu bahan sintestis dari progesteron. Mekanisme kerja DMPA sebagai kontrasepsi adalah dengan mencegah ovulasi. DMPA akan menghambat sekresi GnRH dan Luteinizing hormone (LH) pada masa preovulatorik sehingga ovulasi akan tertekan minimal pada tiga bulan pertama penggunaan.  Sehingga akan terjadi kondisi hipoestrogen akibat pengunaan DMPA. Estrogen merupakan hormon wanita yang memiliki banyak fungsi, salah satunya adalah sebagai antioksidan yang membantu mengendalikan kadar kolestrol. Peranan estrogen sebagai antioksidan adalah mencegah proses oksidasi LDL sehingga kemampuan LDL untuk menembus plak akan berkurang. Antioksidan endogen dan eksogen digunalan untuk menurunkan radika bebas dalam tubuh. Salah satu zat yang terdapat dalam tanaman dan berfungsi sebagai antioksidan untuk mencegah stress oksidatif adalah polifenol. Diantara semua jenis teh dan tanaman lain yang mengandung polifenol, polifenol dari teh hijau mempunyai kemampuan bioavaibilitas yang tinggi. Daun teh hijau kering mengandung 36% polifenol dan teh hijau yang tidak mengalami fermentasi mengandung 80% flavonoid.Tujuan Penelitian : Membuktikan pengaruh seduhan teh hijau terhadap kadar kolesterol total pada ibu akseptor KB DMPA di Wilayah kerja Langsa BaratMetode Penelitian : Rancangan penelitian ini adalah quasi experimental design dengan pendekatan pretest posttest control group. Pengukuran total kolesterol dilakukan sebelum dan setelah perlakuan pemberian seduhan teh hijau selama 30 hari.  Sampel berjumlah 34 orang dan dibagi kedalam dua kelompok yaitu kelompok control dan kelompok seduhan teh hijau diberikan secara oral 3 kali sehari dengan takaran 1 sendok teh (± 2 gr) untuk sekali konsumsi.Hasil Penelitian : Terbapat perbedaan rata-rata kadar kolesterol antara pretest dan posttest pada kelompok yang diberi teh hijau dengan p-value 0,015 (p-value <0,05) yang berarti teh hijau mampu menurunkan kadar kolesterol secara signifikan pada akseptor KB DMPA.Kesimpulan : Ada perbedaan rata-rata kadar kolesterol pada kelompok kontrol dan perlakuan. Konsumsi teh hijau mampu menurunkan kadar kolesterol pada kelompok eksperimen secara signifikan. Disarankan : Hasil penelitian ini dapat dijadikan referensi sebagai pengobatan alternatif hiperkoleterolmia akibat pengguna DMPA.Saran : Penelitian ini perlu disempurnakan untuk meningkatkan keakuratan hasil pemeriksaan kolesterol dengan metode POCT (Point of Care Testing) atau metode spektrofotometer mengingat metode pemeriksaan kolesterol yang digunakan dalam penelitian ini adalah dengan metode strip-test. Selanjutnya diperlukan untuk mengontrol fakkor perancu seperti berat badan, pola makan dan aktifitas fisik responden Kata Kunci : Teh hijau, Kolesterol, DMPA, Kontrasepsi. 
PENGETAHUAN KELUARGA TENTANG BINA KELUARGA LANSIA Arum Dwi Anjani
JKM (Jurnal Kebidanan Malahayati) Vol 4, No 1 (2018): Volume 4 Nomor 1
Publisher : Program Studi Kebidanan Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkm.v4i1.643

