cover
Contact Name
Devita Febriani Putri
Contact Email
devita@malahayati.ac.id
Phone
+62811796180
Journal Mail Official
jikk@malahayati.ac.id
Editorial Address
Jln. Pramuka no.27 Kemiling Bandar Lampung, Kode Pos 35152
Location
Kota bandar lampung,
Lampung
INDONESIA
Jurnal Ilmu Kedokteran dan Kesehatan
Published by Universitas Malahayati
ISSN : 23557583     EISSN : 25494864     DOI : https://doi.org/10.33024/.v5i4
Core Subject : Health, Science,
Jurnal Ilmu Kedokteran dan kesehatan (JIKK) menyediakan platform untuk mempublikasikan artikel bidang Kedokteran dan kesehatan yang meliputi: kedokteran komunitas: epidemiologi penyakit, promosi kesehatan kedokteran keluarga pendidikan kedokteran kedokteran klinis: pediatrik, endokrin, reproduksi, muskuloskeletal, respirasi, geriatri, trauma, gastrointestinal. penyakit infeksi, THT, mata, sensoris kedokteran kerja kedokteran olahraga kedokteran dasar (biomedik)
Articles 29 Documents
Search results for , issue "Vol 12, No 8 (2025): Volume 12 Nomor 8" : 29 Documents clear
Karakteristik Fungsi Kognitif Pasien Pasca Stroke Hemoragik Berdasarkan Lokasi Dan Volume Perdarahan Di RSUD Inche Abdoel Moeis Samarinda Syafiq, Refanza Fau’az; Riastiti, Yudanti; Diputra, Putu Yudhi Nusartha
Jurnal Ilmu Kedokteran dan Kesehatan Vol 12, No 8 (2025): Volume 12 Nomor 8
Publisher : Prodi Kedokteran Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jikk.v12i8.18824

Abstract

Stroke hemoragik terjadi ketika pembuluh darah pecah menyebabkan perdarahan otak dan disabilitas yang parah, salah satunya adalah gangguan fungsi kognitif. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui karakteristik fungsi kognitif, distribusi domain fungsi kognitif, dan karakteristik fungsi kognitif berdasarkan lokasi perdarahan, volume perdarahan, dan waktu pasca stroke pada pasien pasca stroke hemoragik di RSUD Inche Abdoel Moeis Samarinda. Penelitian ini menggunakan desain deskriptif obervasional dengan pendekatan cross-sectional yang dilaksanakan pada Agustus – Oktober 2024. Data diperoleh melalui wawancara menggunakan Montreal Cognitive Assessment-Indonesia (MoCA-Ina) dan rekam medik. Pengambilan sampel dilakukan dengan total sampling. Sebanyak delapan sampel memenuhi kriteria inklusi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa seluruh responden mengalami gangguan fungsi kognitif (100%) dengan domain memori tertunda (100%) dan bahasa (100%) yang paling terpengaruh, sebagian besar lokasi perdarahan di hemisfer serebri sinistra (62,5%) dengan volume perdarahan 20-40 ml (62,5%), dan seluruhnya mengalami gangguan fungsi kognitif ³ 3 bulan pasca stroke (100%). Sebagai kesimpulan, semua responden mengalami gangguan fungsi kognitif dengan domain memori tertunda dan bahasa yang paling terdampak, mayoritas lokasi perdarahan di hemisfer serebri sinistra dengan volume perdarahan 20-40 ml, dan seluruhnya mengalami gangguan fungsi kognitif ³ 3 bulan pasca stroke.
Hubungan Antara Jenis Persalinan Dan Kejadian Hiperbilirubinemia Neonatal Khansha, Azzahra Putri; Herwana, Elly
Jurnal Ilmu Kedokteran dan Kesehatan Vol 12, No 8 (2025): Volume 12 Nomor 8
Publisher : Prodi Kedokteran Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jikk.v12i8.21734

