cover
Contact Name
Devita Febriani Putri
Contact Email
devita@malahayati.ac.id
Phone
+62811796180
Journal Mail Official
jikk@malahayati.ac.id
Editorial Address
Jln. Pramuka no.27 Kemiling Bandar Lampung, Kode Pos 35152
Location
Kota bandar lampung,
Lampung
INDONESIA
Jurnal Ilmu Kedokteran dan Kesehatan
Published by Universitas Malahayati
ISSN : 23557583     EISSN : 25494864     DOI : https://doi.org/10.33024/.v5i4
Core Subject : Health, Science,
Jurnal Ilmu Kedokteran dan kesehatan (JIKK) menyediakan platform untuk mempublikasikan artikel bidang Kedokteran dan kesehatan yang meliputi: kedokteran komunitas: epidemiologi penyakit, promosi kesehatan kedokteran keluarga pendidikan kedokteran kedokteran klinis: pediatrik, endokrin, reproduksi, muskuloskeletal, respirasi, geriatri, trauma, gastrointestinal. penyakit infeksi, THT, mata, sensoris kedokteran kerja kedokteran olahraga kedokteran dasar (biomedik)
Articles 1,379 Documents
Perbandingan Efektivitas Kateter Foley Dan Misoprostol Dalam Pematangan Serviks Untuk Induksi Persalinan : Tinjauan Sistematis Daniswara, I Gede Nanda Alana; Prabawa, Aditya; Sari, Ida Ayu Diah Purnama
Jurnal Ilmu Kedokteran dan Kesehatan Vol 13, No 2 (2026): Volume 13 Nomor 2
Publisher : Prodi Kedokteran Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jikk.v13i2.21888

Abstract

Induksi persalinan pada serviks belum matang menggunakan Foley catheter atau misoprostol, namun perbandingan efektivitas keduanya masih diperdebatkan. Penelitian ini bertujuan membandingkan efektivitas Foley catheter dan misoprostol terhadap pematangan serviks, waktu menuju persalinan, dan keberhasilan persalinan pervaginam. Systematic literature review mengikuti PRISMA dengan PICO pada ibu hamil, membandingkan Foley catheter dan misoprostol melalui PubMed, Google Scholar, Semantic Scholar, dan ScienceDirect periode 2020–2025 dengan desain RCT dan quasi-eksperimental. Lima studi memenuhi kriteria dan misoprostol lebih efektif meningkatkan skor Bishop dan memperpendek interval induksi hingga persalinan, tetapi meningkatkan risiko tachysystole dan abrupsio plasenta. Misoprostol efektif mempercepat persalinan dengan pemantauan ketat, sedangkan Foley catheter lebih aman untuk pasien berisiko tinggi dalam praktik klinis sehari-hari serta mempertimbangkan ketersediaan fasilitas dan kompetensi tenaga kesehatan setempat secara umum.
Hubungan Komunikasi Antar Orangtua Dan Akses Informasi Kesehatan Terhadap Perilaku Berpacaran Remaja Putri Di Desa Sukamanah Kabupaten Cianjur Rustianti, Rika; Syarah, Maryam; Agustina, Agustina
Jurnal Ilmu Kedokteran dan Kesehatan Vol 13, No 1 (2026): Volume 13 Nomor 1
Publisher : Prodi Kedokteran Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jikk.v13i1.20937