Abstract

Menurut Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) kegiatan BinaKeluarga Lansia (BKL) saat ini telah berkembang di sebagian besar kecamatan diseluruh Indonesiayang berjumlah 9.500 Kelompok BKL. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui PengetahuanKeluarga Tentang Bina Keluarga Lansia. Rancangan penelitian yang digunakan dalam penelitian iniadalah deskriptif. Penelitian dilakukan pada bulan Mei-September 2016 bertempat di Kelurahan SeiBinti Kota Batam Tahun 2016. Populasi dalam penelitian ini adalah 88 Keluarga dengan jumlahsample 39 Keluarga yang memiliki Lansia dengan pengambilan sampel memakai teknik Purposivesampling. Hasil penelitian didapatkan pengetahuan mayoritas berpengetahuan kurang berjumlah 27responden (69,23%), berpengetahuan baik 3 orang (7,70%) dan berpengetahuan cukup sebanyak 9orang (23,07%). Kesimpulan Keluarga mayoritas memiliki pengetahuan kurang sebanyak 27responden (69,23%). Saran untuk responden adalah Di harapkan pihak keluarga berpartisipasi secaraaktif dalam upaya serupa, sehingga untuk pelayanan yang diterima oleh kelompok lansia akanmeningkat.
HUBUNGAN OBESITAS DENGAN KEJADIAN HIPERTENSI PADA IBU HAMIL DI PUSKESMAS KUSUMADADI KABUPATEN LAMPUNG TENGAH TAHUN 2014 Astriana Astriana; Susilawati Susilawati; Ike Ate Yuviska
JKM (Jurnal Kebidanan Malahayati) Vol 2, No 1 (2016): Volume 2 Nomor 1
Publisher : Program Studi Kebidanan Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkm.v2i1.569

Abstract

Hipertensi merupakan salah satu masalah medis yang kerap kali muncul selama kehamilan dan dapat menimbulkan komplikasi pada 2-3 % kehamilan. Berdasarkan hasil survey pendahuluan di Puskesmas Kesuma dadi pada tahun 2013 diketahui bahwa dari 970 orang ibu yang melakukan pemeriksaan kehamilan terdapat 91 orang ibu mengalami hipertensi. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui hubungan obesitas dengan kejadian hipertensi pada ibu hamil di Puskesmas Kesuma dadi Kabupaten Lampung Tengah.Jenis penelitian menggunakan pendekatan “case control”. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh ibu hamil yang melakukan ANC di Puskesmas Kesuma dadi Kabupaten Lampung Tengah sebanyak 91. Sampel 91 orang. Pengumpulan data dengan menggunakan lembar observasi dan analisa data yang digunakan adalah Chi square.            Hasil penelitian menunjukkan bahwa distribusi frekuensi responden dengan hipertensi sebanyak 91 responden (50,0%). Distribusi frekuensi responden dengan kategori berat badan obesitas sebanyak 33 responden (18,1%). Ada hubungan antara obesitas dengan kejadian hipertensi pada ibu hamil di Puskesmas Kesuma dadi Kabupaten Lampung Tengah (p value 0,000). Saran pada petugas kesehatan agar memberi penyuluhan penyuluhan dan edukasi untuk ibuhamil tentang pola makan yang baik, sehat dan bagaimana mencegah obesitas. Kata Kunci      : Obesitas, hipertensi
Pengaruh Komponen Motivasi Belajar terhadap Hasil OSCE Pada Mahasiswa Program Diploma Kebidanan Fakultas Kedokteran Universitas Padjadjaran neneng martini; Dwi Prasestyo; Elsa Pudji Setiawati; Farid Husin; Tuti Wahmurti; Dasim Budimansyah
JKM (Jurnal Kebidanan Malahayati) Vol 5, No 2 (2019): Volume 5 Nomor 2 April 2019
Publisher : Program Studi Kebidanan Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkm.v5i2.1166

Abstract

ABSTRAK Penggunaan OSCE di Program Diploma Kebidanan Universitas Padjadjaran untuk menilai kompetensi klinik dari tahun 2011 sampai sekarang masih kurang memuaskan dengan rata-rata kelulusan 25%.  Banyak faktor yang memengaruhi hasil  belajar salah satunya adalah motivasi belajar yang terdiri dari komponen daya nilai, harapan dan afektif. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk melihat pengaruh daya nilai, harapan dan afektif sebagai komponen motivasi belajar terhadap hasil OSCE pada Program Diploma Kebidanan Unpad. Pengambilan data dilakukan secara potong lintang.Sampel  berjumlah 60 orang yang ditetapkan dengan cara purposive sampling. Analisis data menggunakan Binary Logistic Regression.Hasil penelitian ini menunjukan bahwa daya nilai tidak berpengaruh signifikan terhadap hasil OSCE dengan nilai p value 0,067 (p > 0,05), harapan berpengaruh secara signifikan terhadap hasil OSCE dengan nilai p value 0,030 (p < 0,05), afektif berpengaruh secara signifikan terhadap hasil OSCE dengan nilai p value 0,012 (p < 0,05). Daya nilai, harapan dan afektif secara bersama-samaber pengaruh signifikan terhadap hasil OSCE dengan nilai p value 0,000  (p < 0,05). Kata Kunci : Afektif,  daya nilai, harapan dan hasil OSCE 
PENGETAHUAN IBU TENTANG TANDA BAHAYA KEHAMILAN DENGAN MEDIA APLIKASI SAHABAT IBU HAMIL (ASIH) Dewi Nur Dianti
JKM (Jurnal Kebidanan Malahayati) Vol 7, No 1 (2021): Volume 7,Nomor 1,Januari 2021
Publisher : Program Studi Kebidanan Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkm.v7i1.3124