Abstract

Hiperbilirubinemia adalah kondisi yang ditandai dengan kadar bilirubin serum ≥5 mg/dL pada neonatus dan didapatkan pada 79,6% neonatus di Indonesia. Berbagai faktor dapat mempengaruhi hiperbilirubinamia, seperti usia ibu, penyakit bawaan ibu, jenis dan trauma persalinan, inkompatibilitas golongan darah ABO, infeksi, dan asupan ASI yang tidak mencukupi. Penelitian ini bertujuan untuk menilai hubungan antara jenis persalinan dan kejadian hyperbilirubinemia pada neonatus. Penelitian potong lintang telah dengan menggunakan data sekunder dari rekam medis rumah sakit pada periode Maret – Desember 2023. Subjek penelitian adalah ibu melahirkan dan neonatus, melibatkan 117 subjek yang memenuhi kriteria inklusi yaitu memiliki data kadar bilirubin dan jenis persalinan yang terdokumentasi.  Neonatus dengan penyakit bawaan dan ibu melahirkan dengan riwayat diabetes melitus dijadikan sebagai kriteria eksklusi. Di antara 117 neonatus didapatkan sebanyak 93 (79,5%) dilahirkan melalui operasi Caesar, dan 109 (93,2%) menunjukkan hiperbilirubinemia. Analisis statistik tidak menunjukkan hubungan yang signifikan antara jenis persalinan dan kejadian hiperbilirubinemia neonatal (p = 0,522; p>0,05).
Effectiveness as a Disinfectant of Ethyl Acetate Extracted from Sengon Twig Bark (Falcataria Moluccana) and Bamboo Stem Liquid Smoke (Bambusa sp.) Nabila, Hasna Putri; Yuliani, Septa; Alifah, Aqil; Qomariah, Annisa Nur; Sugara, Yuliannisa; Rumidatul, Alfi; Fadhila, Feldha; Mayuri, Nindya Sekar
Jurnal Ilmu Kedokteran dan Kesehatan Vol 12, No 8 (2025): Volume 12 Nomor 8
Publisher : Prodi Kedokteran Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jikk.v12i8.19621

Abstract

Penyakit infeksi yang disebabkan oleh mikroba patogen masih menjadi suatu masalah kesehatan utama di seluruh dunia. Pada umumnya, pencegahan dilakukan dengan penyemprotan disinfektan berbahan dasar kimia, namun penggunaananya dapat menimbulkan kerusakan kulit sehingga diperlukan alternatif lain, salah satunya dengan menggunakan bahan alami yaitu ekstrak etil asetat kulit ranting sengon (Falcataria moluccana) dan batang bambu (Bambusa sp.). Mengetahui efektivitas antimikroba ekstrak etil asetat kulit ranting sengon (Falcataria moluccana) dan asap cair batang bambu (Bambusa sp.) sebagai disinfektan. Menggunakan rancangan eksperimental. Data diambil dari 5 perlakuan pada metode difusi menggunakan campuran ekstrak etil asetat kulit ranting sengon (Falcataria moluccana) dan asap cair batang bambu (Bambusa sp.) dengan masing-masing perbandingan 50:50, 40:60, 30:70, 20:80, 10:90 kemudian hasil terbaik dilakukan uji swab pada meja. Pada metode difusi didapatkan hasil terbaik yaitu pada perbandingan 40:60 dan 20:80. Uji swab menghasilkan persentase penurunan bakteri sebesar 78,93% dan persentase penurunan jamur sebesar 83,27%. Ekstrak etil asetat kulit ranting sengon (Falcataria moluccana) dan asap cair batang bambu (Bambusa sp.) memiliki sifat antimikroba sehingga dapat dijadikan sebagai disinfektan.
Hubungan Tingkat Kepatuhan Penggunaan Alat Pelindung Telinga Dengan Noise Induced Hearing Loss Pada Pekerja Dyno Test Aguston, Moch Levin Rabah; Martono, Wahyu Budi; Setiawan, Muhammad Riza
Jurnal Ilmu Kedokteran dan Kesehatan Vol 12, No 8 (2025): Volume 12 Nomor 8
Publisher : Prodi Kedokteran Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jikk.v12i8.18944