Abstract

Masa remaja identik dengan peralihan perubahan fisik dan emosi yang rentan dengan tindakan-tindakan negatif seperti pacaran. Komunikasi rang tua dan akses informasi kesehatan menjadi salah satu faktor penting dalam pembentukan perilaku remaja. Rancangan atau desain penelitian ini menggunakan deskriptif kuantitatif dengan pendekatan Cross Sectional. Populasi dan sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah remaja putri berusia 10-19 tahun sebanyak 40 orang sesuai dengan kriteria inklusi. Distribusi frekuensi komunikasi orang tua sebagaian besar berada pada kategori tidak baik sebanyak 25 orang (62,50%) dan distribusi frekuensi akses informasi kesehatan sebagian besar berada pada kategori tidak mudah diakses sebanyak 27 orang (67,50%). Terdapat Hubungan secara antara komunikasi orang tua terhadap perilaku berpacaran remaja putri di Desa Sukamanah Kabupaten Cianjut Tahun 2024 yang ditandai dengan hasil nilai analisis chi square memiliki nilai P-value 0,049. Nilai OR 6,953. Tidak terdapat Hubungan secara signifikan antara Akses informasi kesehatan terhadap perilaku berpacaran remaja putri di Desa Sukamanah Kabupaten Cianjut Tahun 2024 yang ditandai dengan hasil nilai analisis Chi Square memiliki nilai P-value 0,312. Nilai OR 1,576. Disarankan kepada remaja putri untuk lebih meningkatkan komunikasi dengan orang tua dan lebih aktif dalam mencari akses informasi kesehatan sehingga dapat memperbaiki perilaku berpacaran remaja putri.
Hubungan Tingkat Aktivitas Fisik Dengan Kekambuhan Pasien Asma Di Puskesmas Arjasa Kangean Masyani, Masyani; Multazam, Ali; Yuliadarwati, Nungki Marlian
Jurnal Ilmu Kedokteran dan Kesehatan Vol 13, No 2 (2026): Volume 13 Nomor 2
Publisher : Prodi Kedokteran Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jikk.v13i2.21359

Abstract

Asma merupakan penyakit dengan karakteristik heterogen yang ditandai dengan inflamasi kronis saluran pernapasan, disertai gejala seperti mengi, sesak napas, nyeri dada, dan batuk dengan intensitas serta frekuensi yang bervariasi, serta adanya obstruksi aliran udara saat ekspirasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui adanya hubungan antara tingkat aktivitas fisik dengan kambuhnya pasien asma di Puskesmas Arjasa Kangean. Metode penelitian yang digunakan adalah analitik observasional dengan desain potong lintang. Sampel penelitian berjumlah 63 pasien asma yang memenuhi kriteria inklusi dan dipilih melalui metode purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner dan dianalisis menggunakan aplikasi Statistical Packages for Social Sciences (SPSS). Hasil penelitian menunjukkan tidak adanya hubungan yang signifikan, dengan analisis data uji Chi-square menghasilkan nilai p sebesar 0,555 (p0,05). Kesimpulan penelitian ini adalah tingkat aktivitas fisik tidak memiliki hubungan dengan kambuhnya pasien asma di Puskesmas Arjasa Kangean.
Efektivitas Ekstrak Rimpang Kunyit (Curcuma longa) Sebagai Antibakteri Terhadap Pertumbuhan Bakteri Staphylococcus aureus Penyebab Furunkel Dengan Metode Difusi Ariza, Fadhila Naila; Syukri, Dwi Marlina; Silvia, Eka; Warganegara, Efrida
Jurnal Ilmu Kedokteran dan Kesehatan Vol 13, No 1 (2026): Volume 13 Nomor 1
Publisher : Prodi Kedokteran Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jikk.v13i1.20632