Abstract

ABSTRACTBackground: Lack of early detection in recognizing danger signs of pregnancy and risk factors in pregnancy can result in a lack of rapid anticipation between pregnancy and delivery, so there is a great risk of maternal death. . The application of Mobile Health Information Technology (mHealth) in improving health services for pregnant women is an alternative solution that can assist in providing information and health education for pregnant women to increase knowledge in recognizing pregnancy danger signs.Purpose: This study aims to determine the increase in knowledge of pregnant women after being given the Pregnant Mother's Friend Application (ASIH) in the Purbaratu Health Center, Tasikmalaya City.Methods: This type of pre-experimental research was one group pretest-posttest, the sampling technique used consecutive sampling, and the sample size was 32 pregnant women. The population in this study were trimester 1-3 pregnant women.Results: The results of the calculation of maternal knowledge were mostly with good knowledge categories as many as 24 people (75%) and sufficient knowledge as many as 8 people (25%).Conclusion: Maternal knowledge increases about the danger signs of pregnancy after being given the Aplikasi Sahabat Ibu Hamil (ASIH).Suggestion: Knowledge of the danger signs of pregnancy should be improved by using the buku KIA or other information media, one of which is the pregnant mother applicationKeywords: Knowledge, Counter  for  danger Signs of Pregnancy, Aplikasi Sahabat Ibu Hamil        ABSTRAKLatar Belakang : Kurangnya deteksi dini mengenali tanda-tanda bahaya kehamilan dan faktor-faktor risiko pada kehamilan dapat mengakibatkan kurangnya antisipasi yang cepat pada saat kehamilan sampai proses persalinan sehingga berisiko besar terjadinya kematian ibu. . Penerapan Teknologi Informasi Mobile Health (mHealth) dalam peningkatan pelayanan kesehatan pada ibu hamil merupakan salah satu solusi alternatif yang dapat dapat membantu dalam memberikan informasi dan edukasi kesehatan bagi ibu hamil untuk meningkatkan pengetahuan dalam mengenal dalam mengenal tanda bahaya kehamilan.Tujuan : Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan  pengetahuan ibu hamil  setelah di berikan Aplikasi Sahabat Ibu Hamil (ASIH) di Wilayah Kerja Puskesmas Purbaratu Kota Tasikmalaya.Metode : Jenis penelitian pre eksperimental dengan tipe one group pretest-postest, teknik sampling menggunakan consecutive  sampling, dengan perhitungan besar sampel diperoleh sebanyak 32 ibu hamil. Populasi pada penelitian ini adalah ibu hamil Trimester 1-3.Hasil : Hasil perhitungan pengetahuan ibu sebagian besar dengan kategori pengetahuan baik sebanyak 24 orang (75%) dan pengetahuan cukup sebanyak 8 orang (25%).Kesimpulan:Tingkat Pengetahuan Ibu hamil mengenai tanda bahaya kehamilan sebagain besar berpengetahuan baik  setelah diberikan media  Aplikasi Sahabat Ibu Hamil (ASIH) .Saran : Pengetahuan tanda bahaya kehamilan  harus terus ditingkatakan dengan menanfaatkan buku KIA atau media informasi lain salah satunya  aplikasi ibu hamil.Kata Kunci : Pengetahuan, Tanda Bahaya Kehamailan, Aplikasi Sahabat Ibu Hamil  
HUBUNGAN USIA DAN PARITAS IBU HAMIL DENGAN KEJADIAN PERDARAHAN ANTEPARTUM DI RSUD ABDOEL MOELOEK BANDAR LAMPUNG TAHUN 2013 Sunarsih Sunarsih; Priska Susanaria
JKM (Jurnal Kebidanan Malahayati) Vol 1, No 1 (2015): Volume 1 Nomor 1
Publisher : Program Studi Kebidanan Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkm.v1i1.537