Abstract

Dyno test merupakan alat yang digunakan untuk mengukur kapasitas maksimal kendaraan. Proses pengoperasiannya menghasilkan kebisingan yang tinggi dan berisiko menyebabkan gangguan pendengaran. Salah satu upaya pencegahan gangguan pendengaran akibat bising adalah kepatuhan dalam menggunakan alat pelindung telinga (APT). Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran akan pentingnya penggunaan APT dalam mencegah noise-induced hearing loss (NIHL). Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif analitik observasional dengan desain potong lintang (cross-sectional). Teknik pengambilan sampel total digunakan, dengan jumlah responden sebanyak 45 orang. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner untuk menilai tingkat kepatuhan penggunaan APT dan pemeriksaan audiometri nada murni untuk mendeteksi gangguan pendengaran. Hasil penelitian menunjukkan nilai p sebesar 0,001, yang berarti terdapat hubungan yang signifikan antara tingkat kepatuhan penggunaan APT dengan kejadian NIHL. Temuan ini mengonfirmasi bahwa kepatuhan yang tinggi terhadap penggunaan APT berhubungan dengan risiko NIHL yang lebih rendah. Oleh karena itu, penggunaan APT merupakan langkah preventif yang efektif dalam mencegah gangguan pendengaran akibat paparan kebisingan.
PERANAN KURVA DISOSIASI KARBON DIOKSIDA PADA PROSES PERNAFASAN : KAJIAN PUSTAKA Rusmini, Hetti; Lyanda, Apri; Hendarto, Gatot Sudiro; wibowo, adityo; Saputra, Tetra Arya; Morfi, Chicy Widia; Azka, Laisa
Jurnal Ilmu Kedokteran dan Kesehatan Vol 12, No 8 (2025): Volume 12 Nomor 8
Publisher : Prodi Kedokteran Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jikk.v12i8.22216

Abstract

Karbon dioksida (CO₂) merupakan produk akhir metabolisme aerobik yang memiliki peran vital dalam fisiologi pernapasan dan keseimbangan asam-basa tubuh. Artikel tinjauan ini membahas mekanisme pertukaran CO₂ mulai dari difusi alveolar, transportasi dalam darah (terlarut, sebagai bikarbonat, dan terikat hemoglobin), hingga kurva disosiasi CO₂. Efek Bohr dan Haldane dijelaskan sebagai mekanisme adaptif yang mendukung efisiensi pengangkutan gas respirasi. Selain proses fisiologis normal, artikel ini juga mengulas kondisi patologis yang mengganggu pertukaran CO₂, seperti hipoventilasi, gangguan ventilasi-perfusi, dan difusi terbatas. Pemahaman yang mendalam mengenai dinamika CO₂ memiliki implikasi klinis penting, khususnya dalam penatalaksanaan penyakit seperti PPOK, asma, dan ARDS. Dengan pendekatan ilmiah yang humanis, artikel ini bertujuan memperkuat pemahaman tenaga medis dan pembaca umum terhadap peran esensial CO₂ dalam menjaga homeostasis dan kehidupan.
Perbandingan Pasien Ulkus Diabetikum Sebelum Dan Saat COVID-19 DI RSUD Meuraxa Kota Banda Aceh Ananda, Cut Noriza; Rizal, Fakhrul; Khatab, Khatab
Jurnal Ilmu Kedokteran dan Kesehatan Vol 12, No 8 (2025): Volume 12 Nomor 8
Publisher : Prodi Kedokteran Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jikk.v12i8.17673