Abstract

Furunkel, atau bisul, merupakan peradangan akut pada folikel rambut beserta jaringan sekitarnya yang umumnya berawal dari folikulitis superfisial dan dapat berkembang menjadi abses yang nyeri. Penatalaksanaan medikamentosa furunkel meliputi pemberian antibiotik topikal maupun sistemik. Namun, tingginya penggunaan antibiotik menjadi ancaman kesehatan global, terutama akibat meningkatnya resistensi antibiotik. Oleh karena itu, diperlukan eksplorasi antibakteri alami sebagai alternatif terapi. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi kemampuan antibakteri ekstrak rimpang kunyit (Curcuma longa) dalam menghambat pertumbuhan bakteri Staphylococcus aureus sebagai penyebab furunkel. Metode yang digunakan adalah eksperimen laboratorium untuk menilai pengaruh ekstrak rimpang kunyit (Curcuma longa) terhadap diameter zona hambat bakteri Staphylococcus aureus. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ekstrak rimpang kunyit (C. longa) dengan pelarut etanol 70% menghasilkan rata-rata diameter zona hambat sebesar 11,16 mm dan termasuk kategori kuat. Sementara itu, ekstrak rimpang kunyit (C. longa) dengan pelarut etanol 98% menghasilkan rata-rata diameter zona hambat sebesar 8,16 mm dan termasuk kategori sedang. Mupirosin sebagai kontrol positif menghasilkan rata-rata diameter zona hambat sebesar 11,90 mm dan termasuk kategori kuat. Ekstrak rimpang kunyit (Curcuma longa) dengan pelarut etanol 70% menunjukkan aktivitas antibakteri yang lebih kuat terhadap Staphylococcus aureus dan berpotensi sebagai alternatif terapi pada furunkel.
Faktor Risiko Kejadian Diabetes Melitus Tipe 2 Pada Pasien Di Wilayah Kerja Puskesmas Ampenan Prasetya, Rangga Cahya; Wardani, Indah Sapta; Isnaeni, Wilya
Jurnal Ilmu Kedokteran dan Kesehatan Vol 13, No 1 (2026): Volume 13 Nomor 1
Publisher : Prodi Kedokteran Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jikk.v13i1.22177

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor risiko yang dominan menyebabkan kejadian Diabetes Melitus Tipe 2 pada pasien di Wilayah Kerja Puskesmas Ampenan Tahun 2023-2024. Jenis penelitian studi observasional analitik dengan desain penelitian Case Control. Pemilihan sampel dengan teknik consecutive sampling dengan jumlah sampel 44 responden yang berobat di Puskesmas Ampenan. Data yang dihasilkan dianalisis statistik menggunakan uji Chi-square. Hasil penelitian ini didapatkan bahwa faktor risiko yang berhubungan dengan kejadian DM Tipe 2 adalah riwayat keluarga (p=0.034; OR 4.667; 95% CI 1.229-16.761), obesitas (p=0.034; OR 4.667; 95% CI 1.229-16.761), riwayat hipertensi (p=0.032; OR 4.911; 95% CI 1.325-18.205) dan usia (p=0.047; OR 5.278; 95% CI 1.203-23.158). Faktor yang tidak berhubungan dengan kejadian DM Tipe 2 adalah jenis kelamin (p 0.759; OR 0.686 95% CI 0.205-2.295) dan kadar kolesterol total (p 1.000; OR 1.275; 95% CI 0.324-5.013). Obesitas merupakan faktor risiko dominan (p=0.005; OR 43.051; 95% CI 3.060 - 605.675) terhadap kejadian Diabetes Melitus Tipe 2 pada pasien di Wilayah Kerja Puskesmas Ampenan Tahun 2023-2024. Namun, hasil tersebut harus ditafsirkan dengan hati-hati karena ukuran sampel yang kecil.
Pengaruh Pemberian Ekstrak Bunga Pepaya (Carica papaya L.) Terhadap Kadar Trigliserida Dan Indeks Lee Pada Tikus (Rattus norvegicus) Galur Sprague Dawley Jantan Yang Diberi Diet Tinggi Lemak Fitriani, Dita; Rusmini, Hetti; Djunishap, Asmia
Jurnal Ilmu Kedokteran dan Kesehatan Vol 13, No 2 (2026): Volume 13 Nomor 2
Publisher : Prodi Kedokteran Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jikk.v13i2.25144