Abstract

Perdarahan antepartum hingga saat ini masih memegang peranan penting sebagai penyebab utama kematian, sekalipun di negara maju.Menurut WHO, di perkirakan terdapat 4 juta kasus perdarahan antepartum setiap tahunnya dan paling sedikit 128.000 wanita mengalami perdarahan sampai meninggal. Pada tahun 2012/2013 terdapat 87 kasus perdarahan antepartum di RSUD Abdoel Moeloek .Tujuan dari penelitian ini adalah diketahui hubungan Usia dan paritasi buh am dengan kejadian perdarahan antepartum di RSUD Abdul Moeloek  Bandar Lampung.Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan pendekatan “cross sectional”. Populasi penelitian adalah ibu hamil yang memeriksakan kehamilannya di RSUD Dr.H Abdul Moeloek Bandar Lampung yang berjumlah 1.033 responden, sedangkan sampel penelitian berjumlah 289 di tentukan dari rumus solvin, yang di peroleh secara sistematik random sampling, alat ukur lembar observasi. Analisis yang digunakan univariat untuk mengetahui presentase dan bivariat untuk mengetahui hubungan antara variabel dependent dan independentHasil penelitian menunjukkan bahwa distribusi frekuensi responden berdasarkan  paritas 1 dan >3 tahun ( (42,2 %), responden dengan usia <20 dan >35 tahun ( 47,1 %) , responden yang mengalami perdarahan antepartum ( 30,1%), ada hubungan antara paritas (p value 0.000), dan umur dengan perdarahan antepartum (p value 0.000). Kepada petugas kesehatan untuk lebih meningkatkan pendidikan kesehatan masyarakat rumah sakit dengan cara pemberian pamphlet, pemutaran video, penyuluhan dan konseling kepada ibu hamil. Kata Kunci : Paritas, Usia dan Perdarahan Antepartum
HUBUNGAN PENGETAHUAN REMAJA AWAL TENTANG PUBERTAS DENGAN SIKAP MENGHADAPI PERUBAHAN FISIK Devy Lestari Nurul Aulia; Indah Amelia Antika
JKM (Jurnal Kebidanan Malahayati) Vol 4, No 4 (2018): Volume 4 Nomor 4
Publisher : Program Studi Kebidanan Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkm.v4i4.1037

Abstract

Remaja merupakan masa terjadinya proses awal kematangan organ reproduksi manusia yang disebut sebagai masa pubertas. Menurut BKKBN 2012 sebanyak 47,9% remaja tidak mengetahui waktu puber. Peneltian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan pengetahuan remaja Awal tentang pubertas dengan sikap menghadapi perubahan fisik pada kelas VII di SMPN 16 Kota Batam Tahun 2018. Rancangan penelitian adalah Cross Sectional. Tempat penelitian di SMPN16 Batam pada bulan April – Agustus 2018. Populasi penelitian seluruh siswa kelas VII di SMPN 16, sampel yang digunakan 80 Responden dengan teknik simple Random Sampling. Pengumpulan data menguunakan instrumen kuesiner dan dan analisa dengan menggunakan Chi Square. Hasil penelitian didapatkan 38 responden yang memiliki Pengetahuan yang Baik, 16 responden (42,11%) memiliki sikap negatif dan 22 responden (57,89%)  memiliki sikap positif. Dengan p-Value 0.024 sehingga dapat disimpulkan Ada hubungan antara pengetahuan remaja tentang pubertas dengan sikap menghadapai perubahan fisik. Masukan kepada sekolah agar dapat mengembangkan pengetahuan remaja dengan melakukan penyuluhan kesehatan dan layanan PIK-R Kata Kunci : Pengetahuan, Pubertas, Sikap, perubahan fisik, remaja
PENGARUH HYPNOBIRTHING TERHADAP LAMA PERSALINAN KALA II PADA IBU BERSALIN PRIMIGRAVIDA Desy Syswianti; Tri Wahyuni; Dina Mardiana
JKM (Jurnal Kebidanan Malahayati) Vol 6, No 4 (2020): Volume 6 Nomor 4 Oktober 2020
Publisher : Program Studi Kebidanan Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkm.v6i4.2937