Abstract

Pandemi COVID-19 memberikan dampak signifikan terhadap sistem pelayanan kesehatan, terutama bagi pasien dengan penyakit kronis seperti Diabetes Mellitus (DM). Salah satu komplikasi yang paling sering memerlukan perawatan adalah ulkus diabetikum (Diabetic Foot Ulcer/DFU). Selama pandemi, adanya pembatasan sosial dan kekhawatiran tertular virus membuat sebagian besar pasien menunda atau enggan mengakses layanan kesehatan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbandingan jumlah kunjungan pasien dengan ulkus diabetikum sebelum dan saat pandemi COVID-19 di RSUD Meuraxa Banda Aceh. Penelitian ini merupakan studi deskriptif analitik dengan pendekatan retrospektif komparatif, menggunakan data sekunder dari rekam medis pasien ulkus diabetikum pada dua periode, yaitu enam bulan sebelum pandemi (September 2019–Februari 2020) dan enam bulan pertama masa pandemi (April–September 2020). Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat menggunakan uji t-test independen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat penurunan jumlah kunjungan dari 45 pasien sebelum pandemi menjadi 34 pasien saat pandemi. Hasil uji t menunjukkan nilai signifikan (t hitung = 2,296 > t tabel = 1,994), yang menunjukkan perbedaan yang bermakna. Mayoritas pasien berusia 46–55 tahun dan berjenis kelamin perempuan, dengan lokasi ulkus paling sering berada di ekstremitas bawah. Selain itu, terjadi peningkatan angka kematian dari 0% pada masa pra-pandemi menjadi 8,8% saat pandemi. Kesimpulannya, pandemi COVID-19 berdampak signifikan terhadap penurunan angka kunjungan pasien ulkus diabetikum serta peningkatan angka mortalitas pada kelompok pasien tersebut.
Hubungan Insomnia Dengan Fungsi Kognitif Pada Siswa Sekolah Menengah Atas Di Kota Tangerang Khotimah, Adilah Hana; Farhan, Fanny Septiani; Chahyani, Wiwit Ida; Larasati, Rahma Ayu
Jurnal Ilmu Kedokteran dan Kesehatan Vol 12, No 8 (2025): Volume 12 Nomor 8
Publisher : Prodi Kedokteran Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jikk.v12i8.19464

Abstract

Remaja memerlukan 8 hingga 10 jam tidur setiap hari untuk menjaga fungsi fisik dan kognitif yang optimal. Namun, sebagian besar remaja tidak memenuhi kebutuhan tidur ini, yang dapat menyebabkan berbagai gangguan tidur, salah satunya adalah insomnia. Insomnia dapat memiliki dampak serius, termasuk gangguan dalam aktivitas sehari-hari, penurunan produktivitas, dan dampak negatif pada kualitas hidup serta fungsi kognitif. Tujuan studi ini adalah untuk mengkaji hubungan antara insomnia dan fungsi kognitif di kalangan siswa SMA di Tangerang. Studi ini merupakan penelitian observasional analitis dengan desain cross-sectional, menggunakan data primer yang diperoleh dari kuesioner Insomnia Severity Index (ISI) dan tes Digit Symbol Substitution Test (DSST). Penelitian ini melibatkan 283 responden, dengan hasil menunjukkan bahwa mayoritas siswa tidak mengalami insomnia (59,7%). Skor fungsi kognitif yang paling sering adalah 50 (7,4%). Analisis bivariat menggunakan uji korelasi peringkat Spearman menghasilkan nilai Sig. (dua ekor) sebesar 0,563, yang lebih besar dari 0,05, menunjukkan tidak adanya hubungan yang signifikan antara insomnia dan fungsi kognitif di kalangan remaja dalam studi ini. Hal ini menyarankan bahwa, dalam lingkup penelitian ini, insomnia tidak secara signifikan mempengaruhi fungsi kognitif di kalangan siswa SMA di Tangerang.
Profil Penggunaan Kosmetik Pada Penderita Akne Vulgaris Di SMK Negeri 3 Samarinda Moris, Alfat Naznin; Toruan, Vera Madonna Lumban; Hasanah, Nurul
Jurnal Ilmu Kedokteran dan Kesehatan Vol 12, No 8 (2025): Volume 12 Nomor 8
Publisher : Prodi Kedokteran Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jikk.v12i8.18869

Abstract

Akne vulgaris merupakan kondisi kronis yang menyerang unit pilosebasea dan dapat muncul dalam bentuk lesi inflamasi maupun non-inflamasi. Penggunaan kosmetik dan jenis kulit merupakan faktor risiko terjadinya akne vulgaris. Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan profil penggunaan kosmetik pada penderita akne vulgaris di SMK Negeri 3 Samarinda. Penelitian ini menggunakan desain deskriptif observasional dengan teknik purposive sampling. Data primer diperoleh dari 132 siswi yang mengalami akne vulgaris melalui kuesioner. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden mengalami akne vulgaris ringan (59,09%). Penggunaan kosmetik paling umum meliputi pembersih wajah (97,73%), sunscreen (90,91%), dan foundation (85,61%) dengan frekuensi penggunaan harian tertinggi pada pembersih wajah (72,73%). Simpulan: mayoritas siswi menggunakan kosmetik setiap hari dan didominasi oleh kasus akne vulgaris ringan.
Karakteristik Klinis Pasien Sindrom Koroner Akut Dan Kronik: Sebuah Studi Observasional Di Rumah Sakit Rujukan Aceh Alaydrus, Said Qadaru; Rizki, Muhammad; Fauzan, Rivhan
Jurnal Ilmu Kedokteran dan Kesehatan Vol 12, No 8 (2025): Volume 12 Nomor 8
Publisher : Prodi Kedokteran Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jikk.v12i8.21782