Abstract

Abstract: The Effect Of Papaya Flower Extract (Carica Papaya L.) On Triglyceride Levels And Lee Index In Male Sprague Dawley Rats (Rattus Norvegicus) Feeding A High-Fat Diet. The incidence of cardiovascular disease in Indonesia shows a high rate where the risk factor is hyperlipidemia. Hyperlipidemia is characterized by an increase in triglyceride levels. Lipids deposited in adipose tissue will cause an increase in the lee index. Papaya flowers that contain flavonoids, tannins and steroids play a role as anti-hyperlipidemia agent by inhibiting the activity of the enzyme HMG CoA reductase. This study aimed to determine the effect of papaya flower extract (Carica papaya L.) on triglyceride levels and lee index in male Sprague Dawley rats treated with high-fat diet. This research was conducted with pure experimental pre and posttest with group design control. The samples used were 25 male divided into 5 groups. The result of Paired T-test showed that there was significant increase in triglyceride and lee index level (p 0.05) after being given a high- fat diet in all treatment groups. After being given the papaya flower extract, there was a significant decrease in triglyceride levels in the P2 group (p = 0.031) and P3 (0.011) and a significant increase in the lee index in the P1 group. There is an effect of giving a high-fat diet to an increase in triglyceride levels and lee index. There is influence of papaya flower extract on triglyceride levels and lee index. But there is no significant dose difference.Keywords: High fat diet, Papaya flower extract, Lee Index, Triglycerides. Abstrak : Pengaruh Pemberian Ekstrak Bunga Pepaya (Carica Papaya L.) Terhadap Kadar Trigliserida Dan Indeks Lee Pada Tikus (Rattus Norvegicus) Galur Sprague Dawley Jantan Yang Diberi Diet Tinggi Lemak. Kejadian penyakit kardiovaskular di Indonesia menunjukan angka yang tinggi dimana faktor resikonya adalah hiperlipidemia. Hiperlipidemia ditandai salah satunya dengan meningkatnya kadar trigliserida. Lipid yang terdeposit pada jaringan adiposa akan menyebabkan peningkatan indeks lee. Bunga pepaya memiliki kandungan flavonoid dan tanin yang berperan dalam antihiperlipidemia dengan menghambat aktivitas enzim HMG KoA reduktase. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh ekstrak bunga pepaya (Carica papaya L.) terhadap kadar trigliserida dan indeks lee pada tikus yang diberi diet tinggi lemak. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental murni dengan pre and post test with control group design. Sampel yang digunakan sebanyak 25 ekor tikus yang dibagi dalam 5 kelompok. Hasil uji Paired T-test menunjukan peningkatan kadar trigliserida dan indeks lee yang bermakna (p0.05) setelah diberi diet tinggi lemak pada semua kelompok perlakuan. Setelah diberi ekstrak bunga pepaya terjadi penurunan kadar trigliserida yang bermakna pada kelompok P2 (p=0.031) dan P3 (0.011) dan terjadi peningkatan indeks lee yang bermakna pada kelompok P1. Hasil penelitian menunjukkan terdapat pengaruh pemberian ekstrak bunga pepaya terhadap kadar trigliserida, namun tidak terdapat pengaruh pada indeks lee.Kata kunci :Diet tinggi lemak, Ekstrak Bunga Pepaya, Indeks Lee, Trigliserida.
Profil Kelainan Refraksi Anak Sekolah Dasar Di Kota Banda Aceh Ananda, Maulia; Feriyani, Feriyani; Mardalena, Eva
Jurnal Ilmu Kedokteran dan Kesehatan Vol 13, No 2 (2026): Volume 13 Nomor 2
Publisher : Prodi Kedokteran Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jikk.v13i2.22230