Abstract

ABSTRACT Background: The labor process does not run smoothly if it is not handled properly. Hypnobirthing is an alternative to speed up the labor process. This technique aims to make the mother have a calm spirit with positive energy, which helps relieve pain and anxiety during contractions which have an impact on weakening the uterine contractions and causing the labor process to take a long time. Hypnobirthing can eliminate fear of women during childbirth so that the uterine muscles relax. This will make labor easier and lead to a stress-free delivery.Purposes: To find out the comparison of the length of the second stage of labor in mothers who apply hypnobirthing and do not apply hypnobirthing, as well as to analyze the effect of hypnobirthing on the duration of the second stage of labor at the Midwife Practice Dina Garut.Methods: This research is a quasy experiment, with posttest only with control group design. The research was conducted at the Practical Midwife Dina Garut. The sample was selected by purposive sampling, as many as 20 pregnant women for each sample group. Data collection was carried out by observation using the observation sheet for the duration of second stage labor. The data analysis used was the independent sample t test.Results: The results showed that the average of second stage lenght of labor in the experimental group was 20.24 minutes and the standard deviation was 3.0758. The average of second stage lenght of labor in the control group was 20 - 45 minutes and the standard deviation was 7.3045. Independent sample t test results obtained t of -8.746 and p of 0.000 (p <0.05), so hypnobirthing affects the length of second stage of labor. Conclusion: Hypnobirthing influences the length of second stage of labor in primigravida mothers at BPM Midwife Dina Garut.Suggestion: BPM Dina in particular and in general all midwives in the Garut area, in order to be able to apply to all pregnant women regarding hypnobirthing at an affordable cost, and apply to the entire delivery process Keywords: Hypnobirthing, the length of second stage of labor ABSTRAK Latar Belakang: Proses persalinan tidak berjalan lancar jika tidak ditangani dengan benar. Hypnobirthing menjadi alternatif untuk mempercepat proses persalinan. Teknik ini bertujuan agar ibu memiliki jiwa yang tenang dengan energi positif, yang membantu menghilangkan rasa sakit dan kecemasan selama kontraksi yang berdampak pada melemahnya kontraksi rahim dan menyebabkan proses persalinan berjalan lama.  Hypnobirthing dapat menghilangkan rasa takut pada wanita saat melahirkan sehingga otot rahim menjadi relaksasi. Hal ini akan mempermudah proses persalinan dan menyebabkan persalinan yang bebas stres.Tujuan: Untuk mengetahui perbandingan lama persalinan kala II pada ibu yang menerapkan hypnobirthing dan tidak menerapkan hypnobirthing, serta menganalisis pengaruh hypnobirthing terhadap lama persalinan kala II di Bidan Praktik  Dina Garut.Metode: Penelitian ini merupakan quasy eksperimen, dengan posttest only with control group design. Penelitian dilakukan di Bidan Praktik Dina Garut. Sampel dipilih dengan purposive sampling, sebanyak 20 wanita hamil untuk setiap kelompok sampel. Pengumpulan data dilakukan secara observasi dengan menggunakan lembar observasi lama persalinan kala II. Analisis data yang digunakan adalah uji t sampel independen.Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata lama persalinan kala II pada kelompok eksperimen adalah 20,24 menit dan standar deviasi adalah 3,0758. Rata-rata lama persalinan kala II pada kelompok kontrol adalah 20 - 45 menit dan standar deviasi adalah 7,3045. Hasil uji t sampel independen diperoleh t sebesar -8,746 dan p sebesar 0,000 (p <0,05), sehingga hypnobirthing berpengaruh terhadap lama persalinan kala II.Kesimpulan: Hypnobirthing berpengaruh terhadap lama persalinan kala II pada ibu primigravida di BPM Bidan Dina Garut.Saran Bidan Praktik Dina khususnya dan secara umum seluruh bidan yang ada di wilayah Garut, agar dapat menerapkan kepada seluruh ibu hamil mengenai hypnobirthing dengan biaya yang terjangkau, dan menerapkan pada seluruh proses persalinan Kata Kunci: Hypnobirthing, Lama Persalinan Kala II 
Tentang Penulis yulistiana evayanti nurul isnaini dewi yuliasari Isi Jurnal Cari ##plugins.block.navigation.searchScope## Telusuri Berdasarkan Terbitan Berdasarkan Penulis Berdasarkan Judul Jurnal Lain Informasi Untuk Pembaca Untuk Penulis Untuk Pustakawan ISSN : 2476-8944 e ISSN : 2579-762X Proses Publikasi Format Penulisan Alih Publikasi Merespon Hasil Review Contoh Submision Jurnal di OJS Pengguna Nama Pengguna Kata Sandi Ingat Saya Bantuan Jurnal Flag Counter Total: 509Today: 2Yesterday: 5Vi Yulistiana Eva Yanti; Nurul Isnaini; Dewi Yuliasari
JKM (Jurnal Kebidanan Malahayati) Vol 3, No 4 (2017): Volume 3 Nomor 4
Publisher : Program Studi Kebidanan Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkm.v3i4.634