Abstract

Penyakit Jantung Koroner (PJK) merupakan masalah kesehatan serius di Indonesia, dengan prevalensi tinggi di Provinsi Aceh. Terdapat perbedaan profil klinis antara Sindrom Koroner Akut (SKA) dan Sindrom Koroner Kronik (SKK) yang memengaruhi luaran pasien. Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan dan membandingkan profil pasien SKA dan SKK yang menjalani Intervensi Koroner Perkutan (IKP) di Aceh. Penelitian ini menggunakan desain deskriptif observasional dengan rancangan kohort prospektif, dilaksanakan di RSUD dr. Zainoel Abidin Banda Aceh dari Maret hingga Desember 2023. Sebanyak 32 subjek yang menjalani IKP direkrut menggunakan teknik quota sampling, terdiri dari 20 pasien SKA dan 12 pasien SKK. Data dianalisis secara deskriptif. Ditemukan perbedaan profil yang jelas antara kedua kelompok, di mana pasien SKA menunjukkan gambaran beban penyakit yang lebih berat, salah satunya tercermin dari adanya kebutuhan intervensi yang lebih kompleks seperti  multiple stenting pada sebagian pasien. Pasien SKA memiliki profil klinis yang secara fundamental lebih berat dibandingkan pasien SKK di Aceh. Kompleksitas intervensi, seperti kebutuhan akan multiple stenting, menjadi salah satu gambaran dari tingginya beban penyakit yang ditemukan pada kelompok pasien SKA.
Neuralgia Pasca Herpetika: Laporan Kasus Pandia, Rahmad Teguh Ananda; Tampubolon, Eva Marini; Nazhifa, Firyal
Jurnal Ilmu Kedokteran dan Kesehatan Vol 12, No 8 (2025): Volume 12 Nomor 8
Publisher : Prodi Kedokteran Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jikk.v12i8.19221

Abstract

Neuralgia pasca herpetika (NPH) adalah komplikasi umum dari herpes zoster yang menyebabkan nyeri kronis, dapat berlangsung selama beberapa bulan hingga beberapa tahun. Seorang perempuan berusia 62 tahun datang ke poliklinik umum Puskesmas Tomuan dengan keluhan nyeri menusuk di dada yang menjalar hingga punggung kanan selama dua hari terakhir pasca infeksi herpes zoster dua minggu yang lalu. Diberikan terapi amitriptilin, asam mefenamat, dan vitamin B kompleks. Setelah diberikan terapi, skor nyeri menurun dari 80 mm menjadi 10 mm setelah 14 hari yang diukur menggunaan skala visual analog (VAS). Kombinasi terapi ini efektif dalam mengurangi nyeri NPH.