Abstract

Kelainan refraksi merupakan salah satu gangguan penglihatan yang paling sering dijumpai pada anak usia sekolah dan dapat mengganggu proses belajar serta kualitas hidup. Kota Banda Aceh sebagai wilayah perkotaan dengan intensitas aktivitas visual yang tinggi berpotensi memiliki prevalensi kelainan refraksi yang tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan profil kelainan refraksi pada anak sekolah dasar di Kota Banda Aceh. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif analitik dengan desain potong lintang (cross-sectional). Data diperoleh melalui pemeriksaan kelainan refraksi pada 279 siswa dari beberapa sekolah dasar di Kota Banda Aceh. Hasil penelitian menunjukkan bahwa miopia merupakan kelainan refraksi terbanyak dengan prevalensi 61,6%, diikuti oleh penglihatan normal sebesar 37,3% dan astigmatisme sebesar 1,1%, sedangkan hipermetropia tidak ditemukan. Kelainan refraksi lebih banyak terjadi pada anak perempuan (67,9%) dibandingkan laki-laki (55,6%), dengan prevalensi tertinggi pada kelompok usia 11 tahun (77,4%). Kesimpulannya, miopia merupakan kelainan refraksi yang paling dominan pada anak sekolah dasar di Kota Banda Aceh.
Analisis Faktor-Faktor Yang Berhubungan Kualitas Pelayanan Rujukan BPJS Kesehatan Dengan Kepuasan Pasien Di Puskesmas Sonder Kabupaten Minahasa Pandoh, Eirene Maria
Jurnal Ilmu Kedokteran dan Kesehatan Vol 13, No 1 (2026): Volume 13 Nomor 1
Publisher : Prodi Kedokteran Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jikk.v13i1.21290

Abstract

Peningkatan pelayanan kesehatan diperlukan untuk memberikan kepuasan kepada pasien. Kualitas layanan yang baik muncul dari persepsi pasien yang mengharapkan pelayanan yang diterima sesuai dengan harapan. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui hubungan kepuasan pasien pengguna BPJS terhadap kualitas pelayanan kesehatan di Puskesmas Sonder Kabupaten Minahasa. Metode penelitian yang digunakan yaitu dengan menggunakan kuesioner penelitian yang telah melewati hasil uni validitas dan reliabilitas data. Analisis data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu menggunakan analisis univariat dan bivariat dengan uji Chi-Square menggunakan program SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan dari variabel kualitas pelayanan kesehatan (p=0,000), Reliability (p=0,002), Responsivness (p=0,004), Emphaty (p=0,003), Assurance (p=0,014) terhadap kepuasan pasien, dan tidak terdapat hubungan dari variabel tangibles (p=0,220) terhadap kepuasan pasien. Kesimpulan dari penelitian ini bahwa dimensi tangibles atau aspek fisik tidak terlalu memengaruhi kepuasan pasien BPJS di puskesmas tersebut, tetapi kualitas pelayanan rujukan pasien BPJS di pengaruhi oleh aspek kualitas pelayanan.
Teknik Pemeriksaan Magnetic Resonance Imaging (MRI) Lumbal Pada Klinis Low Back Pain (LBP) Dengan Riwayat Pasien Ca. Mammae Putra, Geovani Ega Dwi; Wijaya, I Made; Widodo, Rahmat
Jurnal Ilmu Kedokteran dan Kesehatan Vol 13, No 2 (2026): Volume 13 Nomor 2
Publisher : Prodi Kedokteran Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jikk.v13i2.21245