Abstract

Salah satu penyebab kematian bayi di Indonesia adalah infeksi, termasuk infeksi saluran nafasyang menyebabkan zat besi dalam tubuh akan berkurang sehingga dapat menyebabkan anemiadefisiensi besi. Tingginya prevalensi anemia defisiensi besi berhubungan dengan tidak cukupnyapenimpanan cadangan zat besi sehingga dapat mengakibatkan gangguan pertumbuhan danperkembangan dalam 6 bulan pertama kehidupan. Penundaan pemotongan tali pusat dapatmenyediakan tambahan darah sebanyak 80 – 100 ml pada bayi baru lahir yang mengandung 75 mg zatbesi sebagai hemoglobin yang mencukupi kebutuhan zat besi selama 3 bulan pertama kehidupan. Pada2 bulan pertama kehidupan, kadar hemoglobin bayi turun dan besi hasil pemecahan hemoglobintersebut disimpan sebagai cadangan. Saat memasuki usia 2 – 4 bulan, pertumbuhan bayi semakinpesat, pembentukan hemoglobin juga semakin banyak dan kebutuhan besi semakin meningkat. Ketikabayi berusia 4 bulan keatas, cadangan besi mulai menurun dan kadar besi dari ASI tidak bertambah,akbibatnya pada usia 6 bulan, cadangan besi dan ASI tidak cukup lagi memenuhi kebutuhan besi. Rancangan yang digunakan dalam penelitian ini adalah kohort, kelompok pertama dilakukantindakan penundaan pemotongan tali pusat selama 3 menit, kelompok kedua tidak dilakukanpenundaan pemotongan tali pusat, kemudian 6 bulan kedepan bayi dari kedua kelompok dilakukanpemeriksaan hemoglobin dan hematokrit. Hasil penelitian uji statistic didapatkan ada pengaruh penundaan pemotongan tali pusat denganpeningkatan kadar hemoglobin dalam darah dengan p=0,000 dan ada pengaruh penundaanpemotongan tali pusat dengan peningkatan kadar hematokrit dalam darah dengan p=0,000. Dengandilakukannya penelitian ini diharapkan dapat menjadi acuan dalam pertolongan persalinan normalsehingga bayi baru lahir yang mengalami anemia diusia pertumbuhan dapat dihindari, sehinggagenerasi mendatang akan lebih berkualitas baik secara intelektual question (IQ) maupun emosionalquestion (EQ).