Page 2 of 3 | Total Record : 29


Filter by Year

2025 2025


Filter By Issues
All Issue Vol 13, No 2 (2026): Volume 13 Nomor 2 Vol 13, No 1 (2026): Volume 13 Nomor 1 Vol 12, No 12 (2025): Volume 12 Nomor 12 Vol 12, No 11 (2025): Volume 12 Nomor 11 Vol 12, No 10 (2025): Volume 12 Nomor 10 Vol 12, No 9 (2025): Volume 12 Nomor 9 Vol 12, No 8 (2025): Volume 12 Nomor 8 Vol 12, No 7 (2025): Volume 12 Nomor 7 Vol 12, No 6 (2025): Volume 12 Nomor 6 Vol 12, No 5 (2025): Volume 12 Nomor 5 Vol 12, No 4 (2025): Volume 12 Nomor 4 Vol 12, No 3 (2025): Volume 12 Nomor 3 Vol 12, No 2 (2025): Volume 12 Nomor 2 Vol 12, No 1 (2025): Volume 12 Nomor 1 Vol 11, No 12 (2024): Volume 11 Nomor 12 Vol 11, No 11 (2024): Volume 11 Nomor 11 Vol 11, No 10 (2024): Volume 11 Nomor 10 Vol 11, No 9 (2024): Volume 11 Nomor 9 Vol 11, No 8 (2024): Volume 11 Nomor 8 Vol 11, No 7 (2024): Volume 11 Nomor 7 Vol 11, No 6 (2024): Volume 11 Nomor 6 Vol 11, No 5 (2024): Volume 11 Nomor 5 Vol 11, No 4 (2024): Volume 11 Nomor 4 Vol 11, No 3 (2024): Volume 11 Nomor 3 Vol 11, No 2 (2024): Volume 11 Nomor 2 Vol 11, No 1 (2024): Volume 11 Nomor 1 Vol 10, No 12 (2023): Volume 10 Nomor 12 Vol 10, No 11 (2023): Volume 10 Nomor 11 Vol 10, No 10 (2023): volume 10 Nomor 10 Vol 9, No 10 (2023): Volume 10 Nomor 9 Vol 10, No 9 (2023): Volume 10 Nomor 9 Vol 10, No 8 (2023): Volume 10 Nomor 8 Vol 10, No 7 (2023): Volume 10 Nomor 7 Vol 10, No 6 (2023): Volume 10 Nomor 6 Vol 10, No 5 (2023): Volume 10 Nomor 5 Vol 10, No 4 (2023): Volume 10 Nomor 4 Vol 10, No 3 (2023): Volume 10 Nomor 3 Vol 10, No 2 (2023): Volume 10 Nomor 2 Vol 10, No 1 (2023): Volume 10 Nomor 1 Vol 9, No 4 (2022): Volume 9 Nomor 4 Vol 9, No 3 (2022): Volume 9 Nomor 3 Vol 9, No 2 (2022): Volume 9 Nomor 2 Vol 9, No 1 (2022): Volume 9 Nomor 1 Vol 8, No 4 (2021): Volume 8 Nomor 4 Vol 8, No 3 (2021): Volume 8 Nomor 3 Vol 8, No 2 (2021): Volume 8 Nomor 2 Vol 8, No 1 (2021): Volume 8 Nomor 1 Vol 7, No 4 (2020): Volume 7 Nomor 4 Vol 7, No 3 (2020): Volume 7 Nomor 3 Vol 7, No 2 (2020): Volume 7 Nomor 2 Vol 7, No 1 (2020): Volume 7 Nomor 1 Vol 6, No 4 (2019): Volume 6 Nomor 4 Vol 6, No 3 (2019): Volume 6 Nomor 3 Vol 6, No 2 (2019): Volume 6 Nomor 2 Vol 6, No 1 (2019): Volume 6 Nomor 1 Vol 5, No 4 (2018): Volume 5 Nomor 4 Vol 5, No 3 (2018): Volume 5 Nomor 3 Vol 5, No 2 (2018): Volume 5 Nomor 2 Vol 5, No 1 (2018): Volume 5 Nomor 1 Vol 4, No 4 (2017): Volume 4 Nomor 4 Vol 4, No 3 (2017): Volume 4 Nomor 3 Vol 4, No 2 (2017): Volume 4 Nomor 2 Vol 4, No 1 (2017): Volume 4 Nomor 1 Vol 3, No 4 (2016): Volume 3 Nomor 4 Vol 3, No 3 (2016): Volume 3 Nomor 3 Vol 3, No 2 (2016): Volume 3 Nomor 2 Vol 3, No 1 (2016): Volume 3 Nomor 1 Vol 2, No 4 (2015): Volume 2 Nomor 4 Vol 2, No 3 (2015): Volume 2 Nomor 3 Vol 2, No 2 (2015): Volume 2 Nomor 2 Vol 2, No 1 (2015): Volume 2 Nomor 1 Vol 1, No 4 (2014): Volume 1 Nomor 4 Vol 1, No 3 (2014): Volume 1 Nomor 3 Vol 1, No 2 (2014): Vol 1 No 2 Vol 1, No 1 (2014): Vol 1 No 1 More Issue