Abstract

Low Back Pain (LBP) merupakan keluhan muskuloskeletal yang umum terjadi, terutama pada pasien dengan riwayat kanker payudara (Ca. Mammae). Metastasis ke tulang belakang lumbal sering ditemukan pada pasien Ca. Mammae dan dapat menyebabkan nyeri kronis serta gangguan mobilitas. Magnetic Resonance Imaging (MRI) merupakan modalitas pencitraan yang paling sensitif dalam mendeteksi metastasis tulang belakang. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui penggunaan teknik Pembabatan irisan axial pada sekuen T2_qtse_Stir_Tra. Penelitian ini menggunakan metode Kualitatif deskriptif dengan pendekatan studi kasus. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah 1 pasien pada klinis LBP dengan riwayat pasien Ca.Mammae dan 2 orang Radiografer sebagai responden wawancara. Data dianalisis menggunakan metode interaktif, yang terdiri dari tahap pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil dari 1 sampel yang berdasarkan dari hasil wawancara pengunaan sekuen Short Tau Inversion Recovery (STIR) berperan dalam penekanan lemak dan meningkatkan kontras jaringan patologis serta waktu pemeriksaan yang singkat, selain itu teknik pembabatan pada irisan axial disesuaikan dengan lokasi kelainan atau patologi khususnya pada kasus metastasis. 
Hubungan Karakteristik Sosiodemografik Dengan Kejadian Sifilis Di Puskesmas Simpur Bandar Lampung Utami, Intan Citra; Panonsih, Resati Nando; Arivo, Debi; Hamzah, M. Syafei
Jurnal Ilmu Kedokteran dan Kesehatan Vol 13, No 1 (2026): Volume 13 Nomor 1
Publisher : Prodi Kedokteran Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jikk.v13i1.20784

Abstract

Penyakit ini disebabkan oleh Treponema pallidum dan dapat menyerang berbagai sistem organ jika tidak segera ditangani. Penularannya dapat terjadi melalui hubungan seksual tanpa pelindung, transfusi darah, atau dari ibu ke janin. Faktor sosiodemografi seperti usia, jenis kelamin, pendidikan, pekerjaan dan status pernikahan diduga berperan dalam meningkatkan risiko kejadian sifilis, terutama di wilayah dengan mobilitas tinggi dan keterbatasan akses layanan kesehatan. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis hubungan antara prevalensi pasien sifilis dengan karakteristik sosiodemografik di Puskesmas Simpur, Bandar Lampung, pada tahun 2023-2024. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode case control dan pendekatan retrospektif. Data dikumpulkan melalui rekam medis pasien sifilis di Puskesmas Simpur Bandar Lampung Tahun 2023-2024. Hasil penelitian menunjukkan bahwa diketahui karakteristik pasien sifilis di Puskesmas Simpur Bandar Lampung sebagian besar dari kelompok usia 19–29 tahun (62%), berjenis kelamin laki-laki (92%), memiliki tingkat pendidikan SMA/SMK (64%), bekerja sebagai karyawan swasta (38%), serta sebagian besar berstatus belum menikah (76%). Terdapat hubungan yang signifikan antara usia (P=0,002), jenis kelamin (P=0,000), tingkat pendidikan (P=0,027), pekerjaan (P=0,024), dan status pernikahan (P=0,000) dengan prevalensi sifilis di Puskesmas Simpur Bandar Lampung.