Filter by Year

2018 2025


Filter By Issues
All Issue Vol 11, No 12 (2025): Volume 11 No 12 Desember 2025 Vol 11, No 11 (2025): Volume 11 Nomor 11 November 2025 Vol 11, No 10 (2025): Volume 11 No 10 Oktober 2025 Vol 11, No 9 (2025): Volume 11 Nomor 9 September 2025 Vol 11, No 8 (2025): Volume 11 Nomor 8 Agustus 2025 Vol 11, No 7 (2025): Volume 11, Nomor 7 Juli 2025 Vol 11, No 6 (2025): Volume 11 No 6 Juni 2025 Vol 11, No 5 (2025): Volume 11 No 5 Mei 2025 Vol 11, No 4 (2025): Volume 11 No 4, April 2025 Vol 11, No 3 (2025): Volume 11 No 3 Maret 2025 Vol 11, No 2 (2025): Volume 11 No 2 Februari 2025 Vol 11, No 1 (2025): Volume 11 No 1 Januari 2025 Vol 10, No 12 (2024): Volume 10 No.12 Desember 2024 Vol 10, No 11 (2024): Volume 10 No.11 November 2024 Vol 10, No 10 (2024): Volume 10 No.10 Oktober 2024 Vol 10, No 9 (2024): Volume 10 No.9 September 2024 Vol 10, No 8 (2024): Volume 10,No.8 Agustus 2024 Vol 10, No 7 (2024): Volume 10,No.7 Juli 2024 Vol 10, No 6 (2024): Volume 10,No.6 Juni 2024 Vol 10, No 5 (2024): Volume 10,No.5 Mei 2024 Vol 10, No 4 (2024): Volume 10,No.4 April 2024 Vol 10, No 3 (2024): Volume 10,No.3 Maret 2024 Vol 10, No 2 (2024): Volume 10,No.2 Februari 2024 Vol 10, No 1 (2024): Volume 10, No 1 Januari 2024 Vol 9, No 4 (2023): Volume 9 No. 4 Oktober 2023 Vol 9, No 3 (2023): Volume 9 No. 3 Juli 2023 Vol 9, No 2 (2023): Volume 9 No.2 April 2023 Vol 9, No 1 (2023): Volume 9 No.1 Januari 2023 Vol 8, No 4 (2022): Volume 8 No.4 October 2022 Vol 8, No 3 (2022): Volume 8 No.3 July 2022 Vol 8, No 2 (2022): Vol 8.No.2.April 2022 Vol 8, No 1 (2022): Vol. 8 No. 1, Januari 2022 Vol 7, No 4 (2021): Vol.7 No.4 Oktober 2021 Vol 7, No 3 (2021): Vol.7 No.3 Juli 2021 Vol 7, No 2 (2021): Vol.7 No.2 April 2021 Vol 7, No 1 (2021): Volume 7,Nomor 1,Januari 2021 Vol 6, No 4 (2020): Volume 6 Nomor 4 Oktober 2020 Vol 6, No 3 (2020): Volume 6 Nomor 3 Juli 2020 Vol 6, No 2 (2020): Volume 6 Nomor 2 April 2020 Vol 6, No 1 (2020): Volume 6,Nomor 1,Januari 2020 Vol 5, No 4 (2019): volume 5 Nomor 4 Oktober 2019 Vol 5, No 3 (2019): Volume 5 Nomor 3, Juli 2019 Vol 5, No 2 (2019): Volume 5 Nomor 2 April 2019 Vol 5, No 1 (2019): Volume 5 Nomor 1 januari 2019 Vol 4, No 4 (2018): Volume 4 Nomor 4 Vol 4, No 3 (2018): Volume 4 Nomor 3 Vol 4, No 2 (2018): Volume 2 Nomor 2 Vol 4, No 1 (2018): Volume 4 Nomor 1 Vol 3, No 4 (2017): Volume 3 Nomor 4 Vol 3, No 3 (2017): Volume 3 Nomor 3 Vol 3, No 2 (2017): Volume 3 Nomor 2 Vol 3, No 1 (2017): Volume 3 Nomor 1 Vol 2, No 4 (2016): Volume 2 Nomor 4 Vol 2, No 3 (2016): Volume 2 Nomor 3 Vol 2, No 2 (2016): Volume 2 Nomor 2 Vol 2, No 1 (2016): Volume 2 Nomor 1 Vol 1, No 3 (2015): Volume 1 Nomor 3 Vol 1, No 2 (2015): Volume 1 Nomor 2 Vol 1, No 1 (2015): Volume 1 Nomor 1 More Issue