Filter by Year

2018 2026


Filter By Issues
All Issue Vol 13, No 3 (2026): Volume 13 Nomor 3 Vol 13, No 2 (2026): Volume 13 Nomor 2 Vol 13, No 1 (2026): Volume 13 Nomor 1 Vol 12, No 12 (2025): Volume 12 Nomor 12 Vol 12, No 11 (2025): Volume 12 Nomor 11 Vol 12, No 10 (2025): Volume 12 Nomor 10 Vol 12, No 9 (2025): Volume 12 Nomor 9 Vol 12, No 8 (2025): Volume 12 Nomor 8 Vol 12, No 7 (2025): Volume 12 Nomor 7 Vol 12, No 6 (2025): Volume 12 Nomor 6 Vol 12, No 5 (2025): Volume 12 Nomor 5 Vol 12, No 4 (2025): Volume 12 Nomor 4 Vol 12, No 3 (2025): Volume 12 Nomor 3 Vol 12, No 2 (2025): Volume 12 Nomor 2 Vol 12, No 1 (2025): Volume 12 Nomor 1 Vol 11, No 12 (2024): Volume 11 Nomor 12 Vol 11, No 11 (2024): Volume 11 Nomor 11 Vol 11, No 10 (2024): Volume 11 Nomor 10 Vol 11, No 9 (2024): Volume 11 Nomor 9 Vol 11, No 8 (2024): Volume 11 Nomor 8 Vol 11, No 7 (2024): Volume 11 Nomor 7 Vol 11, No 6 (2024): Volume 11 Nomor 6 Vol 11, No 5 (2024): Volume 11 Nomor 5 Vol 11, No 4 (2024): Volume 11 Nomor 4 Vol 11, No 3 (2024): Volume 11 Nomor 3 Vol 11, No 2 (2024): Volume 11 Nomor 2 Vol 11, No 1 (2024): Volume 11 Nomor 1 Vol 10, No 12 (2023): Volume 10 Nomor 12 Vol 10, No 11 (2023): Volume 10 Nomor 11 Vol 10, No 10 (2023): volume 10 Nomor 10 Vol 9, No 10 (2023): Volume 10 Nomor 9 Vol 10, No 9 (2023): Volume 10 Nomor 9 Vol 10, No 8 (2023): Volume 10 Nomor 8 Vol 10, No 7 (2023): Volume 10 Nomor 7 Vol 10, No 6 (2023): Volume 10 Nomor 6 Vol 10, No 5 (2023): Volume 10 Nomor 5 Vol 10, No 4 (2023): Volume 10 Nomor 4 Vol 10, No 3 (2023): Volume 10 Nomor 3 Vol 10, No 2 (2023): Volume 10 Nomor 2 Vol 10, No 1 (2023): Volume 10 Nomor 1 Vol 9, No 4 (2022): Volume 9 Nomor 4 Vol 9, No 3 (2022): Volume 9 Nomor 3 Vol 9, No 2 (2022): Volume 9 Nomor 2 Vol 9, No 1 (2022): Volume 9 Nomor 1 Vol 8, No 4 (2021): Volume 8 Nomor 4 Vol 8, No 3 (2021): Volume 8 Nomor 3 Vol 8, No 2 (2021): Volume 8 Nomor 2 Vol 8, No 1 (2021): Volume 8 Nomor 1 Vol 7, No 4 (2020): Volume 7 Nomor 4 Vol 7, No 3 (2020): Volume 7 Nomor 3 Vol 7, No 2 (2020): Volume 7 Nomor 2 Vol 7, No 1 (2020): Volume 7 Nomor 1 Vol 6, No 4 (2019): Volume 6 Nomor 4 Vol 6, No 3 (2019): Volume 6 Nomor 3 Vol 6, No 2 (2019): Volume 6 Nomor 2 Vol 6, No 1 (2019): Volume 6 Nomor 1 Vol 5, No 4 (2018): Volume 5 Nomor 4 Vol 5, No 3 (2018): Volume 5 Nomor 3 Vol 5, No 2 (2018): Volume 5 Nomor 2 Vol 5, No 1 (2018): Volume 5 Nomor 1 Vol 4, No 4 (2017): Volume 4 Nomor 4 Vol 4, No 3 (2017): Volume 4 Nomor 3 Vol 4, No 2 (2017): Volume 4 Nomor 2 Vol 4, No 1 (2017): Volume 4 Nomor 1 Vol 3, No 4 (2016): Volume 3 Nomor 4 Vol 3, No 3 (2016): Volume 3 Nomor 3 Vol 3, No 2 (2016): Volume 3 Nomor 2 Vol 3, No 1 (2016): Volume 3 Nomor 1 Vol 2, No 4 (2015): Volume 2 Nomor 4 Vol 2, No 3 (2015): Volume 2 Nomor 3 Vol 2, No 2 (2015): Volume 2 Nomor 2 Vol 2, No 1 (2015): Volume 2 Nomor 1 Vol 1, No 4 (2014): Volume 1 Nomor 4 Vol 1, No 3 (2014): Volume 1 Nomor 3 Vol 1, No 2 (2014): Vol 1 No 2 Vol 1, No 1 (2014): Vol 1 No 1 More Issue